Cara Mengutip (Gaya APA): Harum Dewi Alamsyah Putri. Peduk Rintayati, dan Fadhil Purnama Adi. Analisis Peran Komite Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan yang Berkualitas di Sekolah Dasar. Didaktika Dwija Indria, 14 . , 519-525. https://doi. org/10. 20961/ddi. Analisis Peran Komite Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan yang Berkualitas di Sekolah Dasar Harum Dewi Alamsyah Putri1. Peduk Rintayati2 , dan Fadhil Purnama Adi3 PGSD. FKIP. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. Jawa Tengah. Indonesia 1,2,3 Email penulis korespondensi: harumdewiap@gmail. Dikirim: 1 Januari 2026 Direvisi: 1 Maret 2026 Diterima: 1 April 2026 Kata Kunci: School committee. quality education. elementary school DOI: https://doi. org/10. 20961/ddi. Abstrak This research aims to describe the role of the school committee in enhancing the quality of education at SDTQ Al Abidin Surakarta. It is a descriptive qualitative study that employs data collection techniques such as interviews, observations, and documentation analysis. The data sources include insights from the school committee chairman, the principal, and teachers, supported by direct observations of school activities and relevant documentation. The validity of the data was ensured through triangulation, which helps in cross-checking information from multiple sources. The findings indicate that the school committee plays a significant role in supporting educational development through strategic planning, decision-making, and collaboration with school stakeholders. Their involvement includes facilitating programs, managing resources, and helping to align school initiatives with community expectations. As a result, the school has created a more productive and engaging learning environment that nurtures students' interests and talents. This contributes positively to the achievement of the schoolAos overall vision, mission, and educational PENDAHULUAN Jurnal Didaktika Dwija Indria Vol. No. April, 2026. Halaman. doi: : https://doi. org/10. 20961/ddi. A Penulis. Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons - Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4. 0 International License Attribution-NonCommercial-ShareAlike. Beberapa hak dilindungi Latar Belakang Penelitian Salah satu permasalahan dalam pendidikan selalu terkait dengan mutu Pendidikan yang berkualitas tentunya memiliki mutu yang baik. Mutu pendidikan ialah tindakan yang sistematis dan terpadu dalam melaksanakan pendidikan guna meningkatkan kecerdasan kehidupan bangsa. Adanya pendidikan yang bermutu dapat melahirkan manusia yang cerdas dan memiliki daya saing global (Mar'ati, 2. Pada hakikatnya pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru, melainkan tanggung jawab bersama (Hidayati, 2. Sekolah ialah tempat anak melanjutkan pendidikan, sebab pendidikan pertama yang diperoleh anak berasal dari lingkungan keluarga (Hidayati, 2. Layanan pendidikan dapat dikategorikan berkualitas tinggi apabila materi pengajaran, ruang fisik, administrasi, dan faktor lain memiliki kontribusi yang memadai (Irmayanti et al. , 2. Salah satu organisasi terpisah yang didirikan untuk meningkatkan layanan sekolah adalah komite sekolah. Komite sekolah ialah entitas otonom yang menyambut keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan keadilan, efisiensi, dan kualitas administrasi pendidikan di prasekolah, sekolah dasar, dan sekolah menengah (Hasbullah, 2. Pada hakikatnya peran komite sekolah sebagai perantara antara sekolah dan konstituennya termasuk orang tua, siswa, instruktur, anggota masyarakat, dan anggota bisnis (Helmi, 2. Masalah Penelitian Peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan sangatlah Tanpa adanya komite sekolah, maka mutu pendidikan tidak tercapai secara Namun, dalam praktiknya, peran tersebut sering kali belum dioptimalkan. Banyak komite sekolah hanya berfungsi secara administratif tanpa kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan. Pelaksanaan peran dan fungsi komite sekolah bervariasi, ada yang hanya mengikuti program yang dibentuk sekolah dan ada yang turut berperan aktif dalam menyusun program kegiatan bersama dengan sekolah (Pantjastuti, 2. Keadaan Terkini Penelitian Pembentukan komite sekolah harus dipandu oleh pemahaman tentang peran dan tanggung jawab mereka saat ini, karena keberadaan mereka sendiri bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dalam meningkatkan pengalaman pendidikan dan kualitas layanan yang diberikan oleh sekolah (Nurafni et al. , 2. Peran komite sekolah ialah menghimpun aspirasi masyarakat untuk menghasilkan kebijakan operasional dan program pendidikan (Megiati, 2. Di samping peran dan tujuannya, komite sekolah juga memiliki fungsi yaitu meningkatkan keterlibatan masyarakat, mendorong kerja sama pemerintah dan masyarakat, mengumpulkan umpan balik, memberikan saran, memberi energi kepada masyarakat dan orang tua, penggalangan dana, serta mengawasi dan menilai siswa di kelas (Surjana, 2. Kebaruan,Kesenjangan Penelitian & Tujuan Didaktika Dwija Indria Vol. No. April, 2026. Halaman. Attribution-NonCommercial-ShareAlike. Beberapa hak dilindungi Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis sejauh mana peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas, serta mengidentifikasi hambatan dan potensi penguatan peran tersebut di tingkat satuan Penelitian ini mengambil lokasi di SDTQ Al Abidin Surakarta yang merupakan SD swasta dengan komite sekolah yang aktif, sehingga dapat memberikan gambaran yang representatif mengenai pelaksanaan peran komite sekolah secara nyata. Dalam hal ini peneliti melakukan penelitian dengan judul 'Analisis Peran Komite Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan yang Berkualitas di Sekolah Dasar'. METODE Dalam penelitian ini, menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan mengaplikasikan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SDTQ Al Abidin Surakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah komite sekolah, kepala sekolah, dan dewan guru di SDTQ Al Abidin Surakarta. Wawancara, observasi partisipan, dan studi dokumentasi adalah metode utama yang digunakan untuk mengumpulkan data oleh peneliti. Metode dari analisis data Miles dan Huberman digunakan dalam pekerjaan ini. Pengurangan . data, penyajian . data, dan ekstraksi kesimpulan adalah tiga proses yang membentuk analisis data menurut Miles dan Huberman. Untuk memastikan bahwa data tersebut sah, peneliti menggunakan triangulasi sumber sebagai validitas data. Peneliti melakukan wawancara kepada ketua komite sekolah, kepala sekolah, beserta dewan guru untuk membandingkan dan memastikan kebenaran hal yang diteliti. Indikator untuk penelitian ini adalah peran komite sekolah sebagai variabel independen . eran komite sekolah sebagai pemberi pertimbangan, peran komite sekolah sebagai pendukung, peran komite mediator/penghubun. dan kualitas pendidikan sebagai variabel dependen. HASIL Tabel 1. Hasil Analisis Peran Komite Sekolah No Peran Indikator Hasil/Temuan Utama Keterangan Komite Temuan Sekolah Keterlibatan dalam RAPBS. Komite aktif memberi ide. Sudah berjalan Pemberi masukan, dan ikut dalam Pertimbangan saran pengambilan keputusan sesuai fungsi program dan program sekolah Berjalan baik Komite terlibat dalam Dukungan program dan prasarana Pendukung (Hijab Day, bazar. QurAoan Camp, dl. Pengawasan Komite melakukan Cukup Pengontrol RAPBS, pengawasan anggaran dan namun belum evaluasi berkala . bulan optimal Didaktika Dwija Indria Vol. No. April, 2026. Halaman. Attribution-NonCommercial-ShareAlike. Beberapa hak dilindungi Penghubung waktu anggota Berjalan Komunikasi Komite menjadi perantara dengan baik, dengan orang informasi antara sekolah dan dan wali murid serta dan kolaborasi Tabel 1 menunjukkan bahwa komite sekolah telah menjalankan perannya dalam empat aspek utama, yaitu sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol, dan penghubung. Secara umum, peran tersebut telah terlaksana dengan baik, terutama dalam hal pemberian masukan dan dukungan terhadap program Namun, pada aspek pengontrol masih ditemukan kendala berupa keterbatasan waktu anggota komite. Meskipun demikian, komite tetap berkontribusi dalam membangun komunikasi dan kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. PEMBAHASAN Peran Komite Sekolah sebagai Pemberi Pertimbangan Bukti menunjukkan bahwa komite sekolah telah memenuhi tugasnya sebagai wasit yang tidak memihak. Hal ini dibuktikan dari keaktifan komite dalam memberikan ide dan gagasan kepada sekolah yang berhubungan dengan program-program yang diselenggarakan. Komite berusaha untuk selalu ikut terlibat dalam diskusi untuk menetapkan program sekolah dalam rapat RAPBS. Komite memberikan masukan dan saran mengenai pengadaan sarana dan prasarana guna mendukung kegiatan pembelajaran. Hal ini sejalan dengan penelitian Nugraha yang menjelaskan bahwa komite berperan dalam pengembangan peserta didik dan meningkatkan kualitas manajemen terutama di lembaga sekolah (Nugraha, 2. Pendapat lain dari penelitian Nuzula yang menjelaskan bahwa fungsi komite selama proses pengambilan keputusan adalah mengenai kesediaan sarana dan prasarana sekolah (Nuzula, 2. Penelitian oleh Ismail menunjukkan bahwa komite sekolah bertindak sebagai pemberi pertimbangan dan mitra kerja kepala sekolah dalam setiap perencanaan dan program yang telah disusun oleh sekolah (Ismail et al. , 2. Hal ini menunjukkan bahwa komite sekolah memiliki peran penting sebagai pemberi pertimbangan. Peran Komite Sekolah Sebagai Bahan Pendukung Peran komite sekolah sebagai badan pendukung sudah dilaksanakan dengan baik. Komite turut serta dalam pengadaan fasilitas dan infrastruktur untuk program sekolah. Komite juga turut berperan aktif dalam mendukung program sekolah dengan bekerja sama bersama guru-guru dan kepala sekolah sebagai pelaksana kegiatan. Contoh kegiatannya yaitu ketika sekolah mengadakan kegiatan Hijab Day, bazar baju murah. Qur'an Camp, dan kajian wali murid. Hal ini untuk mempererat ikatan kekeluargaan antara pihak sekolah, komite, wali murid, serta masyarakat sekitar sekolah. Sejalan dengan peneliti Sulasmono dan Murjini bahwa komite sekolah telah Didaktika Dwija Indria Vol. No. April, 2026. Halaman. Attribution-NonCommercial-ShareAlike. Beberapa hak dilindungi memenuhi tugasnya sebagai badan pengambil keputusan, pendukung, pengendalian, dan penghubung sesuai dengan referensi resmi yang relevan (Sulasmono & Murjini, 2. Hasil penelitian lain dari Eni menguraikan bahwa salah satu peran komite sekolah sebagai pendukung ditunjukkan dengan peningkatan fasilitas sekolah. Komite sekolah berperan dalam pengadaan dan perbaikan fasilitas belajar mengajar, seperti renovasi ruang kelas, penyediaan alat peraga, dan buku-buku pelajaran (Prasetyaningrum & Haryati, 2. Peran Komite Sekolah Sebagai Pengontrol Dalam kapasitasnya sebagai pengendali, komite memastikan bahwa perencanaan pendidikan, pembuatan kebijakan, dan pengambilan keputusan semuanya berkualitas tinggi (Misbah, 2. Komite sekolah sebagai pengontrol juga menyetujui dan memantau program penggalangan dana, evaluasi, dan pelaksanaan kinerja sekolah (Pertiwi, 2. Peran komite sekolah sebagai pengontrol telah dilaksanakan dengan baik. Ini sesuai Perannya untuk mengontrol anggaran RAPBS yang belum terlaksana maupun sudah terlaksana. Pemantauan fasilitas dan infrastruktur juga dilakukan dengan baik. Pemeriksaan dijadwalkan setiap tiga bulan. Meskipun begitu, komite masih kurang efektif dalam perannya sebagai Komite kadang tidak berada di sekolah karena mereka memiliki tugas di luar komite sekolah. Peran Komite Sekolah Sebagai Penghubung Tanggung jawab komite sekolah adalah mendengarkan dan menindaklanjuti keprihatinan masyarakat untuk merumuskan kebijakan pendidikan yang mendorong partisipasi dari semua segmen masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dalam kerangka yang transparan dan bertanggung jawab, sebagaimana tercantum dalam Keputusan 004/U/2002. Menteri Pendidikan Nasional Fungsi penghubung komite sekolah bekerja sebagaimana mestinya. Fungsi penting komite sebagai perantara dalam memberi tahu orang tua tentang kegiatan sekolah adalah buktinya. Untuk menumbuhkan ikatan dan kolaborasi yang kuat antara sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat luas, komite berfungsi sebagai perantara KESIMPULAN Peran komite sekolah di SDTQ Al Abidin Surakarta dalam meningkatkan mutu pendidikan sudah terlaksana dengan baik. Ini bisa diamati dari berbagai peran penghubung/mediator antara sekolah, masyarakat, dan orang tua anak-anak serta pendukung, pengendali, dan pertimbangan sekolah. Komite bersifat proaktif dalam mengadakan rapat secara berkala pada setiap pergantian tahun ajaran, yang membahas tentang program sekolah dan RAPBS. Dengan berpartisipasi aktif dalam akuisisi dan pemeliharaan gedung dan infrastruktur sekolah, komite sekolah juga telah mengoptimalkan fungsinya sebagai pengendali dan pendukung. Komite sekolah juga berfungsi dengan baik sebagai badan penghubung, hal ini dibuktikan dengan ketersediaan komite sekolah untuk menjembatani hubungan antara sekolah Didaktika Dwija Indria Vol. No. April, 2026. Halaman. Attribution-NonCommercial-ShareAlike. Beberapa hak dilindungi dengan wali murid serta sekolah dengan warga di sekitar sekolah . Dengan terjalinnya hubungan yang baik antara sekolah dengan wali murid serta sekolah dengan masyarakat, menunjukkan bahwa komite sekolah sudah mampu menjalankan tugasnya dengan baik sebagai badan penghubung atau mediator. Manfaat dari penelitian ini adalah, . Bagi sekolah, penelitian ini bisa menjadi masukan untuk pihak sekolah supaya lebih melibatkan komite sekolah secara aktif dalam pengambilan keputusan dan pengawasan program pendidikan. Bagi komite sekolah, penelitian ini memberikan gambaran jelas tentang peran mereka yang ideal, untuk itu komite sekolah bisa lebih menyadari fungsi dan tanggung . Bagi dinas pendidikan, penelitian ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk membuat kebijakan yang mendorong sinergi antara sekolah dan komite demi meningkatkan mutu pendidikan. Adapun manfaat lain dari penelitian ini yaitu: . Penelitian ini memperkaya kajian tentang manajemen partisipatif dalam pendidikan, yaitu bagaimana keterlibatan stakeholder berpengaruh terhadap mutu pendidikan. Memberi kontribusi terhadap pengembangan teori tentang governance sekolah berbasis masyarakat. Bisa menjadi landasan atau rujukan untuk penelitian lanjutan tentang faktor-faktor eksternal yang mendukung keberhasilan pendidikan. DAFTAR PUSTAKA