Simalango. S,E. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 IMPLEMENTASI KOMUNIKASI INTERPERSONAL PETUGAS KAWASAN PARAWISATA HALAL DI KAWASAN DANAU TOBA DI SUMATERA UTARA Eka Susanti Simalango1 . Anang Anas Azhar2 1, 2,3 Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Medan. Indonesi eka0603202025@uinsu. Keywords Interpersonal Communication. Halal Tourism Officers. Lake Toba Abstract This study aims to find out tourists that Lake Toba is designed as one of the halal tourist destinations in Indonesia, but there is rejection among the community, especially tourism managers in the Lake Toba area. Rejection occurs because the community considers it to be contrary to the traditions and culture of the Batak tribe that have existed for generations. The purpose of this study is to find out how much halal tourism is in Lake Toba. The implementation of halal tourism is difficult to find around Lake Toba tourism because the majority are non-Muslims. So for Muslim tourists it is difficult to find halal tourism with places and dishes that are according to Islamic law. For Muslim tourists who travel, many still use the facilities provided as is. Tourists visiting Lake Toba are more Muslim than non-Muslim, but it is very minimal to find halal tourism. The study also showed that effective interpersonal communication involves direct interaction between officers and tourists, with officers providing clear and accurate information about halal services. PENDAHULUAN Wisatawan muslim di Destinasi Pariwisata Danau Toba saat ini menghadapi beberapa masalah. Salah satunya adalah kurangnya informasi tentang restoran halal dan kurangnya jaminan bahwa restoran atau pusat perbelanjaan makanan halal. Jadi, mayoritas pengunjung beragama Islam lebih memilih membeli bahan makanan, pernak-pernik, atau makanan di tempat makan di luar Danau Toba. Selain itu, layanan kesehatan dan fasilitas lain yang ditawarkan saat ini masih kurang. Kurang tersedia juga dari segi fasilitas pendukung lainnya, seperti operator biro perjalanan, layanan hotel, terminal transportasi, ketersediaan sumber daya manusia yang profesional, dan ketersediaan lokasi wisata Faktor pemasaran, pemberdayaan masyarakat, dan kelembagaan juga kurang mendapat perhatian. Jadi, kurangnya wisatawan ke Danau Toba mungkin disebabkan oleh beberapa hal di atas (Herfiansah, 2. Salah satu kabupaten terbesar di Sumatera Utara adalah Kabupaten Simalungun, dan sebagian besar pendapatannya diperoleh dari pariwisata Danau Toba. Banyak pantai indah . H a l a m a n Simalango. S,E. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 di kabupaten ini menawarkan pemandangan Danau Toba yang indah. Produk ekonomi kreatif khas Kabupaten Simalungun juga banyak dijajaki di kawasan pariwisata danau toba . (Khairannur et al. , 2. Kabupaten Simalungun merupakan salah satu daerah otonom di provinsi ini, dengan luas wilayah 4. 386,60 km2 atau 6,12% dari total luas wilayah di Provinsi Sumatera Utara. Pada tahun 2012, ada 830. 986 orang yang tinggal di Kabupaten Simalungun, dengan kepadatan penduduk 189,44 orang per km2. Daerah ini terdiri dari 345 desa/nagori, 22 kelurahan, dan 31 kecamatan. Orang Batak Simalungun berasal dari Kabupaten Simalungun. Sejak tahun 2008, ibu kota Kabupaten Simalungun telah pindah ke Kecamatan Raya dari Pematang Siantar. (Hidayat & Si, 2. Sektor pariwisata telah memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat di sekitar Wiusata. Karena pariwisata kini menjadi kebutuhan atau gaya hidup banyak orang, pariwisata menjadi semakin penting seiring dengan kemajuan dan kemakmuran yang terus meningkat. Oleh karena itu, mobilitas manusia mempunyai dampak tidak langsung terhadap rantai perekonomian yang menghubungkan sektor jasa, sehingga memberikan manfaat baik bagi perekonomian nasional maupun global serta kesejahteraan (Tamba, 2. Berdasarkan kearifan lokal, pariwisata halal berupaya mengembangkan desa yang merupakan sumber daya yang masih perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menilai beberapa cara munculnya pariwisata halal yang didasarkan pada pengetahuan tradisional di kawasan Danau Toba. Peran masyarakat dalam meningkatkan pariwisata. Mengevaluasi cara pertumbuhan pariwisata berdampak pada kesejahteraan masyarakat (Junaidi, 2. Wisata halal atau wisata yang disesuaikan dengan kebutuhan umat Islam saat berwisata merupakan salah satu bidang industri pariwisata yang saat ini sedang Pariwisata halal juga menyinggung adat istiadat dan hukum umat islam mengenai perjalanan, pemilihan tujuan, penginapan, dan masakan. Wisatawan muslim ingin wisatawan halal memberikan mereka hal-hal berikut: tempat sholat, makanan halal, manfaat perjalanan, dan perlindungan dari kejahatan dan hal-hal buruk. Wisata halal dirancang oleh pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan meningkatkan sarana dan prasarana, seperti membangun hotel syariah, rumah makan dan barang halal, membangun masjid, menyediakan alat shalat, dan menyediakan semua fasilitas dan kelengkapan yang dibutuhkan wisatawan muslim saat berwisata. Selain itu, mereka juga berusaha untuk menghindari hal-hal yang melanggar syariat Islam dari kegiatan wisata. Pengembangan ini dilakukan untuk menarik wisatawan muslim untuk mengunjungi kawasan Danau Toba karena mayoritas wisatawan adalah muslim. (Sidabutar & Vany Octaviany, 2. Sebenarnya, program wisata halal sangat bermanfaat jika diterapkan. Namun, sektor perhotelan dan akomodasi seringkali menjadi masalah utama karena hotel biasanya tidak dirancang untuk mematuhi syariah. Oleh karena itu, ide hotel syariah kini mulai terbentuk. Sebuah hotel syariah menawarkan peralatan halal selain makanan dan minuman halal. Selain itu, aktivitas yang dilarang secara syariah tidak dilakukan di hotel. Untuk mempromosikan pariwisata syariah, wisatawan harus mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan makanan dan minuman halal di luar hotel syariah. Oleh karena itu, harus ada banyak restoran halal serta pernak-pernik halal. (Tamba, 2. Komunikasi interpersonal merupakan salah satu jenis komunikasi pribadi. Setiap orang mungkin melihat respon orang lain, baik verbal maupun nonverbal, dalam interaksi . H a l a m a n Simalango. S,E. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 Komunikasi interpersonal sangat mungkin digunakan sebagai suatu teknik untuk membentuk atau mempengaruhi orang lain karena kita dapat menggunakan alat indera kita untuk meningkatkan daya persuasif dari kata-kata yang kita sampaikan kepada komunikan kita. Karena manusia pada dasarnya adalah makhluk emosional, maka komunikasi antarpribadi merupakan cara komunikasi yang paling komprehensif dan ideal. Ada perbedaan antara berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat dengan berkomunikasi melalui media massa seperti televisi, koran, atau perangkat berteknologi tinggi lainnya. (Mulyana, 73, 2. Langkah-langkah yang mengambarkan kegiatan komunikasi membentuk proses Kita tidak lagi merasa perlu mengambil langkah-langkah yang disengaja saat berkomunikasi, sehingga kita jarang memikirkan proses secara terlalu mendalam. (Pontoh. Peneliti menyatakan bahwa pengembangan konsep pariwisata yang selaras dengan nilai-nilai agama dan budaya daerah menjadi penekanan utama pariwisata halal Danau Toba. Dan juga dalam penelitian yang dilakukan untunk memahami pandangan masyarakat setempat tentang wisata halal dan bagaimana konsep tersebut dapat di terapkan secara efektif tanpa mengganggu budaya lokal, serta Upaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi Masyarakat dalam pengembangan wisata halal Danau Toba. Dengan ini peneliti merumuskan masalah yang akan diteliti bahwa minimnya wisata halal di danau toba menyebabkan sulitnya para wisatawan untuk menemukan wisata halal seperti tempat makan,penginapan dan masjid. Karena seperti yang kita ketahui banyak tempat wisata di daerah danau toba yang di kunjungi oleh para wisatawan terutama dari kaum muslim. Penelitian kami juga diharapkan dapat mendorong pembaca terutama mereka yang tinggal di dekat Danau Toba untuk memajukan pariwisata halal, sehingga pengunjung muslim dapat menikmati fasilitasnya tanpa keberatan atau kekhawatiran apa KAJIAN TEORI Teori Komunikasi Interpersonal Secara umum, komunikasi antarpribadi mengacu pada komunikasi tatap muka di mana pesertanya saling mempengaruhi pendapat lawan komunikasinya. Komunikasi diadik adalah jenis komunikasi interpersonal yang unik. (Anggraini et al. , 2. Meskipun komunikasi antarpribadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, mendefinisikannya dengan cara yang disetujui semua orang bisa menjadi tantangan. Mirip dengan konsep ilmu sosial lainnya, komunikasi interpersonal didefinisikan secara berbeda oleh para ahli komunikasi yang berbeda. Menurut Trenholm dan Jensen . , komunikasi interpersonal melibatkan komunikasi langsung antara dua orang . omunikasi Komunikasi ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: . bersifat dadakan dan . memaksimalkan umpan balik timbal balik. peserta mempunyai peran yang fleksibel. (Aw, 2. Proses transfer informasi, ide, dan sikap tertentu antara dua individu atau lebih dikenal sebagai komunikasi interpersonal. Komunikasi interpersonal dimaksudkan untuk membantu orang memahami satu sama lain dan menemukan solusi terhadap masalah. (Darsanti, 2. H a l a m a n Simalango. S,E. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 Teori Pariwisata Pariwisata diartikan sebagai Ausuatu kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat-tempat tertentu dengan tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalam jangka waktu sementaraAy (Bab I. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Pariwisat. Berbagai fasilitas dan pelayanan yang ditawarkan oleh pemerintah daerah, dunia usaha, pengusaha, dan masyarakat pendukung pariwisata, yang mencakup berbagai kegiatan wisata. Pariwisata adalah industri yang merencanakan perjalanan, kunjungan, dan penginapan bagi pengunjung ke berbagai tempat untuk rekreasi, budaya, atau bisnis. Hal ini mencakup hal-hal seperti menginap di hotel, mengunjungi tujuan wisata, mencoba masakan lokal, melakukan kegiatan rekreasi, dan berbaur dengan cara hidup dan budaya setempat. Selain itu, pariwisata mencakup unsur-unsur seperti pengelolaan lingkungan, infrastruktur bagi wisatawan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan promosi destinasi. Industri perjalanan dan pariwisata bertanggung jawab untuk menghasilkan kunjungan wisatawan ke berbagai Ini mencakup berbagai layanan yang ditawarkan kepada pengunjung, termasuk hotel, perjalanan, makanan & minuman, hiburan, dan banyak lagi. (Nasrullah et al. , 2. Dalam pengertian kontemporer, pariwisata merupakan gejala kehidupan modern yang didasarkan pada kebutuhan akan kesehatan dan penggantian udara di samping meningkatnya kesadaran akan keindahan, kegembiraan, dan kebahagiaan alam semesta. Maraknya industri, transportasi, dan perdagangan menyebabkan meningkatnya interaksi antar banyak negara dan kelas sosial, yang menjadi penyebab utama hal tersebut. (Riani. Peneliti menyajikan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan topik penelitian. Hal ini dilakukan sebagai perbandingan serta bahan pendukung. Berikut penelitian yang terkait - Penelitian Bryan Adam . AoAoStrategi Komunikasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru Dalam Mensosialisasikan Program Wisata Halal di Kota PekanbaruAoAo Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan metode atau pendekatan study kasus, dimana penelitian ini berpusat pada suatu obyek tertentun yang akan dipelajari atau diteliti sebagai suatu kasus yang mana dalam prosedurnya memberikan data-data yang bersifat deskripstif berupa kata-kata yang tertulis maupun lisan yang bersumber dari obyek yang diamati. - Penelitian Hendry Ferdiansyah . AoAo Pengembangan Pariwisata Halal di Indonesia Melalui Konsep Smart TourismAoAo Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menjelaskan kebijakan Indonesia untuk menjadikan pariwisata halal sebagai instrumen untuk mencapai minat nasional dalam masalah ekonomi dan kunjungan wisata melalui citra positif sebagai negara yang ramah terhadap pariwisata halal. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif yang melibatkan tinjauan literatur menggunakan jurnal yang relevan dengan pertanyaan penelitian. Pengembangan wisata halal di Danau Toba menjadi subjek utama penelitian yang disajikan dalam tulisan ini. Untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini digunakan dokumentasi, wawancara, dan observasi. Penelitian kualitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang . H a l a m a n Simalango. S,E. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 menggunakan penalaran induktif untuk mencoba dan memahami pokok bahasan. Dalam penelitian ini, para peneliti tertarik pada fenomena yang sedang dipelajari serta lokasi dan Diantisipasi bahwa para peneliti akan selalu memperhatikan pernyataan atau peristiwa dalam konteks yang mereka pelajari. (Adlini et al. , 2. Menurut Bogdan dan Taylor, proses penelitian yang menghasilkan data deskriptif dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan dan perilaku yang dapat diamati. Berdasarkan temuan wawancara yang dilakukan, pendekatan analisis data kualitatif diterapkan untuk mengkaji data yang dikumpulkan. Penulisan jurnal penelitian juga didasarkan pada refrensi dari berbagai jurnal dan buku yang relavan dengan topik penelitian, serta informasi dari dokumentasi di sekitaran parawisata Danau Toba (Bogdan & taylor, 2. HASIL DAN PEMBAHSAN Perkembangan industri pariwisata sangat penting bagi pemerintah pusat dan daerah di Indonesia guna meningkatkan perolehan devisa negara, menciptakan lapangan kerja baru, dan mempercepat perluasan tempat-tempat wisata populer, khususnya di sekitar Danau Toba. Selain itu, pariwisata mendorong pendirian usaha kecil dan menengah (UMKM), yang dapat mendukung kegiatan terkait pariwisata dan meningkatkan perekonomian lokal. (Ummah & Hipni, 2. Banyak orang menggunakan wisata halal karena kualitas barang dan jasanya yang Sepanjang tidak bertentangan dengan nilai dan etika syariah, barang, jasa, dan lokasi terkait pariwisata pada industri perjalanan halal sama dengan industri pariwisata pada umumnya. (Wati, 2. Petugas layanan wisata halal memenuhi kebutuhan pengunjung selama perjalanan. Layanan wisata muslim terdiri dari beberapa komponen utama, dan beberapa di antaranya adalah sebagai berikut: - Layana hotel halal, yang menawarkan layanan yang sesuai dengan syariah. Sebagai contoh, di setiap ruangan kamar terdapat al-qur'an, sajadah, dan panah yang menunjukkan arah kiblat. tidak ada minuman beralkohol. dan tidak ada tempat - Layanan transportasi halal, yang berarti mengangkut orang selama perjalanan sesuai dengan syariah, seperti menjaga kebersihan kendaraan dan tidak meminum alkohol selama perjalanan. - Layanan makanan dan minuman halal, artinya menyajikan makanan dan minuman sesuai dengan hukum syariah, seperti keharusan semua makanan dibunuh sesuai dengan hukum Islam dan larangan alkohol. - Layanan keuangan syariah adalah layanan transaksi yang didasarkan pada prinsip syariah yang membantu wisatawan selama perjalanan wisata mereka. Pariwisata halal juga dapat digambarkan sebagai kumpulan layanan yang ditawarkan oleh perusahaan, komunitas, dan pemerintah yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan, preferensi, dan pengalaman wisatawan Muslim. Pelayanan tersebut meliputi fasilitas, aksesibilitas, dan atraksi. (Pranandari et al. , 2. Pariwisata halal adalah konsep yang telah muncul sebagai respons terhadap kebutuhan dan preferensi wisatawan muslim dalam menghadapi tantangan dan peluang yang dihadirkan oleh dunia global yang semakin terhubung. Definisi pariwisata halal melampaui sekadar pemahaman konvensional tentang pariwisata sebagai aktivitas rekreasi semata, melibatkan berbagai elemen yang terkait dengan norma-norma agama Islam. H a l a m a n Simalango. S,E. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 Penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif melibatkan interaksi langsung antara petugas dan wisatawan, dengan petugas yang memberikan informasi yang jelas dan akurat tentang layanan yang halal. Komunikasi ini juga melibatkan umpan balik dari wisatawan yang membantu dalam pengembangan layanan. Melihat dari penelitian. Peneliti mendatangi salah satu hotel yang bernama Carolina Hotel di Tuktuk Siadong,Kabupaten Samosir. Hotel ini telah berdiri dari tahun 1974,sebelum covid-19 hotel ini pengunjungnya 90% turis luar negeri. Untuk berkomunikasi tentunya mereka menggunakan bahasa inggris, untuk pelayanan tersebut para petugas layanan hotel dibuat berganti-gantian untuk berkomunikasi dengan turis. Maka dari itu petugas hotel belajar menggunakan bahasa inggris. Setelah covid banyak wisata lokal yang menginap di sana dibandingkan dari sebelum Untuk layanan parawisata halal Bapak Menejer Kornel Manik mengatakan AoAomasih kurangnya fasilitas halal seperti mushola ataupun masjid di sekitaran hotel, kami hanya membuat petunjuk arah kiblat di setiap kamarAoAo . Dikarenakan hotel itu dulunya pengunjungnya kebanyakan turis luar negeri. Nah sedangkan untuk hidangan yang berada di hotel itu di sajikan nasional dan belum tau kejaminan halalnya. Gambar 1. 1 Tampilan Arah Petunjuk Kiblat di Carolina Hotel Bapak Kornel juga mengatakan AoAokemungkinan bakalan di buat tempat beribadah buat yang muslim seperti mushola,sedang kan untuk yang non muslim di sini banyak tempat beribadah, karena Masyarakat sekitar mayoritas non muslim, jadi tinggal keluar hotelAy Penerapan wisata halal ternyata sulit di temukan sekitaran wisata danau toba dikarenakan mayoritas non muslim. Jadi untuk wisatawan muslim susah untuk mencari parawisata halal dengan tempat dan hidangan yang menurut syariaat islam. Peneliti juga mengunjungi salah satu rumah makan muslim Ronggo, menurut pemilik rumah makan Mas Ronggo rumah makan yang terjamin kehalalan nya itu hanya ada Beliau juga mengatakan AoAoSering terjadi konflik seperti pengunjung berfikir rumah makan itu halal ternyata tidak, jadi buat para pengunjung harus benar-benar teliti untuk melihat dan bisa langsung menanyakan saja. Karena di sana mereka membuat seolah-olah rumah makan itu halal tapi tidak terjamin kehalalannyaAoAo ucapnya. Banyak juga yang menyalah gunakan logo hahal untuk di pasang di rumah makan tersebut. Tetapi wisatawan tidak mengetahui bahwa rumah makan itu benar-benar halal atau tidak. H a l a m a n Simalango. S,E. eScience Humanity Journal 4 . Mei-nov 2024 Gambar 1. 2 Tampilan Logo Halal di Rumah Makan Muslim Ronggo Dua topik utama penelitian ini adalah komunikasi interpersonal dan proses komunikasi antara tamu wisata Danau Toba dan petugas pelayanan. Berdasarkan hasil wawancara, terlihat bahwa komunikasi interpersonal antara petugas pelayanan dan pengunjung biasanya dimulai saat pengunjung tiba di kawasan wisata danau toba. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan petugas pelayanan kepada pengunjung dapat ditingkatkan melalui komunikasi interpersonal dengan pengunjung Danau Toba. KESIMPULAN Berdasarkan Penelitian yang dilakukan Pariwisata halal di Danau Toba sangat penting untuk menarik wisatawan muslim yang beragama islam. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan pedagang dan memberikan kebutuhan bagi wisatawan. Persepsi wisatawan terhadap pariwisata halal di Danau Toba berpengaruh terhadap minat mereka untuk Wisatawan yang beragama Islam cenderung lebih tertarik karena adanya fasilitas yang mendukung kebutuhan mereka. Tetapi ada beberapa kritik dan tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan pariwisata halal di Danau Toba. Beberapa orang menentang konsep wisata halal karena khawatir akan hilangnya ciri khas budaya setempat dan rasa persaudaraan yang ada di Danau Toba. Guna meningkatkan pariwisata halal di Danau Toba, diperlukan pelatihan dan pembinaan skill bagi masyarakat, serta peningkatan pembangunan infrastruktur seperti jalanan dan hotel. Selain itu, penting untuk mempertahankan adat istiadat dan keragaman suku yang ada di sekitar Danau Toba. REFERENSI