Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA GERNIS JAYA KECAMATAN SEPAUK KABUPATEN SINTANG Antonius Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kapuas Sintang. Jl. YC. Oevang Oeray No 92 Baning Kota. Email: antoniusunka@gmail. Abstract: The aim of this research is to examine and analyze community participation in development planning in Gernis Jaya Village. Sepauk District. Sintang Regency. Qualitative research aims to reveal qualitative information so that it places more emphasis on the problem process and meaning by describing a The research results show that participation in development planning is carried out through a village development planning deliberation mechanism which involves all elements in Gernis Jaya Village. Participation is carried out only through contributions of energy, thoughts and attendance at village The lack of community participation in supporting development planning is motivated by the level of knowledge, experience and insight of the community. Apart from that, there are social and cultural factors in the community as well as the village government's low approach to the community. The community is more passive in waiting for information from the village government, so this slows down development efforts that must be implemented. Keywords: Participation. Planning. Development Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisa partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan di Desa Gernis Jaya Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Penelitian kualitatif bertujuan untuk mengungkapkan informasi kualitatif sehingga lebih menekankan pada masalah proses dan makna dengan cara mendeskripsikan suatu masalah. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi dalam perencanaan pembangunan dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah perencanaan pembangunan desa yang melibatkan semua unsur di Desa Gernis Jaya. Pelaksanaan partisipasi hanya melalui sumbangan tenaga, pikiran dan kehadiran dalam pertemuan di desa. Kurangnya partisipasi masyarakat dalam mendukung perencanaan pembangunan dilatarbelakangi oleh tingkat pengetahuan dan pengalaman serta wawasan masyarakat. Selain itu faktor sosial dan budaya masyarakat serta kurangnya pendekatan pihak pemerintah desa kepada masyarakat. Masyarakat lebih banyak pasif menunggu informasi dari pihak pemerintah desa sehingga hal ini memperlambat gerak pembangunan yang harus dilaksanakan. Kata Kunci: Partisipasi. Perencanaan. Pembangunan PENDAHULUAN Desa Gernis Jaya merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang, salah satu desa yang melaksanakan kegiatan pembangunan desa secara rutin setiap Oleh karena itu sebagai desa tidak lepas dari partisipasi masyarakat mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan perencanaan. Masyarakat Desa Gernis Jaya belum berpartisipasi dalam pembangunan. Tujuan perencanaan pembangunan menumbuhkembangkan kesadaran atas hak dan kewajiban masyarakat dan FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di wilayah Desa Gernis Jaya. Dalam Pemerintahan Desa Gernis Jaya dihadapkan pada berbagai persoalan musrenbangdes, banyaknya peserta yang diundang tidak bisa hadir, kebijakan perencanaan pembangunan yang belum bisa memenuhi Jaya masyarakat dan hanya melaksanakan pembangunan usaha tani dan sumur bor Pada sisi lainya juga terbatasnya ketersediaan sarana dan prasarana serta secara umum masih rendahnya tingkat sumber daya manusia yang dimiliki oleh pemerintah Desa Gernis Jaya. Hal yang partisipasi masyarakat yang masih sangat rendah dalam penyusun rencana pembangunan di Desa Gernis Jaya. Hal ini disebabkan masyarakat lebih banyak menungu pembangunan Desa Gernis Jaya yang dimulai oleh pemerintah desa. Kurang terbukanya pemerintahan pembangunan, dan masih rendahnya upaya-upaya pemerintah desa dalam pembangunan yang diselenggarakan, pembangunan yang dilaksanakan tidak memperhatikan aspirasinya. Persoalan lainnya yang dihadapi masyarakat Desa Gernis Jaya adalah rendahnya pelibatan P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 pembangunan yang berakibat program pemerintahan Desa Gernis Jaya tidak terwujud sepenuhnya sesuai Jaya Menempatkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam perencanaan dan suatu langkah untuk menjadikan rencana, khususnya dalam hal ini pembangunan Desa Gernis Jaya. Penjaringan aspirasi masyarakat sangat jarang dilakukan, padahal sangat penting karena bertujuan untuk penentuan arah pembangunan dan pengidentifikasian berbagai potensi dan masalah pembangunan Desa Gernis Jaya Semua kegiatan dalam rangka tersebut, belum diupayakan oleh pemerintahan Desa Gernis Jaya baik dari segi partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan tersebut pengawasan dan pemanfaatan dan Hal kehadiran masyarakat dalam pertemuan tingkat desa masih rendah, keaktifan masukan, saran, usul masih kurang Masyarakat Desa Gernis Jaya dalam menetapkan konsep rencana pembangunan desa, dan memberikan persetujuan terhadap rancangan rencana pembangunan desa tidak banyak Penelitian ini setidaknya FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 dapat mengkaji lebih dalam keadan Tujuan perencanaan pembangunan Desa Gernis Jaya. Melalui penelitian ini diharapkan pemikiran bagi pemerintah Desa Gernis Jaya pembanguna desa. Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Konsep partisipasi masyarakat merupakan salah satu konsep yang penting karena berkaitan langsung dengan hakikat demokrasi sebagai sistem pemerintahan yang berfokus Partisipasi sangat erat kaitannya dengan kekuatan atau hak masyarakat, terutama dalam pengambilan keputusan dalam tahap identifikasi masalah, mencari pemecahan masalah sampai dengan pelaksanaan berbagai kegiatan. Menurut Britha ada tiga alasan utama mempunyai sifat sangat penting. Partisipasi masyarakat merupakan suatu mengenai kondisi, kebutuhan dan sikap masyarakat setempat, yang tanpa kehadirannya program pembangunan akan gagal. Masyarakat akan lebih mempercayai program pembangunan jika merasa dilibatkan dalam proses persiapan dan perencanaannya, karena akan lebih mengetahui seluk beluk program tersebut dan akan mempunyai P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 rasa memiliki. Menurut Burke. memiliki keuntungan sosial, politik, planning dan keuntungan lainnya, yaitu: Dari keuntungan utamanya adalah untuk mengaktifkan populasi perJayaan yang cenderung individualistik, tidak punya komitmen dan dalam kasus yang ekstrim teralienasi. Di dalam proses mempromosikan semangat komunitas dan rasa kerjasama dan keterlibatan. Dari segi politik, partisipasi lebih sebagai hak demokrasi dari setiap orang dan dengan demikian publik secara umum, untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan. Dari segi planning, partisipasi menyediakan sebuah forum untuk saling tukar gagasan dan prioritas, penilaian akan public interest dalam dinamikanya serta diterimanya proposal-proposal . Keuntungan lain dan public participation adalah kemungkinan tercapainya hubungan yang lebih dekat antara warga dengan otoritas Jaya dan menggantikan perilaku they/we menjadi perilaku us. Tujuan utama partisipasi adalah untuk melibatkan masyarakat dalam proses pembuatan desain keputusan. untuk melengkapi masyarakat dengan suatu suara dalam membuat desain keputusan untuk memperbaiki rencana. dan untuk mempromosikan masyarakat dengan membawanya bersama sebagai bagian dari tujuan umum. Menurut Rukminto . menyatakan fungsi FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 dari partisipasi masyarakat yaitu sebagai berikut: . partisipasi masyarakat sebagai suatu kebijakan. partisipasi masyarakat sebagai alat . partisipasi masyarakat sebagai alat penyelesaian sengketa. partisipasi masyarakat sebagai terapi. Menurut Bintoro. T . Tingkat partisipasi dalam pembangunan masih terbatas, misalnya masih sebatas peran serta fisik tanpa berperan secara luas sejak perencanaan sampai evaluasi. Pemerintah berperan dominan sejak dari program atau proyek pembangunan. Tahapan-Tahapan Perencanaan Perencanaan merupakan suatu hal yang sanggat menentukan keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan dalam suatu negara. Oleh sebab itu dalam perencanaan pembangunan pemerintah perlu melibatkan segenap kemauan dan Dengan kata lain, partisipasi masyarakat merupakan kata kunci agar suatu pembangunan bisa Tanpa melibatkan masyarakat, pemerintah tidak akan dapat mencapai hasil pembangunan secara optimal. Pembangunan desa dilakukan oleh pemerintah desa dan masyarakat dengan memanfaatkan kearifan lokal dan sumber daya alam desa. Berdasarkan uraian diatas, maka perencanaan adalah keputusan untuk waktu yang akan datang, apa yang akan P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 dilakukan, bilamana akan dilakukan dan siapa yang akan melakukan. Arti penting dari perencanaan menurut Rizal . adalah : . Merupakan alat yang efesien dan efektif untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Merupakan dasar utama yang rasional untuk penjabaran lebih lanjut dalam pelaksanaan. Memberikan kesempatan untuk memilih berbagai alternatif tentang cara yang diperkirakan . Memberikan gambaran yang jelas tentang jenis bentuk satuan kerja serta jumlah tenaga yang diperlukan untu Dapat mengurangi ketidakpastian yang akan dihadapi di masa yang akan dating. Merupakan standar yang menjadi tolak ukur bagi penentuan berbagai hasil kegiatan dan usaha yang dilakukan. Adapun langkah-langkah atau tahaptahap Handayaningrat . adalah sebagai . Menentukan permasalahannya, yaitu apa yang harus mencapai tujuan apa yang ingin dicapai, . Berusaha mendapatkan fakta-fakta yang penting/dibutuhkan, fakta harus dalam bentuk yang baik sebagai sumber informasi, . Analisa sumber informasi itu, mempertimbangkan factor-faktor Pilihlah tindakan-tindakan . Pertimbangkanlah alternatif itu, . Ambillah keputusan itu. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 Proses Perencanaan Pembangunan Dalam perencanaan partisipatif merupakan sebuah instrumen yang sangat penting. Sebab perencanaan partisipatif yang merupakan salah satu dari serangkaian perjalanan pembangunan tersebut di atas adalah tahap awal yang sanggat menentukan bagi keberhasilan proses pembangunan khususnya di desa, meskipun demikian pembangunan desa masih memiliki berbagai permasalahan, anggaran terbatas, kurangnya partisipasi masyarakat, pelebaran jalan atau pembebasan lahan. Menurut Siagian . bahwa proses perencanaan dapat ditinjau dari tiga Dengan kata lain perencanaan dapat dilaksanakan dengan baik melalui tiga cara. Pertama, mengetahui sifat-sifat atau ciri-ciri suatu rencana yang baik. Kedua, memandang proses perencanaan sebagai suatu masalah yang harus dipecahkan dengan mempergunakan teknik-teknik Menurut Siagian . 3:93Setiap proses yang menyangkut perencanaan dapat dipandang sebagai masalah yang harus terpecahkan secara sistematis serta didasarkan kepada tujuh langkah tertentu. Menurut Siagian . ketujuh langkah itu ialah sebagai berikut: . Mengetahui sifat hakiki dari masalah yang dihadapi. kumpulan data-data. penganalisaan data-data. memilih cara yang kelihatan . penilaian hasil yang dicapai. Dari beberapa pernyataan di atas, maka dapat penulis tarik kesimpulan bahwa perencanaan yang baik adalah perencanaan yang dipersiapkan dengan matang dan didukung oleh data-data yang P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 akurat serta analisis yang mendalam berdasarkan teknik-teknik yang ilmiah. METODE PENELITIAN Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif yang dilakukan dengan cara menggambarkan secara umum faktafakta yang ditemukan, kemudian dianalisis serta berdasarkan teoriAeteori yang dikemukakan oleh para ahli yang ada kaitannya dengan permasalahan yang akan diteliti, dengan tujuan untuk mendapatkan jawaban atas masalah yang sedang diteliti serta berdasarkan teoriAeteori yang dikemukakan oleh para ahli yang ada kaitannya dengan permasalahan yang akan diteliti, dengan tujuan untuk mendapatkan jawaban atas masalah yang sedang diteliti. Teknik gunakan yaitu sebagai berikut: . Teknik studi kepustakaan dan . Teknik studi lapangan yang terdiri dari teknik Penelitian dilaksanakan di Desa Gernis Jaya Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat di Desa Gernis Jaya yang terlibat langsung dalam menyusun formulasi perencanaan pembangunan Penentuan subjek penelitian ini dengan cara purposive Sesuai dengan namanya purposive sampling diambil dengan maksud atau tujuan tertentu, yang mana menganggap bahwa subjek penelitian penelitian yang akan dilakukan ini. Subjek penelitian mecakup Kepala Desa FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 Gernis Jaya. Sekretaris Desa. Anggota Badan permusyawaratan Desa, kepala Wilayah dan Masyarakat. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif. Data yang terkumpul baik data primer sesuai jenis data, dan kemudian ungkapan-ungkapan kalimat sebagai interprestasi atau penafsiran dari indikator penelitian yang diajukan untuk selanjutnya dibuat suatu kesimpulan. Analisis data dilakukan dengan metode menggunakan rancangan model interaksi Miles dan Huberman . kondensasi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Aktivitas dalam analisis data yaitu: Data Condensation. Data Display. Conclusion Drawing/Verifications. Mile Huberman . menggambarkan model analisis datanya sebagai berikut: Pencarian Data. Kondensasi data dan mentransformasikan data yang mendekati keseluruhan bagian dari transkrip wawancara, dokumen, dan materi empiris lainnya. Kondensasi data dilakukan dengan menulis ringkasan, menghasilkan kategori, dan penulisan analitis memo. Proses kondensasi data berlanjut setelah fildwork berakhir sampai laporan selesai. Kondensasi data untuk mempertajam, mengurutkan, berfokus, membuang, dan mengatur data sedemikian rupa bahwa "fial" P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 kesimpulan yang dapat ditarik dan . Penyajian Data . Penyajian data membantu dalam memahami apa yang terjadi, dan untuk melakukan sesuatu, termasuk analisis yang lebih mendalam atau mengambil aksi berdasarkan pemahaman. Penyajian data dapat mengambil berbagai bentuk yaitu teks naratif, dan matriks, grafik, jaringan, dan bagan. Penarikan Kesimpulan. Kegiatan analisis ketiga verifikasi, yang dilakukan mulai dari permulaan pencaharian data, arti bendabenda, mencatat keteraturan penjelasan, konfigurasi yang mungkin, alur sebabakibat, dan proposisi. Kesimpulan akhir tergantung pada besarnya kumpulan penyimpanan, dan metode pencarian ulang yang digunakan, kecakapan peneliti, dan tuntutan-tuntutan pemberi Kesimpulan juga diverifikasi selama penelitian berlangsung, sehingga makna dan data yang muncul harus diuji kebenaran, kekokohan, kecocokan serta validitasnya. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penyusunan Perencanaan Pembangunan Desa Tahapan dalam proses penyusunan perencanaan pembangunan desa. Tahap Persiapan Musrenbang RPJM Desa, merupakan semua proses yang perlu dilakukan mulai dari sosialisasi, pengkajian desa bersama masyarakat, dan penyusunan draf rancangan awal RPJM Desa. Terakhir, adalah persiapan FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 musrenbangdesa sendiri, mulai dari penyebaran undangan, pemberitahuan secara terbuka, penyiapan tempat. Tahap Pelaksanaan Musrenbang Penyusunan RPJM Desa, meliputi proses musyawarah bersama warga dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas draf rancangan awal RPJM Desa dan menyepakati berbagai hal penting di dalamnya Tabel 4. Daftar Usulan Dalam Perencanaan Pembangunan Desa Gernis Jaya Tahun 2024 Program Sasaran Sarana Prasarana Peningkatan Ruas Jalan Pembukaan Jalan Baru Pembukaan Jalan gang Pembukaan Jalan tani Peningkatan Sarana Air Bersih Perpipaan Pendidikan Peningkatan Irigasi Air Bersih Sekertariat BPD Sarana Olah Raga Pembuatan Irigasi baru Rehap 2 Lokal SD Pagar SD Penambahan Lokal Tenaga Guru Operator Komputer Listrik Panel Surya Kesehatan Pertanian/Per Pengadaan Sarana Air Bersih Pustu Tenaga Medis Pengadaan Penggilingan Padi Mesin Perontok Padi Pupuk Mesin Pompa Air Pembukaan Lahan Bibit Karet Unggul Racun hama Racun Rumput Normalisasi Sungai Jaya Optimalisasi Sungai Sumber Dana APBN Keteran 10 KM APBN APBN APBN APBN 8 KM 8 KM 10 KM 3 Paket APBN APBN APBN APBN APBN DAU/D DAU/D DAU/D DAU DAU DAU/D DAU/D DAU DAU/D DAU/D DAU/D DAU/D DAU/D DAU/D DAU/D DAU/D DAU/D DAU/D DAU/D 3 Paket 12 KM 1 Unit 1 Lap 3 Paket 2 Lokal 2 Lokal 2 Orang 1 Orang 1 Unit 1 Unit 1 Unit 1 Orang 3 Unit 3 Unit Perhubungan Sosial Kemasyaraka Peningkatan Jalan Usaha Tani Mobil Ambulan Desa Pembangunan Tower Penyediaan Rumah Sederhana masyarakat miskin DAU/D DAU DAU APBN 1 Unit 1 Unit 70 Unit Sumber: Kantor Desa Gernis Jaya tahun 2025 Berdasarkan tabel 4. bahwa banyak usulan yang dikerjakan oleh pemerintah seperti,jalan gang di tiap dusun, jalan usaha tani di tiap dusun, jalan utama menuju Desa Gernis Jaya, lapangan bola volly, renovasi rumah ibadah, renovasi polendes, pembuatan sumur bor air bersih milik desa, renovasi jembatan, renovasi kantor desa dan rabat beton, akan tetapi tidak semua yang diusulkan bisa terialisasi dikarenakan keterbatasan biaya. Usulan yang terialisasi hanya jalan usaha tani tiap dusun, jalan utama menuju desa Gernis Jaya dam dan sumur bor air bersih milik desa. Dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dalam penyusunan perencanaan pembangunan desa adalah mengagendakan kegiatan musrenbangdes dalam rencana kerja pemerintah daerah dianggarkan oleh Bappeda Kabupaten Sintang dengan membentuk Tim Teknis Musrenbang Desa berdasarkan Keputusan Bupati. Perwakilan masyarakat diberikan masalah-masalah prioritas dan mengajak peserta rapat untuk menyampaikan isu-isu program/kegiatan pembangunan desa dengan merujuk kepada informasi dari Bentuk-bentuk penyusunan perencanaan pembangunan FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 perencanaan pembangunan di Desa Gernis Jaya. Terkait peserta dalam Musrenbang pemerintah desa Gernis Jaya menentukan 40 undangan yang disebar untuk peserta yang terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat secara umum. Hal ini menunjukkan bahwa tingkatan kehadiran masyarakat sudah mengalami peningkatan seperti yang diuraikan dalam tabel 4. 2 berikut: Tabel 4. Kehadiran Lembaga-lembaga Desa dan Masyarakat dalam Musrenbang Desa Gernis Jaya Tahun 2024 Jabatan Jumlah yang hadir DPRD Perangkat Desa Kepala Dusun Ketua RT BPD Tokoh Agama Tokoh Adat Hansip Pendamping Desa Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Posyandu Masyarakat Desa Gernis Jaya Jumlah Sumber: Kantor Desa Gernis Jaya, tahun 2025 Berdasarkan data dalam tabel 4. 2 di atas, menunjukan bahwa masyarakat yang ambil bagian dalam penyusunan perencanaan pembangunan di Desa Gernis Jaya. Masyarakat berperan aktif dalam penentuan arah, kinerja dan kebijakan pembangunan yang dilakukan pemerintah Desa melalui kehadirannya di pertemuan. Undang-Undang No. Tahun 2024 mengamanatkan bahwa penyusunan perencanaan pembangunan partisipatif dan melibatkan seluruh Hal tersebut bertujuan agar pembangunan yang dilaksanakan oleh P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 desa benar-benar bermanfaat bagi seluruh warga. Sebagian besar dalam melaksanakan penyusunan perencanaan masyarakat melalui Musrenbangdes, musrenbangdes tersebut bisa hadir dikarenakan sangat sulit mengumpulkan Dampak dari penyusunan perencanaan pembangunan yang belum bersifat partisipatif adalah program pembangunan belum dapat disebut Pembangunan Desa Gernis Jaya pada tahun 2024 diarahkan pada peningkatan infrastruktur perdesaan, untuk mendukung upaya revitalisasi pertanian, perkebunan, dan kesehatan. Secara lebih rinci, kebijakan tersebut Penumbuhan keterkaitan sektoral antara pertanian Peningkatan kapasitas dan keberdayaan masyarakat perdesaan untuk dapat menangkap peluang pengembangan masyarakat perdesaan yang antara lain berupa budaya gotong-royong dan jaringan kerjasama. Peserta musrenbang Desa untuk menyusun rencana kerja pembangunan desa adalah berupaya mengundang semua perwakilan dari masyarakat yang berada di Desa Gernis Jaya, seperti: Ketua RT/RW. Kepala Dusun, tokoh agama, ketua adat, wakil kelompok perempuan, wakil kelompok pengusaha, kelompok tani. Komite FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 Sekolah lain-lain. Pelibatan masyarakat desa memiliki tiga alasan pertama sebagai langkah awal untuk berpartisipasi dan merupakan satu cara untuk menumbuhkan rasa memiliki dan rasa tanggung jawab masyarakat Kedua sebagai alat untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan, kondisi, dan sikap masyarakat setempat. Ketiga, masyarakat memperoleh hak untuk urun rembuk dalam menentukan programprogram Musyawarah membahas dan menyepakati tentang laporan hasil pengkajian keadaan desa. rumusan arah kebijakan pembangunan desa yang dijabarkan dari visi dan misi kepala desa. dan rencana prioritas kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, pembinaan Desa. Diskusi kelompok secara terarah, membahas mengenai laporan hasil pengkajian keadaan Desa. rencana kegiatan desa dalam jangka waktu, sumber pembiayaan rencana kegiatan pembangunan desa. rencana pelaksana kegiatan desa yang akan dilaksanakan oleh perangkat desa, unsur masyarakat desa, kerjasama antar desa, dan/atau kerjasama Desa dengan pihak ketiga. Hasil kesepakatan dalam musyawarah desa, dituangkan dalam berita acara dan menjadi pedoman bagi pemerintah desa dalam menyusun rencana program jangka menengah desa. P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Musyawarah Pemerintah Desa. Badan Permusyawaratan Desa, dan unsur Unsur masyarakat terdiri atas: tokoh adat. tokoh agama. perwakilan kelompok tani. kelompok perajin. perwakilan kelompok Keterlibatan masyarakat merupakan langkah dalam upaya partisipatif dan demokratis dimana masyarakat diberikan kebebasan dan Sejalan dengan prinsip di atas, partisipasi masyarakat di Desa Gernis Jaya belum dapat berjalan dengan baik, sehingga hasilnya pun juga masyarakat setempat. Warga memang diberikan ruang untuk menyampaikan ide-ide terkait pembangunan dan tingkat pelaksanaan pembangunan desa berada pada kategori belum sepenuhnya aktif. Masih ada tantangan-tantangan yang dihadapi berupa masalah komunikasi. Kesadaran masyarakat, dan komunikasi yang terjalin antara pemerintah desa dengan masyarakat belum optimal. Masih terdapat sebagian warga desa yang meskipun telah diajak langsung, dan telah disosialisasikan untuk ikut berpartisipasi, tetapi lebih memilih untuk bekerja, dan ada juga yang mengatakan bahwa anggaran setiap pembangunan dari pemerintah sudah ada yaitu dana Desa. Berdasarkan fakta tersebut tentunya ada faktor internal. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 yang cukup mempengaruhi partisipasi masyarakat yaitu: karakteristik individu yang dapat mempengaruhi individu tersebut untuk berpartisipasi dalam suatu kegiatan. Karakteristik individu mencakup umur, tingkat pendidikan. Faktor eksternal, yaitu hubungan yang terjalin antara pihak pengelola proyek dengan individu yang dapat mempengaruhi partisipasi. Faktor-faktor lain yang juga turut masyarakat untuk berpartisipasi adalah motif, needs, rewards, dan penguasaan Faktor yang memberikan berpartisipasi adalah pengaturan dan pelayanan, kelembagaan, struktur dan kepemimpinan, sarana, dan prasarana. Menyusun sebuah rencana yang baik mestinya didukung oleh sejumlah data dan informasi yang memadai agar memecahkan masalah yang ditemui atau dialami masyarakat desa melalui potensi yang dimiliknya. Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Partisipasi pembangunan merupakan hal yang ketika diletakkan atas dasar keyakinan, bahwa masyarakatlah yang paling tahu apa yang dibutuhkan. Partisipasi yang hakiki akan melibatkan masyarakat dalam keseluruhan tahapan pengembangan, mulai dari proses perencanaan, pengambilan keputusan. P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 dan pengawasan program hingga pada tahap pemanfaatan dan pemeliharaan pembangunan desa. Sebagaimana telah diungkapkan sebelumnya, musrenbang desa Gernis Jaya adalah forum dilaksanakan secara partisipatif oleh para pemangku kepentingan desa. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa ini akan menjadi bahan dalam menyusun rencana kerja pemerintahan Desa. Pada bagian inilah akan terlihat titik temu antara dua hal penting, yaitu apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah. Bentuk peranserta perencanaan pembangunan desa adalah pemikiran saran dan pendapat untuk nantinya dipaparkan di dalam forum pembangunan desa. Masyarakat juga ikut mengawal proses pengusulan kegiatan pembangunan desa sampai ke Peran masyarakat juga ditunjukan dalam pelaksanaan kegiatan dilapangan seperti pengerjaan jalan gang meskipun masih Kegiatan pembangunan desa dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Gernis Jaya, serta swadaya gotong royong masyarakat Desa. daftar kegiatan prioritas yang akan diusulkan ke kecamatan untuk dibiayai melalui anggaran pendapatan dan belanja pendapatan dan belanja provinsi. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 nama anggota perwakilan yang akan membahas hasil musrenbang desa. Masyarakat Desa Gernis Jaya melalui perwakilannya beberapa kali perencanaan pembangunan desa yang diadakan baik di tingkat desa dan kecamatan dan bahkan terkadang di Kabupaten Sintang. Peran kehadiran program pembangunan desa ini masih sangat terbatas. Beberapa program dari pemerintah desa sudah diikuti dengan baik oleh masyarakat. Sebagian besar masyarakat desa cukup puas meskipun ada sebagian kecil yang belum puas. Proses pembangunan akan mendapat dukungan dan partisipasi langsung masyarakat desa apabila Partisipasi masyarakat akan semakin baik dan teratur apabila partisipasi ditata atau diorganisir secara Selama diperoleh akan sangat terbatas, bahkan Mengacu pada konsep diatas, maka partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pada hakikatnya harus meliputi penentuan tujuan oleh masyarakat sendiri dari serangkaian kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan dengan mempergunakan potensi sumber-sumber yang ada dimasyarakat sebaik mungkin yang kesemuanya itu disampaikan dalam rapat musyawarah. Agar perencanaan program dapat berjalan dengan baik, maka perlu diperhatikan prinsip-prinsip P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 perencanaan dimana suatu program harus didasarkan pada kebutuhan yang dirasakan oleh masyarakat yang akan dikenai sasaran. Suatu program harus dimulai dengan perumusan tujuan yang jelas, menyertakan rencana evaluasi atau Program yang dikenakan untuk masyarakat, harus mengikut sertakan masyarakat dalam proses Suatu program yang Tahapan-Tahapan Perencanaan Pembangunan Desa Gernis Jaya melaksanakan tahapan-tahapan dalam pembangunan sesuai dengan ketentuan yang ada. Perencanaan pembangunan Desa, pemerintah Desa melaksanakan tahapan yang meliputi: penyusunan RPJM Desa. dan penyusunan RKP Desa. Rencana desa, ditetapkan dalam jangka waktu paling lama 3 terhitung sejak pelantikan Kepala Desa. Rencana kerja perangkat desa Desa mulai disusun oleh pemerintah Desa pada bulan Juli tahun berjalan. Rancangan RPJM Desa memuat visi dan misi kepala Desa, arah kebijakan pembangunan desa, serta rencana penyelenggaraan pemerintahan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan Penyusunan RPJM Desa dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi objektif desa dan prioritas program dan FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 kegiatan kabupaten/kota. Penyusunan RPJM desa, dilakukan dengan kegiatan yang meliputi: pembentukan tim penyusun RPJM desa. penyelarasan arah kebijakan perencanaan pembangunan kabupaten/kota. pengkajian keadaan rancangan RPJM desa. rencana pembangunan desa melalui pembangunan desa. dan penetapan RPJM desa. Dalam pembentukan tim penyusun RPJM desa. Kepala Desa membentuk tim penyusun RPJM Desa, yang terdiri dari: kepala Desa selaku sekretaris Desa selaku ketua. masyarakat selaku sekretaris. anggota yang berasal dari perangkat Desa, masyarakat Desa, dan unsur masyarakat Jumlah anggota tim penyusun RPJM Desa paling sedikit 7 . orang dan paling banyak 11 . Tim penyusun RPJM Desa ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. Tim penyusun RPJM Desa melaksanakan kegiatan sebagai penyelarasan arah Kabupaten/Kota. pengkajian keadaan Desa. penyusunan rancangan RPJM Desa. dan penyempurnaan rancangan RPJM Desa. Adapun tahapan-tahapan tersebut adalah tingkat RT mengadakan rapat bersama warga dan membahas berbagai usulan yang nantinya bisa diteruskan ke dusun dan desa. Perangkat RT. Ketua P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 merumuskan tujuan atau permasalahan yang akan dipecahkan di tingkat dusun dan disampaikan ke tingkat desa, menentukan pilihan kegiatan yang akan kegiatan yang akan dilaksanakan, menyusun kegiatan dan perhitungan Selain itu, rencana kegiatan yang akan dilaksanakan diusulkan dalam rapat-rapat penyusunan yang disebut pembangunan desa. Pihak pemerintah Desa Gernis Jaya mengundang semua unsur terkait untuk dapat memberikan saran pendapat dan menyepakai setiap kegiatan yang akan dikerjakan nantinya dengan mengedepankan skala prioritas. Selanjutnya, ada satu tahapan yang dilaksanakan oleh perangkat Desa Gernis Jaya dalam proses penyusunan rencana pembangunan yaitu tahap menyusun kegiatan dan perhitungan Tahapan merupakan tahap dalam penyusunan rancangan pembangunan yang disertai dengan perhitungan alokasi anggaran masing-masing kegiatan. Tahapan ini perlu untuk dilaksanakan karena akan tersusun rencana kegiatan secara sistematis yang disertai dengan alokasi anggaran yang merupakan akhir dari tahap atau proses dalam penyusunan rencana tersebut. Rencana kegiatan yang telah ditetapkan oleh semua komponen pembangunan secara keseluruhan telah sesuai dengan skala prioritas, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 Proses Perencanaan Pembangunan Proses perencanaan pembangunan Desa sesuai dengan tugas-tugas yang telah diarahkan oleh camat dan bupati seperti yang tertuang dalam tugas pokok dan fungsi kepala desa. Dalam ruang evaluasi kinerja biasanya dihasilkan kesepakatan kerja sama secara tertulis diantara perangkat desa dan Kepala Desa Gernis Jaya untuk menyelesaikan tugasnya masing-masing. Berdasarkan wewenang dan keterampilan yang dimiliki oleh perangkat desa. Perangkat Desa Gernis Jaya diminta untuk membentuk kelompok-kelompok kerja pengembangan program pembangunan desa terutama sebagai perangkat desa Gernis Jaya. Masing-masing kelompok masyarakat dibantu terdiri dari 2 atau 3 orang perangkat Desa Gernis Jaya. Proses penyusunan perencanaan pembangunan desa menganut pola perencanaan pembangunan dari bawah atau bottom up planning memberikan ruang adanya peranserta pihak-pihak yang ada termasuk dari kecamatan dan desa atau Desa Gernis Jaya. Lebih jelas proses Musrenbangdes dapat dilihat dalam tabel 4. 3 berikut: Tabel 4. Proses Musrenbangdes Gernis Jaya Tahun 2024 Informasi Proses Musrenbangdes Tingkat Desa Pengumuman kepada Musrenbang Tingkat Desa menyusun RKPD Penyuluhan kepada penting Musrenbang Tingkat Desa untuk menyusun RKPD Undangan untuk membicarakan Frekuens Bentuk Sasaran Pengumu Kantor Desa Gernis Jaya Rapat di Desa Gernis Jaya Seluruh Rapat Desa Gernis Ketua Seluruh Musrenbang Tingkat Desa menyusun RKPD Jaya Sumber : Kantor Desa Gernis Jaya. Tahun 2025 Berdasarkan data pada tabel 4. atas, diketahui bahwa upaya pemerintah Desa Gernis Jaya dalam memberikan informasi proses musrenbang tingkat Desa untuk menyusun rencana kerja perangkat desa masih sangat minim. Pengumuman tentang proses musrenbang tingkat desa perangkat desa, penyuluhan kepada masyarakat mengenai arti penting menyusun rencana kerja perangkat desa musrenbang tingkat Desa Gernis Jaya sebanyak 1 . kali saja. Kegiatan mulai dari musyawarah di tingkat dusun lalu mendata daftar masalah dan gagasan dan atau usulan kegiatan prioritas masing-masing dusun untuk diajukan ke musrenbang Desa. Wakil dusun yang akan hadir dalam kegiatan musrenbang Desa Gernis Jaya. Proses musrenbangdes tingkat desa untuk menyusun perencanaan kegiatan desa secara partisipatif sebenarnya telah Sasaran Desa Gernis Jaya pada tahun 2024 adalah meningkatnya lapangan kerja di desa, terutama lapangan kerja di sektor perkebunan dan pertanian, sehingga berdampak pada berkurangnya angka FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 Desa Gernis Jaya, meningkatnya kuantitas dan kualitas infrastruktur pedesaan dan ekonomi produktif di desa sehingga tercipta kawasan Desa Gernis Jaya yang produktif, sejahtera, yang ditandai antara lain dengan meningkatnya kuantitas dan kualitas prasarana jalan Pembangunan Desa Gernis Jaya pada tahun 2024 diarahkan pada peningkatan infrastruktur desa, untuk mendukung upaya revitalisasi jalan, pertanian, perkebunan sehingga bisa terciptanya ekonomi masyarakat yang lebih baik. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian dan perencanaan pembangunan Desa Gernis Jaya diatas maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Partisipasi pertemuan mulai dari tingkat wilayah atau dusun sampai ikut hadir dalam pembangunan desa. Tahapan-tahapan pembangunan Desa Gernis Jaya sudah dilaksanakan akan tetapi belum berjalan maksimal. Penyusunan RPJM desa, dilakukan dengan kegiatan yang meliputi: pembentukan tim penyusun RPJM desa. penyelarasan arah kebijakan perencanaan pembangunan kabupaten/kota. pengkajian keadaan P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 musyawarah desa. rancangan RPJM desa. rencana pembangunan desa melalui pembangunan desa. dan penetapan RPJM desa. Proses perencanaan pembangunan Desa Gernis Jaya masih menghadapi kendala karena masih ada masyarakat yang diundang belum bisa hadir. Proses perencanaan pembangunan pembangunan Desa Gernis Jaya perwakilan dari berbagai unsur masyarakat untuk dimintai pendapat dan saran terkait pembangunan Saran-Saran Partisipasi perencanaan pembangunan Desa Gernis Jaya hendaknya ditingkatkan. Dengan dilaksanakan secara bahu membahu bersama perangkat desa. PenyusunanPerencanaan pembangunan Desa Gernis Jaya diharapkan dapat dilakukan melalui langkah-langkah ditetapkan dengan menggandeng pemerintah Kecamatan Jaya maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang. Dalam pembangunan Desa Gernis Jaya. FOKUS: Publikasi Ilmiah untuk Mahasiswa. Staf Pengajar dan Alumni Universitas Kapuas Sintang Volume: 23 Nomor 1. Maret 2025 P-ISSN: 1693-0762 E-ISSN: 2599-3518 kondisi kemampuan desa dan potensi yang ada di desa tersebut. DAFTAR PUSTAKA