Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE VIVO (STUDI PADA MAHASISWA FEB UNIRAYA) Ifanema Telaumbanua Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya ifantelaumbanua@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Vivo (Pada Studi Kasus Mahasiswa FEB Uniray. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuntitatif yang bersifat kausal. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 mahasiswa. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan antara Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Vivo. Dalam penelitian ini diperoleh persamaan regresi linear sederhana yaitu: Y = 15,777 0,654X dan diperoleh nilai thitung . > ttabel . dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Kemudian diperoleh nilai koefisien determinasi (R. sebesar 0,370 artinya brand image mampu menjelaskan variabel keputusan pembelian sebesar 37%. Berdasarkan hasil penelitian ini dan pembahasan yang diuraikan, dapat ditarik kesimpulan bahwa brand image berpengaruh terhadap keputusan pembelian smartphone vivo (Pada Studi Kasus Mahasiswa FEB Uniray. Kata Kunci: Brand Image. Keputusan Pembelian Abstract This study aims to determine the effect of brand image on Vivo smartphone purchasing decisions . n the case study of FEB Uniraya student. This type of research is a causal quantitative research. The sample in this study amounted to 110 students. The analytical method used in this research is simple linear regression analysis. The results of this study indicate that there is a significant influence between Brand Image on Vivo Smartphone Purchasing Decisions. In this study, a simple linear regression equation was obtained, namely: Y = 15. 654X and obtained tcount . > ttable . and a significant value of 0. 000 <0. Then the coefficient of determination (R. is 370, meaning that brand image is able to explain the purchasing decision variable by 37%. Based on the results of this study and the discussion described, it can be concluded that brand image has an effect on Vivo smartphone purchasing decisions . n the Case Study of FEB Uniraya Student. Keywords: Brand Image. Buying decision Pendahuluan Kemajuan dunia yang semakin canggih dan globalisasi saat ini, individu diharapkan untuk berpikir ke depan. Ini https://jurnal. id/index. php/JIM Peningkatan ini membuat perubahan yang sangat cepat, terutama di Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 bidang inovasi, data, dan korespondensi. Pada gilirannya, kebutuhan wilayah lokal untuk data dan korespondensi sangat tinggi, yang ditandai dengan meningkatnya kebutuhan perangkat khusus, salah satunya adalah ponsel. Hal ini karena ponsel dipandang sebagai salah satu barang dagangan konsumen yang telah bertransformasi dari kumpulan produk mewah menjadi produk yang mudah didapatkan oleh konsumen. Kesesuaian kewajaran antara merek dan biaya atau nilai yang diiklankan. Kesesuaian simbolis, yaitu kewajaran keuntungan representatif yang diperoleh pelanggan ketika pembeli ingin memiliki barang dengan merek Kesamaan modern, khususnya hal-hal dikontraskan dengan merek dan kolusi merek yang dapat dirasakan baik. Keputusan tentang waktu pembelian. Pelanggan memilih kapan akan membeli . apan pun uang tunai atau kesempatan Organisasi harus mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi mengawasi waktu pembuatan, permintaan, publikasi, dll. Keputusan, tentang . Pembeli menyimpulkan mode belanja mana yang mereka sukai, organisasi harus menyadari hal ini yang akan mempengaruhi penawaran cicilan . atas uang tunai, kredit sederhana, pendapatan rendah, dan Keputusan Salah satu cara utama pengiklan dapat memisahkan diri dari organisasi lain adalah dengan menyampaikan bantuan yang lebih baik secara andal. Setiap pengiklan harus mengetahui bahwa kualitas bantuan yang sangat baik dapat https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X memberikan kekuatan yang besar untuk mendapatkan keuntungan. Ada diperhatikan dalam kegiatan pemasara secara umum yaitu, kondisi pasar melakukan transaksi jual beli menjadi perusahaan harus mampu memahami kondisi pasar apa saja memicu perilaku konsumen dalam melakukan keputusan penjualan pada perusahaan semakin naik. Modal, modal dalam hal ini sangat penting dalam membesarkan suatu usahanya karena kekurangan suatu modal hal ini sangat terbatas dan produk yang akan disediakan oleh perusahaan tersebut. Kondisi suatu perusahaan memiliki volume penjualan yang tinggi tentunya dapat mencapai suatu target yang telah penjualan menurun dapat kita katakan memahami kondisi suatu perusahaan dalam mengatasi suatu masalah. Untuk menghadapi para pesaing perusahaan dalam penjualan smartphone ada beberapa hal yang pelu untuk diperhatikan seperti fitur produk, saluran keputusan, promosi, dan daya saing harga. Fitur produk, dalam hal ini yaitu produk harus memiliki unit dari produk-produk yang dipasarkan oleh para pesaing sehingga nanti memicu ketertarikan konsumen dalam melakukan pembelian produk tersebut. Saluran keputusan, dalam hal ini yaitu perusahaan harus membuat suatu keputusan-keputusan bagaimana menyalurkan produk-produk yang mereka miliki kepada sehingga nanti dapat mudah teori tersebut terjual lebih banyak. Promosi, mempromosikan suatu produk-produk Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 tersebut kepada pelanggan. Daya saing harga, dalam hal ini pada suatu produk harus lebih rendah atau relatif rendah dari harga pesaing karena jika harga yang diberikan perusahaan tersebut lebih tinggi dari harga pesaing maka konsumen akan melakukan pembelian di pesaing karena harga yang diberikan di desain tersebut relatif lebih murah. Perusahaan untuk bisa bersaing di dalam suatu pasar dalam memenuhi dan memiliki kepuasan pengguna smartphone. Apabila kualitas smartphone baik tentunya akan meningkatkan penggunaa yang semakin meningkat sehingga perusahaan tersebut dapat dikatakan mencapai suatu target yang telah ditetapkan sebelumnya. Jika kualitas smartphone memiliki suatu cara yang memang dapat mengambil perhatian para pengguna tersebut ataupun dapat dikatakan dapat memenuhi ataupun keinginan para pengguna tersebut dan percaya terhadap smartphone yang dijual perusahaan tersebut memiliki kualitas yang Kualitas smartphone dikatakan dapat karena jika suatu smartphone memiliki kualitas ataupun mutu suatu produk yang diinginkan para konsumen tersebut sehingga para konsumen mau melakukan pembelian memberikan dampak yang baik pada perusahaan dengan memberikan keuntungan yang lebih baik. Saat ini, khususnya di Indonesia, ada beberapa merek ponsel yang beredar di pasaran, antara lain Samsung. Apple. Vivo. Oppo. Xiaomi. Huawei, dll. Banyaknya merek ponsel yang beredar di pasar diharapkan perusahaan dapat renungkan metode yang tepat untuk melakukan berbagai jenis teknik periklanan yang menarik dan efektif yang sepenuhnya bertujuan untuk menarik klien dan mengikuti pilihan pembelian. Tingginya https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X broadcast, khususnya produk ponsel, membuat perusahaan ponsel umumnya berusaha untuk lebih mengembangkan image image-nya agar lebih memudahkan individu dalam menentukan pilihan Data pengguna smartphone di indonesia secara umum dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 1. Pengguna Smartphone di Indonesia Sumber: Statistik Smartphone . Pada Gambar 1. 1 dapat diketahui bahwa pada tahun 2011-2022, pengguna smartphone di Indonesia dari tahun-ketahun semakin meningkat. Pada Tahun 2011 pengguna smartphone 11,7 juta dan pada tahun 2022 pengguna smartphone mencapai 86 juta orang. Sehingga hal ini dapat diketahui bahwa rata-rata orang indonesia menggunakan smartphone. Pemanfaatan telepon seluler yang umumnya memiliki telepon seluler. Perangkat menampilkan perkembangan dan elemen terkini yang membedakannya dari produk ponsel keluaran sebelumnya. Hadirnya persaingan antar produk sejenis agar Tingginya persaingan antara barang-barang mengirimkan barang-barang dan bermitra Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 menawarkan manfaat tambahan pada barang-barang barang-barang Pertentangan yang terjadi antar organisasi telepon seluler membentuk gambaran merek yang dipersepsikan oleh masyarakat Banyaknya produk telepon seluler yang tersedia menjadikan merek sebagai salah satu aset organisasi yang mampu Pada tingkat persaingan yang tinggi, merek berupaya menciptakan dan menjaga keseriusan suatu produk. Pembeli dalam melakukan pembelian suatu barang akan melihat gambaran merek yang akan mempengaruhi pilihan pembelian. Selain itu, pelanggan yang membeli atau mengonsumsi barang-barang tersebut juga akan memberikan kepuasan kepada Dalam mengejar pilihan pembelian pembeli untuk barang-barang ponsel, perusahaan harus dapat memberikan barang-barang imajinatif yang memiliki citra merek yang baik dan memenuhi kebutuhan pembeli. Jika hal ini belum selesai, konsumen akan mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan pembelian produk ponsel. Universitas Nias Raya merupakan Universitas pertama di Kepulauan Nias khususnya di Nias Selatan yang terdiri dari Fakultas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Fakultas Hukum (FH). Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Fakultas Sains dan Teknologi. Dengan banyaknya siswa yang berasal dari berbagai daerah dan dari Sumber Daya dan Divisi yang berbeda, jelas bahwa siswa menggunakan ponsel untuk korespondensi dan diskusi untuk mendapatkan informasi. Perkembangan ponsel di kalangan mahasiswa juga telah berkembang pesat, terutama dipengaruhi oleh modernisasi dan globalisasi yang https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X meningkat setiap tahunnya yang menuntut mahasiswa untuk menggunakan ponsel sesuai kebutuhan. Dalam mengarahkan eksplorasi ini, mahasiswa Staf Bidang Keuangan dan Bisnis (FEB) di Perguruan Tinggi Nias Raya Spesialis memilih sarjana karena mereka dapat memberikan informasi tentang penyebaran citra merek dari ponsel yang mereka gunakan dengan hasil yang lebih dan jelas. Berikut data mahasiswa pengguna smartphone dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Pengguna Smartphone Mahasiswa FEB Uniraya Tahun 2019-2021 Merek Oppo 49 orang 33 orang Xiaomi 7 orang 4 orang Vivo 33 orang 17 orang Samsung 6 orang 3 orang Realmi 11 orang 4 orang Jumlah 106 orang 61 orang Sumber: Mahasiswa FEB Uniraya . Berdasarkan Tabel keseluruhan cenderung ditemukan bahwa mahasiswa bidang Personalia Aspek Keuangan dan Bisnis pada musim 20212022 lebih banyak menggunakan ponsel dengan merek berbeda dibandingkan klien ponsel Vivo. Hal ini dikarenakan banyaknya variasi ponsel dari berbagai merek yang spesifikasinya bisa dibilang hampir sama sehingga mempengaruhi pola pikir mahasiswa. Mengingat persepsi awal yang dilakukan oleh penulis terhadap mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Perguruan Tinggi Nias Raya, khusus untuk musim 2021-2022 bertekad untuk mengetahui kesesuaian brand image, bahwa masih ada Banyak pelajar yang mempertanyakan sifat dari ponsel Vivo. Hal ini dikarenakan rendahnya kualitas produk Vivo, dimana banyak peneliti yang mengatakan bahwa Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Vivo pembelian adalah proses merumuskan menyebabkan ponsel menjadi panas. Ponsel Vivo kurang dipercaya dan menjatuhkan pilihan pada salah satu dinikmati oleh pelajar, karena tidak adanya alternatif tertentu untuk melakukan pendapatan pelajar pada merek ponsel pembelianAy. Selanjutnya. Vivo. Data gambar merek ponsel Vivo di Gunawan dan Kunto . menyatakan berminat bahwa Aukeputusan pembelian merupakan Sehingga ini tindakan pembelian yang dilakukan mempengaruhi pilihan pembelian, dimana konsumen setelah melakukan penelitian memilih merek ponsel lain yang lebih terhadap suatu produk atau jasaAy. terkenal dari ponsel Vivo. Jumlah klien Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Brand telepon seluler berbagai merek lebih Image (X) banyak digunakan oleh kalangan pelajar Menurut Sudirman . dibandingkan telepon seluler Vivo. menyatakan faktor-faktor pembentukan Konsep Brand Image (X) citra merek atau brand image sebagai Pada dasarnya brand image menjadi berikut: sebuah tanda atau gambar pada suatu a. Kesesuaian produk organisasi yang nantinya akan khususnya kewajaran antara merek dan menjadikan daya tarik bagi setiap biaya atau nilai yang diiklankan. konsumen dan juga menjadi pembeda b. Kesesuaian simbolis, yaitu dengan produk organisasi lainnya. Citra kewajaran keuntungan representatif merek dapat dicirikan sebagai kearifan yang diperoleh pelanggan ketika yang muncul dalam kepribadian pembeli pembeli ingin memiliki barang dengan ketika mengingat suatu merek untuk suatu merek tersebut. Menurut Indrasari c. Kesamaan modern, khususnya . Aubrand image merupakan asosiasi mekanis antara desain, kemajuan, dari semua informasi yang tersedia keunikan, dan hal-hal lain yang mengenai produk, jasa dan perusahaan dari dikontraskan dengan merek dan kolusi merek yang dimaksudAy. Selanjutnya, merek yang dapat dirasakan baik. menurut Rahayu . Aubrand image d. Kesesuaian merupakan persepsi dan kesan . elanggan, media, pemegang saham, publik, dan lain-lai. secara keunggulan yang diperoleh yang menyeluruh terhadap perusahaanAy. ditunjukkan oleh sifat pembuatnya, bahan yang digunakan, kekuatan dan Konsep Keputusan Pembelian (Y) kehandalan barang dengan merek Dalam mengikuti pilihan pembelian, ada pergerakan yang dilakukan oleh Selanjutnya, menurut Indasari . pembeli terhadap barang yang mereka Pilihan pembelian pembeli faktor yang mempengaruhi brand image dua yaitu: Daya tahan, dalam hal ini keputusan elektif, secara keseluruhan, a. seberapa lama bagus atau daya tahan keputusan elektif harus dapat diakses oleh suatu produk yang bersangkutan yang Menurut dijual oleh perusahaan tersebut sehingga Firmansyah Aukeputusan hal ini nanti dapat memicu suatu https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 keputusan para konsumen dalam melakukan pembelian Kesesuaian dengan spesifikasi, dalam hal ini di dalam mengoperasikan karakteristik dari dari spesifikasi suatu produk yang dimiliki dari para Reabilitas, dan hal ini produk dalam hal ini dapat menentukan tingkat mengkonsumsi produk tersebut dari waktu ke waktu jika memiliki keandalan dalam produk tersebut. Faktor-Faktor Mempengaruhi Keputusan Pembelian (Y) Selanjutnya. Trisyono . ada beberapa faktor yang mempnagruhi keputusan pembelian yaitu: Fitur produk, dalam hal ini yaitu produk harus memiliki unit dari produk-produk yang dipasarkan oleh para pesaing sehingga nanti memicu melakukan pembelian produk tersebut. Saluran keputusan, dalam hal ini yaitu perusahaan harus membuat suatu keputusan-keputusan bagaimana produk-produk mereka miliki kepada sehingga nanti dapat mudah teori tersebut terjual lebih Promosi, bagaimana cara mempromosikan suatu produk-produk Daya saing harga, dalam hal ini pada suatu produk harus lebih rendah atau relatif rendah dari harga pesaing karena jika harga yang diberikan perusahaan tersebut lebih tinggi dari harga pesaing maka konsumen akan melakukan pembelian di pesaing karena https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X harga yang diberikan di desain tersebut relatif lebih murah. Indikator Brand Image (X) Menurut Firmansyah . ada beberapa indikator brand image yaitu: Kualitas atau mutu dikaitkan dengan sifat produk dari barang dagangan yang disajikan di bawah merek yang dibuat oleh organisasi. Dipercaya dan dicintai pembeli tentang barang yang dikonsumsinya. Bermanfaat dan berharga terkait dengan kemampuan suatu item Biaya untuk situasi ini dikaitkan dengan berapa banyak uang tunai yang dikeluarkan pembeli untuk membeli barang tersebut Gambaran yang dimiliki oleh merek sebenarnya, yaitu sebagai data yang menghubungkan dengan merek suatu barang tertentu. Indikator Keputusan Pembelian (Y) Menurut Firmansyah . 0:37-. indikator keputusan pembelian yaitu: Keputusan tentang jenis produk. Dalam mengambil pilihan apa pun sehubungan dengan perolehan suatu barang, kita harus fokus pada persyaratan mana yang memulai dan berapa banyak uang tunai yang kita miliki sesuai gaji menggunakan standar penilaian yang berbeda termasuk nilai, merek, kualitas dan lain-lain. hanya memutuskan. Keputusan Pembeli memilih untuk membeli hasil . kuran, kualitas, gaya, dan sebagainy. Keputusan tentang penjualan. Pelanggan memilih jumlah barang yang akan dibeli. Organisasi harus mempertimbangkan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 jumlah barang yang tersedia bagi pembeli sesuai kebutuhan pembeli yang Pembeli dapat mengambil kesimpulan tentang jumlah barang yang akan dibeli dalam satu waktu. Keputusan tentang waktu pembelian. Pelanggan memilih kapan akan membeli . apan pun uang tunai atau kesempatan Organisasi harus mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi perencanaan pembelian, yang juga permintaan, publikasi, dll. Keputusan. Pembeli menyimpulkan mode belanja mana yang mempengaruhi penawaran cicilan . atas pendapatan rendah, dan sebagainya. Keputusan tantang pelayanan. Salah satu cara utama pengiklan dapat memisahkan diri dari organisasi lain adalah dengan menyampaikan bantuan yang lebih baik secara andal. Setiap pengiklan harus mengetahui bahwa kualitas bantuan yang sangat baik dapat memberikan kekuatan yang besar untuk mendapatkan keuntungan. Metode Penelitian Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat asosiatif. Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, data kuantitatif. Maka dalam penelitian ini data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa FEB Uniraya stambuk 2021-2022. Populasi dan Sampel https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Sampel adalah bagian dari sejumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi yang digunakan untuk penelitian. Maka jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 110 mahasiswa. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data pada penelitian ini Teknik angket . Angket pengumpulan data dengan survei atau jajak pendapat merupakan strategi pengumpulan informasi dengan cara menyampaikan jajak pendapat yang Selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian pemberian skor positif sampai pada sangat negatif yakni, menurut Sugiyono . sebagai mana terlihat dibawah ini: Sangat Tidak Setuju (STS) = 1 Tidak Setuju (TS) Ragu-Ragu (RR) Setuju (S) Sangat Setuju (SS) Dokumentasi. Dalam penelitian ini teknik dokumentasi yang digunakan berupa dokumentasi penelitian. Uji Instrumen Uji Menurut Sugiyono . Auuji Validitas adalah suatu langkah pengujian yang dilakukan terhadap isi atau contet dari suatu mengukur ketepatan instrumen yang digunakan dalam suatu penelitianAy. Menurut Sugiyono . Keterangan: = Koefisien determinasi = Jumlah responden = Skor setiap item (OcX) = Kuadrat jumlah skor item Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 OcX2 = Jumlah kuadrat skor item Uji Reliabilitas. Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang. Rumus yang digunakan dalam uji reliabilitas menurut Sugiyono . E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X = nilai thitung = koefisien regresi = kesalahan baku koefisien regresi Koefisien Determinasi. Koefisien determinasi (R ) digunakan untuk mengukur seberapa besar variabel bebas Berikut menurut Suliyanto . R2 = Keterangan: = reliabel instrument = jumlah item dalam instrument = mean skor total = varians total Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas. Menurut Sugiyono . Auuji normalitas data digunakan untuk mengetahui data setiap variabel yang akan dianalisis berdasarkan distribusi normalAy. Uji Heteroskedastisitas. Untuk melihat apakah terjadi heteroskedastisitas atau memperhatikan plot divergen dimana pivot datar menggambarkan nilai yang diantisipasi, sedangkan hub ke atas Jika plot penyebaran memberikan contoh spesifik, hal ini Untuk heteroskedastisitas ini digunakan alat SPSS 21. Uji Hipotesis Uji Parsial (Uji . Uji parsial digunakan untuk menguji hipotesis penelitian mengenai pengaruh variabel bebas secara parsial terhadap variabel Untuk menghitung besarnya nilai thitung digunakan rumus sebagai berikut (Suliyanto, 2008:. Keterangan: = koefisien dterminasi Oc(Y= kuadrat selisih nilai Y rill dengan nilai Y prediksi Oc(Y= kuadrat selisih nilai Y rill dengan nilai Y rata-rata. Metode Analisis Data Metode analisis yang akan dipakai untuk menguji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linear sederhana. Regresi linear sederhana digunakan untuk menganalisis hubungan kausal satu variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Model yang digunakan sederhana yaitu sebagai berikut Suliyanto . Y = a bX e Keterangan : Y = Nilai yang diramalkan a = Konstanta/intrcept b = Koefisisen regresi/slope X = Variabel bebas e = Nilai Residu Nilai a . dan nilai b . oefisien regres. dalam persamaan diatas dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut Suliyanto . Keterangan: = Variabel terikat = Konstanta Keterangan: https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X = Koefisien regresi = Variabel bebas = Jumlah observasi Hasil Penelitian dan Pembahasan Uji Instrumen Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Brand Image (X) Berdasarkan perhitungan uji validitas item total statistik. Oleh karena itu, r tabel untuk 15 responden mempunyai tingkat signifikansi a = 0,514. Karena r hitung > r pernyataan mengenai citra merek (Brand Imag. (X) pada daftar pernyataan dianggap valid karena koefisien korelasinya positif. Nilai Cronbach Alpha sebesar 0,864 > 0,60 . ilai standar reliabilita. Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Keputusan Pembelian (Y) Berdasarkan perhtiungan rtabel untuk signifikansi a = 0,514. Jadi dapat hal-hal diumumkan pada angka 1 sampai dengan 10 diumumkan secara substansial karena rhitung > rtabel. Nilai Cronbach Alpha sebesar 0,870 > 0,60. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa sampel yang diambil dari populasi terdistribusi normal karena nilai Kolmogorov Sminorv sebesar 0,727 dan Asymp. Sig . -taile. sebesar 0,667 > 0,05. Uji Heteroskedastisitas. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh hasil tidak terdapat adanya suatu masalah heteroskedastisitas karena gambar tidak menunjukkan suatu pola tertentu dan hanya data yang menyebar, memenuhi asumsi klasik. https://jurnal. id/index. php/JIM Gambar. Uji Heteroskedastisitas Sumber: hasil olahan peneliti . , dengan SPSS 21. 0 For Windows Pengujian Hipotesis `Uji Parsial (Uji . Berdasarkan hasil dijelaskan bahwa secara parsial variabel brand image (X) berpengaruh signifikan terhadap variabel keputusan pembelian (Y) karena nilai thitung . > ttabel . maka keputusannya adalah H0 ditolak disimpulkan bahwa variabel brand image berpengaruh positif dan signifikan Smartphone Vivo (Studi Pada Mahasiswa FEB Uniray. Koefisien Determinasi (R. Dari hasil pengolahan data koefisien determinasi sebesar 0,370 . %) sehingga dapat ditunjukkan bahwa 37% keragaman variabel terikat . rand imag. dan dapat dijelaskan sisanya 63% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Metode Analisis Data Berdasarkan Hasil diperoleh nilai bahwa variabel brand image (X) berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y), dapat dijelaskan dengan persamaan regresi di bawah ini: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 2 Edisi Juli 2024 Y = 15,777 0,654X Berdasarkan persamaan regresi linear sederhana di atas, dapat dijelaskan bahwa koefisien regresi variabel brand image (X) Hal menunjukkan setiap peningkatan variabbel brand image (X) dapat meningkatkan nilai (Y). Interprestasi hasil persamaan regresi linear sederhana dapat di uraikan sebagai berikut: Konstanta . 15,777 menunjukkan nilai tetap keputusan pembelian ketika nilai brand image sama dengan nol. Koefisien regresi brand image (X) = 0,654 menunjukkan nilai brand image ketika naik satu satuan maka akan meningkatkan keputusan pembelian sebesar 0,654. Penutup Simpulan Berdasarkan hasil penelitian ini dan pembahasan yang diuraikan, dapat ditarik pembelian Smartphone Vivo (Studi Pada Mahasiswa FEB Uniray. Berdasarkan model persamaan pergresi Y = 15,777 0,654X hal ini didukung oleh beberapa nilai pengujian sebagai berikut: Ada pengaruh brand image secara keputusan pembelian. Nilai koefisien determinasi (R. sebesar 0,370 artinya brand image mampu pembelian sebesar 37% sedangkan sisanya 63% dipengaruhi oleh variabel lain seperti kualitas produk dan harga. Saran Berdasarkan kesimpulan yang telah diuraikan, sehingga E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X peneliti menyampaikan beberapa saran antara lain: Untuk mengetahui kualitas Smartphone Vivo kiranya mahasiswa lebih teliti lagi dan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang Smartphone Vivo. Untuk produk Smartphone Vivo, mahasiswa mencari tahu terlebih dahulu tentang mutu produk Vivo sebelum melakukan pembelian Smartphone. Daftar Pustaka