JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 260- 264 P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 PERANCANGAN SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN LAPTOP DENGAN PENERAPAN METODE FORWARD CHAINING Rohmat Taufiq. Ardianto Permana Sandi. Program Studi Teknnik Informatika. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Jalan Perintis Kemerdekaan 1/33 Cikokol Kota Tangerang Email: rohmat. taufiq@umt. id 1, ardianto. aps@gmail. Article history Received June 20, 2021 Revised July 16, 2021 Accepted July 26, 2021 Available online July 30, 2021 Keywords Design, expert system, forward chaining. Riwayat Diterima 20 Juni 2021 Revisi 16 Juli 2021 Disetujui 26 Juli 2021 Terbit 30 Juli 2021 Kata Kunci Perancangan, sistem pakar, forward chaining. Abstract The high curiosity of users to repair their laptops independently, as well as the user's lack of knowledge about computer equipment, especially hardware devices, makes the repair process slow. The method used is the forward chaining method, the forward chaining method is a search technique that starts with known facts, then matches these facts with the IF part of the IF-THEN rules. Methods of data collection is done by doing observations, interviews, and library methods. The analysis method used is the Object Oriented Programming (OOP) analysis method. The application is built based on a website using the PHP programming language, for the database it uses MySQL. The system development method uses the Waterfall method, which is one of the methods contained in the system development methodology called the System Development Life Cycle (SDLC). With this application, it is hoped that it will make it easier for users to detect the damage that has occurred so that they can carry out the necessary handling faster and more accurately. Abstrak Besarnya rasa ingin tahu user untuk melakukan perbaikan laptop yang mereka miliki secara mandiri, serta kurangnya pengetahuan user tentang perangkat komputer khususnya perangkat hardware membuat proses perbaikan menjadi lambat. Metode yang digunakan adalah metode forward chaining, metode forward chaining merupakan teknik pencarian yang dimulai dengan fakta yang diketahui, kemudian mencocokkan fakta-fakta tersebut dengan bagian IF dari rules IF-THEN. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, wawancara, dan metode Metode Analisa yang digunakan ialah metode analisa Object Oriented Programming (OOP). Aplikasi dibangun berbasis website dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, untuk databasenya menggunakan MySQL. Metode pengembangan sistemnya menggunakan metode Waterfall yaitu salah satu metode yang terdapat dalam metodologi pengembangan sistem yang disebut System Development Life Cycle (SDLC). Dengan adanya aplikasi ini diharapkan agar dapat mempermudah user mendeteksi kerusakan yang terjadi sehingga dapat melakukan penanganan yang diperlukan secara lebih cepat dan lebih akurat. PENDAHULUAN Seiring dengan Perkembangan Teknologi Informasi yang semakin pesat, segala bidang kehidupan dunia diwarnai dengan penerapan Salah satu wujud nyata dari teknologi itu adalah penerapan sistem komputerisasi, dengan sistem tersebut dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dengan cepat, efesien dan efektifsehingga mampu menimilisir kesalahankesalahan yang terjadi. Permasalahan kerusakan komputer secara garis besar dapat dibedakan dalam dua kategori yaitu kerusakan perangkat keras . dan kerusakan perangkat lunak . Banyak sekali user yang mengeluarkan biaya yang tidak JIKA | 260 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 260- 264 sedikit hanya untuk memperbaiki keruskan komputer, padahal keruskan kmputer yang terjadi belum tentu rumit dan belum tentu tidak dapat diperbaiki sendiri. Oleh karena itu diperlukan aplikasi yang dapat membantu Aplikasi ini memanfaatkan tekologi sistem pakar yang berfungsi sebagai pengganti seseorang yang ahli dalam bidangnya. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun aplikasi yang dapat membantu pemakai komputer . untuk mengatasi masalah atau kerusakan pada perangkat keras komputer . dan pada perangkat lunak . , menghemat waktu dan biaya perbaikan. Berdasarkan observasi yang dilakukan, maka akan dibuat suatu sistem pakar dengan metode Forward Chaining berbasis WEB AuPerancangan Sistem Pakar Diagnosa Kerusakan Laptop dengan Penerapan Metode Forward ChainingAy. Ada beberapa definisi perancangan diantaranya Ie telah mendefinisikan bahwa pengembangan software merupakan suatu rumusan sistematis, terstruktur serta terukur maintenance software (Pressman dan Maxim. Analisis sistem dilakukan di awal sebelum langkah perancangan sistem dilakukan (Pertiwi dan Taufiq, 2. Hasil dari analisis selanjutnya dilakukan perancangan berbasis web (Taufiq dkk, 2. Sistem adalah kumpulan sub-sub sistem baik abstrak maupun fisik yang saling terintegrasi dan berkolaborasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu (Taufiq, 2. Menurut Durkin dalam (Merlina dan Hidayat, 2. Sistem pakar adalah suatu program komputer kemampuan penyelesaian masalah yang dilakukan seorang pakar. Seseorang yang bukan pakar menggunakan sistem mpakar untuk meningkatkan kemampuan pemecahan menggunakan sistem pakar untuk knowledger assistant (Sutojo, dkk, 2. Beberapa penelitian tentang sistem pakar diantaranya menurut (Wijayana, 2. meneliti tentang pembuatan aplikasi sistem pakar kerusakan hardware komputer dengan metode backward chaining digunakan secara offline. Dengan dikembangkan perangkat lunak P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 berbasis sistem pakar ini teknisi dapat melakukan transfer pengetahuan antar teknisi dan melakukan transfer pengetahuan jke dalam sistem pakar berupa ide (Rani, 2. Manfaat lain dari sistem pakar perbaikan laptop yaitu mampu membantu teknisi dalam memberikan solusi dan penangan seara tepat dari kerusakan yang terjadi pada komputer (Ridha dan Wahyuddin, 2. METODE PENELITIAN Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan waterfall. Metode waterfall memiliki 5 langkah yang terdiri dari komunikasi dengan pemilik dan pengguna sistem, membuat perencanaan, pembuatan model, programming atau konstruksi dan yang terakhir deployement. Gambar 1. Model waterfall. Gambar waterfall diatas dimulai dari langkah komunikasi dengan pemilik sistem atau pengguna sistem sehingga kebutuhan yang diharapkan bisa terdefinisi dalam langah ini. Langkah berikutnya yaitu proes perencanaan yang dilanjutkan dengan langkah ke 3 pembuatan model. Langkah keempat yaitu konstruksi atau tahap programming sistem pakar dan langkah yang terakhir yaitu deployment atau mengantarkan sistm ke pemilik serta melakukan uji coba sehingga sistem pakar yang sudah sudah dibuat mampu digunakan dan di kembangkan sesuai dengan HASIL DAN PEMBAHASAN Komunikasi Langkah awal yang dilakukan dalam penelitian ini adalah komunikasi, hasil komunikasi adalah sebagai berikut: JIKA | 261 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 260- 264 Analisa Kebutuhan Masukan Analisa kebutuhan masukan yang berupa data masukan yaitu seperti data gejala-gejala kerusakan pada laptop Analisa Kebutuhan Proses Analisis kebutuhan proses yang berupa pemodelan data. Analisis ini dimaksud untuk mengambarkan proses-proses yang terjadi di dalam program aplikasi melalui sebuah Pemodelan yang digunakan oleh penulis adalah pendekatan terstruktur dengan pemakaian Unified Modelling Language (UML) yang juga telah dijelaskan pada landasan teori. Analisa Kebutuhan Keluaran Analisis kebutuhan keluaran berupa tampilan program aplikasi yang akan dirancang pada perancangan antarmuka program aplikasi ini menggunakan perangkat lunak pendukung Balsamiq Mockups. Program aplikasi ini nantinya akan dijalankan pada windows 10 yang disesuaikan dengan sistem oprasi yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini. Perencaanaan Kebutuhan Perangkat Keras (Hardwar. Perangkat keras adalah sebuah komponen atau unsur peralatan yang digunakan untuk menunjang pembangunan sistem. Spesifikasi perangkat keras komputer yang mendukung adanya sistem ini adalah Laptop/ PC dengan Proccesor IntelA Celeron A CPU N3060 @ 1. 60GHz. Ram 4,00 GB SSD 50 GB Monitor : LED 14 Inci Analisa Perangkat Lunak (Softwar. Secara keseluruhan sistem oprasi yang digunakan pada Windows 10. Spesifikasi perangkat lunak komputer yang mendukung adanya sistem adalah sebagai berikut : Windows 10 sebagai system operasi Google Chrome berfungsi menampilka aplikasi system pakar Visual Code Studio sebagai web editor PHP sebagai bahasa pemrograman XAMPP MySQL sebagai database P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Pembuatan model Use case Gambar 2. Use case Gambar 2 di atas menjelaskan bagaimana dua orang aktor menggunakan sistem. Yang pertama user yang hak aksesnya untuk melihat halaman, konsultasi, kerusanakn, riwayat dan kontak dan yang kedua admin. Admin ini yang mengelola sitem secara keseluruhan. Statechart diagram Gambar 3. Statechart diagram diagnose Statechart diagram diagnosa yang ditampilkan dalam gambar 3 diatas menjelaskan bagaimana aktor melakukan menggunakan sistem pakar ini. JIKA | 262 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 260- 264 Activity diagram P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 Gambar di atas menunjukkan desain awal sebelum dilakukkan implementasi dalam aplikasi berbasis. Diharapkan form konsultasi yang akan diimplementasikan fungsi dan tampilan seperti gambar 6. Gambar 4. Activity diagram konsultasi Activity diagram konsultasi pada gambar 4 diatas menjelaskan seorang aktor menggunakan Dimulai dari masuk menu utama lalu memilih konsultasi selanjutnya komunikasi antara aktor dan sistem bisa berjalan. Sequence diagram Gambar 7. Model kerusaka detail Desain awal dari tampialn kerusakan model secara detail seperti gambar 7 diatas. Desain ini menjelaskan secara detail kerusakan yang dialami oleh laptop atau komputer yang sedang di service. Perancangan sistem Gambar 5. Sequence diagram konsultasi Sequence diagram konsultasi menjelaskan bagaimana pengguna berhubungan dengan sitem dari sistem pakar kerusakan laptop. Pengguna masuk form utama selanjutnya form konsultasi dilanjutkan lagi dengan kontroler lalu form fakta gejala, kontroler lagi form hasil komunikasi dan yang terakhir menyimpan kedalam entity. Gambar 8. Mulai konsultasi Ini merupakan tampilan dari aplikasi yang sudah berjalan. Form diatas yang ditunukkan dalam gambar 8 merupakan awal dari tampilan dimana pengguna memasukkan nama dan email terlebih dahulu. Pembuatan model Gambar 6. Model halaman konsultasi Gambar 9. Pertanyaan saat konsultasi Cara pengguna berkomunikasi dengan sisstem pakar yang dibangun ditampilkan JIKA | 263 JIKA (Jurnal Informatik. Universitas Muhammadiyah Tangerang Tangerang. Juni, pp 260- 264 dalam gambar 9 di atas. Tampilan konsultasi berupa pertanyaan-pertanyaan yang sudah Salah sastu pertanyaan yang ditampilkan adalah apakah lampu LED Mati. User tinggal memilih Yes atau No. pastinya akan muncul beberapa pertanyaan setelah pertanyaan awal tersebut. Gambar 10. Hasil konsultasi Gambar 10 di atas ini merupakan pengembangan dari gambar 7 yang didesain Ini merupakkan aplikasi dari gambar 7 Berupa hasil akhir dari sistem pakar kerusakan laptop atau komputer yang berupa jenis kerusakan dan keterangannya akan ditampilkan sehingga bagian teknisi service memperbaiki laptop. Gambar 11. Tampilan kerusakan detail Ini merupakan gambar tampilan kerusakan laptop atau komputer secara detail yang ditampilkan oleh sistem pakar kerusakan Beberapa jenis kerusakan yang sudah diinput terdiri dari kerusakan pada RAM. LCD Rusak. Permasalahan pada Charging dan Baterai dan masih banyak lagi permasalahanpermasalahan yang ada. P ISSN : 2549-0710 E ISSN : 2722-2713 KESIMPULAN Dengan menggunakan aplikasi sistem pakar khususnya aplikasi pendeteksi kerusakan laptop, dapat mempermudah masyarakat dan teknisi dalam memperbaiki kerusakan pada perangkat laptop mereka. Memberikan kemudahan masyarakat dan teknisi untuk mendiagnosa kerusakan komputer tanpa harus mencari di toko buku atau bertanya pada seorang pakar. Dengan sistem yang terkomputerisasi masyarakat dan teknisi dapat mendeteksi kerusakan pada laptop mereka dengan lebih cepat. REFERENSI