Vol. 4 No. 1 (September 2. ISSN 2808-1587 Pena Jangkar http://jurnal. amnus-bjm. id/index. php/pena-jangkar PELAYANAN PERMOHONAN PENGGUNAAN ALUR DI PT. AMBANG BARITO NUSAPERSADA KOTA BANJARMASIN Firdaus Suwestian A 1. David Bastian Sihombing2. Veby Senopati Silam 3. Edison4 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin. Indonesia 1,2,3,4 Info Artikel ________________ Sejarah Artikel: Diterima 01/07/2024 Disetujui 18/08/2024 Dipublikasikan 02/09/2024 ________________ Keywords: Pelayanan, permohonan, pengguna, alur _____________ ___ Abstrak Dalam wilayah perairan ini pula terdapat kegiatan-kegiatan pelabuhan lainnya seperti pelabuhan khusus, dermaga khusus industri perkayuan dan umum, dermaga khusus penumpukan batu bara dan lain-lain. Sehubungan dengan hal tersebut perlu adanya kajian dimensi alur pelayaran rencana yang telah ada sekarang ini untuk mendapatkan dimensi alur pelayaran yang sesuai persyaratan teknis demi keselamatan, kelancaran dan keamanan harus disesuaikan terhadap dimensi kapal-kapal yang melintasinya terutama untuk kapal-kapal penyeberangan dan kapal-kapal. besar lainnya. Sehingga bisa diketahui sebarapa besar volume pengerukan yang harus dilakukan pada ambang luar alur pelayaran Sungai Barito. Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sebagai Pelabuhan terbesar di wilayah Kalimantan Selatan yang mempunyai hinterland yang kaya akan potensi sumber daya alam . ntara lain : hutan, perikanan dan bahan tamban. Metode penetlitian yang digunakan adalah metode kualitatif, metode ini lebih memahami fenomena tentng bapa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Adapun data yang dikumpulkan sesuai dengan sifat penelitian, yaitu lapangan dan pustaka. Maka dengan landasan tersebut landasan pengumpulan data dilakukan dengan cara:. Observasi, yaitu penulis langsung turun kelokasi penelitian untuk melihat langsung mengenai masalah yang diteliti. Berdasarkan hasil pembahasan yang sesuai dengan judul yang penulis ajukan, maka penulis dapat menarik kesimpulan bahwa. PT. Ambang Barito Nusapersada dikatakan sangat baik, karena sudah mengatasi masalah kronis pendangkalan Alur Barito yang sebelumnya digarap oleh pemerintah pusat dengan APBN, sekarang dengan adanya alur baru ini mempermudah pihak lain tanpa ada hambatan yang seperti sebelumnya. Dalam pelayanannya PT. Ambang Barito Nusapersada selalu memberikan pelayanan yang baik dan ramah kepada konsumen pengguna Alur Barito Banjarmasin, serta PT. Ambang Barito Nusapersada selalu memberikan pelayanan dengan kulitas dan kuantitas yang sangat baik sehingga memberikan dampak yang sangat baik dalam transportasi Abstract In this water area there are also other port activities such as special ports, special docks for the timber and general industry, special docks for coal storage and so on. In connection with this, it is necessary to study the dimensions of the currently existing planned shipping lanes to obtain dimensions of shipping lanes that comply with technical requirements for safety, smoothness and security must be adjusted to the dimensions of ships passing through them, especially for ferry ships and other large ships. So we can know how much dredging volume must be carried out on the outer threshold of the Barito River shipping channel. Trisakti Banjarmasin Port is the largest port in the South Kalimantan region which has a hinterland that is rich in potential natural resources . ncluding: forests, fisheries and mining material. Firdaus Suwestian. David Bastian Sihombing. Veby Senopati Silam. Edison/Pena Jangkar The research method used is a qualitative method, this method better understands the phenomena about fathers experienced by research subjects, for example behavior, perceptions, motivations, actions and by means of descriptions in the form of words and language, in a special natural context and by utilizing various natural methods. The data collected is in accordance with the nature of the research, namely field and library. So with this foundation, the basis for data collection was carried out by: Observation, namely the author went directly to the research location to see directly the problem being studied. Based on the results of the discussion in accordance with the title proposed by the author, the author can draw the conclusion that. PT. The Barito Nusapersada threshold is said to be very good, because it has overcome the chronic problem of shallowing of the Barito Channel which was previously handled by the central government with the APBN, now with this new channel it is making things easier for other parties without any obstacles like before. In its services PT. Ambang Barito Nusapersada always provides good and friendly service to consumers using Alur Barito Banjarmasin, as well as PT. Ambang Barito Nusapersada always provides services with excellent quality and quantity so that it has a very good impact on sea transportation. A 2024 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Alamat korespondensi: E-mail: firdaustian@gmail. Firdaus Suwestian. David Bastian Sihombing. Veby Senopati Silam. Edison/Pena Jangkar PENDAHULUAN Kotler Lijan Aupelayanan menguntungkan dalam suatu kumpulan atau kesatuan, dan menawarkan kepuasan meskipun hasilnya tidak terikat pada suatu produk secara fisikAy. Supranto . definisi pelayanan adalah suatu kinerja penampilan tidak berwujud dan cepat hilang. Lebih dapat dirasakan daripada dimiliki serta pelanggan lebih dapat berpartisipasi aktif dalam proses mengkonsumsi suatu jasa tersebut. Menurut Kotler . definisi pelayanan adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan Alur pelayaran adalah perairan yang dari segi kedalaman, lebar dan bebas hambatan pelayaran lainnya dianggap aman dan selamat untuk dilayari oleh kapal di laut, sungai atau Alur pelayaran dicantumkan dalam peta laut dan buku petunjuk pelayaran serta diumumkan oleh instansi yang berwenang. Kalimantan Selatan adalah salah satu propinsi di Indonesia dengan Sungai Baritonya sebagai alur pelayaran menuju Pelabuhan Trisakti di Banjarmasin yang terletak kurang lebih 40 Km dari Ambang Luar, oleh karena itu kegiatan transportasi baik kapal perairan daratan . apal penyeberanga. maupun kapal laut harus melewati Sungai Barito, hal ini mengakibatkan lalu lintas disepanjang Sungai Barito semakin tahun semakin meningkat dan ramai. Seiring dengan meningkatnya pembangunan, telah banyak bermunculan perusahaan-perusahaan / industri-industri di sepanjang tepian Sungai Barito. Di dalam wilayah perairan ini pula terdapat kegiatan-kegiatan pelabuhan lainnya seperti pelabuhan khusus, dermaga khusus industri perkayuan dan umum, dermaga khusus penumpukan batu bara dan lain-lain. Sehubungan dengan hal tersebut perlu adanya kajian dimensi alur pelayaran rencana yang telah ada sekarang ini untuk mendapatkan dimensi alur pelayaran yang sesuai persyaratan teknis demi keselamatan, kelancaran dan keamanan harus disesuaikan terhadap dimensi kapal-kapal yang melintasinya terutama untuk kapal-kapal penyeberangan dan kapalkapal. besar lainnya. Sehingga bisa diketahui sebarapa besar volume pengerukan yang harus dilakukan pada ambang luar alur pelayaran Sungai Barito. Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sebagai Pelabuhan terbesar di wilayah Kalimantan Selatan yang mempunyai hinterland yang kaya akan potensi sumber daya alam . ntara lain : hutan, perikanan dan bahan Untuk memasuki Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, kapal harus melewati alur ambang luar Sungai Barito sepanjang 14 Km dengan lebar alur relatif cukup sempit, sekitar 60 meter, kedalaman rata-rata 3,20 meter LWS (Low Water Surface = permukaan air terenda. , dan hanya dapat dilewati pada saat pasang tertinggi yang relatif singkat 6 jam. Firdaus Suwestian. David Bastian Sihombing. Veby Senopati Silam. Edison/Pena Jangkar Tingkat pengendapan lumpur pada ambang luar mencapai 6,36 cm per bulan, hal ini menyebabkan cepatnya pendangkalan yang sangat tajam meskipun setiap tahun dilakukan pengerukan . aintenance dredgin. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan adalah Metode Kuantitatif, menurut Moleong . kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentng bapa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah. Adapun data yang dikumpulkan sesuai dengan sifat penelitian, yaitu lapangan dan pustaka. Maka dengan landasan tersebut landasan pengumpulan data dilakukan dengan cara:. Observasi, yaitu penulis langsung turun kelokasi penelitian untuk melihat langsung mengenai masalah yang diteliti. Wawancara, yaitu menemukan pertanyaan secara lisan mengenai masalah yang diteliti. Serta. Dokumentasi, yaitu data-data yang ada di Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah Ambang Barito Nusapersada Kota Banjarmasin. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah bagaimana Pelayanan Ambang Barito Nusapersada terhadap pelayanan Penggunaan Alur Sungai Barito. Data umum yaitu data yang diperlukan untuk menunjang ataupun data kantor secara keseluruhan. Penyusun mengambil data-data tentang gambaran umum kantor, struktur organisasi kantor dalam rangka untuk mengetahui lebih jauh tentang pelayanan permohonan penggunaan alur sungai barito oleh PT. Ambang Barito Nusapersada HASIL DAN PEMBAHASAN Pada saat ini alur pelayaran Sungai Barito setiap tahunnya selalu mengalami pendangkalan sehingga memerlukan pengerukan pemeliharaan . aintenance dredgin. secara Dimana pengerukan pemeliharaan . aintenance dredgin. ini selalu dilaksanakan pada ambang luar alur pelayaran Sungai Barito sepanjang kurang lebih 14. meter yang mana wilayah inilah yang mengalami pendangkalan yang cukup serius. Dengan adanya pengerukan pemeliharaan . aintenance dredgin. ini diharapkan alur pelayaran Sungai Barito dapat dilalui kapal-kapal dengan garis muat 5m selama 24 jam sepanjang tahun. Untuk alur pelayaran Sungai Barito pada ambang luar memiliki dimensi dengan kelebaran dasar alur didapat bahwa kecepatan pengaliran rata Ae rata adalah sebesar 0,2 m/s. Untuk kemiringan . rencana alur pelayaran Sungai Barito ditentukan sebesar 1:6, hal ini disebabkan karena komposisi material pada dinding dan dasar ambang luar Sungai Barito sebagian besar dipadati oleh lumpur, diharapkan dengan kemiringan 1:6 ini Firdaus Suwestian. David Bastian Sihombing. Veby Senopati Silam. Edison/Pena Jangkar keruntuhan material pada saat pengerukan dilaksanakan dapat diminimalisir, karena hal ini sangat berpengaruh pada volume pengerukan yang pada akhirnya akan dapat menambah biaya pengerukan apabila keruntuhan saat pengerukan terlalu tinggi. Alur pelayaran adalah perairan yang dari segi kedalaman, lebar, dan bebas hambatan pelayaran lainnya dianggap aman dan selamat untuk dilayari oleh kapal di laut, sungai atau danau. Alur pelayaran dicantumkan dalam peta laut dan buku petunjukpelayaran serta diumumkan oleh instansi yang berwenang. alur pelayaran memainkan peran penting dalam transportasi laut. Sebagian besar kargo yang diangkut adalah angkutan domestik dan internasional. Transportasi laut telah mendapatkan perhatian selama bertahun-tahun karena dinilai hemat energi dan bahan bakar, terdapat peningkatan minat dalam memperluas rute perdagangan melalui laut untuk pengiriman barang domestik. Karena draf berlayar kapal terkait langsung dengan tonase yang dimuat, kedalaman saluran yang diperlukan untuk memastikan kapasitas angkut yang memadai. Tantangan bagi para pengambil keputusan adalah untuk secara optimal mengalokasikan pengeluaran berupa biaya pengerukan alur pelayaran di seluruh jaringan alur pelayaran yang luas untuk memaksimalkan manfaat secara nasional. Berdasarkan hasil analisis, manfaat pengerukan adalah meningkatkan keamanan dan keselamatan alur pelayaran, meningkatkan kelayakan transportasi laut, meningkatkan stabilitas pergerakan barang, meningkatkan konektivitas antar pelabuhan, meningkatkan pembangunan infrastruktur pelabuhan, meningkatkan dimensi kapal yang dapat memasuki pelabuhan, meningkatkan stabilitas kinerja pelabuhan, meningkatkan jumlah kapal yang dapat memasuki pelabuhan, menurunkan laju sedimentasi di saluran akses, mengurangi pergantian waktu kapal, meningkatkan efisiensi kinerja pelabuhan, menurunkan biaya pelabuhan, dan meningkatkan pendapatan operator pelabuhan. PT Ambang Barito Nusapersada (PT Ambaper. adalah Perusahaan di bidang pengerukan dan pengelolaan alur Ambang Sungai Barito Banjarmasin dan fasilitas Ambapers senantiasa memberikan kelancaran bagi arus pelayaran yang melalui alur baru Sungai Barito dengan tingkat keamanan yang optimal, melalui pengelolaan alur yang baik serta menyediakan fasilitas penunjang yang bermutu, sehingga kepuasan pelanggan terpenuhi. Perusahaan yang digagas untuk menyelesaikan masalah kronis pendangkalan alur pelayaran di muara sungai Barito ini, alih-alih menggarap sedimentasi alur lama yang sebelumnya digarap Pemerintah Pusat dengan APBN. PT Ambapers pada tahun 2008 melakukan pembuatan Alur Baru tepat di bibir Sungai Barito Lurus sepanjang 15 Kilometer dan lebar dasar alur 100 Meter. Alur baru ini telah memudahkan banyak pihak selain dari PT Amabapers sendiri dalam hal melakukan maintenance untuk menjaga kedalaman 5 LWS, juga memberikan cost yang minim bagi Firdaus Suwestian. David Bastian Sihombing. Veby Senopati Silam. Edison/Pena Jangkar pengguna alur, benar saja. Alur Baru ini jauh lebih pendek dan lurus dari pada alur lama yang berkelok dan tentu lebih panjang. Alur Baru yang dikelola PT Ambapers membuat alur pelayaran bisa dilalui 24 jam sehari dengan dua arah, tanpa harus menunggu air pasang. Untuk menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran. PT Ambapers juga berkomitmen terhadap hal tersebut, hal ini terwujud dengan ditempatkannya Bouy (Sarana Bantu Navigasi Pelayara. temasuk MPMT di depan Alur juga SBNP Merah dan Hijau disetiap sisi kanan dan kiri alur. Sebagai perusahaan pengelolaan alur sungai barito. PT Ambapers mempunyai komitmen untuk menyediakan layanan kepada pengguna jasa dengan memberikan jaminan Alur Ambang Sungai Barito dapat dilewati oleh semua kapal-kapal baik itu pengangkut batubara, pengangkut hasil hutan, pengangkut barang maupun petikemas selama 24 jam tanpa harus menunggu pasang surut air laut. Sehingga tidak ada lagi antrian kapal yang mau masuk dan keluar Banjarmasin. Rata-rata tongkang yang melewati alur tersebut lebih dari 800 unit setiap bulannya. Channel fee yang dipungut sebagai pendapatan perusahaan sampai saat ini hanya diberlakukan untuk tongkang bermuatan batu bara, hasil tambang lain dan hasil hutan. Dengan demikian kapal dengan muatan sembako. BBM baik subsidi maupun non subsidi, dan penumpang termasuk kapal ro-ro serta kapal petikemas masih menikmati fasilitas alur secara gratis sejak tahun 2009 berlaku efektifnya operasional PT Ambapers. Keselamatan dan keamanan alur pelayaran di alur Sungai Barito merupakan hal yang sangat penting dan krusial yang dipelihara oleh PT Ambang Barito Nusapersada. Banyak langkah-langkah yang telah dilakukan untuk menjaga hal tersebut sehingga pengguna jasa yang melalui alur pelayaran yang dikelola Ambapers bisa merasakan keamanan laut dengan sangat baik. Upaya yang dilakukan oleh PT Ambang Barito Nusapersada guna mencegah dan meminimalisir kecelakaan di alur pelayaran ambang barito adalah selalu berkomunikasi dengan pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banjarmasin selaku pengawas keselamatan dan keamanan pelayaran, juga secara rutin melakukan survei Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) yang didampingi pihak Distrik Navigasi Banjarmasin untuk memeriksa kondisi dan posisi SBNP sehingga dapat berfungsi dengan baik dan layak untuk menunjang keselamatan pelayaran di alur ambang barito. Fungsi dari rambu suar adalah sebagai penerangan yang dapat mengeluarkan sinar tertentu, dilabuhkan disepanjang alur pelayaran dan berfungsi untuk memberikan informasi kepada kapal-kapal yang berlayar di sekitar daerah itu akan adanya benda-benda berbahaya atau tempat dangkal dengan menggunakan penyinaran. Keberadaan rambu suar ini sangat vital sekali peranannya untuk menunjang keselamatan alur pelayaran dengan biaya pemeliharaan dan perbaikan rambu cukup besar, tidak jarang Firdaus Suwestian. David Bastian Sihombing. Veby Senopati Silam. Edison/Pena Jangkar rambu suar ini sering hilang terseret gelombang laut dan ditabrak oleh kapal-kapal tongkang pengangkut batubara SIMPULAN Simpulan Berdasarkan hasil pembahasan yang sesuai dengan judul yang penulis ajukan, maka penulis dapat menarik kesimpulan bahwa. PT. Ambang Barito Nusapersada dikatakan sangat baik, karena sudah mengatasi masalah kronis pendangkalan Alur Barito yang sebelumnya digarap oleh pemerintah pusat dengan APBN, sekarang dengan adanya alur baru ini mempermudah pihak lain tanpa ada hambatan yang seperti sebelumnya. Dalam pelayanannya PT. Ambang Barito Nusapersada selalu memberikan pelayanan yang baik dan ramah kepada konsumen pengguna Alur Barito Banjarmasin, serta PT. Ambang Barito Nusapersada selalu memberikan pelayanan dengan kulitas dan kuantitas yang sangat baik sehingga memberikan dampak yang sangat baik dalam transportasi laut. DAFTAR PUSTAKA