ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13845-13851 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Analisis Deiksis dalam Berita Bencana Alam pada Media Daring Sindonews. Com Edisi Januari-Maret 2022 Nurul Mutia Rahmah1. Hendra Setiawan2. Uah Maspuroh3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Singaperbangsa Karawang Email: 1810631080045@student. id1,hendra. setiawan@fkip. maspuroh@fkip. Abstrak Dalam ujaran yang digunakan oleh manusia baik ujaran secara langsung maupun pada sebuah tulisan seperti teks berita tentunya tidak terlepas dari kata-kata yang beragam serta memiliki maksud yang berbeda termasuk kata ganti. Untuk memahami maksud tersebut dapat dilakukan analisis dengan menggunakan salah satu cabang pragmatik, yaitu deikis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, wujud, dan maksud deiksis dalam berita bencana alam pada media daring SINDOnews. com edisi Januari-Maret 2022. Subjek pada penelitian ini, yaitu berita bencana alam sedangkan objek penelitian ini, yaitu deiksis. Metode yang digunakan, berupa metode deskriptif kualitatif. Tujuannya, untuk mendapatkan data mengenai jenis, wujud, dan maksud deiksis kemudian dianalisis dalam bentuk tabel serta dideskripsikan ke dalam bentuk rangkaian kalimat. Pada pengumpulan data menggunakan teknik simak Teknik analisis yang digunakan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil analisis data dalam berita ditemukan pemakaian deiksis, yaitu deiksis luar-tuturan dan deiksis dalam-tuturan. Kata kunci: Berita Bencana Alam. Deiksis. Pragmatik Abstract In speech used by humans, both direct speech and in writing such as news texts, of course, it cannot be separated from various words and have different purposes, including pronouns. To understand this purpose, an analysis can be carried out using one of the branches of pragmatics, namely deikis. This study aims to describe the type, form, and purpose of deixis in the news of natural disasters in the daring media SINDOnews. com January-March 2022 The subject of this study is news of natural disasters, while the object of this research is deixis. The method used is a qualitative descriptive method. The goal is to obtain data regarding the type, form, and purpose of deixis then analyzed in tabular form and described in the form of a series of sentences. In data collection using the note-taking technique. The analytical techniques used are data collection, data reduction, data presentation and data Results Based on the analysis of data in the news of the use of deixis, namely outof-speech deixis and in-speech deixis. Keywords : Natural Disaster News. Deixis. Pragmatics PENDAHULUAN Bahasa merupakan alat komunikasi dalam kehidupan manusia, maka semua kegiatan harus dijalankan dengan menggunakan bahasa. Bahasa sendiri terbagi kedalam dua jenis yaitu bahasa lisan dan bahasa baku tulis. Jenis kedua bahasa tersebut tentunya memiliki fungsi sebagai menyampaikan pesan, berpikir seperti yang diinginkan, membangun kontak sosial dan lain sebagainya. Bahasa lisan yang digunakan oleh masyarakat Indonesia di antaranya, yaitu digunakan saat menyampaikan pidato, ceramah, rapat-rapat kenegaraan, sedangkan dalam pendidikan digunakan pada saat proses kegiatan belajar mengajar dan lainlain. Bahasa baku tulis yang biasa digunakan oleh masyarakat Indonesia saat ini, yaitu tulisan Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13845-13851 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 pada Undang-Undang, peraturan-peraturan negara, administrasi, buku-buku pelajaran, tulisan dalam media dan lain sebagainya. Bahasa yang digunakan oleh masyarakat Indonesia dengan tujuan untuk menyampaikan pesan komunikasi dalam berbagai media diantaranya yaitu surat, telepon, radio, televisi dan lain-lain. Bahasa akan tersampaikan kepada orang lain dengan tepat apabila pemakai bahasa atau pembicara menggunakan bahasanya sesuai kondisi dan situasi dengan benar. Baik bahasa tulis maupun bahasa baku tulis jika disampaikan dengan tepat maka akan terjadi proses interaksi yang dapat dipahami oleh orang Dalam hal ini, terdapat beberapa bidang studi yang mempelajari mengenai bahasa salah satunya, yaitu bidang studi pragmatik. Pragmatik merupakan cabang ilmu linguistik yang mengarah pada keterampilan menggunakan bahasa berkomunikasi atau berinteraksi yang didasarkan oleh struktur bahasa berdasarkan konteks bahasa tersebut. Menurut (Cummings, 2007:. Pragmatik linguistik berada di persimpangan antara beberapa bidang di dalam dan di luar ilmu kognitif: tidak hanya ilmu linguistik, antropologi budaya, psikologi kognitif, dan filsafat . ogika semantik, teori tindaka. , tetapi sosiologi juga . inamika interpersonal dan konvensi sosia. dan retorika yang berpartisipasi terhadap bidang kajian ini. Pragmatik sendiri berkaitan dengan penggunaan bahasa yang penting karena berperan sebagai penjelas dan pemahaman Bahasa. Bahasa yang diungkapkan oleh pembicara tentunya tidak terlepas dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor yang melatarbelakangi pengungkapan tersebut diantaranya, yaitu apa tujuan pembicaraan tersebut, siapa lawan bicaranya, masalah apa yang dibicarakan, kapan dan dimana pembicaraan tersebut dilakukan serta bagaimana keadaan orang sebagai lawan Dari beberapa faktor tersebut dapat dikatakan bahwa penggunaan bahasa dipengaruhi oleh faktor yang disebut konteks. Adapun dalam penjelasan dan ungkapan yang berkaitan dengan konteks, dapat dilakukan dengan cara menafsirkan deiksis. Deiksis sendiri termasuk ke dalam komponen ilmu pragmatik. Istilah deiksis saat ini mungkin masih asing dikalangan masyarakat. Dalam ujaran yang digunakan oleh manusia tentunya tidak terlepas dari kata- kata deiksis seperti kata saya, sini, sekarang dan lain sebagainya. Menurut Purwo . sebuah kata dikatakan bersifat deiksis apabila referennya berpindah-pindah atau berganti-ganti, tergantung siapa yang menjadi si pembicara dan tergantung pada saat dan tempat dituturkannya kata itu. Contohnya kata sekarang, saya, sini. Penggunaan deiksis dalam bahasa tidak hanya bisa kita jumpai pada percakapan lisan, tetapi dapat juga ditemui pada sebuah televisi maupun radio. Deiksis juga dapat kita jumpai dalam bahasa baku tulis seperti surat, majalah, cerpen, novel, naskah drama, surat kabar, berita dan lain-lain. Deiksis yang ditemukan dalam bahasa tulis salah satunya yaitu dapat dilihat melalui tulisan yang ada pada berita melalui deskripsi dari Doug Newsom dan James A. Wollert (Sumadiria, 2017:. mengemukakan bahwa dalam Media Writing News For The Mass Media . berita merupakan hal mengenai apa saja serta untuk diketahui oleh orang lain atau lebih luas oleh masyarakat. Dengan menyampaikan berita, media massa memberikan suatu informasi kepada khalayak mengenai hal apa saja yang sedang terjadi dan apa yang sedang dibutuhkan oleh mereka. Bahasa dalam berita pada media daring memiliki kekhasan dibandingkan dengan bahasa yang digunakan pada media lainnya. Melihat fenomena masyarakat sekarang yang lebih banyak melakukan kegiatan dalam jaringan . , sehingga membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian terhadap deiksis yang terdapat di berita pada media daring Dengan adanya media daring atau online masyarakat dapat dengan mudah mengakses melalui telepon genggam yang dapat digunakan kapan saja dan dimana saja. Media daring yang sampai saat ini masih menyampaikan berita kepada masyarakat Indonesia salah satunya yaitu media SINDOnews. Media daring SINDOnews. com memuat berbagai macam berita salah satunya, yaitu berita bencana alam. Oleh karena itu penelitian ini difokuskan pada berita bencana alam yang terdapat dalam media SINDOnews. com edisi Januari-Maret 2022. Dengan demikian penulis tertarik untuk menganalisis penelitian ini dengan judul AuAnalisis Deiksis dalam Berita Bencana Alam pada Media Daring SINDOnews. com Edisi Januari-Maret 2022. Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13845-13851 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 mendeskripsikan jenis, wujud dan maksud deiksis yang terdapat pada berita bencana alam SINDOnews. com edisi Januari-Maret 2022. Penelitian ini juga tentunya mempunyai beberapa penelitian yang relevan mengenai analisis deiksis pada berita bencana alam di media daring SINDOnews. com diantaranya, yaitu pertama berasal dari penelitian Aditya Rahardani . AuDeiksis dalam Tajuk Rencana Harian Solopos Tahun 2011 dan Sumbangannya Terhadap Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMKAy. Kedua berasal dari penelitian Yulia Siswi Pratiwi . AyAnalisis Penggunaan Deiksis dalam Berita Utama Harian Kompas Edisi Maret 2016Ay. Ketiga yang berasal dari penelitian Malissa Rizqi . AuDeiksis dalam Surat Kabar Republika Tentang Aksi Ancaman Terorisme di Indonesia Serta Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMPAy. Keempat berasal dari penelitian Silma Ariffah . AuKajian Deiksis pada Rubrik Virus Covid-19 dalam Majalah Tempo Edisi April-Juni 2021Ay. Kelima berasal dari penelitian Anggun Citra Dini Dwi Puspitasari . AuAnalisis Deiksis dalam Tajuk Rencana Harian Kompas dan Relevansinya dengan Pembelajaran Menulis Teks EksposisiAy. Penelitian terakhir berasal dari penelitian Listiyani dan Syarifah Arindita Nafarin . Analisis AuDeiksis dalam Percakapan Pada Channel Youtube Podcast Deddy Corbuzier Bersama Menteri Kesehatan Tayangan Maret 2020Ay. METODE Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Menurut Steven Dukeshire dan Jennifer Thurlow . alam Sugiyono, 2018:. menyatakan bahwa, penelitian kualitatif merupakan penelitian yang tidak berkaitan dengan angka tetapi berkenaan dengan data dengan mengumpulkan dan menganalisis data yang bersifat naratif. Sejalan dengan pendapat tersebut. Creswell . mendefinisikan bahwa penelitian kualitatif merupakan proses eksplorasi dalam mempelajari makna tingkah laku individu dan masyarakat, serta mengilustrasikan suatu masalah . asalah sosial dan masalah kemanusiaa. Sharan B dan Meriam (Sugiyono, 2018:. menyatakan bahwa penelitian kualitatif adalah pendekatan yang berfungsi untuk menemukan serta memahami sebuah fenomena sentral. Berdasarkan uraian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penelitian kualitatif merupakan penelitian yang temuannya tidak didapatkan dari mekanisme statistik ataupun wujud hitungan lainnya, dan juga bertujuan guna mengujarkan seluruh tanda secara keseluruhan kontekstual melalui pengumpulan informasi secara natural dan menggunakan peneliti sebagai instrumen kunci, dengan demikian, pendekatan penelitian kualitatif yakni kategori penelitian yang dicoba dengan mengumpulkan informasi secara alamiah menggunakan menafsirkan realitas dimana peneliti selaku kunci. Pendekatan kualitatif yang digunakan oleh peneliti, yaitu dengan menggunakan cara mendeskripsikan hasil secara menyeluruh bagaimana jenis, wujud dan maksud pragmatik dalam berita bencana alam pada media daring SINDOnews. com edisi Januari-Maret 2022, kemudian data deskriptif temuan tersebut akan dijelaskan secara menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme ataupun interpretatif, dipergunakan untuk mengamati pada keadaan objek alamiah, dimana peneliti yakni selaku instrumen kunci, data yang diperoleh cenderung data kualitatif, analisis data bersifat induktif dan hasil penelitian kualitatif bersifat guna memahami arti, memahami keunikan, mengkonstruksi dan mendapatkan hipotesisAy. Sugiyono . AuMetode merupakan teknik ilmiah guna memperoleh suatu informasi dengan manfaat tertentu. Penelitian ini maksudnya penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran lengkap mengenai hasil penelitian yang dimaksudkan. Penelitian kualitatif dimaksudkan agar memperoleh hasil analisis deiksis dalam berita bencana alam pada media SINDOnews. edisi Januari-Maret 2022. Adapun subjek penelitian ini, yaitu berita bencana alam yang terdapat pada media daring SINDOnews. com edisi Januari-Maret 2022, sedangkan objek penelitian ini, yaitu deiksis. Teknik analisis data penelitian ini dilakukan dengan berbagai cara menurut Miles and Huberman (Sugiyono, 2018: . mengemukakan bahwa kegiatan dalam Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13845-13851 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 menganalisis data kualitatif yaitu dilakukan dengan cara interaktif serta berjalan secara terus menerus hingga tuntas, sampai datanya sudah jenuh. Teknik tersebut antara lain : . pengumpulan data, . reduksi data, . penyajian data, dan . penarikan kesimpulan atau HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan mengenai jenis, wujud dan maksud deiksis dalam berita bencana alam pada media daring SINDOnews. com edisi Januari-Maret 2022. Hasil data yang diperoleh berupa kata dalam sebuah kalimat dan kutipan tuturan yang terdapat pada berita bencana alam tersebut. Subjek penelitian ini, yaitu berita bencana alam SINDOnews. com edisi Januari-Maret 2022 serta fokus penelitian ini, yaitu jenis, wujud, dan maksud pada berita bencana alam SINDOnews edisi Januari-Maret 2022. Berikut ini diuraikan temuan data berupa jenis, wujud dan maksud deiksis dalam berita bencana alam pada media daring SINDOnews. com edisi Januari-Maret Tabel 1. Analisis Deiksis Berita AuBNPB Ingatkan Warga yang Tinggal di Daerah Rawan Bencana WaspadaAy SINDOnews. com Edisi 01 Januari 2022 Kode Data W-1/A-1 W-2 /A-1 Data Deiksis Jenis Deiksis Badan Nasional Deiksis Waktu Penanggulangan Bencana mengingatkan warga yang berada di wilayah rawan bencana, untuk tetap waspada di awal tahun ini. AuPertama karena ada Deiksis Persona peristiwa alam yang I Jamak tidak terprediksi seperti gempa bumi, siklon tropis. Kedua adalah risiko kita meningkat tiap tahun ada pertambahan jumlah pendudukAy Wujud Deiksis Maksud Pragmatik Tahun ini Tahun ini, dalam kalimat tersebut merujuk pada bulan Januari tahun 2022. Kita Kita, dalam kalimat tersebut merujuk kepada warga yang berada di wilayah rawan bencana Berdasarkan temuan tabel . di atas, diketahui penggunaan deiksis yang terdapat dalam media daring SINDOnews. com tersebut terdapat wujud deiksis. Adapun hasil deskripsi data tersebut sebagai berikut. Dalam data (W-1/A-. memiliki wujud tuturan tahun ini, yaitu merupakan jenis deiksis Kata tahun ini, dalam kalimat berita tersebut berkaitan dengan titik atau jarak waktu yang dipandang atau diujarkan. Kata tahun ini, dikatakan deikis karena referennya berubahubah sesuai dengan waktu yang dituturkan. Kata tahun ini berkaitan dengan tahun saat dimana sebuah tuturan dituturkan yang merujuk pada waktu sekarang karena adanya penambahan kata ini. Maka, data (W-1/A-. dalam kalimat berita tersebut merujuk pada masa dimana kejadian tersebut sedang terjadi yaitu pada Januari tahun 2022. Dalam data (W-2/A-. memiliki wujud tuturan kita, yaitu merupakan jenis deiksis Persona I Jamak karena orang yang diajak berbicara ikut terlibat dalam pembicaraan yang Kata kita, dalam kalimat berita tersebut berkaitan dengan peristiwa bencana alam Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13845-13851 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 yang dialami oleh semua penduduk. Maka, data (W-2/A-. tersebut merujuk pada warga yang berada di wilayah rawan bencana. Tabel 2. Analisis Deiksis Berita AuKetua DPD-RI Ingatkan Pemkab Jember Lakukan Penanganan PascabencanaAy SINDOnews. com Edisi 10 januari 2022 Kode Data W-3/A-2 Data Deiksis Banjir di Jember menghantam tiga kecamatan, yakni Panti. Kaliwates, dan Rambipuji. Jenis Deiksis Deiksis Katafora Bukan Persona Wujud Deiksis Yakni Maksud Pragmatik Yakni, dalam kalimat tersebut merujuk pada tiga kecamatan yaitu Panti. Kaliwates, dan Rambipuji. Berdasarkan temuan tabel . di atas, diketahui penggunaan deiksis yang terdapat dalam media daring SINDOnews. com tersebut terdapat wujud deiksis. Adapun hasil deskripsi data tersebut sebagai berikut. Dalam data (W-3/A-. memiliki wujud tuturan yakni, yang merupakan jenis deiksis katafora bukan persona yang rujukannya pada suatu kata atau kalimat yang bukan persona dan konstituennya berada di sebelah kanan. Kata yakni, dalam kalimat berita tersebut berkaitan dengan daerah yang dihantam banjir. Maka, data (W-3/A-. merujuk pada tiga kecamatan, yaitu Panti. Kaliwates, dan Rambipuji. Tabel 3. Analisis Deiksis Berita AuKorban Banjir Sukabumi Mulai Terserang Penyakit. Petugas Kesehatan Keliling Datangi Rumah WargaAy SINDOnews. com Edisi 20 Februari 2022 Kode Data W-4/A-3 W-5/A-3 Data Deiksis Petugas kesehatan ke rumah-rumah yang dijadikan pengungsian oleh seluruh korban banjir untuk Pacabanjir yang wilayah itu, selain pemeriksaan tim medis juga obat-obatan untuk warga terdampak selama 24 jam. Jenis Deiksis Deiksis Katafora Persona Wujud Deiksis Mereka Maksud Pragmatik Mereka, dalam kalimat tersebut merujuk pada Deiksis Ruang Itu Itu, dalam kalimat tersebut merujuk pada Kota Sukabumi. Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. W-6/A-3 W-7/A-3 AuMayoritas korban yang mengalami penyakit tersebut dirasakan oleh lansia,Ay kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Sukabumi. Lilis Delawati. Susum Sumiati korban banjir pernafasan flu dan demam, dia pun berharap bantuan medis dari pemerintah. Halaman 13845-13851 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 Deiksis Anafora Bukan Persona Tersebut Tersebut, dalam kalimat itu merujuk pada penyakit seperti gangguan pernafasan, flu, sakit sendi, demam, pusing hingga gatal-gatal. Deiksis Anafora Dia Dia, dalam kalimat tersebut merujuk pada Susum Sumiati. Berdasarkan temuan tabel . di atas, diketahui penggunaan deiksis yang terdapat dalam media daring SINDOnews. com tersebut terdapat wujud deiksis. Adapun hasil deskripsi data tersebut sebagai berikut. Dalam data (W-4/A-. memiliki wujud tuturan mereka, yaitu merupakan jenis deiksis katafora persona yang rujukannya berupa persona ketiga jamak. Kata mereka, dalam berita tersebut berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan para korban. Kata mereka, dalam kalimat berita tersebut berfungsi sebagai penunjukkan objek di luar tuturan yang terikat situasi tuturan dan berbentuk jamak. Maka, data (W-4/A-. merujuk pada warga. Dalam data (W-5/A-. memiliki wujud tuturan itu, yaitu merupakan jenis deiksis ruang demonstratif yang memiliki fungsi sebagai penunjuk objek yang jauh dengan jarak penutur. Kata itu, dalam kalimat berita tersebut berkaitan dengan wilayah yang terkena bencana. Maka, data (W-5/A-. merujuk Kota Sukabumi. Dalam data (W-6/A-. memiliki wujud tuturan tersebut, yaitu merupakan jenis deiksis anafora bukan persona yang rujukannya bukan persona dengan konstituen berada di sebelah Kata tersebut, dalam kalimat berita itu berkaitan dengan penyakit yang dirasakan oleh Kata tersebut, dalam kalimat berita itu dapat diketahui karena disampaikan oleh penulis yang merujuk pada konstituen sebelum kata deiksis itu muncul. Maka, data (W-6/A-. merujuk pada penyakit seperti gangguan pernafasan, flu, sakit sendi, demam, pusing hingga gatal-gatal. Dalam data (W-7/A-. memiliki wujud tuturan dia, yaitu merupakan jenis deiksis anafora persona yang memiliki rujukan persona ketiga tunggal yang merujuk pada seseorang yang sedang dibicarakan. Kata dia, dalam kalimat berita tersebut berkaitan dengan korban banjir yang mengalami gangguan pernafasan flu dan demam yang diujarkan oleh penutur. Kata dia dalam kalimat berita tersebut mewakili seseorang yang berada diluar tuturan atau tidak berada dalam situasi tutran. Maka, data (W-7/A-. merujuk pada Susum Sumiati. Dari hasil analisis data terhadap berita bencana alam pada media daring SINDOnews. com edisi Januari-Maret 2022 ditemukan wujud deiksis luar-tuturan . dan deiksis dalam-tuturan . Dari hasil analasis yang didapat juga hampir semua berita bencana alam dalam SINDOnews. com menggunakan deiksis dalam memuat teks SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian AuAnalisis Deiksis dalam Berita Bencana Alam Pada Media daring SINDOnews. com Edisi Januari-Maret 2022Ay ditemukan pemakaian deiksis yang Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 13845-13851 Volume 6 Nomor 3 Tahun 2022 digunakan dalam menulis berita pada media daring SINDOnews. com tersebut. Pemakaian jenis deiksis tersebut ditemukan berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Bambang Kaswanti Purwo. Temuan pada berita bencana alam SINDOnews. com edisi Januari-Maret 2022 di antaranya, yaitu deiksis luar-tuturan . berupa deiksis persona . ersona pertama jama. , deiksis ruang, dan deiksis waktu. Temuan selanjutnya, yaitu deiksis dalamtuturan . berupa deiksis anafora meliputi deiksis anafora persona, deiksis anafora bukan persona, deiksis katafora persona dan deiksis katafora bukan persona. Dalam berita bencana alam pada Media SINDOnews. com pemakaian deiksis dalam-tuturan . lebih banyak dibandingkan dengan penggunaan deiksis luar-tuturan . Jenis deiksis yang terdapat dalam berita tersebut memiliki maksud yang dapat dilihat dari wujud deiksis itu Dalam penelitian ini, wujud yang ditemukan memiliki maksud yang berbeda-beda. Maksud yang ditemukan dalam berita bencana alam tersebut di antaranya, yaitu maksud yang merujuk pada orang, maksud yang merujuk pada tempat, maksud yang merujuk pada waktu, maksud yang merujuk pada konstituen di sebelah kirinya, dan maksud yang merujuk pada konstituen di sebelah kanannya. DAFTAR PUSTAKA