n AGRIFLORA. Vol. No. November 2025 : 75 - 84 ISSN 2549 - 757X (Onlin. Available online at w. id/agriflora ISSN 2549-757X (Onlin. Universitas Abulyatama Jurnal Agriflora PENGARUH PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BIOKONVERSI DAN BIOKOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L. Suriana1. Savitri2. Fitri Wahyuni*2 Mahasiswa Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Abulyatama. Aceh Besar, 23372. Indonesia. Dosen Program Studi Agroteknologi. Fakultas Pertanian. Universitas Abulyatama. Aceh Besar, 23372. Indonesia. *Email korespondensi: fitri_agritek@abulyatama. Diterima 10 November 2025. Disetujui 20 November 2025. Dipublikasi 30 November 2025 Abstract: The purpose of this study was to see the concentration of bioconversion POC and biocompost fertilizer and to see the interaction of the two treatments tested. The method used in this study is a Group Random Design (RAK) factorial pattern of 4 x 3 x 3 with 2 observation factors, namely plant height and flowering age. The best bioconversion is at a concentration of 3 cc/L which has a very real effect on all parameters tested. The best biocompost application is found at a dose of 100 gr/polybag which has a very noticeable effect on the height parameter of plants aged 10 and 30 HST, but does not have a real effect on the height parameter of plants aged 20 HST and flowering age. The results of the combination of bioconversion treatment at a concentration of 3 cc/L and biocompost at a dose of 100 gr/polybag (P3K. had a significant effect on the height parameter of 10 HST age plants, a very real effect on the height parameter of 30 HST age plants, but no real effect on the height parameter of 20 HST age plants and flowering age. Keywords: cucumber plants, bioconversion fertilizer, biocompost fertilizer. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk melihat pemberian konsentrasi POC biokonversi dan pupuk biokompos serta melihat interaksi dari kedua perlakuan yang diujikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 3 x 3 dengan 2 faktor pengamatan yaitu Tinggi tanaman dan umur berbunga. Pemberian Biokonversi yang terbaik yaitu pada konsentrasi 3 cc/L yang berpengaruh sangat nyata pada semua parameter Pemberian biokompos yang terbaik terdapat pada dosis 100 gr/ polybag yang berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanamam umur 10 dan 30 HST, akan tetapi tidak berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 20 HST dan umur berbunga. Hasil interaksi kombinasi pemberian biokonversi pada perlakuan dengan konsentrasi 3 cc/L dan pemberian biokompos pada perlakuan dosis 100 gr/polybag (P3K. berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 10 HST, berpengaruh sangat nyata parameter tinggi tanaman umur 30 HST akan tetapi tidak berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 20 HST dan umur berbunga. Kata kunci : tanaman mentimun, pupuk biokonversi, pupuk biokompos. Pengaruh penggunaan pupuka (Suriana. Savitri & Wahyuni. F, 2. - 75 - AGRIFLORA. Vol. No. November 2025 : 75 - 84 http://jurnal. id/index. php/AGRIFLORA Mentimun (Cucumis sativus L. ), yang termasuk Rhizobium . abu-labua. Trichoderma harzianum. Azospirillum sp. , dan merupakan tanaman penghasil buah yang layak Aspergillus niger. Penggunaan pupuk organik Tanaman ini tergolong sebagai salah satu mampu memperbaiki kondisi kesuburan tanah, sayuran buah yang memiliki potensi tinggi untuk mendorong pertumbuhan serta hasil tanaman, sekaligus berfungsi dalam pengendalian penyakit Buah mentimun dapat dimanfaatkan Sementara itu bahwa nitrogen sangat dalam berbagai bentuk, baik sebagai buah segar, diperlukan tanaman karena merupakan komponen pencuci mulut, maupun sebagai bahan baku dalam utama protoplasma, klorofil, asam nukleat, dan industri kosmetik, farmasi, dan pengolahan lainnya asam amino. Tingginya ketersediaan senyawa (Haedar et al. , 2. nitrogen dalam tanah berkaitan dengan keberadaan Produksi mentimun di Indonesia masih sangat mikroorganisme tanah yang mampu mengikat rendah yaitu 3. 5 ton/ha hingga 4. 8 ton/ha, padahal nitrogen dari atmosfer. Penggunaan bakteri produksi mentimun bibit unggul mampu mencapai penambat nitrogen seperti Rhizobium sebagai 20 ton/ha (Hamzah et al. , 2. Produksi pupuk hayati menawarkan sejumlah manfaat, mentimun pada tahun 2011 sebesar 11,98 ton/ha, antara lain aman bagi lingkungan, efisiensi tinggi, namun pada tahun 2022 produksinya turun menjadi biaya terjangkau, serta metode aplikasinya yang hanya sebesar 3,98 ton/ha dan pada tahun 2023 sederhana (Mirwan et al. , 2. Dosis yang sebesar 4,57 ton/ha. Berdasarkan data tersebut, disarankan produsen biokonversi umumnya 2 L/ha maka perlu dilakukan budidaya tanaman mentimun atau dengan 10 ml/petak (Siregar, 2. yang sesuai Selain pupuk organik cair, penggunaan biokompos pemupukan untuk peningkatan produksi (Ginting & juga dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil Taryono, 2. Pupuk organik merupakan jenis Biokompos merupakan pupuk organik pupuk yang berasal dari bahan-bahan alami hasil hasil fermentasi jamur Trichoderma spp. dekomposisi makhluk hidup, seperti sisa tanaman, berfungsi sebagai sumber hara, energi bagi hewan, dan manusia. Pupuk ini tersedia dalam mikroorganisme tanah, serta mampu memperbaiki bentuk padat maupun cair dan berfungsi untuk sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Aplikasinya meningkatkan kualitas fisik, kimia, serta biologi meningkatkan daya ikat air, memperbaiki struktur Pupuk organik mengandung banyak bahan dan aerasi tanah, menstabilkan suhu tanah, serta organik daripada kadar haranya. Sumber bahan mendukung pertumbuhan tanaman dan aktivitas organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk mikroba antagonis yang dapat menekan patogen kandang, sisa panen . erami, tongkol jagung, tular tanah (Suhaili et al. , 2. Berdasarkan uraian maupun sabut kelap. , limbah ternak (Friyani et al. diatas, maka perlu dilakukan penelitian tentang Salah satu jenis pupuk organik cair adalah pemberian pupuk organik cair (POC) biokonversi pupuk organik cair hasil biokonversi yang dan biokompos terhadap pertumbuhan dan hasil mengandung berbagai mikroorganisme seperti tanaman mentimun. Cucurbitaceae dengan teknik budidaya - 76 - Pseudomonas ISSN 2549 Ae 757X (Onlin. i = Pengaruh blok ke-i . = 0, 1, 2, . METODE PENELITIAN Aceh Besar yang di mulai dari bulan Oktober 2024 = Nilai pengaruh pemberian POC biokonversi (P) taraf ke-j . = 1,2,. Bk = Nilai pengaruh pemberian biokompos (K) taraf ke-k . 1,2,. sampai dengan Desember 2024. Bahan yang Aijk = Efek sisa/galat/error pada percobaan taraf ke-i Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lamlheu Kecamatan Sukamakmur Kabupaten POC biokonversi dan pupuk biokompos. Alat yang akibat pemberian POC biokonversi (P) taraf ke-j dan pemberian biokompos (K) pada pengaruh kelompok ke-k. digunakan dalam penelitian ini adalah timbangan. Apabila analisis uji F menunjukkan pengaruh cangkul, gembor, timba, pisau, meteran, kalkulator, nyata, maka diteruskan dengan uji beda jujur pada alat tulis dan ajir dan alat pendukung lainnya. taraf 5% (BNJ). untuk membandingkan rata-rata digunakan adalah benih timun varietas F-1 Pertiwi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian Rumus BNJ0,05 adaah sebagai berikut: ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola KT A BNJ0,05 = q . dbA)Oo faktorial 4 x 3 x 3 yang terdiri dari 4 perlakuan POC Keterangan: BNJ0,05 = Beda nyata jujur pada taraf ke 5% = Diperoleh dari tabel = Banyaknya perlakuan = Derajat bebas acak KT A = Kuadrat tengah acak = Jumlah kelompok biokonversi dan 3 perlakuan pupuk biokompos dengan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 36 satuan percobaan yang diteliti adalah : Faktor konsentrasi POC biokonversi (P) terdiri atas 4 taraf yaitu : = 0 cc/L air = 1 cc/L air = 2 cc/L air = 3 cc/L air Faktor dosis pemberian pupuk biokompos (K) terdiri atas 3 taraf yaitu : K0 = 0 ton/ha K1 = 50 g/polybag . ton/h. K2 = 100 g/polybag . ton/h. Analisis statistik (Analisa varia. untuk rancangan acak kelompok pola faktorial adalah sebagai berikut: Yijk = AA i Kj Bk (KB)jk Aijk Keterangan: Yijk = Nilai hasil pengamatan kelompok ke-i yang mendapat perlakuan pemberian POC biokonversi (P) pada taraf ke-j pemberian biokompos (K) pada taraf ke-k ulangan ke-i AA = Nilai rata-rata Persiapan Media Polybag Pengisian polybag dilakukan secara manual dengan menggunakan alat bantu berupa cangkul. Polybag diisi hingga terisi penuh. Pengisian polybag menggunakan tanah topsoil, tanah yang digunakan juga harus bersih dari ranting maupun akar pohon serta sampah-sampah lain yang dapat mengganggu pertumbuhan perakaran tanaman. Media tanah kemudian dimasukkan kedalam polybag berukuran 35 cm x 40 cm sampai batas 2 cm dari permukaan polybag. Berat tanah setiap polybag A 10 kg. Aplikasi Perlakuan Pemberian pupuk biokompos diaplikasikan ke media tanam seminggu sebelum tanam dengan dosis sesuai perlakuan . g/polybag, 50 g/polybag, 100 g/polyba. Aplikasi POC biokonversi diaplikasikan ke media tanam 7, 14 dan 21 HST - 77 - AGRIFLORA. Vol. No. November 2025 : 75 - 84 http://jurnal. id/index. php/AGRIFLORA dengan dosis sesuai perlakuan . cc/liter air, 2 mentimun tertinggi pada umur 10 dan 30 HST cc/liter air dan 3 cc/liter ai. dilakukan dengan cara akibat pemberian berbagai konsentrasi pupuk dikocorkan kedalam polybag yang telah terisi biokonversi terdapat pada perlakuan P3 . cc/L ai. dengan media tanam. yaitu dengan nilai 9,73 cm dan 74,15 cm yang Penanaman berbeda nyata dengan semua percobaan yang Penanaman dilakukan dengan cara ditugal Pada umur 20 HST tinggi tanaman sedalam 3 cm. Benih mentimun ditanam sebanyak tertinggi dijumpai pada P3 . cc/L ai. dengan nilai 2 butir pada tiap lubang tanam dengan jarak tanam 20,67 yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan dengan jarak antar polybag 30 x 40 cm. P2 . cc/L ai. namun berbeda nyata dengan Pengamatan perlakuan P0 . dan P1 . cc/L ai. Tinggi tanaman . Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan Tinggi tanaman diukur dari permukaan tanah dosis POC biokonversi berpengaruh terhadap tempat tumbuhnya tanaman yang dilakukan pada pertumbuhan vegetatif tanaman, khususnya tinggi umur 10, 20 dan 30 hari setelah tanam (HST). POC biokonversi diketahui mengandung Pengukuran dilakukan dengan meteran kain. unsur hara makro seperti nitrogen yang tinggi, yang Umur Berbunga . sangat berperan dalam merangsang pembentukan Umur bunga dihitung pada saat muncul bunga Nitrogen pertama pada mentimun. pembelahan dan pemanjangan sel di daerah HASIL DAN PEMBAHASAN meristem apikal, sehingga tanaman mengalami Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik Cair pertumbuhan tinggi secara signifikan. Temuan ini (POC) Biokonversi terhadap Pertumbuhan dan sejalan dengan hasil penelitian Sulaiman et al. Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L. Tinggi Tanaman Hasil uji F pada analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian POC biokonversi dengan berbagai konsentrasi berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 10, 20 dan 30 HST. Tabel 1. Rata-rata tinggi tanaman mentimun umur 10, 20 dan 30 HST pada berbagai konsentrasi POC biokonversi. Tinggi Tanaman . Konsentrasi POC Biokonversi 10 HST 20 HST 30 HST P0 . 6,95a 9,40a 32,95a P1 . cc/Liter ai. 8,49 12,27 52,90b P2 . cc/Liter ai. 9,07 18,54 67,77c P3 . cc/Liter ai. 9,73 20,67 74,15d BNJ 0,05 0,31 2,98 4,52 Keterangan : Angka yang diikuti oleh huruf yang sama dalam lajur yang sama tidak berbeda nyata pada uji BNJ 0,05 Tabel 1 menunjukkan bahwa tinggi tanaman . yang menyatakan bahwa dosis 3 cc/L POC memberikan hasil tinggi tanaman mentimun tertinggi pada beberapa tahap pengamatan. Aktivitas meristem apikal sebagai pusat pertumbuhan tunas semakin optimal seiring dengan meningkatnya ketersediaan unsur hara dan hormon dari pupuk cair. Penelitian oleh Ariska et al. , . pada tanaman mentimun menunjukkan bahwa dosis POC tertinggi memberikan hasil tinggi tanaman terbaik, menunjukkan pola respon serupa. Dengan demikian, pemberian POC biokonversi pada konsentrasi 3 cc/L air dapat direkomendasikan pertumbuhan tinggi tanaman mentimun secara signifikan pada fase awal pertumbuhan. - 78 - ISSN 2549 Ae 757X (Onlin. Umur Berbunga misalnya sekadar kandungan pupuk kandang Hasil uji F pada analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian POC biokonversi dengan tunggal dapat menunda kemunculan bunga (Ghimire et al. , 2. berbagai konsentrasi berpengaruh sangat nyata terhadap umur berbunga tanaman mentimun. bahwa aplikasi pupuk organik cair, walaupun tidak Tabel 2. Rata-Rata umur berbunga tanaman mentimun pada berbagai konsentrasi POC Konsentrasi Biokonversi POC Umur Berbunga (Har. selalu memperpendek waktu berbunga, mampu meningkatkan biomassa dan hasil, namun dosis yang rendah cenderung meningkatkan vegetasi dibanding memacu pembungaan. Pengaruh 30,33 b 29,44 a 29,28 a 29,22 a 0,69 P0 . P1 . cc/Liter ai. P2 . cc/Liter ai. P3 . cc/Liter ai. BNJ 0,05 Penelitian Halun & Yatim, . menemukan Penggunaan Pupuk Biokompos terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L. Tinggi Tanaman Keterangan : Angka yang diikuti oleh huruf yang sama dalam lajur yang sama tidak berbeda nyata pada uji BNJ 0,05 Tabel 2 menunjukkan bahwa tanaman mentimun paling cepat berbunga pada perlakuan P3 . cc/L ai. dengan nilai rata-rata 29,22 hari yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan P1 . cc/L) dan P2 . cc/L ai. Tetapi berbeda nyata dengan perlakuan P0 . Hasil ini konsisten dengan studi Mulianti & Santoso, . , yang melaporkan Hasil uji F pada analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk biokompos berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 10 dan 30 HST dan tidak berpengaruh nyata pada umur 20 HST. Tabel 3. Rata-rata tinggi tanaman mentimun umur 10, 20 dan 30 HST pada berbagai dosis pupuk biokompos. Tinggi Tanaman . Dosis Pupuk Biokompos 10 HST 20 HST 30 HST K0 . 8,18a 14,11a 45,73a bahwa dosis optimal pupuk organik dapat K1. gram/Polyba. mempercepat atau mempertahankan waktu muncul bunga betina tanpa menunda proses fisiologis tanaman mentimun. Oleh karena itu, pemberian pupuk biokonversi pada dosis rendah cenderung aman dan belum memicu efek negatif terhadap 8,61b 15,71a 58,62b K2. 8,90c 15,85a 66,47c gram/Polyba. BNJ 0,05 0,22 2,13 3,23 Keterangan : Angka yang diikuti oleh huruf yang sama dalam lajur yang sama tidak berbeda nyata pada uji BNJ 0,05 hormon pembungaan. Tabel 3 menunjukkan bahwa pada umur 10 Perlakuan P0 . , terjadi penundaan dan 30 HST, tinggi tanaman mentimun tertinggi waktu berbunga yang signifikan dibandingkan terdapat pada perlakuan K2 . gr/polyba. dengan perlakuan dosis rendah ke menengah. dengan nilai rata-rata 8,90 cm dan 66,74 cm yang Kejadian berbeda nyata dengan semua perlakuan yang pada umur 20 HST, tidak terdapat mengalihkan sumber daya dari fase generatif. perbedaan yang nyata terhadap tinggi tanaman Penggunaan pupuk organik dalam dosis rendah - 79 - AGRIFLORA. Vol. No. November 2025 : 75 - 84 http://jurnal. id/index. php/AGRIFLORA akibat pemberian pupuk biokompos akan tetapi Umur Berbunga tinggi tanaman tertinggi terdapat pada perlakuan K2 . gr/polyba. dengan nilai 15, 85 cm. Hasil uji F pada analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk biokompos Hal ini menunjukkan bahwa dosis 100 gram biokompos memberikan jumlah unsur hara yang cukup untuk mendukung pertumbuhan awal dan fase vegetatif tanaman. Biokompos diketahui memiliki kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium dalam bentuk yang lebih stabil mudah diserap, serta mampu memperbaiki struktur media tanam berpengaruh tidak nyata terhadap umur berbunga tanaman mentimun. Tabel 4. Rata-rata umur berbunga tanaman mentimun pada berbagai dosis pupuk Umur Berbunga Dosis Pupuk Biokompos (Har. K0 . 29,75a K1 . gram/polyba. 29,54a sehingga pertumbuhan akar dan penyerapan nutrisi K2 . gram/polyba. 29,42a menjadi lebih optimal (Islamiati et al. , 2. BNJ 0,05 Keterangan : Angka yang diikuti oleh huruf yang sama dalam lajur yang sama tidak berbeda nyata pada uji BNJ 0,05 Namun, pada umur 20 HST tidak ditemukan perbedaan yang nyata antar perlakuan. Hal ini dapat dijelaskan sebagai fase fisiologis adaptasi tanaman. Tabel 4 menunjukkan bahwa umur berbunga tanaman mentimun pada setiap perlakuan akibat mengalami perlambatan alami, atau karena pemberian berbagai dosis pupuk biokompos tidak pelepasan unsur hara dari biokompos yang terjadi menunjukkan perbedaan yang nyata pada semua secara bertahap. Halun & Yatim, . dalam perlakuan yang dicobakan. Akan tetapi umur penelitiannya pada tanaman mentimun juga berbunga tercepat dijumpai pada perlakuan K2 . menyebutkan bahwa respon tanaman terhadap gr/polyba. dengan nilai rata-rata 29,42 hari. pupuk organik cair bersifat dinamis, tergantung fase Hal ini menunjukkan bahwa meskipun media pertumbuhan, dan pada waktu tertentu efek tanam mendapatkan tambahan nutrisi, fase inisiasi perlakuan belum terlihat secara signifikan. generatif tetap stabil. Fenomena ini sejalan dengan Penelitian oleh Kurningsih et al. , . mentimun jepang yang ditanam dalam sistem sebesar 7,5 ton/ha setara dengan A240 g/tanaman hidroponik . , dimana kombinasi arang sekam secara signifikan meningkatkan pertumbuhan dan dan kompos kotoran kerbau memberikan pengaruh hasil mentimun pada tanah aluvial. Dengan nyata pada panjang sulur dan produksi buah, tetapi demikian dosis biokompos sebesar 100 gr/polybag tidak mempengaruhi umur berbunga atau panen (K. yang digunakan dalam studi ini selaras dengan secara signifikan. Ini menegaskan bahwa meskipun temuan tersebut, karena mampu menyediakan tanaman mendapatkan perbaikan hara, sinyal nutrisi cukup untuk memperbaiki struktur dan internal dan kondisi fisiologis induksi berbunga tetap dominan dan tidak terganggu oleh valiasi dosis penelitian Mauliyandani et al. , . pada pertumbuhan akar dan penyerapan unsur hara secara optimal. - 80 - ISSN 2549 Ae 757X (Onlin. Pengaruh Interaksi antara Penggunaan Pupuk bahwa dosis optimal bokashi . -600 g/plan. Organik Cair (POC) Biokonveksi dan Pupuk meningkatkan pertumbuhan tinggi secara signifikan Biokompos terhadap Pertumbuhan dan Hasil hingga 3 HST dan 4 HST. Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L. Tinggi Tanaman Tinggi Tanaman Umur 10 HST Hasil uji F analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pengaruh pemberian POC biokonversi dan pupuk biokompos berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman mentimun umur 10 HST. Tabel 5. Rata-rata tinggi tanaman mentimun pada umur 10 HST akibat pemberian berbagai konsentrasi POC biokonversi dan dosis pupuk Konsentrasi Dosis Pupuk Biokompos BNJ POC Biokonversi 0,05 6,70 a 6,93 a 7,21 a 7,58 a 8,69 b 9,07 b 0,66 8,88 a 9,26 a 9,22 a 9,57 a 9,55 a 10,08 a Keterangan : Angka yang diikuti oleh huruf yang sama dalam lajur yang sama tidak berbeda nyata pada uji BNJ 0,05 Pada tabel 5 menunjukkan bahwa pengamatan tinggi tanaman umur 10 HST pertanaman mentimun terbaik terdapat pada interaksi perlakuan P3K2 . cc/Liter air dan 100 g/polyba. dengan nilai rata-rata 10,08 cm yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan P2K0 . cc/Liter air dan 0 gr/polyba. , dan P3K1 . cc/Liter air dan 50 g/polybag. Namun berbeda nyata dengan dengan kombinasi perlakuan Hal ini menunjukkan bahwa pada ambang kombinasi ini, tanaman sudah menerima nutrisi dan media yang optimal. Hal ini sejalan dengan studi Sinaga et al. , . tentang bokashi . arian biokompo. pada mentimun, yang menunjukkan Tinggi Tanaman Umur 30 HST Hasil uji F analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pengaruh pemberian POC biokonversi dan pupuk biokompos berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman mentimun umur 30 HST. Tabel 6. Rata-rata tinggi tanaman mentimun pada umur 30 HST akibat pemberian berbagai konsentrasi POC biokonversi dan dosis pupuk Konsentrasi Dosis Pupuk Biokompos POC Biokonversi 12,27 a 35,89 b 50,71 c 48,45 a 52,56 a 57,68 a 58,85 a 70,56 b 73,89 b 63,37 a 75,46 b 83,61 b Keterangan : Angka yang diikuti oleh huruf yang sama dalam lajur yang sama tidak berbeda nyata pada uji BNJ 0,05 Tabel 6 menunjukkan bahwa pengamatan tinggi tanaman umur 30 HST pertanaman mentimun terbaik terdapat pada interaksi perlakuan P3K2 . cc/Liter air dan 100 g/polyba. dengan nilai rata-rata 83,61 cm yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan P2K1 dan P3K1 namun berbeda nyata dengan kombinasi perlakuan lainnya. Hal ini diduga adanya ambang sinergi nutrisi cair POC yang cukup yakni 3 cc/L untuk merangsang pertumbuhan vegetatif, sementara tambahan kompos dalam dosis tersebut tidak memberikan peningkatan tinggi lebih lanjut. Sejalan dengan ini, studi pada mentimun hidroponik - 81 - POC BNJ 0,05 9,71 AGRIFLORA. Vol. No. November 2025 : 75 - 84 http://jurnal. id/index. php/AGRIFLORA memaksimalkan tinggi tanaman tanpa penambahan dan berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman hara padat (Afrendi et al. , 2. umur 30 HST. Akan tetapi tidak berpengaruh nyata Dosis POC 3 cc/L terlihat sudah mencukupi pada parameter tinggi tanaman umur 20 HST dan kebutuhan nutrisi pada pertumbuhan vegetatif umur berbunga. Perlakuan kombinasi terbaik hingga umur 30 HST, sehingga tambahan terdapat pada perlakuan P3K2 . cc/Liter air dan 100 biokompos sering tidak mengubah tinggi secara g/polyba. Namun, keberadaan biokompos tetap Saran berguna untuk menjaga kestabilan pertumbuhan Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan dan dukungan hara jangka panjang. Hal ini didukung oleh penelitian dari Tith et al. , . biokonversi P3 dengan konsentrasi 3 cc/Liter air dan pupuk biokompos K2 dengan dosis 100 gr/polybag biokompos dengan nutrisi cair memperkuat pada budidaya mentimun agar diperoleh hasil yang kekuatan akar dan kontinuitas suplai hara tanpa melaporkan bahwa risiko kelebihan nutrisi. Dengan demikian, meski efek langsung terhadap tinggi tanaman pada P3K2 sudah maksimal, biokompos tetap penting sebagai (POC) DAFTAR PUSTAKA