Jurnal Tarbiyah. Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan Vol 10 No. 01 Januari-Juni 2026 http://jurnal. id/index. php/tarbiyah PENDEKATAN METODOLOGIS PEMBELAJARAN AL-QURAoAN DI MADRASAH: ANALISIS PENERAPAN METODE TILAWATI DAN METODE UMMI Masruddin1. Khalilurrahman2. Muhammad Athaillah3. Anjelina Fitriani4. Ahmad Zaki Fuad5, 6Muhammad Nuzhan 1Institut Agama Islamdarussalam Martapura Kab. Banjar Kaliamnatan Selatan 2Institut Agama Islamdarussalam Martapura Kab. Banjar Kaliamnatan Selatan 3Institut Agama Islamdarussalam Martapura Kab. Banjar Kaliamnatan Selatan 4Institut Agama Islamdarussalam Martapura Kab. Banjar Kaliamnatan Selatan 5Institut Agama Islamdarussalam Martapura Kab. Banjar Kaliamnatan Selatan 6Institut Agama Islamdarussalam Martapura Kab. Banjar Kaliamnatan Selatan Pos-el : net@gmail. khalilinsida@gmail. attaillah12@gmail. fitrianianjelina@gmail. ahmadzakifuad2003@gmail. nafishazahranuzhan@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Metode Tilawati dan Metode Ummi dalam pembelajaran Al-QurAoan di madrasah, dengan studi kasus di MTsN 5 Tapin dan MI Bi Tsalaatsi Lughaat An-Najah Cindai Alus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran Al-QurAoan pada kedua madrasah telah dilakukan secara sistematis sesuai dengan karakteristik masing-masing metode. Penerapan Metode Tilawati menekankan pembelajaran klasikal berlagu dengan fokus pada fashahah dan tajwid, sedangkan Metode Ummi menekankan pembelajaran bertahap berbasis direct method, pengulangan dengan prinsip dasar kasih sayang. Evaluasi pembelajaran pada kedua metode dilakukan secara berjenjang melalui munaqosyah dan kenaikan level. Penerapan kedua metode terbukti berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik, khususnya pada aspek kelancaran, ketepatan makhraj, dan pemahaman Penelitian ini menyimpulkan bahwa Metode Tilawati dan Metode Ummi sama-sama efektif dalam pembelajaran Al-QurAoan, dengan keunggulan yang kontekstual sesuai jenjang pendidikan dan karakteristik peserta didik. Kata kunci: Pembelajaran Al-QurAoan. Metode Tilawati. Metode Ummi. Abstrak This study aims to analyze the implementation of Tilawati Method and Ummi Method in QurAoanic learning at madrasahs, focusing on MTsN 5 Tapin and MI Bi Tsalaatsi Lughaat AnNajah Cindai Alus. This research employed a qualitative approach using a field study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The Masruddin. Pendekatan Metode Pembelajaran A findings reveal that QurAoanic learning planning in both madrasahs was systematically designed according to the characteristics of each method. The Tilawati Method emphasizes classical learning with melodic patterns focusing on fluency and tajwid accuracy, while the Ummi Method emphasizes a structured learning process based on direct method, repetition, and compassionate teaching. Evaluation in both methods was conducted through tiered assessments, including level or volume promotion and munaqosyah. The implementation of both methods positively impacted studentsAo QurAoanic reading skills, particularly in fluency, articulation accuracy, and tajwid comprehension. This study concludes that both Tilawati and Ummi methods are effective for QurAoanic learning, with contextual strengths aligned with educational levels and learner characteristics. Keywords: QurAoanic Learning. Tilawati Method. Ummi Method. PENDAHULUAN Pembelajaran Al-QurAoan merupakan fondasi utama dalam pendidikan Islam yang bertujuan membentuk kemampuan membaca Al-QurAoan secara tartil. (Junita et al. Dalam konteks pendidikan madrasah, pembelajaran Al-QurAoan tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis membaca, tetapi juga pada pembiasaan, kedisiplinan, dan internalisasi nilai-nilai keislaman sejak usia dini hingga remaja. Namun demikian, realitas di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik di madrasah masih beragam, baik dari aspek kelancaran, ketepatan makhraj, maupun pemahaman tajwid. Kondisi tersebut menuntut adanya metode pembelajaran Al-QurAoan yang sistematis, terstandar, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan peserta didik. (Alfiati et al. , 2. Berbagai penelitian terdahulu menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran Al-QurAoan yang tepat berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik. (Anggita et al. , 2023. Haldiati et al. Susanti & Trifauzi, 2. Sejumlah studi mengungkap bahwa Metode Tilawati efektif dalam meningkatkan kelancaran dan keindahan bacaan melalui pendekatan klasikal berlagu, khususnya pada peserta didik usia remaja. (Rifaat et , 2. Di sisi lain, penelitian lain menunjukkan bahwa Metode Ummi mampu membangun kemampuan membaca Al-QurAoan secara bertahap dan terstruktur melalui pendekatan direct method, pengulangan, dan pembelajaran berbasis kasih sayang, terutama pada jenjang pendidikan dasar. (Fefdianti & Zandra, 2025. Meskipun demikian, kajian-kajian tersebut umumnya bersifat parsial, menelaah satu metode dalam satu konteks lembaga atau jenjang pendidikan tertentu, sehingga belum memberikan gambaran komprehensif mengenai perbedaan pendekatan metodologis, sistem pembelajaran, serta implikasi pedagogis dari kedua metode tersebut secara berdampingan. Berdasarkan kajian literatur tersebut, terdapat celah penelitian berupa minimnya kajian komparatif-kontekstual yang menganalisis penerapan Metode Tilawati dan Metode Ummi secara bersamaan dalam konteks madrasah yang berbeda jenjang. Tarbiyah Darussalam. Volume 10. No. Maret 2026. Hal. yakni Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Ibtidaiyah. Selain itu, belum banyak penelitian yang menempatkan kedua metode tersebut dalam kerangka analisis pedagogis yang mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran Al-QurAoan. Padahal, pemahaman terhadap aspek-aspek tersebut sangat penting sebagai dasar pengembangan model pembelajaran Al-QurAoan yang adaptif dan kontekstual. Novelty penelitian ini terletak pada analisis komparatif penerapan Metode Tilawati dan Metode Ummi dalam pembelajaran Al-QurAoan di dua madrasah dengan jenjang dan karakteristik peserta didik yang berbeda, yaitu MTsN 5 Tapin dan MI Bi Tsalaatsi Lughaat An-Najah Cindai Alus. Penelitian ini tidak hanya membandingkan efektivitas hasil pembelajaran, tetapi juga mengkaji secara mendalam pendekatan metodologis, sistem evaluasi, serta dinamika pedagogis yang terjadi dalam implementasi kedua metode tersebut. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengembangan pembelajaran Al-QurAoan di Berdasarkan latar belakang tersebut, permasalahan penelitian ini difokuskan pada bagaimana penerapan Metode Tilawati dan Metode Ummi dalam pembelajaran AlQurAoan di madrasah, serta bagaimana dampaknya terhadap kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik. Oleh karena itu, tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis penerapan Metode Tilawati dan Metode Ummi dalam pembelajaran Al-QurAoan di madrasah, meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat, guna memberikan gambaran komprehensif tentang keunggulan dan karakteristik pedagogis masing-masing metode. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan . ield researc. yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai penerapan Metode Tilawati dan Metode Ummi dalam pembelajaran AlQurAoan di madrasah. Penelitian dilaksanakan di MTsN 5 Tapin yang menerapkan Metode Tilawati serta di MI Bi Tsalaatsi Lughaat An-Najah Cindai Alus yang menerapkan Metode Ummi, dengan subjek penelitian meliputi kepala madrasah, koordinator pembelajaran Al-QurAoan, guru Al-QurAoan, dan peserta didik yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap proses pembelajaran Al-QurAoan, wawancara mendalam dengan informan kunci, serta dokumentasi berupa buku metode, lembar evaluasi, dan arsip pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, serta ketekunan pengamatan guna memastikan validitas dan kredibilitas temuan penelitian. (TNR 11pt, 1. 0 lines Copyright A 2026. Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura Masruddin. Pendekatan Metode Pembelajaran A LANDASAN TEORI Metode Tilawati merupakan salah satu pendekatan pembelajaran Al-QurAoan yang dirancang secara sistematis untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-QurAoan secara tartil, fasih, dan berirama sesuai kaidah tajwid. (Irchamni & Kusdiana, 2. Metode ini dikembangkan berdasarkan prinsip pembelajaran klasikal yang memadukan elemen baca-simak, peragaan huruf, latihan berulang, serta penggunaan lagu rost sebagai media bantu untuk memperkuat hafalan huruf, makhraj, dan tajwid. (Hamdah et al. , 2. Pendekatan ini menempatkan keterlibatan aktif peserta didik melalui tahapan berjenjang . , sehingga setiap level menyasar peningkatan kompetensi yang spesifik, seperti kelancaran baca, ketepatan makhraj, penguasaan sifat huruf, serta pemahaman aturan tajwid secara (Rahmadianti et al. , 2. Metode Ummi merupakan pendekatan pembelajaran Al-QurAoan yang dirancang secara bertahap, sistematis, dan terstandar dengan tujuan membangun kemampuan membaca Al-QurAoan secara tartil sesuai kaidah tajwid. Metode ini berlandaskan pada prinsip bahasa ibu, direct method, dan repetition, di mana peserta didik belajar membaca Al-QurAoan melalui contoh langsung dari guru, diikuti dengan peniruan dan pengulangan secara konsisten. (Ummi Foundation, ) Pendekatan ini memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang natural, mudah dipahami, dan berorientasi pada pembiasaan bacaan yang benar sejak tahap awal. (Fefdianti & Zandra, 2025. Ciri khas utama Metode Ummi terletak pada penerapan pembelajaran berbasis kasih sayang, pengelolaan kelas yang kondusif, serta penggunaan standar mutu guru dan evaluasi berjenjang. Setiap peserta didik dibimbing sesuai kemampuan masing-masing melalui sistem jilid/level yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi secara progresif, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, kelancaran membaca, ketepatan makhraj, hingga penguasaan tajwid dasar (Kurniawan & Fitriyah, 2. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui munaqasyah dan kenaikan jilid yang ketat, sehingga kualitas bacaan peserta didik tetap (Salsabila, 2. HASIL PENELITIAN Perencanaan Pembelajaran Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran Al-QurAoan pada kedua madrasah telah dilakukan secara sistematis dan terstruktur. Di MTsN 5 Tapin, perencanaan pembelajaran Metode Tilawati disusun melalui RPTR (Rencana Pengajaran Tilawati Remaj. yang mencakup pembagian level . Ae. , target halaman, alokasi waktu, serta strategi klasikal dan baca-simak. Tarbiyah Darussalam. Volume 10. No. Maret 2026. Hal. Di MI Bi Tsalaatsi Lughaat An-Najah, perencanaan pembelajaran Metode Ummi mengacu secara ketat pada standar Ummi Foundation, meliputi desain posisi belajar berbentuk huruf U, durasi 60 menit, pembagian kelompok maksimal 12 siswa per guru, serta tujuh tahapan pembelajaran. Penerapan Pembelajaran Metode Tilawati diterapkan melalui tahapan klasikal peraga, baca-simak kelompok, dan baca-simak individual. Pembelajaran menekankan aspek fashahah, makhrajul huruf, sifatul huruf, dan ahkamul mad wal qasr, dengan penggunaan lagu rost sebagai ciri khas. Metode Ummi diterapkan melalui tujuh tahapan pembelajaran, yaitu pembukaan, apersepsi . , penanaman konsep, pemahaman konsep, latihan/keterampilan, evaluasi, dan penutup. Prinsip utama yang diterapkan adalah direct method . anpa ejaa. , pengulangan, dan kasih Evaluasi Pembelajaran Evaluasi Metode Tilawati dilakukan melalui munaqosyah lisan pada setiap akhir level, dengan instrumen penilaian mencakup fashahah, tajwid, makhraj, sifat huruf, dan mad-qasr. Evaluasi Metode Ummi dilakukan secara berjenjang, meliputi evaluasi harian, evaluasi kenaikan jilid, dan evaluasi akhir . , yang terdokumentasi dalam buku prestasi siswa. Dampak terhadap Kemampuan Membaca Al-QurAoan Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kedua metode berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik, ditandai dengan: peningkatan kelancaran membaca, ketepatan makhraj dan sifat huruf, pemahaman tajwid yang lebih baik, serta meningkatnya kehati-hatian dalam membaca ayat Al-QurAoan. Faktor Pendukung dan Penghambat Faktor pendukung meliputi: kompetensi dan sertifikasi guru, ketersediaan buku dan media pembelajaran, sistem metode yang terstruktur, serta motivasi guru dan peserta didik. Faktor penghambat meliputi: kurangnya konsentrasi peserta didik, perbedaan karakter dan daya tangkap siswa, ketidakhadiran siswa, serta kesulitan pelafalan beberapa huruf hijaiyah. PEMBAHASAN PENELITIAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Metode Tilawati maupun Metode Ummi memiliki kekuatan pedagogis yang signifikan dalam pembelajaran Al- Copyright A 2026. Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura Masruddin. Pendekatan Metode Pembelajaran A QurAoan di madrasah, meskipun diterapkan pada jenjang pendidikan yang berbeda. Metode Tilawati lebih menonjol dalam pendekatan musikal dan klasikal, yang efektif untuk membangun kelancaran dan keindahan bacaan Al-QurAoan pada peserta didik usia remaja. Penggunaan lagu rost dan pembelajaran berlevel memberikan stimulus auditif yang kuat, sehingga membantu peserta didik memperbaiki fashahah dan tajwid secara bertahap. Sementara itu. Metode Ummi menunjukkan keunggulan pada manajemen pembelajaran yang sistematis dan terstandar, dengan tahapan yang jelas, durasi terukur, serta prinsip direct method dan pengulangan. Pendekatan ini sangat efektif untuk peserta didik usia MI karena sesuai dengan karakteristik belajar anak yang membutuhkan pembiasaan, keteladanan, dan penguatan Secara komparatif, kedua metode sama-sama menempatkan evaluasi berkelanjutan sebagai instrumen kontrol mutu pembelajaran Al-QurAoan. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembelajaran Al-QurAoan tidak hanya ditentukan oleh metode, tetapi juga oleh konsistensi penerapan, kompetensi guru, dan dukungan sistem kelembagaan. Dengan demikian, penerapan Metode Tilawati dan Metode Ummi dapat dinilai efektif, relevan, dan kontekstual, serta layak direkomendasikan sebagai model pembelajaran Al-QurAoan di madrasah dengan penyesuaian terhadap jenjang pendidikan dan karakteristik peserta didik. KESIMPULAN DAN SARAN Metode Tilawati dan Ummi memiliki orientasi pedagogis yang berbeda namun saling melengkapi. Tilawati unggul dalam aspek estetika bacaan dan ketelitian tajwid pada usia remaja, sedangkan Ummi unggul dalam pembiasaan dan sistematisasi pembelajaran Al-QurAoan sejak usia dini. Perbedaan ini menegaskan bahwa efektivitas metode pembelajaran Al-QurAoan sangat bergantung pada konteks usia, tujuan pembelajaran, dan karakteristik peserta didik. DAFTAR RUJUKAN Alfiati. Ansori. , & Parwitasari. Kemampuan Membaca Al QurAoan Dan Tajwid Pada Siswa SMPN 4 Magetan. Al-Fatih: Jurnal Studi Islam, 10. https://ejurnal. id/index. php/alfatih/article/view/211 Anggita. Hemawati. , & Nurhasanah. Pengaruh Penggunaan Metode IqraAo Terhadap Kemampuan Membaca Al-QurAoan Pada Peserta Didik Di TPQ Aisyiyah. Jurnal Penelitian. Pendidikan dan Pengajaran: Jp, 4. , 32Ae54. https://doi. org/10. 30596/jp. Tarbiyah Darussalam. Volume 10. No. Maret 2026. Hal. Fefdianti. , & Zandra. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pembelajaran Al-Quran Metode Ummi Di Sekolah Dasar Islam. FATAWA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5. , 68Ae76. https://doi. org/10. 37812/fatawa. Fefdianti. , & Zandra. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pembelajaran Al-Quran Metode Ummi Di Sekolah Dasar Islam. FATAWA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5. , 68Ae76. https://doi. org/10. 37812/fatawa. Haldiati. Rosadi. Nurpalah. , & Heriyanto. Efektivitas metode Baca Tulis QurAoan (BTQ) dalam meningkatkan kemampuan membaca AlQurAoan siswa SMA Islam: The effectiveness of the QurAoan reading and writing (BTQ) method in improving Islamic high school studentsAo QurAoan reading skills. Kharismatik : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3. , 88Ae99. https://doi. org/10. 70757/kharismatik. Hamdah. Sutarjo. , & Karyawati. Implementasi Metode Tilawati dalam Membaca Al-QurAoan di MTs Al-Ianah Klari Karawang. ISLAMIKA, 4. 595Ae608. https://doi. org/10. 36088/islamika. Irchamni. , & Kusdiana. Penerapan Metode Tilawati Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-QurAoan Pada Anak Usia Dini. Journal of Creative Responsive Interaction and Supportive Teaching in Early Childhood Learning, 1. , 18Ae29. https://doi. org/10. 63889/jcristal. Junita. Kustati. , & Gusmirawati. Pendampingan Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-QurAoan Siswa Dengan Metode Tartil. BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyaraka. , 5. , 917Ae https://doi. org/10. 36378/bhakti_nagori. Rahmadianti. Khalfiah. , & Afifah. Penerapan Evaluasi Pembelajaran Al-QurAoan Metode Tilawati Di Mts Darul Amin Palangka Raya. Berajah Journal, 5. , 99Ae110. https://doi. org/10. 47353/bj. Rifaat. Qodir. , & Hartati. Penerapan Metode Tilawati dalam Meningkatkan Kefasihan dan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu. SITTAH: Journal of Primary Education, 6. , 73Ae84. https://doi. org/10. 30762/sittah. Salsabila. Penggunaan Metode Ummi Dalam Pembelajaran Al- QurAoan. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI), 2. , 85Ae96. https://doi. org/10. 61930/pjpi. Susanti. , & Trifauzi. "TeachersAo Strategies in Implementing the YanbuAoa Method to Improve StudentsAo QurAoanic Reading Skills: A Case Study at MTs Unggulan Al Azhaar Mulyosari Pagerwojo": (Studi Kasus di MTs Unggulan Al Azhaar Mulyosari Pagerwoj. EDUKASI : Jurnal Pendidikan Islam . Journa. , 13. , 84Ae103. https://doi. org/10. 54956/edukasi. Ummi Foundation. Retrieved February https://ummifoundation. org/metode?utm_source=chatgpt. Copyright A 2026. Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura