Lely Meriaya Sari, dkk HUBUNGAN UMUR DAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TERHADAP DETEKSI DINI CARCINOMA MAMMAE PADA SISWI KELAS X DI SMA BAKTI KELUARGA KOTA LUBUK LINGGAU Lely Meriaya Sari1 . Turiyani2. Veradilla3 Akademi Kebidanan Nusantara Indonesia Lubuk Linggau1 Akademi Kebidanan Rangga Husada Prabumulih2 STIKes Budi Mulia Sriwijaya Palembang3 Email : lelymeriaya@gmail. com1, yanisugiman1904@gmail. com2, veradilla90@gmail. ABSTRAK Carcinoma Mammae ialah faktor utama kematian dari seluruh penyakit kanker yang terjadi pada perempuan Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan umur dan pengetahuan siswi terhadap deteksi dini Carcinoma Mammae di SMA Bakti Keluarga Kota Lubuk Linggau tahun 2025. Penelitian ini memanfaatkan Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya ialah siswi kelas X SMA Bakti Keluarga Kota Lubuk Linggau Tahun 2025 dan sampel diambil dengan tehnik Total sampling, berjumlah 40 orang. Alat ukur kuesioner. Hasil analisis univarat ditemukan dari 40 remaja putri didapatkan bahwa remaja putri awal ada 31 orang . ,5%) dan remaja putri akhir ada 9 orang . ,5%) dan didapatkan bahwa remaja putri dengan pengetahuan baik sebanyak 25 responden . ,5%) dan siswi dengan pengetahuan kurang baik sebanyak 15 responden . ,5%). Analisa Bivariat menunjukkan umur remaja putri memiliki hubungan signifikan dengan deteksi dini Carcinoma Mammae . value 0,. dan pengetahuan remaja putri memiliki hubungan signifikan dengan deteksi dini Carcinoma Mammae . value 0,. kesimpulannya ialah terdapat hubungan umur dan pengetahuan siswi dengan deteksi dini Carcinoma Mammae. Kata Kunci : Umur. Pengetahuan remaja putri, deteksi dini Carcinoma Mammae ABSTRAK Carcinoma Mammae is the main factor of death from all cancers that occur in Indonesian women. This study aims to determine the relationship between age and knowledge of female students towards early detection of Carcinoma Mammae at SMA Bakti Keluarga. Lubuk Linggau City in 2025. This study utilized an Analytical Survey with a Cross Sectional approach. The population was female students of class X of SMA Bakti Keluarga. Lubuk Linggau City in 2025 and the sample was taken using the Total sampling technique, totaling 40 people. The measuring instrument was a questionnaire. The results of the univariate analysis found that from 40 female adolescents, it was found that there were 31 early female adolescents . 5%) and 9 late female adolescents . 5%) and it was found that female adolescents with good knowledge were 25 respondents . 5%) and female students with poor knowledge were 15 respondents . 5%). Bivariate analysis shows that the age of adolescent girls has a significant relationship with early detection of Breast Carcinoma . and the knowledge of adolescent girls has a significant relationship with early detection of Breast Carcinoma . value The conclusion is that there is a relationship between the age and knowledge of adolescent girls with early detection of Breast Carcinoma. Keywords : Age. Knowledge of adolescent girls, early detection of Carcinoma Mammae Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2025 Lely Meriaya Sari, dkk PENDAHULUAN Carcinoma Mammae ialah sebab tertinggi mortalitas dari seluruh kanker terjadi pada perempuan Indonesia. Kanker termasuk problem kesehatan di dunia, bertambahnya jumlah mortalitas sebab Carcinoma Mammae diantaranya sebab dikteahui di stadium atas (WHO, 2. Data Global Cancer Observatory tahun 2018 memperlihatkan jumlah kasus carcinoma di Indonesia . ,2/100. ada di list ke Vi di Asia Tenggara, namun di Asia deretannya ke XXi. Jumlah kasus bagi wanita paling tinggi ialah Carcinoma Mammae sejumlah 42,1/100. 000 penduduk dengan rerata mortalitas 17/100. 000 penduduk disusul Ca. Cerviks 23,4/100. 000 penduduk dengan rerata mortalitas 13,9/100. penduduk (WHO, 2. Menurut Riskesdas tahun 2018. Indonesia memperlihatkan terdapat penambahan dari 1,4/1. 000 di 2013 jadi 1,79/1. 000 di 2018. Kasus carsinoma paling tinggi ialah di propinsi DI Yogyakarta 4,86/1. penduduk, disusul Sumatera Barat 2,47/1. 000 penduduk dan Gorontalo 2,44/1. 000 penduduk (Kemenkes RI. Di 2016 ada 273 perempuan di Propinsi Sumatera Selatan mengalami Carcinoma Mammae, bertambah 5% dari 2014. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Trisnawarman meningkatnya kanker payudara tersebut lantaran tidak mengetahui penyebabnya (Trisnawarman. Carcinoma Mammae termasuk varian kanker yang biasanya terjadi pada Carcinoma Mammae ialah tumor ganas yang tumbuh pada jaringan Tiap tahun >185. 000 perempuan Carcinoma Mammae. Kasus ini terus bertambah di negara maju (Kemenkes RI, 2. Mammae ialah bagian tubuh yang utama untuk keberlanjutan berkembangnya bayi baru lahir. Alaminya mammae menghasilkan air susu ibu setelah ibu bersalin, namun bukan maksudnya perawatan mammae (Sariyono Ae Roscha dyah pramitasari, 2. SADARI perlu dilaksanakan sebab kira-kira 85% tumor pada mammae terdeteksi dari diri sendiri. Dari kajian SADARI, mammografi bisa memudahkan untuk mengetahui lebih awal adanya Carcinoma Mammae. Selain itu. SADARI yang dilakukan tiap bulan jadi tehnik termurah dan simpel yang bisa dilaksanakan dengan sendiri (Lilik Hanifah, 2. SADARI disarankan dari perempuan berumur 17 tahun dengan dilaksanakan mandiri tiap bulan. Untuk perempuan yang masih mendapat menstruasi, tindakan dilaksanakan tiap hari ke 7-10, dari HPHT atau tiap bulan di tanggal yang sama untuk perempuan menopause. Di umur 20 tahun mammaenya secara mandiri sebulan sekali guna mengetahui sejak awal apabila masalah dan secepatnya memperoleh tindakan yang benar. Yang termasuk kategori umur yang mendekatu umur itu ialah remaja yang masuk periode perkembangan remaja akhir . Made Putri, 2. Remaja putri sekolah menengah atas ialah remaja yang sering mendapat pengetahuan bisa dari cetak ataupun Carcinoma Mammae dan tehnik mengetahunya ialah SADARI jadi condong membangun sikap baik yang tercermin dari tingkah lakunya. Sebab dengan pengetahuan termasuk ranah utama untuk membangun perilaku individu (Notoadmodjo, 2. Pelaksanaan perawatan payudara sebaiknya dilakukan saat ibu dalam masa Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2025 Lely Meriaya Sari, dkk kehamilan, saat setelah sebaiknya dilaksanakan lebih awal, tetapi tetap bisa dilaksanakan dari hari ke 2 pasca salin dengan frekuensi 2 x/hari (Roesli. Berdasarkan hasil penelitian Dwi, dkk . mengenai faktor yang memberikan pengaruh SADARI pada murid perempuan Kelas 2 SMK PI dari 55 murid terlihat p-value = 0,000 maknanya adanya hubungan signifikan dari usia dan pengetahuan anak remaja pada SADARI. Data siswa SMA Bakti Keluarga Kota Lubuklinggau yang terdapat di Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau adalah berjumlah 191 siswa pada tahun 2025, remaja pria ada 25 dan remaja putri ada 166 dan murid kelas X SMA Bakti Keluarga kota Lubuk Linggau tahun 2025 ada 48 murid, murid pria ada 8 dan murid perempuan ada 40. Sesuai uraian tersebut, penulis Hubungan umur dan pengetahuan remaja putri terhadap deteksi dini Carcinoma Mammae di SMA Bakti Keluarga Kota Lubuk Linggau Tahun 2025Ay. METODE PENELITIAN Penelitian memakai design Cross Sectional, variabel dependen (Deteksi Dini Carcinoma Mamma. dan variabel independen (Umur dan Pengetahuan remaja putr. yang diambil diwaktu yang sama, bersifat Survey Analitik dan sudah dilaksanakan pada Maret tahun 2025. Populasi dalam penelitian yaitu remaja putri SMA Bakti Keluarga kota Lubuk linggau sebanyak 40 remaja putri dengan total sampling. DATA. INSTRUMEN DAN TEHNIK PENGUMPULAN DATA Alat ukur berupa kuesioner dengan penggunaan data primer dan data HASIL PENELITIAN ANALISIS UNIVARIAT Analisa dilakukan guna mencari tahu distribusi frekuensi dan persentase dari variabel independen (Umur dan pengetahuan remaja putr. dan variabel dependen (Deteksi Dini Carcinoma Mamma. Deteksi Dini Carcinoma Mammae Pada penelitian ini variabel Deteksi Dini Carcinoma Mammae dikategorikan menjadi ya : . ika melakukan SADARI) dan tidak . ila tidak melakukan SADARI). Tabel 1. Distribusi Responden Berdasarkan Deteksi Dini Carcinoma Mammae Deteksi Dini Carcinoma Mammae Tidak Jumlah Tabel 1. dari 40 remaja putri ditemukan remaja putri yang melaksanakan SADARI ada 26 remaja putri . ,0%) dan remaja putri yang tidak melaksanakan SADARI 14 orang . ,0%). Umur Umur dikategorikan Remaja Awal : (Bila umur remaja putri < 17 tahu. dan Remaja Akhir : (Bila umur remaja putri Ou 17 Tabel 2 Distribusi Responden berdasarkan Usia Usia Siswi Remaja Awal Remaja Akhir Jumlah Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2025 Lely Meriaya Sari, dkk Tabel 2. menjelaskan dari 40 responden didapatkan bahwa remaja putri kelompok remaja awal ada 31 orang . ,5%) dan remaja putri kelompok remaja akhir 9 orang . ,5%) Pengetahuan Remaja Putri Pengetahuan siswa dikategorikan Tingkat Pengetahuan Baik : . ila skor atau nilai >71-100%) dan Tingkat Pengetahuan Kurang : . ila skor atau nilai <70%). Tabel 3 Distribusi Responden berdasarkan Pengetahuan Pengetahuan Baik Kurang Jumlah Tabel 3. terlihat, dari 40 responden didapatkan bahwa siswi berpengetahuan baik 25 orang . ,5%) dan berpengetahuan kurang 15 . ,5%) ANALISIS BIVARIAT Analisa bivariat ini hubungan umur dan pengetahuan remaja putri terhadap deteksi dini Carcinoma Mammae di SMA Bakti Keluarga Kota Lubuklinggau. Uji statistik yang dipakai ialah uji statistik chi square sistem komputerisasi dengan batas kemaknaan pvalue O 0,05 artinya ada hubungan yang signifikan. Hubungan Umur dengan Deteksi Dini Carcinoma Mammae Tabel 4 Distribusi responden berdasarkan Umur dengan deteksi dini Carcinoma Mammae Umur Remaja Putri Deteksi Dini Carcinoma Mammae Remaja Awal Remaja Akhir Tidak Jumlah Jumlah Tingkat Kemaknaan 0,002 Bermakna Dari tabel di atas dapat dilihat, dari 40 remaja putri ditemukan 26 . ,0%) orang yang melaksanakan SADARI dan 14 . ,0%) orang tidak melaksanakan SADARI. Dari 31 remaja putri dengan umur remaja awal ada 24 . ,0%) orang yang melaksanakan SADARI dan 7 . ,5%) orang tidak melaksanakan SADARI. Dari 9 remaja putri dengan umur remaja akhir ada 2 . ,0%) orang melaksanakan SADARI dan 7 . ,5%) tidak melaksanakan SADARI. Sesuai hasil analisa bivariat ditemukan hasil pvalue = 0,002 ( p O 0,05 ) artinya terdapat hubungan signifikan antara Umur remaja putri dengan deteksi dini Carcinoma Mammae terbukti. Hubungan Pengetahuan remaja putri Deteksi Dini Carcinoma Mammae Tabel 5 Distribusi responden berdasarkan pengetahuan remaja putri dengan deteksi dini Carcinoma Mammae Pengetahuan Deteksi Dini Carcinoma Mammae Baik Kurang Baik Jumlah Tidak Jumlah Tingkat Kemaknaan Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2025 0,001 Bermakna Lely Meriaya Sari, dkk Dari tabel di atas dapat dilihat, dari 40 remaja putri diperoleh 26 . ,0%) orang yang melaksanakan SADARI dan 14 . ,0%) orang tidak melaksanakan SADARI. Dari remaja putri berpengetahuan baik ada 21 . ,5%) orang yang melaksanakan SADARI dan 4 . ,0%) orang tidak melaksanakan. Dari 15 remaja putri berpengetahuan kurang ada 5 . ,5%) orang melaksanakan SADARI dan 10 . ,0%) tidak Sesuai hasil analisa bivariat ditemukan pvalue = 0,001 ( p O 0,05 ) maknanya ditemukan hubungan bermakna dari pengetahun remaja putri dengan deteksi dini Carcinoma Mammae terbukti. PEMBAHASAN Hubungan Usia dengan Deteksi Dini Kanker Payudara Hasil uji statistik ditemukan pvalue = 0,002 artinya terdapat hubungan signifikan antara Umur remaja putri terhadap deteksi dini Carcinoma Mammae terbukti secara Berdasarkan hasil penelitian Dwi, dkk . mengenai faktor yang memberikan pengaruh SADARI pada murid perempuan Kelas II di SMK PI dari 55 murid terlihat p-value = 0,000 maknanya adanya hubungan signifikan dari usia dan pengetahuan anak remaja pada SADARI. SADARI disarankan dari perempuan berumur 17 tahun dengan dilaksanakan mandiri tiap bulan. Untuk perempuan yang masih mendapat menstruasi, tindakan dilaksanakan tiap hari ke 7-10, dari HPHT atau tiap bulan di tanggal yang sama untuk perempuan menopause. Di umur 20 tahun mammaenya secara mandiri sebulan sekali untuk mendeteksi secara dini jika terdapat penanganan yang tepat. Salah satu kelompok yang sebentar lagi mencapai usia tersebut adalah remaja yang akan memasuki tahap perkembangan remaja akhir . Made Putri, 2. Maka dari penjelasan diatas umur individu berdampak pada keinginan dan keterampilan individu guna melaksanakan aktivitas untuk kepentingan diri pribadi contohnya SADARI untuk mendeteksi adanya Carcinoma Mammae. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Dwi, dkk . adanya korelasi signifikan dari usia menstruasi pertama terhadap SADARI (Pvalue 0,. Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Deteksi Dini Carcinoma Mammae Hasil uji statistik pvalue = 0,001 artinya terdapat hubungan signifikan antara pengetahun remaja putri dengan deteksi dini Carcinoma Mammae terbukti secara statistik. Berdasarkan hasil penelitian dari Misrina retnowati . tentang korelasi Pengetahuan dan Sikap wanita usia subur SADARI Deteksi Carcinoma Mammae Di Desa Pangebata pengetahuan dengan SADARI . value 0,. Pengetahuan ialah suatu hal yang sungguh perlu ada dalam diri untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Apabila individu berpengetahuan baik mengenai pemeriksaan payudara sendiri membuat aktivitas pemeriksaan payudara sendiri untuk mengetahu lebih awal adanya Carcinoma Mammae tiap bulan bisa dilakukan secara benar. Namun jika individu tidak berpengetahuan kurang baik mengenai makna, fungsi dan landasan sendiri maka aktivitas itu tidak akan berhasil baik (Lilik Hanafiah, 2. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Naibaho. Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2025 Lely Meriaya Sari, dkk terdapat hubungan antara pengetahuan siswa terhadap kemampuan pemerikasaan payudara sendiri dengan hasil p< 0,05 (Naibaho. dkk, 2. KESIMPULAN Dari hasil penelitian di SMA Bakti Keluarga kota Lubuklinggau dapat disimpulkan bahwa : Ada hubungan yang bermakna antara Usia Terhadap Deteksi Dini Kanker Payudara pada siswi kelas X di SMA Bakti Keluarga kota Lubuklinggau Tahun 2025, dimana pvalue = . O 0,05. Terdapat hubungan signifikan antara Pengetahuan Siswa dengan Deteksi Dini Carcinoma Mammae pada remaja putri kelas X di SMA Bakti Keluarga kota Lubuk Linggau Tahun 2025, dimana pvalue = . O 0,05. SARAN Disarankan untuk tenaga kesehatan agar dapat meningkatkan penyuluhan bagi pemeriksaan payudara sendiri ( SADARI) tidak hanya disekolah Ae sekolah melainkan dilingkungan masyarakat. Departemen Sariyono. Perawatan Saleha. Sitti. Asuhan Kebidana pada Masa Nifas. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Selatan. Propil Dinas Kesehatan Propinsi Sumsel. Diakses tangaal 14 Januari 2025 25 wib. Made Putri. //w. Blogspot. Com. Diakses tangaal 15 Januari 2025 pukul 15. 00 wib. Dwi, dkk. Faktor yang berpengaruh terhadap SADARI Pada Siswi kelas SMK https://ejurnal. id/inde php/jkp/article/view/343. Diakses tanggal 24 Februari 2025 Huliana, . Perawatan Payudara Http: //w. Blogspot. Com. Diakses tanggal 13 Januari 2025 pukul 15. 00 wib. Hanifah. //w. Blogspot. Com. Diakses tangaal 22 Januari 2025 pukul 15. 00 wib. Keputusan Menteri Indonesia, . Perawatan Payudara http:// Blogspot Com diakses tanggal 18 Januari 2025 pukul 16. 40 WIB DAFTAR PUSTAKA Naibaho. Arikunto. http://. org/wiki/penget ahuan di akses tanggal 15 Januari Arikunto. Suharsini. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan. Jakarta : Rineka Cipta. Berlandiowisky, . Perawatan Payudara Saat Nifas. Http://w. Blogspot. Com. Diakses tanggal 15 januari 2025 pukul 15. 00 wib. Dkk. Hubungan pengetahuan remaja putri dengan sendiri terhadap deteksi dini kanker https://ejurnal. id/in php/jkkse/article/view/35. Di akses 5 Februari 2025. Nichol, . Referensi Kesehatan Payudara. Online:( http://Payudara. Co. Notoatmodjo. Soekidjo. Metodelogi Penelitien Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. Jurnal kesehatan dan pembangunan. Vol. No. Juli 2025 Lely Meriaya Sari, dkk Notoatmodjo. Soekidjo. Pengukuran Pengetahuan. Blogspot . Com. Diakses tanggal 22 Februari 2025 pukul 11. 22 WIB Payudara Ibu Post Partum. http:// Blogspot. Com. Di akses tanggal 22 Februaril 2025 pukul 16. 40 wib. Retnowati. Misrina. https://jurnal. id/index. php/jurnal/article/view/22. Diakses tanggal 20 April 2025 Riskesdas. prevalensi-kankerpayudar. //w. Blogspot. Com. Diakses tangaal 21 Februari 2025 pukul 11. 00 wib. Roesli. pelaksanaan-sadari. //w. Blogspot. Com. Diakses tangaal 21 Februari 2025 pukul 15. 00 wib. Sulistyawati. Ari. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Sarwono, . Ilmu Kebidanan. Prawirohardjo Verralls. Sylvia. Anatomi & Fisiologi Terapan Kebidanan. Wikipedia Indonesia. Online : ( http://. org/wiki/pendid WHO. http://. org/wiki/angka/ kejadian/kanker/payudar. Wiknjosastro. Buku Acuan Pelayanan Maternal dan Neonatal. Jakarta : PT. Bina Pustaka