Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya P-ISSN: 2303-1565 Tersedia online di http://e-journal. id/index. php/equilibrium/index E-ISSN: 2502-1575 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Zulhanan Taufik Ashari1. Muhammad Hanif1. Ibadullah Malawi1 Prodi Magister Pendidikan IPS Universitas PGRI Madiun Jawa Timur 63118 zulkrenz@gmail. com*, muhhanif@unipma. id, ibadullah@unipma. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja BUMDes Sukma Yasa di Desa Sukomoro. Kecamatan Sukomoro. Kabupaten Magetan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari 30 responden yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: . Gaya kepemimpinan demokratis tidak berpengaruh terhadap kinerja BUMDes Sukma Yasa, ditunjukkan oleh nilai sig-F sebesar 0,163 yang lebih besar dari alpha 0,05, . Partisipasi masyarakat memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja BUMDes Sukma Yasa, dibuktikan dengan nilai sig-F sebesar 0,009 yang lebih kecil dari alpha 0,05, . Secara simultan, gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat berpengaruh terhadap kinerja BUMDes Sukma Yasa, dengan nilai R square sebesar 42,8%, sementara 57,2% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Kata kunci: Gaya Kepemimpinan. Partisipasi Masyarakat. Kinerja BUMDes. BUMDes The influence of democratic leadership style and community participation on the performance of Village-Owned Enterprises (BUMDe. Sukma Yasa. Sukomoro Village. Sukomoro District. Magetan Regency Abstract This research aims to examine the impact of democratic leadership style and community participation on the performance of BUMDes Sukma Yasa in Sukomoro Village. Sukomoro District. Magetan Regency. The method used is quantitative descriptive, with data collection through observation, documentation and questionnaires. The research sample consisted of 30 respondents selected using the purposive sampling method. Data analysis was carried out using Multiple Linear Regression. The research results show that: The democratic leadership style has no effect on the performance of BUMDes Sukma Yasa, indicated by the sig-F value of 0. 163 which is greater than alpha 0. 05, . Community participation has a significant influence on the performance of BUMDes Sukma Yasa, proven by the sig-F value of 0. 009 which is smaller than alpha 0. 05, . Simultaneously, democratic leadership style and community participation influence the performance of BUMDes Sukma Yasa, with an R square value of 42. 8%, while 57. 2 The remaining % is influenced by other variables not explained in this study. Keywords: Democratic Leadership Style. Community Participation. BUMDes Performance. BUMDes DOI: 10. 25273/equilibrium. Copyright A 2024 Universitas PGRI Madiun Some rights reserved. | 174 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan (Ashar. PENDAHULUAN Indonesia adalah salah satu negara dengan wilayah yang luas, khususnya di ASEAN. Luasnya wilayah ini menjadi tantangan bagi pemerintah Indonesia dalam menjalankan salah satu amanat UUD 1945 yang tercantum dalam alinea keempat, yang berbunyi AuAmemajukan kesejahteraan umum. Ay(Hrp & Thalib, 2. Untuk menjalankan amanat tersebut, distribusi tugas pemerintahan dilakukan mulai dari tingkat provinsi hingga ke tingkat yang paling kecil, yaitu desa. Namun, dalam pelaksanaan program kesejahteraan masyarakat, masih terdapat berbagai tantangan, termasuk perbedaan demografi, kompetensi kepemimpinan, tingkat ekonomi, dan tingkat pendidikan di berbagai wilayah (S. Sudarmiani & Kuswariningsih, 2. Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam program kesejahteraan masyarakat, pemerintahan Joko Widodo Ae Jusuf Kalla melakukan terobosan dengan membentuk BUMDes. Langkah ini didasarkan pada Peraturan Menteri Desa. Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian. Pengurusan. Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa (Yustisia, 2. Peraturan tersebut menyatakan bahwa AuBadan Usaha Milik Desa, atau BUMDes, adalah badan usaha yang sebagian besar atau seluruh modalnya dimiliki oleh Desa. Modal ini berasal dari kekayaan Desa yang dipisahkan dan digunakan untuk mengelola aset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa sebesar-besarnyaAy (Ridlwan, 2. Salah satu faktor kunci dalam memperkuat BUMDes adalah peran direktur BUMDes yang memimpin implementasi strategi dan program-program BUMDes (Susanti et al. , 2. Seorang pemimpin harus mampu memanfaatkan keterampilan, pengalaman, karakter, dan motivasi dari setiap individu yang berpotensi. Dalam usaha meningkatkan kinerja karyawan dan profitabilitas perusahaan, pemimpin berfungsi sebagai sumber utama (Ir Agus Zainul Arifin, 2. Pengembangan sumber daya manusia sangat bergantung pada kepemimpinan. Menurut (Subagyo & Purnomo, 2. , salah satu kunci keberhasilan program pembangunan di pedesaan adalah melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Keterlibatan dan komitmen masyarakat dalam pembentukan dan pelaksanaan BUMDes memiliki peranan penting. Partisipasi ini sangat mempengaruhi keberlanjutan BUMDes, yang memperoleh dana signifikan dari anggaran dana desa sebagai sumber utama pendanaan. Pengelolaan dana desa sebaiknya tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk proses pemberdayaan. Pemberdayaan ini bisa dilakukan melalui Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 174-185 | 175 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan (Ashar. BUMDes untuk memperkuat ekonomi desa (Winisudo & Sadewo, 2. BUMDes diharapkan dapat mendukung pemberdayaan desa dengan prinsip pengelolaan yang berbasis pada gotong royong. Peningkatan BUMDes perlu dilakukan tidak hanya dari segi materi, tetapi juga dalam hal kapasitas staf administrasi atau personal. Oleh karena itu, paradigma pembangunan pedesaan perlu diubah untuk menekankan partisipasi masyarakat dalam proses pengembangan (Todorov & Smallbone, 2. Dasar pendirian BUMDes adalah untuk melayani pengelolaan ekonomi produktif desa dengan pendekatan gotong royong, partisipatif, emansipatoris, transparan, bertanggung jawab, dan berkelanjutan (Tontoli et al. , 2. Dengan prinsip-prinsip ini, pengelolaan internal BUMDes harus dilakukan secara profesional, yang memerlukan sumber daya manusia yang kompeten dan berpengalaman. Banyak BUMDes menghadapi masalah "mati suri" atau "gulung tikar" karena bergantung hanya pada penyertaan modal dari dana desa (DD). Meskipun BUMDes sering mendapatkan dukungan finansial, tantangan terletak pada pengelolaan dana tersebut agar menjadi produk yang secara finansial layak. Dengan demikian, diharapkan tambahan modal tidak diperlukan di tahun-tahun berikutnya karena dana yang dimiliki BUMDes sudah cukup memad ai (Ridlwan, 2. Variable Personal Factor (X. Social Factor (X. Information Factor (X. Attitude (X. Constant Log likelihood LR chi2. Prob > chi2 Pseudo R2 Tabel 1. Probit Regression Standar Koefisien Error -0,046 0,061 -0,050 0,057 0,032 0,023 0,244 -8,564 -45,490 32,180 0,000 0,261 0,053 2,490 Zstatistic -0,75 -0,88 1,39 4,53 -3,44 p>. 0,451 0,380 0,166 0,000 0,001 Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 174-185 | 176 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan (Ashar. METODE Penelitian ini dilaksanakan di BUM Desa Sukomoro. Kecamatan Sukomoro. Kabupaten Magetan. Dengan menyajikan data dalam bentuk angka, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang berlandaskan pada pendekatan filsafat positivisme. Tujuan dari metode ini adalah untuk menyelidiki populasi atau sampel tertentu, memanfaatkan alat penelitian, dan menganalisis data secara kuantitatif atau statistik guna menguji hipotesis yang telah ditetapkan sebelumnya (Sugiyono, 2. Penelitian kuantitatif ini menganalisis hubungan antara variabel independen dan variabel dependen (Yusuf, 2. Variabel independen dalam studi ini mencakup gaya kepemimpinan dan partisipasi masyarakat, sementara variabel dependen adalah kinerja BUMDes. Pengolahan data dilakukan menggunakan aplikasi komputer SPSS (Statistical Product and Service Solutio. Populasi penelitian terdiri dari masyarakat Desa Sukomoro. Kecamatan Sukomoro. Kabupaten Magetan. Sampel diambil dengan metode nonprobability sampling melalui teknik purposive sampling, yaitu masyarakat yang secara langsung terkait dengan usaha BUMDes dan berdomisili di Desa Sukomoro. Dari teknik ini, diperoleh 30 responden yang terdiri dari 10 pengurus dan karyawan BUMDes, 2 perangkat desa, dan 18 pengurus RT di Desa Sukomoro. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Untuk melanjutkan analisis regresi linear berganda, kuesioner digunakan sebagai instrumen penelitian. Uji instrumen, termasuk validitas dan reliabilitas, serta uji asumsi klasik seperti normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, perlu dilakukan terlebih dahulu. Proses analisis data meliputi pengelompokan data berdasarkan variabel dan jenis responden, penyajian data untuk setiap variabel yang diteliti, perhitungan untuk menjawab rumusan masalah, dan pengujian hipotesis. Semua analisis ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS Versi 22. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Normalitas Dalam penelitian ini, uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji statistik dasar yang melibatkan evaluasi nilai kurtosis dan skewness untuk semua variabel dependen dan independen. Data dianggap berdistribusi normal jika rasio antara kurtosis dan skewness berada dalam rentang -1,96 hingga 1,96. Rasio ini diperoleh dengan membagi nilai statistik kurtosis dan skewness dengan standar errornya. Berikut adalah hasil dari uji normalitasAikurtosis dan skewness: Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 174-185 | 177 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan (Ashar. Tabel 1 Hasil Uji Normalitas Ae Kurtosis dan Skewness Descriptive Statistics Minimum Maximum Statistic Statistic Unstandardize d Residual Valid . Statistic Mean Std. Deviation Statistic Statistic Statistic Std. Error Statistic Std. Error 3E-15 Skewness Kurtosis Berdasarkan Tabel 1, rasio skewness sebesar -0,57 dan rasio kurtosis sebesar 0,200 menunjukkan bahwa kedua nilai tersebut berada dalam rentang -1,96 hingga 1,96. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa data penelitian mengikuti distribusi Tabel 2. Hasil Uji Normalitas 1 Sampel K-S Normal Parametersa Mean Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Unstandardi zed Residual Uji Kolmogorov-Smirnov (K-S) satu sampel adalah uji goodness of fit untuk menentukan normalitas data. Data dianggap terdistribusi normal jika nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, dan tidak normal jika nilai signifikansi kurang dari 0,05. Menurut Tabel 2, nilai signifikansi yang diperoleh adalah 0,998, yang menunjukkan bahwa data penelitian mengikuti distribusi normal. Uji Multikolinieritas Dalam model regresi yang baik, variabel independen seharusnya tidak saling berkorelasi. Ketika dua variabel independen menunjukkan korelasi, variabel-variabel tersebut dianggap tidak ortogonal. Untuk mendeteksi adanya multikolinieritas, dapat digunakan nilai toleransi dan Variance Inflation Factor (VIF). Nilai toleransi mengukur proporsi variabilitas suatu variabel independen Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 174-185 | 178 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan (Ashar. yang tidak dapat dijelaskan oleh variabel independen lainnya. Oleh karena itu, nilai VIF yang tinggi menunjukkan toleransi yang rendah, karena VIF dihitung sebagai kebalikan dari toleransi (VIF = 1/Toleranc. Hasil uji multikolinieritas ditunjukkan di bawah ini: Tabel 3 Tabel Hasil Uji Multikolinieritas Model (Constan. PAR Collinearity Statistics Tolerance VIF Tabel 3 menunjukkan bahwa nilai VIF adalah 1,359 dan nilai toleransi adalah 0,708. Berdasarkan perhitungan. VIF dihitung sebagai 1 / 0,708, yaitu 1,413. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak terdapat indikasi multikolinieritas antara variabel-variabel yang dianalisis. Uji Heteroskedastisitas Salah satu cara untuk mendeteksi heteroskedastisitas adalah dengan memeriksa grafik yang menunjukkan hubungan antara nilai prediksi variabel dependen (ZPRED) dan residualnya (SRESID). Pola yang terlihat dalam scatterplot antara SRESID dan ZPRED juga dapat mengindikasikan adanya heteroskedastisitas. Gambar 4. 1 Scatterplot Gambar 1. Sebaran hasil heteroskedastisitas Menurut Gambar 1, titik-titik pada scatterplot tersebar secara acak dan tidak membentuk pola tertentu yang teratur. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa data penelitian ini tidak menunjukkan indikasi Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 174-185 | 179 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan (Ashar. Analisis Regresi Linear Berganda Penelitian ini memanfaatkan analisis regresi berganda untuk mengidentifikasi arah hubungan antara variabel independen dan dependen, serta untuk mengevaluasi tingkat signifikansi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil dari analisis regresi linier berganda dapat dilihat di Model Hasi l Uji Unstandardized Coefficients (Constan. PAR Dependent Variable: KIN Standardized Coefficients Std. Error Beta Sig. Regresi Linier Berganda Berdasarkan table 4, maka model regresi dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Y = 1X1 2X2 A Y = 8,334 0,240 X1 0,494 X2 A Berikut adalah penjelasan dari model regresi yang digunakan: Konstanta sebesar 8,334 menunjukkan bahwa jika semua variabel independen bernilai nol, kinerja BUMDes (Y) diperkirakan akan meningkat sebesar 8,334 satuan. Koefisien sebesar 0,240 untuk variabel gaya kepemimpinan (X. menunjukkan bahwa kinerja BUMDes (Y) akan meningkat sebesar 0,240 satuan apabila variabel independen lainnya tetap konstan. Koefisien sebesar 0,494 untuk variabel partisipasi masyarakat (X. menunjukkan bahwa kinerja BUMDes (Y) akan meningkat sebesar 0,494 satuan dengan asumsi variabel independen lainnya tetap. Uji R2 (Koefisien Determina. Untuk mengevaluasi kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen secara keseluruhan, uji RA sangat berguna. Ghozali . 6: . Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 174-185 | 180 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan (Ashar. menyatakan bahwa Aukoefisien determinasi pada dasarnya mengukur seberapa efektif model dalam menjelaskan variasi pada variabel dependen. Ay Model Summary b Model Adjusted R Square R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson Predictors: (Constan. PAR. GK Dependent Variable: KIN Tabel 5 Hasil Uji Koefisien Determinasi Nilai R square sebesar 0,428 atau 42,8%, sebagaimana ditunjukkan dalam Tabel 5, menunjukkan bahwa variabel gaya kepemimpinan dan partisipasi masyarakat dapat menjelaskan 42,8% dari variasi kinerja BUMDes (Y) dalam penelitian ini. Sementara itu, 57,2% dari variasi kinerja BUMDes dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam model penelitian Uji Signifikan Parameter Individual (Uji Statistik . Uji t digunakan untuk menguji hipotesis dengan tujuan mengevaluasi pengaruh masing-masing variabel independen secara individual . terhadap variabel dependen. Berikut adalah hasil dari uji statistik t: Standardized Unstandardized Coefficients Model Std. Error (Constan. PAR Coefficients Beta Sig. Dependent Variable: KIN Tabel 6. Hasil Uji Statistik t Dengan membandingkan nilai probabilitas signifikan dari uji statistik t dengan alpha 0,05, kita dapat mengevaluasi pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Jika nilai probabilitas signifikan lebih besar dari alpha, maka variabel independen tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Berdasarkan tabel 6, variabel gaya kepemimpinan (X. tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja BUMDes (Y), dengan nilai Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 174-185 | 181 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan (Ashar. probabilitas signifikan sebesar 0,163, yang lebih tinggi dari alpha 0,05. Sebaliknya, variabel partisipasi masyarakat (X. memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja BUMDes (Y), dengan nilai probabilitas signifikan sebesar 0,000, yang lebih rendah dari alpha 0,05. Uji Statistik F Pengaruh keseluruhan variabel independen terhadap variabel dependen dapat dievaluasi menggunakan uji F. Untuk menilai kelayakan model, nilai F hitung dibandingkan dengan nilai F tabel. Jika nilai F hitung lebih tinggi daripada nilai F tabel pada tingkat signifikansi di bawah 0,05, maka model dinyatakan layak. Sebaliknya, jika nilai F hitung lebih rendah, model dianggap tidak layak. ANOVAb Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Predictors: (Constan. PAR. GK Dependent Variable: KIN Tabel 7 Hasil Uji F Tabel 7 mengindikasikan bahwa gaya kepemimpinan dan partisipasi masyarakat berdampak pada kinerja BUMDes, dengan nilai probabilitas signifikan (Sig. ) sebesar 0,001, yang lebih kecil dari 0,05. Pembahasan Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis Terhadap Kinerja BUMDes Sukma Yasa Desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Berdasarkan hasil uji statistik t yang tertera di Tabel 4. 9, variabel gaya kepemimpinan menunjukkan nilai probabilitas signifikan (Sig. ) sebesar 0,163, yang lebih besar dari alpha 0,05. Oleh karena itu. H0 diterima dan H1 ditolak, yang berarti gaya kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap kinerja BUMDes. Temuan ini selaras dengan penelitian sebelumnya oleh (Ridlwan, 2. yang juga menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan tidak memiliki dampak signifikan terhadap kinerja karyawan. (W. Sudarmiani, 2. menekankan bahwa seorang pemimpin harus mengandalkan keterampilan, pengalaman, karakter, dan motivasi timnya, alih-alih Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 174-185 | 182 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan (Ashar. hanya mengandalkan prestasi pribadi dan pengalaman kerja. Menurut (Riniwati, 2. seorang pemimpin seharusnya memiliki profil dan wibawa yang kuat untuk mengarahkan bawahannya menuju visi dan misi organisasi. Jika pemimpin tidak memiliki profil yang kuat, hal ini dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Dalam kasus Direktur BUMDes Sukma Yasa, pengelolaan BUMDes diserahkan kepada bawahannya karena adanya prioritas lain, meskipun pemantauan tetap dilakukan. Dengan demikian, hipotesis bahwa gaya kepemimpinan mempengaruhi kinerja BUMDes tidak terbukti benar. Pengaruh Partisipasi Masyarakat Terhadap Kinerja BUMDes Sukma Yasa Desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Hasil uji statistik t yang tercantum di Tabel 4. 9 menunjukkan bahwa variabel partisipasi masyarakat memiliki nilai probabilitas signifikan (Sig. ) sebesar 0,009, yang lebih kecil dari alpha 0,05. Ini berarti H 0 ditolak dan H1 diterima. BUMDes. Temuan ini sejalan dengan penelitian Nofri (Haida et al. , 2. yang menyatakan bahwa partisipasi masyarakat memiliki dampak signifikan terhadap kinerja BUMDes. Partisipasi karena dapat menghasilkan berbagai manfaat seperti kerukunan, gotong royong, komunikasi. Keterlibatan memperlancar proses pembangunan, mulai dari perumusan program kerja hingga pelaksanaan dan pengelolaannya. Masyarakat Desa Sukomoro. Kecamatan Sukomoro. Kabupaten Magetan, telah menunjukkan komitmen untuk mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan desa dan kesejahteraan masyarakat. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Kinerja BUMDes Sukma Yasa Desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Berdasarkan hasil uji statistik t yang tercantum di Tabel 4. 8, variabel gaya kepemimpinan dan partisipasi masyarakat menunjukkan nilai R square sebesar 42,8% serta nilai probabilitas signifikan (Sig. ) sebesar 0,001. Nilai-nilai ini lebih kecil dari alpha 0,05 yang tertera di Tabel 4. Dengan demikian. H0 ditolak dan H1 diterima, menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan partisipasi masyarakat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja BUMDes. Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 174-185 | 183 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan (Ashar. Pengaruh signifikan gaya kepemimpinan dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja BUMDes dapat bervariasi berdasarkan konteks dan subjeknya. Keterlibatan masyarakat dapat meningkatkan penerimaan dan dukungan terhadap kebijakan serta program yang diterapkan oleh BUMDes, yang pada gilirannya dapat memperbaiki kinerja organisasi (Fitrianto, 2. SIMPULAN Berikut adalah kesimpulan dari penelitian dan pembahasan yang dilakukan: Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis Terhadap Kinerja BUMDes Sukma Yasa Desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Dengan nilai signifikansi sebesar 0,163 yang lebih besar dari 0,05, hipotesis yang diuji menunjukkan bahwa H1 ditolak dan H0 diterima. Ini berarti tidak ada pengaruh signifikan secara parsial dari variabel gaya kepemimpinan demokratis terhadap kinerja BUMDes Sukma Yasa di Desa Sukomoro. Kecamatan Sukomoro. Kabupaten Magetan. Pengaruh Partisipasi Masyarakat Terhadap Kinerja BUMDes Sukma Yasa Desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Dengan nilai signifikansi sebesar 0,009 yang lebih kecil dari 0,05, hipotesis yang diuji menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Ini menunjukkan adanya pengaruh positif secara parsial dari variabel partisipasi masyarakat terhadap kinerja BUMDes Sukma Yasa di Desa Sukomoro. Kecamatan Sukomoro. Kabupaten Magetan. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Demokratis Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Kinerja BUMDes Sukma Yasa Desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan partisipasi masyarakat secara bersama-sama mempengaruhi kinerja BUMDes Sukma Yasa di Desa Sukomoro. Kecamatan Sukomoro. Kabupaten Magetan. Ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 yang kurang dari 0,05 dan koefisien determinasi sebesar 42,8%. Sementara itu, 57,2% dari variasi kinerja BUMDes dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Hasil hipotesis menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan partisipasi masyarakat memiliki Jurnal Equilbrium: Jurnal Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 12 no 02 Hal 174-185 | 184 Pengaruh gaya kepemimpinan demokratis dan partisipasi masyarakat terhadap kinerja badan usaha milik desa (BUMDES) Sukma Yasa desa Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan (Ashar. dampak positif yang signifikan terhadap kinerja BUMDes Sukma Yasa, dengan H0 ditolak dan H1 diterima. DAFTAR PUSTAKA