JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 PEMANENAN AIR HUJAN SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER AIR BERSIH UNTUK KEBUTUHAN MASYARAKAT DESA MESIAPI KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Efata Nirahua. Renny James Betaubun. Henriette D Titaley. 1,2,. Teknik Sipil dan Politeknik Negeri Ambon ifanirahua@gmail. com, . reni18betaubun@gmail. com, . titaleyhd@gmail. ABSTRACT Rainwater is harvested through a simple system commonly called Rain Water Harvesting. The purpose of this research is to determine the quality of rainwater to be harvested, the potential discharge that can be utilized, and the design of the PAH system for Mesiapi Village. Southwest Maluku Regency. The method of determining the quality of rainwater is done by collecting rainwater and then testing it in the laboratory. Analysis of rainfall frequency using continuous probability, namely the distribution of gumbel and log person i then tested the probability distribution using the Chi square test, to determine the discharge of clean water that can be harvested, after that planning the design and cost budget for making a recervoir tub. The results of water quality testing show a pH value of 8. Temperature 24. 4CC. and TDS 22. 9 mg/l. The highest rainfall value in Mesiapi village for 10 years with the highest rainfall level occurred in 2020, namely 260 mm. The rainfall return period is 2 years with a rain duration of 2 hours, with the Log Person i distribution obtaining a rainfall plan value of 7. mm/hour and a discharge of 61 lt/det. The draft cost budget obtained from the calculation for the construction of a recervoir . in Mesiapi village with a plan for 2 reservoirs is IDR 665,284,000. ABSTRAK Air hujan di panen melalui suatu sistem sederhana yang biasa disebut Rain Water Harvesting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas air hujan yang akan dipanen, potensi debit yang bisa di manfaatkan, serta rancangan dari sistem PAH untuk Desa Mesiapi. Kabupaten Maluku Barat daya. Metode menentukan kualitas air hujan dilakukan dengan penampunga air hujan kemudian di lakukan pengujian pada laboratorium. Analisis frekuensi curah hujan menggunakan probabilitas kontinu yaitu distribusi gumbel dan log person i kemudian di uji distribusi probabilitas menggunakan uji Chi square, untuk menentukan debit air bersih yang dapat dipanen, setelah itu merencanakan desain dan anggaran biaya untuk pembuatan bak recervoir. Hasil pengujian kualitas air menunjukan nilai pH 8,11 . Suhu 24,4CC. dan TDS 22,9 mg/l. Nilai curah hujan tertinggi di desa Mesiapi selama 10 tahun dengan tingkat curah hujan tertinggi terjadi di tahun 2020 yaitu 260 mm. Periode ulang hujan 2 tahun dengan durasi hujan 2 jam, dengan distribusi Log Person i diperoleh nilai hujan rencana 7,857 mm/jam dan debit 61 lt/det. Rancangan anggaran biaya yang didapat dari perhitungan untuk pembuatan bak recervoir . ak penampunga. di desa Mesiapi dengan rencana 2 bak penampungan yaitu Rp 665. 000,00. Kata Kunci : Air Hujan. Air Bersih. Pemanenan Air Hujan. e-ISSN:2964-5158 Halaman 117 JOURNAL AGREGATE PENDAHULUAN Sistem Pemanen Air Hujan (SPAH) merupakan sistem konserfasi air hujan guna memenuhi kebutuhan air untuk manusia atau Hal ini terjadi karena adanya kekurangan air tanah maupun sumber air dangkal yang tidak tersedia atau kurang yang di akibatkan karena terjadi musim kemarau yang cukup panjang pada daerah Jumlah air di bumi sangat banyak, namun jumlah air bersih yang tersedia belum dapat memenuhi permintaan sehingga banyak orang menderita kekurangan air. Dalam artikel Suhedi . , kekurangan air disebabkan oleh peningkatan permintaan terkait dengan pertumbuhan penduduk, distribusi air yang tidak merata, peningkatan polusi air dan penggunaan air yang tidak efisien. Chiras . Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kekurangan air di rumah tangga diperparah dengan kebocoran air akibat kerusakan peralatan yang tidak segera diperbaiki, penggunaan peralatan yang membuangbuang air, penggunaan air yang buruk, dan minimnya penggunaan air hujan sebagai sumber air alternatif. penggunaan air yang tidak diatur mengancam kelestarian air, sehingga perlu dilakukan penghematan Salah satu cara menghemat air dalam rumah tangga adalah pemanenan air hujan, yaitu mengumpulkan, menampung dan menyimpan air Kendala yang dihadapi dalam pemanenan air hujan antara lain frekuensi dan kuantitas curah hujan berfluktuasi serta kualitas air hujan yang tidak memenuhi pedoman standar air bersih WHO. Permasalahan yang berkaitan dengan kualitas air hujan ada dua yaitu, isu bacteriological water quality dimana air hujan dapat terkontaminasi oleh kotoran yang ada di atap dan isu insect vector dimana serangga dapat berkembang biak dengan bertelur dalam air. Pemanenan air hujan ini dapat menjadi alternatif penyedia air bersih bagi daerah-daerah yang mengalami kekeringan. Salah satunya yaitu Desa Mesiapi. Maluku Barat Daya. Dari keterangan yang penulis dapat dari kerabat penulis yang bekerja sebagai kontraktor di daerah Mesiapi, kekeringan yang terjadi di desa Mesiapi disebabkan karena kemarau yang berkepanjangan berdasarkan data BMKG tahun 2022 dengan suhu panas 30CC - 33CC dan dengan kondisi topografi tanah yang berbatuan . sehingga terjadi kekeringan pada musim panas dengan durasi hujan yang sangat sedikit, yaitu berkisar di bulan September sampai bulan Maret hal ini mengakibatkan penduduk desa Mesiapi yang jumlah keseluruhan penduduk 937 jiwa dengan jumlah kepala keluarga 203 kekurangan air bersih dan juga diakibatkan karena infiltrasi air/penyerapan air masuk kedalam tanah sangat terbatas sehingga sumber air permukaan sangat kecil dan sulit untuk didapat. Sehingga alternatif yang di ambil adalah dengan menggunakan air hujan sebagai sarana air bersih dengan cara di ditampung melalui atap bangunan dan e-ISSN:2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 dialirkan melalui talang air pada atap rumah. Air dari talang atap rumah tersebut dialirkan lagi ke provil tank dan kelebihan airnya dialiri melalui pipa distribusi ke bak recervoir atau bak penampungan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian terkait Pemanenan Air Hujan. sebagai alternatif sumber air bersih pada desa Mesiapi. Maluku Barat Daya. TINJAUAN PUSTAKA 1 Air Hujan Air hujan merupakan salah satu sumber daya alam yang belum dimanfaatkan secara optimal, hanya dapat mengalir melalui saluran drainase yang bermuara ke sungai dan akhirnya bermuara ke laut. Padahal air hujan dapat membawa banyak manfaat bagi kehidupan manusia termasuk penyediaan air minum yang berkelanjutan kepada masyarakat. Air hujan sendiri dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia, antara lain untuk mandi, mencuci, bahkan air minum. Sebagian besar curah hujan deras di beberapa daerah pedesaan terbuang sia-sia dan terbawa ke Bahkan, banyak wilayah yang terendam banjir akibat hujan. Dalam rangka penyediaan air minum di desa-desa yang curah hujannya tinggi, dimungkinkan untuk dikembangkan sistem penampungan air hujan (SPAH) yang sesuai dengan kebutuhan konsumsi masyarakat pedesaan. Sistem ini dapat dikembangkan dan dikelola bersama untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari atau bahkan dipasarkan. Prinsip dasar PAH adalah menyerap air hujan yang jatuh ke permukaan atap melalui talang untuk ditampung ke dalam tangki penyimpanan. Kemudian air yang mengalir dari tangki yang sudah terisi dialirkan ke sumur rembesan/resapan. 1 Pemanenen Air Hujan Pemanenan air hujan (PAH) adalah suatu metode atau teknologi yang digunakan untuk menampung air hujan dari atap bangunan, permukaan tanah, jalan atau bukit batu dan digunakan sebagai salah satu sumber suplai air bersih. Air hujan merupakan sumber air yang sangat penting terutama di daerah yang tidak mempunyai sistem pasokan air domestik, kualitas air permukaan yang rendah dan tidak terdapat air tanah. (Abdulla dan Al Shareef, 2. 2 Kualitas Air Hujan Air hujan mempunyai nilai kesadahan rendah sehingga tidak memerlukan proses pengolahan yang canggih (Jothiprakash dan Santhe, 2. Meskipun air hujan pada umumnya bebas dari polusi industri, mikroorganisme, logam berat dan bahan berbahaya lainnya yang ada pada air permukaan dan air tanah, namun air hujan dapat terkontaminasi oleh pencemaran udara yang terjadi di perkotaan. Meskipun mikroorganisme biasanya tidak terdapat dalam air hujan tetapi dapat tumbuh selama penampungan dan dapat mencemari bak penampung dan prasarana lainnya (Chain, 2. Halaman 118 JOURNAL AGREGATE 2 Syarat-Syarat Air Bersih Badan Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa ciri-ciri air bersih adalah air yang memenuhi persyaratan higienis dan dapat digunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari adalah sebagai Tidak Berwarna Salah satu ciri air bersih dan aman untuk diminum dan digunakan sehari-hari adalah airnya terlihat Jika airnya keruh seperti kuning, jingga, atau bahkan coklat, maka sudah pasti mengandung zat berbahaya sehingga tidak dianggap air bersih. Tidak Mempunyai Rasa Jika air saat diminum mempunyai rasa asin atau logam, maka dapat dikatakan air tersebut tidak layak disebut air bersih. Rasa air seperti itu bisa disebabkan oleh karat di pipa atau besi pada saluran air. Saluran air dapat melepaskan beberapa jenis logam seperti besi, mangan, zink, tembaga dan timah. Tidak Berbau Seperti halnya rasa, bau atau aroma air itu adalah tanda adanya bakteri atau bahan organik yang Hal inilah yang membuat indeks air yang memenuhi kebutuhan sanitasi tergolong Tidak Ada Rasa Lengket Saat Digunakan Ciri yang memenuhi standar air bersih yang keempat adalah tidak lengket saat digunakan. Selain mengetahui indikator air bersih berdasarkan warna, rasa, dan bau, pada bagian ini kita juga dapat mengenali air dari teksturnya. Memiliki pH Netral Ciri air bersih yang kelima adalah harus mempunyai pH yang tidak jauh dari ambang batas Ciri ini merupakan bagian dari persyaratan kimia yang biasa digunakan untuk mengukur air. Kadar atau kandungan pH dalam air dapat dijadikan patokan sifat-sifat air, mulai dari basa, asam, atau normal. Tidak Mengandung Bakteri Ciri air bersih yang keenam adalah tidak adanya bakteri atau mikroorganisme yang dapat membahayakan kesehatan manusia. Salah satu bakteri yang harus dihindari adalah Escherichia Coli. Coli sendiri dapat hidup di usus makhluk hidup, termasuk manusia. Tidak Mengandung Debu. Pasir. Tanah, atau Sedimen Lainnya Ciri ketujuh air yang dapat disebut bersih adalah tidak mengandung debu, pasir, tanah, atau jenis sedimen Seperti yang telah disampaikan di atas, salah satu syarat fisik air bersih adalah airnya tidak keruh atau kotor. 3 Komponen Sistem Pemanenan Air Hujan Sistem pengaliran air hujan . onveyance syste. biasanya meliputi : e-ISSN:2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 Pipa, mengalirkan air hujan yang jatuh di atap ke tangki penyimpanan . istern or tank. Filter, untuk menyaring sampah . aun, plastik, ranting, dl. yang ikut serta bersama air hujan di saluran tangkapan untuk menjaga kualitas air Tangki, tempat menyimpan air hujan. Tangki penyimpanan air hujan bisa berada di atas tanah atau di bawah tanah. First flush device, untuk meminimalisir polusi yang ikut serta dalam air hujan. Pompa, dibutuhkan apabila bak penampung air hujan berada di bawah tanah. 4 Analisis Frekuensi Curah Hujan Dengan menganalisis data frekuensi curah hujan atau debit untuk memperoleh nilai curah hujan rencana atau debit rencana, maka diketahui beberapa distribusi probabilitas. Distribusi probabilitas kontinu yang umum digunakan, yaitu: Gumbel. Normal. Log Normal, dan Log Pearson Type i. Pada penelitian ini hanya diggunakan dua distribusi yaitu Gumbel dan Log person type i dan di uji menggunakan pengujian Chisquare. Distribusi Gumbel Curah hujan rencana metode Gumbel dapat diperoleh secara statistik dengan rumus berikut: X = X S x K. Keterangan: X = hujan rencana atau debit dengan periode XI = nilai rata-rata dari data hujan (X) S = Standar deviasi dari data curah hujan (X) ycUyc. ycUycu K = Faktor frekuensi gumbel ya = ycN ycNOe1 Yt = reduced variate = Oeyaycu Oe ycN Sn = reduced standard deviasi Yn = reduced mean Distribusi Normal dan Log Normal Distribusi normal mempunyai koefisien asimetris (C. = 0, sedangkan log normal mempunyai nilai asimetris Cs = 3Cv 3Cv3 , dimana nilai Cv adalah koefisien variasi. ycU = ycU K S aPers. Keterangan: X = hujan rencana atau debit dengan periode ulang XI = nilai rata-rata dari data hujan (X) S = standar deviasi dari data curah hujan (X) K = faktor frekuensi, nilainya bergantung dari T Distribusi log Pearson i Pearson telah mengembangkan serangkaian fungsi probabilitas yang dapat diterapkan pada hampir semua distribusi probabilitas empiris. Persamaan umum dari sebaran log Pearson i adalah sebagai berikut: yaycuyci ycU = yaycuyci ycU K S Log XaPers. Keterangan : Halaman 119 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Log X = nilai logaritmis hujan rencana atau debit dengan periode ulang T Oc yaycuyci ycu Log XI = nilai rata-rata dari Log ycU = ycu Oc. og ycuOelog ycu S log X = standar deviasi dari log ycU = ycu K = variabel standar, besarnya bergantung koefisien kemencengan (Cs/G) 5 Uji Distribusi Probabilitas Uji distribusi bertujuan untuk mengetahui apakah persamaan distribusi probabilitaas yang dipilih dapat mewakili distribusi statistik dari data yang Pengujian yang digunakan, yaitu: metode ChiKuadrat . Metode Chi-Kuadrat . Uji Chi Square dilakukan untuk uji kesesuaian Rumus yang digunakan dalam perhitungan Uji Chi-Kuadrat adalah sebagai berikut : ycu2 = Oc . cCyceOeyayc. 2 yayce TDS adalah indikator dari jumlah partikel atau zat baik itu berupa senyawa organic maupun nonorganik. Zat-zat tersebut dapat berupa natrium . , kalsium, mangnesium, kalium, karbonat, nitrat, bikarbonat, klorida, dan sulfat. Nilai dari TDS pada penelitian ini adalah 22,9 mg/l. 7 Pemanfaatan Pemanenan Air Hujan Lokasi Pemanenan air Hujan Pada penelitian ini penulis memilih Desa Mesiapi. Pulau Kisar Kab. Maluku Barat Daya sebagai lokasi penerapan Rain Water harvesting. Total bangunan rumah di daerah Mesiapi sendiri sebanyak 203 Unit. Koefisien Run-off Tabel koefisien aliran permukaan (C) untuk wilayah urban (Schwab, et al, 1982, dalam Arsyad. Tabel 1. Koefisien Aliran Permukaan (C) a. Pers. Keterangan : X2 = Parameter Chi-Kuadrat terhitung Ef = Frekuensi yang diharapkan sesuai dengan pembagian kelasnya Of = Frekuensi yang diamati pada kelas yang n = Jumlah sub kelompok Selanjutnya distribusi probabilitas yang dipakai untuk menentukan curah hujan rencana adalah distribusi probabilitas yang mempunyai simpangan maksimum tekecil dan lebih kecil dari simpangan kritis, atau dirumuskan sebagai berikut: ycu 2 < ycu 2 ycayc a. Pers. Keterangan : x2 = parameter chi-kuadrat terhitung x2cr = parameter chi kuadrat kritis Prosedur perhitungan dengan menggunakan Metode Chi-Kuadrat adalah sebagai berikut : Urutkan data dari terbesar ke kecil atau Menghitung derajat kebeasan (D. dan x2 cr Menhitung kelas distribusi Menghitung interval kelas Perhitungan x2cr Bandingkan nilai x2 terhadap x2cr 6 Kualitas dan Kuantitas Air Hujan Pengukuran suhu dengan Alat thermometer. Alat ini digunakan untuk mengukur suhu . Berdasarkan hasil penelitian, suhu yang diperoleh adalah 24,4AC. pH atau derajat keasaman digunakan untuk menunjukan seberapa asam atau basa suatu zat, larutan atau benda dengan menggunakan pH meter. pH normal bernilai 7 sedangkan pH basa bernilai >7 dan pH asam bernilai <7. Dalam penelitian untuk tingkat pengukuran pH diperoleh data dari curah hujan yaitu: 8,11. e-ISSN:2964-5158 Sumber : Schwab . dalam artikel Arsyad, 2006 METODOLOGI 1 Lokasi Penelitian Pada studi kasus kali ini, penelitian dilakukan di desa Mesiapi. Pulau Kisar Kab. Maluku Barat Daya. 2 Jenis Data Jenis data yang diperoleh adalah: - Data primer berupa data pengukuran luas bangunan tempat tinggal warga - Data sekunder berupa data curah hujan, data jumlah penduduk dan lainnya 3 Sumber Data Sumber data primer berasal dari dokumentasi pribadi, sedangkan data sekunder bersumber dari instansi yang terkait. 4 Diagram Alur Penelitian Diagram alur penelitian dapat dililhat pada gambar 1. Halaman 120 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 2 Pengolahan Data Curah Hujan Data curah hujan selah 10 tahun dapat dilihat pada Tabel 3. Curah Hujan maksimum Sumber : Data Curah Hujan Gambar 1. Diagram Alur Penelitian Sumber : Penulis, 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Luas Atap Bangunan Rekapan luas atap bangunan rumah tinggal warga dapat dilihat pada tabel 2. Tabel 2. Luas Atap Bangunan Dan Jumlah Bangunan Rumah Di Desa Mesiapi Gambar 2. Hidrogaf Curah Hujan Maksimum Sumber: Penulis, 2023 3 Perhitungan Hujan Rencana dan Intensitas Hujan Perhitungan hujan rencana dan intensitas hujan dapat dilihat pada tabel 4 sampai dengan tabel 7. Distribusi Probabilitas Gumbel Tabel 4. Perhitungan Standar Deviasi Curah Hujan Untuk Metode Gumbel Sumber: Penulis, 2023 Sumber: Penulis, 2023 e-ISSN:2964-5158 Halaman 121 JOURNAL AGREGATE Tabel 5. Perhitungan Curah Hujan Rencana Periode Ulang T Tahun Metode Gumbel VOL. NO. MARET 2024 Tabel 8. Curah Hujan Maksimum Sumber: Penulis, 2023 Distribusi Probabilitas Log person tipe i Tabel 6. Tabel Parameter Statistik Dalam Menganalisa Data Distribusi Frekuensi Sumber: Penulis, 2023 Tabel 7. Perhitungan Hujan Rancangan Dengan Berbagai Kala Ulang Sumber: Penulis, 2023 Perhitungan Uji Kuadrat / Chi-Square (X. langkah-langkah perhitungan chi square adalah sebagai berikut: Mengurutkan data dari terbesar ke terkecil atau Sumber: Penulis, 2023 Menghitung jumlah kelas A Jumlah data . = 10 A Kelas distribusi (K) = 1 3,3 log n = 1 3,3 Log 10 = 4,3 5 kelas Menghitung derajat kebebasan (D. Dimana : P = untuk uji kuadrat adalah 2 Dk = 5 Ae ( P 1 ) = 5 Ae . = 2 Menghitung X2Cr dilihat dari Dk Dimana derajat kepercayaan () tertentu yang sering diambil adalah 5% , maka nilai X2Cr = 5,991 Menghitung nilai yang diharapkana ycu yaya = yco Tabel 9. Perhitungan Kelas Distribusi Dan Interval Kelas Gumbel Log % 3 (%) XT KT 1,49 0,978 147 0,85 75,9 ,14 2,5 0,67 0,150 82, 0,27 24,2 1,6 0,08 8,68 0,434 048 0,24 1,2 0,47 3,13 0,997 6,8 0,76 Sumber: Penulis, 2023 Menghitung Nilai X2 Hasil hitungan nilai x2 untuk distribusi Gumbel dapat dilihat pada tabel 10. e-ISSN:2964-5158 Halaman 122 JOURNAL AGREGATE VOL. NO. MARET 2024 Tabel 10. Menghitung Nilai X2 Untuk Distribusi Gumbel Sumber: Penulis, 2023 Tabel 11. Menghitung Nilai X2 Untuk Distribusi Log Person i A Rumah type 3 OcycE = 196,3 yco2 ycu 1,419 ycu 0,6 = 167,12 yco3 /Eaycaycycn OcycE = 167,12 yco3 /Eaycaycycn ycu 17 ycycycoycaEa = ya. ynyeya, ya yeayc /yeOyeCyeeyeO Rumah type 4 OcycE = 203,18 yco2 ycu 1,419 ycu 0,6 = 172,9 yco3 /Eaycaycycn OcycE = 172,9 yco3 /Eaycaycycn ycu 15 ycycycoycaEa = ya. yeyye, yn yeayc /yeOyeCyeeyeO Rumah type 5 OcycE = 101,61 yco2 ycu 1,419 ycu 0,6 = 86,51 yco3 /Eaycaycycn OcycE = 86,51 yco3 /Eaycaycycn ycu 50 ycycycoycaEa = ye. ycyaye, yeyc yeayc /yeOyeCyeeyeO Rumah type 6 OcycE = 184,71 yco2 ycu 1,419 ycu 0,6 = 157,26 yco3 /Eaycaycycn OcycE = 157,26 yco3 /Eaycaycycn ycu 20 ycycycoycaEa = yc. yayeye, yaye yeayc /yeOyeCyeeyeO Tabel 12. Rekapitulasi Nilai X2 dan X2 Cr Sumber: Penulis, 2023 Jumlah Air yang Dapat Dipanen Untuk mengetahui jumlah air yang dapat dipanen menggunakan rumus sebagai berikut : OcycE = yca ycu ycI ycu ya Keterangan : OcQ = Jumlah air yang dapat dipanen . 3/har. a = Luas atap bangunan . A = koefisien run-off . R = Rata-rata curah hujan maksimum Jadi, jumlah air yang dapat dipanen pada : A Rumah type 1 OcycE = 150,76 yco2 ycu 1,419 ycu 0,6 = 128,35 yco3 /Eaycaycycn OcycE = 128,35 yco3 /Eaycaycycn ycu 56 ycycycoycaEa = yi. yaynyn yeayc /yeOyeCyeeyeO A Rumah type 2 OcycE = 136,9 yco2 ycu 1,419 ycu 0,6 = 116,55 yco3 /Eaycaycycn OcycE = 116,55 yco3 /Eaycaycycn ycu 45 ycycycoycaEa = ye. yayeye, yiye yeayc /yeOyeCyeeyeO e-ISSN:2964-5158 Perhitungan dengan persamaan ini dilanjutkan untuk durasi dan kedalaman hujan yang lainnya, serta nilai intensitas hujan untuk berbagai durasi hujan yang Mononobe. Perhitungan dilakukan dengan interval maksimal 300 menitan . tahun k-1,01 tahun k-2 tahun k-5 tahun k-10 Jadi, pengujian probabilitas dengan metode Chi Kuadrat distribusi yang tepat untuk menganalisis data curah hujan pada penelitian ini adalah distribusi probabilitas Log Person type i karena nilai X2 >X2Cr. Periode Ulang Sumber : Penulis, 2023 Perhitungan Debit Dari uji chi-kuadrat dapat disimpulkan bahwa data hujan wilayah desa Mesiapi. Maluku Barat daya. Pulau Kisar mengikuti distribusi log person i. Adapun hasil perhitungan periode ulang rencana metode log person i dapat dilihat pada tabel 4. Dengan menggunakan tabel 4. 13, untuk hujan periode ulang 1,01 tahun dimana. P = 0,0693 mm dan durasi hujan 120 menit atau 2 jam, akan diperoleh intensitas hujan dengan metode mononobe, yaitu : ycU24 24 2/3 ya= ( ) 24 ycN Keterangan : I = Intensitas hujan rencana X24 = tinggi hujan harian maksimum atau hujan rencana . T = durasi hujan atau waktu konsentrasi . , maka . 35,974 24 2/3 ya= ) = 7,857 ycoyco/ycycayco 2/120 Durasi . Gambar 2. Kurfa IDF Dengan Metode Mononobe Sumber: Penulis, 2023 Halaman 123 JOURNAL AGREGATE Debit Air Hujan Debit air hujan (Q) dalam penelitian ini dihitung berdasarkan metode rasional, dimana membutuhkan data koefisian pengaliran (C), intensitas curah hujan (I), dan luas area tangkapan (A). Pada penelitian ini, debit air hujan digunakan untuk mengetahui potensi jumlah air hujan yang dapat dimanfaatkan dan pada Desa Mesiapi. Kecamatan MBD sebagai perencanaan pemanfaatan air hujan. Perhitungan debit air hujan menggunakan Metode Rasional. Metode Rasional dapat diterapkan dengan menggunakan kombinasi nilai C atau rata-rata nilai C dan intensitas hujan dihitung berdasarkan waktu durasi konsentrasi Rumus umum dari metode rasional ycEyc = 0,278 ycu ya ycu yayc ycu ya Keterangan: Qt = Debit puncak permukaan dengan periode ulang T tahun atau debit rencana dengan periode ulang T tahun . 3/de. C = Angka pengaliran . anpa dimens. A = luas daerah pengaliran (Km. It = Intensitas curah hujan dengan periode ulang T tahun . m/ja. Tabel 13. Perhitungan Debit Air Hujan Per Rumah Sumber: Penulis, 2023 Perhitungan Kebutuhan Air Bersih Keseluruhan Untuk pemakaian 1 orang = 98,45 lt/org/hr Jumlah Rumah = 203 Luas bak recervoir = 50 m3 / 50. 000 liter = 265 ycu 98,45 = 26. 069,25 lt/org/hr = 26. 069,25 lt/org/hr = 26,08925 m3 Dikali dengan 3 jam atau 25% = 26,08925 m3 x 25% = 6,25 m3 Tabel 14. Kebutuhan Air Bersih Keseluruhan Sumber: Penulis, 2023 e-ISSN:2964-5158 VOL. NO. MARET 2024 Kebutuhan Pipa Penentuan dari setiap dimensi atau ukuran pipa tampungan air hujan disesuaikan dengan SNI 8153:2015 Tentang Sistem Plambing Pada Bangunan Gedung. Sehingga untuk penggunaan pipa berupa talang, pipa tegak, dan pipa horizontal menggunkaan acuan peraturan tersebut. Perhitungan kebutuhan pipa untuk jaringan air hujan dari rumah ke bak penampungan umum. Tabel 15. Kebutuhan Pipa Sumber: Penulis, 2023 Rekapitulasi Harga Satuan Anggaran ini digunakan untuk satu bak penampungan air hujan. Karena dalam perencanaan ini mempunyai dua bak penampungan maka, anggaran biaya yang dipergunakan yaitu sebesar Rp. 000,00 (Enam Ratus Enam Puluh Lima Juta Dua Ratus Delapan Puluh Empat Ribu Rupia. PENUTUP Kesimpulan Kualitas air hujan di desa Mesiapi. Kab. Maluku Barat Daya dari hasil uji laboratorium menghasilkan Ph 8,11. suhu 24,4 CC. dan TDS 22,9 mg/l. Air hujan di desa Mesiapi selama 10 tahun . dengan tingkat curah hujan tertinggi terjadi di tahun 2020 yaitu 260 mm. Potensi pemanenan air hujan berdasarkan hasil uji kualitas air hujan, untuk desa Mesiapi debit alirannya sebesar 61 lt/det dengan nilai hujan rencana 7,857 mm/jam dan durasi hujan selama 2 jam, serta periode ulang hujan (PUH) 2 tahun. Anggaran yang diperoleh dari perhitungan untuk pembangunan bak recervoir . ak penampunga. di desa Mesiapi dengan rencana 2 bak penampungan yaitu Rp. 000,00 (Enam Ratus Enam Puluh Lima Juta Dua Ratus Delapan Puluh Empat Ribu Rupia. Saran Pemerintah daerah sebagai pihak yang memiliki wewenang untuk membuat aturan atau kebijakan diharapkan untuk membuat regulasi ataupun rekomendasi agar Konsep Pemanenan Air Hujan ini dapat sama-sama diterapkan oleh masyarakat sebagai salah satu langkah pemenuhan air bersih di desa Mesiapi. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar konsep desain pemanenan air hujan untuk desa Mesiapi, sehingga warga desa Mesiapi lebih terbantu dalam ketersediaan air bersih. Halaman 124 JOURNAL AGREGATE Jika penelitian ini dipakai untuk dasar konsep pembuatan Rain Water Harvesting, maka sebaiknya di perhatikan kembali dimulai dari awal pengujian air hingga perhitungan. DAFTAR PUSTAKA