Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023 pp 11-18 RANCANG BANGUN RADIUSTURNER TOOLPOST PADA MESIN BUBUT Samsul Rizal. Alimedi. Romi Wilza. Anisa. Erik Alam Saputra. Made Diva Dwi Adyana. Fenoria Putri. Jurusan Teknik Mesin Studi . Politeknik Negeri Sriwijaya. Jl. Srijaya Negara Bukit Besak Palembangn 30139 email corresponding: alimedi@polsri. ABSTRACT In this advanced era, technology continues to develop, including in the field of machinery. So that makes experts competing to create a new work, especially in the field of machinery. On a conventional lathe, when you want to make a radius, there are many steps that must be taken, starting from setting tools, sharpening complex chisels and others. This research will design a Radius Turner Toolpost that has a function to make a workpiece in the form of a radius without having to sharpen or replace the chisel. So that it can create more accurate turning and more perfect results. To reduce vibration and avoid changing the position of the anvil when turning, a clamp or bolt is provided. Key words : Toolpost. Clamps. Lathe PENDAHULUAN Mesin bubut adalah suatu mesin perkakas yang digunakan untuk menyayat benda yang diputar. Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi dengan sumbu putar dari benda kerja. Salah satu komponen terpenting pada mesin bubut ialah toolpost yang berfungsi sebagai tempat dudukan pahat dan biasanya menggunakan 3 Ae 4 bauh baut Jenis toolpost yang sering digunakan adalah toolpost standard, jenis ini dapat melakukan pemakanan melintang, memanjang, champer bahkan radius. Hanya saja kelemahannya saat melakukan proses pembubutan sering mengganti pahat dan ketika melakukan pembubutan radius harus menggunakan pahat radius dan mengatur kemiringan toolpost sedemikian rupa agar menghasilkan benda kerja berbentuk radius. Berdasarkan permasalahan diatas perlu dilakukan penelitian untuk membuat toolpost yang mampu melakukan proses pembubutan terutama dalam pembubutan radius tanpa harus mengganti pahat dan mengasah pahat. Selain itu, alat ini didesain dapat berputar sejauh 360o sehingga untuk membuat bentuk radius pada benda kerja mudah dilakukan. Dalam perancangannya alat ini juga dibantu oleh baut yang berfungsi untuk mengurangi getaran dan menghindari terjadinya perubahan posisi pada landasan ketika sedang melakukan pembubutan BAHAN DAN METODA Mesin Radius Turner Toolpost ini merupakan rancangan mesin yang dikembangkan dan diarahkan untuk menjawab kelemahan dari toolpost standard. Dalam memilih dan menetapkan Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023 pp 11-18 rancangan spesifikasi Radius Turner Toolpost terdiri dari upper toolpost, lower toolpost dan toolholder dan handle yang terbaik, maka harus dibuat beberapa varian atau kemungkinan solusi rancangan dengan tujuan untuk memperoleh rancangan yang presisi, antara pahat dengan benda kerja center dan aman apabila digunakan. Setiap komponen yang dirancang memiliki keterikatan satu sama lain. Gambar 1. Perencanan Alat Toolpost Lower Toolpost Upper Pahat Widia Baut L M5 Baut L M8 Toolholder Lower Tollholder Upper Handle Baut L M8 Baut M10 Mur M10 Baut L M8 Untuk membuat alat Radius Turner Toolopost dibutuhkan alat-alat dan bahan sebagi Alat-Alat dan Bahan Alat yang digunakan untuk menunjang dalam proses pembuatan Radius Turner Toolpost ini adalah mesin milling, mesin bubut dan mesin bor. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat alat ini antara lain sebagi berikut : Toolpost lower, bahan pada landasan bawah yang digunakan adalah baja AISI 1045 ukuran 142 mm x 130 mm x 32 mm. Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023 pp 11-18 Toolholder lower, bahan yang digunakan adalah baja AISI 1045 ukuran 120 mm x 36 mm x 30 mm. Toolholder upper, bahan yang digunakan adalah baja AISI 1045 ukuran 70 mm x 30 mm x 20 mm. Toolpost Upper, bahan yang digunakan adalah baja AISI 1045 ukuran yo100 x 60 mm. Handle. bahan yang digunakan adalah baja AISI 1045 ukuran yo29 x 210 mm. 2 Analisa Perhitungan Baut Dalam pembuatan alat ini, kekuatan sambungan baut perlu dihitung untuk mengetahui diameter baut yang akan digunakan. Oleh karena itu secara teori dapat dihitung menggunakan rumus berikut (Sularso,1. Tegangan tarik izin yuayc : yuayc ycnycycnycu = yc Tegangan geser izin : yuayci ycnycycnycu = 0,5 y yuayc ycnycycnycu Tegangan geser : yuayci = ya ycycuycycayco ya Dalam pembuatan alat ini direncanakan akan menggunakan baut M10 sebagai pengikat antara toolpost pada eretan mesin bubut dengan tegangan tarik (Et ) sebesar 370 N/mm2 atau setara dengan AISI 1045, yang berjumlah 4 buah memiliki diameter terkecil yaitu 8,16 mm menurut perhitungan ulir ISO metrik normal. Maka dari data ini dan menggunakan rumus diatas maka didapat nilai tegangan geser izin sebesar 46, 25 N/mm2 dan tegangan gesenya sebesar 0,447 N/mm 2 untuk 4 baut. Jadi dapat disimpulkan bahwa Eg O Eg izin baut, maka baut aman untuk digunakan. Metode Riset Penelitian ini dilakukan mulai dari perencanaan meliputi melakukan observasi, mencari referensi dan literatur yang mendukung dan yang terakhir melakikan wawancara, tahap selanjutnya mendesain alat dan melakukan proses pembuatan alat, setelah itu dilakukan pengujian serta yang terakhir tahap analisa. apabila pada tahapan pengujian berjalan dengan baik maka penelitian ini sudah selesai. Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023 pp 11-18 Mulai A Observasi A Referensi Perencanaan A Literatur A Wawancara Desain Rancang Bangun Radius Turner Toolpost Pada Mesin Bubut A Aawanc Pembuatan Alat Pengujian Yes Perhitungan Biaya Analisa Performan Alat Kesimpulan & Saran Selesai Gambar 2. Diagram Alir Penelitian HASIL DAN PEMBAHASAN Pengujian alat ini dilakukan dengan melakukan uji coba dalam melakukan pembubuatan dan melihat kelebihan dari alat ini. Hasil Pengujian Pembubutan radius10 Pengujian ini dilakukan dengan cara melakukan pembubutan radius 10 pada 3 benda kerja yang berdiameter berbeda. Table 1. Pengujian Radius 10 Pengujian yo benda Kedalaman 1 mm 1 mm 1 mm Radius Sesuai Sesuai Sesuai Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023 pp 11-18 Gambar 2. Hasil Pengujian Radius 10 Hasil Pengujian dengan melakukan pembubutan radius15 Pengujian ini dilakukan dengan cara melakukan pembubutan radius 15 pada 3 benda kerja yang berdiameter berbeda. Table 2. Pengujian Radius 15 Pengujian yo benda Kedalaman 1 mm 1 mm 1 mm Radiusyang Tidak Sesuai Sesuai Sesuai Gambar 3. Hasil Pengujian Radius 15 Pengujian Pembubutan Memanjang Pengujian pembubutan memanjang dilakukan guna mencari tahu apakah alat ini mampu untuk melakukannya. Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023 pp 11-18 Gambar 4. Pembubutan Memanjang 4 Pengujian Proses Pembubutan Melintang Pengujian pembubutan melintang dilakukan guna mencari tahu apakah alat ini mampu untuk Gambar 5. Pembubutan Melintang 5 Pengujian Proses Pembubutan Champer Pengujian pembubutan champer dilakukan guna mencari tahu apakah alat ini mampu untuk Pada Gambar 6 menunjukkan pembubutan champer. Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023 pp 11-18 Gambar 6. Pembubutan Champer KESIMPULAN Setelah dilakukannya proses pengujian alat Radius Turner Toolpost maka dibuatlah kesimpulan sebagai berikut : Semakin besar radius yang ingin dibuat maka diameter benda kerja harus lebih besar dari radius tersebut contohnya pada pengujian pertama dimana hasil yang didapatkan sesuai dengan radius yang diinginkan. Akan tetapi apabila benda kerja lebih kecil dari radius yang ingin dibuat maka hasil yang didapat tidak sesuai atau tidak berbentuk radius. Jika ingin membuat radius luar yang di inginkan, kita dapat mengatur jarak antara pahat dengan titik tengah pada toolpost upper dengan cara memundurkan pahat pahat dari titik tengah Sedangkan apabila ingin melakukan pembubutan radius dalam, maka atur pahat maju dari dititik tengah. Setelah dilakukan percobaan, alat Radius Turner Toolpost mampu melakukan pembubutan melintang sama halnya dengan toolpost standard. Dengan cara memposisikan pahat disamping benda kerja. Kemudian kencangkan pahat pada bagian samping landasan bawah dengan menggunakan kunci L agar landasan bagian atas tidak Tidak hanya pemakanan muka setelah dilakukan percobaan lain, alat Radius Turner Toolpost mampu melakukan pembubutan memanjang dan caranya sama dengan memposisikan pahat disamping benda kerja. Kemudian kencangkan pahat pada bagian samping landasan bawah dengan menggunakan kunci L agar landasan bagian atas tidak bergerak sehingga pembubutan muka dapat dilakukan. Setelah dilakukan uji coba, pembubutan champer juga bisa dilakukan, caranya pun sama seperti halnya dalam menggunakan jenis toolpost standard. Dalam proses pembuatannya, kepresisian pada komponen satu dengan yang lainnya harus diperhatikan agar hasil yang didapat sesuai dengan yang diinginkan. Volume 1 Nomor 2 Tahun 2023 pp 11-18 DAFTAR PUSTAKA