P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. 1, 2025 Page:9-17 Jurnal Language education and literature PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD)TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS UNSUR PEMBANGUN PUISI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 8 LUBUKLINGGAU Desi Cantika1. Satinem2. Sri Murti 3 Universitas PGRI Silampari cantikadesi589@gmail. com1, satinemyohona@gmail. com2, srimurti05@gmail. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ketuntasan secara signifikan kemampua menganalisis unsur pembangun teks puisi siswa kelas X SMA Negeri 8 Lubuklinggau setelah diterapkan strategi Pembelajaran Cooperatif Tipe Student Team Achevement Division (STAD). Metode penelitian yang digunakanPengambilan sampel menggunakan teknik Sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji-t pada taraf signifikan sebesar = 0,05. Hasil analisis data di dapat thitung = E 3. 7623 ttabel = 1,71, sehingga dapat disimpulkan kemampuan menganalisis unsur pembangun teks puisi siswa SMA Negeri 8 Lubuklinggau setelah penerapan Strategi pembelajaran cooperatif tipe student teams achevement division (STAD) signifikan Kata Kunci: Penerapan. Student Team Achevement Division (STAD). Unsur Pembangun Teks Puisi ABSTRACT The aim of this research is to determine the significant completeness of the ability to analyze the building blocks of poetry texts for class The research method used was sampling using the saturated sampling technique. Data collection was carried out using test techniques. The collected data was analyzed using the t-test at a significance level of = 0. The results of data analysis can be found tcount = E 3. 7623 ttable = 1. 71, so it can be concluded that the ability to analyze the building blocks of poetry texts for students at SMA Negeri 8 Lubuklinggau after implementing the student team achievement division (STAD) type cooperative learning strategy is significantly Keywords: Application. Student Team Achievement Division (STAD). Building Elements of Poetry Text PENDAHULUAN Pendidikan menjadi proses perubahan sikap dan tingkah laku seseorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran, latihan, dan cara mendidik. Peningkatan mutu pendidikan merupakan sarana utama di bidang pendidikan nasional dan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia secara menyeluruh. Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan kebutuhan yang perlu diprioritaskan oleh pemerintah untuk kecerdasan generasi yang akan datang. Pemerintah juga telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan cara menyempurnakan sistem pendidikan, baik dengan menciptakan tenaga pengajar yang handal dan ahli di bidangnya P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 1, 2025 Page:9-17 maupun dengan cara melengkapi sarana dan prasarana yang memadai. Pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan bagian dari pendidikan yang mempunyai peranan dalam tujuan pendidikan. Pembelajaran Bahasa Indonesia bertujuan menjadikan proses pembelajaran menjadi komunikatif dan membuat siswa lebih aktif, kreatif, dan inovatif dalam proses belajar mengajar. Pembelajaran berbahasa terdiri dari empat keterampilan, yaitu keterampilan mendengarkan, keterampilan berbicara, keterampilan membaca dan keterampilan Fathurrahman . pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses perolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dari keempat keterampilan ini siswa akan memperolehnya secara bertahap. Selain mempelajarai tentang kebahasaan, pembelajaran bahasa juga mempelajari tentang sastra. Pembelajaran sastra di sekolah diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi secara lisan dan tulis. Karya sastra sendiri memiliki dua jenis sastra . , yaitu prosa dan puisi. Prosa yan disebut dengan karangan bebas sedangkan puisi disebut karangan terikat. Surajiyo, ddk . mengatakan mampu adalah kesanggupan atau kecakapan, sedangkan kemampuan berarti seorang yang memiliki kecakapan atau kesanggupan untuk menjalankan suatu yang diwujudkan melalaui tindakannya untuk meningkatkan kinerjanya. Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang kaya akan makna karena gaya bahasa yang digunakan di dalamnya berbeda dengan bahasa yang digunakan sehari-hari. Puisi menggunakan pilihan kata yang indah, bermakna konotatif, dan mengandung banyak Satinem . mengemukakan puisi berbeda dengan prosa sebagai genre karya sastra, puisi mengandung ide atau pokok persoalan tertentu yang ingin disampaikan penyairnya. Puisi itu mengekpresikan pemikiran yang membangkitkan perasaan, yang merangsang imajinasi panca indra dalam susunan yang penting diubah dalam wujud yang paling berkesan. Pada hakikatnya dalam puisi terdapat tiga aspek penting yaitu sifat seni, kepadatan dan ekspresi tidak langsung puisi juga memiliki unsur-unsur, pembangun puisi yaitu unsur fisik dan unsur batin. struktur batin Tema puisi merupakan gagasan utama pengarang dalam puisinya. pengarang cenderung tidak selalu sama dan besar kemungkinan berbeda-beda, oleh sebab itu tema puisi yang digunakan berbeda. Sedangkan Suprapti . tema adalah dasar cerita atau pokok permasalahan yang mendominasi suatu karya yang ingin dipecahkan pengarang melalui Rasa atau feeling pada puisi merupakan sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitanya dengan latar belakang sosial, pengalaman, dan psikologi penyair. Nada puisi merupakan sikap dan anggapan penyair kepada pembaca terkait tema dan rasa dalam penyampaianya. Amanat, pesan atau nasihat adalah kesan yang ditangkap pembaca setelah membaca puisi. Amanat dirumuskan sendiri oleh pembaca sikap dan pengalaman pembawa sangat berpengaruh kepada amanat puisi. Cara menyimpulkan amanat puisi sangat berkaitan dengan cara pandang pembaca Selanjutnya struktur unsur fisik diksi adalah kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah karya sastra yang sedikit kata-kata dapat menggungkapkan banyak hal, maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pencitraan/imaji ladalah cara P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 1, 2025 Page:9-17 membentuk kesan sentral atau bayangan visiual dan pikiran pembaca disampaikan oleh pencipta melalui karyanya. Tipografi merupakan bentuk fisik atau penyusunan baris-baris dalam puisi. Peranan tipografi dalam puisi adalah untuk menampilkan aspek artistic visiual dan untuk menciptakan nuansa tertentu. Selain itu, tipografi juga berperan untuk menunjukkan adanya loncatan gagasan serta memperjelas adanya satuan-satuan makna tertentu yang ingin dikemukakan penyair. Kata Konkret merupakan kata yang bisa ditangkap dengan indra yang memungkinkan muncul imaji, biasanya berupa kiasan atau lambang. Bahasa Figuratif adalah mengungkapkan makna secara khusus membawa efek konotasi/khayalan tertentu. Verifikasi (Rima dan Ritm. rima adalah persamaan bunyi pada puisi, baik di dalam, di tengah, maupun di akhir pada larik-larik puisi. Sedangkan Ritme merupakan tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya suara Pembelajaran menganalisis unsur pembangun puisi bukanlah pelajaran yang memberatkan siswa dan guru. Dalam pembelajaran menganalisis unsur pembangun puisi, siswa harus banyak membaca puisi karya penyair baik terkenal ataupun tidak. Dengan banyak membaca puisi karya orang lain, siswa secara tidak langsung telah mengapresiasi puisi tersebut. Melalui kegiatan menganalisis unsur pembangun puisi, maka tujuan dari pembelajaran sastra akan tercapai. Siswa akan berusaha mencari-cari maksud dan tujuan puisi yang dibacanya melalui analisis unsur pembangun puisi. Tantangan bagi guru Bahasa Indonesia dalam mengajarkan sastra dalam pembelajaran di kelas adalah rendahnya literasi membaca siswa terutama dalam menikmati karya sastra. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan pada tanggal 17 Oktober 2023 dengan guru bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 8 Lubuklinggau yaitu Ibu Leni Sumarni. Pd. mengatakan bahwa dalam pembelajaran bahasa Indonesia saat ini dominan menggunakan metode ceramah saat pembelajaran berlangsung. Hal ini menyebabkan guru belum mencoba menggunakan pembelajaran inovatif lain sehingga membuat siswa masih merasa kesulitan dalam belajar terutama tentang materi menganalisis unsur pembangun puisi sulit untuk dipahami oleh siswa. Tentu saja hal ini berdampak pada nilai yang didapat masih di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang sudah ditetapkan oleh sekolah Dari jumlah 24 siswa hanya 5 siswa nilainya di atas Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sedangkan 20 siswa belum tuntas. Masalah ini disebabkan karena siswa tidak fokus dan konsentrasi dalam menyimak ketika guru menjelasakan saat pelajaran. Saat mewawancarai salah satu siswa yaitu Deni Satrio kelas X. 4 ditemukan fakta bahwa siswa masih bingung dalam menganalisis baik struktur fisik maupun batin sehingga menjadi suatu kendala bagi guru apakah siswa merasa bosan saat pelajaran berlangsung atau metode pembelajaran yang digunakan tidak mendukung saat belajar. Untuk itu peneliti perlu inovasi untuk strategi pembelajaran yang tepat agar dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis unsur-unsur pembangun teks puisi. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat digunakan adalah Cooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD). Strategi pembelajaran Cooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) merupakan proses belajar yang menekankan interaksi di antara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi dan mencapai prestasi secara maksimal ataupun P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 1, 2025 Page:9-17 disebut dengan kerja kelompok siswa akan lebih bebas bertanya kepada teman kelompok tentang materi yang dikuasainya. Jihad & Abdul . mengemukakan pembelajaran merupakan suatu proses yang terdiri dari kombinasi dua aspek, yaitu belajar tertuju kepada apa yang harus dilakukan oleh siswa, mengajar berorintasi pada apa yang harus dilakukan oleh guru sebagai pemberi pelajaran dalam suatu kelas dibagi kelompok tergantung kapasitas siswa yang terdiri 4-5 siswa setiap kelompoknya mempunyai tujuan strategi agar masing-masing siswa merasa mereka adalah satu perjuangan. Sedangkan jika salah satu kelompok dapat memenuhi kriteria yang diinginkan atau ditentukan maka kelompok tersebut akan mendapatkan Strategi pembelajaran tipe ini memberikan kesempatan siswa untuk dapat aktif dalam kelas secara merata. Dalam kegiatan ini siswa dirangsang secara berkelompok untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan berimajinasi dalam menganalisis unsur pembangun Menganalisis unsur puisi merupakan suatu Sulistio & Haryanti . strategi pembelajaran Student Team Achievement Division( STAD) merupakan pembelajaran yang menggunakan kelompok kecil atau tim belajar dengan jumlah empat sampai lima orang secara heterogen dan setiap kelompoknya menggunakan lembar kerja akademik dan saling membantu untuk menguasai materi ajar melalui tanya jawab atau diskusi antar anggota keterampilan yang membutuhkan pemahaman yang tinggi. Langkah awal yang diterapkan dalam pembelajaran secara berkelompok adalah menjalin keaktifan serta antusiasme siswa untuk menganalisis unsur puisi yang runtut dan sistematis. Priansa . menyatakan bahwa strategi cooperatif adalah metode pembelajaran yang menyajikan ide bahwa peserta didikan harus mampu melaksanakan kerja sama melalui sebuah tim, dalam proses pembelajaran yang lebih bertanggung jawab Penerapan menjadi metode untuk mencapai tujuan tertentu dan untuk kepentingan yang diinginkan oleh kelompok atau golongan yang telah terencana dan tersusun sebelumnya. Nurul . mengatakan bahwa penerapan berasal dari bahasa Sunda yaitu terap, lekat, pengenaan dan aplikasi dalam kemampuan penggunaan praktis. Sedangkan Switri, dkk . mengatakan bahwa penerapan atau metode suatu kegiatan atau perbuatan menggunakan atau merealisasikan baik itu berbentuk materi atau teori atau juga metode. Kemudian Harahap . mengatakan penerapan merupakan sebuah tindakan mempraktikkan yang meliputi perencanaan, pelaksanaa dan evaluasi dengan maksud untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan. Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka peneliti ingin melakukan penelitian dengan judul AuPenerapan Strategi Pembelajaran Cooperatif Tipe Student Team Achevement Division (STAD) Terhadap kemampuan Menganalisis Unsur Pembangun Puisi siswa kelas X SMA Negeri 8 Lubuklinggau. METODE Penelitian ini menggunakan eksperimen semu dengan penedekatan kuantitatif tahapan ini menggunakan teknik penumpulan data pretest, treatment dan posttest data ini menggunakan dengan wawancara tes dan nontes dengan mengunakan materi unsur pembagun puisi. Teknik tes yang dilakukan sebanyak 2 kali. Anasisis data dari hasil penelitian dengan judul penerapan strategi pembelajaran student team achievement P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. 1, 2025 Page:9-17 Jurnal Language education and literature division dalam mengganalisis unsur pembangun puisi dikelas X SMA Negeri 8 Lubuklinggau. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah data tes kemampuan siwa. Teknik analisis data dilakukan untuk mengetahui hipotesis hasil penelitian diterima atau tolak, maka data uji dengan menggunakan uji-t tes. Oleh karena itu,pertama harus mecari rata-rata dan simpangan baku standar diviasi dari tes awal dan tes akhir lalu melakukan uji normalitas dan uji kesamaan rata-rata. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26 April 2024 di SMA Negeri 8 Lubuklinggau dengan siswa 24 orang. Kemampuan yang akan diuji adalah menganalisis unsur pembangun puisi pada siswa kelas X SMA Negeri 8 Lubuklinggau. Data dalam penelitian ini berupa data pretest diperoleh dari tes kemampuan menganalisis teks unsur pembangun puisi sebelum menggunakan strategi student team achievement division. Tes yang diberikan kepada siswa berupa tes esai yang bertujuan mengetahui kentuntasan secara signifikan kemampuan menganalisis unsur pembangun puisi siswa X SMA Negeri 8 Lubuklinggau setelah diterapkan strategi student team achievement division Pelaksanaan pretest ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa awal siswa tentan materi mengganalisis unsur pembangun teks puisi dengan materi . ema, nada,rasa rasa,dan amana. Kemudian diberikan stratei pembalajaran student team achievement division untuk mengentahui perbedan tes awal dan tes akhir. Sedangkan untuk mentukan mampu atau tidak siswa dalam menggnalisis unsur pembangun puisi dengan menggunakan KTTP yang telah ditetapkan pihak sekolah. Dengan KKTP yang telah di tetapkan SMA Negeri 8 Lubuklinggau pada mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah 70. Distrbusi interval tingkat kemampuan mengganalisis unsur pembangun teks puisi dapat dilihat sebagai Tabel 1 Interval Tingkat Kemampuan Tes Awal Rentang Nilai KKTPOu70 KKTP>70 Keterangan Frekuensi Persentase Tuntas Tidak Tuntas Jumlah 24 Siswa Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa pada pretest siswa yang mendapatkan nilai di atas KKTP sebanyak 2 siswa . 33%), dan yang mendapatkan nilai dibaah KKTP sebanyak 22 siswa . 66%). Nilai tertinggi adalah 75 dan yang terendah adalah 43 dengan rata-rata sebsar 56. P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 5 No. 1, 2025 Page:9-17 Jurnal Language education and literature Kemampuan Akhir Siswa(Post-tes. Post-test dilaksanakan pada tanggal 29 April 2024 dengan menggunakan strategi pembelajaran student teams achivement division dilakukan tertulis. Pelaksanaan ini bertujuan untuk mengetahui nilai akhir siswa tentang mengganalisis unsur pembangun teks puisi . ema,nada,rasa dan amana. Sedangkan untuk menentukan mampu atau tidaknya siswa dalam mengikuti materi mengganalisis unsur pembangun puisi dengan menggunkan KKTP yang telah ditetapkan sekolah. Adapun KKTP yang telah ditetapkan di SMA Negeri 8 Lubuklinggau untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia 70. Distribusi interval tingkat penguasaan kemampuan siswa dalam mengikuti materi mengganalisis unsur pembangun teks puisi dilihat pada tabel berikut : Tabel 2 Interval Tingkat Kemampuan Tes Akhir (Post-tes. Rentang Keterangan Nilai KKTPOu70 Tuntas KKTP>70 Tidak Tuntas Jumlah Frekuensi Persentase 24 Siswa Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa pada posttest yang mendapatkan nilai di atas KKTP sebanak 18 siswa . %), dan yang mendapatkan nilai dibawah KKTP sebanyak . %). Nilai tertinggi adalah 87 dan nilai terendah 50 dengan rata-rata 77. Uji Normalitas Data Uji normalitas data yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah data hasil tes siswa berdistribusi normal atau tidak. Berdasarkan ketentukan ketentukan perhitungan statistic uji normalitas normalitas dengan taraf = 0. 05 jika X2 hitung < X2 tabel maka data berdistribusi normal untuk lebih jelas dilihat pada tabel berikut: Tabel 3 Hasil Uji Normalitas Pre-test dan Pos-test Variable X hitung X2 tabel Kesimpulan Berdistribusi Pre-test 5. Normal Berdistribusi Pos-test 9. Normal Keteragan Tes Awal Tes Akhir P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 1, 2025 Page:9-17 Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa nilai X2 hitung pre-test dan Pos-test lebih kecil dari nilai X2 tabel maka data pre-test ddan Post-test berdistribusi normal pada taraf kepercayaan = 0. Uji Hipotesis atau Uji-t Uji hipotesis ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah nilai post-tes memiliki perberdan atau tidak. Dengan kriteria pengujiaannya adalah jika thitung Outtabel , maka Ho ditolak dan Ha diterima , sebaliknya jika thitung < ttabel maka Ho diterima dan Ha Berdasarkan hasil perhitungan pre-test diperoleh thitung = 6. Selanjutnya thitung dikonsultasikan dengan nilai ttabel pada distribusi t dengan taraf signifikan 5 % pada derajat kebebasan 24-1 = 23. Untuk taraf ini berarti Ho diterima. Dengan demikian dapat di signifikan bahwa nilai thitung dan ttabel berdistribusi normal. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima kebenaranya, sehingga dapat signifikan penerapan strategi pembelajaran student team achievement division terhadap kemampuan mengganalisis unsur pembangun puisi siswa kelas X SMA Negeri 8 Lubuklinggau. Pembahasan Berdasarkan hasil tes awal . re-tes. dan data tes akhir . ost-tes. , penulis dapat menyimpulkan bahwa penerapan strategi student team achievement devision dapat menuntaskan secara signifiikan kemampuan mengganalisis unsur pembangun puisi Siswa Kelas X SMAN 8 Lubuklinggau. Pada hasil menganalisis pembangun puisi sebelum menerapakan strategi pembelajaran student team achievement devision diketahui nilai terendah 43 dan nilai tertinggi 75, sedangkan nilai rata-ratanya adalah 56. 25 sehingga kemampuan menganalisis unsur pembangun puisi belum mencapai ketuntasan hasil Hal ini disebabkan karena kegiatan pre-test siswa kurang antusias, keinginannya kecil, kurangnya pemahaman siswa tentang materi pelajaran menganalisis unsur pembangun teks puisi. Selanjutnya penulis mengadakan kegiatan treatment sebelum memulai pengambilan data akhir . ost-tes. untuk menilai apakah dengan menerapkan strategi pembelajaran student team achievement devision adanya perubahan saat belajar ketika diterapkan strategi yang lebih inovatif saat proses belajar mengajar. Hal ini teryata berhasil membangkit rasa ingin tau siswa ketika dibentukna tim belajar mereka bisa berpendapat kepada temannya dan membuat suasana kelas menjadi lebih aktif ketika guru bertanya mereka mampu menjawab dan selalu siswa berantusias untuk mengikuti pembelajaran dengan semangat. Hal pertama yang dilakukan sebelum memulai pembelajaran ini guru memberikan tugas kepada siswa untuk menganalisis sebuah puisi dengan pemahaman mereka tentang unsur pembangun puisi lalu ketika telah selesai melakukan pertemuaan kedua guru membentuk kelompok berjumlah 4-5 orang lalu guru menjelaskan tentang unsur pembangun puisi lalu siswa diberikan tantangan tentang kekompakan mereka dalam satu tim untuk menyelesaikan permasalahan, tugas guru disini P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 1, 2025 Page:9-17 membimbing siswa serta memberi motivasi semangat kepada siswa dalam perbedaan pendapat dan teakhir guru meminta kepada siswa untuk menyimpulkan dari hasil dikusi. Untuk mendukung pendapat diatas, menurut Hakim dan Sunardi . menjelaskan bahwa strategi student team achievement division merupakan salah satu model pembelajaran yang dianggap akomodatif dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengumpulkan informasi, berkolaborasi dan komunikatif serta mengaktifkan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu pembelajaran student team achievement division diakui sebagai salah satu model pembelajaran kooperatif yang paling sederhana untuk diimlementasikan karena struktur dan prosesnya yang jelas dan mudah diikuti. Menurut Sudarsana . menjelaskan bahwa pembelajaran student team achievement division dikembangkan diskusi dan komunikasi dengan tujuan agar siswa dapat saling berbagi kemampuan, saling membantu dalam belajar sehingga akan tercipta interaksi dan komunikasi yang dilakukan antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa, dan siswa dengan guru. Sulistio & Haryanti . strategi pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) merupakan pembelajaran yang menggunakan kelompok kecil atau tim belajar dengan jumlah empat sampai lima orang secara heterogen dan setiap kelompoknya menggunakan lembar kerja akademik dan saling membantu untuk menguasai materi ajar melalui tanya jawab atau diskusi antar anggota kelompok Setelah proses pembelajaran dengan menerapkan strategi pembelajran student team achievement division pada kemampuan mengganalisis unsur pembangun teks puisi, diketahui bahwa nilai terendah yang diperoleh siswa adalah 50 dan nilai tertinggi 87, sedankan nilai rata-ratanya adalah 77,34, sehingga kemampuan mengganalisis unsur pembangun teks puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Lubuklinggau setelah menerapkan strategi student team achievement division menjadi lebih baik. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan akhir siswa terdapat peningkatan. Terlihat bahwa rata-rata pre-test besar dari post-test. Hal ini dikarenakan siswa lebih berminat dan termotivasi untuk mengikuti proses belajar menajar dengan aktif, karena pada pembelajaran siswa diberi kebebasan beargumen menyelidiki, memberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan menarik kesimpulan serta guru membantu siswa untuk mempergunakan ide, konsep dan keterampilan yang mereka miliki untuk menemukan pengetahuan baru. Sebagai pembuktiaan dari uraian diatas, maka dilakukan uji normalitas data hal ini dilakukan karena untuk melihat apakah data hasil pre-test dan post-test berdistribusi normal atau Dalam penelitian ini, perhitungan uji normalitas data yang penulis gunakan adalah uji X2 (Chi-Kuadra. menunjukan bahwa baik data pre-test dan post-test kedua data dalam penelitian ini berdistribusi normal pada taraf = 0. Berkenan dengan itu berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan rumus statistik uji . didapat thitung 7623 Kemudian nilai thitung dibandingakan dengan nilai ttabel dengan db/df= N-1. = 23 pada taraf kepercayaan 5% adalah. 71 Jadi nilai thitung > ttabel 3. 7623 > 1. Hal ini berarti hipotesis yang menyatakan bahwa penerapan strategi pemelajaran student team achievement division secara signifikan menuntaskan kemampuan P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Jurnal Language education and literature Vol. 5 No. 1, 2025 Page:9-17 mengganalisis unsur pembangun puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Lubuklinggau terbukti kebenarnnya. Hal ini sejalan dengan AuPenerapan Model Pembelajaran Kooperati Tipe student team achievement division (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pembelajaran Pemeliharaan Mesin Kendaraan RinganAy menujukan bahwa hasil belajar siswa meningkat setelah penerapan model student team achievement division hal ini dibuktikan dari peningkatan ketuntasan klasikal dan rata-rata hasil belajar siswa. Ketuntasan klasikal siswa sebesar 3,20% menjadi 90,30%, sedangkan rata-rata hasil hasil belajar siswa meningkat sebesar 28,94 poin yaitu dari 59. 58 menjadi 88,52. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat di simpulkan bahwa penerapan student team achievement division secara signifikan dapat menuntaskan kemampuan mengganalisis teks puisi Siswa Kelas X SMAN 8 Lubuklinggau. Hal ini dibuktikan dengan uji . didapat thitung 3. Kemudian thitung dibandingkan dengan nilai ttabel dengan db/df = N-1. = 23 pada taraf kepercayaan 5% adalah 1,71. Jadi nilai thitung > ttabel 3. 9476 > 1,71 Besarnya peningkatan rata-rata post-test dengan pre-test = 77. 34 - 56,25 = 21. Dengan demikian besar peningkata dari pre-test ke post-test adalah 21. 09 sedangkan ketuntasan secara klasikal yang ditetapkan adalah 70% dan hasil penelitian ini mencampai mencampain 96,32%. DAFTAR PUSTAKA Fathurrahman. Model-Model Pembelajaran Inovatif. Jokjakarta: Ar-ruzz Media. Harahap. Strategi Penerapan Metode Ummi Dalam Pembelajaran AlQurAoan. Surbaya: Scopind Media Pustaka Hakim A. C & Sunardi. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dalam Meningkatkan Hasil BelajarAkidah Akhlak. Surakarta: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendikakan, 7. Jihad. A & Haris. Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Multi Pressindo Nurul. Penerapan Kode Etik Pustakawan. Sulawesi Selatan: Pustaka Taman Ilmu Priansa. Pengembangan Strategi & Model Pembelajaran. Jawa Barat : CV Pustaka Seti