LITERA: Jurnal Literasi Akuntansi Vol. 5 No. 3 September 2025 PENGARUH REPUTASI AUDITOR. FEE AUDIT. OPINI AUDIT DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AUDIT DELAY (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Aneka Industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2. Resti Lisa Utami Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau email: restilisautami@gmail. ABSTRACT Purpose: This study aims to determine: . whether Auditor Reputation has an effect on Audit Delay in manufacturing companies in various industrial sectors listed on the IDX in 2021-2023 . whether Audit Fee has an effect on Audit Delay in manufacturing companies in various industrial sectors listed on the IDX in 2021-2023 . whether Audit Opinion has an effect on Audit Delay in manufacturing companies in various industrial sectors listed on the IDX in 2021-2023 . whether Company Size has an effect on Audit Delay in manufacturing companies in various industrial sectors listed on the IDX in 2021-2023. Method: This type of research is quantitative research using secondary data. Sampling using purposive sampling technique. The sample consists of 75 data from 25 manufacturing companies in various industrial sectors listed on the Indonesia Stock Exchange in 2021-2023. The data analysis technique used is quantitative analysis using Eviews. Finding: Based on the research results, it shows that auditor reputation does not affect audit delay, audit fees affect audit delay, audit opinion affects audit delay and company size affects audit delay. Novelty: This study adds the audit fee variable as one of the factors influencing audit delay, where this variable has never been studied in previous studies. Keywords: Auditor Reputation. Fee Audit. Audit Opinion. Company Size. Audit Delay PENDAHULUAN Audit adalah proses sistematis dan independen untuk mendapatkan bukti dan mengevaluasi informasi atau pernyataan dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan serta untuk memberikan opini yang obyektif mengenai kesesuaian pernyataan tersebut. Audit harus dilakukan oleh individu yang memiliki keahlian yang memadai dan independent. Audit memberikan jaminan atas keandalan informasi yang disajikan dalam laporan keuangan, sehingga memperkuat kepercayaan dan integritas perusahaan di mata pemangku kepentingan (Saragih et al. , 2. Keterlambatan penyampaian laporan keuangan yang dipublikasikan dapat mengakibatkan respon pasar modal yang negatif hal ini berpengaruh pada perusahaan dan keterlambatan tersebut menyebabkan adanya audit delay (Zulvia & Susanti, 2. Hal ini menuntut para auditor untuk beroperasi dengan lebih profesional sesuai dengan Standar Profesional Akuntansi Publik (SPAP) yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI, 2. Peningkatan jumlah perusahaan yang terlambat menyampaikan laporan keuangan audit dan dikenakan Peringatan Tertulis dari tahun 2021 hingga 2023. Pada 2021, terdapat 91 perusahaan yang terlambat menyampaikan laporan keuangan per 31 Desember 2021, sehingga diberikan Peringatan Tertulis I. Pada 2022, jumlah perusahaan yang terlambat turun menjadi 61, namun perusahaanperusahaan tersebut dikenakan Peringatan Tertulis II dan denda Rp50. Pada 2023, jumlah perusahaan yang terlambat meningkat menjadi 129, dan perusahaan-perusahaan yang terlambat dikenakan Peringatan Tertulis I . ttps://w. id/). Ditinjau dari data tersebut, sektor Aneka Industri, yang merupakan bagian dari perusahaan Manufaktur dengan kegiatan operasional yang beragam untuk memenuhi berbagai permintaan pelanggan, mengalami fenomena audit delay. Pada 2021, terdapat 10 perusahaan yang terlambat, jumlah ini tetap pada 2022, namun meningkat menjadi 12 perusahaan pada 2023, yang menunjukkan DOI: 10. 55587/jla. 153 | e-ISSN: 2810-0921 . LITERA: Jurnal Literasi Akuntansi Vol. 5 No. 3 September 2025 tantangan yang masih dihadapi perusahaan dalam memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan tepat waktu . ttps://w. id/). Salah satunya adalah PT Jaya Sukses Makmur Tbk (JSKY), dilansir dari katadata. /09/2. PT Jaya Sukses Makmur Tbk (JSKY) yang hingga 30 Agustus 2024 belum menyerahkan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2023 dan telah dikenakan Peringatan Tertulis I sebelumnya. Dengan demikian, mengutip keterbukaan informasi BEI, mengacu ketentuan II. 1 Peraturan Bursa Nomor I-H tentang sanksi, bursa telah memberikan peringatan tertulis II dan denda sebesar Rp 50. 000 kepada PT Jaya Sukses Makmur Tbk (JSKY). Sanksi tersebut diberikan karena tidak memenuhi kewajiban hingga batas waktu yang telah ditentukan. Penelitian Ulfah et al. , . menyatakan bahwa audit delay merujuk pada keterlambatan dalam penyelesaian dan publikasi laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor independen. Keterlambatan ini biasanya dihitung berdasarkan jumlah hari dari tanggal tutup buku perusahaan hingga tanggal laporan keuangan tersebut diterbitkan. Penelitian yang dilakukan oleh Yanthi et al. juga menjelaskan bahwa audit delay adalah selang waktu antara akhir tahun fiskal dan tanggal laporan audit perusahaan. Semakin lama auditor menyelesaikan pekerjaan auditnya, semakin panjang periode audit delay tersebut. Oleh karena itu, penulis mengambil faktor-faktor yang mempengaruhi audit delay, yaitu: reputasi auditor, fee audit, opini audit, dan ukuran perusahaan. Faktor pertama yang mempengaruhi audit delay adalah reputasi auditor. Reputasi auditor merupakan penilaian atau citra yang dimiliki oleh seorang auditor berdasarkan kualitas, akurasi, dan integritas hasil audit yang mereka lakukan. Menurut Zusraeni & Hermi . serta Ibrahim & Adli . , reputasi auditor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay. Berbeda dengan hasil penelitian Tsaqif et al. , . serta Difa Niditia & Ari Pertiwi . yang menunjukkan hasil penelitian bahwa reputasi auditor tidak berpengaruh terhadap audit delay. Faktor kedua yang mempengaruhi audit delay adalah fee audit. Fee audit merupakan imbalan atau biaya yang dibayarkan kepada auditor atas jasa audit yang mereka lakukan. Berdasarkan penelitian Effendi . dan Rabaiyah et al. , . menyatakan fee audit berpengaruh positif signifikan terhadap audit delay. Namun menurut penelitian Agista et al. , . dan Purba et al. menyatakan tidak adanya pengaruh fee audit terhadap audit delay. Faktor ketiga yang mempengaruhi audit delay adalah opini audit. Opini audit merupakan pendapat yang diberikan oleh auditor independen berdasarkan penilaiannya terhadap kewajaran laporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan. Berdasarkan penelitian Zulvia & Susanti . dan Arvilia . menyatakan bahwa opini audit berpengaruh positif terhadap audit delay. Berbeda dengan hasil penelitian Ismawati & Nazir . dan Putra et al. , . bahwa opini audit tidak memiliki pengaruh terhadap audit delay. Faktor keempat yang mempengaruhi audit delay yakni ukuran perusahaan. Ukuran perusahaan mencerminkan besar kecilnya suatu entitas yang dipengaruhi oleh beberapa aspek, termasuk kompleksitas operasional. Penelitian yang dilakukan oleh Tikollah & Samsinar . serta Rozi et , . menyatakan bahwa audit delay mempunyai hubungan negatif terhadap ukuran perusahaan. Berbeda dengan hasil penelitian Olimsar . serta Yulianto . yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap audit delay. Motivasi penulis untuk melakukan penelitian ini didorong oleh adanya perbedaan hasil pada penelitian sebelumnya, serta fenomena yang terjadi di lapangan. Alasan memilih perusahaan manufaktur sektor aneka industri sebagai objek penelitian karena dari tahun 2021 hingga 2023, sektor ini secara konsisten mengalami keterlambatan dalam penyampaian laporan keuangan. Penelitian ini mengembangkan penelitian Ichwan & Fitriyana . yang menguji pengaruh ukuran perusahaan, reputasi auditor, dan opini audit terhadap audit delay. Perbedaannya terletak pada penambahan variabel fee audit berdasarkan Purba et al. , . , fokus objek yang sebelumnya pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman kini pada sektor aneka industri, serta perbedaan periode penelitian, dari 2016-2021 menjadi 2021-2023. 152 | e-ISSN: 2810-0921 | DOI: 10. 55587/jla. LITERA: Jurnal Literasi Akuntansi Vol. 5 No. 3 September 2025 LANDASAN TEORI DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori keagenan . gency theor. Menurut Jensen dan Meckling . teori keagenan merupakan suatu konsep yang menjelaskan hubungan kontraktual antara pihak prinsipal . emegang saha. dan pihak agen . Menurut teori ini, perilaku manajer berpengaruh terhadap ketepatan pelaporan keuangan, karena adanya potensi penyembunyian informasi yang dapat memengaruhi keakuratan laporan. Masalah keagenan sering muncul karena ketidaksesuaian informasi antara manajemen yang memiliki lebih banyak informasi internal dan pemegang saham. Audit delay juga berperan penting dalam mengurangi asymmetric information. Dalam konteks ini, auditor independen berfungsi sebagai pihak ketiga yang memastikan laporan keuangan sesuai dengan kepentingan prinsipal, memberikan opini atas kewajaran laporan, dan menjaga kepercayaan pemegang saham terhadap transparansi laporan Audit Delay Menurut Ulfah et al. , . Audit Delay merujuk pada keterlambatan dalam penyelesaian dan publikasi laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor independen. Penundaan audit diukur berdasarkan durasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan audit, mulai dari akhir tahun fiskal perusahaan hingga tanggal laporan audit, yaitu dari 31 Desember hingga tanggal yang tertera pada laporan auditor independen. Variabel ini diukur secara kuantitatif dalam jumlah hari (Effendi 2. Reputasi Auditor Reputasi auditor adalah penilaian atau citra yang dimiliki oleh seorang auditor berdasarkan kualitas, akurasi, dan integritas hasil audit yang mereka lakukan. Menurut Tsaqif et al. , . untuk menilai reputasi auditor, penting untuk mempertimbangkan ukuran perusahaan audit yang bertanggung jawab dalam memeriksa laporan keuangan tahunan. Fee Audit Fee audit merujuk pada pembayaran yang diterima oleh akuntan publik setelah menyelesaikan jasa audit, yang umumnya dalam bentuk uang. Fee audit adalah jumlah atau honorarium yang coba diperoleh auditor. Selain itu, besaran fee audit juga dipengaruhi oleh besar kecilnya perusahaan klien dan reputasi KAP. Kesepakatan antara klien dan auditor pada awal penugasan menentukan fee audit (Purba et al. , 2. Opini Audit Opini audit adalah pendapat yang diberikan oleh auditor independen berdasarkan penilaiannya terhadap kewajaran laporan keuangan yang disajikan oleh Perusahaan (Zulvia & Susanti, 2. Seiring berjalannya waktu, opini audit telah memainkan peran yang semakin signifikan dalam meningkatkan reputasi perusahaan di kalangan pengguna laporan keuangan. Pengguna laporan keuangan mengandalkan opini auditor sebagai sumber informasi yang penting dalam mengambil keputusan (Zahirah & Zumratul Meini, 2. Ukuran Perusahaan Ukuran perusahaan mencerminkan besar kecilnya suatu organisasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti intensitas transaksi, kompleksitas operasional, dan variabilitas. Kecepatan pengiriman laporan keuangan pada perusahaan publik juga dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut. Dalam penelitian ini, ukuran perusahaan ditentukan berdasarkan nilai aset (Yusuf & Suherman. Pengembangan Hipotesis Pengaruh Reputasi Auditor Terhadap Audit Delay Auditor KAP Big Four memiliki kualifikasi yang sangat baik, jumlah klien yang banyak, dan telah menguasai teknologi audit yang membantu proses audit. Keadaan ini mendorong auditor KAP Big Four untuk melakukan audit secara efisien dan efektif sehingga dapat menyelesaikan laporan audit sesuai waktu yang diberikan (Valencia & Sumunar, 2. Menurut Zusraeni & Hermi . serta Ibrahim & Adli . , reputasi auditor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay. Auditor yang berasal dari Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terafiliasi dengan Big Four lebih dipercaya oleh berbagai pemangku kepentingan perusahaan, seperti pemegang saham, masyarakat. DOI: 10. 55587/jla. 153 | e-ISSN: 2810-0921 . LITERA: Jurnal Literasi Akuntansi Vol. 5 No. 3 September 2025 dan manajemen, karena tingkat kredibilitasnya yang lebih terjamin. Selain itu. KAP yang terafiliasi dengan Big Four dianggap lebih kompeten, karena para auditor di sana telah menjalani pelatihan yang sesuai dengan standar internasional. Dari segi sistem, pelayanan, dan fasilitas. KAP Big Four juga cenderung lebih lengkap dan optimal. H1: Reputasi Auditor berpengaruh terhadap Audit Delay pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri yang terdaftar di BEI Pengaruh Fee Audit Terhadap Audit Delay Fee audit adalah kompensasi yang dikenakan auditor kepada perusahaan untuk pelaksanaan Pembayaran ini memotivasi auditor untuk melaksanakan audit dengan kualitas yang tinggi. Menurut (Effendi, 2. , menyatakan bahwa variabel fee audit memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap audit delay. Hal ini dikarenakan fee audit yang dibayarkan oleh perusahaan kepada auditor merupakan salah satu faktor yang memastikan auditor bekerja secara profesional dan tepat Oleh karena itu, lamanya periode audit delay dipengaruhi oleh besaran fee audit. Penelitian yang dilakukan oleh Effendi . dan Rabaiyah et al. , . juga menunjukkan bahwa Fee Audit berpengaruh signifikan terhadap Audit Delay. Hal ini menunjukkan bahwa fee audit yang lebih tinggi mencerminkan ketidakseimbangan pada Kantor Akuntan Publik serta tingkat kepercayaan tertentu terhadap kinerja auditor, yang seharusnya mempertimbangkan volume litigasi terkait fee tersebut. Akibatnya, lamanya audit delay akan dipengaruhi oleh besaran fee audit yang dibayarkan. H2: Fee Audit berpengaruh terhadap Audit Delay pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri yang terdaftar di BEI Pengaruh Opini Audit Terhadap Audit Delay Opini audit merupakan pernyataan yang diberikan oleh auditor independen berdasarkan penilaiannya terhadap kewajaran laporan keuangan perusahaan. Sebagai pernyataan standar yang mencerminkan pandangan auditor, opini audit diambil dari hasil proses audit yang didasarkan pada bukti dan temuan yang ditemukan selama pelaksanaannya. Penelitian yang di lakukan oleh (Zulvia & Susanti, 2. opini auditor berdampak positif terhadap audit delay, perusahaan yang menerima opini wajar tanpa pengecualian, tanpa menimbulkan perselisihan, cenderung memiliki audit delay yang lebih singkat, karena tidak ada ketidaksesuaian antara auditor dan perusahaan. Hasil penelitian tersebut sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Arvilia, 2. yang menunjukkan bahwa evaluasi atau opini auditor memengaruhi penerbitan laporan audit. Jika proses publikasi tertunda akibat opini yang tidak sesuai, hal ini dapat menyebabkan audit delay. H3: Opini Audit berpengaruh audit delay pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri yang terdaftar di BEI Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Audit Delay Ukuran perusahaan, yang diukur melalui total aset yang dimiliki, dapat mendorong manajemen untuk segera menyajikan laporan keuangan. Hal ini disebabkan oleh tekanan dari pihak eksternal dan keinginan untuk menjaga reputasi perusahaan. Selain itu, meskipun Perusahaan besar memiliki sistem yang lebih canggih, mereka cenderung menyelesaikan laporan audit lebih cepat, yang diukur berdasarkan total aset atau kekayaan perusahaan (Yusuf & Suherman, 2. Penelitian yang dilakukan oleh Olimsar . serta Yulianto . yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap audit delay. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa semakin besar perusahaan, semakin baik pula sistem pengendalian internal yang dimiliki. Dengan sistem yang efektif, kesalahan dalam informasi finansial dapat diminimalkan, sehingga proses audit atas informasi finansial dapat dilakukan dengan lebih cepat. H4: Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap audit delay pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri yang terdaftar di BEI METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur yang telah di unduh melalui situs website BEI . Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri yang terdaftar di bursa efek Indonesia pada tahun 154 | e-ISSN: 2810-0921 | DOI: 10. 55587/jla. LITERA: Jurnal Literasi Akuntansi Vol. 5 No. 3 September 2025 Dipilihnya BEI sebagai tempat penelitian karena di bursa efek dapat memperoleh data secara lengkap terkait penelitian ini karena sebagian besar data yang diperlukan dalam penelitian ini terdapat diperusahaan manufaktur dan idx. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder merupakan data sumber yang tidak langsung memberikan data pada pengumpul missal nya lewat dokumen ataupun orang lain (Sugiyono, 2. Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan metode dokumentasi dari sumber yang digunakan yaitu laporan keuangan perusahaan manufaktur sektor aneka industri BEI selama 3 tahun dari 2021-2023. Analisis data yaitu kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data terkumpul. Kegiatan dalam melakukan analisis data yaitu mengkelompokan data berdasarkan variable, jenis reponden, tabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah, dan melakukan perhitungan uji hipotesis yang diajukan (Sugiyono, 2. Metode data yang dianalisis menggunakan aplikasi Eviews 12. HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel Uji T (Parsia. Berdasarkan tabel diatas maka dapat disimpulkan bahwa: Hasil pengujian dengan analisis diatas menujukan reputasi auditor 0. 7321 > 0,05 maka secara parsial reputasi auditor tidak berpengaruh terhadap audit delay. Hasil pengujian dengan analisis diatas menujukan fee audit 0,0000 < 0,05 maka secara parsial fee audit berpengaruh terhadap audit delay. Hasil pengujian dengan analisis diatas menujukan opini audit 0,0121 < 0,05 maka secara parsial opini audit berpengaruh terhadap audit delay. Hasil pengujian dengan analisis diatas menujukan ukuran perusahaan 0,0371 < 0,05 maka secara parsial ukuran perusahaan berpengaruh terhadap audit delay. Pengaruh reputasi audit terhadap audit delay Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa reputasi audit tidak berpengaruh terhadap audit delay hal ini dapat didukung melalui uji hipotesis sebesar 0. 7321 lebih besar dari 0,05. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan Tsaqif et al. , . serta Difa Niditia & Ari Pertiwi . menyatakan bahwa reputasi audit tidak berpengaruh terhadap audit Ketika dikaitkan dalam teori agensi, auditor membantu meminimalkan konflik kepentingan antara manajer dan pemilik. Temuan bahwa reputasi auditor tidak berpengaruh terhadap audit delay menunjukkan bahwa auditor bereputasi tinggi mungkin lebih fokus pada kualitas dan kepatuhan standar audit daripada kecepatan proses. Hal ini menegaskan bahwa dalam konteks tertentu, reputasi lebih berperan pada kredibilitas hasil audit daripada efisiensi waktu penyelesaian. Pengaruh Fee Audit Terhadap Audit Delay Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa fee audit berpengaruh terhadap audit delay hal ini dapat didukung melalui uji hipotesis sebesar 0. 0000 lebih kecil dari 0,05. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan Effendi . dan Rabaiyah et al. , . yang menghasilkan fee audit berpengaruh terhadap audit delay. Dalam teori agensi, fee audit mencerminkan sumber daya yang dialokasikan auditor untuk melaksanakan proses audit. Temuan bahwa fee audit berpengaruh signifikan terhadap audit delay menunjukkan bahwa semakin tinggi fee DOI: 10. 55587/jla. 153 | e-ISSN: 2810-0921 . LITERA: Jurnal Literasi Akuntansi Vol. 5 No. 3 September 2025 audit, auditor memiliki kapasitas lebih besar untuk menginvestasikan waktu, tenaga, dan tim yang kompeten dalam menyelesaikan audit secara efisien. Hal ini sejalan dengan teori agensi, di mana alokasi sumber daya yang memadai membantu mengurangi risiko salah saji laporan keuangan, sekaligus mempercepat proses audit dengan tetap mempertahankan kualitas. Pengaruh Opini Audit Terhadap Audit Delay Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa opini audit berpengaruh terhadap audit delay hal ini dapat didukung melalui uji hipotesis sebesar 0. 0121 lebih kecil dari 0,05. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan Zulvia & Susanti . dan Arvilia . yang menghasilkan opini audit berpengaruh terhadap audit delay. Dalam teori agensi, opini audit mencerminkan penilaian independen auditor terhadap kewajaran laporan keuangan perusahaan. Temuan bahwa opini audit berpengaruh signifikan terhadap audit delay menunjukkan bahwa opini tertentu, seperti opini wajar dengan pengecualian atau tidak wajar, memerlukan waktu lebih lama untuk diselesaikan karena auditor perlu melakukan prosedur tambahan guna memastikan kualitas dan keakuratan laporan. Hal ini sesuai dengan teori agensi, di mana auditor berperan memastikan informasi yang diberikan kepada prinsipal bebas dari bias atau kesalahan, meskipun memerlukan durasi audit yang lebih panjang. Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Audit Delay Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap audit delay hal ini dapat didukung melalui uji hipotesis sebesar 0. 0371 lebih kecil dari 0,05. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian sebelumnya yang dilakukan Olimsar . serta Yulianto . yang menghasilkan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap audit delay. Dalam teori agensi, ukuran perusahaan sering dikaitkan dengan kompleksitas operasi dan pelaporan keuangan, yang memengaruhi kebutuhan pengawasan lebih besar dari pihak auditor. Temuan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap audit delay menunjukkan bahwa perusahaan yang lebih besar cenderung membutuhkan waktu audit lebih lama karena memiliki sistem, transaksi, dan risiko yang lebih kompleks. Hal ini konsisten dengan teori agensi, di mana auditor perlu memastikan bahwa laporan keuangan perusahaan besar bebas dari salah saji material, sehingga waktu audit yang dibutuhkan menjadi lebih panjang. KESIMPULAN dan SARAN Penelitian ini bertujuan guna mengetahui secara empiris mengenai pengaruh reputasi auditor, fee audit, opini audit dan ukuran perusahaan terhadap audit delay pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri yang terdaftar pada BEI tahun 2021 Ae 2023, dengan menggunakan sampel penelitian sebanyak 25 perusahaan atau 75 data analisis dengan menggunakan analisis statistik eviews 12 dengan menggunakan data panel. Maka dapat ditarik kesimpulan berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa reputasi auditor tidak berpengaruh terhadap audit delay pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri tahun 2021-2023. Fee audit berpengaruh terhadap audit delay pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri tahun 2021-2023. Opini audit berpengaruh terhadap audit delay pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri tahun 2021-2023. Ukuran perusahaan berpengaruh terhadap audit delay pada perusahaan manufaktur sektor aneka industri tahun 20212023. Disarankan bagi perusahaan manufaktur di sektor aneka industri untuk meningkatkan akuntabilitas terhadap ketepatan waktu dalam pelaksanaan audit. Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan objek studi mencakup seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, mengingat penelitian ini hanya terbatas pada sektor industri dasar dan kimia. Selain itu, disarankan agar penelitian mendatang menggunakan model, indikator, dan variabel independen yang berbeda guna memperoleh hasil yang lebih umum dan dapat digeneralisasikan. REFERENSI