SILABUS: Jurnal Ilmu dan Inovasi Pendidikan Vol. 1 No. Agustus 2024, pages: 01-07 DOI: https://doi. org/10. 62667/silabus. e-ISSN: 3047-1044 https://berugakbaca. org/index. php/silabus ANALISIS KINERJA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL PANCOR: PENDEKATAN ALANCED SCORECARD Fadma Rosita A. M Rudi Gunawan P A Institut Pendidikan Nusantara Global. Aik Mual. Lombok Tengah Fadmarosita91@gmil. com, ojackbull@gmail. Article History Manuscript submitted: 24 Juli 2024 Manuscript revised: 03 Agustus 2024 Accepted for publication: 12 Agustus 2024 Keywords BSC. Performance. Customer Satisfaction Abstract This research has the aim of: measuring the level of performance of educators and teaching staff from a financial perspective and a customer satisfaction perspective, using a balanced scorecard approach. This type of research is descriptive research, which is combined with a qualitative This research was conducted at Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor Kindergarten. The subjects of this research are teachers and educational staff at this school. The results of this research are that in the performance analysis based on a financial perspective, a score of 13 out of a maximum score of 15 was obtained. This score is on a scale of 13 - 15 and is in the Very Good category. Financial performance from the economic aspect is included in the Economic category, financial performance from the effectiveness aspect is included in the Very Effective category, while from the efficient aspect, performance is included in the Efficient category. The results of the analysis carried out on performance from the perspective of internal and external customer satisfaction obtained a score of 7 . %) out of a maximum score of 10. This score is on a scale of 68. 01% -84% and is in the Satisfied category. The results of measuring the performance of the Balanced Scorecard for internal customers obtained a score of 14 . %) out of a maximum score of 15 and is on a scale of 78. 01% Ae 102% and is in the quite good SILABUS@ 2024 PENDAHULUAN Pedidikan merupakan proses seseorang dalam meningkatkan kemampuan diri dan Seseorng kan menglami progres dalam hidupnya dengan pendidikan. Pendidikan memberikan banyak ilmu dan pengetahuan, informasi, dan keahlian. Selain itu, pendidikan memberikan value kepada seseorang, dan juga dapat meningatkan strata social dalam Oleh karenanya pendidikan merupakan hal yang wajib ditempuh oleh eseorang dalam Menurut Ki Hajar Dewantara, pengertian pendidikan adalah proses menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak peserta didik, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi tingginya. Pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas tentu saja memerlukn manajemen dan kualitas yang baik. Manajemen pendidikan mengatur segala keperluan dan juga kinerja guru dan tenaga kependidikan. Guru pada dasarnya telah menempuh pendidikn kehlian guru sehingga memiliki kemampuan dan kualitas sebagai pendidik. Namun hl ini perlu didukung dengan manajemen sekolah yang baik. Sehingga pendidikan dapat berjalan dengan baik, dan visis misi dapat tercapai. Manajemen berbasi sekolah merupakan hak otonomi yang dimiliki oleh sekolah dalam melakukan pengoresaian pendidikan dan pegaplkasian kurikulum yang khas pada sutu sekolah. Eman Suparmanseperti dikutip oleh Mulyono, mendefiniskan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sebagai penyerasian sumber daya yang dilakukann secara mandiri oleh sekolah dengan melibatkan semua kelompok kepentingan yang terkait dengan sekolah secara langsung dengan proses pengambilan keputusan untuk memenuhi kebutuhan mutu sekolah atau mencapai tujuan mutu sekolah dalam pendidikan nasional. Dengan adanya kurikulum berbais sekolah, diharapkan sekolah dapat meningkatkan keefektifitsan kinerja guru dan tenaga kependidikan di sekolah. Berdasarkan dari pendahuluan di atas, peneliti melakukan peelitian mengenai analisis kinerja guru, dengan pendekatan Balanced Scorecard di TK Aisyiah Bustanul Athfal Pancor, dengan focus permasalahan sebagai berikut: . kinerja pendidik dan teng kependidikan jika diukur dari aspek keuangan. , . kinerja tenaga kependidikan jika diukur dari aspek kepuasan pelanggan. METODE Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yang dikolaborasikan dengan pendekatan Pendekatan kualitatif diguanakan untuk pengukuran perspekstif keuangan serta pertumbuhan dan pembelajaran. Apabila ditinjau dari aspek manfaat penelitian ini merupakan penelitian terapan (Applied Researc. , karena penelitian ini dilakukan dengan tujuan menerapkan, menguji, dan mengevaluasi suatu teori yang diterapkan dalam memecahkan masalahmasalah praktis. Tempat penelitian dalam penelitian ini adalah TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor. Dalam penelitian ini data diperoleh dari: Tenaga pendidik TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor. Tenaga kependidikan TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor. Wali siswa (Orang tua sisw. TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor. Dokumen laporan pertanggung jawaban keuangan TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor. Dokumen alumni TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor. Menurut Hamidi . 5: 75-. , unit analisis adalah satuan yang diteliti yang bisa berupa individu, kelompok, benda atau suatu latar peristiwa sosial seperti misalnya aktivitas individu atau kelompok sebagai subjek penelitian. Pada penelitian ini, unit analisis yang ingin diteliti adalah stakeholders Pendidikan TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor, yang terdiri dari siswa, orang tuas siswa sebagai pelanggan eksternal sekolah, tenaga pendidik . , tenaga kependidikan . sebagai pelanggan internal sekolah, dokumentasi sekolah yang berupa, laporan keungan, dan data alumni. Adapun yang dijadikan sampel dalam penelitian ini yaitu : Siswa, orang tua siswa, sebagai sampel dari pelanggan Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif yaitu wawancara, observasi, dan Teknik pengumpulan dt dalam kualitif menggunakan teknik kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam melakukan analisis rumusan masalah yang terdapat dalam bab I adalah teknik interaktif. Menurut Punch dalam Pawito . 8:104-. teknik analisis data terdiri dari empat komponen yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan serta pengujian kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengukuran kinerja keuangan menunjukan apakah perencanaan, implementasi dan pelaksanaan serta strategi memberikan perbaikan mendasar. Perbaikan tersebut dapat berupa gross operating income, return on investement atau economic value-added. Dalam Kinerja keuangan pada sekolah terkait dengn bagaimana sebuah sekolah meningkatkan pendapatan dan meminimalisir pengluaran. Masyarakat sebagai pembayar pajak sekaligus Stakeholder pendidikan mengharapkan uang yang dibayarkan digunakan secara ekonomis, efisien dan efektif (Value Of Mone. serta memenuhi prinsip akuntabilitas publik (Khaerul, 2022:. Adapun rumus tersebut adalah sebagi berikut: Dalam pengukuran kinerja pada perspektif keuangan, digunakan tiga interval pada skala likert seperti tabel di bawah ini: Untuk mengetahui hasil pengukuran pada perspektif keuangan pada kinerja guru dan tenaga kependidikan maka dibuatlah skala pengukuran kinerja keuangan sebagai berikut : Guna mengetahui hasil pengukuran pada perspektif pelanggan eksternal dn perspektif pelanggan internal maka dibuatlah skala pengukuran perspektif pelanggan eksternal dan internal pada table Setelah melakukan beberapa pengukuran terhadap kedua perspektif, maka dapat diketahui nilai akhir kinerja balanced scorecard yang dapat menggambrkan kategori kinerja yang telah ditetapkan seperti dalam tabel di bawah ini: Berdasarkan pengukuran, analisis dan pembahasan terhadap hasil penilaian kinerja TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor, dengan menggunakan pendekatan BSC yang telah dilakukan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor, maka tingkat kinerja secara kesuluruhan tampak pada tabel Tabel 10. Nilai Kinerja TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor Perspektif yang diukur Dimesi pengukuran Keuangan Penyedian anggaran secara Aspek yang Skor Ekonomis Efisien Efektifitas Skor Total Pelanggan Eksternal Kepuaan pelanggn Siswa Tingkat Kepuasan pelanggan wali Tingkat kepuaan wali Skor total Pelanggan Internal Kepusan guru / tenaga Tingkat Kepusan tenaga Tingkat Kepusan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan terhadap sarana dan prasarana yang tersedia Tingkat sarana dan Skor total Skor Keseluruhan Berdasarkan penghitungan Kinerja dengan menggunakan metode BSC, didapatkan hasil sebagai Pelanggan Internal Keuangan Pelanggan Eksternal Dari hasil penghitungan yang terdapat dalam table dan grafik di atas, dapat diketahui bahwa: Pengukuran Kinerja dalam Perspektif Keuangan Hasil pengukuran kinerja Balanced Scorecard pada perspektif keuangan TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor menggunakan konsep value for money memperoleh skor sebesar 13 dari skor maksimal 15. Skor tersebut berada pada skala 13 Ae 15 dan berada pada kategori Sangat Baik. Kinerja keaungan dari aspek ekonomis, termasuk dalam ketegori Ekonomis, untuk kinerja keuangan dari aspek efektifitas termasuk dalam kategori sangat efektif, sedangkan dari aspek efisien termasuk kinerja dalam kategori yang Efisien. Pengkuran Kinerja dalam Perspektif Kepuasan Pelanggan Hasil pengukuran analisis Balanced Scorecard pada kinerja perspektif pelanggan Eksternal. TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor memperoleh skore 7 . %) dari skore Skor tersebut berada pada skala 68,01 % -84 % dan berada pada kategori Puas. Hasil pengukuran kinerja Balanced Scorecard pada pelanggan internal diperoleh skor 14 . %) dari skor maksimal 15 dan berada pada skala 78,01% Ae 102 % dan berada ketegori cukup baik. SIMPULAN Dari hasil analisis yang telah dilakukan dengan menggunakan pendekatan Balanced scorecard maka, penulis menarik beberapa kesimpulan diantaranya adalah sebagai berikut. Pada analisis kinerja berdasarkan perspektif keuangan diperoleh skor sebesar 13 dari skor maksimal 15. Skor tersebut berada pada skala 13 Ae 15 dan berada pada kategori Sangat Baik. Kinerja keaungan dari aspek ekonomis, termasuk dalam ketegori Ekonomis, untuk kinerja keuangan dari aspek efektifitas termasuk dalam kategori Sangat Efektif, sedangkan dari aspek efisien termasuk kinerja dalam kategori yang Efisien. Pada hasil analisis yang dilakukan pada kinerja dalam perspektif kepuasan pelanggan Internal dan eksternal memperoleh skore 7 . %) dari skore maksimal 10. Skor tersebut berada pada skala 68,01 % -84 % dan berada pada kategori Puas. Hasil pengukuran kinerja Balanced Scorecard pada pelanggan internal diperoleh skor 14 . %) dari skor maksimal 15 dan berada pada skala 78,01% Ae 102 % dan berada ketegori cukup baik. DAFTAR PUSTAKA