Volume 6 Nomor 2 (September 2. 109Ae 119 P-ISSN: 2502-4094 E-ISSN: 2598-781X DOI: https://doi. org/10. 36636/dialektika. http://ejournal. id/index. php/dialektika ANALISIS PROFITABILITAS PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA Aurel Julanda Happy Pridyaa,*. Nurjanti Takarinib. Ira Wikartikac a,b,c Universitas Pembangunan Nasional AuVETERANAy Jawa Timur. Jl. Raya Rungkut Madya. Gunung Anyar. Surabaya. Indonesia julanda@gmail. ABSTRACT Profitability was the ratio that measures the ability of a company to generate and develop the profit in a certain period. The changes of profitability generally influenced by some factors, which: capitals, asset quality, rentability, and liquidity. The purpose of this study is to determine the capitals, asset qualities, rentability, and likuidity can influence the profitabilities of conventional banks that listed on Indonesian Stock Exchange. The population in this study were the conventional banks that listed on Indonesian Stock Exchange, the samples were taken by purposive sampling method, the criteria of samples are conventional banks which listed for three times consecutive from 2017 - 2019. It obtains with a 40Aos conventional banks for the sample. Data that used in this study including secondary data and quantitative, which sourced from conventional banks annual report from 2017-2019 in Indonesian Stock Exchange website. The instrument trials were analyzed by multiple linier regression. The result of this study showed that capitals and rentability significant influence on profitability, while asset quality and likuidity did not significantly influence on profitability. Keywords: Capitals. Asset Qualities. Rentability. Liquidity. Profitability ABSTRAK Profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah permodalan, kualitas aset, rentabilitas, dan likuiditas dapat memberikan pengaruh terhadap profitabilitas bagi perbankan konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Populasi dari penelitian ini adalah bank umum konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia, dengan teknik purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel, dengan kriteria bank umum konvensional yang listing selama tiga tahun berturut-turut dalam periode 2017-2019 sehingga diperoleh sampel sebanyak 40 bank umum konvensional. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dan bersifat kuantitafif, dengan sumber data berupa laporan tahunan bank umum konvensional periode 2017-2019 yang dapat diakses melalui website Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dalam teknik pengumpulan datanya. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permodalan dan rentabilitas berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan kualitas aset dan likuiditas tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Kata Kunci: Permodalan. Kualitas Aset. Rentabilitas. Likuiditas. Profitabilitas. 110 Jurnal Dialektika. Volume 6. Nomor 2. September 2021 PENDAHULUAN Sektor perbankan memiliki fungsi . inancial intermediar. antara pihak kelebihan dana . urplus dan. dengan pihak yang kekurangan dana . efisit dan. Karena peran tersebut. Tabel 1 Return on Assets Perbankan Umum Konvensional 2017-2019 yang Terdaftar pada BEI. Return on Assets (%) Tahun Total 37,35 39,96 Rata-rata 0,89 0,95 Pertumbuhan 0,07 21,93 0,55 -0,42 Sumber: w. umber diola. kinerja perbankan juga berpengaruh besar Tabel di atas dapat diketahui bahwa terhadap dunia perekonomian maupun sistem keuangan di Indonesia (Pinasti & Mustikawati. Sumbayak & Manda . berpendapat tujuan utama dari kegiatan operasional bank Tingkat dipertahanakan dan/atau ditingkatkan supaya masyarakat kepada bank tetap terjaga. Bank dengan kinerja yang baik mengindikasikan bank tersebut dalam keadaan yang sehat. Laporan keuangan bank yang bersangkutan pada tahun 2019 mengalami penurunan yang terlihat dari Return on Assets 2019 lebih rendah dari Return on Assets 2017 dan 2018. Menurut Harun profitabilitas perbankan umum konvensional dianalisis untuk mengetahui tingkat kesehatan dan perkembangan suatu bank umum (Harun. Profitabilitas menggunakan Return on Assetsdipengaruhi beberapa faktor, yaitu: Capital Adequacy Ratio yang merupakan pengukuran permodalan. Non Perfoming Loan yang merupakan pengukuran dari kualitas aset, rentabilitas yang diukur dengan BOPO, dan likuiditas yang diukur dengan Loan to Deposit Ratio. Kegiatan menghasilkan rasio-rasio keuangan yang dapat . dilaksanakan oleh bank perlu memperhatikan aspek permodalan. Aspek permodalan bank dapat diukur menggunakan Capital Adequacy Ratio karena menurut Susanto & Kholis . Menurut Dewi . profitabilitas mengukur kemampuan bank dalam mengelola aktivanya untuk menghasilkan laba. Tingkat profitabilitas menunjukkan kemampuan modal bank dalam memperoleh keuntungan. Return on Assets merupakan rasio yang sering digunakan untuk menilai laba atau profitabilitas karena Bank Indonesia lebih mengutamakan penilaian profitabiltias terhadap aset yang dimiliki suatu bank (Susanto & Kholis, 2. Capital Adequacy Ratio merupakan rasio yang berhubungan dengan permodalan perbankan yang memperlihatkan kecukupan modal yang dimiliki bank yang dapat digunakan untuk mengatasi risiko kegagalan kredit yang bisa Bank Indonesia telah menetapkan bahwa batas minimal untuk rasio Capital Adequacy Ratio yaitu 8%. Menurut Kuncoro dan Suhardjono . semakin tinggi Capital Adequacy Ratio yang dimiliki oleh semakin tinggi pula. Dengan kata lain, semakin Aurel Julanda Happy Pridya. Nurjanti Takarini. Ira Wikartika Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia mengindikasikan semakin besar keuntungan Rentabilitas dapat digunakan untuk yang diperoleh bank. Hal tersebut didukung menilai tingkat efisiensi usaha dan profitabilitas oleh penelitian yang dilakukan oleh oleh yang diperoleh bank yang bersangkutan (Anjani Permatasari & Utiyati, n. dengan hasil et al. , 2. Dewi . menjelaskan bahwa Capital Adequacy Ratio berpengaruh signifikan BOPO dapat digunakan untuk mengukur positif terhadap profitabilitas. Namun, hal efesiensi kinerja suatu bank. Rasio BOPO merupakan rasio perbandingan antara biaya Sumbayak & Manda. dengan hasil operasional dan pendapatan operasional. Bank Capital Adequacy Ratio tidak berpengaruh Indonesia telah menetapkan bahwa bank dapat terhadap profitabilitas. dikatan sehat apabila memiliki rasio BOPO O Kualitas aset merupakan penilaian Susanto & Kholis . berpendapat kondisi aset serta kecukupan dalam manajemen semakin rendah rasio BOPO mengindikasikan risiko kredit (Utami & Tasman, 2. Non semakin efisien dan semakin baik kesehatan suatu bank. Sinung et al. , . menjelaskan dipergunakan untuk mengukur kecakapan bank semakin tinggi rasio BOPO mengakibatkan dalam melindungi risiko pengembalian kredit penurunan profitabilitas. Hal tersebut didukung oleh debitur sehingga dapat digunakan untuk oleh dengan penelitian Sumbayak dan Manda mengukur kualitas aset (Dewi, 2. Bank . yang menunjukkan BOPO berpengaruh Indonesia telah menetapkan batas maksimal rasio Non Perfoming Loan adalah 5%. Menurut Namun, tidak didukung oleh penelitian Susanto Pinasti & Mustikawati . , apabila sebuah & Kholis . yang menunjukan hasil bank memiliki rasio Non Perfoming Loan yang bahawa BOPO tidak berpengaruh terhadap terlalu tinggi dapat menyebabkan kesehatan bank terganggu yang akan mempengaruhi Likuiditas kinerja bank karena tingginya kredit macet yang pengendalian dari alat-alat likuiditas yang memiliki kemungkinan tidak tertagih. Bank mudah ditunaikan untuk memenuhi kewajiban dengan tingkat kredit macet yang tinggi bank yang harus segera dipenuhi (Siahaan & Asandimitra, 2. Krisdianto dan Takarini, . berpendapat bahwa Loan to Deposit mengalami penurunan. Hal tersebut sejalan Ratio memiliki guna sebagai rasio penilaian dengan penelitian Sumbayak & Manda, . likuiditas bank dengan cara membagi semua dengan hasil Non Perfoming Loan mempunyai kredit yang telah disalurkan oleh bank dengan dana pihak ketiga. Bank Indonesia telah Namun, tidak sejalan dengan penelitian Pinasti menetapkan batas bawah Loan to Deposit Ratio & Mustikawati . yang menyatakan Non targer sebesar 78% dengan batas atas sebesar Perfoming Loan tidak berpengaruh terhadap Bank dengan rasio Loan to Deposit Ratio 112 Jurnal Dialektika. Volume 6. Nomor 2. September 2021 lebih dari batas atas yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia mengindikasikan bahwa total Permodalan (X. kredit yang sudah disalurkan kepada kreditur telah melebihi dana yang dihimpun. Dengan Loan to Deposit Ratio yang terlalu tinggi dapat bank mengalami kesulitan Bank dengan rasio Loan to Deposit Ratio dibawah batas yang telah ditetapkan mengindikasikan bahwa bank tidak dapat Kualitas Aset (X. Profitabilitas (Y) Rentabilitas (X. Likuiditas (X. menyalurkan kembali seluruh dana yang telah Gambar 1 Kerangka Konseptual dikumpulkan dengan baik. Apabila bank tidak mampu menyalurkan kredit sementara dana yang dihimpun berjumlah lebih banyak, akan METODE PENELITIAN Populasi dari penelitian ini adalah bank (Sinung et al. , 2. Pada penelitian Sumbayak & Manda, . memperoleh hasil bahwa Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan Loan to Deposit Ratio berpengaruh signifikan teknik purposive sampling sebagai teknik positif terhadap profitabilitas. Namun, tidak pengambilan sampel dengan kriteria: didukung oleh Pinasti dan Mustikawati . Bank umum konvensional yang terdaftar di menunjukkan hasil yang menyatakan Loan to Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode Deposit Ratio tidak berpengaruh terhadap Berdasarkan Bursa Efek Bank umum konvensional yang listing penelitian terdahulu yang tidak konsisten yang selama tiga tahun berturut-turut dalam dilakukan oleh Permatasari & Utiyati . , periode 2017-2019. Sumbayak & Manda . Pinasti & Mustikawati . Susanto & Kholis . , dan Sinung et al. , . Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengkonfirmasi kembali dengan berdasarkan data-data saat ini, apakah terdapat pengaruh permodalan, kualitas aset, rentabilitas, dan likuiditas terhadap Berdasarkan diperoleh sampel dalam penelitian ini yaitu berjumlah 40 bank sehingga total obeservasi yang diperoleh sebanyak 120 . Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dan bersifat kuantitatif, dengan sumber data berupa laporan tahunan bank umum konvensional periode 2017-2019 yang dapat diakses melaluiwebsite Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dalam teknik pengumpulan Teknik analisis yang digunakan dalam Aurel Julanda Happy Pridya. Nurjanti Takarini. Ira Wikartika Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia penelitian ini adalah analisis regresi linear antara CAR (Capital Adequacy Rati. berganda, uji asumsi klasik yang mencakup uji (X. dengan ROA (Return on Asset. (Y), artinya apabila CAR (Capital Adequacy heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Uji Rati. (X. naik satu satuan maka ROA hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini (Return on Asset. (Y) akan turun sebesar adalah uji t . , uji f . , dan 0,053 satuan. Demikian sebaliknya bila CAR (Capital Adequacy Rati. (X. turun koefisien determinasi (R ). satu satuan maka ROA (Return on Asset. (Y) perusahaan akan naik sebesar 0,053 HASIL DAN PEMBAHASAN satuan dengan asumsi variabel NPL (Non Analisis Regresi Linier Berganda Perfoming Loa. (X. BOPO (X. dan Pengujian pengaruh dua atau lebih LDR (Loan to Deposit Rati. (X. adalah Nilai koefisien regresi dari NPL (Non analisis linier berganda. Variabeldependen (Y) Perfoming Loa. (X. 0,019 menunjukkan dalam penelitian ini adalah profitabilitas. Perfoming Loa. (X. dengan ROA permodalan, kualitas aset, rentabilitas, dan (Return On Asset. (Y), artinya apabila Persamaan yang dihasilkan dari NPL (Non Perfoming Loa. (X. naik satu analisis regresi linier berganda dalam penelitian satuan maka ROA (Return On Asset. (Y) ini adalah sebagai berikut: akan naik sebesar 0,019 satuan. Demikian (X) ROA = 6,219 - 0,053 CAR 0,019 NPL Ae NPL (Non sebaliknya bila NPL (Non Perfoming Loa. (X. turun satu satuan maka ROA 0,055 BOPO Ae 0,001LDR AAi (Return on Asset. (Y) perusahaan akan Interpretasi dari persamaan regresi linier berganda tersebut adalah: Nilai Konstanta turun sebesar 0,019 satuan dengan asumsi CAR (Capital Adequacy Rati. (X. , 6,219 BOPO (X. dan LDR (Loan to Deposit CAR Rati. (X. adalah konstan. (Capital Adequacy Rati. (X. NPL (Non Nilai koefisien regresi dari BOPO (X. Perfoming Loa. (X. BOPO (X. dan sebesar -0,055 menunjukkan perubahan LDR (Loan to Deposit Rati. (X. berlawanan arah antara BOPO (X. besarnya nol atau konstan, maka nilai ROA dengan ROA (Return On Asset. (Y), (Return On Asset. bertambah sebesar artinya apabila BOPO (X. naik satu 6,219 satuan. satuan maka ROA (Return On Asset. (Y) Nilai koefisien regresi dari CAR (Capital perusahaan akan turun sebesar 0,055 Adequacy Rati. (X. sebesar -0,053 satuan dengan asumsi CAR (Loan to menunjukkan perubahan berlawanan arah Deposit Rati. (X. NPL (Non Perfoming 114 Jurnal Dialektika. Volume 6. Nomor 2. September 2021 Loa. (X. , dan LDR (Loan to Deposit artinya apabila LDR (Loan to Deposit Rati. (X. adalah konstan. Rati. (X. naik satu satuan maka ROA Nilai koefisien regresi dari LDR (Loan to Deposit Rati. (X. (Return on Asset. (Y) perusahaan akan -0,001 turun sebesar 0,001 satuan dengan asumsi menunjukkan perubahan berlawanan arah CAR (Capital Adequacy Rati. (X. NPL antara LDR (Loan to Deposit Rati. (X. (Non Perfoming Loa. (X. , dan BOPO dengan ROA (Return on Asset. (Y), (X. adalah konstan. Tabel 2 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Model 1 (Constan. X1 = CAR X2 = NPL X3 = BOPO X4 = LDR Dependent Variable: Y = ROA Hasil Uji Hipotesis: Hasil Sig. Correlations Collinearity Statistics Partial Tolerance VIF BOPO (X. berpengaruh negatif dan Hipotesis dijelasakan sebagai berikut: terhadap ROA (Y), atau dapat diterima dengan tingkat signifikan 0,000 < CAR (X. berpengaruh negatif dan . terhadap ROA (Y), atau dapat diterima dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. NPL (X. tidak berpengaruh positif dan . idak nyat. terhadap ROA (Y), atau tidak 0,05. LDR (X. tidak berpengaruh negatif dan . idak nyat. terhadap ROA (Y), atau tidak dapat diterima dengan tingkat signifikan 0,839 > 0,05. dapat diterima dengan tingkat signifikan 0,0767 > 0,05. Tabel 3 Hasil Uji F ANOVAa Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Dependent Variable: Y = ROA Predictors: (Constan. X4 = LDR. X2 = NPL. X1 = CAR. X3 = BOPO Model Sig. Aurel Julanda Happy Pridya. Nurjanti Takarini. Ira Wikartika Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia Hasil Uji F (X. mampu menjelaskan perubahan variabel ROA (Y). Hasil analisis Uji F (Uji Kecocokan model in. menunjukkan hasil yang signifikan. Koefisien Determinasi maka dapat disimpulkan bahwa alat analisis regresi berganda yang digunakan cocok atau dapat digunakan dengan tingakat signifikansi ANOVA menunjukkan angka F hitung = 16,497 Signifikan 0,00 koefisien determinasi R2 . ihat R Square 0,. atau 38,4% koefisien determinasi artinya bahwa 0,000. Dalam penelitian ini menggunakan Dari tabel 3 terlihat bahwa hasil perhitungan 0,05, mengindikasikan perubahan keempat variabel empat variabel mempunyai pengaruh terhadap ROA sebesar 38,4% sedang sisanya 61,6% . % - 38,4%] dijelaskan oleh variabel selain variabel tersebut. CAR (X. NPL(X. BOPO (X. , dan LDR Tabel 4 Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Change Statistics Model Adjusted R Std. Error of R Square Square the Estimate Change R Square DurbinSig. F Change Watson Predictors: (Constan. X4 = LDR. X2 = NPL. X1 = CAR. X3 = BOPO Dependent Variable: Y = ROA Pengaruh Permodalan Adequacy Profitabilitas Permodalan Hasil penelitian ini menyatakan Capital Capital Adequacy Ratio berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas yang dihitung menggunakan Return on Assets. Return on Assets memiliki nilai koefisien -0,053 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan perubahan berlawanan arah antara permodalan (X. yang dihitung mengunakan Capital Adequacy Ratio dengan profitabilitas (Y) yang dihitung menggunakan Return on Assets. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Maulana & Titik, 2. dan penelitian (Wulandari et al. , 2. Ratio mengakibatkan Return on Assets yang rendah. Return on Assets yang rendah merupakan akibat adanya penggunaan modal yang terlalu tinggi, namun tidak diikuti dengan profit yang tinggi. Bank yang memiliki nilai Capital Adequacy Ratio yang besar menunjukkan adanya dana yang menganggur karena penyaluran dana dalam bentuk kredit yang rendah. Kurangnya langkah pengalokasian dana kepada aset-aset akan mengakibatkan hilangnya kesempatan bank dalam mengingkatkan pendapatan yang akan menghasilkan profit seperti efek, obligasi pemerintahan, giro dan jenis aktiva lainnya (Maulana & Titik, 2. 116 Jurnal Dialektika. Volume 6. Nomor 2. September 2021 Pengaruh Kualitas Aset Kualitas kualitas aset (X. yang diukur menggunakan Non Perfoming Loan memiliki nilai koefisien 0,019 dengan tingkat signifikan 0,767 > 0,05. Nilai koefisien regresi yang dimiliki oleh kualitas aset (X. yang diukur menggunakan Non Perfoming Loan menunjukkan perubahan searah antara kualitas aset (X. yang diukur menggunakan Non Perfoming Loan dengan profitabilitas (Y) yang Return on Assets. variabel rentabilitas memiliki nilai koefisien -0,055 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Nilai koefisien regresi yang kredit yang tinggi dengan diikuti kredit macet yang mengalami kenaikan serta kurangnya pengawasan bank dalam melakukan penyaluran kredit, sehingga kualitas aset yang diukur menggunakan Non Perfoming Loan tidak mempunyai pengaruh yang besar terhadap Returnon Assets. Bank harus memperhatikan peraturan yang telah ditetapkan oleh Bank sehingga bank melakukan penyaluran kredit kepada nasabah dengan pengawasan yang ketat supaya tingkat kredit macet yang dimiliki bank dapat diperkecil. Hasil tersebut sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Pinasti dan Mustikawati . serta penelitian Susanto dan Kholis . bahwa kualitas aset tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Pengaruh Profitabilitas Rentabilitas BOPO pengukuran dari rentabilitas (X. bertanda negatif menunjukkan perubahan berlawanan arah antara BOPO yang merupakan pengukuran dari rentabilitas (X. dengan Return on Assets yang merupakan pengukuran dari profitabilitas (Y). Nilai koefisien yang negatif yang Hal tersebut terjadi karena penyaluran Indonesia terhadap profitabilitas dihitung menggunakan diukur menggunakan Return on Assets. menggunakan BOPO berpengaruh signifikan Profitabilitas Rentabilitas menggunakan BOPO mengindikasikan bahwa apabila terdapat peningkatan rentabilitas yang diukur menggunakan BOPO menunjukkan tingkat efisiensi yang mengalami penurunan, maka profitabilitas akan mengalami penurunan. Bank yang memiliki kinerja yang semakin meningkat menunjukkan bank tersebut semakin Kinerja bank yang semakin meningkat masyarakat berikan terhadap bank. Apabila kegiatan operasional yang dilakukan bank dapat . alam pendapatan yang dihasilkan bank. Pengaruh Likuiditas terhadap Profitabilitas Likuiditas dengan proxy Loan to Deposit Ratio tidak berpengaruh signifikan profitabilitas yang proxy Return on Assets. Variabel likuiditas dengan Loan to Deposit Ratio sebagai proxy memiliki nilai konstanta 0,001 dengan tingkat Aurel Julanda Happy Pridya. Nurjanti Takarini. Ira Wikartika Analisis Profitabilitas Perbankan di Bursa Efek Indonesia signifikan 0,839 > 0,05. Nilai koefisien regresi dilakukan oleh Pinasti dan Mustikawati . , yang dimiki oleh Loan to Deposit Ratio yang penelitian Susanto dan Kholis . serta merupakan proxy dari likuiditas (X. bertanda penelitian (Irman & Wulansari, 2. berlawanan arah antara likuiditas (X. dengan profitabilitas (Y). dilakukan, variabel Capital Adequacy Ratio Hasil tersebut mengindikasikan bank Berdasarkan hasil pengujian yang telah dibandingkan dengan BOPO yang dapat dilihat dari tabel 2 bahwa Capital Adequacy Ratio menyalurkan dana pihak ketiga yang telah mempunyai nilai koefisien -0,53, sedangkan nilai koefisien BOPO yaitu -0,55. memaksimalkan kredit yang diberikan kepada Bank menjalankan prinsip kehatian-hatian dalam SIMPULAN memberikan kreditnya karena masih dapat Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dijumpai bank yang memiliki likuiditas yang dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: diukur menggunakan Loan to Deposit Ratio yang sangat tinggi hingga melebih ketentuan batas atas yang telat ditatapkan oleh Bank Indonesia mengenai Loan to Deposit Ratio. Peningkatan jumlah kredit yang dapat diberikan oleh bank belum tentu memiliki dampak bagi Penyaluran Permodalan terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hal bahwa permodalan tinggi maupun rendah akan memberikan terhadap profitabilitas. kredit yang terlalu tinggi akan berdampak pada meningkatnya risiko eksposur risiko yang dapat Kualitas asest tidak memberikan kontribusi dihadapi oleh bank. Bank perlu lebih selektif terhadap profitabilitas pada perusahaan dalam menyalurkan kredir kepada masyarakat, perbankan konvensional yang terdaftar di karena dengan adanya pemberian kredit yang Bursa Efek Indonesia. Hal Hasil kualitas aset tidak memberikan dampak terhadap profitabilitas perusahaan. penurunan likuiditas yang diukur menggunakan Loan Deposit Ratio Return Rentabilitas terhadap profitabilitas pada perusahaan Assets perbankan konvensional yang terdaftar pada merupakan proxy dari profitabilitas. Hasil dari Bursa penelitian ini sejalan dengan penelitian yang menunjukkan bahwa rentabilitas yang tinggi Efek Indonesia. Hal 118 Jurnal Dialektika. Volume 6. Nomor 2. September 2021 maupun rendah mampu akan memberikan dampak terhadap profitabilitas perusahaan. Likuditas tidak memberikan kontribusi terhadap profitabilitas pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Hal terhadap profitabilitas perusahaan. Implikasi dari penelitian ini adalah permodalan dan rentabilitas memiliki pengaruh Perbankan memperhatikan pertumbuhan permodalan dan rentabilitas karena variabel tersebut terbukti memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan Bank permodalan dan rentabilitas tidak terlalu tinggi agar diperoleh profitabilitas yang maksimal. Keterbatasan dalam penelitian ini yaitu hanya berfokus pada empat variabel independen antara lain, permodalan, kualitas aset. BOPO, dan Likuiditas. Serta objek penelitian yang hanya melakukan pengamatan selama tiga tahun yaitu 2017-2019. Bagi Penelitian yang serupa diharapkan menggunakan perusahaan perbankan yang berbeda, dan menggunakan variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi profitabilitas DAFTAR PUSTAKA