JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume 15. Nomor 2. Oktober 2020 Halaman: 10 - 18 PENINGKATAN KEMAMPUAN ANALISIS MAHASISWA MENGGUNAKAN MODEL SAINTIFIK BERBANTUAN GOOGLE CLASSROOM DI ERA PANDEMI COVID-19 PADA MATA KULIAH DASAR-DASAR IPA Imega Syahlita Dewi. Purwo Adi Nugroho STKIP PGRI Nganjuk e-mail: imegasyahlita@stkipnganjuk. Abstrak Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan analisis mahasiswa menggunakan model saintifik di era pandemi covid-19 berbantuan google classroom pada mata kuliah Dasar-Dasar IPA. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif yang berdasarkan pada rerata persentase klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan analisis data mahasiswa mengalami peningkatan pada ketiga siklus, yaitu sebanyak . %) dari siklus I ke siklus II dan sebanyak . %) dari siklus II ke siklus i. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah google classroom dapat dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa dalam belajar secara daring di era pandemi covid-19. Kata Kunci: Kemampuan Analisis. Google Classroom. Model Saintifik. Covid-19. Penelitian Tindakan Kelas. Pendahuluan Pembelajaran daring di era pandemi covid-19 menjadi pilihan alternatif yang dapat dilakukan oleh akademisi untuk dapat terus melaksanakan pembelajaran, hal ini tentunya sesuai dengan era teknologi 4. mengharuskan mahasiswa siap dengan media digital yang terus mengalami perubahan dan perkembangan sehingga dapat mampu mengoptimalkan media internet sebagai salah satu sumber belajar mandiri, dengan demikian kegiatan belajar mengajar tidak lagi menjadikan dosen sebagai Auteacher center learningAy. Berdasarkan hasil penelitian Reginasari & Annisa tahun 2018 menyebutkan bahwa tantangan bagi Universitas masa kini adalah menghubungkan literasi digital ke dalam sistem pendidikan. Literasi media internet menjadi sangat penting bagi mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan belajarnya dalam mencari referensi Penelitian yang dilakukan oleh Deden Sutrisna tahun 2018 menunjukkan bahwa kemampuan literasi mahasiswa dapat dilihat dari penggunaan media baru, salah satunya Google Classrom. Kemampuan literasi internet ini yang mampu membuat mahasiswa semakin terhubung dengan media baru dan materi ISSN: 1907 Ae 2813 Volume 15. Nomor 2. Oktober 2020 Halaman: 10 - 18 JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK Google classroom dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media belajar daring yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa di era pandemi covid-19 yang sedang terjadi di Indonesia dan seluruh dunia pada saat ini. Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa, dosen dapat memanfaatkan fitur ini dengan cara memberikan tugas rutin berupa study kasus yang bersifat kontekstual dan memuat issue terkini sehingga indikator menganalisis mahasiswa dapat terlatih melalui pemecahan masalah yang hasilnya harus dilaporkan dalam bentuk tulisan dan dikirimkan kembali melalui google classroom. Kemampuan analisis merupakan kemampuan tingkat Kemampuan analisis sangat diperlukan mahasiswa untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari . Mata kuliah Dasar-Dasar IPA mengkaji beberapa fenomena yang membutuhkan tahapan saintifik untuk memecahkan permasalahan sehingga dapat menjadi solusi yang tepat. Tahapan saintifik terdiri dari mengamati, mengasosiasi diperlukan kemampuan menganalisis yang Pada bagus, karena pada tahapan tersebut mahasiswa diminta untuk menghubungkan satu fenomena dengan fenomena lain yang membutuhkan penalaran mendalam. Kemampuan analisis mahasiswa dalam menempuh mata kuliah DasarDasar IPA dapat dikategorikan kurang, hal ini disebabkan oleh karakteristik mahasiswa yang beragam dan kemampuan mahasiswa yang heterogen karena berasal dari jenjang pendidikan sebelumnya yang tidak sama. Berdasarkan pernyataan diatas kemampuan analisis mahasiswa diharapkan dapat meningkat menggunakan model saintifik berbantuan media belajar google classroom. JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume 15. Nomor 2. Oktober 2020 Halaman: 10 - 18 Metode Penelitian Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di STKIP PGRI Nganjuk dengan subyek penelitian mahasiswa semester I yang sedang menempuh mata kuliah Dasar-Dasar IPA. Tujuan penelitian PTK adalah untuk meningkatkan variabel terikat yang dipengaruhi oleh variabel bebas menggunakan tiga siklus di dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berusaha mengungkapkan gejala yang dikaji secara menyeluruh dan sesuai dengan konteks melalui pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen utama . nstrumen kunc. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yakni: . Perencanaan, . Pelaksanaan, . Observasi dan . Refleksi (Winarni, 2. Tahap perencanaan pada siklus I dilaksanakan berdasarkan pada hasil refleksi dari hasil observasi awal. Tahap perencanaan pada siklus II dilaksanakan berdasarkan pada hasil refleksi dari siklus I. Tahap perencanaan pada siklus i dilaksanakan berdasarkan pada hasil refleksi dari siklus II. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan test. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif berdasarkan pada persentase rerata klasikal. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: Tes awal kemampuan analisis mahasiswa dan Tes akhir kemampuan analisis mahasiswa. Analisis dalam penelitian merupakan bagian penting dalam proses penelitian karena dengan analisis inilah, data yang ada akan tampak manfaatnya, terutama dalam memecahkan masalah penelitian dan mencapai tujuan akhir penelitian (Mahmud, 2. Teknik yang digunakan untuk menganalisa data tersebut adalah deskriptif kualitatif berdasarkan pada rerata presentase klasikal. Besarnya prosentase dapat dihitung menggunakan cara (Sudijono, 2. P = f x 100% Keterangan: P = Angka prosentase N = Number of Casses (Jumlah frekuensi/ banyaknya individ. f = Frekuensi yang sedang dicari prosentasenya JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume 15. Nomor 2. Oktober 2020 Halaman: 10 - 18 Hasil Penelitian Dan Pembahasan Hasil dalam penelitian ini adalah peningkatan kemampuan analisis mahasiswa pada setiap siklusnya. Terdapat tiga siklus yang dilakukan pengulangan dan perbaikan untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Adapun hasilnya dapat dilihat pada grafik di bawah ini: PENINGKATAN KEMAMPUAN ANALISIS MAHASISWA Siklus I Siklus II Siklus i Peningkatan kemampuan analisis mahasiswa dapat terlihat pada setiap Pada siklus I kemampuan analisis mahasiswa sebesar 65%, siklus II sebesar 70%, dan siklus i sebesar 85%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Dyah Astriani tahun 2017 menyatakan bahwa kemampuan t-indikator membedakan 3,01 . , mengorganisasikan 2,93 . , dan menghubungkan 2,47 . urang bai. Indikator menghubungkan perlu mendapatkan perhatian lebih, hal ini juga sama seperti kemampuan analisis mahasiswa dalam hal mengasosiasi perlu dilatih secara rutin. Peningkatan analisis kemampuan mahasiswa dapat dilatih secara rutin menggunakan tahapan-tahapan saintifik berbantuan media google classroom. Hasil penelitian Swita Amallia Tahun 2019 menyatakan bahwa peran media google classroom di sektor pendidikan menghasilkan proses yang begitu mudah untuk dilakukan dan menunjukan bahwa keefektivan mengajar dari jarak jauh JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume 15. Nomor 2. Oktober 2020 Halaman: 10 - 18 meminimalisir biaya dan waktu, komunikasi yang tanpa batas ruang dan waktu serta dengan mudah memanfaatkan semua fitur yang ada dalam google Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Sabran dan Edy Sabara pada tahun 2019 menyatakan bahwa ketercapaian keefektifan pelaksanaan epembelajaran google classroom sebagai media pembelajaran dari masingmasing variabel tergolong cukup efektif. Keefektifan komponen perencanaan pembelajaran sebesar 74,50%, komponen perancangan dan pembuatan materi sebesar 75,27%, komponen penyampaian pembelajaran sebesar 75%, komponen interaksi pembelajaran sebesar 66,10%, dan komponen evaluasi pelaksanaan sebesar 69,01%. Selain dapat digunakan sebagai media pembelajaran daring yang dapat membantu untuk meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa, google classroom juga dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dalam belajar secara mandiri, hal ini sesuai dengan hasil penelitian Nirfayanti pada tahun 2019 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar mahasiswa setelah diterapkan pembelajaran google Hal ini ditunjukkan dengan nilai t. hitung = 43,116 dengan nilai-p = 0,000 < = 0,05. Selain itu, nilai skor rata-rata hasil belajar mahasiswa dan persentase nilai respon mahasiswa masing-masing sebesar 78,31 yang berada pada kategori tinggi dan 83,72% yang berada pada kategori sangat baik. Kesimpulan Dan Saran Google classroom dapat efektif dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa dalam belajar secara daring di era pandemi Kemampuan analisis mahasiswa mengalami peningkatan sebanyak 5% dari siklus I ke siklus II dan mengalami peningkatan sebanyak 15 % dari siklus II dan siklus i. Disarankan dalam penggunan media belajar google classroom harus dipersiapkan secara matang untuk tercapainya kegiatan pembelajaran yang JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume 15. Nomor 2. Oktober 2020 Halaman: 10 - 18 Daftar Pustaka