CEMERLANG :Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis Vol. No. 3 Agustus 2023 e-ISSN: 2962-4797. p-ISSN: 2962-3596. Hal 136-154 DOI: https://doi. org/10. 55606/cemerlang. Pengaruh Rasio Likuiditas. Leverage. Dan Profitabilitas Terhadap Financial Resilience Pada Industri Food And Beverage (F&B) Dalam Masa Krisis Ekonomi Ari Setyo Wati1. Mayrilin Kayla Dedyanti2. Nabilah Febriyanti3. Maria Yovita R Pandin4 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya1,2,3,4 Email: tyarry07@gmail. com 1, mayrilinkayla08@gmail. com2 , nabilahfeb26@gmail. com 3, yovita_87@untag-sby. Abstract. This study aims to determine the financial performance of financial resilience in times of crisis of each company engaged in the Food and Beverage (F&B) sector, namely PT Indofood Sukses Makmur Tbk. PT Unilever Indonesia Tbk, and PT Sentra Food Indonesia Tbk during 2019- 2021 through ratio analysis. The data analysis method used is a quantitative descriptive method, namely by collecting, processing, and interpreting the data obtained so that it can provide a clear picture of the situation under study based on the numbers. The result of this study is that the liquidity ratio has a significantly positive effect on financial resilience. While the leverage ratio and profitability ratios have no significant positive effect on financial Keywords: Financial Performance Analysis. Financial Ratios. Financial Resilience Abstrak. Dijalankannya penelitian ini memiliki tujuan berupa agar bisa diketahui mengenai kinerja keuangan kepada ketahanan keuangan dalam masa krisis dari masing-masing perusahaan yang berfokus pada aspek Food Beverage atau yang dikenal F&B ialah PT Indofood Sukses Makmur Tbk, lalu PT Unilever Indonesia Tbk, serta PT Sentra Food Indonesia Tbk selama tahun 2019-2021 melalui analisis rasio. Metode kajian data yang dipakai berupa dekriptif kuantitatif yakni lewat mengumpulkan, mengelola, serta menjabarkan data yang didapatkan yang akhirnya bisa memberikan suatu gambaran dengan jelas perihal kondisi yang diobservasi berlandaskan berbagai angka. Hasil dari penelitian ini ialah rasio likuiditas dengan signifikan memberi suatu dampak yang positif kepada ketahanan keuangan. Pada sisi lain rasio leverage serta profitabilitas dengan tidak signifikan memberi pengaruh yang positif kepada ketahan finansial. Kata kunci: Analisis Kinerja Keuangan. Rasio Keuangan. Ketahanan Keuangan PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Tidak bisa diprediksi peristiwa yang dialami pada tahun 2019 dan 2021. Ini adalah pandemi COVID-19, yang termasuk bencana baru dalam kesehatan warga dunia selepas lahirnya influenza tipe A. Ebola, serta SAR, diterangkan oleh (Peckham, 2. lalu (Huynh et al. , 2. Bukan hanya itu, mengenai pandemi COVID-19 juga mengakibatkan krisis ekonomi jauh melebihi krisis yang dijumpai pada 2007Ae2008, diterangkan oleh (Reinhart, 2. Karena munculnya keraguan di masa depan, dampak Received April 30, 2023. Revised Mei 20, 2023. Juni 19, 2023 * Ari Setyo Wati1, : tyarry07@gmail. Industri Food And Beverage (F&B) Dalam Masa Krisis Ekonomi COVID-19 menjadi sangat besar, diterangkan oleh (Peckham, 2. lalu (Huynh et al. Disebabkan hal itu, agar bisa mengurangi dampak yang ditimbulkan, regulator dan pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan (Nicola et al. , 2. Namun, perusahaan serta tiap insan merasakan akibat pempublikasian segala kebijakan yang didapat, terlepas dari partisipasi pemerintah yang signifikan dalam pengendalian ini (Jun et al. , 2. Kebijakan penghentian jam kerja dan pembatasan aktivitas masyarakat yang menyebabkan penurunan pendapatan pekerja, menurut survei Badan Pusat Statistik (BPS, 2. Sebaliknya, seperti yang dinyatakan oleh (Vania, 2. , perusahaan sebagai entitas bisnis ikut terjadi suatu penurunan pada kinerja keuangan dimasa pandemi. Tidak bisa disanggah jika turunnya kinerja itu bukan terjadi pada segala sektor. Namun, sebab kedua aspek itu teramat diperlukan juga dicari para warga dalam menolong aktivitas para warga saat berkomunikasi, melakukan bisnis, serta menjaga kesehatan para warga dimasa pandemi, aspek kesehatan serta teknologi merupakan hal yang menguntungkan sekali, sesuai pemaparan (Indonesia, 2. lalu (Korneta et al. , 2. Pada masa pandemi ini topik berupa keuangan merupakan hal yang menarik dalam pembahasan. Penelitian yang lalu memakai GCG. CSR, serta tipe laporan non finansial lainnya dalam mengukur ketahanan kinerja pada perusahaan (Kiptoo et al. (Kyere & Ausloos, 2. (Saygili et al. , 2. Pada jalannya penelitian tersebut, kinerja keuangan pada perusahaan diukur lewat rasio analisis. Tiga rasio keuanganAilikuiditas, leverage, dan profitabilitas, sebagai variabel X dipakai dalam menjalankan pengukuran perihal kinerja keuangan pada perusahaan di pengukuran mengenai kinerja keuangan kepada ketahanan keuangan industri makanan dan minuman selama masa krisis ini. Nantinya, rasio-rasio ini akan digunakan untuk menilai bagaimana kinerja keuangan memengaruhi ketahanan keuangan perusahaan selama krisis. Kita juga menggunakan standar industri untuk patokan variabel Y, atau ketahanan keuangannya. Lewat memakai laporan keuangan atas tiga jenis perusahaan besar yang bergerak pada bidang pangan serta minuman yang tercatat pada BEI saat 2019-2021, dijalankan penelitian tersebut. Indonesia Tbk. PT Indofood Sukses Makmur Tbk, dan PT Sentra Food Indonesia Tbk adalah tiga perusahaan besar yang digunakan. 2 Rumusan Masalah Bagaimana ketahanan keuangan pada industri food and beverege dalam masa krisis yang diukur lewat kinerja keuangan suatu perusahaan. 137 CEMERLANG - Vol. No. 3 Agustus 2023 3 Tujuan Penelitian Untuk mengetahui ketahanan keuangan pada industri food and beverege dalam masa krisis yang diukur melalui kinerja keuangan perusahaan. KAJIAN TEORITIS 1 Ketahanan Keuangan (Financial Resilienc. Ketahanan keuangan merupakan suatu kemampuan seseorang atau perilaku bisnis dalam menahan peristiwa kehidupan yang berdampak pada pendapatan atau aset yang dimiliki (Klapper. Lusardi, & Oudheusden, 2. Ketahanan keuangan (Financial Resilienc. adalah kemampuan untuk mengatasi dampak dari suatu guncangan finansial (Montoro & Suarez, 2. 2 Kinerja Keuangan Suatu kinerja keuangan pada perusahaan merefleksikan perolehan maupun pencapaian yang dimiliki atas manajemen pada pengolahan kekayaan perusahaan pada jangka waktu khusus, dipaparkan oleh (Rudianto, 2. Dipakainya kinerja keuangan yang menjadi kajian yang dijalankannya bertujuan pada mengevaluasi seberapa jauh suatu perusahaan sudah menaati berbagai aturan keuangan secara benar juga baik (Fahmi, 2. Lalu kinerja keuangan dalam pearusahaan dipakai untuk menjadi landasan penilaian kepada keadaan keuangan perusahaan lewat kajian rasio keuangan pada perusahaan tersebut (Munawir, 2. Dilandaskan sebagian pendapat para ahli tadi, bisa disimpulkan jika kinerja keuangan merefleksikan pencapaian yang dimiliki perusahaan di sebuah periode yang mencakup aspek keuangan contohnya kecukupan dana, likuiditas, juga profitabilitas. Seluruh perusahaan perlu mengukur kinerja keuangannya dengan tujuan memantau perkembangan dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan maupun turunnya kinerja keuangan yang dimiliki. Pada pengukuran suatu kinerja keuangan dipakai metode berupa analisis rasio keuangan. Adapun macam-macam rasio, diantaranya yakni: Rasio Likuiditas Sebuah teknik dalam evaluasi suatu kinerja keuangan dengan tujuan berupa mengukur kapabilitas perusahaan pada membayar kewajiban dengan periode sempit juga likuiditas asetnya pada periode singkat yang lumrahnya tidak mencapai satu tahun ialah rasio likuiditas. Dalam mengukur suatu rasio likuiditas dipakai Industri Food And Beverage (F&B) Dalam Masa Krisis Ekonomi suatu metode yakni lewat pemakaian Current Ratio atau juga disebut sebagai rasio Dalam rasio lancar diinterpretasikan perbandingan antara total aset secara lancar juga kewajiban lancar yang dipunya perusahaan, dimana diindikasikan kapabilitas perusahaan pada mencukupi kewajiban periode yang singkat. Agar bisa melakukan pengukuran pada rasio lancar, maka dipakai rumus seperti ini: yacyaoyayaya yaUyaoyayauyaoya = yaAyayayayayao yaUyaoyayauyaoya yaiyayaoyaya yaUyaoyayauyaoya . Rasio Leverage Dipakainya Rasio Leverage agar evaluasi kapabilitas perusahaan pada pemenuhan kewajiban periode pendek bisa diketahui. Perusahaan yang mengalami persoalan solvabilitas ialah perusahaan dengan keseluruhan utang jauh melebihi keseluruhan asetnya. Fokus pada rasio tersebut ialah dalam kewajiban yang suatu perusahaan punya. Dalam mengukur suatu rasio laverage ialah memakai Rasio Jumlah Utang kepada Jumlah Keseluruhan Aset (DAR). Debt ratio ialah rasio utang dimana dipakai dalam membandingkan keseluruhan utang dan keseluruhan aset sustu perusahaan. Lewat kata lain, rasio ini mengindikasikan sejauh manakah aset perusahaan didanai atas hutang maupun sebesar mana dampak hutang kepada pengolahan aset suatu perusahaan. Agar bisa menghitung DAR maka dipakai rumus seperti dibawah: yaEyayauya yaya yaAyayayaya yacyaoyayaya = yaeyayayaoyau yaNyayayaoyaya yaeyayayaoyau yaAyayayayayao . Rasio Profitabilitas Agar bisa mengevaluasi kapabilitas perusahaan pada menciptakan laba dalam periode khusus serta memberikan interpretasi mengenai efektivitas manajemen pada jalannya aktivitas operasional, maka dipakailah rasio profitabilitas. Rasio ini juga mencerminkan tingkat efisiensi manajemen dalam memanfaatkan penjualan dan investasi perusahaan. ROA ialah termasuk kedalam metode yang dipakai dalam menjalankan pengukuran rssio profitabilitas. ROA ialah rasio yang menampilkan perolehan maupun rerurn atas pemakaian aset maupun ekuitas kepada keuntungan Tingginya suatu rasio menampilkan efisiensi juga efektivitas pada pengolahan aset, dimana artinya kinerja perusahaan tersebut telah membaik. Nilai ROA dengan angka mencapai 1 menampilkan derajat profitabilitas yang bagus, sebab masing-masing aset yang dipunyai bisa menciptakan laba agar bisa menjalankan pengukuran pada ROA, dipakai rumus seperti ini: 139 CEMERLANG - Vol. No. 3 Agustus 2023 ycycyc = yaUyaoyauyao yaAyayayayaya yaeyayayaoyau yaAyayaya METODE PENELITIAN 1 Kerangka Konseptual Kerangka konseptual pada riset Pengaruh Likuiditas. Leverage serta Profitabilitas Terhadap Financial Resilience Pada Industri Food and Beverege dalam Masa Krisis Ekonomi ini memakai 3 rasio keungan yang digunakan buat mengenali kinerja keungan industri yang antara lain merupakan rasio likuiditas dengan lambang berupa X1, kemudian rasio leverage dengan lambang berupa X2, serta rasio profitabilitas yang lambangnya ialah X3. Ketiga rasio ini nantinya digunakan untuk mengukur apakah mempengaruhi apa tidak terhadap ketahanan keuangan (Y) industri pada masa krisis dengan memakai standart industri masing masing rasio selaku Kerangka Konseptual riset ini ditunjukkan pada foto diagram di dasar ini. Rasio Likuiditas (X. Rasio Leverage (X. Ketahanan Keuangan (Y) Rasio Profitabilitas 2 Desain Penelitian Pada riset ini dipakai desain tipe deskriptif. Riset deskripstif merupakan riset yang mendeskripsikan . peristiwa- peristiwa penting yang terjadi pada masa saat ini (Soendari, 2. Dalam penelitian ini, peneliti secara spesifik mengkaji Pengaruh Likuiditas. Leverage serta Profitabilitas Terhadap Financial Resilience Pada Industri Food and Beverege dalam Masa Krisis Ekonomi. Riset ini memakai tata cara riset kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Analisis Informasi Sekunder (ADS) menggunakan aplikasi SPSS tipe 26. Informasi yang telah di timbun dan akan fi dikaji memakai analisis statistik ialah Uji Regresi. Pada dasarnya Uji Interaksi juga kerap dikenal lewat MRA atau kepanjangan atas Moderated Regression Analysis ialah aplikasi regresi yang berganda linear dimana Industri Food And Beverage (F&B) Dalam Masa Krisis Ekonomi pada persamaan regresi tersebut mempunyai faktor interaksi atau dimaksud dengan perkalian 2 maupun lebih atas variabel independen, dipaparkan oleh (Hutami, 2. 3 Jenis Data Tipe data penelitian yang dipakai ialah Data Kualitatif yakini data yang berbentuk angka ataupun informasi numerik, semacam angka penjualan, bayaran penciptaan, serta informasi keuangan yang lain. Informasi ini bisa diperoleh dari catatan keuangan, laporan tahunan, serta informasi sekunder yang lain. Informasi yang diguanakan pada riset ini ialah informasi Laporan keuangan pada PT Unilever Tbk. PT Indofood Berhasil Makmur Tbk, serta PT Sentra Food Indonesia Tbk pada tahun 20192021. 4 Sumber Data Pada jalannya penelitian ini dipakai data berupa data sekunder ialah yang menjadi sumbernya. Didapatkan sumber data pada penelitian ialah asalnya atas data sekunder dimana dijumpai dalam BEI dengan isi berwujud laporan keuangan dalam PT Unilever, lalu PT Indofood, serta PT Sentra Food. 5 Populasi Dan Sampel Penelitian Populasi Penelitian Pada penelitian yang dijalankan ini populasinya ialah subjek . ontohnya manusia: klie. dimana mencukupi kriteria yang sudah ditentukan, diterangkan oleh (Fitrawansyah & Sari, 2. Dipakainya populasi di penelitian tersebut ialah tiga perusahaan raksasa yang berjalan pada aspek F&B yang tercantum dalam BEI 2019 hingga 2021. Ketiga perusahaan itu, diantaranya: NAMA PERUSAHAAN PT Unilever Indonesia Tbk PT Indofood Sukses Makmur Tbk PT Sentra Food Indonesia Tbk Alasan penelitian ini menggunakan ketiga perusahaan tersebut dan menggunakan periode 2019-2021 adalah karena PT Indofood. PT Unilever dan PT Sentra Food merupakan sama-sama perusahaan besar di Indonesia yang mana berfokus pada aspek pangan serta minuman. Disebabkan hal itu, mengambil ketiga perusahaan tersebut untuk dijadikan sebagai analisis ketahanan keuangan dan perbandingan ketika menghadapi masa krisis ekonomi. 141 CEMERLANG - Vol. No. 3 Agustus 2023 Sampel Penelitian Dalam cakupannya sampel ialah pada badan populasi terjangkau dimana bisa dipakai untuk subjek penelitian lewat sampling, diterangkan oleh (Suci & Yulia, 2. Pada penelitian tersebut sampelnya ialah laporan keuangan atas ketiga perusahaan raksasa yang bergerak pada bidang F&B yang tadi telah 6 Teknik Pengumpulan Data Dipakai dua teknik dalam mengumpulkan berbagai data pada penelitian, ialah: Studi Pustaka Penelitian ini ialah lewat mengumpulkan berbagai data serta teori yang cukup relevan kepada persoalan yang nantinya diobservasi lewat menjalankan studi pustaka kepada literatur juga bahan pustaka yang lain semacam artikel, jurnal, lalu buku juga berbagai penelitian yang telah ada. Studi Dokumenter Pada studi ini merupakan pengumpulan data tipe sekunder dengan wujud laporan keuangan yang ada setiap tahunnya di setiap perusahaan yang didapatkan atas website BEI, yakni w. 7 Devinisi Variable dan Definisi Operasional Percobaan hipotesis serta analisis data pada jalannya penelitian bisa diidentifikasi lewat berbagai variabel yang nantinya dipakai pada tipe penelitian, yakni: Variabel Dependen (Y) Suatu variabel yang mendapat pengaruh atas variabel bebas dikenal dengan variabel terikat . Ketahanan finansial ialah variabel terikat . dari penelitian ini. Financial Resilience ialah kapabilitas dalam mengembangkan kuasa keuangan agar bisa menghadapi juga menangani ancaman, rintangan, gangguan, halangan, serta tantangan eksternal dikenal sebagai ketahanan keungan. Yang nantinya, perhitungan rasio-rasio perusahaan akan digunakan untuk mengetahui ketahanan keungan perusahaan ini. Variabel Independen (X) Suatu variabel yang memberikan pengaruh pada yang lainnya ialah variabel bebas, yang juga dikebal dengan independen variabel (X). Pada penelitian tersebut, kinerja keuangan dipakai untuk menjadi variabel bebas. Dilakukan pengukuran pada kinerja keuangan diukur lewat memakai rasio keuangan dimana mencakup likuiditas, solfabilitas, juga profitabilitas. Industri Food And Beverage (F&B) Dalam Masa Krisis Ekonomi Rasio Likuiditas Likuiditas yang diproksikan oleh rasio nilai saat ini dipaparkan oleh hanafi . jika, rasio sekarang itu menampilkan total kas yang sebuah perusahaan punya, dinaikkan lewat asetnya yang bisa berganti sebagai kas pada periode setahun, daripada lewat total utang yang nantinya jatuh tempo pada periode singkat, namun tidak melewati satu tahun, dalam tanggal khusus yang tertera dalam neraca. Leverage Debt Asset Ratio digunakan untuk menghitung variabel leverage. Rasio utang ke aset adalah perbandingan utang perusahaan dengan asetnya. Rasio Profitabilitas Variabel profitabilitas dihitung dengan memanfaatkan ratio return. 8 Proses Pengolahan Data Pada penelitian ini pertama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan data laporan keuangan atas ketiga perusahaan besar yang bergerak diaspek F&B (AuPT Sentra Food Indonesia Tbk. PT Unilever Indonesia Tbk, dan PT Indofood Sukses Makmur TbkA. lalu setelahnya diproses. Setelah informasi dikumpulkan secara menyeluruh, langkah selanjutnya adalah memeriksa kinerja keuangan tiga perusahaan itu lewat dengan meninjau rasio seperti likuiditas, leverage, serta profitabilitas. Setelah data diolah, alat analisis deskriptif dan analisis statistik, seperti uji hipotesis dan korelasi, digunakan dalam SPSS Versi 26. Misalnya, data rasio keuangan yang diolah kemudian diuji dengan uji hipotesis agar bisa mengetahui seperti apa kinerja keuangan memengaruhi ketahanan keuangan di ketiga perusahaan (AuPT Sentra Food Indonesia Tbk. PT Unilever Indonesia Tbk, dan PT Indofood Sukses Makmur TbkA. Hasil analisis kemudian ditulis dalam laporan. 9 Teknik Pengujian Hipotesis Dan Analisis Data Teknik pengujian data mrmaka6 analisis SPSS tipe 26 yakni: Analisis Regresi Metode statistik untuk memperkirakan hubungan antar variabel ialah analisis regresi. (Dari: gettyimage. Analisis regresi ialah sekumpulan teknik statistik yang dipakai dalam menghitung ikatan antara variabel khusus dengan satu maupun sebagian variabel independen. Uji Kolmogorov Smirnov (KS) 143 CEMERLANG - Vol. No. 3 Agustus 2023 Pada uji ini dipakai dalam menetapkan apakah sebuah sampel asalnya atas populasi yang membuntuti penyebaran statistik khusus maupun berasal atas populasi yang mempunyai sebaran data khusus. Percobaan KS sering menguji distribusi statistik Distribusi Normal. (Quraisy, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN 2 Rasio Likuiditas (Current Ratio (CR)) Nama Perusahaan Rata-Rata Perusahaan PT Sentra Food Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk PT Indofood Sukses Makmur Tbk Rata-Rata Industri Menurut data diatas. PT Indofood Sukses Makmur Tbk mempunyai rata-rata suatu nilainya yang terbesar serta melebihi dari rata-rata standar industri. PT Indofood Sukses Makmur Tbk mempunyai ketahanan keuangan dengan lebih baik dari PT Sentra Food Indonesia Tbk dan PT Unilever Indonesia Tbk. Itu diakibatkan oleh fakta bahwa PT Indofood Sukses Makmur Tbk mempunyai kapabilitas yang melebihi agar bisa menutupi segala hutang periode singkat lewat memakai aktiva lancar dimana dipunyai atas kedua perusahaan itu. 2 Rasio Leverage (Debt To Asset Ratio (DAR)) Rata-rata Perusahaan PT Sentra Food Indonesia Tbk 0,37 0,49 PT Unilever Indonesia Tbk 0,74 0,76 0,76 PT Indofood Sukses Makmur Tbk 2,55 1,15 Rata-Rata Industri Menurut data di atas. PT Sentra Food Indonesia Tbk memiliki total utang dibandingkan dengan total asetnya, atau asetnya. PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk mempunyai angka serta rata-rata pada nilai dengan lebih rendah atas rata-rata di industri. Indonesia Tbk dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Perusahaan mempunyai hutang pada aset kurang dari 50 %. Dibandingkan dengan Industri Food And Beverage (F&B) Dalam Masa Krisis Ekonomi PT Unilever Indonesia Tbk dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. PT Sentra Food Indonesia Tbk mempunyai ketahanan keuangan yang lebih baik. 3 Rasio Profitabilitas (Return on Asset (ROA)) Rata-Rata Perusahaan PT Sentra Food Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk PT Indofood Sukses Makmur Tbk Rata-Rata Industri Menurut data diatas. Return on Asset (ROA) PT Sentra Food Indonesia Tbk dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk masih di bawah standar industri, yaitu 23,40%. Unilever Indonesia Tbk mempunyai derajat kepemilikan di atas 23,40%, yang menampilkan jika perusahaan diposisi pada keadaan yang bagus. Uji Normalitas Dijalankan lewat langkah meninjau normal probality plots seperti bawah: Gambar 4. Normal P-P Plot Normal P-P Of Regression Standardized Residual Dependent Variabel : CR Ae Ketahanan Keuangan Sebagai hasil dari distribusi data yang normal dan memenuhi asumsi normalitas, menampilkan jika berbagai titik dalam plot probabilitas normal tersebarnya sesuai alur garis diagonal, sesuai yang ditampilkan di gambar 4. 145 CEMERLANG - Vol. No. 3 Agustus 2023 Gambar 4. Normal P-P Plot Normal P-P Of Regression Standardized Residual Dependent Variabel : DAR Ae Ketahanan Keuangan Sebagai hasil dari distribusi data yang normal dan memenuhi asumsi normalitas, menampilkan jika berbagai titik dalam plot probabilitas normal tersebarnya sesuai alur garis diagonal, sesuai yang ditampilkan di gambar 5. Gambar 4. Normal P-P Plot Normal P-P Of Regression Standardized Residual Dependent Variabel : ROA Ae Ketahanan Keuangan Sebagai hasil dari distribusi data yang normal dan memenuhi asumsi normalitas, menampilkan jika berbagai titik dalam plot probabilitas normal tersebarnya sesuai alur garis diagonal, sesuai yang ditampilkan di gambar 4. Industri Food And Beverage (F&B) Dalam Masa Krisis Ekonomi Tabel 4. Percobaan Statistik Kolmogorov Smirnov : CR Ae KETAHANAN KEUANGAN One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parameters Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Dijalankannya percobaan normalitas ialah memakai percobaan statistik KS bagi menetapkan jika data telah tersebar normal. Ditampilkan nilai pada Kolmogorov Smirnov sejumlah 0,229 yang ditampilkan di Tabel 4. 4, sedangkan Asymp. Sig. menunjukkan nilai sejumlah 0,193. Sebab nilai atas Asymp. Sig . -taile. melebihi 0,05, bisa disimpulkan jika data tersebar dengan normal. Tabel 4. Uji Statistik Kolmogorov Smirnov : DAR Ae KETAHANAN KEUANGAN One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parameters Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. 147 CEMERLANG - Vol. No. 3 Agustus 2023 Dijalankannya percobaan normalitas ialah memakai uji statistik KS agar bisa menetapkan jika data sudah tersebar dengan normal. Nilai KS sejumlah 0,228 ditampilkan di Tabel 4. 5, sedangkan AsympSig. -taile. menampilkan nilai sejumlah 0,196. Sebab skor pada AsympSig . -taile. melebihi 0,05, bisa disimpulkan jika data tersebar normal. Tabel 4. Uji Statistik Kolmogorov Smirnov : ROA Ae KETAHANAN KEUANGAN One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parameters Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Dijalankannya percobaan normalitas ialah memakai uji statistik KS agar bisa menetapkan jika data sudah tersebar dengan normal. Ditinjau di Tabel 4. 6, nilai KS ialah 0,330, serta nilai pada AsympSig. -taile. ialah 0,005. Sebab skor pada AsympSig . -taile. tidak mencukupi 0,05, bisa disimpulkan jika data tersebar dengan Uji Hipotesis Pada dijalankannya penelitian, pengujian pada hipotesis ialah lewat analisis regresi, dimana mempunyai derajat signifikansi sejumlah 5% . Apabila perolehan uji statistik menampilkan koefisien arah yang telah ditentukan sebelumnya dan nilai signifikansi atau probabilitas tidak mencapai 0,05, artinya hipotesis bisa Percobaan hipotesis ini nantinya menampilkan perolehan atas kedua percobaan signifikansi ssimultan yang dilambangkan dengan F juga signifikansi parameter individual yang dilambangkan lewat t. Industri Food And Beverage (F&B) Dalam Masa Krisis Ekonomi Percobaan Signifikansi Parameter Individual (Uji . Percobaan ini mempunyai tujuan berupa agar bisa diketahui sebesar manakah dampak setiap variabel tipe independen kepada dependen. Perolehan Uji T ialah seperti ini: Tabel 4. Hasil Regresi Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Type (Constan Sig Error Beta Rasio Likuidita Dependent Variable: Ketahanan Keuangan Tabel 4. 7 juga menunjukkan berbagai pengaruh. Ketahanan keuangan berkorelasi negatif dengan liabilitas (CR). Jadi, berdasarkan temuan ini, persamaan regresi berikut dapat diperoleh: Y = 0,372 0,622CR Selain itu, hasil penelitian yang ditampilkan di tabel tadi menampilkan jika variabel independen likuiditas (CR) mempunyai pengaruh dengan signifikan kepada ketahanan keuangan, lewat derajat signifikansi tidak mencapai 0,05. Tabel 4. Hasil Regresi Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Type (Consta Coefficients Std. Error Beta DAR Sig Dependent Variable: SI 149 CEMERLANG - Vol. No. 3 Agustus 2023 Tabel 4. 8 juga menunjukkan berbagai pengaruh. Ketahanan keuangan berkorelasi positif dengan leverage (DAR). Jadi, berdasarkan temuan ini, persamaan regresi berikut dapat diperoleh: Y = 0,654 0,182 DAR Selain itu, hasil penelitian di tabel tadi menampilkan jika variabel independen leverage (DAR) bukan memberikan suatu pengaruh dengan signifikan kepada ketahanan keuangan, lewat derajat signifikansi melewati 0,05. Tabel 4. Hasil Regresi Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Type (Constan. Rasio Provitabilitas Std. Error Coefficients Beta Sig Dependent Variable: ROA Tabel 4. 9 juga menunjukkan berbagai pengaruh. Ketahanan keuangan berkorelasi negatif dengan profitabilitas (ROA). Jadi, berdasarkan temuan ini, persamaan regresi berikut dapat diperoleh: Y = 22,503 2,232ROA ANOVAa Sum of Type Regressi Mean Squares Square Residual Total Dependent Variable: Ketahanan Keuangan Predictors: (Constan. Rasio Likuiditas Selain itu, hasil penelitian yang ditampilkan pada tabel tadi menampilkan jika variabel independen profitabilitas (ROA) bukanlah memberikan dampak yang signifikan pada ketahanan keuangan, lewat derajat signifikansi melebihi 0,05. Percobaan Signifikansi Simultan (Uji F) Pada berikut ini ialah perolehan atas percobaan signifikansi simultan: Industri Food And Beverage (F&B) Dalam Masa Krisis Ekonomi Tabel 4. Percobaan Signifikansi Simultan Nilai F sejumlah 11,616 dengan probabilitas (Si. 0,011 ditunjukkan dalam Tabel 4. Jadi, lewat probabilitas tidak mencapai 0,05, ketahanan keuangan bisa dipaparkan atas tipe regresi. Tabel 4. Percobaan Signifikansi Simultan ANOVAa Sum of Type Mean Squares Regressio Square Sig. Residual Total Dependent Variable: SI Predictors: (Constan. DAR Nilai F sejumlah 1,551 lewat probabilitas (Si. 0,253 ditampilkan di Tabel 4. Jadi, lewat nilai probabilitas melewati 0,05, ketahanan keuangan bisa diterangkan pada tipe regresi. Tabel 4. Percobaan Signifikansi Simultan ANOVAa Sum Type Mean Squares Square Residual Total Regressi Sig Dependent Variable: ROA Predictors: (Constan. SI Disini skor F ialah 0,892, lewat probabilitas (Si. ialah 0,376 ditampilkan pada Jadi, lewat nilai probabilitas melewati 0,05, ketahanan keuangan bisa diterangkan lewat tipe regresi. 151 CEMERLANG - Vol. No. 3 Agustus 2023 Tabel 4. Perolehan Percobaan Hipotesis Koefisien p-value Hipotesis Diterima Ditolak Ditolak CR Memberikan Dampak Kepada Positif Kepada Ketahanan Keuangan DAR Memberikan Pengaruh Berwujud Positif Kepada Ketahanan Keuangan ROA Memberikan Pengaruh Berwujud Positif Kepada Ketahanan Keuangan KESIMPULAN DAN SARAN 1 Kesimpulan Dilandaskan pada analisis yang sudah dijalankan pada data, bisa ditarik simpulan berupa: H1 (Hipotesis . diterima, yang mengindikasikan jika likuiditas dengan signifikan sebesar 0,011 memberikan suatu pengaruh yang positif kepada ketahanan keuangan (Financial Resilienc. H2 (Hipotesis . ditolak, yang berarti jika meskipun leverage membawa pengaruh berwujud positif kepada ketahanan keuangan (Financial Resilienc. , namun pengaruh tersebut tidak signifikan sebesar 0,253 kepada statistik. H3 (Hipotesis . ditolak, yang berarti jika meskipun profitabilitas membawa pengaruh berwujud positif kepada ketahanan keuangan (Financial Resilienc. , namun pengaruh tersebut tidak signifikan sebesar 0,376 kepada statistik. 2 Saran