JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 05. Nomor:02. Tahun: 2025. halaman: 29-34 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 WORKSHOP PENGGUNAAN COUNTIF EXCEL UNTUK SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BAGI PENDIDIK SMK KOLESE TIARA BANGSA BATAM Darmansah1. Novri Adhiatma2. Rika Harman3. Amrizal4 Sistem Informasi. Universitas Putera Batam. Batam. Indonesia Sistem Informasi. Universitas Riau Kepulauan. Batam. Indonesia email darmansah071@gmail. com1, ad. novri@gmail. harman@gmail. com3, emireriza@gmail. Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru SMK Kolese Tiara Bangsa Batam dalam menggunakan fungsi COUNTIF di Microsoft Excel sebagai alat bantu sistem pendukung keputusan (SPK) dalam proses evaluasi akademik dan administrasi sekolah. Workshop diadakan dalam beberapa sesi pelatihan dan menggunakan pendekatan ceramah interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik mandiri. Praktik mandiri dilakukan menggunakan media komputer dan lembar kerja Excel yang berbasis kasus nyata dari institusi sekolah. Setiap peserta diberikan modul pelatihan dan lembar untuk menilai kompetensinya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami dan menguasai hasil pre-test dan post-test, dengan nilai rata-rata peserta meningkat dari 62,4 pada pre-test menjadi 87,1 pada post-test, dan tingkat kepuasan peserta mencapai 94% berdasarkan kuesioner evaluasi. Fungsi COUNTIF dapat digunakan oleh peserta untuk membuat keputusan sederhana berbasis data, termasuk data nilai dan kehadiran siswa. Oleh karena itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi digital dan kemampuan analisis guru serta meningkatkan efisiensi manajemen data sekolah. Kata Kunci: Excel. COUNTIF. Sistem Pendukung Keputusan. Pengolahan Data Akademik Abstract: This community service activity is to improve the ability of teachers at SMK Kolese Tiara Bangsa Batam in using the COUNTIF function in Microsoft Excel as a decision support system (DSS) tool in the academic evaluation and school administration process. The workshop was held in several training sessions and utilized an interactive lecture approach, live demonstrations, and independent practice. The independent practice was conducted using computers and Excel spreadsheets based on real-life cases from schools. The results of the activity showed that participants had a better understanding and mastery of the pre-test and post-test results, with the average score of participants increasing from 62. 4 in the pre-test to 87. 1 in the post-test, and the level of participant satisfaction reaching 94% based on the evaluation questionnaire. Participants can use the COUNTIF function to make simple data-driven decisions, including student grades and attendance data. Therefore, this activity successfully improved teachers' digital literacy and analytical skills, as well as increased the efficiency of school data management. Keywords: Excel. COUNTIF. Decision Support System. Academic Data Processing Mitra pengabdian pada masyarakat yaitu Sekolah SMK Kolese Tiara Bangsa Batam. Keywords Pengabdian Masyarakat. SMK. Kolese Submitted: 2025-09-20 Ai Accepted: 2025-10-07 Ai Published: 2025-10-28 Pendahuluan Microsoft Excel telah menjadi salah satu perangkat lunak pengolah angka yang paling populer di banyak bidang, termasuk bisnis, pendidikan, keuangan, dan penelitian, sejak dirilis pada tahun 1985 (Sandoval-Ryos. Gajardo-Poblete, and Lypez-Nyyez 2. Excel memudahkan perhitungan dan analisis data yang kompleks dengan memungkinkan pengelolaan, analisis, dan visualisasi data dalam format tabel (Muhammad and Adamu 2. Microsoft Excel banyak digunakan oleh pelajar dan karyawan. Jika kita melihat penggunaan di tingkat pendidik, kemampuan pengolahan data adalah kompetensi penting bagi pendidik sekolah menengah atas (SMA) (Mar. Aidid, and Muthahharah 2. Salah satu Fungsi Excel yang sangat penting adalah COUNTIF, ini dapat digunakan dalam situasi seperti ini untuk menghitung jumlah data berdasarkan JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 05. Nomor:02. Tahun: 2025. halaman: 29-34 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 kriteria tertentu (Sara et al. Fungsi ini sangat relevan untuk kegiatan pengelompokan data akademik seperti menganalisis kinerja, tingkat kehadiran, dan nilai ujian (Isnurani and Rusdiana 2. Salah satu contoh yaitu pada pendidik SMK Kolese. Meskipun pendidik di SMK Kolese mengenal teknologi dasar, mereka masih kurang menggunakan perangkat lunak seperti Microsoft Excel untuk kebutuhan Di SMK Kolese, banyak pendidik masih menggunakan teknik manual atau aplikasi pengolahan data yang lebih sederhana, seperti menghitung nilai secara manual. Ini tidak efektif dan mudah terjadi kesalahan manusia. Pendidik juga tidak biasa menggunakan Microsoft Excel untuk keperluan dasar seperti pengisian tabel dan perhitungan. Karena kondisi ini, pendidik tidak dapat menggunakan fungsi rumit seperti COUNTIF, yang dapat membantu mereka dalam analisis data lebih lanjut seperti pengambilan keputusan berbasis data. Selain itu beberapa permasalahan yang ada di SMK Kolase diantaranya Banyak pendidik tidak familiar dengan dasar-dasar penggunaan Microsoft Excel, sehingga pembelajaran fungsi COUNTIF lebih lambat. Pendidik memiliki keterampilan yang sangat berbeda dalam teknologi dan Microsoft Excel. Beberapa pendidik mungkin sudah terbiasa dengannya, tetapi yang lain mungkin memerlukan bimbingan lebih dalam, yang membuatnya sulit untuk menyampaikan materi dengan cara yang sama. Dengan diadanya program Pengabdian ini diharapkan pendidik SMK Kolase dapat lebih memahami penggunaan Aplikasi Microsoft Excel terutama fungsi fungsi dasar. Pengabdian ini diadakan dalam beberapa sesi pelatihan dan menggunakan pendekatan ceramah interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik mandiri kepada pendidik SMK Kolase. Dari beberapa kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang telah dilakukan oleh tim terdahulu yaitu Kegiatan PKM berfokus pada pelatihan Microsoft Excel untuk guru SMA. Materi yang dibahas meliputi pengenalan fungsi dan formula Microsoft Excel, analisis deskriptif, visualisasi data, dan latihan data akademik . ilai siswa dan hasil belaja. (Puspitasari 2. Pengabdian selanjutnya yaitu Program pengabdian untuk guru meningkatkan keterampilan Microsoft Excel untuk pengelolaan nilai yang lebih efisien dan akurat. Hasilnya adalah pemahaman yang lebih baik tentang fungsi, rumus, pengolahan data, dan grafik (Harlina et al. Pengabdian lainnya yaitu Untuk nilai siswa, guru administrasi dididik menggunakan Microsoft Excel Advanced, yang mencakup rumus-rumus, fitur seperti rata-rata. IF. VLOOKUP, formatting, dan pengolahan data antar kelas dan semester. Pengabdian yang efektif meningkatkan pemahaman dan penggunaan Microsoft Excel (Bachtiar et al. Lainnya yaitu fungsi dan formula Microsoft Excel, pengelolaan data pendidikan dan administrasi, pembuatan grafik, dan analisis data sederhana Dilaporkan bahwa keterampilan fungsi dan formula telah meningkat karena peserta adalah guru SMP (Korib et al. Sebagai hasil dari berbagai penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa pelatihan penggunaan Microsoft Excel telah diprioritaskan untuk guru dan tenaga pendidik di SMA/SMK. Hasil dari kegiatan tersebut secara konsisten menunjukkan bahwa menguasai fungsi dan formula Microsoft Excel dapat membantu guru mengelola data akademik, seperti mengelola nilai, perhitungan rata-rata, dan pengelompokan siswa. Beberapa pengbdian terdahulu bahkan menekankan bahwa fungsi tertentu, seperti COUNTIF, sangat penting untuk digunakan, karena fungsinya relevan untuk menghitung data berdasarkan kriteria tertentu (Dan et al. Hal ini sangat bermanfaat untuk menganalisis kinerja siswa, memantau tingkat kehadiran, dan mengelompokkan hasil ujian. Oleh karena itu, pelatihan Microsoft Excel tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis guru dalam administrasi pendidikan, tetapi juga membantu mereka membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan data. Metode Dengan mengikuti langkah-langkah berikut, metode pelaksanaan pengabdian ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis kepada pendidik Adapun metode dalam pengabdian ini bisa dilihat pada bagan 1 dibawah ini: JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 05. Nomor:02. Tahun: 2025. halaman: 29-34 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Bagan 1. Metode Pengabdian Berdasarkan kerangka pikir di atas, kami akan menjelaskan setiap fase yang digambarkan, yaitu: Pendekatan Ceramah dan Diskusi Interaktif. Kegiatan dimulai dengan sesi ceramah interaktif yang menjelaskan konsep dasar dan fungsionalitas fungsi COUNTIF di Microsoft Excel, serta pengertian, keuntungan, dan penerapan. Kemudian diskusi terbuka digunakan untuk memastikan bahwa peserta memiliki pemahaman awal tentang konsep dan fungsionalitas . Demonstrasi Langsung. Kemudian setelah penyampaian materi secara ceramah, untuk membantu pendidik memahami fungsi COUNTIF yang sudah di jelaskan pada tahapan sebelumnya, maka Tim pengabdian menampilkan contoh kasus nyata, seperti menghitung data akademik atau informasi administratif. Mereka dapat melihat dan mengikuti langkah-langkah dalam penerapan COUNTIF dalam situasi nyata, meningkatkan pemahaman mereka tentang penggunaannya. Latihan Mandiri dan Tugas Praktik Selanjutnya Tim pengabdian memberi pendidik latihan mandiri untuk menyelesaikan beberapa skenario yang telah disiapkan. Tujuan dari latihan ini adalah untuk mengajarkan mereka cara menggunakan fungsi COUNTIF dalam pengambilan keputusan dan mengajarkan mereka cara mengolah data administratif dan akademik. Tanya Jawab. Mengawasi pendidik selama latihan dan mengadakan tanya jawab untuk membantu mereka mengatasi masalah yang mungkin muncul saat menggunakan fungsi COUNTIF. Memberikan umpan balik dan saran tentang bagaimana meningkatkan metode dan menggunakan fungsi COUNTIF dengan lebih baik dalam situasi yang lebih kompleks. JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 05. Nomor:02. Tahun: 2025. halaman: 29-34 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Evaluasi. Tahapan terakhir pada pengabdian ini yaitu tahap evaluasi. Tahapan ini Tim pengabdian mengevaluasi metrik keberhasilan terdiri dari peningkatan nilai pemahaman konsep . re-test dan post-tes. , kemampuan untuk menggunakan COUNTIF dalam studi kasus, tingkat kepuasan, dan relevansi pelatihan dengan kebutuhan Hasil dan Pembahasan Bagian ini menunjukkan hasil dari Workshop Penggunaan COUNTIF Excel untuk Sistem Pendukung Keputusan bagi Pendidik di SMK Kolese. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pendidik SMK Kolese tentang penggunaan fungsi COUNTIF sebagai alat bantu dalam pengolahan data dan pengambilan keputusan di Microsoft Excel. Diharapkan bahwa workshop ini akan memberikan manfaat praktis bagi pendidik baik dalam dunia akademik maupun dalam kehidupan sehari-hari. Untuk metode pelaksanaan, seperti yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya. Pengabdian ini dijalankan sebagai pelatihan interaktif dengan langkah-langkah seperti Pada sesi pertama, tim melakukan pemaparan materi tentang COUNTIF pada Microsoft Excel. Gambar 1. Pemaparan Materi Sesi selanjutnya, tim melakukan sesi praktik yaitu Simulasi penggunaan COUNTIF dalam pengolahan data akademik, seperti analisis nilai pendidik dan kehadiran. Gambar 2. Diskusi JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 05. Nomor:02. Tahun: 2025. halaman: 29-34 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 Selanjunya adalah Evaluasi dan Diskusi. Pada bagian ini pendidik menyelesaikan studi kasus menggunakan fitur yang sudah di ajarkan sebelumnya. Dilakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian ini untuk mengevaluasi sejauh mana pendidik memahami dan mampu menerapkan fungsi COUNTIF di Microsoft Excel. Proses evaluasi terdiri dari beberapa langkah. Ini dimulai dengan kuis atau tes simulasi pengolahan data untuk mengukur pemahaman dasar pendidik. Selanjutnya, pendidik diminta untuk menyelesaikan studi kasus yang berkaitan dengan pengelolaan data akademik dan administratif. Selain itu, evaluasi juga mencakup diskusi reflektif di mana pendidik berbicara tentang pengalaman mereka, kesulitan mereka, dan cara mereka menyelesaikan masalah. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa sebagian besar pendidik mampu menggunakan COUNTIF dengan baik untuk mengelompokkan dan menganalisis data sederhana. Selain itu, masukan dari pendidik tentang masalah pemahaman konsep akan digunakan sebagai bahan perbaikan untuk pelatihan berikutnya, memastikan metode yang lebih efektif dan relevan untuk siswa di masa mendatang. Berikut ini adalah beberapa diskusi dan evaluasi kegiatan umum yang akan dilakukan selama pengabdian: Pengumpulan Data Observasi langsung selama kegiatan, catatan hasil diskusi, dan kuesioner akan digunakan untuk mengumpulkan data. Kuesioner akan bertanya tentang pemahaman pendidik tentang fungsi COUNTIF, penerapan materi, dan kepuasan mereka dengan pelatihan. Kuesioner ini dibuat untuk menilai efektivitas pelaksanaan kegiatan, kualitas materi dan pemateri, serta dampak terhadap peningkatan kompetensi Adapun metode yang di gunakan pada kuesioner tersebut yaitu skala Likert 1Ae5. di mana 1 sama dengan Sangat Tidak Setuju, 2 sama dengan Tidak Setuju, 3 sama dengan Cukup Setuju, 4 sama dengan Setuju, 5 yaitu Sangat Setuju. Analisis Kinerja Pendidik Tujuan dari tahap ini adalah untuk mengukur pemahaman dan keterampilan pendidik dalam menerapkan fungsi COUNTIF pada Microsoft Excel setelah pelatihan selesai. Metode yang dipakai untuk tahapan ini yaitu evaluasi kuantitatif dan kualitatif. Untuk kuantitatif, setiap peserta diberi kuis singkat untuk mengukur pengetahuan konseptual mereka tentang fungsi COUNTIF dan aplikasinya dalam sistem pendukung keputusan. Nilai kuis dibandingkan untuk mengetahui apakah ada peningkatan dalam skor rata-rata peserta. Hasil dari eveluasi kuantitatif ini yaitu Kesesuaian hasil dengan instruksi, ketepatan penggunaan rumus COUNTIF, dan kerapian dan sistematika penyajian data masing-masing memiliki nilai 40%. Kemudian eveluasi kualitatif meliputi observasi untuk menilai partisipasi, kemampuan menyelesaikan masalah, dan kemandirian peserta dalam penyelesain studi kasus. Keberhasilan peserta pada tahap ini terdiri dari minimal 80% peserta memperoleh nilai setidaknya 75 pada post-test, peserta mampu menyelesaikan tugas praktik COUNTIF dengan tingkat ketepatan setidaknya 85%, dan ada peningkatan skor rata-rata sebesar 20% dari hasil pre-test ke hasil post-test. Umpan Balik dari Instruktur Instruktur yakni Tim pengabdian akan menilai kegiatan dengan melihat antusiasme pendidik, interaksi selama sesi, dan metode pengajaran yang efektif. Perbaikan di masa depan bergantung pada umpan balik ini. Rekomendasi untuk Kegiatan Selanjutnya Rekomendasi strategis untuk kegiatan pengabdian berikutnya dibuat berdasarkan analisis kinerja dan komentar Tim pengabdian. Rekomendasi ini akan membuat kegiatan lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan peserta. Rekomendasi pertama yaitu terkait dengan materi yaitu seperti penggunaan fungsi logika gabungan seperti COUNTIFS. IF, dan VLOOKUP. Selanjutnya Adalah mengalokasikan waktu yang lebih banyak agar peserta lebih mengyuasai materi. Dan terakhir yaitu menggalakkan kolaborasi antara pendidik melalui komunitas belajar Excel agar pembelajaran terus berlanjut. Kesimpulan Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat "Workshop Penggunaan COUNTIF Excel untuk Sistem Pendukung Keputusan bagi Pendidik SMK Kolese Tiara Bangsa Batam" berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kemampuan pendidik dalam memahami dan menerapkan fungsi COUNTIF sebagai alat bantu analisis data dan pengambilan keputusan di Microsoft Excel. Hasil evaluasi menunjukkan JPMTT (Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Terbaruka. Volume: 05. Nomor:02. Tahun: 2025. halaman: 29-34 E-ISSN : 2776-2858 | P-ISSN : 2797-3158 bahwa kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kemampuan teknis pendidik, dengan peningkatan rata-rata nilai peserta dari 62,4 menjadi 87,1 dan tingkat kepuasan peserta sebesar 94%. Analisis nilai siswa, rekapitulasi kehadiran, dan evaluasi kinerja adalah beberapa contoh bagaimana pendidik dapat menggunakan COUNTIF untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Semua ini secara langsung mendukung produktivitas dan ketepatan data di sekolah. Oleh karena itu, kegiatan ini dievaluasi secara terpadu dan sesuai dengan persyaratan pendidik di era digital. Pengabdian ini dapat digunakan sebagai model untuk pelatihan serupa di institusi pendidikan lainnya untuk meningkatkan kemampuan guru dalam pengelolaan data teknologi. Ucapan Terima Kasih Kami menyampaikan rasa terima kasih kami kepada Kepala Sekolah SMK Kolese yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Kami juga berterima kasih kepada para guru yang telah berpartisipasi secara aktif dalam menjalankan workshop ini, yang berlangsung interaktif dan menghasilkan hasil yang bermanfaat. Referensi