Al-Insyirah Midwifery Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science. https://jurnal. id/kebidanan Volume 13. Nomor 2. Tahun 2024 p-ISSN: 2338-2139 e-ISSN: 2622-3457 PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN KUNYIT ASAM TERHADAP KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI SMP MUHAMMADIYAH 1 GRESIK Ervin Hariyani . Siti Mudlikah. Endah Mulyani. Diani Octaviyanti Handajani. Program Studi Sarjana Kebidanan. Fakultas Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Gresik. Jl. Proklamasi No. Trate. Kec. Gresik. Kabupaten Gresik. Jawa Timur. Indonesia *email : hariyaniervin@gmail. ABSTRAK Keputihan patologis dapat menimbulkan dampak pada remaja putri karena akan mengganggu fungsi organ reproduksi pada remaja putri, namun dapat diatasi dengan terapi secara farmakologi dan non-farmakologi, salah satunya dengan minum-minuman kunyit asam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman kunyit asam terhadap kejadian keputihan pada remaja putri di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Eksperimental dengan pendekatan desain penelitian one group pretest-posttest research. Jumlah populasi pada penelitian ini yaitu 38 responden remaja putri dengan jumlah sampel yang diambil 15 responden. Penelitian ini menggunakan teknik sampling non-probability. Instrumen pada penelitian ini menggunakan lembar observasi dan ceklist dengan analisis yaitu uji regresi logistik. Remaja putri pada penelitian ini sebagian berusia 14 tahun sejumlah 10 responden . ,7%), dan sebagian kecil berusia 15 tahun sejumlah 5 responden . ,3%), dimana dari 15 responden tersebut mengalami keputihan patologis sebelum diberikan minuman kunyit asam dan mengalami keputihan fisiologis sebanyak 0 . ,0%). Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh sesudah pemberian minuman kunyit asam yang mengalami keputihan fisiologis sejumlah 12 responden . ,0%) dan yang mengalami keputihan patologis sejumlah 3 responden . ,0%). Berdasarkan Analisis regresi logistik diperolah p value 0,032<0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak Dari hasil penelitian ditemukan adanya pengaruh pemberian minuman kunyit asam terhadap kejadian keputihan pada remaja putri di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Kata kunci : Keputihan. Remaja. Minuman. Kunyit asam. ABSTRACT Pathological vaginal discharge can have an impact on adolescent girls because it will interfere with the function of the reproductive organs in adolescent girls. Still, it can be overcome with pharmacological and non-pharmacological therapy, one of which is by drinking turmeric and tamarind drinks. The purpose of this study was to determine the effect of giving turmeric and tamarind drinks on the incidence of vaginal discharge in adolescent girls at SMP Muhammadiyah 1 Gresik. This study is a quantitative study with an Experimental design with a one-group pretestposttest research design approach. The population in this study was 38 adolescent female respondents with a sample size of 15 respondents. This study uses a non-probability sampling The instruments in this study used observation sheets and checklists with analysis, namely logistic regression tests. The female adolescents in this study were mostly 14 years old, totaling 10 respondents . 7%). A small number were 15 years old, totaling 5 respondents . 3%), where of the 15 respondents experienced pathological vaginal discharge before being 184 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 given the turmeric and tamarind drink and experienced physiological vaginal discharge as many as 0 . 0%). The results of this study were that there was an effect after being given the turmeric and tamarind drink, 12 respondents . 0%) experienced physiological vaginal discharge and 3 respondents . 0%) experienced pathological vaginal discharge. Based on the logistic regression analysis, a p-value of 0. 032 <0. 05 was obtained, so H1 was accepted and H0 was The results of the study found that there was an effect of giving turmeric and tamarind drinks on the incidence of vaginal discharge in female adolescents at SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Keywords: Vaginal Discharge. Adolescents. Drinks. Turmeric and tamarind. PENDAHULUAN Masa remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa (Selviana. Remaja mengalami berbagai perubahan yaitu Perubahan fisik dan biologis terjadi lebih awal terutama pada organ reroduksi disebut dengan masa pubertas (Gainau, 2. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2021, prevalensi menunjukan bahwa 75% perempuan di Indonesia mengalami penyakit keputihan atau flour albus ini sekali dalam hidup mereka, 45% perempuan mengalaminya dua kali atau lebih, sementara di Eropa hanya 25% perempuan yang terkena penyakit keputihan atau flour albus (Fakhri et al. , 2. Data statistik tahun 2019 jumlah remaj putri di Jawa Timur yaitu 2,9 juta jiwa berusia 14-24 tahun, 68% mengalami keputihan (Anil Masyayih et al. , 2. Di negara Indonesia dengan daerah tropis cuaca panas lebih sering berkeringat akan membuat tubuh menjadi lembab, tarutama didaerah organ tubuh yaang tertutup dan berlipat seperti organ reproduksi, sehingga bakteri mudah tumbuh dan berkembang yang akan mengakibatkan terjadinya keputihan (Deastri & Nopita, 2. Keputihan adalah suatu kondisi pada vagina yang mengeluarkan lendir atau cairan seperti nana yang disebabkan Keputihan bisam menimbulkan gata, berbau amis, dan berwarna yang disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, dan parasit (Salamah et al. , 2. Keputihan dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu keputihan fisiologis. Keputihan fisiologis terjadi sebelum atau melibatkan hormon estrogen dan progesteron dengan ciri-ciri berwarna bening atau jernih, tidak berbau, tidak gatal, konsitensi lebih encer dan cairan yang dikeluarkan tidak berlebihan (Studi et al. , 2. Keputihan patologis yaitu cairan yang keluar dari vagina dengan ciri-ciri berwarna kuning kehiajuan, konsistensi lebih kental, berbau amis yang menyebabkan gatal pada vagina dan dapat mengganggu fungsi organ reproduksi wanita, khusunya pada bagian salyran indung telur yang dapat menyebabkan infertilitas (Anggraini et , 2. Beberapa faktor yang mempengaruhi keputihan pada remaja adalah kurangnya pengetahuan, pola konsumsi, personal hygiene, dan sikap atau perilaku. Remaja yang memiliki pengetahuan yang kurang tentang keputihan akan mempunyai prilaku yang kurang baik dalam Pola konsumsi/makan yang buruk sering kekurangan serat dan terlalu banyak gula. Kurangnya mengurangi frekuensi dan kuantitas buang air kecil (Fauziyyah et al. , 2. Personal hygiene yang kurang baik dalam menjaga kebersihan alat genetalia dan perilaku sehari-hari dalam merawat organ kewanitaan (Septyana et al. , 2. 185 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 Untuk tersebut dapat diatasi dengan terapi non-farmakologi . emberikan obat analgesik dan obat antibiotik untuk menurunkan keputihan akan tetapi mengonsumsi antibiotik secara berlebihan dan dalam jangka waktu lama berdampak buruk pada kesehatan (Rachmadianti, 2. Alternatif lain dari terapi nonfarmakilogi membiasakan menyiram toiket sebelum kontaminasi mikroorganisme, mencuci organ kewanitaan dengan air mengalir, membersihkan dari bagian depan terlebih menggunakan celana dalam berbahan katun, ganti pakaian dalam setiap hari, hindari penggunaan panty liner, dan mengonsumsi minuman herbal salah satunya pemebrian minuman kunyit asam (Rachmadianti, 2. Penelitian ini bertujuan umum pemberian minuman kunyit asam patologis pada remaja putri. Serta memiliki tujuan khusus yaitu mengidentifikasi keputihan patologis remaj putri sebelum pemberian Mengidentifikasi keputihan patologis remaja putri sesudah pemberian minuman kunyit asam. Menganalisis pengaruh pemberian minuman kunyit asam terhadap kejadian keputihan patologis pada remaja putri. Edukasi wawancara langsung di SMP Muhammadiyah 1 Gresik pada 10 orang siswi dikelas Vi yang mengalami keputihan . lour albu. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik nonprobability sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini observasi dan ceklist. Analisis uji regresi logistik. Kriteria inklusi yaitu remaja putri usia 14-15 tahun dengan keputihan patologis SMP Muhammadiyah 1 Gresik sedangkan kriteria eksklusi yaitu remaja saat menstruasi dan menderita penyakit seperti Demam berdarah dan malaria. Analisi univariat dilakukan perlakuan dan sesudah perlakuan. Analisis Bivariat dilakukan untuk menghubungkan variabel bebas dengan variabel terikat. Pada penelitian ini analisis yang digunakan adala uji regresi logistik . value < 0,. Penelitian ini sudah sesuai dengan kode etik dengan nomor 057/KET/II. UMG/KEP/A/2024 Metode penelitian menjelaskan pengembangan yang dilakukan untuk mencapai tujuan/sasaran penelitian. Tiap tahap dijelaskan secara ringkas. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitaian dilakukan di SMP Muhammdiyah 1 Gresik di Jalan. KH. Kholil 90/Kemuteran. Kecamatan Gresik. Kabupaten Gresik. SMP Muhammadiyah 1 Gresik sekolah swasta yang pertama kali berdiri di Gresik yang menjalankan layanan pendidikan sejak 10 Maret 1956 meningkatkan kulitas pembelajaran serta harapan masyarakat akan pendidikan yang bermutu. Dalam penelitian ini mendapatkan data sebagai berikut : Tabel 1. Distribusi Responden Mengalami Patologis di SMP Muhammadiyah 1 Gresik Usia 14 tahun 15 tahun Total 186 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 Pada Tabel 1. Diketahui sebagian besar siswi remaja putri berusia 14 tahun sejumlah 10 orang . ,7%) dan sebagian kecil berusia 15 tahun sejumlah 5 orang . ,3%). Tabel 2. Distribusi Responden Sebelum Diberikan Kunyit Asam Sebelum Patologis Fisiologis Total Pada Tabel 2. Diketahui siswi remaja putri sebagian besar yang mengalami keputihan patologis sebelum diberikan minuman kunyit asam sejumlah 15 orang . %). Tabel 3. Distribusi Responden Sesudah Diberikan Kunyit Asam Sesudah Patologis Fisiologis Total Pada Tabel 3. diketahui siswi remaja putri sebagian besar mengalami keputihan fisiologis sesudah diberikan minuman kunyit asam sejumlah 12 orang . ,0%), dan sebagian kecil sejumlah 3 orang . ,0%). Tabel 4. Sampel Uji Regresi Logistik Pemberian Kunyit Asam Kategori p-value Keputihan Patologis 0,032 Keputihan Fisiologis Pada tabel 4, dapat dilihat hasil dari uji regresi logistik diperoleh nilai p = 0,032 . < 0,. , yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Artinya ada pengaruh pemberian minuman kunyit asam terhadap kejadian keputihan pada remaja Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh pemberian kunyit asam terhadap remaja putri siswi SMP Muhammadiyah 1 Gresik, rebusan kunyit asam mempunyai efek terhadap organ reproduksi pada remaja, kandungan yang dimiliki kunyit asam minyak atsiri dan kurkumin mampu membunuh bakteri di sekitar vagina, sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi pada vagina. Pada peneletian ini dapat dijelaskan bahwa sebelum pemberian kunyit asam pada remaja putri yang mengalami keputihan patologis 100% menjadi 20,0% yang artinya pemberian kunyit asam Keputihan mengandung leukosit dalam jumlah Eksudot diproduksi tubuh saat Kontaminasi bakteri pada luka, benda asing, jamur dan lain-lain. Keputihan patologis pada wanita adalah gejala dari berbagai Adanya infeksi pada dasra panggul, misalnya infeksi pada saluran tuba disertai nyeri perut hebat. Hasil uji regresi logstik diperoleh nilai p = 0,032 . < 0,. sehingga menunjukkan hasil bahwa H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya terdapat pengaruh dari pemberian minuman kunyit asam terhadap kejadian keputihan pada remaja putri. Dengan pemberian kunyit asam pada remaja putri ada perubahan pada siswi SMP karena manfaat kunyit asam sendiri dapat digunakan berbagai pengobatan salah satunya keputihan. Keputihan yang tidak ditangani dan berlangsung secara terus menerus dalam jangka waktu lama akan menganggu atau mempengaruhi fungsi organ reproduksi. Khususnya pada remaja putri yang mengabaikan begitu saja sehingga menimbulkan penyakit pada organ tubuh lainnya seperti terjadi penyakit sifilis dan gonore (Yulzami et al. , 2. 187 | Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Al-Insyirah Midwifery / Vol. No. Tahun 2024 Knyit secara tradisional digunakan sebagai ramuan obat luka, cacar, sakit perut, haid tidak lancar, keputihan kejang, asam urat, sebagai obat penguat untuk ibu Kandungan kurkumin pada rimpang kunyit sebagai antibakteri mirip senyawa fenol lainya yang mengahambat metabolisme bakteri dengan cara merusak membran sitoplasma dan menyebabkan kebocoran dalam membran nutrien dari sel sehingga sel bakteri mati (Apriliantisyah et al. , 2. Asam jawa mengandung tanin da alkaloid yangberperan sebagai inflamasi, memecahkan komponen peptidoglikan pada bakteri sel, sehingga menyebabkan dinding sel menjadi tidak aktif dan menyebabkan kematian pada sel (Maulidiyah, 2. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh pemberian kunyit asam terhadap kejadian keputihan pada remaja putri dengan nilai p value = 0,032 . < 0,. DAFTAR PUSTAKA