Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat p-ISSN: 2797-9407, e-ISSN: 2797-9423 Volume 5, nomor 3, 2025, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/bajpm. Kolaborasi Mahasiswa dan Warga dalam Membangun Desa Sukamekar yang Tangguh Ratna Suminar S*. Febrian. Monifa Geraldin Tambunan. Abil Rifai. Sofyan Fajar Maulana. Achmad Firdias I. Erwan Naibaho. Dhian Ibrah Prayogo. Rizqy Riansyah. Faiq Rizqi Setiawan. Khoirul Hidayat Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Bekasi. Indonesia *Coresponding Author: ratna. suminar@dsn. Dikirim: 02-08-2025. Direvisi: 15-08-2025. Diterima: 16-08-2025 Abstrak: Permasalahan utama yang diidentifikasi mencakup genangan air, kurangnya promosi UMKM, minimnya ruang kreativitas anak-anak, dan risiko kecelakaan lalu lintas di titik rawan. Metode pelaksanaan program meliputi pendekatan partisipatif dan kolaboratif dengan warga, seperti kegiatan mewarnai bersama anak-anak, pemasangan banner UMKM, pembuatan sumur biopori, dan pemasangan kaca cembung di area rawan kecelakaan. Metode evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi langsung, pencatatan hasil, serta dokumentasi foto sebelum dan sesudah kegiatan untuk menilai ketercapaian tujuan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh program kerja dapat terlaksana sesuai rencana dan mendapat respon positif dari warga. Kegiatan mewarnai berhasil meningkatkan kreativitas anak-anak, banner UMKM meningkatkan visibilitas usaha lokal, sumur biopori membantu mengurangi genangan air, dan kaca cembung meningkatkan keselamatan jalan. Kesimpulan dari pelaksanaan KKN ini menunjukkan bahwa kolaborasi aktif mahasiswa dan warga mampu menghasilkan solusi aplikatif terhadap masalah lokal serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Kata Kunci: KKN. Kolaborasi. UMKM Abstract: The main issues identified include flooding, lack of promotion of MSMEs, lack of space for children's creativity, and the risk of traffic accidents at vulnerable points. The program implementation methods include participatory and collaborative approaches with residents, such as coloring activities with children, installing SME banners, constructing biopore wells, and installing convex mirrors in accident-prone areas. Activity evaluation methods are conducted through direct observation, recording results, and documenting beforeand-after photos to assess the achievement of objectives. The results of the activities show that all program activities were implemented as planned and received positive feedback from The coloring activity successfully enhanced children's creativity. UMKM banners increased the visibility of local businesses, biopore wells helped reduce waterlogging, and convex mirrors improved road safety. The conclusion from this KKN implementation demonstrates that active collaboration between students and residents can generate practical solutions to local issues and enhance community awareness and participation in village Keywords: KKN. Colaboration. UMKM PENDAHULUAN KKN adalah Kuliah Kerja Nyata merupakan sebuah bentuk intrakurikuler yang merupakan implementasi dari Tridharma Perguruan Tinggi memberikan pengalaman bekerja dan belajar mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat (Muniarty et al. Program KKN memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui penerapan ilmu yang mereka tekun (Angqawizra & Yusra, 2. @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Suminar S dkk. Kolaborasi Mahasiswa dan Warga dalam Membangun Desa SukamekarA Penerapan ilmu yang didapat selama perkuliahan mendorong terbentuknya kolaborasi antara masyarakat desa dan perguruan tinggi, sesuai dengan tujuan awal yang ingin dicapai (Wardianti et al. , 2. Landasan hukum pelaksanaan program KKN didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. UUD 1945. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Setyaningsih et al. , 2. Secara umum, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) terbagi menjadi dua jenis pendekatan, yaitu pendekatan reguler serta pendekatan tematik (Pratama & Kusumawati, 2. KKN Reguler kelompok 10 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya memilih tema AuKolaborasi Mahasiswa dan Warga dalam Membangun Desa Sukamekar yang TangguhAy. Tema ini mencerminkan bentuk kolaborasi antara kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan proses pembelajaran di perguruan tinggi yang terintegrasi langsung dengan kehidupan Kolaborasi merupakan suatu proses sosial yang melibatkan serangkaian aktivitas dengan tujuan bersama, di mana setiap pihak saling mendukung dan memahami peran serta kegiatan satu sama lain (Gustriani et al. , 2. Kolaborasi dengan masyarakat merupakan elemen utama untuk mencapai target pembangunan yang berkelanjutan (Encu et al. , 2. Dengan adanya kegiatan Kolaborasi Pengabdian, mahasiswa berkesempatan untuk mengenali kondisi masyarakat serta berbagai permasalahan yang mereka hadapi (Sopyana et al. , 2. Melalui pendekatan ini, diharapkan tercipta penguatan hubungan sosial antar warga dan penanaman nilai-nilai keberlanjutan dalam rutinitas kehidupan sehari-hari (Saragi et al. , 2. Masyarakat di Desa Sukamekar menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), sekaligus memberikan kontribusi berharga bagi mahasiswa yang melaksanakan program tersebut di desa tujuan. KKN turut melatih kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah serta memahami cara membangun hubungan yang harmonis di tengah masyarakat (Fauzi et al. , 2. Dalam pelaksanaan KKN, mahasiswa tidak hanya bertindak sebagai pengamat, tetapi juga berperan sebagai fasilitator yang mendukung proses pengembangan ke arah yang lebih optimal (Chasana et al. , 2. Hal tersebut berkontribusi dalam memperkuat keterampilan sosial mahasiswa, seperti kemampuan berkomunikasi efektif, bekerja dalam kelompok, serta memahami dan menghormati keberagaman budaya (Madya et , 2. Desa Sukamekar. Kecamatan Sukawangi merupakan tempat pelaksanaan kelompok kami. Desa Sukamekar, yang terletak di Kecamatan Sukawangi. Kabupaten Bekasi, merupakan salah satu daerah yang menyimpan potensi besar di bidang sosial dan lingkungan. Salah satu kendala yang dialami desa ini adalah terjadinya banjir, yang disebabkan oleh letaknya yang berada di sekitar Kali Bekasi. Berdasarkan observasi awal, beberapa isu utama yang dihadapi warga antara lain Minimnya peluang anak-anak mendapatkan edukasi kreatif serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan dan pencegahan kecelakaan, serta masih terbatasnya dukungan promosi bagi pelaku UMKM lokal. Masalah-masalah diatas juga tertuang pada beberapa tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDG. SDGs sendiri bertujuan untuk menjaga kesejahteraan ekonomi, sosial, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan lintas generasi. Fokus utamanya mencakup pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Suminar S dkk. Kolaborasi Mahasiswa dan Warga dalam Membangun Desa SukamekarA pekerjaan layak, dan pembangunan kota yang berkelanjutan (Syaifudin et al. , 2. Oleh karena itu, kami sebagai mahasiswa peserta KKN berinisiatif untuk melaksanakan sejumlah program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, diantaranya. Kreativitas Mewarnai untuk Anak-anak. Pemasangan Banner UMKM. Kerja Bakti dan Pembuatan Sumur Biopori. Serta Pemasangan Kaca Cembung. Melalui program-program tersebut, kegiatan KKN ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Desa Suka Mekar. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam upaya membangun desa yang mandiri, bersih, dan kreatif. METODE PELAKSANAAN & TEKNIK EVALUASI KEGIATAN Berikut ini adalah metode pelaksanaan dari program kerja KKN yang berlokasi di Desa Sukamekar: Kegiatan Kreativitas Anak (Mewarna. Kegiatan ini diawali dengan persiapan alat gambar seperti kertas mewarnai, krayon, pensil warna, serta materi visual yang menarik dan sesuai usia anak. Pelaksanaan dilakukan di area terbuka atau balai desa dengan pendekatan partisipatif, di mana anak-anak diberi kebebasan untuk mewarnai gambar sesuai imajinasi mereka. Mahasiswa bertindak sebagai fasilitator, memberikan arahan ringan dan motivasi. Metode evaluasi kegiatan Kreativitas Anak dilakukan melalui observasi langsung terhadap keterlibatan dan antusiasme anak-anak. Teknik evaluasi yang digunakan meliputi pencatatan jumlah peserta dan pengamatan terhadap hasil karya yang Promosi UMKM Desa Metode pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan survei singkat untuk mengidentifikasi UMKM atau warung rumahan yang aktif. Mahasiswa kemudian menggali informasi nama usaha, jenis produk/jasa, dan kontak pemilik usaha. Setelah desain banner dibuat, proses pencetakan dilakukan, lalu banner dipasang di lokasi usaha masing-masing. Metode ini bersifat pendampingan dan kolaboratif, di mana pelaku UMKM dilibatkan dalam menentukan isi banner agar tepat sasaran. Evaluasi kegiatan Promosi UMKM Desa melalui observasi terhadap keberadaan banner yang terpasang dan respon lingkungan sekitar. Teknik evaluasi meliputi dokumentasi foto sebelum dan sesudah pemasangan, serta pemantauan respon pelanggan atau pengunjung terhadap perubahan tersebut. Kerja Bakti dan Pembuatan Sumur Biopori Kegiatan diawali dengan sosialisasi singkat kepada warga tentang manfaat biopori dan rencana titik lokasi pembuatan. Proses pembuatan biopori dilakukan bersama warga secara gotong royong, dengan mahasiswa membantu teknis pengerjaan dan dokumentasi. Metode ini menekankan pada edukasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat secara langsung. Evaluasi kegiatan Kerja Bakti dan Pembuatan Sumur Biopori dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses pembuatan sumur biopori oleh kelompok KKN. @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Suminar S dkk. Kolaborasi Mahasiswa dan Warga dalam Membangun Desa SukamekarA Teknik evaluasi meliputi pencatatan jumlah sumur yang berhasil dibuat serta pendokumentasian kegiatan. Pemasangan Kaca Cembung pelaksanaan kegiatan pemasangan kaca cembung dilakukan melalui beberapa tahapan, pertama kelompok kami berkoordinasi dengan perangkat desa mengenai lokasi yang akan dipasang kaca cembung, kemudian kelompok kami melakukan survey sebelum pemasangan kaca cembung. Pemasangan kaca cembung sendiri dilakukan oleh kelompok kami sendiri. Metode evaluasi kegiatan Pemasangan Kaca Cembung dilakukan dengan observasi kondisi lalu lintas di sekitar lokasi pemasangan. Teknik evaluasi meliputi dokumentasi sebelum dan sesudah pemasangan kaca cembung. IMPLEMENTASI KEGIATAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Kegiatan Berikut adalah deskripsi dari kegiatan program kerja KKN yang berlokasi di Desa Sukamekar : Tabel 1. Program Kerja Nama Kegiatan Kreativitas Anak(Mewarna. Kerja Bakti dan Pembuatan Sumur Biopori Pemasangan Banner UMKM Pemasangan Kaca Cembung Deskripsi Kegiatan Kegiatan mewarnai gambar yang dilaksanakan bersama anak-anak di Disertai dengan bimbingan dan permainan edukatif sederhana. Kegiatan bersih-bersih lingkungan secara gotong royong serta pembuatan lubang biopori di beberapa titik rawan genangan air. Mendesain dan memasang banner di lokasi strategis untuk membantu promosi usaha warga, seperti warung, jasa laundry, makanan, dll. Memasang kaca cembung di blind area pada desa sukamekar unntuk mengurangi kecelakaan yang terjadi. Tujuan dan Sasaran Program Berikut ini adalah tujuan dan sasaran program kerja KKN yang berlokasi di Desa Sukamekar: Tabel 2. Sasaran Nama Kegiatan Mewarnai anak-anak Desa Sukamekar Sosialisasi Tanggap Darurat Kebakaran Kerja Bakti Pembuatan Sumur Biopori Promosi UMKM Tujuan Mengembangkan kemampuan motorik anak-anak serta memberikan hiburan edukatif. Meningkatkan pengetahuan warga tentang pencegahan dan penanganan dini kebakaran. Menciptakan lingkungan bersih dan membantu penyerapan air untuk mencegah genangan dan banjir. Membantu UMKM meningkatkan visibilitas dan pemasaran produk/jasa mereka. Sasaran Anak-anak Desa Suka Mekar Warga dewasa dan remaja Seluruh warga Pelaku UMKM Desa Suka Mekar Jadwal Pelaksanaan Berikut ini adalah Jadwal Pelaksanaan dari program kerja KKN yang berlokasi di Desa Sukamekar : @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Suminar S dkk. Kolaborasi Mahasiswa dan Warga dalam Membangun Desa SukamekarA Pada Minggu pertama kami melaksanakan pembukaan Kuliah Kerja Nyata Kelompok 10 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya di kantor Desa Sukamekar. Pelaksanaan pembukaan KKN tersebut terlaksana dengan baik dan dihadiri oleh Perangkat Desa. Dosen Pembimbing Lapangan serta Kelompok kami sendiri. Gambar 1. Pembukaan Pada Minggu kedua kelompok kami melaksanakan satu program kerja yaitu Mewarnai dengan anak-anak Desa Sukamekar. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Pelangi Bekasi. Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan diikuti oleh 20 anak dari Desa Sukamekar. Gambar 2. Lomba Kreativitas Pada Minggu ketiga kelompok kami melaksanakan dua program kerja, yaitu Pemasangan Banner UMKM dan Kerja bakti Pembuatan Sumur Biopori. Kedua kegiatan tersebut terlaksana dengan lancar. Pemasangan Banner dilaksanakan di Enam . toko UMKM yang berbeda, tiga toko pertama merupakan toko sembako, satu toko listrik, satu depot air dan satu toko fried chicken. Pemasangan Sumur Biopori dilaksanakan pada dua titik di Desa Sukamekar, yaitu dua sumur biopori di halaman kantor Desa Sukamekar dan dua sumur biopori di rumah warga Desa Sukamekar. Gambar 3. Pemasangan Banner UMKM @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Suminar S dkk. Kolaborasi Mahasiswa dan Warga dalam Membangun Desa SukamekarA Gambar 4. Pemasangan Sumur Biopori Pada Minggu keempat kelompok kami melaksanakan satu program kerja, yaitu pemasangan Kaca Cembung. Program kerja ini merupakan opsi pengganti dari program kerja sebelumnya yaitu sosialisasi kebakaran yang tidak dapat kelompok kami realisasikan karena terhalang biaya. Pemasangan Kaca Cembung dilaksanakan di Jl. Raya Sukamekar (Depan Jl. Bira. Desa Sukamekar. Gambar 5. Pemasangan Kaca Cembung Selanjutnya penutupan kegiatan KKN Kelompok 10 Universitas Bhayangkara dilaksanakan pada Minggu kelima, yaitu pada tanggal 18 Juli 2025, penutupan ini dilaksanakan di kantor Desa Sukamekar. Gambar 6. Penutupan @2025 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Suminar S dkk. Kolaborasi Mahasiswa dan Warga dalam Membangun Desa SukamekarA Penutupan ini mundur beberapa hari dari rencana awal dikarenakan adanya pelaksanaan Ujian Akhir Semester Genap (UAS). KESIMPULAN Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan, dapat disimpulkan bahwa masyarakat Desa Sukamekar masih menghadapi berbagai permasalahan yang memerlukan penanganan terpadu. Permasalahan genangan air di lingkungan permukiman memerlukan solusi yang aplikatif guna mencegah dampak negatif terhadap kesehatan dan kenyamanan warga. Selain itu, tingkat kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana kebakaran masih perlu ditingkatkan melalui edukasi yang tepat dan mudah dipahami. Di bidang sosial, anakanak di desa membutuhkan ruang dan aktivitas yang mampu mendukung pertumbuhan kreativitas dan pengembangan potensi di luar jalur pendidikan formal. Di sisi lain, pelaku Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut membutuhkan bantuan dalam memasarkan produk agar dapat meraih pasar yang lebih Oleh karena itu, melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra yang kolaboratif dalam merancang serta mengimplementasikan program-program yang mampu menjawab permasalahan tersebut secara konkret, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. DAFTAR PUSTAKA