Jurnal Tarbiyah. Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan Vol 10 No. 01 Januari-Juni 2026 http://jurnal. id/index. php/tarbiyah STRATEGI KEGIATAN STUDENT LANGUAGE FESTIVAL (SLF) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA ARAB PADA SISWA AL AZHAR IIBS Sitta Subekti1 STIM Surakarta subekti@gmail. Abstrak Bahasa Arab memegang peranan krusial dalam pendidikan Islam. Namun, motivasi siswa dalam mempelajarinya kerap rendah akibat persepsi bahwa mata pelajaran ini sulit karena beranggapan bahwa bahasa arab merupakan mata pelajaran yang sulit serta metode pembelajaran yang kurang bervariasi dan cenderung konvensional. Rendahnya motivasi belajar ini berdampak pada kurangnya keaktifan, minat, dan keberanian siswa dalam menggunakan Bahasa Arab secara lisan. Oleh karena itu, diperlukan metode yang mampu untuk meningkatkan motivasi belajar bahasa arab. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa belajar bahasa arab melalui kegiatan Student Language Festival (SLF) melalui pendekatan kreatif dan kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden penelitian ini adalah siswa Al Azhar IIBS yang berpartisipasi dalam kegiatan SLF. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan teknik triangulasi untuk mengetahui peningkatan motivasi pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi SLF meliputi persiapan konten kreatif, kompetisi antar kelas, dan integrasi teknologi digital, yang secara signifikan meningkatkan motivasi intrinsik siswa melalui pengalaman belajar yang menyenangkan dan kolaboratif. Siswa melaporkan peningkatan kepercayaan diri dan minat berkelanjutan terhadap bahasa Arab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan SLF dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam Bahasa Arab dan dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Kata Kunci : Al Azhar IIBS. Bahasa Arab. Motivasi Belajar. SLF Abstrak Arabic is one of the essential languages within the context of Islamic education. However, student motivation to learn the language is often low due to the perception that Arabic is a difficult subject, coupled with learning methods that lack variety and tend to be conventional. This low motivation results in a lack of active participation, interest, and confidence among students in using Arabic orally. Therefore, a method capable of increasing motivation for learning Arabic is required. This study aims to enhance student motivation in learning Arabic through the Student Language Festival (SLF) using a creative and competitive approach. This study employs a qualitative approach using observation, interviews, and documentation The respondents of this research are Al Azhar IIBS students participating in SLF The data obtained were analyzed using descriptive qualitative triangulation methods to determine the increase in student motivation. The results show that SLF strategies including creative content preparation, inter-class competitions, and digital technology integration Subekti. Strategi Kegiatan StudentA significantly increased students' intrinsic motivation through enjoyable and collaborative learning experiences. Students reported an increase in self-confidence and a sustained interest in the Arabic language. Based on these findings, it can be concluded that SLF activities can enhance students learning motivation in Arabic and can serve as an innovative and interactive alternative learning strategy. Keywords: Al Azhar IIBS. Arabic Language. Learning Motivation. SLF PENDAHULUAN Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa utama dalam dunia Islam, yang tidak hanya berfungsi sebagai bahasa religi tetapi juga sebagai alat komunikasi, pemahaman teks keagamaan, dan pengembangan identitas keislaman. Dalam konteks pendidikan modern, khususnya di sekolah-sekolah berbasis Islam seperti Al Azhar International Islamic Boarding School (IIBS), penguasaan bahasa Arab menjadi prioritas untuk membekali siswa dengan keterampilan yang relevan di era globalisasi. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya motivasi siswa untuk belajar bahasa Arab. Banyak siswa yang menganggap bahasa ini sulit, kurang menarik, atau kurang relevan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga tingkat partisipasi dan prestasi mereka dalam mata pelajaran bahasa Arab sering kali tidak optimal. Hal ini diperburuk oleh metode pembelajaran yang cenderung monoton, seperti hafalan dan latihan tata bahasa, tanpa adanya praktik unsur kreativitas dan interaksi sosial yang dapat menarik minat intrinsik siswa. Penelitian sebelumnya, seperti yang dilakukan oleh Puspita . menunjukkan bahwa Motivasi belajar tidak hanya menjadi pendorong untuk mencapai hasil belajar yang optimal tetapi juga mengandung usaha untuk mencapai tujuan belajar. Jadi dapat dikatakan motivasi akan senantiasa menentukan optimalisasi usaha belajar para peserta didik sehingga berdampak pada meningkatnya hasil belajar peserta didik oleh Palupi . Motivasi belajar mempunyai peranan besar dari keberhasilan seorang siswa. Hasil belajar akan menjadi optimal kalau ada motivasi belajar. Makin tepat motivasi yang diberikan, akan semakin baik hasil belajar. Dengan demikian motivasi senantiasa menentukan intensitas usaha belajar bagi siswa oleh Bakar . Menurut Hamalik dalam Octavia . , motivasi merupakan perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. Motivasi memiliki tiga unsur utama, yaitu: . adanya perubahan energi dalam diri individu, . munculnya perasaan, dan . adanya reaksi untuk mencapai tujuan. Motivasi belajar merupakan dorongan yang menyebabkan perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam proses pembelajaran yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik (Octavia, 2. Lebih lanjut. Hassan . menyatakan bahwa integrasi teknologi dan kompetisi dalam pembelajaran bahasa dapat menjadi strategi efektif untuk mengatasi kebosanan dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Di tengah tantangan tersebut, kegiatan tahunan seperti Student Language Festival (SLF) muncul sebagai inovasi pendidikan yang potensial. SLF adalah acara tahunan yang diselenggarakan di Al Azhar IIBS, di mana siswa terlibat dalam kompetisi kreatif berbahasa Arab, termasuk drama, puisi, pidato, dan nasyid. Kegiatan ini dirancang untuk menggabungkan elemen pendidikan dengan hiburan, sehingga siswa dapat belajar bahasa Arab melalui pengalaman yang menyenangkan dan kolaboratif. Namun, masih terbatas pada penelitian yang secara spesifik menganalisis strategi pelaksanaan SLF dan dampaknya pada motivasi siswa di konteks sekolah asrama seperti Al Azhar IIBS, di mana siswa Copyright A 2026. Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura Subekti. Strategi Kegiatan StudentA hidup dalam lingkungan yang intensif dengan nilai-nilai Islam. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah penelitian ini adalah: Bagaimana strategi pelaksanaan Student Language Festival (SLF) di Al Azhar IIBS dapat dijelaskan, dan sejauh mana kegiatan ini berdampak pada peningkatan motivasi belajar bahasa Arab siswa? Masalah ini muncul karena meskipun SLF telah berjalan beberapa tahun, belum ada evaluasi mendalam tentang efektivitas strateginya, seperti persiapan konten, mekanisme kompetisi, dan integrasi teknologi, serta bagaimana elemen-elemen ini berkontribusi terhadap motivasi siswa yang berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi pelaksanaan SLF di Al Azhar IIBS dan mengukur dampaknya terhadap motivasi belajar bahasa Arab pada siswa. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk: . mengidentifikasi komponen strategi SLF yang efektif, . menyebarkan bagaimana strategi tersebut meningkatkan motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa, dan . memberikan rekomendasi untuk pengembangan kegiatan serupa di masa depan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi sekolah-sekolah Islam dalam merancang program pendidikan bahasa yang lebih menarik, serta kontribusi teoritis dalam bidang pendidikan bahasa asing dengan fokus pada motivasi siswa. Signifikansi penelitian ini terletak pada potensinya untuk meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Arab di Indonesia, khususnya di lembaga pendidikan Islam seperti Al Azhar IIBS. Dengan memahami strategi SLF yang berhasil, sekolah dapat mengoptimalkan kegiatan ini sebagai alat untuk membangun motivasi jangka panjang, yang pada akhirnya mendukung pengembangan siswa yang menyeluruh baik secara akademik maupun spiritual. KAJIAN TEORI Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi untuk menganalisis strategi pelaksanaan Student Language Festival (SLF) di Al Azhar International Islamic Boarding School (IIBS) dan dampaknya terhadap motivasi belajar bahasa Arab siswa. Pendekatan kualitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena secara mendalam melalui pengalaman subjektif siswa, bukan untuk mengukur variabel secara kuantitatif. Teknik triangulasi digunakan untuk meningkatkan keabsahan data dengan menggabungkan berbagai sumber dan metode pengumpulan data. Adapun sumber data antara lain data primer dan sekunder yang berasal dari dari guru dan murid, san jurnal yang membahas mengenai motivasi pendidikan HASIL PENELITIAN Berdasarkan analisis data yang diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam pendekatan deskriptif kualitatif dengan triangulasi, penelitian ini mengungkapkan strategi pelaksanaan Student Language Festival (SLF) di Al Azhar International Islamic Boarding School (IIBS) serta dampaknya terhadap motivasi belajar bahasa Arab siswa. Temuan utama menunjukkan bahwa SLF efektif dalam meningkatkan motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa melalui unsur kreatif, kompetitif, dan teknologi. Berikut adalah deskripsi hasil penelitian secara rinci : Strategi Pelaksanaan SLF Strategi SLF di Al Azhar IIBS terdiri dari tiga komponen utama yang saling terintegrasi, yaitu persiapan konten kreatif, kompetisi antar kelas, dan integrasi teknologi Data observasi menunjukkan bahwa persiapan konten kreatif melibatkan siswa dalam merancang materi seperti drama, puisi, pidato, dan nasyid berbahasa Arab, yang mendorong kreativitas dan kolaborasi kelompok. Dokumentasi acara, seperti video rekaman latihan, mengonfirmasi bahwa siswa aktif terlibat dalam proses kreatif ini, dengan bimbingan guru yang menekankan nilai-nilai Islam. Kompetisi antar kelas menjadi elemen kompetitif yang mendorong partisipasi aktif. Observasi selama acara menunjukkan bahwa siswa dari berbagai kelas bersaing dalam kategori seperti pidato dan drama, dengan penilaian oleh juri yang mencakup aspek bahasa, kreativitas, dan nilai spiritual. Wawancara dengan siswa peserta mengungkapkan Copyright A 2026. Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura Subekti. Strategi Kegiatan StudentA bahwa elemen kompetisi ini menciptakan suasana yang menantang namun menyenangkan, mendorong siswa untuk berlatih lebih intensif. Integrasi teknologi digital terlihat dalam penggunaan aplikasi seperti video editing untuk drama dan platform online untuk promosi acara. Dokumentasi foto dan laporan evaluasi sekolah menunjukkan bahwa teknologi ini memfasilitasi pembelajaran jarak jauh dan interaksi virtual, terutama bagi siswa yang tinggal di asrama. Triangulasi data dari observasi dan wawancara mengonfirmasi bahwa strategi ini membuat kegiatan SLF lebih modern dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa di era digital. Dampak SLF terhadap Motivasi Belajar Bahasa Arab Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi SLF secara signifikan meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab siswa, baik secara intrinsik maupun ekstrinsik. Motivasi intrinsik diwujudkan dalam peningkatan keaktifan, minat, dan keberanian siswa untuk menggunakan bahasa Arab secara lisan. Wawancara dengan siswa mengungkapkan bahwa pengalaman belajar yang menyenangkan melalui drama dan puisi membuat mereka merasa Auterhibur sambil belajar,Ay sehingga motivasi internal mereka tumbuh. Observasi selama acara menunjukkan siswa yang awalnya ragu-ragu menjadi lebih percaya diri dalam berbicara bahasa Arab, dengan peningkatan partisipasi dari 60% siswa yang sebelumnya pasif menjadi aktif. Motivasi ekstrinsik muncul dari elemen kompetisi, di mana penghargaan seperti sertifikat dan piala mendorong siswa untuk berprestasi. Dokumentasi hasil kompetisi menunjukkan bahwa siswa yang mampu melaporkan peningkatan motivasi jangka panjang, seperti minat berkelanjutan untuk belajar bahasa Arab di luar kegiatan sekolah. Triangulasi data mengkonfirmasi bahwa integrasi teknologi memperkuat motivasi ini, karena siswa merasa kegiatan lebih AukerenAy dan relevan, sehingga mereka lebih termotivasi untuk berlatih secara mandiri. Secara keseluruhan, siswa melaporkan peningkatan kepercayaan diri dan minat berkelanjutan terhadap bahasa Arab. Salah satu responden dalam wawancara menyatakan, "SLF membuat bahasa Arab tidak lagi sulit. sekarang saya suka berbicara bahasa Arab karena seru dan bisa memenangkan kompetisi. " Namun beberapa siswa yang kurang aktif dalam kompetisi menunjukkan motivasi yang lebih rendah, menunjukkan perlunya strategi penyesuaian untuk siswa dengan tingkat kemampuan yang berbeda. Temuan Tambahan dan Implikasi Data triangulasi mengungkapkan bahwa SLF tidak hanya meningkatkan motivasi akademik tetapi juga mendukung pengembangan identitas keislaman siswa, sesuai dengan nilai-nilai Al Azhar IIBS. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan waktu dan ketersediaan teknologi di asrama perlu diatasi untuk optimalisasi. Temuan ini mendukung rekomendasi untuk mengembangkan kegiatan serupa, seperti meningkatkan frekuensi SLF atau integrasi lebih lanjut dengan kurikulum bahasa Arab. KESIMPULAN DAN SARAN Penelitian ini menunjukkan bahwa Student Language Festival (SLF) di Al Azhar International Islamic Boarding School (IIBS) merupakan strategi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab siswa melalui pendekatan kreatif dan Strategi pelaksanaan SLF meliputi persiapan konten kreatif seperti drama dan puisi, kompetisi antar kelas, serta integrasi teknologi digital, yang secara signifikan mendorong motivasi intrinsik siswa dengan menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan kolaboratif. Hasil analisis data kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi mengkonfirmasi bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keaktifan dan keberanian siswa dalam menggunakan bahasa Arab secara lisan, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan minat berkelanjutan, sehingga Copyright A 2026. Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura Subekti. Strategi Kegiatan StudentA mengatasi masalah rendahnya motivasi yang disebabkan oleh metode pembelajaran Secara keseluruhan, temuan penelitian ini mendukung hipotesis bahwa SLF berkontribusi terhadap peningkatan motivasi ekstrinsik melalui elemen kompetisi yang mendapat penghargaan, sekaligus memperkuat motivasi intrinsik melalui interaksi sosial dan kreativitas. Siswa melaporkan perubahan positif persepsi mereka terhadap bahasa Arab, yang dianggap sulit menjadi menarik dan relevan, terutama di lingkungan sekolah berbasis Islam. Triangulasi data memastikan keabsahan temuan, menunjukkan bahwa SLF efektif dalam konteks pendidikan bahasa asing dengan fokus pada nilai-nilai spiritual dan akademik. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa SLF dapat dijadikan model alternatif untuk sekolah-sekolah Islam di Indonesia dalam merancang program pembelajaran bahasa Arab yang inovatif dan interaktif. Sekolah dapat mengoptimalkan unsur kreatif, kompetitif, dan teknologi untuk meningkatkan partisipasi siswa, sehingga mendukung pengembangan keterampilan komunikasi dan identitas keislaman. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur tentang motivasi belajar bahasa asing dengan tekanan peran pengalaman kolaboratif dalam pendidikan Islam. Rekomendasi untuk pengembangan lanjutan meliputi peningkatan frekuensi SLF, penyesuaian untuk siswa dengan tingkat kemampuan yang berbeda, dan evaluasi jangka panjang terhadap dampak pada prestasi akademik. Penelitian lanjutan dengan pendekatan campuran . ualitatif-kuantitati. dapat dilakukan untuk mengukur motivasi secara lebih objektif. Dengan demikian. SLF tidak hanya meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab tetapi juga memberikan kontribusi pada pendidikan holistik siswa di era DAFTAR RUJUKAN Bakar. The effect of learning motivation on studentAos productive competencies in vocational high school. West Sumatra. International Journal of Asian Social Science, 4. , 722-732. Jannah. Upaya Meningkatkan Keberhasilan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Madrosatuna: Journal of Islamic Elementary School, 1. , 47-58. Majid. Strategi Pembelajaran. Remaja Rosdakarya. Bandung. Nasution. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar dan Mengajar. Bumi Aksara. Jakarta. Octavia. Motivasi Belajar Dalam Perkembangan Remaja. Deepublish. Yogyakarta. Copyright A 2026. Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura Subekti. Strategi Kegiatan StudentA Palupi. , & Anitah. HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP KINERJA GURU DALAM MENGELOLA KEGIATAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS Vi DI SMPN N 1 PACITAN. Puspitasari. Hubungan antara Persepsi terhadap Iklim Kelas dengan Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 1 Bancak. EMPATHY Jurnal Fakultas Psikologi, 1. Sardiman. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Rajawali Pers. Jakarta. Sukmadinata. Metode Penelitian Pendidikan. Remaja Rosdakarya. Bandung. Salsabila. MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA PELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING. Copyright A 2026. Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura