Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA UD. CONSTAN KELURAHAN PASAR TELUK DALAM KABUPATEN NIAS SELATAN Tarozinduhu Laia Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisni Universitas Nias Raya tarozinduhulaia@gmail. Abstrak Mengetahui apakah variabel Volume Penjualan UD. Pratiwi Water Kecamatan Telukdalam. Kabupaten Nias Selatan apakah variabel Volume Penjualan dipengaruhi oleh variabel promosi merupakan alasan dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal. Penelitian ini menggunakan SPPS (Statistical Product and Service Solution. 0, sebuah program Windows untuk manajemen data dan analisis regresi dasar, sebagai metodologi penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diperoleh thitung 1,905 < ttabel 1,681 maka dapat disimpulkan bahwa promosi (X) berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan (Y) di UD. Pratiwi Water Telukdalam pada tingkat signifikan 95%. Diperoleh juga nilai koefisien determinasi (R. sebesar 0,078 . %) dengan arti bahwa 78% variabel terikat dapat dijelaskan oleh variabel bebas, sedangkan sisanya 22% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk di dalam penelitian ini Kata Kunci: Promosi. Volume. Penjualan Abstract The objective of this study is to determine the impact of the promotion factor on the Sales Volume factor at UD. Constan located in Telukdalam District. South Nias Regency. This study falls under the category of causal quantitative research. The study methodology used involves the utilisation of basic regression analysis and the management of data using the SPPS (Statistical Product and Service Solution. 0 for Windows software programme. The findings of this study indicate that the tcount value of 1. 905 is more than the ttable value of 1. Therefore, it can be inferred that the promotion (X) has a statistically significant impact on the sales volume (Y) at UD. Pratiwi Water Telukdalam, with a confidence level of 95%. The analysis yielded a coefficient of determination (R. %), indicating that 78% of the dependent variable can be accounted for by the independent variable, while the remaining 22% is impacted by additional factors not included in this study. Keywords: Promotion. Sales. Volume https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Pendahuluan Kecanggihan semakin hari semakin berkembang pesat menjadikan dunia perdagangan selalu melakukan persaingan yang ketat. Persaingan yang ketat ini perlu dilakukan oleh semua perusahaan agar tetap bertahan di pasar dan mendapatkan laba yang maksimal sesuai target perusahaan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Banyak perusahaan menginginkan laba yang maksimal tetapi usaha yang dilakukan begitu minim sehingga harapan tersebut tidak bisa terwujud dengan baik. Perusahaan melakukan sejumlah kegiatan dan/atau Terdapat pilihan, termasuk mengembangkan dan melaksanakan rencana harga, menjangkau khalayak yang lebih luas . ertumbuhan pasa. , membangun saluran distribusi yang andal, dan merancang kampanye periklanan yang efektif. Akan lebih mudah bagi bisnis untuk keuntungannya jika volume penjualan Mencapai tingkat volume penjualan tertentu seperti mencapai tingkat pencapaian fisik atau numerik Ketika orang membeli produk atau jasa, ada banyak hal yang mungkin Mempromosikan diri secara terusmenerus adalah salah satu elemen ini. Salah memperkirakan volume penjualan suatu perusahaan adalah dengan melihat total nilai produk dan jasa yang dipertukarkan antara pembeli dan penjual dalam satuan Dengan demikian, kuantitas produk dan uang yang dipertukarkan dalam suatu transaksi berbanding lurus dengan jangka waktu komoditas dan jasa tersebut mampu dan bersedia dikonsumsi oleh Keberhasilan perusahaan dalam mencapai suatu tujuan dalam jangka waktu tertentu merupakan indikator volume penjualan yang baik. Pada umumnya, produk baik masyarakat luas melalui promosi. Promosi yang dimaksud bukan hanya melalui media massa akan tetapi bisa juga dilakukan secara langsung di lapangan oleh sekumpulan marketing perusahaan. Sebagai salah satu bentuk komunikasi pemasaran, promosi mencakup semua upaya untuk mendidik, mempengaruhi, dan mengingatkan pasar sasaran tentang perusahaan dan produknya dengan harapan mereka akan menerima, membeli, dan tetap setia pada produk tersebut, sehingga tidak hanya dapat membantu bisnis menjangkau khalayak sasaran, tetapi juga memiliki kekuatan untuk mempengaruhi keputusan pembelian dan penggunaan produk oleh pelanggan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Artinya bahwa promosi memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan volume penjualan, dikarenakan promosi yang dilakukan setiap perusahaan memiliki motif untuk manarik calon konsumennya agar mengonsumsi produk yang dipasarkan. Ketika mencakup berbagai tindakan, seperti periklanan, promosi penjualan, penjualan personal, dan hubungan masyarakat. Empat indikator promosi tersebut sangat berpengaruh pada peningkatan volume https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Sebaiknya perusahaan selalu kegiatan promosi secara kontinu, selain dapat meningkatkan laba yang diperoleh UD. Constan merupakan salah satu usaha penjualan barang kelontong yang berada di area Keluraan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Usaha ini sudah berdiri sejak 2016 sampai sekarang dan masih tetap beroperasi seperti biasanya. Meskipun usaha ini dikelola sendiri bukan berarti mengabaikan berbagai strategistrategi penjualan yang maksimal. Hal ini mewajibkan setiap usaha mengambil satu tindakan sehingga usaha yang dimiliki tetap bertahan dalam meningkatkan volume penjualannya. Tabel 1. Data Penjualan UD. Constan Pendapatan Tahun Usaha Sumber: Data Penjualan (UD. Constan 20162. UD. Constan merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Artinya bahwa, modal usaha ini bisa bersumber secara pribadi dari seorang pendiri usaha. Akan tetapi, meskipun usaha ini bisa dikelola secara pribadi buka berarti mengabaikan beberapa faktor yang dapat mempertahankan konsumen ataupun pelanggannya agar usaha ini tetap beroperasi terus menerus. Banyak faktor yang seharunya dilakukan untuk tetap bertahan di dunia industry perdagangan misalnya dengan memberikan pelayanan yang tepat, memberikan diskon bagi pelanggan tetap dan tidak terlepas dari pengadaan promosi dari waktu ke waktu. Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas. Penuliti tertarik mengangkat judul AuPengaruh Promosi terhadap Volume Penjualan pada UD. Constan Kelurahan Pasar Telukdalam Kabupaten Nias SelatanAy. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat diidentifikasi beberapa masalah yang terkait antara lain: Volume penurunan secara terus-menerus Kurangnya promosi sehingga pada UD. Constan peningkatan pada volume penjualan https://jurnal. id/index. php/JIM Metode Penelitian Jenis Penelitian Metode penelitian kuantitatif dan kausal digunakan dalam penelitian ini. Penelitian yang berupaya mengumpulkan data numerik dikenal sebagai penelitian Sementara itu, penelitian kausal adalah penelitian yang berupaya menyelidiki hubungan antara sebab dan Akibatnya selalu ada keterkaitan antara sekumpulan variabel independen dan sekumpulan variabel dependen. Jenis Dan Sumber Data Data primer menjadi dasar penelitian Hasilnya, informasi dikumpulkan dari pelanggan di UD. Desa Constant Pasar Telukdalam di Kabupaten Nias Selatan dengan cara survei. Data sekunder bersumber dari UD. Desa Pasar Konstan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Laporan Volume Penjualan Tahunan. Populasi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Sugiyono . menyatakan bahwa "Populasi adalah wilayah umum yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh penelitian untuk dipelajari dan kemudian ditarik Siapapun berbelanja di UD pada dasarnya adalah anggota masyarakat umum. Di sini. Yang berlokasi di Pasar Konstan Desa Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Sampel Sugiyono Ausampel adalah bagian dari jumlah dan populasiAy . Responden merupakan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Para peneliti dalam penelitian ini menggunakan metode Incidental Sampling untuk pemilihan Sugiyono menyatakan bahwa Incidental Sampling adalah suatu metode pemilihan sampel secara acak. dengan kata lain, hal ini mempekerjakan siapa pun yang mereka temui secara tidak sengaja sebagai sampel, asalkan mereka dianggap sebagai sumber informasi yang baik. E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X 12 di antaranya berhubungan dengan promosi dan 12 dengan volume penjualan. "Skala Likert adalah skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial," menurut Sugiyono . Skala Likert adalah alat yang berguna untuk mengubah data kuantitatif menjadi indikasi kualitatif. Langkah-langkah dengan mempertimbangkan indikasi yang telah ditunjukkan sebelumnya ketika komponen-komponen ditransformasikan ke dalam bentuk pertanyaan atau pernyataan: Sangat tidak setuju skor = 1 Tidak setuju skor Ragu-ragu skor Setuju (S) Sangat setuju Teknik Pengumpulan Data Metode digunakan untuk mengumpulkan data Untuk menggunakan kuesioner, yang terdiri dari seperangkat pertanyaan yang diberikan kepada partisipan dengan harapan mereka akan memberikan jawaban (Umar, 2013:. Survei ini menggunakan skala Likert untuk mengevaluasi total 24 item. Uji Validitas Data Ketika suatu instrumen mengukur variabel target secara andal dan memberikan hasil yang dapat digunakan, kita mengatakan bahwa instrumen Untuk kebenaran dan keandalan suatu hal, dapat digunakan uji validitas ini. Sugiyono menyatakan bahwa metodologi korelasi saat ini merupakan metode yang paling umum digunakan untuk menetapkan validitas suatu item . Item yang memiliki korelasi tinggi dan korelasi positif dengan kriteria . kor tota. juga dianggap memiliki validitas yang baik. Suatu item tidak sah jika korelasinya dengan skor kurang dari 0,3, yang merupakan kriteria minimal kelayakan. Korelasi product moment . digunakan untuk memastikan keaslian data. karena itu, terdapat korelasi yang asli dan https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 sah, dan alat pengukurnya mungkin dianggap valid. Dengan menggunakan paket statistik SPSS 21 for Windows, uji validitas ini dilakukan di komputer. Rumus pendekatan korelasi product moment Pearson digunakan untuk mengetahui korelasi antara variabel bebas dan variabel terikat. Uji Reabilitas Jika Anda seberapa konsisten temuannya ketika Anda mengukur masalah yang sama berulang kali atau lebih dengan alat ukur yang sama. Anda sebaiknya melakukan pengujian reliabilitas. Karena pendekatan pendekatan koefisien reliabilitas adalah pilihan yang tepat untuk pengujian Metode konsistensi internal, yang menggunakan koefisien Cronbach alpha (G), adalah salah satu pendekatan Uji validitas memastikan item tersebut valid sebelum dilakukan uji SPSS adalah alat untuk mengevaluasi ketergantungan. Umar . menyatakan bahwa rumus yang dikenal dengan Cronbach's Alpha adalah Keterangan = Reliabilitas =Banyak butir pertanyaan = Varian total = Jumlah varian butir Jika harga dapat dipercaya, maka tingkat reliabilitas menggunakan tabel nilai kritis product moment dengan interval kepercayaan 95% atau tingkat signifikansi 5%. https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Uji Normalitas Uji Normalitas menguji apakah data dalam sampel berdistribusi normal. Dalam karyanya. Ghozali menyatakan bahwa uji normalitas "bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal" . Telah diketahui bahwa uji t dan f terdistribusi secara normal untuk nilai Jika variabel independen dan dependen mengikuti distribusi normal, maka persamaan regresi tersebut valid. Untuk memastikan data normal, program SPSS menggunakan uji KolmogorovSmirnov. Berikut yang disampaikan Santoso . tentang potensi berdasarkan probabilitas (Asymptotic Significanc. Jika probabilitas >0,05 maka distribusi dari model regresi adalah normal. Jika probabilitas <0,05 maka distribusi dari model regresi adalah tidaak Uji Heteroskedastisitas Pada heteroskedastisitas, varians variabel-variabel model tidak konstan, varians seluruh variabel model adalah Salah satu cara untuk melihat adalah dengan melihat plot sebar, yang menunjukkan nilai prediksi di satu sisi dan nilai sisa kuadrat di sisi lain. Jika plot sebar mempunyai bentuk yang dapat sebaliknya, plot sebar yang tidak memiliki pola yang terlihat Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 disebut heteroskedastisitas 2008: . (Suliyanto. Pengujian Secara Parsial (Uji . Uji parsial adalah uji dimana masing-masing variabel bebas hanya mempengaruhi volume penjualan secara Sesuai dengan konsep yang Rumus t_. diberikan oleh (Gujarati. Keterangan : = Nilai t_hitung o = Konstanta = Koefisien regresi = Kesalahan baku koefisien regresi Kondisi ini terpenuhi ketika dependen ketika Sebaliknya, kami mengatakan bahwa variabel independen secara dependen jika Koefisien Determinasi (R. Koefisien determinasi yang semakin besar menunjukkan bahwa variabel independen cukup mampu menjelaskan fluktuasi perubahan variabel dependen, menurut Suliyanto . Gunakan rumus ini untuk mendapatkan koefisien E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X = Koefisien determinasi Kuadrat selisih nilai Y riil dengan nilai prediksi https://jurnal. id/index. php/JIM = Kuadrat selisih nilai Y dengan nilai rata-rata. Salah satu alat bantu pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS 21 for Windows, khususnya untuk uji koefisien determinasi . ji R. Metode Analisis Data Karena menggunakan satu variabel independen . dan satu variabel dependen . olume penjuala. , maka analisis data menggunakan analisis regresi linier Teknik memungkinkan kita memahami sifat hubungan kedua variabel (Suliyanto, 2008:. Y= f (X) Y= 0 1X e Keteragan: Variabel Terikat Variabel Bebas o = Konstanta Koefisien Regresi Error . ilai residual/faktor Nilai koefisien regresi dan konstanta dapat dihitung dengan rumus sebagai menurut (Gujarati, 2. Keterangan: = Variabel terikat = Konstanta = Koefisien regresi = Variabel bebas = Jumlah observasi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Hasil Penelitian dan Pembahasan Instrumen menjalani validasi dan uji kelayakan untuk menjamin bahwa instrumen tersebut sesuai untuk pengumpulan data. Pengujian validitas dan ketergantungan data adalah dua cara utama untuk mengetahui seberapa baik data tersebut. Validitas dan reliabilitas data yang diperoleh menentukan hasil pemrosesan Uji Validitas dan Reliabilitas Data Variabel Promosi Tabel di bawah ini menampilkan hasil uji validitas yang dilakukan terhadap variabel promosi. Anda dapat melihat hasil pengolahan data pada kolom Corrected Item-Total Correlation, dan perangkat lunak SPSS digunakan untuk memeriksa pernyataan tersebut. Tabel 2. Uji Validitas Variabel Promosi (X) UD. Constan Kel. Pasar Telukdalam R tabel untuk Ket Hitung 45 responden 0,756 0,294 Valid 0,708 0,294 Valid 0,739 0,294 Valid 0,736 0,294 Valid 0,827 0,294 Valid 0,793 0,294 Valid 0,794 0,294 Valid 0,682 0,294 Valid 0,825 0,294 Valid 0,795 0,294 Valid 0,803 0,294 Valid 0,720 0,294 Valid Sumber : Hasil Olahan Peneliti 2023 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X dikarenakan nilai rhitung> dari nilai rtabel maka dapat dinyatakan bahwa hasil uji penelitian valid. Artinya tiap item pernyataan mampu menjelaskan indikator penelitian dan sangat berkaitan erat kaitannya atau selaras dengan penjelasan variabel X . Salah satu cara untuk mengetahui apakah suatu alat ukur konsisten dan tahan terhadap pengukuran berulang adalah dengan melakukan uji reliabilitas. Salah satu metode tersebut adalah Cronbach's Alpha, yang ditunjukkan pada Tabel 2 di bawah: Tabel 3. Uji Realibilitas Variabel Promosi (X) Cronbach's Alpha N of Items 0,935 Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Berdasarkan tabel 2 didapatkan nilai cronbachAos 0,935> 0,294(Standar Realibilita. maka dapat disimpulkan bahwa butir-butir instrument penelitian tersebut reliabel. Pada tabel 1 di atas menyatakan bahwa variabel X sebanyak 12 item yang diuji validitaskan kepada 45 responden. Berdasarkan perhitungan validitas di atas, maka diperoleh nilai koefesien rhitung item nomor 1 sampai 12 bernilai positif. Uji Validitas dan Realibilitas Data Variabel Volume penjualan (Y) Tabel di bawah ini menampilkan hasil uji validitas yang dilakukan terhadap variabel volume penjualan (Y). Temuan pemrosesan data ditampilkan dalam kolom Corrected Item-Total Correlation, dan pernyataan tersebut dikonfirmasi dengan menggunakan perangkat lunak SPSS. Tabel 4. Uji Validitas Volume Penjualan (Y) UD. Constan Kel. Pasar Telukdalam R tabel untuk 45 Ket Hitung 0,805 0,294 Valid https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 0,626 0,294 0,755 0,294 0,572 0,294 0,648 0,294 0,703 0,294 0,850 0,294 0,778 0,294 0,880 0,294 0,778 0,294 0,881 0,294 0,902 0,294 Sumber : Hasil Olahan Peneliti 2023 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Pada tabel 3 di atas menyatakan bahwa variabel Y sebanyak 12 item yang diuji validitaskan kepada 45 responden. Berdasarkan perhitungan validitas di atas, maka diperoleh nilai koefesien rhitung item nomor 1 sampai 12 bernilai positif, dikarenakan nilai rhitung> dari nilai rtabel maka dapat dinyatakan bahwa hasil uji penelitian valid. Artinya tiap item pernyataan mampu menjelaskan indikator penelitian dan sangat berkaitan erat kaitannya atau selaras dengan penjelasan variabel Y . olume penjuala. Untuk mengetahui apakah alat ukur tersebut konsisten dan mampu menahan pengukuran berulang maka dilakukan uji Hal ini dilakukan dengan menggunakan Cronbach's Alpha, seperti ditunjukkan pada Tabel 4 di bawah ini: Tabel 5. Uji Realibilitas Variabel Volume Penjualan (Y) Cronbach's Alpha N of Items 0,936 Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Uji Normalitas Untuk memastikan apakah semua variabel data mengikuti distribusi normal adalah tujuan dari uji normalitas data. Anda dapat mengetahui apakah data https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X terdistribusi secara normal hanya dengan melihat grafik. Data harus menyebar dan mengikuti garis diagonal agar sebuah model regresi dianggap normal. Salah satu cara untuk memastikan semuanya baik-baik menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov (K-S). Hasil signifikan yang lebih besar dari 0,05 dari uji Kolmogorov-Smirnov mengindikasikan bahwa data residual Kebalikannya juga berlaku: jika nilai Kolmogorov-Smirnov lebih kecil dari 0,05, berarti data residual tidak terdistribusi secara teratur. Tabel 6. Hasil Uji Normalitas Data One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Prom Volume Penjualan zed Residual Normal Parameter Most Extreme Difference Unstandardi Mean 53,22 53,71 ,0000000 Std. 5,819 5,837 5,60556785 ,173 ,170 ,183 Positive ,122 ,141 ,112 Negativ -,173 -,170 -,183 1,160 1,143 1,230 ,135 ,146 ,097 Deviatio Absolut KolmogorovSmirnov Z Asymp. Sig. Test distribution is Normal. Calculated from data. Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Karena nilai Kolmogorov-Smirnov sebesar 1,230 untuk setiap variabel penelitian dan Asymp. tanda tangan. sebesar 0,097 > 0,05 maka dapat Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 berdistribusi normal, sehingga data memenuhi kriteria asumsi klasik seperti menunjukkan bahwa sampel yang diambil dari populasi berdistribusi normal . E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X mengikuti pola tertentu. Berikut ini adalah tabel yang menampilkan hasil uji heteroskedastisitas Park: Tabel 7. Uji Heteroskedastisitas Park Coefficientsa Uji Heterpkedastisitas Salah satu cara untuk memeriksa apakah varians residual dalam suatu model regresi sebanding atau berbeda dari satu observasi ke observasi berikutnya Homoskedastisitas terjadi jika varians residu berbeda dari nol, dan heteroskedastisitas terjadi jika variansnya sama. Jika tidak ada dianggap akurat. Dapat disimpulkan bahwa heteroskedastisitas akan muncul jika muncul pola tertentu dengan teknik Dapat homoskedastisitas akan terjadi jika tidak ada pola yang terbentuk. Gambar 1 di bawah menampilkan temuan grafis yang diperoleh dari alat SPSS 21. 0 untuk Windows: Gambar 1. Uji Heterokedastisitas Sctterplot Model Unstandardized Standardi Coefficients Coefficie Std. Beta Error 18,391 10,292 (Constan. LnVarX -3,992 2,592 Dependent Variable: LnVarU2 -,229 Sig. 1,787 ,081 -1,540 ,131 Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Berdasarkan tabel 7 di atas maka data dinyatakan tidak mengalami gejala heterokedastisitas karna nilai t hitung sebesar -1,540 lebih kecil dari nilai t tabel sebesar 1,681 . -k atau 45-1-1=. Uji t (Uji Parsia. Dengan menggunakan alat uji parsial . , kami ingin mengetahui bagaimana variabel independen . olume penjuala. Anda dapat melihat hasil uji t pada tabel 8 di bawah ini. Tabel 8 Hasil Uji t (Parsia. Coefficientsa Model Unstandardized Standardized t Coefficients Coefficients Std. Error Beta (Consta 38,818 7,864 Promosi ,280 ,147 ,279 Dependent Variable: Volume Penjualan Sig. 4,936 ,064 1,905 ,000 Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Sumber : Hasil Olahan Peneliti . Gambar 1 menunjukkan bahwa tidak ada heteroskedastisitas karena titiktitik pada gambar tidak secara konsisten https://jurnal. id/index. php/JIM Berdasarkan tersebut, terdapat nilai thitung sebesar 1,905 untuk pengaruh parsial Promosi (X), dan nilai ttabel sebesar 1,681 pada alpha 0,05 dengan derajat kebebasan . -k-. = 43 . Dengan demikian Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 dapat disimpulkan bahwa UD. Constan Pasar Desa Telukdalam Kabupaten Nias Selatan mendapatkan manfaat dari promosi dalam hal volume penjualan. Selain itu, alasannya adalah karena nilai p-value lebih kecil dari 0,05, yaitu 0,000. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa UD. Constan Pasar Desa Telukdalam Kabupaten Nias Selatan mengalami dampak volume penjualan yang cukup besar dari Promosi. E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Pembahasan Pada UD. Constant Pasar Telukdalam. Kabupaten Nias Selatan, kami menguji hipotesis bahwa faktor promosi dapat mempengaruhi volume penjualan dengan menggunakan teknik Ordinary Last Square (OLS) dari analisis regresi linier sederhana. Kami ingin membantah teori ini dengan penelitian Temuan dari uji hipotesis yang dilakukan pada sub-bab sebelumnya menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara promosi dan volume Hasil uji t menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara promosi dan volume penjualan di UD. Constan Pasar Desa Telukdalam Kabupaten Nias Selatan, dengan nilai pvalue kurang dari 0. Sebagai contoh situasi yang terjadi di UD. Fanayama Brother District, pernyataan masalahnya adalah "Bagaimana pengaruh promosi terhadap volume penjualan pada UD. Constan Pasar Desa Telukdalam Kabupaten Nias Selatan?" Pembahasan ini Temuan penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya. Penelitian yang dilakukan oleh Tarozinduhu Laia pada tahun 2023 meneliti tentang pengaruh promosi terhadap volume penjualan pada UD. Constant Pasar Telukdalam Kabupaten Nias Selatan. Malik berjudul "Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Volume Penjualan Notebook Merek Acer Pada CV. Galaxy Komputer di Samarinda" . Kedua penelitian tersebut menggunakan uji-t . , koefisien determinasi, dan analisis regresi sederhana untuk analisis statistiknya. Volume penjualan sangat dipengaruhi oleh faktor promosi dan keadaan pasar, seperti yang ditunjukkan dalam penelitian https://jurnal. id/index. php/JIM Uji Koefisien Determinasi (R. Untuk relatif variabel independen sekaligus digunakan koefisien determinasi. Semakin kemampuan variabel terikat dalam menjelaskan variabel terikatnya juga semakin besar. Tabel 9 dibawah ini Tabel 9. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Mod R Square Adjusted Std. Error of R Square the Estimate ,279 ,078 ,056 5,670 Predictors: (Constan. Promosi Dependent Variable: Volume Penjualan Sumber : Hasil Olahan Peneliti . R2 = 0,078 . %), yang diperoleh dari hasil pengolahan tersebut di atas, menunjukkan bahwa variabel independen . menjelaskan 78% dari variabel dependen . olume penjuala. , dengan faktor-faktor lain menjelaskan 22% Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 7 No. 1 Edisi Januari 2024 Berdasarkan analisis data yang dilakukan untuk penelitian ini, nilai R2 adalah 0,078, yaitu 78%. Hal ini berarti bahwa variabel independen, promosi, menjelaskan 78% dari variabel dependen, volume penjualan, sementara variabel lain, yang tidak dipertimbangkan dalam penelitian ini, menjelaskan 22% sisanya. Dengan menggunakan persamaan regresi dasar berikut ini, kita dapat menentukan bagaimana UD. Constan Pasar Desa Telukdalam. Kabupaten Nias Selatan, menanggapi promosi dalam hal volume Y = 38,818 0,280 X Keterangan: Variabel : 38,818 : 0,280 : Variabel bebas Seperti yang telah dinyatakan menghasilkan nilai volume penjualan 818 ketika promosi ditetapkan ke nol. Menurut persamaan regresi fundamental, kita dapat mengantisipasi kenaikan volume penjualan sebesar 0,280% jika kita dapat memaksimalkan pemasaran atau memberikan proporsi nominal sebesar 100%. Alasannya adalah karena koefisien regresi sebesar 0,280 Dengan demikian, periklanan adalah variabel independen utama dalam menetapkan volume penjualan. E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Berikut Di UD. Constan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan penjualan produk (Y) signifikan oleh promosi (X). Temuan (Promos. (Volume Penjuala. Saran Peneliti sampai pada temuan dan penelitian yang disajikan: UD. Constan mempertahankan dan meningkatkan volume penjualan, serta menjaga indikator-indikator promosi untuk meningkatkan volume penjualan di masa sekarang dan masa depan, dengan harapan dapat ditingkatkan di masa depan untuk mencapai tujuan Untuk mengeksplorasi lebih jauh aspek-aspek volume penjualan selain periklanan dan layanan, peneliti selanjutnya harus menggunakan sampel yang lebih besar dan mendalami topik ini lebih jauh. Daftar Pustaka