P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH SAMPAH RUMAH TANGGA BERNILAI EKONOMIS DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN YANG HIEGIENIS Inayati Nasrudin1. Djoko Pitoyo2. Ahmad Munandar3. Nurwathi4. Ade Geovania Azwar5. Sofiani Nalwin Nurbani6. Rodiah7 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 Progran Studi Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Sangga Buana korespondensi : inayati. nasrudin@yahoo. ABSTRAK Kecenderungan kerusakan lingkungan hidup semakin kompleks baik di pedesaan maupun perkotaan. Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup yang sampai saat ini masih tetap menjadi masalah crusial bagi bangsa Indonesia adalah mengenai pembuangan sampah. Tentu saja masalah ini akan berdampak terhadap pencemaran lingkungan dan polusi yang akan semakin meningkat. Kualitas lingkungan hidup sudah tentu akan terancam. Serta adanya kecenderungan masyarakat pedesaan terbiasa membuang sampah ke sungai atau membakarnya yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan maupun perairan. Desa Rawabogo merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Ciwidey, kabupaten Bandung, provinsi Jawa Barat Mayoritas penduduk desa Rawabogo merupakan petani. buruh tani, peternak. Mereka masih belum memahami lingkungan yang sehat dan bersih serta pemanfaatan limbah sampah organik dan anorganik yang memiliki nilai manfaat/jual. Upaya memecahkan masalah-masalah tersebut melalui pelatihan, penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan lingkungan maupun pengelolaan limbah sampah organik dan anorgnik yang mempunyai nilai tambah/jual. Melalui pelatihan dan penyuluhan tersebut diharapkan para warga Desa Rawabogo dapat meningkatkan kualitas hidup dalam menjaga kesehatan lingkungan serta pemanfaatan limbah sampah yang bernilai tambah/jual. Untuk mencapai hasil yang diharapkan maka Metode yang dipergunakan dalam pelatihan dan penyuluhan diantaranya menggunakan metode . Ceramah/pengarahan, . Presentasi, . Diskusi/tanya jawab, . Pelatihan/Penyuluhan dan . Evaluasi. Kata Kunci: Pengelolaan Limbah Sampah. Organik. Anorganik, dan Lingkungan Hiegienis PENDAHULUAN Indonesia (SNI), rasio sampah dengan jumlah Analisis Situasi penduduk kabupaten Bandung yang berjumlah Masalah sampah di Indonesia lagi-lagi menjadi 3 juta 600 ribu jiwa, sampah yang dihasilkan sorotan publik. Melihat perkembangan masalah per harinya mencapai 1. 440 ton. Artinya satu sampah, agaknya pemerintah memang sudah orang warga menghasilkan sampah 2,5 liter seharusnya mempercepat perbaikan sistem atau 0,4 kg per harinya. Tentu saja masalah ini Di Indonesia, sekitar 56% sampah dikelola oleh pemerintah, sisanya lingkungan dan polusi yang akan semakin dikelola secara bakar sekitar 35%, dikubur Kualitas lingkungan hidup sudah 5%, di kompos 1,6% dan dengan cara lain tentu akan terancam. 15,9% . Begitupun di Kabupaten Bandung. Desa Rawabogo merupakan salah satu desa menurut pendapat Kepala Dinas Lingkungan yang terletak di kecamatan Ciwidey, kabupaten Hidup (DLH) Kabupaten Bandung. Asep Bandung, provinsi Jawa Barat. Desa Rawabogo Kusuma, juga terkenal sebagai salah satu desa wisata dari Standar Nasional Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat USB. Volume 1 No 2 bulan November tahun 2020 Universitas Sangga Buana YPKP P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 10 desa wisata di kabupaten Bandung. Teknik Industri Berdasarkan dari hasil survei sebagian besar Pengabdian Pada Masyarakat dilingkungan penduduknya belum memahami pengelolaan Desa 2 Kelurahan Rawabogo sampah yang ramah lingkungan, masih banyak Ciwidey Kabupaten Bandung. Pengabdian Pada masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Masyarakat yang melibatkan para warga, dalam atau dibakar. Mereka masih belum memahami mewujudkan masyarakat yang mandiri untuk lingkungan yang sehat dan bersih . serta pemanfaatan limbah sampah organik dan menambah wawasan mengenai pemanfaatan anorganik yang memiliki nilai tambah/jual. limbah sampah organik dan anorganik yang Berdasarkan uraian di atas maka tim kami dari memiliki nilai tambah/jual. bersih serta Kecamatan hiegienis dan Gambar 1: Tim PKM Teknik Industri Universitas Sangga Buana di Desa Rawabogo Permasalahan Desa Rawabogo merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Ciwidey. Dengan luas wilayah desa Rawabogo sebagian besar wilayah desa Rawabogo merupakan daerah Mayoritas penduduk desa Rawabogo bermata pencaharian sebagai petani. buruh tani,dan peternak . Berdasarkan dari hasil survei sebagian besar penduduknya belum memahami pengelolaan ramah lingkungan, masih banyak warga yang membakar baik sampah rumah tangganya maupun hasil pertaniannya. Mereka juga masih belum memahami lingkungan yang sehat dan bersih . Selama ini budaya warga anorganik dalam satu wadah tanpa ada Kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan limbah sampah anorganik dan organik membuat warga tidak peduli terhadap limbah sampah organik dan anorganik yang Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat USB. Volume 1 No 2 bulan November tahun 2020 Universitas Sangga Buana YPKP P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 dampak yang ditimbulkannya. Apabila diolah merupakaan sisa kegiatan sehari-hari manusia dengan baik dan benar, maka limbah sampah atau proses alam yang berbentuk padat atau tersebut dapat memiliki nilai jual dan menjadi semi padat berupa organik dan anorganik penghasilan tambahan bagi warga. bersifat dapat terurai atau tidak dapat terurai yang dianggap sudah tidak dapat dipergunakan lagi dan dibuang ke lingkungan . Solusi Permasalahan Berdasarkan Kepedulian warga Rawago merupakan unsur tersebut, maka perlu diberikan pengetahuan terpenting sehingga ataupun wawasan mengenai pentingnya 8R timbunan sampah rumah tangga. Melaksanakan dalam pemanfaatan limbah sampah organik dan kegiatan pembatasan timbunan sampah dapat anorganik yang memiliki nilai tambah/jual serta menjaga lingkungan yang sehat, bersih dan pemanfaatan kembali sampah, atau yang lebih hiegienis dalam mewujudkan pelaksanaan visi masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat dan . Reuse . enggunaan kembal. , misi membangun kemandirian masyarakat Recycle untuk hidup sehat di desa Rawabogo. Replant . enanaman kembal. Sampah adalah sisa hasil buangan dari suatu Repair . erbaiki barang-barang yang rusa. Refuse . enolak membeli/mengkonsums. dan dipergunakan lagi. Namun, walau demikian Rethink . emikirkan kembal. sampah tersebut masih bisa diolah menjadi melalui upaya-upaya cerdas, efisien, sistematis, barang yang mempunyai nilai atau manfaat. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa mahkluk hidup yang mudah terurai Upaya strategis yang perlu dilakukan dalam secara alami tanpa proses campur tangan Apabila dikelola dengan tepat, sampah organik dapat dikatakan sebagai dapat meminimalkan . endauran Reduce Replace sampah ramah lingkungan bahkan sampah yang pengelolaan limbah sampah dengan melakukan dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang reduksi limbah sampah di sumbernya . umah Sementara sampah anorganik tangg. tapi juga melalui program bank adalah sampah yang sudah tidak dapat dipakai Dengan terintegrasinya gerakan 8R lagi dan sulit terurai. Sampah anorganik yang dan keberadaan bank sampah diharapkan dapat bermanfaat langsung bagi masyaraakat baik pencemaran tanah sehingga dapat merusak lapisan tanah. lingkungan yang sehat, bersih dan hiegienis. Dalam UU No 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, disebutkan bahwa sampah Target Pencapaian Keluaran Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat USB. Volume 1 No 2 bulan November tahun 2020 Universitas Sangga Buana YPKP P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Target berkemampuan untuk menjaga lingkungan tambah/jual, melalui beberapa kegiatan seperti diuraikan dalam tabel dibawah ini: serta hidup sehat dan mengelola limbah sampah organik dan anorganik dengan Tabel 1 Jenis Kegiatan dan Target Pencapaian Keluara n Kegiatan Survey Indikator Kegiatan Pemetaan Hasil Kegiatan Menemukan permasaalahan yang ada Penyuluhan Kesehatan Lingkungan Pemahaman atas materi yang telah disampaikan Pelatihan Pemanfaatan limbah organik Pemahaman atas materi yang telah disampaikan Penyerahan drum tempat dan anorganik melalui Terlaksana pendekatan 8R Evaluasi Diskusi dengan warga serta pimpinan daerah setempat Gambar 2: Proses Evaluasi dan Penyerahan Drum Tempat Sampah Faktor Pendukung Respon yang baik dari warga untuk mau mengikuti pelatihan dan penyuluhan Materi yang disampaikan relevan dengan kondisi atau situasi yang dihadapi Mendapatkan dukungan dari pimpinan kelurahan setempat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat USB. Volume 1 No 2 bulan November tahun 2020 Universitas Sangga Buana YPKP P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Kondisi wabah Covid 19 saat ini Faktor Penghambat Kesibukan dari masing-masing peserta karena sebagian besar adalah petani METODE Kesulitan dalam mendapatkan tempat yang tepat dalam menjalankan acara Industri dilakukan secara bertahap dimulai Lokasi yang cukup jauh dan membutuhkan Pelaksanaan program oleh TIM PPM Teknik pelaksana kegiatan dengan pengkondisian warga untuk mengikuti sebagaimana terlihat pada tabel berikut: Tabel 2 Struktur Program Praktek JAM PERTEMUAN MATERI Mengelola Kesehatan Individual Mengelola Lingkungan Sehat Pemanfaatan Sampah Organik dan Anorganik melalui pendekatan 8R JUMLAH Sasaran Kegiatan Evaluasi Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah warga Desa Rawabogo. Kecamatan Ciwidey. HASIL DAN PEMBAHASAN Kabupaten Bandung. Warga yang diundang Prosedur Kerja untuk hadir adalah ibu-ibu rumah tangga Apabila pelaksanaan program pelatihan teori dengan jumlah kurang lebih 12 orang. dan penyuluhan melibatkan seluruh peserta, maka pada pelaksanaan program praktek Metode Pelaksanaan Metode yang digunakan dalam latihan / diklat kemampuan sumber daya yang dimiliki peserta. Ceramah/pengarahan Secara Presentasi digambarkan sebagai berikut: Diskusi/tanya jawab Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat USB. Volume 1 No 2 bulan November tahun 2020 Universitas Sangga Buana YPKP P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Gambar 1 Alur Kerja Pengabdian Adapun prosedur yang dilakukan, diawali terbiasa membuang sampah sembarangan dan dengan melakukan pengkondisian seperti sudah Menurut penelitian sebelumnya, diuraikan sebelumnya bahwa permasalahan sebagian besar penduduknya belum memahami beberapa tahapan sebagai berikut pertama tahap pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, pemilahan, dilakukan secara manual seperti masih banyak masyarakat yang membuang membedakan limbah sampah organik dan sampah ke sungai, atau dibakar. Mereka masih belum memahami lingkungan yang sehat dan pewadahan aktivitas yang dilakukan dengan bersih . serta pemanfaatan limbah cara menampung sementara di . adah/tempat sampah organik dan anorganik yang memiliki sumber tamba. dan teraakhir dilakukan nilai tambah/jual. pengolahan di sumber . Pengolahan tersebut dilakukan mulai dari pengumpulan yang dibedakan melalaui dua proses pemidahan, dan Tahapan Pelaksanaan Tahap pemilahan selanjutnya pengolahan dilakukan Berdasarkan hasil survai tersebut ditemukan pengangkutan ke pembuangan akhir. Adapun bahwa sebagian besar warga dalam pengelolaan diagram skema teknik operasional pengolahan sampah masih secara konvensional, tanpa sampah seharusnya seperti nampak pada memillah-milah terlebih dahulu dan disimpan gambar di bawah ini: dalam satu wadah tempat sampah sehingga Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat USB. Volume 1 No 2 bulan November tahun 2020 Universitas Sangga Buana YPKP P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Gambar 2 Teknik Operasional Pengelolaan Persampahan Sumber: . Tahap Tahap terakhir berikutnya adalah kegiatan melakukan pelatihan dan penyuluhan, kegiatan evaluasi dari kegiatan pelatihan dan penyuluhan terutama mengukur tingkat keberhasilan dan edukasi atau pengetahuan kepada ibu-ibu pentingnya menjaga lingkungan yang sehat. Disamping itu untuk mengetahui sampai sejauh mana respon warga setelah Kemudian berikutnya, tim menyampaikan konsep 8R mendapatkan pelatihan ataupun penyuluhan. dalam pemanfaatan limbah sampah organik dan Berdasarkan anorganik yang mempunyai nilai jual/tambah. Seperti keterabatasan waktu dan kesibukannya sebagai https://w. id yang lebih dikenal petani sehingga pemanfaatan sampah organik dengan sebutan 8R Reduce . , dan anorganik tidak optimal Reuse Recycle sudah mulai menjaga lingkungannya tetap sehat . endauran ulan. Replace . , dan higienis. Sudah tersedianya Bank Sampah Replant . enanaman kembal. Repair . erbaiki namun masih belum dikoordinirkan dengan barang-barang yang rusa. Refuse . enolak optimal karena keterbatasan SDM sehingga membeli/mengkonsums. diperlukan penelitian lebih lanjut. enggunaan Rethink namun warga . emikirkan kembal. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat USB. Volume 1 No 2 bulan November tahun 2020 Universitas Sangga Buana YPKP P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 KESIMPULAN DAN SARAN sampah dapat berjalan dengan lancar sesuai Kesimpulan dengan yang diharapkan. Diperlukan peran Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar aktif semua warga dalam pengelolaan mulai dan sukses. Warga antusias dalam mengikuti dari pemilahan sampai dengan pemanfaatkan kembali menjadi barang yang bermanfaat yang masing-masing. memiliki nilai tambah/nilai jual. Bank Sampah Berdasarkan hasil penyuluhan dan pelatihan, yang sudah terbentuk dapat diaktifkan kembali warga sudah mulai memilah-milah sampah dan dan diperlukan penelitian lebih lanjut. ditempatkan secara terpisah antara sampah organik dan anorganik serta sudah mulai DAFTAR PUSTAKA memahami penerapan konsep 8R Reduce . https://id. org/wiki/Rawabogo, _Ciwidey,_Bandung diakses 27 Agustus 2019 diakses pukul 4:29 PM Irwanto. Pelatihan Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. To Maega Jurnal Pengabdian Masyarakat. Vol: 02. No: 02 Universitas Sultan Ageung Tirtayasa. Agustus 2019 diakses 18 September pukul 2. 28 PM https://w. id/sahabat_aetra/ detail/56/6-R-Reduce-Reuse-RecycleRepair-Refuse-Rethink- diakses 20 September 2020 pukul 4. 12 PM Muhammad Zamzami Elamin. Kartika Nuril Ilmi. Tsimaratut Thariah,Yudi Ahmad Zarnuzi. Yanuar Citra Suci. Dwi Ragil Rahmawati. Rizki Kusumawardhani. Dimas Mahendra Dewi P. Rizki Azizir Romhmawati. Pandu Adji BaghashoroIsmi Fuatjia Nasifa. Analisis Pengelolaan Sampah Pada Masyarakat Desa Cisanah Kecamatan sereseh Kabupaten Sampang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 10 No 04 Oktober 2018. UNAIR diakses 19 September 2020 pukul 3. 20 PM Reuse . enggunaan kembal. Recycle . endauran Replace . Replant . enanaman kembal. Repair . erbaiki barang-barang yang rusa. Refuse . enolak membeli/mengkonsums. dan Rethink . emikirkan kembal. Kepedulian lingkungan sudah terlihat membaik untuk mencintai dan melestarikan lingkungan. Sudah tersedianya Bank Sampah namun masih belum keterbatasan SDM . Dalam sampah bukan saja peran aktif masyarakat tapi juga perlu adanya dukungan dari pemerintah setempat dalam hal pengawasan serta peran Saran