E-ISSN 2798-3846 Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 EDUKASI PERENCANAAN KEUANGAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA Rifa’atul Maftuhah1*, Moch Rizky1, Yusril Handardi Saputra1, Muhammad Rayhan Budiman1 1 Universitas Muhammadiyah Surabaya *rifa’atulmaftuhah@um-surabaya.ac.id, moch.rizki-2022@fai.umsurabaya.ac.id, yusril.handardi.saputra-2021@fe.um-surabaya.ac.id, muhammad.rayhan.budiman-2022@fe.um-surabaya.ac.id ABSTRAK Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang berperan penting dalam membentuk kesejahteraan sosial dan ekonomi, sehingga diperlukan kemampuan perencanaan keuangan yang baik di tengah meningkatnya kebutuhan hidup yang tidak sebanding dengan pertumbuhan pendapatan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan perencanaan keuangan keluarga pada wali murid TK ABA di Kecamatan Tegalsari. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi pengelolaan keuangan keluarga secara sederhana, pendampingan pencatatan pengeluaran keuangan mingguan, serta presentasi dan evaluasi hasil perencanaan keuangan peserta. Kegiatan ini diikuti oleh 35 wali murid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam mengelola pemasukan dan pengeluaran keuangan keluarga serta kemampuan dalam menetapkan prioritas kebutuhan secara lebih terencana. Edukasi yang diberikan mendorong peserta untuk lebih disiplin dalam pengelolaan keuangan rumah tangga. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi dan perencanaan keuangan keluarga secara berkelanjutan. Kata Kunci: Perencanaan Keuangan; Keuangan; Kesejahteraan; Kesejahteraan Keluarga ABSTRACT The family is the smallest unit in society that plays a crucial role in shaping social and economic well-being, thus requiring sound financial planning skills amidst increasing living costs that are not commensurate with income growth. The objective of this community service activity is to improve the understanding and skills of family financial planning among parents of ABA Kindergarten students in Tegalsari District. The methods used include providing simple family financial management materials, mentoring them in recording weekly financial expenses, and presenting and evaluating the results of participants' financial planning. This activity was attended by 35 parents. The results showed an increase in participants' understanding of managing family income and expenses and their ability to prioritize needs in a more planned manner. The education provided encouraged participants to be more disciplined in managing household finances. Thus, this activity is effective in improving family financial literacy and planning sustainably. Keywords: Financial Planning; Finance; Welfare; Family Welfare 103 Maftuhah, Rizjy, Saputra, dan Budiman Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 PENDAHULUAN Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memegang peran penting dalam membentuk kesejahteraan sosial dan ekonomi. Salah satu faktor utama yang menentukan kesejahteraan rumah tangga adalah kemampuan keluarga dalam mengelola keuangan secara tepat (Marzuki Ismail, 2022). Namun, pada kenyataannya masih banyak keluarga yang menghadapi kesulitan dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran, sehingga seringkali terjebak pada permasalahan keuangan seperti tingginya utang konsumtif, rendahnya budaya menabung, serta minimnya perencanaan untuk kebutuhan jangka panjang(Dawolo et al., 2025; Herdjiono & Damanik, 2016).Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah UMKM Puspa Pinunjul di Kabupaten Madiun, Indonesia yang bergerak di bidang makanan dan minuman berbasis potensi lokal. Meskipun memiliki keunggulan produk khas daerah, kedua mitra masih menghadapi permasalahan serupa, antara lain rendahnya pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, keterbatasan inovasi kemasan, serta dominasi penggunaan kemasan plastik sekali pakai yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Kondisi tersebut menghambat peningkatan nilai tambah produk dan memperlemah posisi UMKM dalam persaingan pasar regional. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat sinergi kewirausahaan lintas batas melalui pelatihan dan pendampingan UMKM berbasis lokalitas. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan kewirausahaan pelaku UMKM, mendorong pemanfaatan pemasaran digital, sebagai upaya mewujudkan UMKM yang berdaya saing dan berkelanjutan. Fenomena ini semakin relevan dengan meningkatnya kebutuhan hidup yang tidak sebanding dengan pertumbuhan pendapatan. Tanpa adanya perencanaan keuangan yang baik, keluarga rentan terhadap kondisi darurat seperti sakit, kehilangan pekerjaan, maupun kebutuhan pendidikan anak yang mendesak (Adiandari Ade Maharini, 2022; Samuel Morales Simanjuntak et al., 2024). Literasi keuangan keluarga di Indonesia masih tergolong rendah(Mauliana Putri et al., 2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2022 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia baru mencapai 49,68%. Angka ini mengindikasikan bahwa sebagian besar masyarakat belum memiliki pemahaman 104 Maftuhah, Rizjy, Saputra, dan Budiman Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 memadai terkait pengelolaan keuangan yang sehat, termasuk dalam lingkup rumah tangga. Perencanaan keuangan keluarga tidak hanya terkait pencatatan pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga menyangkut kemampuan dalam membuat prioritas, menabung, berinvestasi, serta mengantisipasi risiko keuangan di masa depan (Xiao et al., 2014). Dengan adanya edukasi perencanaan keuangan, keluarga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan rumah tangga melalui pengelolaan pendapatan yang lebih terarah, pemanfaatan sumber daya ekonomi yang optimal, serta penekanan pada pentingnya disiplin finansial(Firmansyah et al., 2025; Prayogo et al., 2025). Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk edukasi perencanaan keuangan keluarga menjadi sangat relevan dan dibutuhkan. Melalui kegiatan ini, keluarga dapat diberikan pengetahuan praktis dan keterampilan dalam mengatur keuangan rumah tangga sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk mengurangi permasalahan keunagan jangka pendek, tetapi juga membantu keluarga membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan untuk jangka panjang. METODE Kegiatan ini berlokasi di Kecamatan Tegalsari Surabaya. Adapun mitra sasaran dari program ini adalah para wali murid di TK ABA di lingkungan Kecamatan Tegalsari. Kegiatan ini dilaksakanakn pada tanggal 26 Juli sampai dengan 23 Agustus 2025. No. Tabel 1 Tahapan Kegiatan Pengabdian Masyarakat Kegiatan Uraian Timeline 1. Persiapan Pada tahap persiapan, 26 s/d 29 Agustus melakukan diskusi dengan pihak 2025. terkait untuk mengetahui kondisi target kegiatan dan menyusun rancangan kegiatan yang akan dilakukan, serta bagaimana 105 Maftuhah, Rizjy, Saputra, dan Budiman Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 mekanisme penyampaian materi agar efektif dan tepat sasaran. 2. Pelaksanaan Pada tahap pelaksanaan, peserta 2 s/d 13 Agustus pelatihan diberikan materi 2025 terkait perencanaan keuangan (dilaksanakan 2x) keluarga. 3. Evaluasi Pada tahap evaluasi, diadakan 16 s/d 20 refleksi dan diskusi dengan Agustus 2025 peserta terkait program yang sudah dilatihkan, dan memberikan penilaian. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, tim pelaksana melakukan diskusi dengan pihak terkait yaitu Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Tegalsari karena kegiatan ini melibatkan wali murid TK ABA di lingkungan tegalsari. Kegiatan tersebut di ikuti sebanyak lebih dari 100 dari 4 sekolah TK ABA. Selain itu persiapan bahan administrasi sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan latihan, menyiapkan materi dan penyiapan narasumber yang memiliki kompetensi sesuai dengan target dan tujuan pelatihan dan menyiapkan jadwal pelatihan dengan menyesuaiakn dengan kondisi dari masing-masing TK ABA di lingkungan Tegalsari. Pada tahap pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari pemaparan teori tentang keuangan sederhana. Keuangan keluarga yang sederhana bagi ibu rumah tangga merupakan konsep pengelolaan keuangan yang menekankan pada pengaturan pengeluaran dan pendapatan secara efektif. Kemudian dilakukan pendampingan bagaimana mengelola keuangan dengan catatan pribadi yang mudah dipahami oleh wali murid TK ABA di lingkungan Tegalasari. Pencatatan ini berguna untuk mengetahui 106 Maftuhah, Rizjy, Saputra, dan Budiman Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 pengeluaran setiap harinya dan dalam mengelola pendapatan yang diterima oleh pasangannya. Gambar 1 Program Pelaksanaan Pengabdian Dipertemuan selanjutnya, wali murid dibekali teori terkait pengelolaan keuangan, kemudian wali murid TK ABA melakukan presentasi dari hasil pengelolaan keuangan mereka selama satu minggu. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi pengeluaran wali murid TK ABA di Tegalsari sehingga dapat mensejahterakan rumah tangga dengan bijak mengelola keuangan sesuai dengan kebutuhan. Setelah presentasi maka ada kegiatan evaluasi pertama dalam perencanaan pengelolaan keuangan pribadi. Pada sesi berikutnya dilakukan evaluasi kembali, evaluasi kedua ini dilakukan setelah presntasi dari beberapa walimurid TK ABA di Tegalsari dalam pengelolaan keuangan selama dua minggu. Hal ini dimaksudkan agar walimurid disiplin dalam mengelola keuangannya serta bijak dalam menggunakan keuangan yang sesuai dengan kebutuhannya. Dalam tahap evaluasi akhir ini, diadakan refleksi dan diskusi tentang pengelolaan keuangan dan cara mendapatkan tambahan pemasukan untuk mensejahterakan keuangan rumah tangga. 107 Maftuhah, Rizjy, Saputra, dan Budiman Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 Gambar 2 Reward Bagi walimurid TK ABA terbaik Dengan adanya perencanaan keuangan, wali murid TK ABA di Tegalsari mampu memprioritaskan pengeluran sehingga kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, papan dan pendidikan serta kesehatan dapat terpenuhi secara berkelanjutan. Wali murid juga dapat menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan, dana darurat maupun inevestasi. Investasi tidak perlu dalam bentu besar atau mahal tetapi investasi yang murah dan mudah dijangkau oleh wali murid TK ABA. Hal ini membantu keluarga dari lingkaran hidup ”gali lubang tutup lubang” dan terhindar dari jeratan utang konsumtif maupun pinjaman online (pinjol)(Prayogi, 2024). Perencanaan keuangan memberi rasa aman karena keluarga memiliki cadangan dana untuk menghadapi kondisi darurat (Mariah Ulfah et al., 2023). Ketika kondisi keuangan terkendali, tingkat setres dan kecemasan akibat masalah ekonomi akan berkurang. Selain itu dengan adanya kondisi keuangan yang terkendali, hal ini akan terciptanya suasana rumah tangga yang lebih harmonis, karena pertengkaran akibat masalah keuangan dapat diminimalisir. Edukasi perencanaan keuangan keluraga bukan tentan pengelolaan anggaran atau penghindaran utang, tetapi juga tentang membangun ketahanaan keuangan jangka panjang (Firmansyah et al., 2025). Dengan pengetahuan dan ketrampilan yang cukup, keluarga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka, mengelola pengeluaran dengan bijak, dan merencanakan masa depan yang lebih stabil secara keuangan. Edukasi ini perlu terus digalakkan untuk membekali keluarga indonesia dengan kemampuan dalam merencanakan dan mengelola keuangan. 108 Maftuhah, Rizjy, Saputra, dan Budiman Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 SIMPULAN DAN SARAN Simpulan yang dapat diperoleh dari pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ”Edukasi Perencanaan Keuangan Keluarga dalam Meningkatkan Kesejahteraan Rumah Tangga” adalah tingkat partisipasi yang tinggi dari mitra program pengabdian kepada masyarakat memberikan dampak positif bagi pelaksanaan program pelatihan, terlihat dari pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan keuangan; pelaksanaan program pelatihan mampu menghasilkan perencanaan keuangan, wali murid TK ABA mengimplementasikan pencatatan keuangan yang efektif. Saran sebaiknya ada pendampingan lebih lanjut tentang pembuatan aplikasi keuangan yang efektif. UCAPAN TERIMAKASIH Terimakasih kepada Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Tegalsari. Wali murid TK ABA di Kecaamtan Tegalsari. LRIPM UMSurabaya DAFTAR PUSTAKA Adiandari Ade Maharini. (2022). Financial Literacy Education and its Role in Promoting Family Economic Welfare. Journal for Educators, Teachers and Trainers, 13(6). https://doi.org/10.47750/jett.2022.13.06.068 Dawolo, A. P., Corsby, F., Sarumaha, S., Zebua, J. S., Halawa, H., Manajemen, ), & Ekonomi, F. (2025). DAMPAK LITERASI KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN UTANG RUMAH TANGGA. Firmansyah, R., Puspaningtyas, M., Carissa Ratnadewati, N., Alia Ramadhani, N., & Rafi, M. (2025). SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Peningkatan literasi keuangan rumah tangga guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ngijo, Malang. Herdjiono, I., & Damanik, A. (2016). PEN GAR UH FI NA NCI AL A TTI TU DE, FI N ANC IAL K NOW LE DGE , PAR ENT AL IN CO ME TE RH ADA P FIN A NCI AL MA NAG EM ENT BEH AVI OR. Mariah Ulfah, Putri Apria Ningsih, & Khusnul Istiqomah. (2023). ANALISIS MANAJEMEN KEUANGAN KELUARGA DI DESA SEBRANG SANGLAR KECAMATAN RETEH. Journal of Student Research, 1(6), 188–214. https://doi.org/10.55606/jsr.v1i6.1805 109 Maftuhah, Rizjy, Saputra, dan Budiman Volume 5 Nomor 2 Desember 2025 Mauliana Putri, Aura Maulida, & Faizatul Husna. (2022). Urgensi Literasi Keuangan Bagi Generasi Sandwich Di Aceh . At Tasyri’ Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah , 14(2), 19–26. Prayogi, O. (2024). PERAN KRITIS MANAJEMEN KEUANGAN DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, Vol. 2 No.3, 31–44. Prayogo, N. C., Hapsari, R. C., Sofian, M., & Pertiwi, D. (2025). Edukasi Pengelolaan Keuangan Keluarga untuk Masyarakat Desa Berpenghasilan Rendah di Sooko, Gresik. DEDIKASI PKM, 6(1), 62–72. https://doi.org/10.32493/dkp.v6i1.45653 Marzuki Ismail. (2022). URGENSI ASPEK EKONOMI DALAM PERSPEKTIF KELUARGA HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF. Jurnal Preferensi Hukum, 4(1), 2746–5039. https://doi.org/10.55637/jph.4.1.6692.103-113 Samuel Morales Simanjuntak, Astrea Wulanda, Siti Putri Luthfiyyah, Edi Zaman Berkat Gea, & Yeni Absah. (2024). Tabungan Keluarga Sejahtera : Program Edukasi Pengelolaan Keuangan Bagi Ibu Rumah Tangga di Klambir 5 Kota Medan. MENGABDI : Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat, 2(6), 111– 122. https://doi.org/10.61132/mengabdi.v2i6.1072 Xiao, J. J., Chen, C., & Chen, F. (2014). Consumer financial capability and financial satisfaction. Social Indicators Research, 118(1), 415–432. https://doi.org/10.1007/s11205-013-0414-8 110