Volume 4 No 2. November 2025 NAVAL DEDICATION Jurnal Pengabdian Masyarakat AAL Penyuluhan Penguatan Pangan melalui Urban Farming untuk Mencapai Kemandirian Pangan di Kecamatan Mancak Kabupaten Serang Yudha Rafi' Syahputra1*. Abdul Aziz Asyhar Asy Syidiq1. Umi Salamah1. Mostien Adi Puji Pembayu Muattininggar1 Politeknik Angkatan Laut *Penulis korespondensi. Surel: yudharafi@gmail. Abstract The Food Empowerment Extension program through Urban Farming was implemented based on an analysis of the conditions in the Mancak District and its environment, using a SWOT analysis. The SO strategy led to the development of a community-based urban farming model, supported by simple technology, to meet local market needs. This relates to: . The limitations of local food self-sufficiency in Serang Regency can be addressed through the Urban Farming concept. The Urban Farming concept can increase community participation in the local, inclusive, and sustainable food economy. The purpose of this extension program is to achieve sustainable food independence in the Mancak District. Serang Regency. is also recommended to provide physical, moral, and material support to the community and farmer groups, especially those involved in implementing the Urban Farming concept, and to encourage and support research and development of various Urban Farming methods. Keywords: urban farming. food empowerment. Mancak. Serang. Abstrak Pelaksanaan kegiatan Penyuluhan Penguatan Pangan melalui Urban Farming, dilaksanakan berdasarkan analisis kondisi Kecamatan Mancak maupun kondisi lingkungan, yaitu menggunakan analisis SWOT yang hasilnya Strategi SO yaitu Mengembangkan model urban farming berbasis komunitas dengan dukungan teknologi sederhana untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal. Hal ini terkait dengan, . Keterbatasan kemandirian pangan lokal di lingkungan Kabupaten Serang dapat diatasi dengan konsep Urban Farming, ) Konsep Urban Farming dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam ekonomi pangan lokal dan inklusif dan berkelanjutan. Tujuan pelaksaan penyuluhan untuk Mencapai Kemandirian Pangan Berkelanjutan di Kecamatan Mancak Kabupaten Serang. Disarankan juga untuk memberian dukungan fisik, moral dan material kepada masyarakat dan kelompok tani terutama yang berkaitan dengan implementasi konsep Urban Farming, dan Mendorong dan mendukung proses Research and Development terhadap berbagai metode Urban Farming. Kata Kunci: urban farming. penguatan pangan. Mancak. Serang Pendahuluan Sektor pangan merupakan hal yang sangat penting di era kepemimpinan Presiden Prabowo. Dalam visi misi nya menuju Indonesia Emas 2045. Prabowo menekankan pentingnya swasembada pangan untuk menjamin ekonomi yang berdikari dan dapat menjawab kebutuhan rakyat dari hal yang paling pokok. Hal ini semakin diperkuat melalui program astacita Presiden Prabowo Subianto atau delapan pilar prioritas utama di masa kepemimpinannya. Dalam konteks ini, ketahanan pangan sangat sejalan dengan program asta cita Prabowo Subianto poin ke-6 yaitu. AuMembangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinanAy. Volume 4 No 2. November 2025 NAVAL DEDICATION Jurnal Pengabdian Masyarakat AAL Ketersediaan pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang bersifat strategis dan menjadi indikator penting dalam mewujudkan ketahanan nasional. Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, konversi lahan, serta ketergantungan terhadap rantai pasok global menimbulkan tantangan terhadap sistem pangan nasional yang semakin Ketahanan dan kemandirian pangan tidak hanya menjadi isu nasional, tetapi juga menjadi perhatian serius di tingkat lokal, khususnya di wilayah perkotaan seperti Kabupaten Serang yang tengah mengalami percepatan pembangunan industri dan urbanisasi. Kabupaten Serang sebagai kabupaten yang menghadapi keterbatasan lahan pertanian, urbanisasi yang tinggi, dan ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah. Urban farming . ertanian perkotaa. merupakan solusi strategis untuk memperkuat ketahanan pangan lokal yang adaptif, berkelanjutan, dan partisipatif. Namun, perkembangan ini tidak sejalan dengan peningkatan signifikan dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan lokal. Luas lahan pertanian di Kabupaten Serang terus mengalami penyusutan akibat alih fungsi lahan menjadi kawasan industri, perumahan, dan area komersial lainnya. Hal ini menyebabkan ketergantungan Kabupaten Serang terhadap pasokan pangan dari luar daerah menjadi sangat tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebagian besar komoditas pangan pokok yang dikonsumsi masyarakat Kabupaten Serang dipasok dari luar kota, bahkan dari luar provinsi. Ketergantungan ini memperbesar kerentanan terhadap gejolak harga, gangguan distribusi, dan krisis pasokan pangan. Untuk menjawab tantangan ini, perlu dilakukan strategi penguatan pangan yang inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Salah satu solusi yang mulai banyak dikembangkan di berbagai kota di dunia adalah urban farming atau pertanian perkotaan. Urban farming mengacu pada praktik budidaya tanaman pangan, hortikultura, ataupun peternakan skala kecil yang dilakukan di lingkungan perkotaan, baik di pekarangan rumah, atap bangunan, dinding vertikal, maupun lahan terbuka kota. Urban farming tidak hanya menawarkan solusi atas keterbatasan lahan di perkotaan, tetapi juga dapat meningkatkan ketersediaan pangan lokal, mengurangi emisi karbon dari distribusi pangan, dan memberdayakan masyarakat secara sosial dan ekonomi. Potensi pengembangan urban farming di Kabupaten Serang cukup besar, mengingat masih adanya pekarangan rumah, lahan tidur, serta komunitas warga yang aktif dalam kegiatan lingkungan. Namun, implementasi urban farming di serang masih belum optimal dan belum terintegrasi dalam strategi kebijakan ketahanan pangan kota. Minimnya dukungan regulasi, keterbatasan akses terhadap teknologi, kurangnya edukasi kepada masyarakat, serta belum terbangunnya sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kendala utama dalam pengembangan urban farming yang berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, sangat penting untuk merumuskan strategi yang tepat guna memperkuat peran urban farming sebagai bagian dari sistem pangan kota. Strategi ini perlu mempertimbangkan aspek ketersediaan lahan, pemberdayaan masyarakat, dukungan teknologi dan inovasi, integrasi kebijakan lintas sektor, serta penguatan kelembagaan. Urban farming tidak hanya dipandang sebagai alternatif, tetapi juga sebagai bagian integral dari sistem pembangunan kota yang resilien dan berorientasi masa depan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penguatan pangan melalui urban farming di Kecamatan Mancak Kabupaten Serang dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan model ketahanan pangan perkotaan berbasis masyarakat yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan di era modern. Volume 4 No 2. November 2025 NAVAL DEDICATION Jurnal Pengabdian Masyarakat AAL Metode Penyuluhan kepada masyarakat tentang penguatan pangan melalui urban farming di Kecamatan Mancak Kabupaten Serang dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan ini, melibatkan Babinsa Kodim. Anggota Dinas Pangan. Camat Mancak, dan Masyarakat Kecamatan Mancak Kabupaten Serang. Kegiatan pengmas Penyuluhan kepada masyarakat tentang penguatan pangan melalui urban farming di Kecamatan Mancak Kabupaten Serang ini dilakukan pada tanggal 2-16 Juni 2025. Kegiatan pengmas dilakukan tahapan sebagai berikut: . Koordinasi dengan mitra pengmas yaitu Babinsa Kodim. Anggota Dinas Pangan. Camat Mancak, dan Masyarakat Kecamatan Mancak Kabupaten Serang. Penyusun materi hasil observasi, pengumpulan data, dan strategi urban . Penyuluhan kepada masyarakat tentang penguatan pangan melalui urban farming di Kecamatan Mancak Kabupaten Serang. evaluasi kegiatan Pelaksanaan dan Pembahasan Pada kegiatan Penyuluhan kepada masyarakat tentang penguatan pangan melalui urban farming di Kecamatan Mancak Kabupaten Serang ini, dilaksakan berdasarkan jadwal sebagai Tabel 1. Jadwal Kegiatan Kegiatan Koordinasi dengan mitra pengmas Observasi Pengumpulan data Perumusan Strategi Urban Farming Penyiapan Materi penyuluhan Pelaksanaan penyuluhan Waktu 2-5 Juni 2025 5-6 Juni 2025 7-8 Juni 2025 9-12 Juni 2025 13-14 Juni 2025 14-16 Juni 2025 Koordinasi dengan mitra pengmas yaitu: . Babinsa Komando Distrik Militer (Kodi. Kecamatan Mancak, . Anggota Dinas Pangan, . Bapak Camat Mancak, dan . Masyarakat Desa Gunungrandi Kecamatan Mancak Kabupaten Serang. Observasi lapangan dengan cara mengamati langsung kondisi perkebunan, tanah, fasilitas yang bisa dimanfatkan untuk urban farming di Kampung Gungungrandi. Desa Angsana. Kecamatan Mancak. Kabupaten Serang. Provinsi Banten. Wilayah ini dipilih karena memiliki potensi pengembangan urban farming yang cukup besar, khususnya dalam pemanfaatan lahan pekarangan rumah dan kegiatan pertanian terpadu seperti hybridponik dan budidaya ikan lele oleh masyarakat Pengumpulan data pendukung lainnya setelah melakukan observasi, yaitu dengan cara Wawancara yang dilakukan kepada: . masyarakat Desa Gunungranji, hasilnya mereka sangat tertarik dengan pertanian dengan sistem Urban Farming dan sebagian dari masyarakat Desa Gunungrandi sudah melaksanakan pertanian Urban Farming, tetapi karena sistem pertanian tersebut perlu didukung di tiap Instansi Pemerintahan, terutama terkait dukungan biaya untuk melaksanakan sistem Urban Farming serta penyuluhan dan pelatihan terkait pegetahuan dan ketrapilannya. Pak Taufik sebagai peternak ikan lele sangat diuntungkan dengan peternakkannya, tapi ia masih belum mengetahui sistem Urban Farming, . Pak Usman sebagai buruh tani, di desanya belum ada yang menerapkan sistem strategi Urban Farming dalam penerapan proses bertani. Hal ini disebabkan masyarakat belum mengetahui cara bagaimana menerapkan strategi Urban Farming, pemerintah Volume 4 No 2. November 2025 NAVAL DEDICATION Jurnal Pengabdian Masyarakat AAL setempat juga belum pernah medapatkan sosialisasi terkait hal tersebut, . Pak Aep Mulyana sebagai Babinsa Kecamatan Mancak, belum mengetahui terkait adanya strategi Urban Farming. Karena pemerintah setempat belum pernah melaksanakan sosialisasi terhadap warga setempat, begitu juga masyarakat disni juga terkendala dengan keterbatasan teknologi, hal ini mengakibatkan teknik bertani disini masih menggunakan teknik traditional, dan . Kabid Penyuluhan pertanian lapangan mancak. Pak habibi. Gambar 1. Wawancara dengan Narasumber Perumusan Strategi Urban Farming. Berdasarkan hasil diagram SWOT, maka strategi utama adalah Strategi SO yaitu strategi yang menggunakan kekuatan seoptimal mungkin dengan memanfaatkan peluang yang ada, yaitu Mengembangkan model urban farming berbasis komunitas dengan dukungan teknologi sederhana untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal. Penyiapan Materi penyuluhan, materi penyuluhan disusun berdasarkan analisis data yang ada di lapangan, maka materi meliputi: . urban farming untuk memasuki pangsa pasar produk organik dalam meningkatkan kemandirian ekonomi, . Memotivasi rumah tangga dan komunitas untuk memproduksi sayuran dan buah-buahan organik melalui Urban Farming, . Membentuk Kelompok Tani Kota atau Koperasi mikro yang legal agar mudah mendapatkan dukungan pendanaan. Pelaksanaan penyuluhan. Pelaksaan penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 14 Ae 16 Juni 2025, pada masyarakat masyarakat Desa Gunungrandi, dengan rangkaian kegiatan: . 14 Juni 2025 Volume 4 No 2. November 2025 NAVAL DEDICATION Jurnal Pengabdian Masyarakat AAL koordinasi dan persiapan pelaksanaan penyuluhan, . 15 Juni 2025 pelaksanaan penyuluhan, . pengakhiran kegiatan penyuluhan. Kesimpulan dan Saran Penyuluhan Penguatan Pangan melalui Urban Farming untuk Mencapai Kemandirian Pangan di Kecamatan Mancak Kabupaten Serang, ini terkait dengan, . Keterbatasan kemandirian pangan lokal di lingkungan Kabupaten Serang dapat diatasi dengan konsep Urban Farming, b. ) Konsep Urban Farming dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam ekonomi pangan lokal dan inklusif dan berkelanjutan. Tujuan pelaksaan penyuluhan untuk Mencapai Kemandirian Pangan di Kecamatan Mancak Kabupaten Serang. Disarankan juga untuk memberian dukungan fisik, moral dan material kepada masyarakat dan kelompok tani terutama yang berkaitan dengan implementasi konsep Urban Farming, dan Mendorong dan mendukung proses Research and Development terhadap berbagai metode Urban Farming Ucapan Terima Kasih (Opsiona. Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada ) Koordinasi dengan mitra pengmas yaitu Babinsa Kodim. Anggota Dinas Pangan. Camat Mancak, dan Masyarakat Kecamatan Mancak Kabupaten Serang, yang telah memberikan dukungan untuk kegiatan pengmas ini. Terima kasih juga saya sampaikan kepada tim pengelola jurnal Naval Dedication AAL. Editor dan Reviewer yang telah memberikan dukungan untuk publikasi artikel ini. Daftar Pustaka