JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 67 Ae 82 Volume 1. Nomor 1. April 2016 ANALISIS METODE ALTMAN Z-SCORE SEBAGAI ALAT PREDIKSI KEBANGKRUTAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Nur Fadli Andriawan 1 dan Dantje Salean 2 Alumni Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Ildaf94@gmail. com1 dantje@untag-sby. ABSTRACT The purpose of this study was to determine the predicted outcome of bankruptcy and also to test there is influence between independent variable is the value of the model financial ratios Altman Z-score as a predictor of bankruptcy with the dependent variable is the price of this stock. this research take secondary data through the financial statements of each company in Indonesia Stock Exchange website. The sample used in this study were six industrial company and pharmacy sector on Indonesia Stock Exchange. using normality test and simple linear regression. The results showed that from 2009 to 2013 the majority of the industrial company and pharmacy sector in the Indonesia Stock Exchange in the category of companies that good. for hypothesis testing results of this study showed a significant relationship between predicted bankruptcy by using the value of financial ratios Altman Z-score the stock price at the industial company and pharmacy sector in the Indonesia Stock Exchange with the level of determination coefficient of 52%. Keywords: Altman Z-score, prediction of bankruptcy, the stock price Pendahuluan Era globalisasi menuntut sebuah konsep ekonomi yang bergerak dinamis mafia pasar dalam proses ekonomi di Indonesia. Dari tahun ke tahun Indonesia ditentukan oleh kebutuhan setiap negara mampu menunjukkan pertumbuhan dan yang berbeda beda. karena itu setiap perkembangan ekonomi ditengah kon- negara menjalin hubungan dengan negara disi ekonomi global yang fluktuatif. lain demi tersedianya semua kebutuhan di dalam masalah ekonomi ini, sangatlah satu negara di Indonesia, pergerakan erat hubungannya dengan perusahaan. ekonomi lima tahun terakhir ini meng- Perusahaan merupakan salah satu faktor alami banyak goncangan, baik dari sisi penting pertumbuhan ekonomi di sebuah krisis global yang melanda seluruh negara pada dasarnya tujuan perusahaan maupun dari sisi dalam negeri sendiri adalah untuk mencapai tujuan yang telah yang masih berkutat pada hal permainan perusahaan dibagi menjadi JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 67 Ae 82 Volume 1. Nomor 1. April 2016 tiga bagian yaitu perusahaan jasa, perusa- pengambilan keputusan apakah layak atau han dagang dan perusahaan manufaktur. tidak diberi suntikan dana dari investor. Tidak tujuannya, perusahaan harus selalu siap dengan pergolakan yang terjadi dunia luar,terutama Keberlangsungan sangat penting untuk perusahaan perusa haan jika ingin tetap menjadikan suatu perusahaan tersebut eksis di pasar lokal, nasional maupun internasional. Harahap . menyatakan bahwa prinsip going concern . elangsungan usah. menganggap bahwa perusahaan akan terus melaksanakan operasinya sepanjang proses penyelesaian proyek, perjanjian, dan kegiatan yang sedang berlangsung. Perusahaan dianggap tidak akan berhenti ditutup, atau dilikuidasi dimasa yang akan Perusahaan dianggap akan hidup dan beroperasi untuk jangka waktu yang tidak terbatas sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan yaitu kemakmuran. Semakin makmur sebauh perusa haan biasanya akan menarik minat para termasuk menilai apakah suatu perusahaan mengalami kesulitan keuangan yang mengarah pada suatu kebang- krutan. Analisis rasio keuangan merupakan suatu alternatif untuk menguji apakah informasi keuangan yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan bermanfaat untuk (Bursa Efek Indonesi. dalam menilai suatu perusahaan, investor harus menganalisis laporan keuangan, guna memberikan terhadap harga saham di pasar modal. Tingkat kesehatan perusahaan penting artinya bagi perusahaan untuk meningkatkan usahanya, sehingga kemampuan untuk memperoleh keuntungan dapat ditingkatkan yang pada akhirnya dapat menghindari adanya kemungkinan kebangkrutan . pada perusahaan. likuidasi atau kebangkrutan pada sejumlah perusahaan tentu saja akan menimbulkan Banyak model atau teknik yang investor untuk menginvestasikan sebagian dananya untuk membeli saham di BEI dapat digunakan dalam memprediksi Rasio keuangan merupakan salah satu informasi yang dapat digunakan sebagai alat untuk memprediksi kinerja perusahaan. Salah satu teknis yang digunakan dalam analisis JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 67 Ae 82 Volume 1. Nomor 1. April 2016 kebangkrutan perusahaan adalah dengan Tujuan laporan keuangan adalah menggunakan analisis diskriminan yang menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan kebangkrutan perusahaan, dan mengguna- posisi keuangan suatu perusahaan yang kan model yang dinilai (Z) Z-Score. bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai Score adalah skor yang ditentukan dari dalam pengambilan keputusan ekonomi (Kuswadi, 2004 : 13-. Ada lima rasio Z-score terse- Menurut Harahap but antara lain Working Capital to Total kegunaan analisis laporan keuangan ini Assets Ratio. Retained Earning to Total dapat dikemukakan sebagai berikut: . Assets Ratio. Earning Before Interest and Dapat memberikan informasi yang lebih Taxes to Total Assets,Market Value of luas, lebih dalam daripada yang terdapat Equity to Book Value of Debt Ratio dan dari laporan keuangan biasa. Dapat Sales to Total Assets Ratio. menggali informasi yang tidak tampak Manufaktur Farmasi adalah salah secara kasat mata . dari suatu laporan keuangan atau yang berada di keberlangsungan usaha. balik laporan keuangan . investasi manufaktur farmasi Indonesia Dapat mengetahui kesalahan yang terkan- dung dalam laporan keuangan. Dapat obat, substitusi impor dan peningkatan membongkar hal-hal yang bersifat tidak ekspor serta penguasaan teknologi karena konsisten dalam hubungannya dengan kebutuhan akan obat dan sejenisnya dari suatu laporan keuangan baik dikaitkan masyarakat selalu ada. dengan komponen intern maupun kaitan- nya dengan informasi yang diperoleh dari Tinjauan Pustaka luar perusahaan. Mengetahui sifat- Laporan keuangan menggambar- sifat hubungan yang akhirnya dapat kan dampak keuangan dari transaksi dan melahirkan model-model dan teori-teori peristiwa lain yang diklasifikasikan dalam yang terdapat di lapangan seperti untuk beberapa kelompok besar menurut karak- prediksi, peningkatan. teristik ekonominya (Harmono, 2009:. Menurut Kamaludin Inriani . saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan atau pemilikan JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 67 Ae 82 Volume 1. Nomor 1. April 2016 seseorang atau badan dalam suatu perusa- dari tingkat bunga deposito pemerintah Wujud saham adalah selembar dan tingkat kepastian operasi perusahaan. kertas yang menerangkan bahwa pemilik Menurut Weston dalam Haryati . , kertas tersebut adalah pemilik perusahaan harga saham menggambarkan penilaian yang menerbitkan kertas tersebut. pasar modal atas kemampuan perusahaan Sedangkan definisi saham menurut memperoleh pendapatan dari waktu ke Undang-undang No. 8 tahun 1995 tentang waktu, besarnya resiko atas kelangsungan pasar modal, saham merupakan surat pendapatan dan sekumpulan faktor-faktor berharga sebagai bukti pemilikan individu sedangkan menurut H. M Jogiyanto /institusi dalam suatu perusahaan . , adalah: AuHarga saham yang dipegang perorangan/lembaga pada suatu terjadi dipasar bursa pada saat tertentu Seseorang yang membeli yang ditentukan oleh pelaku pasar dan saham suatu perusahaan maka ia akan menjadi pemilik dan disebut pemegang penawaran saham yang bersangkutan dipasar modal. Husnan . saham merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahaan disimpulkan saham adalah surat kepemilikan modal dalam suatu perusahaan yang dapat diperjualbelikan di pasar modal. Jadi dapat disimpulkan saham adalah Jadi dapat disimpulkan bahwa harga saham adalah penentuan perdagangan di pasar modal yang dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran dari banyak entitas yang berkepentingan di dalamnya seperti perusahaan maupun pemegang surat berharga yang berfungsi untuk Dalam diperdagangkan oleh suatu perusahaan di pasar modal. Menurut Agus Sartono . Fakhrurozie . mengatakan bahwa kebangkrutan sebagai harga saham terbentuk dipasar modal dan beberapa arti, yaitu : ditentukan oleh beberapa faktor seperti laba per lembar saham atau earning per share, rasio laba terhadap harga per Kegagalan . comonic Berarti lembar saham atau price earning ratio, tingkat bunga bebas resiko yang diukur Ini berarti tingkat labanya lebih JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 67 Ae 82 Volume 1. Nomor 1. April 2016 kecil daripada biaya modal atau nilai potensi kebangkrutan. Financial distress sekarang dari arus kas perusahaan lebih merupakan kondisi dimana keuangan kecil dari kewajiban. Kegagalan terjadi perusahaan dalam keadaan tidak sehat bila arus kas sebenarnya dari perusahaan atau krisis. Financial distress terjadi tersebut jatuh di bawah arus kas yang sendiri biasanya diartikan sebagai suatu Kegagalan . inancial distres. Pengertian financial distressed mempunyai makna kesulitan dana, baik dana dalam pengertian kas atau dalam pengertian modal kerja. Sebagian asset liability management sangat berperan dalam pengaturan untuk menjaga agar Kebangkrutan akan cepat terjadi pada perusahaan yang berada di negara yang sedang mengalami kesulitan ekonomi, karena kesulitan ekonomi akan memicu semakin cepatnya kebangkrutan perusahaan yang mungkin awalnya sudah kurang sehat semakin memburuk dan Kebangkrutan keadaan atau situasi dimana perusa- haan gagal atau tidak mampu lagi memenuhi kewajiban-kewajiban debitur karena perusahaan ketidakcukupan dana untuk menjalankan tujuan ekonomi yang ingin dicapai oleh perusahaan dapat dicapai yaitu profit, mengembalikan pinjaman, bisa membiayai operasi perusahaan dan kewajiban kewajiban yang harus dipenuhi bisa ditutup dengan laba atau aktiva yang Model financial distress perlu untuk dikembangkan, karena dengan mengetahui kondisi financial distress Salah perusahaan sejak dini diharapkan dapat analisis terhadap laporan keuangan dari sebuah perusahaan adalah kegunaannya mengantisipasi yang mengarah kepada kelangsungan hidup perusahaan. Prediksi tindakan-tindakan Z-Score ditentukan dari hitungan standar kali perusahaan sangat penting bagi mana- nisbah-nisbah keuangan yang menunjuk- jemen dan pemilik perusahaan untuk kan tingkat kemungkinan kebangkrutan Formula Z-Score JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 67 Ae 82 Volume 1. Nomor 1. April 2016 memprediksi kebangkrutan dari Altman merupakan hal mutlak bagi perusahaan merupakan sebuah multivariate formula yang go public. Melalui laporan keuangan dapat kesehatan finansial dari sebuah perusa- dilihat kinerja keuangan perusahaan yang Altman menemukan lima jenis rasio meliputi posisi keuangan dan hasil-hasil keuangan yang dapat dikombinasikan yang telah dicapai oleh perusahaan yang untuk melihat perbedaan antara perusa- Laporan keuangan bisa haan yang bangkrut dan yang tidak dipakai untuk memprediksi kebangkrutan Formula Altman Z-score adalah perusahaan dengan menggunakan rasio sebagai berikut: (Weston & Copeland, 2010:. Keuangan suatu perusahaan dapat tanda-tanda dilihat dari data data yang disajikan kebangkrutan, semakin baik bagi pihak dalam laporan keuangan. tetapi,data data manajemen karena pihak manajemen bisa tersebut tidak serta merta dapat dibaca melakukan perbaikan-perbaikan. Pihak begitu saja,melainkan harus dibandingkan kreditur dan pihak pemegang saham bisa ke dalam rasio rasio keuangan yang melakukan persiapan untuk mengatasi barulah kemudian dapat dibaca apakah berbagai kemungkinan yang buruk. kinerja membaik, memburuk atau apakah Semakin perusahaan sedang dalam keadaan baik pendek maupun jangka panjang memikir- atau berpotensi mengalami kebangkrutan. Setiap Formula kan faktor faktor penentu keberhasilan Z-Score dalam melakukan investasi. salah satunya memprediksi kebangkrutan dari Altman harga saham. harga saham adalah harga merupakan sebuah multi- variate Formula saham dibursa saham pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar dan kesehatan finansial dari sebuah perusa- oleh permintaan dan penawaran saham yang bersangkutan di pasar modal. Altman menemukan lima jenis Tanda-tanda kebangkrutan dalam rasio keuangan yang dapat dikombi- hal ini dilihat dengan menggunakan data- nasikan untuk melihat perbedaan antara data akuntansi. Bagi setiap perusahaan perusahaan yang bangkrut dan yang tidak penyusunan laporan keuangan merupakan hal penting, laporan keuangan sendiri JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 67 Ae 82 Volume 1. Nomor 1. April 2016 Secara sistematis kerangka pemi- dalam pengambilan keputusan untuk mengambil sebuah kesimpulan. digambarkan seperti bagan di bawah ini: Populasi adalah sekumpulan objek yang memiliki kesamaan karakteristik dan ciri-ciri dalam satu atau beberapa hal dan membentuk masalah pokok dalam Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan Pada penelitian ini analisis regresi hubungan variable independen . ingkat manufaktur sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009 Sampel adalah sebagian dari populasi Berdasarkan yang karakteristiknya hendak diselidiki landasan teori dan kerangka berfikir . umlahnya sebagai berikut: H1: Teknik Tingkat pengambilan sampel yang digunakan Altman dalam penelitian ini yaitu dengan metode tingkat harga saham pada perusa- purposive sampling, yaitu sampel dipilih haan Manufaktur sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek dengan kriteria sampel yang ditentukan Indonesia. agar diperoleh sampel yang representatif. Kriteria tersebut adalah: Perusahaan Metode Penelitian farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Jenis dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder dari obyek penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis dengan membandingkan teori-teori yang ada Indonesia tahun 2009-2013. Perusahaan-perusahaan tersebut telah menyampaikan laporan keuangannya secara rutin dan mempunyai data keuangan yang lengkap sesuai yang dibutuhkan dalam penelitian ini. sehingga memperoleh metode yang baik JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 67 Ae 82 Memiliki komponen-komponen indi- Volume 1. Nomor 1. April 2016 Z-Score = 0,717X1 0,847X2 kator perhitungan yang dibutuhkan 3,107X3 0,420X4 0,998X5 dalam penelitian ini Dimana : Sumber data penelitian ini adalah data X1 = Working Capital to Total Asset / Data sekunder adalah data yang diperoleh dari pihak kedua yaitu dari PT. X2 = Retained Earnings to Total Assets / Bursa Efek Indonesia. Analisis data merupakan langkah yang sangat penting dalam penelitian. X3 = Earnings Before Interest and terutama apabila penelitian tersebut Taxes to Total Assets / bermaksud untuk mengambil kesimpulan dari masalah yang diteliti. Untuk menganalisis data diperlukan suatu cara atau metode analisis data. Metode X4 = Market Value of Equity to Book analisis data digunakan untuk mengana- Value of Debt / lisis data hasil penelitian agar dapat diinterpretasikan sehingga laporan yang dihasilkan mudah dipahami. Adapun Dengan klasifikasi skor Z>2,99 diklasi- analisis yang diajukan adalah sebagai fikasikan sebagai perusahaan sehat, sedangkan perusahaan yang mempunyai skor Z<1,81 diklasifikasikan sebagai Analisis Deskriptif X5 = Sales to Total Assets / Analisis deskriptif yaitu metode yang perusahaan potensial bangkrut. Selanjut- bertujuan untuk melihat sejauh mana nya skor antara 1,81 sampai 2,99 variabel yang diteliti telah sesuai dengan pada grey area atau daerah kelabu. Analisis ini digunakan untuk mendes- Analisis Statistik kripsikan hasil penelitian data dari Analisis Regresi variabel yang diteliti. Analisis Regresi Linier Sederhana untuk Dalam penelitian ini menggunakan menunjukkan hubungan antara variabel model analisis sebagai berikut: terikat (Y) dengan variabel bebas (X) Analisis Z-Score Altman. yaitu menggunakan persamaan regresi sederhana yaitu: JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 67 Ae 82 Y= a bX menguji pengaruh variabel bebas terha- Keterangan: Y= Tingkat Harga Saham (Variabel terpisah/parsial serta penerimaan atau Depende. penolakan hipotesis. Dengan bantuan a = Konstanta software SPSS versi 20. b = Koefisien Variabel Independen Volume 1. Nomor 1. April 2016 Dua X= Nilai Z-Score (Variabel Independe. diartikan sebagai sebuah sampel dengan (Algifari, 2000:. subyek yang sama namun mengalami dua Koefisien Determinasi perlakuan atau pengukuran yang berbeda. Dalam uji regresi dianalisis pula besarnya Prosedur yang harus dilakukan adalah: koefisien determinasi (RA). Koefisien Untuk determinasi (RA) ini digunakan untuk mengukur dan mengetahui persentase . %). Dasar pengambilan keputusan: pengaruh variabel independen terhadap Jika probabilitas > 0,05 maka Ho perubahan variabel dependen. Jika nilai Jika probabilitas < 0,05 RA mendekati 1 maka dapat dikatakan maka Ho ditolak. semakin kuat kemampuan variabel bebas Untuk menguji kesamaan dua rata- dalam model regresi tersebut dalam rata uji dua pihak menggunakan menerangkan variasi variabel terikatnya. Sebaliknya jika RA mendekati 0 maka Oo (Algifari, 2. S2 = Pengujian Hipotesis Hipotesis penelitian ini yaitu secara signifikan terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur sektor farmasi yang terdaftar Dimana : I = rata-rata dari kelompok pertama I = rata-rata dari kelompok kedua = kuadrat standar deviasi atau varian kelompok pertama di Bursa Efek Indonesia. Uji t atau uji Parsial Pengujian ini dilakukan untuk JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 67 Ae 82 = kuadrat standar deviasi atau varian Volume 1. Nomor 1. April 2016 X2 = Laba yang ditahan terhadap total harta . etained earnings to total asset. kelompok kedua X3 = Pendapatan sebelum pajak dan = jumlah kasus pada kelompok bunga terhadap total harta . arnings = jumlah kasus pada kelompok kedua before interest and taxes to total asset. X4 = Nilai pasar ekuitas terhadap nilai buku dari hutang . arket value equity to Hasil Penelitian Dan Pembahasan book value of total deb. Dalam hasil dan pembahasan ini,peneliti X5 = Penjualan terhadap total harta . ales to total asset. Dalam model tersebut perusahaan perhitungan Altman Z-score terhadap harga saham. Z-score merupakan alat dalam memprediksi kebangkrutan dengan cara memperhitungkan dan menggabungkan rasio-rasio tertentu di suatu perusahaan dalam suatu menghasilkan skor tertentu yang akan Sehingga, dalam perhitungan tersebut terkandung unsur rasio keuangan guna menjadi rumus untuk mengetahui nilai Z-score. 2,99 diklasifikasikan sebagai perusahaan sehat, sedangkan perusahaan yang mempunyai skor Z < 1,81 diklasifikasikan sebagai antara 1,81 sampai 2,99 diklasifikasikan sebagai perusahaan pada grey area atau kategori kritis. Hasil perhitungan kelima rasio masing masing sesuai dengan ketentuan Z-score maka akan diperoleh hasil Zscore untuk masing-masing perusahan Altman Z-Score menggunakan rumus sebagai berikut: pada tahun 2009-2013 adalah sebagai Z-Score = 0,717 X1 0,847 X2 3,107 X3 0,420 X4 0,998 X5 Keterangan: X1 = Modal kerja terhadap total harta . orking capital to total asset. JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 67 Ae 82 Volume 1. Nomor 1. April 2016 Tabel 1. Perhitungan Nilai Altman Z-Score Perusahaan Manufaktur Sektor Farmasi Tahun 2009-2013 Perusahaan DVLA INAF KAEF KLBF PYFA TSPC Tahun 0,717 X1 0,519 0,556 0,601 0,591 0,587 0,281 0,283 0,222 0,343 0,137 0,326 0,404 0,448 0,466 0,431 0,482 0,553 0,527 0,483 0,429 0,238 0,312 0,312 0,296 0,150 0,513 0,518 0,488 0,496 0,489 0,847 X2 3,107 X3 0,420 X4 0,998 X5 ZSCORE Sumber : data sekunder yang diolah penulis X1 : Dari hasil perhitungan modal kerja mampu menghasil- kan laba ditahan lebih terhadap total asset yang dimiliki masing- besar dari Rp. terutama PT Indofarma masing perusahaan, maka dapat dikatakan (Perser. Tbk yang memiliki nilai rasio bahwa PT Darya Varis Laboratoria Tbk, laba ditahan terhadap total aset negatif di PT Kimia Farma (Perser. Tbk dan PT tahun 2009 dan tahun 2010. Tempo Scan Pasific Tbk cenderung stabil X3 : Dapat dilihat bahwa untuk setiap Rp. dalam melakukan kapitalisasi pada asset 1000 aktiva, belum ada yang dapat meng- hasilkan laba sebelum bunga dan pajak X2 : Perhitungan laba ditahan terhadap lebih besar dari Rp. Bahkan di tahun total asset yang dimiliki masing-masing perusa- haan, belum ada yang mampu menghasilkan laba ditahan seperti yang dirancanakan bernilai negatif. Ini dapat dilihat bahwa untuk X4 : Perkembangan dari nilai harga pasar setiap Rp. 1000 aktiva, belum ada yang saham dengan total utang yang dimiliki Indofarma (Perser. Tbk JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 63 Ae 72 Laboratoria Tbk. Volume 1. Nomor 1. April 2016 Darya Varia Kimia Farma penjualan lebih besar dari Rp. 1000 untuk (Perser. Tbk,PT Kalbe Farma Tbk dan PT Tempo Scan Rp. Pasific Tbk tahunnya,bahkan tahun 2013 PT Indofarma Indofarma (Perser. Tbk,PT Kimia Farma (Perser. (Perser. Tbk dan PT Pyridam Farma Tbk Tbk,PT Kalbe Farma Tbk,PT Pyiridiam mengalami keadaan yang stabil. Farma Tbk dan PT Tempo Scan Pasific Tbk Dalam tergolong sudah cukup baik karena 4 dari 6 memiliki nilai rasio sales to total assets melebihi 1,00. Tabel 2. Prediksi Kebangkrutan Perusahaan Manufaktur Sektor Farmasi Tahun 2009-2013 Nama Perusahaan PT. Darya Varia Laboratoria Tbk Sehat Sehat Sehat Sehat Sehat PT. Indofarma (Perser. Tbk Kritis Kritis Kritis Kritis Bangkrut PT. Kimia Farma (Perser. Tbk Kritis Sehat Sehat Sehat Sehat PT. Kalbe Farma Tbk Sehat Sehat Sehat Sehat Sehat PT. Pyiridam Farma Tbk Kritis Sehat Sehat Kritis Kritis PT. Tempo Scan Pasific Tbk Sehat Sehat Sehat Sehat Sehat PT Darya Vatia Laboratoria Tbk. Pyiridam Farma Tbk diprediksi mengalami PT Kalbe Farma Tbk, dan PT Tempo Scan potensi kebangkrutan di tahun 2009,2012 Pasific Tbk selama lima tahun berturut- Sedangkan PT Kimia Farma turut dinyatakan dalam keadaan sehat. (Perser. Tbk di prediksi mengalami Indofarma (Perser. Tbk dari tahun ke tahun menunjukkan potensi mengalami 2009,tetapi kemudian berhasil memperbaiki kinerjanya dan di akui sebagai perusahaan diprediksi mengalami kebangkrutan. sehat pada tahun 2010 - 2013. Tabel 3. Perhitungan Harga Saham Perusahaan Manufaktur Sektor Farmasi Tahun 2009-2013 Nama Perusahaan PT. Darya Varia Laboratoria Tbk PT. Indofarma (Perser. Tbk PT. Kimia Farma (Perser. Tbk PT. Kalbe Farma Tbk PT. Pyiridam Farma Tbk PT. Tempo Scan Pasific Tbk Sumber : data sekunder yang diolah penulis JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 63 Ae 82 Tabel 3 menunjukkan tingkat harga saham yang di hitung selama satu bulan Volume 1. Nomor 1. April 2016 a = intersept sebesar -123 artinya Nilai Z-Score bernilai 0, maka harga saham sebesar 123. Koefisien nilai Z-Score (X) sebesar 224, artinya apabila nilai Zscore satuan, maka harga mengalami kenaikan sebesar 224. sebelum dan satu bulan sesudah laporan Uji t untuk menguji signifikansi keuangan disajikan dan dilaporkan serta konstanta dari variabel dependen. Dari Tabel 5. 16 tersebut diperoleh t hitung Tabel 4 Hasil uji statistik Non-Parametrik Kolmogoro-Smirnov Berdasarkan hasil penggujian normalitas 5,58 dengan tingkat signifikansi t 2 = 28 sehingga diperoleh t Tabel Non-parametrik Kolmogoro-Smirnov pada Tabel 4 nampak bahwa variabel harga saham 0,085 dengan probabilitas signifikansi 0,458 sedangkan Tabel () = 5% dan dengan df . erajat kebebasa. = jumlah data Ae 2 atau 30Ae 2,048. Tabel 6. Koefisien Determinasi Model Altman nilai_Zscore 1,027 dengan probabilitas 0,242 berdistribusi normal. Tabel 5. Hasil Perhitungan Regresi Linear Sederhana Dalam uji regresi dianalisis pula besarnya koefesien determinasi (RA) keseluruhan. mengetahui persentase pengaruh variabel independen terhadap perubahan variabel Dari Tabel diatas menunjukkan persamaan regresi sebagai berikut : Y = -123 224 ZScore Jika RA mendekati 1 maka dapat dikatakan semakin kuat kemam- puan JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 63 Ae 82 Volume 1. Nomor 1. April 2016 variabel terikatnya. Dari Tabel 6 di atas. Secara teoritis penelitian ini telah hasil uji regresi Altman diperoleh nilai memperkuat sekaligus merupakan ruang koefisien determinasi (R Squar. sebesar lingkup penggunaan metode Altman 0,527 atau 52%. dalam memprediksi kebangkrutan, karena Hasil ini berarti bahwa harga dari hasil penelitian terbukti bahwa saham dapat dipengaruhi oleh nilai Z- Score Altman Altman variabel yang dapat mempengaruhi harga kemungkinan terjadinya kebangkrutan saham selain variabel nilai Z-Score, seperti kebijakan moneter dan fiskal, perkem- bangan sektor manufaktur, faktor ekonomi, politik, keamanan dan sebagai- nya. Saran Berdasarkan simpulan di atas saran Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian diatas maka dapat di ambil kesimpulan sebagai Dari sebagai berikut: Penelitian ini dapat dijadikan bahan referensi dalam menentukan prediksi Altman Z-Score pada tahun 2009 sampai metode Altman Z-Score di tahun- tahun 2013 diperoleh nilai Z-Score yang tahun kedepan, apakah masih konsis- berada diatas nilai cut off Z-Score ten dengan keadaan sekarang atau sehingga dengan demikian, sebagian besar tidak dan apakah metode ini bisa perusahaan manufaktur sektor farmasi di dijadikan sistem alternatif Bursa pengambilan keputu- san bagi pihak Efek Indonesia kategori perusahaan yang sehat. Hasil perusahaan dan pemangku kepenkoefisien determinasi (R Squar. menunjukkan hasil yang berarti bahwa harga saham dapat Untuk dapat mendapat kontribusi yang dipengaruhi oleh nilai Z-Score namun lebih besar bagi peneliti selan- jutnya, mempengaruhi harga saham selain variabel penelitian dan membandingkan dua nilai Z-Score. atau lebih kondisi ekonomi yang JEA17 JURNAL EKONOMI AKUNTANSI. Hal 63 Ae 82 berbeda dan lebih banyak perusahaan sehingga dapat diketahui seberapa variable dependen dengan lebih jelas. Perlu adanya penambahan variabelvariabel independen penelitian yang Hal ini perlu dilakukan melihat hasil dari regresi dimana adjusted R square mengindikasikan bahwa masih banyak variabel independen lain yang mempengaruhi return saham seperti struktur permodalan, struktur hutang, tingkat laba yang di capai, kebijakan moneter dan fiskal, perkembangan sektor manufaktur, faktor ekonomi dan sebagainya. Daftar Pustaka