Perancangan Peralatan Listrik Dengan Voice Control Menggunakan Switch Relay Dan Arduino Design of Electrical Equipment with Voice Control Using Relay Switches and Arduino Okto Kurnia. Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi. Fakultas Tenologi Informasi dan Aktuaria. Universitas Mitra Bangsa Jl. Teratai 5. Taman Tridaya Indah 2. Bakasi. Prov. Jawa Barat 17510 Riwayat: Copyright A2023. JITU. Submitted: 25 Februari 2025. Revised: 21 Maret 2025. Accepted: 29 Maret 2025. Published: 30 Maret 2025 DOI: https://doi. org/10. 32938/jitu. Abstract - The work environment has a huge impact on employee satisfaction, productivity, and development. Creating comfortable conditions for employees through a work environment based on smart technology is The concept of controlling electrical equipment based on voice commands makes it easier for employees to control electrical systems. Allows employees to control electronic devices just by using voice commands without having to move around to turn on or turn off electronic equipment. The main goal of voice command technology is to create a technique and system for entering voice commands into machines, so that machines can understand what humans say and obey what they command. This research will utilize voice recognition technology to control electrical equipment connected to Arduino so that it can be tested for the strength of voice commands to control electronic devices. Keywords - Electrical equipment. Voice Commands. Arduino. Designing. Relay Switches Abstrak - Lingkungan kerja memiliki dampak besar pada kepuasan karyawan, produktivitas, dan Menciptakan kondisi nyaman untuk karyawan melalui lingkungan kerja berdasarkan teknologi pintar diperlukan. Konsep pengontrol peralatan listrik berbasis perintah suara memudahkan karyawan dalam kendali sistem listrik. Memungkinkan karyawan mengendalikan perangkat elektronik hanya dengan menggunakan perintah suara tanpa perlu bergerak berpindah tempat untuk menyalakan atau mematikan suatu peralatan elektronik. Tujuan utama dari teknologi perintah suara adalah menciptakan sebuah teknik dan sistem untuk memasukan perintah suara kedalam mesin, agar mesin dapat mengerti apa yang manusia ucapkan dan mematuhi apa yang diperintahkannya. Penelitian ini akan memanfaatkan teknologi pengenalan suara untuk mengendalikan perangkat peralatan listrik yang Okto Kurnia Email: okto. kurnia81@gmail. terhubung dengan Arduino sehingga bisa dilakukan mengendalikan perangkat elektronik. Kata kunci - Peralatan listrik. Perintah Suara. Arduino. Perancangan. Switch Relay. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi saat ini mendorong manusia untuk terus berpikir kreatif, tidak hanya menggali penemuan-penemuan baru, tapi juga memaksimalkan kinerja teknologi yang ada untuk meringankan kerja manusia dalam kehidupan sehari-hari . seperti pengendalian lampu rumah atau perangkat listrik serta elektronik lainnya. Oleh karena itu, apabila peralatan elektronik atau listrik dalam suatu rumah dikendalikan tanpa harus menyalakan saklar di dalam rumah maka peran mikrokontroler, smartphone android, serta suara pun bisa digunakan untuk dapat mengendalikan peralatan listrik tersebut . Pemanfaatan smartphone android sebagai alat komunikasi dan telepon cerdas telah banyak mengalami perkembangan saat ini . , seperti sebagai alat pengendalian elektronika yang dipadukan dengan komponen mikrokontroler dan memanfaatkan fasilitas suara pada aplikasi arduino yang ada pada smartphone android . II. METODE PENELITIAN Metode Pengembangan Perangkat Lunak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan metode observasi. Metode kuantitatif dilakukan untuk pengambilan sample untuk memecahkan persoalan yang dihadapi di PT. Telkom Property. Dengan melihat perbandingan, mengetahui hubungan, dan melihat kecendrungan. Untuk pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, dilakukan tahap observasi dan wawancara. Observasi merupakan metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung atau peninjauan secara JOURNAL OF INFORMATION AND TECHNOLOGY UNIMOR (JITU) cermat dan langsung di lapangan atau lokasi penelitian . Observasi di Pt. Telkom Property dilakukan dengan mengamati langsung kondisi yang telah berjalan saat ini. Selain itu, untuk pengumpulan data dilakukan juga metode wawancara, yang merupakan sebuah tahap pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan langsung oleh pewawancara kepada responden, dan jawaban-jawaban responden dicatat atau direkam dengan alat perekam. Wawancara dilakukan langsung untuk memperoleh keterangan dalam penelitian ini. Data yang didapat berdasarkan metode observasi metode prototyping. Prototyping perangkat lunak . oftware prototypin. atau siklus hidup menggunakan protoyping . ife cycle using prototypin. adalah salah satu metode siklus hidup sistem yang didasarkan pada konsep model bekerja . orking mode. Tujuannya adalah mengembangkan model menjadi sistem final. Artinya sistem akandikembangkan lebih cepat dari pada metode tradisional dan biayanya menjadi lebih rendah. Ada banyak cara untuk memprotyping . , begitu pula dengan Ciri khas dari metodologi ini adalah pengembang sistem . ystem develope. , klien, dan pengguna dapat melihat dan melakukan eksperimen dengan bagian dari sistem komputer dari sejak awal proses pengembangan . Gambar 1. Metode Prototyping Tahapan-tahapan dalam Prototyping adalah sebagai Pengumpulan kebutuhan Pelanggan dan pengembang bersama-sama mendefinisikan format seluruh perangkat lunak, mengidentifikasikan semua kebutuhan, dan garis besar sistem yang akan dibuat. Membangun prototyping Membangun prototyping dengan membuat perancangan sementara yang berfokus pada penyajian kepada pelanggan . isalnya dengan membuat input dan format Evaluasi protoptyping Evaluasi ini dilakukan oleh pelanggan apakah prototyping yang sudah dibangun sudah sesuai dengan keinginan pelanggan. Jika sudah sesuai maka langkah 4 akan diambil. Jika tidak prototyping direvisi dengan mengulangi langkah 1, 2 , dan 3. Mengkodekan sistem Dalam tahap ini prototyping yang sudah di sepakati diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman yang Menguji sistem Setelah sistem sudah menjadi suatu perangkat lunak yang siap pakai, harus di uji dahulu sebelum digunakan. Pengujian ini dilakukan dengan White Box. Black Box. Basis Path, pengujian arsitektur dan lain-lain . Evaluasi Sistem Pelanggan mengevaluasi apakah sistem yang sudah jadi sudah sesuai dengan yang diharapkan . Jika ya, langkah 7 dilakukan. jika tidak, ulangi langkah 4 dan Menggunakan system Perangkat lunak yang telah diuji dan diterima pelanggan siap untuk digunakan. Prototype dikenal dengan sebuah tipe yang asli, bentuk, atau contoh dari sesuatu yang dipakai sebagai contoh yang khas, dasar, atau standar untuk hal-hal lain dari kategori yang sama. Kata ini berasal dari Yunani . Aubentuk primitifAy. Aunetral . ,Ay asli, primitif, dari . AupertamaAy dan . AukesanAy i. HASIL DAN PEMBAHASAN ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN Uraian Prosedur. Dari prosedur sistem yang berjalan diatas tersebut, maka bisa dilakukan analisa sistem terhadap use case dan activity yang akan dibuat, yaitu Perancangan Pengendalian Peralatan Listrik dengan Sistem Voice Control menggunakan Switch Relay dan Arduino. Dalam perancangan ini, dibangun suatu proses yang menyerupai dan memberikan suatu solusi terhadap sistem yang sedang berjalan. Alat ini dilengkapi komponen seperti: mikrokontroler. Bluetooth HC 06. Relay. Projectboard. Dan komponen pelengkap lain seperti: LED indikator, resistor, adaptor, relay, arduino uno, dan software IDE. Kesimpulan Hasil Analisis Kemampuan listrikmenggunakan control arduino dan dengan relay serta voice control menggunakan smartphone android dengan komunikasi data menggunakan bluetooth hc 06dalam penelitian ini berjalan dengan baik, aplikasi dapat digunakan di platform smartphone yang mempunyai sistem operasi android. Dalam pengontrolan dapat menggunakan instruksi perintah suara yang disampaikan melalui Dari hasil pengujian jarak, kondisi tempat, dan spesifikasi perangkat bluetooth yang digunakan sangat berpengaruh untuk terjadinya proses komunikasi data dengan baik . Pengujian program ini bertujuan untuk menghubungkan fungsi-fungsi dari program aplikasi ini secara nirkabel pada perangkat keras yang di gunakan dan mengecek fungsi dari aplikasi apakah sudah terhubung dengan baik atau tidak. Dalam pembuatan sistem aplikasi pengendali ini ditemukan banyak hal yang dapat dikembangkan. Sinkronisasi komunikasi data merupakan persoalan tersendiri dari pemrograman sistem ini serta kemampuan membaca data dari komunikasi serial port perangkat wireless dengan mikrokontroler dan perangkat driver. JOURNAL OF INFORMATION AND TECHNOLOGY UNIMOR (JITU) Rencana Pengujian Pengujian software dalam penelitian ini dilaksanakan oleh pihak user atau pengguna, sedangkan untuk metode pengujian yang digunakan adalah pengujian simulasi. Kendali lampu tanpa penghalang dan ada penghalang dengan jarak 1-15 meter. Tabel 1. Rencana Pengujian Sistem OUT PUT Pin 3 Pengujian kali ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dari Arduino dalam memproses perintah yang masuk dari Android dengan jarak control yang berbedaAebeda Tabel 3. output Pin Arduino INPUT FUNGSI KET Pemberi perintah ke Arduino Jembatan data antara Arduino dan Android Berfungsi penerima sinyal frekuensi dari ditektor suara FUNGSI KET Android Device Voice Lampu Lt. Menyala Pin Arduino yang terhubung dengan Bluetooth Pin 0, 1 Data Bridge Pin Arduino yang terhubung dengan Pin Arduino yang terhubung dengan Pin Arduino yang terhubung dengan Komputer PIN 8 Input Detektor Suara Pin 4 Menyala Pin 5 Pin 6 Lampu Lt. Menyala Komputer Menyala Pengujian Input dan Output Sistem Perkembangan Pengujian system ini memiliki tujuan untuk menguji kinerja serta hubungan antara perangkat keras dengan perangkat lunak sebagai program aplikasi Dengan pengujian ini dapat diketahui apakah alat dan aplikasi yang telah dirancang dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan atau tidak. Cara pengujian ini dilakukan dalam pengujian perangkat keras dan perangkat lunak Dari pengujian yang dilakukan dapat dilihat performa dari Arduino dalam menerima perintah serta mengirimkan feedback ke Android menggunakan Waktu yang diperlukan oleh arduino untuk mengeksekusi perintah yang diterima berkisar antara 1 sampai 15 detik. Kecepatan tanggap dari Arduino dipengaruhi oleh jarak serta halangan dan kekuatan sinyal daribluetooth yang digunakan, semakin baik kualitas dari bluetooth maka semakin jauh jarak koneksiuntuk melakukan pengiriman pengiriman ke Arduino. Tabel 4. Hasil pengujian dan waktu yang dapat diterima mikrokontroler. Tabel 2. Input Pin Arduino Sistem Pengujian Koneksi Pengujian Konek Kendaliperalatan 1, peralatan 2, peralatan 3, peralatan 4. Kendali peralatan,1 , 2 ,peralatan. 3 ,peralatan. Kendali lampu tanpa penghalang dan ada penghalang dengan jarak 1-15 meter Peralatan On Ae Off Jangkauan Bluetooth Jenis Pengujian Simulasi Simulasi Simulasi Simulasi Pengujian Seluruh Kendali Perkembangan Pengujian system ini memiliki tujuan untuk menguji kinerja serta hubungan antara perangkat keras dengan perangkat lunak sebagai program aplikasisystem. Dengan pengujian ini dapat diketahui apakah alat dan aplikasi yang telah dirancang dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan atau tidak. Cara pengujian ini dilakukan dalam pengujian perangkat keras dan perangkat lunak. Percobaan JarakPengujian (Centi mete. 50 Cm . 100 Cm . 150 Cm . 200 Cm . 250 Cm . 400 Cm . 500 Cm . 600 Cm . 700 Cm . Waktukoneksi (Meni. PERANCANGAN SISTEM Implementasi dan Pengujian Pada tahap ini kita melakukan pengujian sesuai dengan sistem kerja alat mulai dari perintah suara hingga peralatan listrik di perintahkan menggunakan suara. Berikut ini merupakan hasil pengujian variasi perintah suara berdasarkan tingkat keberhasilan pemberian perintah suara dari perintah suara orang yang sama dan tingkat keberhasilan pemberian suara dari perintah suara orang yang berbeda. JOURNAL OF INFORMATION AND TECHNOLOGY UNIMOR (JITU) Gambar 5. Mikrokontroller dan Bluetooth yang Pengujian komponen - komponen dilakukan untuk mendapatkan data penelitian. Dalam pengujian komponen ini, maka mendapatkan hasil sebagai berikut: Microcontroller. Proses penginputan data pada Microcontroller Gambar 2. Diagram Use Case Perancangan Sistem Gambar 6. Koneksi Android dengan Bluetooth HC 06 Gambar 3. Diagram Activity sistem rancangan Rancangan Keluaran. Perancangan Pengontrolan Listrik Gambar 7. Tampilan Voice Control Gambar 8. Test Peralatan Listrik Gambar 4. Perancangan Keluaran Sistem Voice Pada perancangan sistemlistrik dengan aktivasi suara ini cara pengontrolannya ialah dengan Bluetooth pada Android boarduino yang tersambung ke rancangan alat pengontrolan listrik tersebut. Ketika tersambung oleh Bluetooth, peralatan listrik pun bisa langsung di kontrol oleh Android tersebut atau smartphone Gambar 9. Hasil Test Peralatan Listrik. JOURNAL OF INFORMATION AND TECHNOLOGY UNIMOR (JITU) Pengujian Variasi Perintah Suara Dari Perintah Suara Orang Yang Sama Dan Jarak Panggil. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk membandingkan tingkat keberhasilan perintahsuaradalam menerima perintah suara dan mengetahuiseberapa jauh jarak yang dibutuhkan alat untuk membaca speech yang telah diatur pada saat penyamplingan suara. Variasi dalam pemberian perintah ini pengucapan sesuai dengan perancangan. Tabel 7. Hasil pengujian alat dengan orang yang sama 3 Perintah Suara Jarak Panggil Percoba Berhasil Hidupkan Lampu Lantai 2 150 cm 200 cm Percoba Berhasil Tabel 5. Hasil pengujian alat dengan orang yang sama 1 Perintah Suara Jarak Panggil Percoba Berha Hidupkan Lampu Lantai 1 50 cm Perintah Suara 250 cm 500 cm Jarak Panggil 100 cm Matikan Lampu Lantai 2 100 cm 150 cm 200 cm 250 cm 500 cm 150 cm 200 cm 250 cm 500 cm Perintah Suara Jarak Panggil Percoba Berha Matikan 50 cm Lampu Lantai 1 100 cm 150 cm 200 cm 250 cm 500 cm Tabel 8. Hasil pengujian alat dengan orang yang sama 4 Hidupkan Jarak Panggil 50 cm Perco Berha Komputer 100 cm 150 cm 200 cm 250 cm 500 cm JarakPa 50 cm 100 cm 150 cm 200 cm 250 cm 500 cm Perco Berha Perintah Suara Perintah Suara Tabel 6. Hasil pengujian alat dengan orang yang sama 2 Perintah Suara Jarak Panggil Perco Berha Hidupkan AC 50 cm 100 cm 150 cm 200 cm 250 cm 500 cm Jarak Panggil Perco Berha 50 cm 100 cm 150 cm 200 cm 250 cm 500 cm Perintah Suara Matikan AC Matikan Komputer Tabel 9 Hasil pengujian alat dengan orang yang berbeda Perintah Suara Hidupkan Lampu Lantai 2 Jarak Panggil 50 cm Percobaan Berhasil 100 cm 150 cm 200 cm 250 cm 500 cm JOURNAL OF INFORMATION AND TECHNOLOGY UNIMOR (JITU) Perintah Suara Matikan LampuL JarakPa 50 cm Percob Berh 100 cm 150 cm 200 cm 250 cm 500 cm Perintah Suara Matikan Lampu Lantai 1 Tabel 10. Hasil pengujian alat dengan orang yang Perintah JarakPa Perco Berha Suara Hidup 50 cm kan AC 100 cm 10 x 150 cm 10 x 200 cm 10 x 250 cm 10 x 500 cm 10 x Perintah JarakPa Perco Berha Suara Matikan 50 cm 100 cm 10 x 150 cm 10 x 200 cm 10 x 250 cm 10 x 500 cm 10 x Analisa hasil pengujian : Berdasarkan tabel diatas merupakan hasil pengujian yang telah dilakukan dipengaruhi oleh sinyal yang diperintahkan dari android melalui HC 06, yang dalam setiap pemberian perintah harus sama dengan pengucapan intonasi pada saat suara disampling, jarak panggil yang minimal agar sinyal dapat mendeteksi perintah dan perintah yang memiliki kalimat yang lebih dari satu kata, biasanya terdapat perbedaan tone pengucapan sehingga mengakibatkan kegagalan dalam mengeksekusi perintah tersebut. Pengujian Variasi Perintah Suara Dari Perintah Suara Orang Yang Berbeda Dan Jarak Panggil Tabel 11. Hasil pengujian alat dengan orang yang Perintah Suara Hidup Lampu Lantai 1 Jarak Panggil Percobaan Berhasil gagal 50 cm 100 cm 150 cm 200 cm 250 cm 500 cm Jarak Panggil 50 cm Percobaan Berhasil gagal 100 cm 150 cm 200 cm 250 cm 500 cm Analisa hasil pengujian : Berdasarkan tabel diatas merupakan hasil pengujian yang telah dilakukan dalam setiap pemberian perintah harus sama dengan pengucapan intonasi pada saat suara disampling, jarak panggil yang minimal dapat mendeteksi perintah A 50 cm. Pada pengujian perintah suara orang yang berbeda kesalahan yang terjadi yaitu pengucapan yang berbeda dengan yang sudah ditentukan pada saat pengambilan sampling yang tersimpan didalam database dan perintah yang memiliki kalimat yang lebih dari satu kata, biasanya terdapat perbedaan tone pengucapan sehingga mengakibatkan kegagalan. IV. KESIMPULAN Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan pada sistem ini didapati beberapa kesimpulan, yaitu : Dengan memanfaatkan smartphone android sistem ini berhasil mengendalikan perangkat peralatan kelistrikan melalui koneksi jaringan wifi. Kondisi sinyal pada Bluetooth hc 06 mempengaruhi komunikasi transfer data pada apilikasi pengendali yang dibuat. Jarak jangkauan sinyal Bluetooth tergantung pada spesifikasi dari perangkat wifi dari pengirim atau penerima data. Dengan memanfaatkan teknologi pada perangkat Bluetooth hc 06 dan mikrokontrolerarduino uno, hasil penelitian ini didapat bahwa perangkat ini dapat digunakan untuk mengontrol, mengaktifkan dan menonaktifkan perangkat peralatan kelistrikan. Dalam proses perancangan kendali peralatan listrik dengan mikrokontroler arduino ini dapat bekerja sesuai perintah suara yang disampaikan. Input pada data base harus sesuai dengan input dari android. Koneksi mikrokontroler arduino Uno dapat bekerja dengan baik, setiap perintah yang diberikan masih dapat terdeteksi dan terbaca oleh mikrokontroler. Pada pengujian dapat diambail kesimpulan bahwa setiap pemberian perintah harus sama dengan pengucapan intonasi pada saat suara disampling, jarak panggil yang minimal yang dapat mendeteksi perintah A 50 cm dan tingkat keberhasilan variasi pemberian perintah suara orang yang sama sebesar 99 % dan orang yang berbeda sebesar 98 %. Kesalahan yang sering terjadi pada proses pengucapan perintah adalah perbedaan intonasi suara, saat pemberian perintah suara tidak sesuai dengan proses sampling suara. JOURNAL OF INFORMATION AND TECHNOLOGY UNIMOR (JITU) DAFTAR PUSTAKA