Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 1487-1494 ANALISIS EFISIENSI RANTAI PASOK CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L. ) KABUPATEN GOWA DI ERA PANDEMI COVID-19 EFFICIENCY ANALYSIS OF CAYENNE CHILI SUPPLY CHAIN AT GOWA REGENCY DURING THE COVID-19 PANDEMIC Kamilia Nur Yaumil Ali*1. Mahyuddin1. Letty Fudjaja2 Program Pascasarjana Agribisnis Universitas Hasanuddin. Makassar Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Hasanuddin. Makassar *Email: kamelali25@rocketmail. (Diterima 24-06-2022. Disetujui 21-07-2. ABSTRAK Pandemi covid 19 yang menghantam hampir semua sektor pertanian juga menghantam komoditas hortikultura, salah-satunya ialah cabai rawit di Kabupaten Gowa dimana poses distribusi cabai rawit kerap kali terhambat dikarenakan adanya kebijakan pembatasan kegiatan sosial dari Hal ini mengindikasikan adanya masalah sistem agribisnis cabai rawit di Kabupaten Gowa meskipun belum teridentifikasi Oleh sebab itu, penting untuk menganalisis efisiensi rantai pasok cabai rawit tersebut pada masa pandemi covid 19 di Kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis efisiensi pada setiap saluran rantai pasok cabai rawit Kabupaten Gowa di era pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan analisis marjin pemasaran dan analisis farmerAos share. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rantai pasok cabai rawit di Kabupaten Gowa selama masa pandemi covid-19 secara umum berjalan efisien dimana saluran yang paling efisien adalah saluran 1 dan saluran 2. Kata kunci: Cabai Rawit. Rantai Pasok. Efisiensi. Marjin Pemasaran. FarmerAos Share ABSTRACT The COVID-19 pandemic that hit almost all agricultural sectors also hit horticultural commodities, one of which was cayenne pepper in Gowa Regency where the process of distributing chili peppers was often hampered due to the government's policy of restricting social activities. This indicates that there is a problem with the cayenne pepper agribusiness system in Gowa Regency, although it has not been identified. Therefore, it is important to analyze the efficiency of the cayenne pepper supply chain during the COVID-19 pandemic in Gowa Regency. This study aims to analyze the efficiency of each channel of the cayenne pepper supply chain in Gowa Regency in the era of the covid-19 pandemic. This study uses marketing margin analysis and farmer's share analysis. The results of this study indicate that the cayenne pepper supply chain in Gowa Regency during the COVID-19 pandemic generally runs efficiently where the most efficient channels are channel 1 and Keywords: Cayyene Pepper. Supply Chain. Efficiency. Marketing Margins. FarmerAos Share PENDAHULUAN Cabai rawit (Capsicum frutescens digunakan sebagai salah satu bahan hortikultura yang banyak diproduksi di utama dari kuliner-kuliner khas tiap Indonesia. Cabai rawit banyak diminati daerah diIndonesia. Salah satu Kabupaten Indonesia ANALISIS EFISIENSI RANTAI PASOK CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L. KABUPATEN GOWA DI ERA PANDEMI COVID-19 Kamilia Nur Yaumil Ali. Mahyuddin. Letty Fudjaja di Provinsi Sulawesi Selatan yang cukup banyak membudidayakan cabai rawit informasi terkait, atau jalan penciptaan ialah Kabupaten Gowa. Walaupun nilai dari produsen dasar ke konsumen, produksi cabai rawit didaerah tersebut termasuk semua transportasi dan layanan terbilang cukup banyak, namun potensi logistik yang terhubung di dalamnya kerugian masih sangat mungkin terjadi (Andrews, 2. Pemasaran yang efisien apabila tanpa ada proses pemasaran diperlukan dalam suatu rantai pasok efisien dan efektif. sebab dapat memberikan kepuasan dan Pemasaran memiliki peranan yang keuntungan yang merata atau adil pada sangat penting untuk menghubungkan setiap lembaga pemasaran yang terlibat antara produsen dan konsumen. Dalam (Asmarantaka 2. arus pemasaran cabai rawit dari produsen Efisiensi pemasaran pada rantai kekonsumen terdapat berbagai lembaga pasok menjadi indikator penting dalam Lembaga pemasaran adalah memasarkan produk pertanian dengan Bagian yang diterima petani akan menjadi lebih tinggi, usaha tanaman produsen ke konsumen (Rachman, 2. Banyak sedikitnya lembaga pemasaran nilai tambah produk, serta pihak-pihak yang dilalui akan berpengaruh terhadap yang terlibat dalam kegiatan pemasaran harga yang diterima oleh produsen dan konsumen merasa puas. Sistem maupun harga yang harus dikeluarkan oleh konsumen. tujuan dari pelaku-pelaku rantai pasok Saluran yang terlibat, baik itu petani, lembaga pemasaran, konsumen, dan masyarakat berkaitan dalam suatu proses untuk Saluran Efisiensi pemasaran dapat dilihat dari marjin pemasaran dan farmerAos merupakan suatu jalur penyaluran produk Marjin pemasaran adalah selisih dari pemasok ke produsen hingga ke harga yang diterima oleh penjual dengan Rantai umum (Yusuf et al, 2. semua kegiatan yang terkait dengan arus Analisis farmerAos share merupakan cara dan transportasi barang hingga sampai agar dapat mengetahui besaran bagian Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 1487-1494 yang diterima oleh peternak dalam yaitu kurangnya informasi terkait kondisi persentase (Jumiati et al, 2. Pada rantai pasok cabai rawit pada masa analisis marjin pemasaran dan farmerAos pandemi covid 19 di kabupaten Gowa. Berdasarkan hal tersebut makan tujuan saluran pemasaran. Saluran pemasaran penelitian ini adalah untuk menganalisis yang memiliki nilai marjin pemasaran efisiensi dari tiap saluran rantai pasok paling kecil dan farmerAos share paling cabai rawit di Kabupaten Gowa di era besar merupakan saluran pemasaran yang pandemi covid-19. paling efisien, dan saluran pemasaran yang memiliki marjin pemasaran terbesar farmerAos Penelitian ini akan dilaksanakan pemasaran yang kurang efisien (Nuriati, pada bulan September 2021 di Kabupaten Semakin banyak pihak yang Gowa. Provinsi Sulawesi Selatan di Kecamatan Biringbulu. Pemilihan lokasi Marjin dilakukan secara purpossive . pemasaran rantai pasok merupakan hasil Lokasi ini dipilih dengan pertimbangan bahwa Kabupaten METODE PENELITIAN Gowa salah satu daerah sentra produksi cabai di pemasaran tersebut. Share atau bagian Provinsi yang akan diterima oleh produsen dapat Kecamatan Biringbulu memiliki produksi dilihat dengan mengetahui hubungan Cabai Rawit tertinggi diantara kecamatan pemasaran dan produksi. Bila produksi lain di Gowa. Jenis penelitian ini adalah produsen dari marjin tersebut akan semakin kecil. Gambaran Sulawesi Selatan random sampling. Teknik pengumpulan informasi mekanisme rantai pasok cabai rawit dapat mendukung perkembangan kuesioner dan wawancara dengan petani cabai rawit. Penelitian ini pemasaran komoditas cabai rawit bagi menggunakan analisis efisensi pemasaran para pelaku rantai pasok yang terlibat khususnya di masa pandemi covid 19 operasionala yang terdiri atas marjin seperti saat ini. Namun, terdapat kendala pemasaran dan farmerAos share : ANALISIS EFISIENSI RANTAI PASOK CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L. KABUPATEN GOWA DI ERA PANDEMI COVID-19 Kamilia Nur Yaumil Ali. Mahyuddin. Letty Fudjaja Analisis Margin Pemasaran Analisis bagian yang akan diperoleh petani atau produsen semakin rendah. FarmerAos share digunakan untuk melihat tingkat efisiensi dapat dirumuskan sebagai berikut : Fs=Pf/Pr y100 % Kabupaten Gowa. Keterangan: Perhitungan margin pemasaran dilakukan untuk mengetahui perbedaan harga per satuan di tingkat produsen atau konsumen : Harga di tingkat petani yang terjadi pada rantai pemasaran. : Harga di tingkat konsumen Marjin pemasaran merupakan selisih : Presentase yang diterima oleh Analisis marjin pemasaran dan harga yang dibayar diantara lembaga farmerAos Komponen marjin pemasaran pengukuran efisiensi pemasaran harus terdiri dari biaya-biaya yang diperlukan lembaga-lembaga fungsi-fungsi yang terjadi, biaya-biaya melakukan fungsi-fungsi pemasaran yang yang dikeluarkan dari tiap Lembaga disebut biaya pemasaran atau biaya rantai pasok yang terlibat. Biaya Pemasaran . lembaga pemasaran. Total marjin (MT) Biaya pemasaran adalah biaya adalah penjumlahan marjin pemasaran di yang dikeluarkan untuk memasarkan setiap lembaga-lembaga pemasaran yang konsumen dirumuskan sebagai berikut : Margin diperoleh dengan rumus sebagai berikut : Bp = Bp1 Bp2 . Bpn MT=(Pr-P. /Pr y100% Keterangan : Keterangan : Bp : Biaya pemasaran cabai (Rp/k. : Marjin pemasaran total Bp1. Bp2. Bpn : Biaya pemasaran tiap - tiap lembaga pemasaran cabai (Rp/k. : Harga di tingkat retail . ingkat konsumen akhi. Efisiensi Pemasaran : Harga di tingkat petani produsen Untuk pemasaran digunakan rumus : Analisis FarmerAos share FarmerAos Ep= (Biaya Pemasara. /(Nilai Produk yang Dipasarka. y100% Kriteria : semakin tinggi margin pemasaran, maka Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 1487-1494 0-33% = Efisien 34%-67% = Kurang Efisien Tabel 2. Analisis Margin pemasaran dan FarmerAos Share rantai pasok cabai rawit Kabupaten Gowa di era pandemi covid 19 68 % - 100 % = Tidak Efisien Saluran Persentase Marjin Pemasaran Pemasaran (%) i Sumber: Data Diolah . HASIL DAN PEMBAHASAN Proses pemasaran yang efisien memberikan share atau bagian yang merata untuk seluruh anggota rantai Farmer's Share (%) Berdasarkan Tabel 2 terlihat bahwa pasok atau lembaga pemasaran yang saluran pemasaran I dan II lebih efisien Saluran rantai pasok yang dibandingkan saluran pemasaran i. IV efisien merupakan saluran yang memiliki dan V. Hal ini dikarenakan saluran I dan marjin paling rendah dan farmerAos share II memiliki margin yang lebih rendah yang paling tinggi (Asmarantaka 2. yaitu 41,7% dan farmer share yang lebih Hasil penelitian . terlihat bahwa tinggi yaitu 58,3% dibandingkan dengan semua saluran rantai pasok cabai rawit di saluran pemasaran i, yang memiliki Kabupaten Gowa pada masa pandemi margin 62,2% dan farmer share 37,8, covid 19 tergolong efisien sesuai dengan saluran pemasaran IV, yang memiliki kriteria efisiensi yang dimana 0-33% margin 68,2% dan farmer share 31,8% tergolong efisien. serta saluran V, yang memiliki marjin Tabel 1. Analisis Efisiensi pemasaran rantai pasok cabai rawit Kabupaten Gowa di era 78,1% dan farmer share 21,9%. Hal pandemi covid 19 tersebut sesuai dengan Hanafie . Saluran Biaya Harga Pemasaran Pemasaran Jual Sumber: Data Diolah . Efisiensi Pemasaran 8,33 10,00 11,01 12,12 12,30 rendahnya margin pemasaran dipakai Semakin pemasaran maka semakin tidak efisien Adapun analisis margin pemasaran Semakin dan farmerAos share rantai pasok cabai tinggi margin pemasaran maka bagian rawit Kabupaten Gowa di era pandemi yang diterima petani produsen . armerAos covid 19 dapat dilihat pada Tabel 2. menjadi semakin kecil. ANALISIS EFISIENSI RANTAI PASOK CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L. KABUPATEN GOWA DI ERA PANDEMI COVID-19 Kamilia Nur Yaumil Ali. Mahyuddin. Letty Fudjaja Total marjin pemasaran saluran I paling banyak daripada saluran yang dan II lebih rendah disebabkan oleh cabai lainnya hal ini sesuai dengan pendapat rawit setelah dari petani dijual ke Januwiati et al . yang menyatakan pedagang pengumpul, dan pedagang pengumpul menjual langsung ke pasar dipengaruhi oleh panjang mata rantai Makassar. Lembaga pemasaran yang terkait tidak Semakin pendek mata rantai terlalu banyak sehingga menyebabkan pemasaran dan semakin kecil margin rantai pasok menjadi pendek, selain itu pemasaran, maka kegiatan pemasaran jarak pengiriman tidak semakin efisien. terlalu jauh Saluran sehingga biaya yang dikeluarkan juga dikatakan saluran yang memiliki kinerja tidak terlalu banyak dibanding dengan rantai pasok yang kurang efisien jika melihat dari marjin pemasaran dan farmer sharenya yang dimana marjin pemasaran paling tinggi yaitu 78,1 % dan farmer menggunakan analisis marjin pemasaran share yang paling rendah yaitu 21,9 %. pada saluran I dan II yang tujuan Meskipun saluran ini memiliki nilai pemasaranya ke pasar gowa dan pasar margin terbesar dan farmerAos share terendah namun saluran pemasaran ini dibandingkan saluran i. IV, dan V yang efisien bagi lembaga pemasaran yang tujuan pemasaranya ke Palopo. Mamuju, terkait dengan melihat fungsi-fungsi yang dan pedagang pengumpul luar provinsi hal ini sesuai dengan Januwiati et al tambah produk sehingga menghasil rasio . yang menyatakan bahwa semakin keuntungan terhadap biaya tertinggi yaitu pendek mata rantai sebesar 11,44. Hal ini didukung oleh Oleh i, (Makassa. pemasaran dan semakin kecil margin pemasaran, maka Ardillah kegiatan pemasaran semakin efisien. Saluran i dan IV kurang efisien Hasan pemasaran mempunyai tingkat efisiensi yang berbeda dimana efisiensi pemasaran dikarenakan saluran ini memiliki rantai tidak selalu dicerminkan dari margin pemasaran atau lembaga pemasaran yang Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 1487-1494 Maize Supply Chain For Senior High School in Kumasi. European Jurnal Of Logistics. Purchasing and Supply Chain Management, 3. : 1-17. Ardillah. Fajriyah & Hasan. Fuad. Saluran. Margin. Dan Efisiensi Pemasaran Bebek Pedaging Di Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. AGRISCIENCE, 1. Asmarantaka. Ratna Winandi. Pemasaran Agribisnis (Agrimarketin. Bogor Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB. Bogor. Elly Jumiati. Dwidjono Hadi Darwanto. Slamet Hartono dan Masyhuri. Analisis Saluran Pemasaran Dan Marjin Pemasaran Kelapa Dalam Di Daerah Perbatasan Kalimantan Timur. Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 12. Januwiata. Dunia. Indrayani. Luh. Analisis Saluran Pemasaran Usahatani Jeruk Di Desa Kerta Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar. Jurnal Pendidikan Ekonomi UNDIKSA, 4. : 1-12. Nuriati. NK. Analisis Efisiensi Saluran Pemasaran Ikan Tongkol Hasil Tangkapan Nelayan di Desa Seraya Timur Kecamatan Karangasem. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 10. : 512 522 Rachman. NM. Efisiensi Jaringan Distribusi Rantai Pasok Daging Sapi Di Kota Bogor. Tesis. Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Institut Pertanian Bogor. Yusuf RP. Dharma PSD & Ambarwati. Manajemen Pemasaran Sayur Organik (Studi Kasus Pada P4S pemasaran terendah dan farmerAos share KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan Kabupaten Gowa selama masa pandemi covid-19 secara umum berjalan efisien. Adapun saluran yang paling efisien adalah saluran 1 dan saluran 2. Saran