Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 8-17 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. Inovasi Digital dalam Manajemen Sekolah: Meningkatkan Kinerja Pendidikan di Era Teknologi Christo J. Masinambowa,1. Jeffry S. Lengkongb,2. Viktory N. Rottyc,3 a Universitas Negeri Manado. Kota Manado b Universitas Negeri Manado. Kota Manado c Universitas Negeri Manado. Kota Manado 1 Christojrmasinambow11@gmail. 2 jeffrylengkong@unima. 3Viktoryrotty@unima. INFO ARTIKEL Sejarah Artikel: Diterima: 19 Agustus 2024 Direvisi: 17 Oktober 2024 Disetujui: 15 Desember 2024 Tersedia Daring: 1 Januari 2025 Kata Kunci: Inovasi digital manajemen sekolah Pendidikan Teknologi Keywords: Digital innovation school management ABSTRAK Iovasi digital dalam manajemen sekolah menjadi aspek penting dalam meningkatkan kinerja pendidikan di era teknologi yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penerapan sistem manajemen berbasis digital dalam meningkatkan efisiensi operasional sekolah dan kualitas pendidikan. Masalah yang diteliti adalah bagaimana implementasi teknologi dapat memperbaiki berbagai aspek manajerial dalam pendidikan, termasuk pengelolaan administrasi, pembelajaran, serta komunikasi antara pendidik, siswa, dan orang tua. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif dan pengumpulan data berupa studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan inovasi digital dapat meningkatkan efisiensi administratif, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta meningkatkan kualitas pembelajaran melalui platform pembelajaran online yang interaktif. Namun, terdapat tantangan seperti kesenjangan akses teknologi dan kebutuhan pelatihan yang berkelanjutan bagi pendidik. Dengan demikan, inovasi digital memiliki potensi besar untuk meningkatkan kinerja pendidikan, tetapi memerlukan dukungan kebijakan, infrastruktur yang memadai, dan pelatihan untuk memaksimalkan manfaatnya. ABSTRACT Digital innovation in school management is an important aspect in improving educational performance in an era of continuously developing This research aims to explore the impact of implementing a digital-based management system in improving school operational efficiency and the quality of education. The problem studied is how the implementation of technology can improve various managerial aspects in education, including administrative management, learning, and communication between educators, students and parents. The research method used is qualitative research with descriptive analysis and data collection in the form of literature studies. The research results show that the use of digital innovation can increase administrative efficiency, speed up the decision-making process, and improve the quality of learning through interactive online learning platforms. However, there are challenges such as gaps in technology access and the need for ongoing training for educators. Thus, digital innovation has great potential to improve educational performance, but requires policy support, adequate infrastructure and training to maximize its benefits. Christo J. Masinambow et. al (Inovasi Digital dalam Manajemen SekolahA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 8-17 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. A2025. Christo J. Masinambow. Jefrry S. Lengkong. Viktory N. Rotty This is an open access article under CC BY-SA license Pendahuluan Pendidikan sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, agar kehidupan bangsa semakin mencerdaskan. Tujuan pendidikan adalah untuk memberi peserta didik kesempatan untuk menjadi orang yang bertaqwa, bermasyarakat, berakhlak mulia, sehat, berpengalaman, berbakat, kreatif, mandiri, dan demokratis (Warsah, 2. Kemajuan dan kesuksesan dalam masyarakat modern, terutama di era digital seperti saat ini, bergantung pada kualitas pendidikan yang baik. Cara kita hidup, bekerja, dan belajar telah sangat diubah selama era digital. Dalam era digital. Pengembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah hampir semua aspek kehidupan manusia dengan cepat, termasuk pendidikan. Hal ini memiliki dampak yang signifikan pada hampir semua aspek kehidupan, bahkan di sekolah, di mana penyesuaian atau pergeseran, bahkan yang paling mendasar, sudah mulai terasa (F. Mutohhari et ,2. Di era pengetahuan saat ini, sekolah bergerak sangat cepat untuk memperluas pengetahuan mereka. Informasi super highway, sebuah istilah untuk media digital dan teknologi, memungkinkan perkembangan pengetahuan ini berkembang dengan cepat (Arnetis, 2. Sekarang, kemajuan dalam inovasi dan teknologi informasi telah melampaui batas keberadaan dan menjadi gaya hidup generasi milenial. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan akan akses cepat dan efisien ke data terbuka (Jamun, 2. Perkembangan ide-ide inovatif yang bertujuan untuk membuat hidup lebih mudah di seluruh dunia telah didorong oleh pergeseran peristiwa ini, yang merupakan bagian integral dari sejarah kemajuan manusia (Mulyana & Sudarjo, 2. Kemajuan teknologi memungkinkan lebih banyak orang untuk mengakses sumber daya instruktif. Siswa dan guru dapat mengakses berbagai bahan pelajaran, buku harian, dan sumber daya lainnya secara online melalui web. Ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan data penting dengan cepat dan tanpa kesulitan. Teknologi informasi memungkinkan kolaborasi antar pihak yang berkepentingan dalam pendidikan, termasuk guru, siswa, dan orang tua, dan meningkatkan dan menyesuaikan penyusunan pengurus yang edukatif untuk memenuhi kebutuhan siswa. Platform online seperti WhatsApp grup dan Google Kelas memungkinkan komunikasi dan pemikiran (Elisvi et al. , 2. Selain itu, kemajuan dalam korespondensi dan teknologi telah membuka lebih banyak peluang untuk kegiatan pendidikan, seperti menyebarkan data konfirmasi siswa baru melalui internet. Menurut Hendriawati . , penerapan inovasi dengan dasar teknologi informasi yang memadai pada dasarnya mengubah cara institusi pendidikan melakukan tugasnya dengan cepat, nyata, dan produktif. Memasukkan teknologi informasi ke dalam proses perencanaan dan manajemen umumnya menghasilkan peningkatan efisiensi pendidikan. Namun, penting untuk memiliki kebijakan yang mendukung penggabungan teknologi ke dalam sistem pendidikan, serta infrastruktur yang memadai, pelatihan guru, dan dukungan. Untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Institusi pendidikan diharapkan dapat meningkatkan layanan mereka melalui pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM). Pengolahan sistem informasi ini disebut MIS (Sistem Informasi Manajeme. atau SIM (Rubiyah et al. , 2. SIM adalah rangkaian interaksi sistem informasi yang memberikan informasi untuk kebutuhan manajemen dan operasional. Oleh karena itu, peningkatan sumber daya manusia harus seiring dengan pengembangan sistem informasi (Huda, 2. Teknologi pendidikan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Penggunaan perangkat keras seperti tablet dan komputer juga termasuk dalam fenomena ini. Aplikasi dan platform digital yang mendukung pembelajaran juga termasuk dalam hal ini. Peningkatan ini Christo J. Masinambow et. al (Inovasi Digital dalam Manajemen SekolahA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 8-17 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. didorong oleh kebutuhan untuk mempersiapkan generasi muda untuk tuntutan masyarakat yang semakin digital dan global. Teknologi memungkinkan akses yang lebih luas terhadap sumber daya pembelajaran, memungkinkan siswa untuk belajar di luar batas kelas, dan memungkinkan pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif dan personal (Susyanto, 2. Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan mencakup pembuatan platform pembelajaran online yang memungkinkan siswa mengakses bahan pelajaran, tugas, dan sumber daya pembelajaran lainnya secara elektronik (Yasmansyah & Zakir, 2. Selain itu, teknologi dalam pendidikan mendorong penggunaan pendekatan pembelajaran inovatif seperti simulasi, pembelajaran berbasis proyek, dan penggunaan kecerdasan buatan untuk pembelajaran yang Manajemen pendidikan sangat penting untuk mengatur segala sesuatu agar semua tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan saat ini, terutama di era digital, dapat terpenuhi (Dedi, 2. Dengan pemanfaatan teknologi, sekolah dapat meningkatkan cara pengelolaan administrasi, mengoptimalkan kurikulum berbasis teknologi, serta meningkatkan keterlibatan siswa dan orang tua dalam proses pembelajaran. Selain itu, digitalisasi memungkinkan sekolah untuk menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan individu siswa, memfasilitasi pembelajaran jarak jauh, dan memperkuat kolaborasi antarstakeholder pendidikan. Namun, meskipun potensi digitalisasi sangat besar, banyak tantangan yang harus dihadapi dalam mengimplementasikannya, mulai dari infrastruktur yang terbatas, kurangnya pelatihan bagi tenaga pendidik, hingga ketimpangan akses di berbagai daerah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana inovasi digital dapat diterapkan dalam manajemen sekolah untuk meningkatkan kinerja pendidikan, serta tantangan yang dihadapi dalam proses Metode Jenis penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah melalui studi pustaka dan menggunakan teknik analisis data kualitatif, hal ini dikarenakan penelitian ini akan menghasilkan data bersifat deskriptif yaitu berupa kata-kata terkait bagaimana Inovasi Pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan efisiensi managemen pendidikan Islam (Sugiyono, 2. penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana teknologi dapat meningkatkan efektivitas manajemen sekolah dan kualitas pendidikan. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam pengembangan kebijakan pendidikan dan praktik manajerial berbasis teknologi di sekolah-sekolah di era digital. Hasil dan Pembahasan Inovasi Digital Manajemen sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Pendidikan di Era Teknologi Manajemen pendidikan mencakup serangkaian tindakan yang berkaitan dengan persiapan, penyusunan, penggerakan, dan koordinasi yang berkaitan dengan siklus pendidikan secara Konsep ini mencakup berbagai aspek, seperti perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses pembelajaran. Menurut perspektif ini, perencanaan pendidikan merupakan komponen penting dalam manajemen pendidikan, yang mencakup pembuatan instruksi untuk mencapai tujuan pendidikan secara optimal (Huda, 2. Pada tahap perencanaan, kebutuhan pendidikan harus diidentifikasi, tujuan yang efektif ditetapkan, dan strategi yang jelas dibuat. Menurut Sahnan . , salah satu tugas manajemen yang paling penting adalah perencanaan, dan kegiatan perencanaan terkait dengan operasi Perencanaan sangat penting untuk manajemen pendidikan. Perencanaan yang baik sangat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan operasional pendidikan. Konsep perencanaan Christo J. Masinambow et. al (Inovasi Digital dalam Manajemen SekolahA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 8-17 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. membantu manajemen pendidikan mencapai tujuan pendidikan. Perencanaan yang baik memastikan bahwa setiap tahapan pembelajaran direncanakan dengan baik, tujuan instruksional tercapai, dan sumber daya dimanfaatkan secara optimal (Pananrangi & SH, 2. Oleh karena itu, manajemen pendidikan tidak hanya mencakup aspek administratif. Itu juga mencakup penggunaan perencanaan sebagai alat strategis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas Lembaga pendidikan harus terus beradaptasi dengan cepatnya perkembangan teknologi agar tetap relevan dan efisien dalam memberikan pendidikan. Inovasi ini tidak hanya memperhatikan pembelajaran siswa. itu juga mencakup aspek manajemen pendidikan. Hal ini menunjukkan upaya yang nyata untuk memasukkan teknologi ke dalam berbagai aspek manajemen Administrasi sehari-hari membutuhkan komputer dan jaringan internet untuk berkomunikasi dan mengakses informasi. Ini termasuk mengelola data siswa, membuat jadwal pelajaran, dan mencatat kehadiran. Selain itu, banyak ruang kelas di institusi ini telah dilengkapi dengan teknologi seperti komputer, proyektor, dan perangkat lunak pembelajaran untuk mendukung pengajaran interaktif dan meningkatkan metode pembelajaran. Meskipun demikian, pengamatan juga menunjukkan bahwa beberapa kelas belum memanfaatkan fasilitas teknologi Komputer yang tidak berfungsi dengan baik dan penggunaan perangkat lunak pembelajaran yang tidak merata di semua kelas adalah beberapa hambatan yang muncul (Mayasari et al. , 2. Dapat disimpulkan bahwa tenaga pendidik memiliki keterbatasan pemahaman dan keterbatasan anggaran. Mungkin ada kelas yang belum memanfaatkan teknologi sepenuhnya. Ini mungkin karena mereka tidak memiliki uang untuk memperbarui perangkat keras atau perangkat lunak yang mereka gunakan. Selain itu, ditemukan bahwa guru kurang memahami cara menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan upaya tambahan, seperti pelatihan dan pendampingan, untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam memanfaatkan teknologi informasi secara efisien. Meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri mereka dalam menggunakan teknologi ini, pendampingan dan pelatihan diperlukan (Sholeh & Efendi, 2. Inovasi digital dalam manajemen sekolah memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pendidikan di era teknologi. Berikut adalah beberapa inovasi digital yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kinerja pendidikan: Sistem Informasi Manajemen Sekolah (SIMS) yaitu Mengintegrasikan berbagai aspek manajemen seperti administrasi, keuangan, absensi, dan data siswa dalam satu platform Adapaun manfaat antara lain: Mempercepat pengolahan data. Meningkatkan akurasi laporan. Mempermudah pemantauan kinerja siswa dan guru. Absensi Digital dan Pemantauan Kehadiran yaitu Menggunakan aplikasi berbasis QR code, fingerprint, atau RFID untuk mencatat kehadiran siswa dan guru. Adapun manfaat antara lain: Meningkatkan efisiensi dalam pencatatan. Memberikan laporan kehadiran secara realtime kepada orang tua melalui aplikasi. Pengelolaan Keuangan Berbasis Digital yaitu Sistem manajemen keuangan digital seperti aplikasi akuntansi untuk sekolah . ontoh: Jurnal. Zahi. Adapun manfaat antara lain Transparansi dalam pengelolaan dana sekolah. Mempermudah pengawasan dan audit . Penggunaan Learning Management System (LMS) yaitu Mendukung pembelajaran daring sekaligus mempermudah pengelolaan aktivitas belajar-mengajar. Contohnya Google Classroom. Moodle, atau Edmodo. Adapun manfaat antara lain : Memungkinkan kolaborasi guru dan siswa secara virtual. Mempermudah distribusi materi ajar dan pengumpulan tugas. Christo J. Masinambow et. al (Inovasi Digital dalam Manajemen SekolahA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 8-17 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. Komunikasi dan Kolaborasi Digital yaitu WhatsApp. Telegram, atau aplikasi khusus sekolah seperti Seesaw atau Remind. Adapun manfaat antara lain. Mempercepat komunikasi antara pihak sekolah, guru, orang tua, dan siswa. Meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak. Pengembangan Kompetensi Digital Guru yaitu mengadakan Workshop dan pelatihan penggunaan teknologi untuk guru. Adapun manfaat antara lain: Meningkatkan keterampilan digital guru. Membantu guru memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Manfaat Inovasi Digital dalam Manajemen Sekolah yaitu Proses administrasi menjadi lebih cepat dan mudah. Semua pihak dapat memantau kinerja sekolah dengan mudah. Mempermudah akses pendidikan untuk siswa di berbagai lokasi. Teknologi mendukung pembelajaran yang lebih inovatif dan relevan. Implementasi inovasi digital ini membutuhkan investasi dalam infrastruktur, pelatihan SDM, dan dukungan kebijakan pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal. Tantangan implementasi Teknologi dalam Manajemen sekolah . Keterbatasan Infrastruktur: Keterbatasan Infrastruktur adalah salah satu hambatan terbesar untuk menerapkan teknologi dalam manajemen pendidikan. Menurut Harini et al. banyak daerah, terutama di daerah terpencil dan pedesaan, masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan akses internet yang stabil dan cepat. Kondisi ini menghambat penggunaan teknologi dalam berbagai bidang pendidikan, seperti administrasi dan pembelajaran online. Keterbatasan infrastruktur ini mencakup ketersediaan internet dan perangkat keras, seperti komputer, dan perangkat lunak, yang memadai. Literasi Digital yang Rendah: Literasi digital yang rendah di kalangan siswa dan guru adalah masalah besar. Menurut Firnando . bahwa guru dan siswa masih kekurangan kemampuan untuk memanfaatkan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran. Siswa dan guru tidak memiliki kemampuan untuk memanfaatkan sepenuhnya berbagai alat dan sumber belajar digital yang tersedia, dan kekurangan pelatihan dan dukungan teknis membuat mereka kesulitan mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum dan strategi . Resistensi terhadap Perubahan: Ini adalah masalah yang sering dihadapi dalam proses Banyak pendidik yang merasa nyaman dengan metode tradisional dan tidak mau beralih ke metode berbasis teknologi, (Sareang et al. Mereka mungkin merasa bahwa mereka tidak dapat menggunakan teknologi atau bahwa itu menambah beban kerja. Selain itu, resistensi ini dapat diperkuat oleh kurangnya pemahaman tentang manfaat teknologi dalam pendidikan. Masalah Keamanan dan Privasi Data: Keamanan dan privasi data sangat penting ketika teknologi digunakan di sektor pendidikan. Untuk melindungi data dari akses yang tidak sah dan penyalahgunaan, pengelolaan data siswa membutuhkan sistem keamanan yang kuat. Menurut Subroto et al. menunjukkan bahwa banyak lembaga pendidikan tidak memiliki protokol keamanan yang memadai, yang membuat mereka rentan terhadap serangan siber dan kebocoran data. Orang tua dan siswa dapat khawatir tentang keamanan data, yang dapat menghambat penggunaan teknologi. Keterbatasan Anggaran: Penggunaan teknologi membutuhkan investasi besar dalam infrastruktur, peralatan, dan pelatihan. Banyak lembaga pendidikan sering menghadapi tantangan karena keterbatasan anggaran, terutama di bawah naungan pemerintah daerah dengan sumber daya yang terbatas. Menurut Qurtubi et al. bahwa mengintegrasikan Christo J. Masinambow et. al (Inovasi Digital dalam Manajemen SekolahA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 8-17 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. teknologi dalam manajemen pendidikan sering tertunda atau bahkan terhenti jika tidak ada dana yang cukup. Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini, teknologi dapat diimplementasikan secara optimal dalam manajemen sekolah, menghasilkan efisiensi operasional, peningkatan mutu pendidikan, dan pengalaman belajar yang lebih baik bagi siswa. Peluang Implementasi Teknologi dalam Manajemen sekolah . Akses ke Sumber Belajar yang Luas dan Beragam Salah satu peluang terbesar yang ditawarkan oleh teknologi adalah akses yang lebih luas dan beragam ke sumber pendidikan. Teknologi memungkinkan guru dan siswa mengakses bahan pendidikan dari berbagai sumber di seluruh dunia. Menurut Sholeh dan Efendi . , bahwa memasukkan teknologi ke dalam pendidikan Islam telah memungkinkan orang untuk mengakses berbagai literatur dan sumber belajar yang sebelumnya sulit dijangkau. Siswa dapat belajar dari sumber yang lebih baru dan relevan dengan kebutuhan mereka dengan platform pembelajaran online. Meningkatkan Efisiensi administrasi pendidikan Teknologi memiliki kemampuan untuk sangat meningkatkan efisiensi manajemen Sistem manajemen pendidikan berbasis teknologi mempercepat proses administratif seperti pendaftaran, penilaian, dan pelaporan serta memungkinkan pengelolaan data siswa yang lebih efektif dan akurat. Menurut Terminanto et al. bahwa penggunaan teknologi dalam administrasi pendidikan dapat membantu guru dan staf berkonsentrasi pada tugas utama mereka, yaitu pengajaran dan pembinaan siswa. Pembelajaran yang Lebih Interaktif dan Personal Dengan bantuan teknologi, pembelajaran dapat menjadi lebih interaktif dan personal. Menurut Wirawan . , teknologi memungkinkan pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan dan kecepatan belajar masing-masing siswa. Personal Learning Environments (PLE. memungkinkan siswa menggunakan berbagai alat dan sumber digital untuk belajar dengan cara yang paling efektif bagi mereka. Teknologi juga memungkinkan penggunaan multimedia dalam pembelajaran, yang membuat proses belajar menjadi lebih menarik. Pengembangan Profesional Guru Teknologi juga menawarkan banyak peluang untuk mengembangkan profesionalisme Sumual . menekankan bahwa pelatihan berbasis teknologi dapat membantu guru mempertahankan kemampuan dan pengetahuan mereka. Guru dapat belajar kapan saja dan di mana saja dengan akses ke kursus online dan sumber belajar digital, yang dapat meningkatkan kualitas pengajaran. Teknologi juga memungkinkan guru dari berbagai lokasi bekerja sama dan berbagi pengetahuan, yang dapat memperkaya wawasan dan pengalaman mereka. Mendukung Pengambilan Keputusan Berbasis Data Teknologi membantu pengumpulan dan analisis data yang lebih baik, yang dapat membantu pengambilan keputusan dalam manajemen pendidikan yang berbasis data. Data tentang kinerja siswa, absensi, dan indikator lainnya dapat dikumpulkan dan dianalisis secara real-time melalui sistem manajemen pendidikan yang terintegrasi. Arum . mengatakan bahwa analisis data mendalam dapat membantu menemukan masalah dan peluang dalam proses pendidikan. Ini juga dapat membantu dalam membuat rencana yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Christo J. Masinambow et. al (Inovasi Digital dalam Manajemen SekolahA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 8-17 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. Peningkatan Kolaborasi dan Komunikasi Teknologi dapat membantu siswa, guru, dan orang tua berkomunikasi dan bekerja Dalam konteks pembelajaran dan administratif, platform komunikasi digital memudahkan dan mempercepat interaksi. Firnando . mengatakan bahwa teknologi dapat membantu siswa bekerja sama dalam proyek dan tugas serta berkomunikasi dengan teman dan guru dengan lebih efektif. Dengan memanfaatkan peluang-peluang ini, sekolah dapat bertransformasi menjadi institusi yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan di era teknologi, serta mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan. Implikasi Penggunaan digital Manajemen sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Pendidikan di Era Teknologi Berbagai aspek pengelolaan sekolah dan pendidikan sangat dipengaruhi oleh penerapan teknologi dalam manajemen. Teknologi adalah salah satu jenis inovasi yang dapat membantu inovasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kreativitas siswa. Oleh karena itu, teknologi harus ada di sekolah atau tempat pendidikan Pengelola sekolah harus berusaha sekuat tenaga untuk memastikan bahwa semua lembaga pendidikan yang mereka kelola memiliki infrastruktur teknologi informasi yang Menurut Aisyah . , pentingnya langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk memperbaiki metode pembelajaran dan menjawab tuntutan perkembangan zaman (Fitriani, . Meningkatkan Efisiensi Manajemen: Penggunaan teknologi dalam manajemen sekolah memiliki efek utama yang meningkatkan efisiensi. Hal ini dapat memanfaatkan sistem informasi manajemen pendidikan untuk mengotomatisasi pekerjaan administratif seperti memantau kehadiran siswa, membuat jadwal pelajaran, dan mengelola data mereka. Oleh karena itu, sumber daya waktu dan tenaga dapat dialokasikan dengan lebih efisien. Ini akan memungkinkan guru dan administrasi untuk berkonsentrasi pada elemen yang lebih strategis dan meningkatkan kualitas pembelajaran (Fitriani, 2. Transparansi dan Keterlibatan Orang Tua: Penggunaan teknologi dapat membuat manajemen pendidikan lebih transparan, khususnya tentang kegiatan sekolah dan perkembangan siswa. Untuk memberikan informasi yang mudah diakses kepada orang tua, seperti catatan akademik, jadwal, dan evaluasi kinerja, siswa dapat menggunakan platform Oleh karena itu, orang tua dapat lebih terlibat dalam pengajaran anak-anak mereka, melacak kemajuan mereka secara real-time, dan ikut serta aktif dalam kegiatan sekolah. Ini menunjukkan peran orang tua dalam meningkatkan keterlibatan sekolah (Sahnan, 2. Pengayaan Pembelajaran melalui E-learning: Penggunaan e-learning memiliki efek positif terhadap bagaimana pembelajaran di sekolah dijalankan. Siswa dapat mengakses materi pembelajaran secara fleksibel, baik di sekolah maupun di rumah, karena diberikan dalam format digital. Selain itu, seperti yang ditunjukkan oleh Eliza et al. , metode pembelajaran interaktif dan disesuaikan dapat digunakan dengan lebih baik di platform elearning. Peningkatan Aksesibilitas Informasi: semua yang terlibat, termasuk guru, staf administrasi, siswa, dan orang tua, dapat mengakses informasi melalui penggunaan teknologi informasi. Sistem informasi manajemen mengelola dan mengakses semua informasi, memastikan bahwa semua pihak terlibat memiliki akses yang sama. Oleh karena itu, komunikasi dan Christo J. Masinambow et. al (Inovasi Digital dalam Manajemen SekolahA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 8-17 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. kerja sama yang lebih baik antara pemangku kepentingan dapat dicapai, yang menghasilkan lingkungan pendidikan yang lebih terintegrasi (Fitriani, 2. Tantangan Dalam Implementasi: Penggunaan teknologi dalam manajemen sekolah memiliki manfaat yang signifikan, tetapi juga memiliki beberapa masalah. Ini termasuk masalah seperti kekurangan pelatihan, keterbatasan anggaran, dan bagaimana teknologi dapat diakses. Tanpa penanganan yang tepat, implementasi teknologi mungkin tidak mencapai potensi penuhnya (Aisyah, 2. Pengelolaan Data yang Efektif Dibutuhkan: Keuntungan dari penggunaan sistem informasi manajemen pendidikan harus diimbangi dengan upaya untuk meningkatkan pengelolaan Memprioritaskan integrasi dan koordinasi yang lebih baik diperlukan untuk mengatasi kelemahan dalam integrasi data antar departemen. Metode pengumpulan, analisis, dan penggunaan data yang sistematis dapat membantu mengoptimalkan manfaat teknologi dalam perencanaan strategis dan pengambilan keputusan (Erdiyanto et al. , 2. Penggunaan teknologi digital dalam manajemen sekolah memiliki potensi besar untuk meningkatkan kinerja pendidikan. Namun, agar manfaatnya dapat dirasakan sepenuhnya, penting bagi sekolah antara lain Menyediakan pelatihan dan pendampingan bagi guru, siswa, dan staf. Memastikan infrastruktur teknologi yang memadai dan merata. Menerapkan sistem keamanan data yang kuat. Membangun kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta untuk mendukung implementasi teknologi secara berkelanjutan. Transformasi ini adalah langkah penting untuk menciptakan pendidikan yang lebih efisien, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kesimpulan Inovasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam manajemen sekolah, memungkinkan peningkatan efisiensi, efektivitas, dan kualitas pendidikan. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, sekolah dapat mengelola administrasi, proses belajar-mengajar, dan komunikasi dengan lebih baik. Sistem manajemen berbasis digital mempermudah pengumpulan data akademik, absensi, dan evaluasi siswa, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat. Selain itu, teknologi mendukung pembelajaran yang lebih fleksibel dan interaktif, baik di dalam maupun di luar kelas. Penggunaan platform pembelajaran online dan aplikasi edukasi memungkinkan siswa mengakses materi pelajaran secara mandiri dan terintegrasi dengan sumber daya pendidikan lainnya. Hal ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa depan. Namun, implementasi inovasi digital juga menghadapi tantangan, seperti kesenjangan akses teknologi di berbagai daerah dan perlunya pelatihan bagi pendidik untuk memaksimalkan penggunaan alat digital. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan kebijakan dan infrastruktur yang mendukung, serta memastikan pelatihan berkelanjutan bagi guru dan staf sekolah. Dengan upaya tersebut, inovasi digital dapat semakin memperkuat kinerja pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan dunia yang semakin berkembang. Ucapan Terima Kasih Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penelitian Dukungan dan kerja sama dan partisipasi semua pihak dalam mewujudkan visi pendidikan yang lebih maju dan berkelanjutan. Christo J. Masinambow et. al (Inovasi Digital dalam Manajemen SekolahA. Academy of Education Journal Vol. No. January 2025. Page: 8-17 ISSN: 1907-2341 (Prin. ISSN: 2685-4031 (Onlin. Daftar Pustaka