Plagiarism Checker X Originality Report Similarity Found: 22% Date: Wednesday. August 04, 2021 Statistics: 738 words Plagiarized / 3343 Total words Remarks: Medium Plagiarism Detected - Your Document needs Selective Improvement. ------------------------------------------------------------------------------------------PENGGUNAAN PEANUT BALL UNTUK MENGURANGI KECEMASAN DAN MEMPERLANCAR PROSES KALA II PADA IBU BERSALIN Dianita Primihastuti1. Shinta Wurdiana Rhomadona2 1,2,3,4STIKes William Booth Surabaya. Jl. Cimanuk. SurabayaIndonesia Email : nita63186@gmail. com ABSTRAK Kondisi menjelang persalinan merupakan salah satu faktor yang dapat menimbulkan kecemasan. Terdapat 4 Kala dalam fase persalinan. Kala 2 persalinan adalah kala pengeluaran yang dimulai dari pembukaan lengkap sampai dengan lahirnya bayi. Peanut ball merupakan Bola yang digunakan dalam terapi fisik yang berbentuk seperti kacang yang dapat meningkatkan kemajuan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat kecemasan dan mengetahui lama persalinan kala 2 pada ibu bersalin. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan Quasy experiment . ost test only desig. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Besar sampel kelompok kontrol dan perlakuan masing-masing 15 sampel. Prosedur pengambilan data dilakukan menggunakan kuisioner, lembar partograf, dan skala pengukuran tingkat kecemasan Hamilton Rating Scale Anxiety (HRS-A). Analisis data menggunakan Uji statistik Mann-Whitney. Sebagian besar Ibu bersalin yang menggunakan peanut ball memiliki tingkat kecemasan sedang . %). Ibu bersalin yang menggunakan peanut ball sebagian besar . %) lama waktu kala 2 berlangsung sekitar 60 menit Terdapat perbedaan signifikan lama persalinan kala 2 yang menggunakan peanut ball dan yang tidak menggunakan peanut ball dengan nilai a =0,000 atau a <0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan penggunaan peanut ball dapat mengurangi kecemasan pada ibu bersalin dan mempengaruhi lama persalinan kala 2. Kata Kunci : Kecemasan. Kala 2. Peanut Ball. ABSTRACT Condition before childbirth is one thing that can cause anxiety. There are 4 times in the labor phase. Stage 2 of labor is the period of discharge starting from complete opening until the birth of the baby. Peanut ball is a ball used in physical therapy that is shaped like a bean that can improve labor progress. This study aims to analyze the differences in anxiety levels and determine the length of the second stage of labor in the mother. The research was conducted with a quasi-experimental design . ost test only desig. The research sample used purposive sampling technique. The sample size of the control and treatment groups were 15 samples each. The data collection procedure was performed using a questionnaire, partograph sheet, and the Hamilton Rating Anxiety level measurement scale (HRS- A). Data analysis used the Mann-Whitney statistical test. Most of the women who gave birth who used the peanut ball had a moderate level of anxiety . %). Most of the mothers who gave birth using the peanut ball . %) the length of time 2 was about 60 minutes. There was a significant difference in the length of the second stage of delivery who used the peanut ball and those who did not use the peanut ball with a value of a = 0. 000 or a <0. Thus it can be concluded that the use of the peanut ball can reduce anxiety in the mother giving birth and affect the duration of the second stage of labor. Keywords: Anxiety. Stage 2. Peanut Ball. PENDAHULUAN Berdasarkan kesepakatan global dalam Sustainable Development Goals (SDGS) menegaskan bahwa pada tahun 2030 menurunkan angka kematian ibu AKI hingga di bawah 70% Rp100. 000 kelahiran hidup Dirjen Bina gizi Kia 2014 pada target Millennium Development Goals (MDGS) pada tahun 2015 memiliki target penurunan angka kematian ibu sebesar 102 per 100. 000 kelahiran hidup namun pada pelaksanaannya angka kematian ibu di Indonesia masih cenderung tinggi dan belum memenuhi target yang diinginkan berdasarkan laporan Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) pada tahun 2012 sebanyak 359 per 100000 kelahiran hidup (Profil Kesehatan Indonesia 2. Data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014 menurut yang dirilis oleh Humas Dinkes Provinsi Lampung berdasarkan data yang dikumpulkan dari seluruh kabupaten kota di Provinsi Lampung adalah sebesar 130 kasus (Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, 2. , termasuk kasus kematian pada saat hamil, melahirkan dan nifas, dimana kasus kematian ibu tersebut sebanyak 59,78% terjadi pada saat persalinan, di Kabupaten Lampung Timur itu sendiri terdapat 14 kasus kematian ibu dan angka ini lebih besar jika dibandingkan. Kabupaten Pesawaran sebanyak 9 kasus kematian ibu dan Lampung Barat sebanyak 7 kasus kematian ibu. Data menunjukan bahwa penyebab kematian ibu disebabkan oleh eklamsi 59,33%, perdarahan 40,23%, infeksi 4,2%, dan penyebab lainnya merupakan yang terbesar yaitu 75,42% (Profil Kesehatan Lampung, 2. Angka kasus kematian ibu melahirkan di Kota Metro pada tahun 2014 menututr Profil kesehatan Kota Metro diperkirakan sebesar 58,4 000 KH (Profil Kesehatan Kota Metro, 2. Secara global 80% kematian ibu disebabkan oleh faktor langsung seperti perdarahan, eklamsi, sepsis, hipertensi dalam kehamilan, komplikasi abortus dan partus macet atau persalinan lama. Persalinan macet atau partus lama merupakan penyumbang kematian secara global. Persalinan lama maka akan mengacu pada durasi ataupun lamanya persalinan, lama persalinan pada ibu akan berbeda berdasarkan kondisi yang terjadi pada ibu bersalin. Sebagai contoh pada primigravida dan multigravida akan berbeda durasinya serta pda ibu yang megalami kondisi psikologis berbeda juga akan mengalami durasa lama persalinan yang berbeda pula (Mochtar, 2. Persalinan merupakan kejadian yang Bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan sangat berperan dalam pemantauan persalinan untuk mendeteksi dini adanya komplikasi. Bagi seorang calon ibu masa persalinan merupakan periode kritis. Adanya faktor penyulit dan komplikasi dapat menjadi faktor resiko yang dapat mengancam nyawa ibu dalam persalinan. Persalinan normal adalah merupakan persalinan yang berlangsung dengan kekuatan ibu sendiri tanpa bantuan alat serta tidak melukai ibu beserta Kala II persalinan dimulai ketika dilatasi serviks sudah lengkap dan berakhir ketika janin sudah lahir. Tahapan atau kala dalam persalinan meliputi kala I . ala pembukaa. , kala II . ala pengeluara. , kala i . , kala IV . ala observasi atau pengawasa. Pada primigravida kala II persalinan biasanya berlangsung < 1 jam sedangkan pada multigravida biasanya berlangsung < 30 menit. Faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan antara lain tenaga atau kekuatan ibu . ,janin . , jalan lahir . , kejiwaan . meliputi kecemasan. Peanut ball adalah Bola yang digunakan dalam terapi fisik atau latihan sederhana yang berbentuk seperti kacang. Penggunaan peanut ball diletakkan tepat di antara kaki wanita sehingga kedua kaki dapat membuka otot panggul untuk meningkatkan kemajuan persalinan dan memfasilitasi penurunan kepala janin (Zwelling E, 2. Penggunaan peanut ball . ola kacan. untuk wanita pekerja menjadi hal yang umum di rumah sakit Amerika Serikat. Banyak perawat percaya bahwa bola kacang dapat membantu mengurangi durasi persalinan dan waktu mengejan ibu, dan bahkan dapat mengurangi risiko kelahiran Section Caesarea (Tussey CM, et. al, 2. Penggunaan yang dilakukan potensial dapat memungkinkan pemosisian optimal dan membuka panggul, fasilitasi rotasi dan penurunan janin dalam persalinan kala dua. Birthing ball tersedia dalam berbagai bentuk dan telah digunakan selama persalinan dan kelahiran sejak akhir 1990-an, tetapi tidak ada penelitian yang mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi durasi persalinan tahap pertama atau kedua (Baston, 2. Pada setiap tahap kehamilan sampai dengan menjelang persalinan, selain perubahan fisik ibu juga akan mengalami perubahan psikologis, dimana ibu tersebut akan dituntut untuk beradaptasi pada setiap perubahan yang terjadi, dalam menjalani proses ini dukungan keluarga secara intensif dibutuhkan oleh ibu (Sulistyawati, 2. Suasana psikologis ibu yang tidak mendukung akan mempersulit proses persalinan. Kondisi cemas yang berlebihan, khawatir dan takut tanpa sebab, hingga akhirnya berujung pada stres. Kondisi stres inilah yang mengakibatkan otot tubuh menegang, terutama otot-otot yang berada di jalan lahir ikut menjadi kaku dan keras sehingga sulit mengembang sehingga mengganggu proses persalinan. Emosi yang tidak stabil juga akan membuat ibu merasakan sakit yang semakin hebat (Amalia, 2. Kondisi psikologis ibu akan sangat mempengaruhi perkembangan bayi dan juga mempengaruhi proses kelancaran dalam persalinan, ibu sangat membutuhkan dukungan dan ungkapan kasih terlebih dari orang terdekatnya terutama oleh suami. Keluarga terdekat ataupun suami diharapkan agar selalu memberikan dukungan dan kasih sayang kepada ibu (Sulistyawati,2. Salah satu teknik relaksasi dan tindakan non farmakologis dalam penanganan nyeri saat persalinan dengan menggunakan birth ball yang juga biasa dikenal dalam senam pilates sebagai fitball, swiss ball dan petzi ball. Penggunaan birth ball selama persalinan mencegah ibu dalam posisi terlentang secara terus- menerus. Salah satu penelitian tentang birth ball yang dilakukan oleh Kwan et al, yaitu evaluasi penggunaan birth ball pada intrapartum memberi kontribusi dalam meningkatkan efikasi diri ibu selama persalinan dan mengurangi rasa sakit. Birthing ball tersedia dalam berbagai bentuk dan telah digunakan selama persalinan dan kelahiran sejak akhir 1990-an. Peanut ball adalah Bola yang digunakan dalam terapi fisik atau latihan sedernaha yang berbentuk seperti kacang dan tepat di antara kaki wanita sehingga kedua kaki dapat membuka otot panggul untuk meningkatkan kemajuan persalinan dan memfasilitasi penurunan kepala janin. Berdasarkan hal tersebut dalam penelitian ini peneliti mencoba menggunakan peanut ball sebagai salah satu upaya mengurangi kecemasan, rasa nyeri, dan untuk mengetahui lama persalinan pada kala II. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan manfaat peanut ball untuk mengurangi tingkat kecemasan dan lama persalinan kala II pada ibu bersalin. METODE Penelitian ini dilakukan pada ibu bersalin di BPM (Bidan Praktik mandir. Lita Anggraeni. Amd. Keb. Kota Surabaya. Jawa Timur. Waktu penelitian ini yaitu pada bulan Juni-Agustus 2020. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experiment . ost test only desig. Kelompok kontrol tidak diberikan intervensi sedangkan kelompok perlakuan diberikan intervensi yaitu dengan menggunakan peanut ball. Proses pengamatan hanya dilakukan sebanyak 1 kali saja . ost tes. Pelaksanaan Intervensi dilakukan di Ruang Bersalin saat ibu inpartu masuk pada kala I dan II. Pada Kala I Ibu dianjurkan untuk menggunakan peanut ball sesuai dengan posisi yang diajarkan dan mengubah posisi tersebut setiap 30 menit, kemudian diobservasi lama persalinan pada kala II Menggunakan Partograf. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu bersalin primigravida di BPM (Bidan Praktik mandir. Lita Anggraeni. Amd. Keb. Kota Surabaya. Jawa Timur. Sampel pada penelitian ini didapatkan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Besar sampel pada penelitian ini ditentukan berdasarkan dari kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan oleh peneliti. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin dengan usia kehamilan 37-40 minggu, ibu bersalin usia reproduksi . Ae 35 Tahu. , ibu bersalin Kala I fase aktif dengan presentasi Kepala dan ibu bersalin primigravida, sedangkan kriteria eksklusinya adalah ibu bersalin dengan tindakan (Oxytocin Dri. dan ibu bersalin yang tidak bersedia untuk diteliti. Jumlah sampel target kelompok kontrol dan perlakuan masing-masing 15 sampel. Prosedur pengambilan data dilakukan menggunakan kuisioner, lembar partograf, dan skala HRS-A. Analisis data dengan Uji statistic Mann-Whitney. Hasil kemaknaan perhitungan statistik dilihat dengan derajat kemaknaan a = 0,05 apabila p = a maka Ho ditolak dan hipotesis diterima. HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Data Umum Data umum ini menggambarkan tentang karakteristik responden berdasarkan Usia. Pekerjaan. Tingkat Pendidikan dan Paritas. Tabel 1. Distribusi Frekuensi Responden berdasarkan Usia. Tabel 1. 1 menunjukkan rentang usia terbanyak Ibu bersalin adalah pada usia 24-28 tahun dengan jumlah 15 responden . % ) dan paling sedikit pada rentang usia 34-38 tahun dengan jumlah 3 responden . %). Tabel 1. 2 Distribusi Frekuensi Responden berdasarkan Pekerjaan Ibu Bersalin. / Tabel 1. menunjukkan jenis pekerjaan terbanyak Ibu bersalin adalah pedagang dengan jumlah 13 reponden . ,3%) dan paling sedikit adalah pegawai swasta dan buruh dengan jumlah 3 responden . %). Tabel 1. 3 Distribusi Frekuensi Responden berdasarkan Tingkat Pendidikan Ibu Bersalin. Tabel 1. 3 menunjukkan tingkat pendidikan terbanyak Ibu bersalin adalah SMA dengan jumlah 19 responden . ,3%) dan paling sedikit adalah SMP dengan jumlah 1 responden . ,7 %). Tabel 1. 4 Distribusi Frekuensi Responden berdasarkan Paritas (Kehamilan Anak Keberap. Ibu Bersalin Kala 1. Tabel 1. menunjukkan ditinjau dari paritasnya (Riwayat kehamilan ke berap. semua responden merupakan ibu primigravida yaitu ibu yang baru pertama kali hamil dengan jumlah 30 responden . %). Data Khusus Tabel 2. 1 Data Khusus Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin Pada Kelompok Perlakuan dan Kelompok kontrol. / Tabel 2. 1 menunjukkan pemberian peanut ball mampu mengurangi kecemasan pada Ibu bersalin kala 2. Hal ini terlihat dengan adanya perbedaan tingkat kecemasan, dimana pada kelompok perlakuan didapatkan tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala 2 berada pada tingkatAukecemasan sedangAy 54% sedangkan pada kelompok kontrol tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala 2 berada pada tingkat Aukecemasan beratAy berjumlah 60%. Tabel 2 Hasil Analisis Statistik Perbedaan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Bersalin Kala 2. Hasil uji statistic Mann-Whitney menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan tingkat kecemasan kelompok perlakuan . ang diberi peanut bal. dibandingkan kelompok Hal ini terbukti dari nilai a =0,004 atau a <0,05. Bisa disimpulkan bahwa pemberian peanut ball menurunkan kecemasan pada ibu bersalin kala 2. Tabel 2. 3 Data Khusus Lama Persalinan Kala 2 Pada Kelompok Perlakuan dan Kelompok kontrol. / Tabel menunjukkan pemberian peanut ball mempengaruhi Lama persalinan pada Kala 2 Hal ini dibuktikan dengan perbandingan hasil antara kelompok perlakuan dan kelompok Pada kelompok perlakuan sekitar 80% lama kala 2 berlangsung sekitar 60 menit sedangkan kelompok kontrol lama kala 2 sebesar 73 % berlangsung > 60 menit. Tabel 4 Hasil Analisis Perbedaan Lama Kala 2 Pada Ibu Bersalin. / Hasil uji statistic Mann-Whitney menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan Lama Kala 2 kelompok perlakuan . ang diberi peanut bal. dibandingkan kelompok kontrol. Hal ini dibuktikan dengan nilai a =0,000 atau a <0,05. Bisa disimpulkan bahwa pemberian peanut ball mempengaruhi Lama Kala 2 pada ibu bersalin. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian pada tabel 2. menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kecemasan pada ibu bersalin Kala 2 antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Pada kelompok kontrol menunjukkan bahwa mayoritas tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala 2 berada pada tingkatAukecemasan sedangAy 54% sedangkan pada kelompok kontrol tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala 2 berada pada tingkat Aukecemasan beratAy berjumlah 60%. Birth ball adalah bola terapi fisik yang membantu ibu inpartu kala I ke posisi yang membantu kemajuan persalinan. Birthing ball tersedia dalam berbagai bentuk dan telah digunakan selama persalinan dan kelahiran sejak akhir 1990-an (Baston, 2. Salah satu bentuk dari Birth ball yang digunakan dalam persalinan adalah Bola berbentuk kacang atau dikenal dengan Peanut Ball. Peanut ball adalah Bola yang digunakan dalam terapi fisik atau latihan sederhana yang berbentuk seperti kacang dan tepat di antara kaki wanita sehingga kedua kaki dapat membuka otot panggul untuk meningkatkan kemajuan persalinan dan memfasilitasi penurunan kepala janin (Zwelling E, 2. Berdasarkan hal tersebut peneliti menemukan kesesuaian bahwa ibu bersalin yang menggunakan peanut ball selama kala I fase aktif persalinannya cukup untuk mengurangi tingkat kecemasan pada ibu bersalin. Berdasarkan tabel 2. Hasil uji statistik pada kelompok perlakuan yaitu ibu bersalin yang menggunakan peanut ball terdapat perbedaan yang bermakna dibandingkan dengan kelompok kontrol . anpa menggunakan peanut bal. dengan nilai a =0,004 atau a <0,05. Dengan demikian hasil penelitian ini menjawab hipotesis penelitian yaitu Tingkat kecemasan pada ibu bersalin kala 2 yang menggunakan peanut ball lebih rendah dari pada ibu bersalin yang tidak menggunakan peanut ball. Ibu Inpartu yang menggunakan peanut ball memiliki skala nyeri yang rendah, hal ini didukung oleh penelitian Gau et al yaitu salah satu alat ternyaman bagi ibu inpartu adalah pemakaian bith ball karena bermanfaat juga dalam mempercepat kemajuan persalinan (Tournaire M. & Theau-Yonneau. A, 2. Gaya gravitasi pada pemakaian peanut ball berfungsi untuk mendorong gerakan janin sehingga terjadi penurunan denominator secara cepat dan mengoptimalkan posisi ibu bersalin. Pada umumnya sebagai ukuran kenyamanan nonfarmakologis dalam mengurangi nyeri persalinan maka posisi jongkok atau goyang, fasilitasi rotasi dan keseluruhan posisi pada penggunaan peanut ball berkontribusi bagi kenyamanan dan kemajuan persalinan(Baston, 2. Dengan demikian penggunaan peanut ball yang dapat menekan nyeri persalinan tersebut mampu menurunkan tingkat kecemasan pada ibu Tabel 2. menunjukkan pemberian peanut ball mempengaruhi Lama persalinan pada Kala 2. Hal ini dibuktikan dengan perbandingan hasil antara kelompok perlakuan dan kelompok Pada kelompok perlakuan sekitar 80% lama kala 2 berlangsung sekitar 60 menit sedangkan kelompok kontrol lama kala 2 sebesar 73 % berlangsung > 60 menit. Definisi dari persalinan yaitu serangkaian proses kejadian yang ditandai dengan pengeluaran bayi, plasenta dan selaput ketuban dari uterus ibu23. Dalam mekanisme persalinan normal terjadi beberapa gerakan dari janin yaitu penurunan kepala janin, fleksi, rotasi dalam, ekstensi, rotasi luar dan ekspulsi (Rohani, , 2. Peanut ball merupakan Latihan fisik atau terapi sederhana dengan meletakkan bola yang berbentuk seperti kacang diantara kaki wanita sehingga kedua kaki dapat membuka otot panggul dalam memfasilitasi penurunan kepala janin dan meningkatkan kemajuan persalinan (Zwelling E, 2. Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapat bahwa kelompok perlakuan dimana ibu bersalin tersebut diberikan terapi peanut ball lama persalinan kala 2 nya lebih cepat dibandingkan dengan kelompok kontrol . bu bersalin yang tidak diberikan terapi peanut Hal ini sejalan dengan penelitian dari Stulz V. Campbell D. Yin B. Omari WA. Burr R, ,al. dalam penelitiannya menyebutkan bahwa Penggunaan peanut ball sebagai terapi sederhana yang diberikan pada ibu hamil yang bekerja menjadi hal umum yang dilakukan di rumah sakit Amerika Serikat. Para perawat dan bidan disana percaya bahwa peanut ball dapat membantu mengurangi durasi persalinan dan waktu mengejan ibu, dan bahkan dapat mengurangi risiko kelahiran Sectio Caesarea (Tussey CM, et. , al, 2. Salah satu komplikasi persalinan yang mengkhawatirkan yaitu terjadinya persalinan Partus lama adalah tidak adanya kemajuan persalinan sehingga waktu persalinannya memanjang (Cuningham, 2. Terapi Peanut ball dapat menjadi terapi sederhana yang dapat diterapkan pada ibu bersalin agar dapat menekan terjadinya komplikasi Hasil uji statistic Mann-Whitney menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan Lama Kala 2 kelompok perlakuan . ang diberi peanut bal. dibandingkan kelompok kontrol. Hal ini dibuktikan dengan nilai a =0,000 atau a <0,05. Bisa disimpulkan bahwa pemberian peanut ball mempengaruhi Lama Kala 2 pada ibu bersalin. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberian peanut ball mempengaruhi lama persalinan pada Zwelling, et. , al. dalam literaturnya juga menyebutkan bahwa penggunaan bola olah raga pada ibu inpartu membuat tulang belakang menjadi lebih flexi, meningkatkan sudut uterospinal, dan meningkatkan diameter panggul untuk memfasilitasi rotasi posterior oksiput janin yang menghasilkan pelebaran pada otot panggul sehingga mempercepat penurunan kepala janin pada PAP (Pintu Atas Panggu. (Baston, 2. Berdasarkan hal tersebut terapi peanut ball sangat direkomendasikan bagi ibu bersalin dalam memperlancar kala 2 persalinan, karena terapi peanut ball bersifat non-farmakologi dengan biaya terjangkau dalam meminimalisir terjadinya Persalinan KESIMPULAN Penggunaan Peanut ball merupakan teknik non farmakologi dalam mengurangi tingkat kecemasan dan memperlancar proses kala 2 pada ibu bersalin. Sebagian besar Ibu bersalin menggunakan peanut ball memiliki tingkat kecemasan sedang . %). Ibu bersalin yang menggunakan peanut ball sebagian besar . %) lama waktu kala 2 berlangsung sekitar 60 menit Terdapat perbedaan signifikan lama persalinan kala 2 yang menggunakan peanut ball dan yang tidak menggunakan peanut ball dengan nilai a =0,000 atau a <0,05. DAFTAR PUSTAKA Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta, 2010. Baston. Persalinan. Jakarta: EGC. Cunningham. Obstetri Williams. Jakarta: EGC Depkes RI. MMH-J. Buku Acuan Pelatihan Klinik Asuhan Persalinan Normal. JNPK- KR, Jakarta. Doriana C. Deac A. Lozinca I. Comparative Study Regarding The Influence of Pain Management on Labor Development. Journal Science. Movement and Health. 2010 Gau. -L. , & Tian S-H. -Y. -C. Effects of Birth Ball Exercise on Pain and Self-Efficacy During Childbirth: A Randomised Controlled Trial in Taiwan. Midwifery , 293-300. Grant. Clutter. The peanut ball : a remarkable labor support tool. International Doula. Volume 22, pgs. 12-14 Hjermstad. Peter M. Dagny F. Agusto C. Geoffrey. John, . Robin F. Nina A. , and Stein. Studies Comparing Numerical Rating Scales. Verbal Rating Scales, and Visual Analogue Scales for Assessment of Pain Intensity in Adults: A Systematic Literature Review. Journal of Pain and Symptom. Diunduh tanggal 10 Agustus 2019. Jam 22. 18 WIB di http://ac. els-cdn. com Klossner N. Introductory Maternity Nursing. Volume 1 page 189. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins. Mochtar. Sinopsis Obstetri Fisiologis dan patologis. Jakarta: EGC. Stulz V. Campbell D. Yin B. Omari WA. Burr R, et. ,al. Using a peanut ball during labour versus not using a peanut ball during labour for women using an epidural: study protocol for a randomised controlled pilot study. Journal of Pilot and Feasibility. Sarwono. Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT. Bina Pustaka. Tournaire M. Theau-Yonneau. Complementary and Alternative to Pain relief During Labor. CAM 2007. ,409-417. Advance accsess Publication 15 Maret 2007. http://w. org/licenses/by-nc/2. o/uk/. Diambil pada tanggal 10 Agustus 2019. Tussey CM. Botsios E. Gerkin RD. Kelly LA. Gamez J. Mensik. Reducing Length of Labor and Cesarean Surgery Rate Using a Peanut Ball for Women Laboring With an Epidural. The Journal The Journal of Perinatal Education. , 16Ae24. Roth C. Dent SA. Parfitt SE. Hering SL. Bay C. Randomized Controlled Trial Of Use of the Peanut Ball During Labor. Wolters Kluwer Health. 4I:3. World Health Organization. Essential Interventions, commodities and guidelines for reproductive, maternal, newborn and childhealth. Geneva: WHO. Wong. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Alih Bahasa: Agus Sutama. Neti. Juniarti. Kuncoro. Edisi 6. Jakarta: EGC. 2008 Zwelling. Overcoming the challenges: Maternal movement and positioning to facilitate labor MCN. The American Journal of Maternal Child Nursing, 35. , 72-78. doi:10. 1097/NMC. INTERNET SOURCES: ------------------------------------------------------------------------------------------<1% - https://w. com/ID/Surabaya/172182376476276/Al-Falah-Surabaya-LPF <1% - http://jurnalkesehatan. id/index. php/midpro/article/download/26/26 <1% - http://perpustakaan. poltekkes-malang. id/assets/file/kti/1502100018/bab_II. <1% - http://ejurnal. id/index. php/jkeb/article/download/312/276 <1% - http://eprints. id/2194/4/BAB i. <1% https://text-id. com/document/ozlxw1grz-populasi-target-populasi-terjangkau-s ampel-cara-sampling-besar-sampel. <1% http://digilib. id/files/disk1/113/jtptunimus-gdl-rezkicahya-5627-4-babi. <1% https://akperinsada. id/e-jurnal/index. php/insada/oai?metadataPrefix=oai_dc&verb=Li stRecords <1% - https://oshigita. id/category/materi-kuliah/asuhan-persalinan/ <1% https://extension. edu/fact-sheets/calving-time-management-for-beef-cows-and -heifers. <1% - https://premierbirthtools. com/peanut-balls-for-labor/ <1% - http://eprints. id/6675/4/CHAPTER i. <1% - https://w. com/science/article/pii/S096085241930570X <1% - https://evidencebasedbirth. com/evidence-birthing-positions/ <1% - http://eprints. id/3387/3/Chapter 1. <1% - https://ginamaulana. com/2015/10/ <1% https://e-renggar. id/file2018/e-performance/1-416211-4tahunan-080. <1% http://download. id/article. php?article=538888&val=9109&title=PE RAN POSYANDU DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS KONDA KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2016 <1% https://we-didview. com/ternyata-hipertensi-penyebab-kematian-nomor-5-indonesia/o1 <1% - http://w. id/index. php/kebidanan/article/viewFile/641/575 <1% https://w. net/gederobin/hubungan-tingkat-kecemasan-dengan-kualitas-ti dur-ibu-hamil-primigravida-trimester-i <1% - http://ejurnal. poltekkes-tjk. id/index. php/JK/article/view/206/195 <1% https://id. com/doc/313352990/Contoh-Laporan-Tugas-Akhir-Di-Kebidanan 1% http://w. id/index. php/duniakesmas/article/download/408/343 <1% - https://jurnal. id/jbekh/article/view/2347 <1% - https://rulearva. <1% https://123dok. com/document/ky6054y0-pengaruh-hypnobirthing-terhadap-persalinan -bersalin-bersalin-wahyuni-kecamatan. <1% - http://studentjournal. id/index. php/HSJ/article/download/265/259 <1% https://ktipenolongpersalinanwulanmidwife2009. com/2014/10/proposal-pemil ihan-tenaga-penolong. <1% http://w. org/wp-content/uploads/2016/07/FAKTOR-FAKTOR-YANG-BE RHUBUNGAN-DENGAN-LAMA-PERSALINAN-DI-RSUDAo45-KUNINGAN-JAW A-BARAT-TAHUN-2015. <1% - https://krisnayantinila5. com/2015/06/makalah-persalinan-normal. <1% https://w. net/2067/fase-persalinan-normal-dan-kala-persalinan. <1% - https://villavava. com/2014/07/asuhan-kebidanan-kala-1-fase-laten. <1% - http://ejournal. id/index. php/JAV1N1/article/download/131/222 <1% http://digilib. id/files/disk1/137/jtptunimus-gdl-nurulumita-6824-3-babii. <1% https://text-id. com/document/wq2w9vrq-manajemen-pemeliharaan-kuda-equu s-caballus-untuk-olahraga-polo-di-nusantara-polo-club-jagorawi-golf-country-club-cibi nong-kabupaten-bogor. <1% - https://idoc. pub/documents/laporan-pendahuluan-kehamilan-trimester-i-d47e9er8v7n2 <1% https://belasyabel. com/2012/06/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-dalam. 2% - https://core. uk/download/pdf/300553279. 1% - http://e-journals. id/index. php/psikoneo/article/download/3924/2523 <1% https://anysws. com/2014/04/peranan-suami-dalam-memberikan-support. <1% https://bidanriskawahyuningsih. com/2014/10/v-behaviorurldefaultvmlo_63. 1% http://digilib2. id/bitstream/handle/123456789/588/DWI FITRIYANA%2 0PUTRI_1810104323_KEBIDANAN PROGAM SARJANA TERAPAN_NASKAH%2 0PUBLIKASI. pdf?sequence=1&isAllowed=y <1% - http://digilib. id/4830/1/Farida Kartini 1. 1% - http://repository. org/index. php/proceeding/article/download/718/701/ <1% - https://taufichidayat03. <1% https://w. com/document/374204656/JUDUL-SKRIPSI-D-IV-27-OKTOBER-2015 -xls <1% - http://ejurnal. poltekkes-tjk. id/index. php/JK/article/download/2198/1143 <1% - http://ejournal. id/index. php/JAV1N1/article/viewFile/3/163 <1% - https://idoc. pub/documents/latihan-soal-ukom-1docx-d47e9g9zpdn2 <1% - http://eprints. id/2251/4/BAB i. <1% - http://repository. poltekkes-tjk. id/532/5/BAB i. <1% https://123dok. com/document/zlld35gz-pengaruh-massage-effleurage-terhadap-persali nan-bersalin-muhammadiyah-delanggu. <1% https://w. net/journal/Jurnal-Ilmu-Kesehatan-Immanuel-1410-234X <1% - http://journal. um-surabaya. id/index. php/JKM/article/download/2462/2117 <1% - http://ejournal. poltekkes-smg. id/ojs/index. php/jkg/article/download/3202/813 <1% https://repository. edu/bitstream/123456789/15937/4/T1_462010075_BAB IV. <1% http://digilib. id/files/disk1/154/jtptunimus-gdl-susiatinim-7658-5-babiv. <1% - https://jurnal. id/index. php/biomed/article/download/1781/1285 <1% - https://aini07februariarisman. com/2013/10/hubungan-antara-tingkat-pengeta huan-ibu. <1% - https://karyailmiah. id/2017/06/05/ems/ <1% - https://ivaarfiana26. com/2013/05/ <1% http://id. stikes-mataram. id/e-journal/index. php/JPRI/article/download/182/155 <1% - https://ejurnaladhkdr. com/index. php/jik/article/download/159/137/ <1% - http://repository2. id/626/2/S1_010115A114_ARTIKEL. <1% - https://ejournal. id/care/article/download/1450/1199/ <1% http://ejurnalmalahayati. id/index. php/holistik/oai?metadataPrefix=oai_dc&from=202 0-07-08&verb=ListRecords <1% - https://core. uk/display/225521817 <1% - https://w. net/journal/Jurnal-Vokasi-Kesehatan-2442-5478 <1% - http://repository. id/410/3/BAB IV - BAB V. <1% http://ejurnal. id/index. php/arimbi/article/download/584/327 <1% - http://ejurnal. poltekkes-tjk. id/index. php/JK/article/download/2349/1234 <1% - http://ejurnal. id/index. php/BMI/article/download/45/155 <1% - http://journal. uin-alauddin. id/index. php/Al-Sihah/article/download/3777/3451 <1% https://ojs. id/index. php/dksm/gateway/plugin/WebFeedGa tewayPlugin/rss2 <1% - https://idoc. pub/documents/makalah-psikososial-kebidanan-vlr0ddqz0xlz <1% https://bascommetro. com/2009/12/16/fisiologi-dan-mekanisme-persalinan-n <1% - https://ar. com/document/354019127/3-vademicum <1% http://journal. id/index. php/Jaman/article/download/pmbpadangratu/ 1% https://republika. id/berita/qikvn5414/jumlah-pasien-covid19-di-rumah-sakit-as-meni ngkat-tajam <1% - https://idoc. pub/documents/abstrak-sapi-d49ogq003849 <1% http://digilib. id/files/disk1/118/jtptunimus-gdl-herfinaoct-5860-4-daftarp-a. <1% - https://europepmc. org/articles/PMC3893383 1% - https://pcl. org/studies-comparing-numerical-rating-scales-verbal-rating-scales -and-visual-analogue-scales-assessment <1% - https://books. in/books/about/Remington. html?id=NFGsbaWjwC 1% - https://link. com/journal/40814/volumes-and-issues/4-1 <1% - http://ejurnal. poltekkes-tjk. id/index. php/JK/article/view/1166 1% - https://setpointclinicalsolutions. au/labour-ball-positioning-in-labour/ <1% - https://w. gov/pmc/articles/PMC5520341/ 1% http://w. au/wp-content/uploads/2017/09/Australian-Co llege-Midwives.