AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 PENGARUH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN BERBAGI PENGETAHUAN PADA PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM DI KECAMATAN TONDANO SELATAN Shanda Tesalonika Kairupan1. Nikolas F Wuryaningrat2. Olviane O Sumampouw3 1Universitas Negeri Manado kairupansanda@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dan Berbagi Pengetahuan pada Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Data dikumpulkan dengan bantuan angket yang disebarkan secara langsung kepada pelaku UMKM di bidang kuliner pada kecamatan Tondano selatan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 40 Adapun hasil dalam penelitian ini adalah Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan UMKM, namun Berbagi Pengetahuan tidak berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan UMKM. Secara simultan. Sistem Informasi Akuntansi dan Berbagi Pengetahuan berpengaruh secara bersama-sama terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan. Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi. Berbagi Pengetahuan. Pengelolaan keuangan. UMKM Abstract This study aims to see how the influence of Accounting Information Systems (AIS) and Knowledge Sharing on Financial Managgement of MSMEsin South Tondano Regency. This study uses a quantitative method with multiple linear regression analysis. Data collection was carried out with the help of questionnaires distributed directly to culinary MSME actors in South Tondano Regency. The sampling technique used in this study was the purposive sampling technique, with a sample size of 40 respondent. The results of this study are that the Acounting Informations System has positife and significants efect on MSME financials management, but Knowledge Sharing does not affect MSME financial management. Simultaneously, the Accounting Information System and Knowledge Sharing have a joint effect on MSME financial management in South Tondano Regency. Keywords: Accounting Information System. Knowledge Sharing. Financial Management. MSMEs PENDAHULUAN Salah satu aspek yang mendukung perkembangan ekonomi masyarakat didalam Indonesia ialah Usaha Mikro. Kecil. Menengah. UMKM merupkan suatu aktivitas ekonomi strategis yang berkontribbusi penting didalam peningkatan ekonomi negara industri serta negara berkembang (Darea et al. , 2. Dalam tahun 2023 pegiat usaha UMKM tercatat sekitar 66 juta. Keberpengeruhan UMKM terdapat 61% dari BDB Indonesia yang berkisar Rp. 580 triliun. UMKM memanfaatkan sekitar 117 juta pegawai . %) dari keseluruhan para pegawai (Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, 2. Atas kontribusi yang luas kepada perekonomiann yang berada di Indonesia. Pemerintahan Kecamatan Tondano Selatan pun ikutserta melaksanakan perkembangan terhadap UMKM yang berada pada Kecamatan Tondano Selatan Pemerintahan Kecamatan Tondano Selatan menyadari peran penting UMKM dalam perekonomian. AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 Kecamatan Tondano Selatan ialah salah satu Kecamatan yang memiliki pengelola UMKM lumayan banyak. Berdasarkan data yang didapatkan dari DINKOP UMKM Kabupaten Minahasa menjelaskan bahwa terdapat 5. 577 Usaha UMKM di Kecamatan Tondano Selatan dan yang bergerak di bidang kuliner 1. 721 UMKM. Seiring dengan peningkatan yang begitu cepat pada UMKM yang berlokasi pada Kecamatan Tondano Selatan dibutuhkan juga pengukuran kepada Pengelolaan Keuangan supaya bisa lebih membangun UMKM yang pada Kecamatan Tondano Selatan. Sebagai tulang punggung perekonomian. UMKM mempunyai dampak yang begitu signifikan kepada pengadaan tempat kerja serta berdampak atas pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, mereka menghadapi hambatan dalam pengelolaan keuangan. Berdasarkan survei awal menunjukkan bahwa banyak yang belum menggunakan sistem informasi akuntansi modern mereka masih bergantung pada sistem pencatatan manual yang rentan terhadap kesalahan sehingga sulit untuk mengelola keuangan secara efisien dan efektif, hal ini menghambat pengambilan keputusan yang tepat. Kurangnya interaksi antar pelaku UMKM yang mengakibatkan terbatasnya kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan keuangan, bahkan literasi keuangan yang rendah menyebabkan mereka kesulitan dalam menerapkan konsep-konsep pengelolan keuangan yang efektif. Hal ini berdampak pada kemampuan mereka dalam pengelolaan SIA ialah salah satu sistem informasi yang berada didalam system informasi Menurut Aryanti et al. , . SIA mampu menjadi landasan untuk pemuatan putusan bisnis sehingga memiliki dampak yang begitu krusial bagi mendapatkan keberhasilan bisnis, termasuk UMKM. Menurut Kessek et al. SIA ialah suatu sistem yang dibutuhkan seiring berkembangnya organisasi, di mana perusahaan harus mampu menjalankan usahanya sejalan dengan visi serta misi yang sudah dirancang. SIA sangat mempengaruhi kemampuan pengelolaan keuangan, seperti di alami UMKM yang ada di Kecamatan Tondano Selatan yang mengalami kesulitan karena masih mempertahankan metode catatan manual serta sederhana, yang rawan atas kesalahan serta sulit untuk menciptakan informasi keuangan yang optimal serta efisien sehingga sulit mengambil putusan yang sesuai untuk meningkatkan usahanya. Kurangnya pemahaman dalam hal akuntansi menyebabkan banyak perusahaan kecil yang mengalami kegagalan. SIA juga bisa mendorong perusahaan memvalidasi data, menyusun, menghitung, serta bisa mendorong pengelolaan transaksi keuangan UMKM. Selain itu sistem informasi akuntansi juga dapat membantu para pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Tondano Selatan didalam menciptakan informasi finansial yang pastinya akan berdampak pada pengelolaan finansialnya. SIA yang berfungsi untuk mengumpulkan, memproses, serta memberikan informasi keuangan, ternyata mempunyai pengaruh yang besar aatas pengelolaan keuangan UMKM, karena melalui adanya sistem yang terstruktur dan terintegrasi, pemilik UMKM mampu dengan gampang mengakses data yang dibutuhkan untuk pengambilan putusan yang cepat dan efektif, sehingga mendorong perbaikan dalam operasional bisnis mereka. Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan pada UMKM di kecamatan Tondano Selatan, mereka mengalami tantangan dalam pengelolaan keuangan seperti, rendahnya penerapan sistem informasi akuntansi modern banyak yang masih memakai metode pencatatan tradisional dan sederhana yang rawan terhadap keeroran serta sulit menciptakan informasi keuangan yang efektif serta efektif sehingga sulit mengambil keputusan yang tepat untuk meningkatkan usahanya. Kurangnya interaksi dan jejaring antar pelaku UMKM yang disebabkan oleh rendahnya literasi keuangan banyak UMKM AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 memiliki pengetahuan dan keterampilan yang terbatas sehingga sulit untuk memahami konsep-konsep pengelolaan keuangan. Kurangnya akses terhadap informasi dan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan yang baik seperti pelatihan, seminar atau konsultasi keuangan. Hal ini juga menghambat proses berbagi pengetahuan dan pembelajaran terbaik dalam pengelolaan keuangan. Kondisi ini menyebabkan UMKM kesulitan beradaptasi dengan perubahan pasar dan pengembangan strategi yang inovatif. TINJAUAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS Resource Based Theory Resource Based Theory condong diketahui sebagai teori Resource Based View (RBV) awalnya dipelopori oleh (Wernerfelt, 1. Teory RBV beranggapan bahwa segala sumber daya serta keahlian entitas krusial bagi suatu entitas, dikarenakan merupakan inti atau landasan dari keandalan daya saing dan kinerja entitas. Asumsi dari teory RBV ialah tentang seperti apa suatu entitas mampu bersaing dengan entitas yang lainnya, melalui pengelolaan sumber daya yang dikuasai entitas yang bersangkutan sejallani dengan kapasitas organisasi didalam menggapai keunggulan kompetitif organisasii ataupun entitas. Pengelolaan Keuangan Pengelolaan keuangan menurut Khadijah dan Puc merujuk pada serangkaian aktivitas seperti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, hingga pengendalian terhadap seluruh kegiatan keuangan, khususnya dalam hal pengadan serta penggunaan dana usaha. Sementara itu. Anwar . menyatakan bahwa kontrol keuangan merupakan bidang keilmuan yang fokus pada bagaimana perusahaan mengelola keuangannya, baik dalam hal memperoleh dana, mendistribusikannya, hingga membagikan laba yang diperoleh. Dalam pandangan Wijaya . , cakupan manajemen keuangan meliputi berbagai aspek seperti penyusunan anggaran, perencanan finansial, pengelolaan kas dan kredit, analysis investmen, dan juga strategi dalam memperoleh sumber pendanaan Berbagi Pengetahuan Berbagi Pengetahuan ialah kepercayaan seseorang didalam menafsirkan serta mengelola suatu set informasi, menggabungkan informasi satu sama lain, menerjemahkannya, dan kemudian memerankannya (Baloh et al. , 2. Menurut Van Den Hooff & De Ridder . , berbagi pengetahuan ialah langkah timbalbalik di mana seseorang berbagi wawasan . engetahuan tidak langsung serta tidak ambig. serta menghasilkan pengetahuan baru . bersama sama. Suatu sasaran dari defenisi ini adalah untuk menyediakan serta memperoleh pengetahuan, untuk membagikan pengetahuan melalui transfer pengetahuan lain yang berasal dari modal intelektual pribadi, dan perolehan pengetahuan mengacu pada penyediaan saran kepada kolega yang berbagi informasi atau modal intelektual. Berbagi pengetahuan melibatkan pemahaman umum tentang bagaimana karyawan memiliki jalan ke informasi yang diperlukan serta bagaimana meningkatkan serta memakai jaringan pengetahuaan didalam organisasi (Hoegl et al. , 2. Sistem Informasi Akuntansi Romney. Marshall B. dan Paul John Steinbart . mengemukakan bahwa SIA merupakan kombinasi dari SDM, perangkat, serta modal didalam satu perusahaan yang memiliki tanggung jawab didalam menyusun informasi finansial serta mengumpulkan dan mengolah transaksi bisnis. Senada dengan itu, menurut (Grande-Urquia et al. , 2. SIA merupakan system yang bisa dimanfaatkan untuk mencatat aktivitas dana dalam satu AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 entitas bisnis. System ini memadukan prinsip-prinsip akuntansi, teknik pengendalian, serta pendekatan metodologis dengan pemanfaatan teknologi informasi modern. Lebih lanjut, menurut Seltina et al. , setiap sistem terdiri dari elemen-elemen yang berhubungan satu sama lain serta tidak bisa dipisahkan. Hipotesis Berdasarkan uraian dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian dari landasan teori yang ada diatas, maka dapat dirumuskan hipotesis penelitian sebagai H1 :SIA berpengaruh terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan. H2 : Berbagi Pengetahuan berpengaruh terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan H3 : SIA serta Berbagi Pengetahuan tidak berpengaruh terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan. METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang ditetapkan didalam kajian ini ialah menerapkan pendekatan kuantitatif dengan regresi linear berganda. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif ialah kajian yang menganalisis data secara kuantitatif, dan bertujuan untuk mengkaji hipotesis yang sudah dirancng, dan setelahnya melakukan interpretasi terhadap hasil analisis untuk mendapatkan kesimpulan (Prastika & Purnomo, 2. Populasi didalam kajian ini ialah UMKM yang Terletak Kecamatan Tondano Selatan berdasarkan informasi yang di peroleh dari Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Minahasa berjumlah 1. 721 UMKM yang bergerak dibidang kuliner. Penentuan jumlah sample didalam kajian ini dilakukan dengan rumus Slovin dengan tingkat signifikansi 10%, sehingga dari total populasi sebesar 1. 721 UMKM diperolehlah jumlah sampel sebanyak 94 umkm. Setelah jumlah sampel ditentukan, tekhnik purposive sampling dipergunakan untuk memilah respondent yang benar-benar relevan dengan kebutuhan penelitian serta sesuai dengan karakteristik variabel yang diteliti. Adapun kriteria yang ditetapkan yaitu: . UMKM yang beropersi di bagian kuliner di Kecamatan Tondano Selatan. UMKM yang memiliki pengetahuan atau sudah mengimplementasikan sistem informasi akuntansi dalam pengelolaan keuangan mereka. UMKM yang sudah beroperasi dalam kurun waktu melebihi 1 tahun. Setelah serangkaian prosedur tersebut, maka sampel yang relevan didalam penelitian ini sebanyak 40 responden Didalam kajian ini memakai data primer, data primier didapatkan peneliti secara langsung ke tempat penelitian. Tekhnik Pengumpulan Data yang akan peneliti lakukan didalam kajian ini ialah melalui pembagian angket. kuisioner ialah tekhnik pengumpulan data yang dilaksanakan melalui penyusunan pertanyaan yang kemudian disebarkan kepada target penelitian. Data yang sudah terkumpul selanjutnya diolah dengan bantuan spss versi 30. AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Statistik Deskriptif Tabel 1. Analisis statistik deskriptif Sumber: Data diolah 2025 Berdasarkan output didalam tabel diatas, diketahuilah bahwa total responden didalam kajian ini sebesar 40 orang. Variabel Sistem Informasi Akuntansi (X. mempunyai nilai min . , nilai maks . , nilai Mean . , dan standard deviasinya . Selanjutnya, variabel Berbagi Pengetahuan (X. memperlihatkan nilai min . , nilai maks . , nilai Mean . , serta standard deviasi . Kemudian adapun untuk variabel Pengelolaan Keuangan (Y) diperoleh nilai min . , nilai maks . , nilai Mean . , serta standard deviasi . Uji Asumsi Klasik . Uji Normalitas Tabel 2. Hasil Uji Normalitas Sumber: Data diolah 2025 Output pengujian normalitas dengan One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test, diperolehlah angka Asymp. Sig. -taile. senilai 0,163. Angka ini melebihi tingkatan signifikansi sebesar 0,05. Bisa diambil simpulan dimana data didalam penelitian ini terdistribusi dengan normal. Artinya, seluruh data residual dari model regresi mengikuti asumsi normalitas yang berarti layak untuk dipergunakan dalam analysis regresi linear . Uji Multikolinearitas Tabel 3. Hasil Uji Multikolinearitas Sumber: Data diolah 2025 Berdasarkan hasil uji multikolinearitas yang dilakukan, diperoleh nilai tolerance untuk variabel Sistem Informasi Akuntansi . serta angka Variance Inflation Factor (VIF) . Begitu juga untuk variabel Berbagi Pengetahuan (X. , diperoleh angka toleransi . serta nilai VIF . dikarenakan angka tolerance kedua variabel AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 tersebut melewati 0,10 kemudian angka VIF-nya dibawah 10, sehingga bisa dibuatkan simpulan bahwa tidak ada gejala multikolinearitas antar variabel independent didalam model regresi yang digunakan . Uji Heteroskedasitas Gambar 1. Uji Heteroskedasitas Berdasarkan hasil scatterplot, terlihat bahwa titik-titik residual menyebar secara acak di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y. Titik titik residual menyebar tanpa membentuk bentuk tertentu seperti pola garis, bergelombang teratur, melebar, ataupun pola melengkung. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat gejala heteroskedastisitas didalam model regresi linear berganda yang digunakan dalam penelitian ini Analisis Regresi Linear Berganda Tabel 4. Analisis Regresi Linear Berganda Sumber: Data diolah 2025 Nilai konstanta sebesar 4,123 . yang menunjukkan bahwa apabila variabel Sistem Informasi Akuntansi (X. dan Berbagi Pengetahuan (X. bernilai nol, maka nilai variabel Pengelolaan Keuangan UMKM (Y) adalah sebesar 4,123. Koefisien regresi untuk variabel Sistem Informasi Akuntansi (X. sebesar 0,717 . , hal ini menunjukkan dimana pada saat peningkatan satu satuan pada variabel SIA, maka akan terjadi peningkatan pada variabel pengelolaan keuangan UMKM sbernilai 0,717 satuan. Koefisien regresi untuk variabel Berbagi Pengetahuan (X. bernilai 0,087 . , temuat tersebut menandakan dimana setiap kenaikan satu satuan pada variabel berbagi pengetahuan akan akan terjadi peningkatan juga pada variabel pengelolaan keuangan UMKM sebesar 0,087 satuan. AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 Uji Hipotesis . Uji t Tabel 5. Hasil Uji t Sumber: Data diolah 2025 Diperoleh nilai t tabel didalam penelitian ini dengan angka df sebesar 37 adalah dari hasil tersebut sehingga bisa dilaksanakan pengujian hipotesis: . Untuk variabel X1 (Sistem Informasi Akuntans. didapatlah angka thitung sebesar 4,280 melebihi ttabel yang bernilai 2,026, serta angka signifikan (Sig. ) X1 . tak melebihi . Temuan tersebut menyatakan bahwa Sistem Informasi Akuntansi (X. berpengaruh signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan (Y). Untuk variabel X2 (Berbagi Pengetahua. didapatlah angka thitung bernilai 0,661 < ttabel . , serta angka signifikan (Sig. ) X2 . lebih besar dari melebihi 0,05. Temuan tersebut menyatakan dimana Berbagi Pengetahuan (X. tidak berpengaruh terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan (Y) . Uji F Tabel 6. Hasil Uji F Sumber: Data diolah 2025 Berdasarkan uji F yang telah dilaksanakan, dapat terlihat dimana angka Fhitung . yang lmelebihi Ftabel . Kemudian untuk angka signifikansi senilai 0,001 < 0,05. Dengan demikian, bisa disimpulkan dimana variabel Sistem Informasi Akuntansi (X. dan Berbagi Pengetahuan (X. berpengaruh secara bersama sama terhadap variabel Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan (Y). Uji Koefisien Determinasi Tabel 7. Hasil Uji Koefisien Determinasi Sumber: Data diolah Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi yang telah dilakukan, diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,525 atau 52,5%, hal ini menunjukkan bahwa sebesar 52,5% variabel Pengelolaan Keuangan UMKM (Y) dapat dijelaskan oleh dua variabel independent didalam penelitian ini, yaitu SIA (X. serta Berbagi Pengetahuan (X. AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 Sedangkan yang lainnya sebesar 47,5% dipengaruhi aspek lainnya diluar model penelitian ini yang tidak dikaji. Pembahasan Dalam kajian ini membahas mengenai pengaruh SIA serta Berbagi Pengetahuan terhadap Pengelolan Keuangan UMKM DI Kecamatan Tondano Selatan. Sampel yang dipergunakan didalam kajian ini ialah 40 UMKM yang beroperasi di bidang kuliner pada Kecamatan Tondano Selatan. Data kemudian disebarkan melalui kuisioner, kemudian data diolah dan diuji dengan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS versi 30. Setelah melakukan serangkaian pengujian, didapatlah hasil penelitian sebagai berikut: Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang sudah terlaksana, maka bisa diambil kesimpulan dimana Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan. Hasil ini didasari oleh temuan pengujian yang sudah dilakukan, yang dimana angka thitung . > ttabel . , serta angka signifikansi . < 0,05, dengan begitu. H1 diterima dan H0 ditolak. Temuan ini konsisten dengan pengkajian yang dilaksanakan oleh Prasetyo & Ambarwati . yang menyatakan dimana SIA memiliki pengaruh terhadap Kinerja UMKM. Temuan itu didukung juga oleh riset dari Sularsih & Wibisono . , yang menyatakan dimana teknologi SIA berpengaruh terhadap mutu pelaporan keuangan UMKM. Pengaruh Berbagi Pengetahuan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa Berbagi Pengetahuan tidak berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan. Hasil ini didasari oleh pengujian yang telah dilakukan, yang dimana angka thitung . < ttabel . , serta angka signifikansi . > 0,05, dengan begitu. H0 diterima serta H2 ditolak. Temuan ini bertentangan dengan hasil dari kajian yang dijalankan oleh Winarto . , yang dimana menjelaskan bahwa berbagi wawasan . nowledge sharin. berdampak positif serta signifikan terhadap peningkatan kinerja UMKM. Namun sejalan dengan kajian yang dilakukan Muliana & Mansyur . yang memaparkan dimana tidak ada dampak yang terlalu besar antara praktik berbagi pengetahuan terhadap kinerja UMKM . Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi dan Berbagi Pengetahuan Terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan, dengan begitu bisa dibuat kesimpulan dimana SIA serta Berbagi Pengetahuan berpengaruh secara simultan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan. Hal ini didasari oleh hasil uji simultan yang sudah terlaksana sebelumnya, yang dimana angka Fhitung bermilai 22,52 yang melebihi Ftabel bernilai 3,25, kemudian untuk angka signifikansi bernilai 0,001 yang kurang dari 0,05. Dengan demikian H3 Diterima serta H0 Ditolak. Hasil ini memperlihatkan bahwa secara bersamaan kedua aspek tersebut mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengelolaan keuangan pada UMKM. Meskipun secara parsial berbagi pengetahuan belum berpengaruh signifikan, tetapi ketika dihubungkan secara simultan bersama sistem informasi akuntansi, keduanya tetap memiliki peran penting dalam proses pengelolaan keuangan usaha. AKRUAL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2: Juli - Desember 2025 SIMPULAN DAN KETERBATASAN Simpulan Berdasarkan temuan penelitian yang sudah dilaksanakan tentang pengaruh Sistem Informasi Akuntansi dan Berbagi Pengetahuan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan, maka bisa diambil kesimpuan seperti berikut: Sistem Informasi Akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin bagus penerapan SIA yang dijalankan pemilik UMKM, maka kian bagus juga pengelolan keuangan bisnis yang dijalankan. Berbagi Pengetahuan tidak berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan. Ini menyatakan bahwa aktivitas berbagi pengetahuan antar pelaku UMKM, baik terkait informasi keuangan, manajemen usaha, maupun pengalaman dalam pengelolaan bisnis, belum memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usahanya. Sistem Informasi Akuntansi dan Berbagi Pengetahuan berpengaruh secara simultan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Tondano Selatan. Ini menyatakan dimana secara bersama-sama, penerapan sistem informasi akuntansi serta aktivitas berbagi pengetahuan antar pelaku UMKM mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kemampuan dalam mengelola keuangan usaha. Meskipun secara parsial variabel berbagi pengetahuan tidak berpengaruh signifikan, namun saat diuji secara simultan kedua variabel ini memiliki hubungan yang positif terhadap pengelolaan keuangan UMKM. Keterbatasan Penelitian Populasi didalam penelitian ini cukup luas, namun karena keterbatasan waktu, tenaga, serta biaya, maka total sampel ditentukn melalui rumus Slovin margin of eror 10 %, kemudian responden dipilih menggunakan metode purposive sampling sehingga hanya melibatkan 40 responden. Kondisi ini menjadi salah satu keterbatasan penelitian, sebab hasil yang diperoleh kurang kuat untuk digeneralisasikan secara menyeluruh ke seluruh pelaku UMKM di Kecamatan Tondano selatan. DAFTAR PUSTAKA