Available online at http://jurnal. id/v2/index. php/jkie P-ISSN: 2460-0113 IE-ISSN: 2541-4461 Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) PEMANFAATAN E-COMMERCE BUSINESS TO CONSUMER (B2C) MARKETPLACE UNTUK PENGEMBANGAN USAHA MIKRO,KECIL DAN MENENGAH (UMKM) Prasetyo Dono Saputro Prodi Teknik Industri Ae Fakultas Teknik - ITSNU Pasuruan Email koresponden : Prasetyo@yahoo. Abstrak Dalam menyongsong Revolusi Industri 4. 0 ditandai era ekonomi digital (Digital Economy Er. Era ekonomi baru ditandai dengan penerapan teknologi informasi dalam menjalankan kegiatan ekonominya. Pengguna internet di Indonesia usia 13-18 tahun =16,68%,usia 19-34 tahun = 49,52 %, usia 35-54 tahun = 29,55 %,usia >54 tahun = 4,24%. Dan jumlah pengguna internet berdasarkan jenis kelamin, jenis kelamin pria sebesar = 51,43 %, jenis kelamin perempuan sebesar = 48,57%. Penggunaan internet saat ini bahkan telah merambah ke sistem e-commerce market place yang merupakan kegiatan jual beli barang/jasa melalui jaringan elektronik . Transaksi melalui e-commerce melibatkan 3 pihak, yaitu : suppliers/partners, pengelola website . ur compan. , dan pelanggan . Adapun data pemanfaatan internet sebagai berikut : mencari harga = 45,12 %, membantu pekerjaan = 41,04%, informasi membeli = 37,82 %, beli online = 32,19 %, cari kerja = 26,19 %, transaksi perbankan =17,04%, jual online = 16,83%. Tahapan yang terjadi pada e-commerce market place adalah: . Pemesanan dilakukan secara online . ilakukan oleh pembel. Melakukan konfirmasi pembayaran . ilakukan oleh pembel. Memeriksa kondisi stock barang . ilakukan oleh penjua. Melakukan pengaturan pengiriman barang . engatur jasa pengiriman yang disediakan oleh sistem e-commerce marketplace, biasanya dilakukan oleh . Retur . roses garansi biasanya dilakukan dalam sistem e-commerce market place, tujuannya agar kepercayaan pelanggan dapat tercapai / terpenuh. Kata kunci : e-commerce, market place. UMKM Abstract In welcoming the Industrial Revolution 4. 0 marked the era of the digital economy (Digital Economy Er. The new economic era is characterized by the application of information technology in carrying out its economic activities. Internet users in Indonesia aged 13-18 years = 16. 68%, age 19-34 years = 49. 52%, age 35-54 years = 29. 55%, age> 54 years = 4. And the number of internet users by sex, male gender is = 51. 43%, female gender is = 48. The use of the internet today has even penetrated into the e-commerce market place system which is a sale and purchase of goods / services through electronic networks . Transactions through e-commerce involve 3 parties, namely: suppliers / partners, website managers . ur compan. , and customers . The data on internet usage are as follows: looking for prices = 12%, helping jobs = 41. 04%, buying information = 37. 82%, buying online = 32. 19%, looking for work = 26. 19%, banking transactions = 17. 04%, selling online = 16. The stages that occur in e-commerce market place are: . Orders are made online . arried out by the buye. Confirming payment . arried out by the buye. Checking the condition of the stock of goods . arried out by the selle. Arranging the delivery of goods . rranging shipping services provided by the e-commerce marketplace system, usually carried out by the selle. ecommerce market place, the goal is that customer trust can be achieved / fulfille. Keywords: e-commerce, market place . MSME (Micro. Small. Medium Enterprise. PENDAHULUAN Usaha kecil dan menengah (UKM) memiliki peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi dan industri. Menyadari pentingnya peranan UKM dalam perekonomian Received: 17/01/20 Ae Accepted: 29/03/20 Vol. 07/No. 01/2020 P-ISSN: 2460-0113 IE-ISSN: 2541-4461 negara ini, sudah selayaknya bila mendapatkan perhatian dari pemerintah untuk mendorong kemandirian dan keberhasilan pelaku usaha. Dalam menyongsong Revolusi Industri 4. 0 ditandai era ekonomi digital (Digital Economy Er. Era ekonomi baru ditandai dengan penerapan teknologi informasi dalam menjalankan kegiatan ekonominya. Jumlah Pembeli "Online" Indonesia capai 11,9 persen dari populasi. Jual beli secara online yang didorong oleh pertumbuhan industri e-commerce market place di Tanah Air turut meningkatkan jumlah pembeli melalui platform tersebut . konomi kompas. com, 2. Penerapan teknologi informasi yang dibutuhkan pada Revolusi Industri 4. 0 untuk pengembangan UKM adalah berbasis web dan aplikasi. Banyak sistem e-commerce yang berbasis marketplace yang memudahkan UKM untuk berkembang. Apalagi sistem e-commerce marketplace tersebut sangat gencar untuk membantu UKM dalam mengembangkan usaha dalam jual beli online. Pangsa pasar e-commerce Indonesia pada 2015 mencapai US$ 1,68 miliar atau baru sekitar 1,2 persen dari penjualan ritel senilai US$ 145,83 miliar. Penjualan e-commerce Indonesia diperkirakan akan mencapai US$ 46 miliar atau sekitar 8 persen dari penjualan ritel pada 2025 . id,2. Gambar 1 : Survei penetrasi pengguna internet berdasarkan jumlah dan berdasarkan Gambar : 2 Komposisi pengguna internet berdasarkan usia dan jenis kelamin Berdasarkan gambar 2 diketahui bahwa internet telah menjamah berbagai usia termasuk usia remaja . -18 tahu. , bahkan usia lansia (> 54 tahu. Dari gambar 2 dapat diketahui bahwa Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol. 07/No. 01/2020 P-ISSN: 2460-0113 IE-ISSN: 2541-4461 pengguna internet usia 13-18 tahun : 16,68%,usia 19-34 tahun : 49,52 %, usia 35-54 tahun : 29,55 %, >54 tahun : 4,24%. Dan jumlah pengguna internet berdasarkan jenis kelamin, jenis kelamin pria sebesar: 51,43 %, jenis kelamin perempuan sebesar: 48,57%. Penggunaan internet saat ini bahkan telah merambah ke sistem e-commerce market place yang merupakan kegiatan jual beli barang/jasa melalui jaringan elektronik . Menurut Turban . 0, hal . , mendefinisikan sebagai berikut Electronic Commerce (EC or e-commerc. describes the process of buying, selling, transferring, serving, or exchanging products, services, or information via computer networking including the Internet. Tabel : 1 Perbandingan kegiatan usaha antara era ekonomi lama dengan era ekonomi baru . evolusi industri 4. No. Jenis Kegiatan Era Ekonomi Lama Era Ekonomi Baru 1 Pembelian Calon pembeli datang ke Calon pembeli menguntook jungi website 2 Pemesanan barang Melakukan pemesanan di Melakukan pemesanan metook lalui fitur yang disediakan website/ aplikasi 3 Kegiatan pemasaran Melalui brosur, spanduk. Melalui situs jejaring sosial, leaflet, banner, dari mulut search engine, situs iklan ke mulut 4 Penyediaan sarana fisik Harus menyediakan took Tidak harus menyediakan, untuk display barang karena sudah memanfaatkan katalog produk secara 5 Biaya pemasaran Cukup besar, karena harus Tidak besar. Dengan memencetak brosur, spanduk, manfaatkan status jejaring leaflet, banner. sosial, bisa melakukan kegiatan pemasaran. 6 Jangkauan konsumen Lebih sempit, karena ter- Lebih luas, karena jangbatas di lingkungan took kauan internet yang dapat tersebut berada. menjangkau dunia lebih luas . Gambar : 3 Pemanfaatan Internet bidang ekonomi Dari gambar 3 dapat diketahui prosentase jual beli online dalam pemanfaatan internet di bidang ekonomi. Adapun data pemanfaatan internet sebagai berikut : mencari harga : 45,12 %. Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol. 07/No. 01/2020 P-ISSN: 2460-0113 IE-ISSN: 2541-4461 membantu pekerjaan : 41,04%, informasi membeli : 37,82 %, beli online : 32,19 %, cari kerja : 26,19 %, transaksi perbankan : 17,04%, jual online : 16,83%. Menurut Kuncoro . , tantangan yang dihadapi oleh pengusaha kecil dapat dibagi menjadi dua kategori. Kategori pertama adalah pengusaha kecil dengan omset kurang dari Rp 000,- dan tantangan dari kategori pertama adalah bagaimana menjaga kelangsungan hidup Kategori kedua adalah pengusaha kecil dengan omset usaha antara Rp 50. 000,hingga Rp 1. 000,- dan tantangan yang dihadapi adalah : . belum mempunyai sistem administrasi keuangan dan manajemen yang baik, . masalah penyusunan proposal agar dapat memperoleh pinjaman dari bank, . masalah menyusun perencanaan bisnis, . masalah akses terhadap teknologi, . masalah memperoleh bahan baku, . masalah perbaikan kualitas barang dan efisiensi, . masalah tenaga kerja yang terampil. Tujuan untuk penulisan artikel ini adalah untuk mendukung tercapainya kemudahan, efisiensi, efektivitas dalam melakukan transaksi bisnis dan penyediaan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan. Tujuan khusus adalah mengoptimalkan dalam pemanfaatan penggunaan ecommerce marketplace untuk pengembangan usaha kecil dan menengah. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah dengan conceptual framework dan empiris berdasarkan kajian literature yang berhubungan dengan teknologi informasi, usaha kecil dan menengah, e-commerce market place. Adopsi Teknologi Adopsi teknologi adalah proses multi dimensi, dimana mempunyai perilaku yang dipengaruhi oleh berbagai rangkaian keadaan (Dhewanto. Wawan, et al: . Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) Sesuai dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro. Kecil dan menengah (UMKM), dapat diartikan sebagai berikut : Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang atau perseorangan dan atau badan usaha Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, dilakukan orang perorangan bukan merupakan anak perusahaan, bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dan bukan menjadi bagian langsung atau tidak langsung dari usaha menengah atau usaha Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, dilakukan orang perorangan dan bukan merupakan anak perusahaan, bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dan bukan menjadi bagian langsung atau tidak langsung dari usaha kecil atau usaha besar. Dalam undang-undang nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM), dapat digolongkan sesuai kriteria sebagai berikut : Usaha Mikro mempunyai : A Asset :maximum 50 juta A Omzet : maximum 300 juta Usaha Kecil mempunyai : A Asset : > 50 juta Ae 500 juta A Omzet :> 300 juta Ae 2,5 M Usaha Menengah mempunyai : A Asset :> 500 JUTA Ae 10 M A Omzet : > 2,5 M Ae 50 M Batasan Usaha Mikro. Kecil dan Menengah menurut Bank Indonesia, yaitu : Usaha Mikro adalah usaha yang dijalankan oleh rakyat miskin atau mendekati miskin. Usaha tersebut dimiliki oleh keluarga dengan sumber daya lokal milik keluarga tersebut dan tidak memperoleh dari lembaga keuangan tertentu dan teknologi sederhana. Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak usaha atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol. 07/No. 01/2020 P-ISSN: 2460-0113 IE-ISSN: 2541-4461 usaha menengah atau usaha besar yang memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp 000,00 . ima puluh juta rupia. sampai dengan paling banyak Rp 500. 000,00 ima ratus juta rupia. tidak termasuk bangunan dan tanah tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp 300. 000,00 . iga ratus juta rupia. sampai paling banyak Rp 2. 000,00 . ua milyar lima ratus juta rupia. Usaha Menengah adalah omset tahunan kurang dari 3 milyar dan asset sebesar 5 milyar untuk sektor industri, asset sebesar 600 juta di luar tanah dan bangunan untuk sektor non industri manufaktur (Dhewanto. Wawan, et al. , 2015:23-. E-commerce Market Place Menurut Mike Simpson dan Anthony J. Dochery . , e-commerce adalah sarana perdagangan yang melibatkan pengguna elektronik, terutama melalui internet, untuk proses jual dan beli, termasuk iklan, undangan, negosiasi dan hasil kontrak dan prestasi. Sedangkan ecommerce menurut Laudon dan Traver . adalah penggunaan internet dan web untuk bertransaksi bisnis, memungkinkan terjadinya transaksi komersial antara organisasi dan E-commerce sebagai proses membeli dan menjual produk atau jasa dengan menggunakan data elektronik transmisi melalui internet dan w (Grandona dan Pearson dalam Peixin Li dan Wei Xie, 2. Menurut Gouzali Saydam . e-commerce adalah pertukaran barang, jasa dan atau informasi melalui medium elektronik dengan imbalan Berdasarkan mediumnya e-commerce dibagi menjadi 2 e-commerce non internet dan ecommerce internet. Menurut Boris Wertz dan Angela Tran Kingyens . , marketplace didefinisikan sebagai berikut. AuSebuah online marketplace . asar onlin. adalah jenis dari situs e-commerce yang menghubungkan bagi mereka para penyedia produk atau jasa . dengan mereka yang mencari untuk membeli produk atau layanan . Pembeli dan penjual ini mungkin memiliki kesulitan menemukan satu sama lain sebelumnya, dan dengan demikian online marketplace . asar onlin. menciptakan efisiensi di pasar lainnya . yang dianggap tidak Ay Menurut ditjenpdt. id e-commerce market place terdiri dari : . Business to business (B2B) : transaksi komersial antar pelaku bisnis, . Consumer to consumer (C2C) : transaksi komersial antar pribadi , . Business to consumer (B2C) : pasar yang mempertemukan antara penjual dan pembeli. Faktor-faktor yang mempengaruhi e-commerce Berikut faktor-faktor yang mendorong adopsi e-commerce yang diambil dari beberapa jurnal Perspektif Lingkungan Lingkungan Institusi Lingkungan institusi termasuk efisiensi sistem hukum, dan kebijakan pemerintah proaktif, mempengruhi keputusan banyak perusahaan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Price Waterhouse Coopers pada usaha kecil dan menengah (UKM) di daerah dalam Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) dan menemukan bahwa kebijakan pemerintah adalah penentu yang sangat penting dari penerapan e-commerce. Lingkungan Ekonomi Dilihat dari tingkat perkembangan ekonomi suatu bangsa, infrastruktur IT di negara-negara berkembang sering tidak cukup berkembang untuk memainkan supply-dorongan peran dibandingkan dengan negara lain yang berkembang. Lingkungan Sosiokultural Kebudayaan nasional menentukan tidak hanya apakah entitas sosial di negara tertentu akan mengadopsi teknologi tertentu, tetapi juga sejauh mana inovasi teknologi diterima dan cara-cara yang digunakan. Perspektif Perusahaan Ukuran dan Struktur Perusahaan Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol. 07/No. 01/2020 P-ISSN: 2460-0113 IE-ISSN: 2541-4461 Adopsi e-commerce dipengaruhi oleh ukuran perusahaan dalam dua cara. Perusahaan besar sering memiliki bisnis, manusia, dan teknologi sumber daya yang cukup untuk berinvestasi dalam e-commerce. Strategi Perusahaan Diambil dari Berthon, strategi perusahaan secara keseluruhan dapat dibagi menjadi dua kategori, yakni orientasi inovasi dan orientasi konsumen. Perusahaan yang mengambil strategi inovasi selalu mencoba untuk mengeksplorasi kebutuhan laten saat ini dari konsumen, sedangkan perusahaan dengan orientasi konsumen lebih mengutamakan kebutuhan konsumen. Globalisasi Perusahaan menghadapi persaingan asing berada di bawah tekanan yang lebih besar untuk mengadopsi e-commerce guna memperluas pangsa pasar dan beroperasi secara lebih efisien. Sikap Manajerial Beberapa studi empiris menyelidiki peran sikap manajerial dalam adopsi ecommerce. Namun, manajemen memang memainkan peran penting dalam pengambilan Tekanan Eksternal (Konsumen dan Supplie. Beberapa peneliti telah mempelajari perilaku perusahaan yang mengadopsi ecommercedari pandangan tekanan konsumen. Perspektif Teknologi Lingkungan Teknologi Makro Infrastruktur IT dan internet yang memadai pada suatu negara dapat menjadi kunci faktor yang mempengaruhi adopsi e-commerce perusahaan. Kekuatan Teknis Perusahaan Kekuatan teknis perusahaan terwujud dengan kapasitas dalam mencerna dan menyerap teknologi baru yang mengatakan, apakah mereka dapat mengintegrasikan teknologi ecommerce dengan sistem informasi yang ada. Manfaat Konteks teknologi mengacu pada aspek-aspek seperti manfaat yang dirasakan, kompabilitas, dan biaya yang mempengaruhi adopsi teknologi e-commerce. Manfaat yang dirasakan mengacu pada tingkat penerimaan dari kemungkinan keuntungan yang diberikan oleh teknologi e-commerce untuk organisasi tersebut. Adopsi IT UKM harus mengadopsi IT untuk mengoptimalkan proses bisnis seperti perencanaan, pengendalian, kolaborasi dan komunikasi, kebutuhan informasi dan operasi internal dan espektasi, membuat keptusan waktu dan informasi, dan mengimplementasikan strategi Dukungan Pemerintah Survey yang dilalukan oleh Zhang . pada 114 UKM di Cina yang berpartisipasi dalam B2B e-commerce marketplace, menemukan bahwa pemerintah memainkan peran yang penting dalam menciptakan lingkungan e-commerce yang mendukung dan Mereka merekomendasikan bahwa pemerintah harus memfasilitasi dan membantu penyediaan informasi untuk pengembangan adopsi e-commerce di tingkat Perspektif Individu C Kemampuan ITdan Pengalaman IT Kemampuan IT dan pengalaman IT pemilik e-commerce juga diidentifikasi sebagai faktor penentu adopsi e-commerce oleh UKM di negara-negara berkembang. Secara umum, tidak cukup satu masalah yang sering muncul di UKM tentang kemampuan ITnya. Jika pemilik UKM memiliki kemampuan dan pengalaman IT yang lebih besar maka mereka akan percaya diri dalam mengadopsi IT dan akan mengurangi ketidakpastiandan resiko adopsi teknologi. Selain itu pula, pemilik UKM akan percaya Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol. 07/No. 01/2020 P-ISSN: 2460-0113 IE-ISSN: 2541-4461 bahwa keterampilan dan pengetahuan yang dimilikinya dapat membantu dan meningkatkan kecepatan adopsi teknologi itu sendiri. HASIL DAN PEMBAHASAN Rancangan Aplikasi Transaksi melalui e-commerce melibatkan 3 pihak, yaitu :suppliers/ partners, pengelola website . ur compan. , dan pelanggan . Gambar : 4 Rancangan aplikasi e-commerce (Turban, 2. Konsep dasar dari e-commerce market place adalah melakukan proses otomatisasi dari setiap proses yang ada di perusahaan, yaitu : proses pesan barang, proses pengadaan barang, proses pengiriman pesanan kepada pelanggan dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan membuat Customer Relationship Management (CRM). Dalam menghadapi mekanisme pasar adalam rangka revolusi industri 4. 0, penguasaan pasar/market merupakan syarat utama untuk meningkatkan daya saing UMKM. Informasi pasar produksi . yang diperlukan, contohnya : . jenis barang atau produk yang dibutuhkan oleh konsumen di daerah tertentu. daya beli masyarakat terhadap produk tersebut. harga ketentuan dari pasar. selera konsumen pada pasar lokal, regional ataupun internasional. Menurut Ishak . bahwa informasi pasar merupakan faktor utama dari sebuah produksi dan untuk mengetahui : . sumber bahan baku yang akan dibutuhkan. harga bahan baku yang akan dibeli. bagaimana cara untuk memperoleh modal usaha. dimana mendapatkan tenaga kerja yang professional. tingkat upah atau gaji yang layak untuk . dimana dapat memperoleh alat-alat atau mesin yang dibutuhkan. Menurut Suyanto . hal positif yang dapat didapat bila menggunakan dan memanfaatkan jaringan internet : . dapat mempertinggi promosi produk dan layanan melalui kontak langsung, kaya informasi, dan interaktif dengan pelanggan. menciptakan satu saluran distribusi bagi produk yang ada. biaya pengiriman informasi ke pelanggan lebih hemat jika dibandingkan jasa paket. waktu yang dibutuhkan untuk menerima atau mengirim informasi sangat singkat. Konten dari e-commerce market place juga harus di persiapkan dengan lengkap, agar pelayanan dan pemenuhan terhadap konsumen/pelanggan. Hal tentang konten tersebut antara lain : e-infrastructure ( berisi tentang system yang mengintegrasikan tentang website, hosting, keamanan jaringan, networ. , e-proses . erisi tentang cara pembayaran . ash/kredi. , dan pengiriman . ),e-market . erisi tentang pemasaran dan ikla. , e-communities . erisi tentang komunitas, audience, partner bisni. , e-service. erisi tentang Customer Relationship Management. Partnership Relationship Managemen. , e-content . erisi tentang sistem pendukung dari operato. Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol. 07/No. 01/2020 P-ISSN: 2460-0113 IE-ISSN: 2541-4461 Gambar 5 : Komponen yang mendukung dari e-commerce (Turban, 2. Model transaksi e-commerce Business to Consumer (B2C) , dalam transaksi ini, penjual adalah organisasi, sedangkan pembeli adalah individu. Business to Consumer (B2C) biasanya juga dikenal sebagai e-tailing . lectronic retailin. KESIMPULAN Dapat disimpulkan sebagai berikut : Tahapan yang terjadi pada e-commerce market place adalah: Pemesanan dilakukan secara online . ilakukan oleh pembel. Melakukan konfirmasi pembayaran . ilakukan oleh pembel. Memeriksa kondisi stock barang . ilakukan oleh penjua. Melakukan pengaturan pengiriman barang . engatur jasa pengiriman yang disediakan oleh sistem e-commerce marketplace, biasanya dilakukan oleh penjua. Retur . roses garansi biasanya dilakukan dalam sistem e-commerce market place, tujuannya agar kepercayaan pelanggan dapat tercapai/terpenuh. Keuntungan dari e-commerce marketplace, ditinjau dari: Perusahaan : Eo Memperluas jaringan pemasaran, baik secara nasional maupun internasional Eo Mempersingkat saluran distribusi pemasaran Eo Membantu perusahaan skala kecil (UMKM) agar dapat bersaing dengan perusahaan skala besar Pelanggan : Eo Memberikan kemudahan pelanggan untuk memilih produk yang diinginkan Eo Memberikan informasi tentang produk secara detail dan cepat Eo Memberikan konsumen agar dapat berinteraksi dengan komunitas secara digital dan bertukar pendapat Masyarakat : Eo Memberikan kesempatan untuk berwirausaha / bekerja di rumah (UMKM) Eo Dapat memilah barang/produk sesuai dengan kualitas yang baik dan harga yang lebih murah Eo Memberikan kesempatan layanan bagi masayarakat yang tinggal di daerah pedesaan Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol. 07/No. 01/2020 P-ISSN: 2460-0113 IE-ISSN: 2541-4461 Kekurangan dari e-commerce marketplace, ditinjau dari : Segi teknologi : Eo Belum adanya tentang standard baku mengenai mutu, keamanan dan handal. Eo Masalah bandwith . aringan interne. Eo Terkadang ada kendala di waktu pemeliharaan web server Segi non-teknologi : Eo Banyaknya pelanggan yang bertransaksi di luar sistem e-commerce marketplace Eo Banyaknya anggapan bahwa e-commerce marketplace tidak aman dan mahal Eo Banyaknya penjual nakal, yang menjual barang/produk yang palsu/kw DAFTAR PUSTAKA