Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 7 No. 2, 128 - 133 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PENGELOLAAN ADMINISTRASI SEKOLAH MENGGUNAKAN FASILITAS BERBAGI ONLINE Yuli Astuti . Novikasari Kusumarini . Lilis Dwi Farida . Program Studi Manajemen Informatika. Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Amikom Yogyakarta Program Studi Sistem Informasi. Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Amikom Yogyakarta Email: yuli@amikom. Email: novikasari. k@students. Email: rida@amikom. INFO ARTIKEL Riwayat Artikel : Diterima : 5 September 2019 Disetujui : 2 Mei 2020 Kata Kunci : Berbagi online. Google Drive. Pemakaian Bersama ARTICLE INFO Article History : Received : September 5, 2019 Accepted : May 2, 2020 Key words: Share online. Google Drive. Shared Use ABSTRAK SDIT Baitussalam 2 dalam pengolahan data administrasi sekolah untuk pemakaian bersama masih disimpan pada flashdisk pribadi dan dokumen cetak yang rentan rusak, hilang atau lupa, serta guru wali kelas dalam mengolah nilai memiliki kendala harus menunggu nilai dari masing-masing guru mapel memberikan datanya secara langsung, sehingga sangat menghambat pekerjaan wali kelas. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diberikan solusi diadakan pelatihan atau workshop pemanfaatan fasilitas berbagi online menggunakan Google Drive agar data pemakaian bersama bisa digunakan dengan maksimal dan bisa dikerjakan secara bersama dkiwaktu yang sama. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kinerja Guru SDIT Baitussalam 2 Dalam Pengelolaan Administrasi Sekolah. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan soal pretest kemudian memberikan materi pelatihan dan selanjutnya memberikan soal posttest denga nisi soal sama dengan pretest. Hasil atau Luaran dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman serta ketrampilan guru dilihat dari hasil pretest dan posttestnya kemudian dihitung menggunakan skala likert. Dari hasil Perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa guru pada SDIT Baitussalam 2 belum sepenuhnya bisa menggunakan fasilitas berbagi online menggunakan google drive dengan dengan faktor penghambat akses internet yang ada sering mengalami down sehinnga peserta mengalami kesulitan saat mempraktekkan materi pelatihan. ABSTRACT SDIT Baitussalam 2 in the processing of school administration data for shared use is still stored on a personal flash disk and printed documents that are vulnerable to damage, loss or forget, and the guardian class teacher in processing the required grades must increase the value of each subject teacher who provides the data directly, so it is very hindering the homeroom teacher's Based on these considerations, training solutions are held or workshops that provide facilities provided online using Google Drive so that shared usage data can be used maximally and can be done simultaneously. The purpose of this activity is to improve the performance of SDIT Baitussalam 2 Teachers in School Administration Management. The method used is to provide pretest questions then provide training material and then provide posttest questions with the same problem with the pretest questions. The outcome or output of this activity is an increase in teacher understanding and skills seen from the results of the pretest and posttest then calculated using a Likert scale. From the results of the assessment, it can be concluded that teachers at SDIT Baitussalam 2 have not been able to use online sharing facilities using Google Drive with existing internet access inhibiting factors that need to be facilitated so that participants are promoted when practicing training materials. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 7 No. 2, 128 - 133 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 PENDAHULUAN Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Baitussalam 2 adalah sekolah dasar yang berbasis islami yang terletak di Salam. Wukirsari. Cangkringan. Sleman. Yogyakarta. SD IT Baitussalam 2 dibawah Yayasan Nidaou At Taqwa ini mempunyai tujuan berusaha mendidik tunas bangsa yang beraqidah lurus, beribadah dengan benar, berakhlaq mulia, sehat dan kuat badannya, cerdas, mandiri, berwawasan luas, bermanfaat bagi sesama dan memiliki karakter seorang pemimpin (Admin SDIT Baitussalam . Data administrasi sekolah untuk pemakaian bersama masih disimpan pada flashdisk pribadi dan dokumen cetak yang rentan rusak, hilang atau lupa, begitu juga dalam pengumpulan nilai mapel sehingga wali kelas harus menunggu dari masing-masing guru agar bisa mengolah semua nilai kelas. Setelah dilakukan observasi dan wawancara dengan Wakil Kepala Sekolah SDIT Baitussalam 2, terdapat permasalahan yang penulis temukan yaitu masih kurangnya kompetensi guru-guru dalam penggunaan media berbagi online dan penggunaan email. Berdasar permasalahan yang ada pada objek pengabdian maka, dapat dirumuskan untuk menggunakan Google Drive agar data pemakaian bersama bisa digunakan dengan maksimal dan bisa dikerjakan secara bersamaan . Objek yang dimaksud adalah tempat pengambilan data, informasi untuk mengambil solusi dari permasalahan yang ada (Sugiyono, 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, ketrampilan serta kompetensi guru SDIT Baitussalam 2 Cangkringan yang berkaitan dengan pemakaian fasilitas berbagi online yang ada pada google AuFile sharing atau berbagi berkas adalah aktivitas membagi atau menyediakan akses data ke media digital di internet kepada orang lain. Data yang dibagi bisa sangat beragam, mulai dari program komputer, dokumen, buku elektronik, ataupun multimedia . ambar, video, dan audi. Untuk bisa saling berbagi, penyedia berkas harus meng-upload berkas ke komputer server terlebih dulu. Kemudian barulah orang lain bisa mengunduhnya dari komputer server tersebutAy (Anonim, 2. Sedangakan Google drive adalah salah satu layanan yang ditawarkan oleh Google dan merupakan layanan untuk menyimpan dokumen atau file secara gratis maupun berbayar tergantung pada jumlah kapasitas memori penyimpanan itu sendiri (Zakaria, 2. Sedangkan Perhitungan kuisioner dari responden akan dihitung menggunakan skala lilert yang mana suatu skala psikometrik yang umum digunakan dalam angket dan merupakan skala yang paling banyak digunakan dalam riset berupa survei. Nama skala ini diambil dari nama Rensis Likert, yang menerbitkan suatu laporan yang menjelaskan penggunaannya. Metode ini digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi orang (Sugiyono, 2. METODE Pada metode pengabdian ini dilakukan tahapan kegiatan sebagai solusi dalam menyelesaikan masalah yang dialami oleh guru SDIT Baitussalam 2 Cangkringan. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh penulis terdapat banyak masalah yang ada diantaranya: Guru jarang mengakses internet bahkan bisa dibilang hampir tidak pernah menggunakan email walaupun pada sekolah sudah ada akses internet sendiri. Penggunaan akses internet hanya untuk media sosial yang tidak berhubungan dengan pekerjaan guru di sekolah. Penggunaan Microsoft office seperti word, excel dan power point hanya sebatas untuk media menulis sebagai pengganti manual. Penggunaan flashdisk sebagai penyimpanan data masih sangat tinggi. Waktu tunggu antar pekerjaan masih sangat tinggi, contoh seperti pengolahan soal yang seharusnya dikumpulkan pada hari ini tetapi karena guru yang bersangkutan berhalangan hadir maka pengumpulan soal harus mundur sampai guru bisa hadir ke sekolah. Contoh yang lain seperti pengolahan nilai raport, wali kelas juga harus menunggu semua guru mapel mengumpulkan nilai kemudian wali kelas bsaru bisa mengolah ke raport. Berdasarkan permasalahan yang ada maka pengabdi akan melakukan pengembangan pengetahuan untuk guru melalui pelatihan menggunakan google drive untuk meningkatkan kompetensi dalam kinerja Guru SD IT Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 7 No. 2, 128 - 133 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 Baitussalam 2 Cangkringan dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut: Melakukan koordinasi dengan pihak sekolah yaitu dengan kepala sekolah SDIT Baitussalam Cangkringan Efendiawan. Pd untuk menentukan jadwal pelaksanaan pelatihan. Menyiapkan alat dan bahan pengabdian yaitu berupa modul pelatihan dan soal kuisioner yang diberikan pada saat sebelum dan sesudah pelatihan, menyiapkan koneksi internet ke perangkat computer atau laptop yang dibawa masing-masing peserta. Melakukan evaluasi terhadap guru SDIT Baitussalam 2 dari hasil kuisioner yang sudah Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pelatihan serta tanya jawab yang diawali penjelasan materi tentang email, google drive, excel, word dan power point. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara sebagai berikut: Guru mengerjakan soal pretest berkaitan dengan pengetahuan email, google drive, data sharing, excel, word, dan power point sebelum diadaakan pelatihan. Guru mendapatakan pelatihan atau workshop dari tim pengabdi yang dilakukan langsung di SDIT Baitussalam 2 Cangkringan. Dengan materi pembuatan email, pengenalan fasilitas google drive, cara upload dan download file pada drive, cara mengedit dan menyimpan pada google sheets, google docs dan google Guru mempraktekkan cara pembuatan email, cara upload file dan folder ke drive, cara mendownload, mengedit online data yang ada sheets, docs dan slides serta menyimpan file yang telah diedit. Pengabdi memberikan soal latihan untuk dikerjakan oleh guru disetiap akhir sesi Guru mengerjakan soal posttest dengan soal yang sama persis dengan soal pretest. Tahan selanjutnya sharing session atau diskusi untuk memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya tentang materi pelatihan dan tim pengabdi akan menjawab dengan memberikan solusi. Tahap pemberian alat pendukung berupa pointer presentasi dari pengabdi ke SDIT Baitussalam 2 Cangkringan sebagai mitra. Proses kegiatan terdapat pada gambar 1 sampai dengan gambar 4. Gambar 1. Foto Pengabdi dan Mahasiswa sebagai Tim Pengabdi Gambar 2. Foto Kegiatan Pelatihan Gambar 3. Foto Penyerahan Alat Pendukung Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 7 No. 2, 128 - 133 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 Gambar 4. Foto Bersama Setelah Selesai Pelatihan HASIL DAN PEMBAHASAN Daftar pertanyaan pada pre test dan post test dibuat sama karena untuk mengukur kemampuan para guru sebelum dan setelah diberikan pelatihan, adapun daftar pernyataan terdapat pada Tabel 1 dan untuk penentuan skala jawaban seperti pada Tabel 2. Tabel 1. Daftar Pernyataan Pernyataan Seberapa sering menggunakan email ? Berapa banyak akun email yang Pernahkah menggunakan fasilitas google selain email ? Pernahkan menyimpan file di drive ? Seberapa sering menyimpan file di Pernahkah mengubah data di google Pernahkah mengubah data di google Pernahkah mengubah data di google Pernahkah menggunakan fasilitas google classroom ? 10 Pernahkan menyimpan foto di google Tabel 2. Skala Jawaban Skala Jawaban Nilai Sangat Paham Paham Sedang Kurang Sangat Kurang Untuk mendapatkan hasil intepretasi, harus diketahui terlebihdulu nilai tertinggi (Y) dan nilai terendah (X). Penilaian intepretasi dapat dihitung dengan rumus seperti pada persamaan 1 dan persamaan 2. Y = Skor tertinggi * jumlah responden X = Skor terendah * jumlahn responden Dengan rumus interval pada persamaan 3. I = 100 / Jumlah skor . Data total responden sejumlah 28 guru tetapi data pretest dan posttest yang dikerjakan hanya terkumpul 13 responden, dengan perhitungan sebagai berikut: Jumlah skor tertinggi untuk item Sangat Paham ialah 5 x 13 = 65, sedangkan item Sangat Kurang ialah 1 x 13 = 13. Dengan nilai interval sebagai I = 100 / Jumlah skor Maka = 100 / 5 : 20 Hasil (I) = 20 Dengan intervalnya jarak dari teredah 0% hingga tertinggi 100%. Berikut kriteria intepretasi skornya berdasarkan itervalnya : Angka 0 % - 19,99 % = Sangat Kurang (SK) Angka 20 % - 39,99 % = Kurang (K) Angka 40 % - 59,99 % = Sedang (S) Angka 60 % - 79,99 % = Paham (P) Angka 80 % - 99,99 % = Sangat Paham (SP) Hasil pretest terdapat pada Tabel 3. Tabel 3. Frekuensi Jawaban Pre Test SK K P10 Pada Tabel 3 merupakan tabel dan frekuensi jawaban tiap skala, untuk setiap Pada tabel tersebut pernyataan dialiaskan menjadi P1 Ae P10, pada penyataan pertama atau P1, frekuensi jawaban untuk skala jawaban AuSKAy yaitu 2, frekuensi jawaban AuKAy yaitu 6, frekuensi jawaban AuSAy yaitu 2, frekuensi jawaban AuPAy yaitu 3 dan frekuensi jawaban AuSPAy Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 7 No. 2, 128 - 133 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 Data frekuensi tersebut menunjukkan bahwa dari jumlah responden 13 orang, pada pernyataan pertama yaitu AuSeberapa sering menggunakan email ?Ay, terdapat sejumlah 2 orang yang menjawab SK (Sangat Kuran. , 6 orang yang menjawab K(Kuran. , 2 orang menjawab S (Sedan. , 3 orang yang menjawab P (Paha. dan tidak ada orang yang menjawab SP (Sangat Paha. Begitu pula penjelasan untuk penyataan-pernyataan selanjutnya. Sebelum menerapkan rumus index, diperlukan mencari hasil penilaian dari responden dengan rumus seperti pada persamaan Hasil penilaian responden dari persamaan 4 terdapat pada Tabel 4. R = T x Pn Keterangan - T = Total jumlah responden yang memilih - Pn = Pilihan angka skor likert Tabel 4. Tabel Hasil Penilaian Perny P P P P P P P P P P ataan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 Respo 3 2 3 3 3 2 2 1 2 2 nden 2 7 5 5 0 3 0 7 0 7 Selanjutnya menerapkan rumus index pada data frekuensi jawaban dapat dihitung dengan rumus seperti pada persamaan 5. Rumus Index % = Total Skor / Y x 100 Setelah diperoleh frekuensi jawaban tiap skala untuk setiap penyataan, maka berdasakan data frekuensi diperoleh hasil seperti pada Tabel 5. Tabel 5. Tabel Hasil Pre Test Hasil Pernyataan Skala Jawaban 49,23 Sedang 41,54 Sedang 53,85 Sedang 53,85 Sedang 46,15 Sedang 35,38 Kurang 30,77 Kurang 26,15 Kurang 26,15 Kurang P10 41,54 Sedang Rerata 40,92 Sedang Tabel 5. merupakan tabel data hasil skala jawaban untuk tiap pernyataan. Ditunjukkan bahwa pernyataan pertama yaitu AuSeberapa sering menggunakan email?Ay memiliki hasil yaitu 49,23 % dengan skala jawaban yang Hasil berdasarkan rumus index yang ada di Tabel 4. Setelah pelatihan, maka dilakukan posttest tahap kedua dengan hasil perhitungan frekuensi jawaban post test, hasil perhitungan terdapat pada Tabel 6 dan hasil perhitungan post test pada Tabel 7. Tabel 6. Frekuensi Jawaban Post Test SK K S P SP P1 3 P2 1 P3 3 P4 7 P5 6 P6 8 P7 9 P8 9 P9 8 P10 7 Tabel 7. Tabel Hasil Post Test Total Hasil Skala Pernyataan Penilaian Index % Jawaban Sedang 46,15 Sedang 55,38 Sedang 46,15 Kurang 36,92 Kurang 36,92 Kurang 29,23 Kurang 29,23 Kurang 29,23 Kurang 30,77 Kurang P10 33,85 Rerata 37,38 Kurang Tabel 7 merupakan tabel data hasil skala jawaban untuk tiap pernyataan. Ditunjukkan bahwa pernyataan pertama yaitu AuSeberapa sering menggunakan email?Ay memiliki hasil yaitu 46,15 % dengan skala jawaban yang Hasil berdasarkan rumus index yang ada di tabel 5. PENUTUP Kesimpulan Dari masyarakat di SDIT Baitussalam 2 Cangkringan dapat disimpulkan sebagai berikut : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ. Vol. 7 No. 2, 128 - 133 ISSN. : 2354-869X | ISSN. : 2614-3763 Hasil analisis metode skala likert menunjukkan hasil 40,92% pada kuisoner pre Yang berarti bahwa para peserta workshop memiliki pemahaman yang cukup terhadap pemanfaatan fasilitas google drive. Pada post test, hasil menunjukkan penurunan di 37,38 % yang artinya setelah workshop para peserta mengalami tingkat penurunan pemahaman terhadap fasilitas google drive. Penurunan nilai pemahaman disebabkan beberapa hal yaitu karena kendala jaringan internet yang tidak setabil sehingga proses workshop terganggu dan pemahaman awal para guru SD mengenai berbagi fasilitas dengan google drive berbeda dengan setelah diadakan workshop. Sebelum diadakan workshop pemahaman berbagi fasilitas tersebut hanya sebatas bisa mengirimkana email saja tetapi setelah diadakan workshop pemahaman tentang berbagi fasilitas menjadi lebih kompleks tidak hanya kirim email saja. [Onlin. Available: https://w. com/pengertian -dan-fungsi-google-drive/. [Accessed: 20Jul-2. Saran Untuk kegiatan pengabdian selanjutnya yang akan dilakukan pada SDIT Baitussalam 2 Cangkringan agar memperbaiki terlebih dahulu koneksi jaringan internetnya agar proses pelatihannya berjalan dengan lancar. DAFTAR PUSTAKA