PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. Oktober 2024. Hal. e-ISSN: 2964-4089 p-ISSN: 2964-4062 COMMUNITY ENGAGEMENT IN STRENGTHENING RELIGIOUS PIETY THROUGH SANAD-BASED PRAYER TRAINING IN TULUNG VILLAGE. KEDAMEAN DISTRICT Abdulloh Arif Mukhlas1. Sholihudin Al-Ayubi2. SaAodiyah3. Habiba Drajat4. Muhammad Aditya Chandra5. Safira Hasan6. Rina Zulaihah7 1,2,3 Institut Al Azhar Menganti Gresik. Indonesia Email: abdulloharifm@gmail. (Diajukan: 31 Mei 2024. Direvisi: 13 Juni 2024. Diterima: 30 September 2. ABSTRAK Pendampingan ini bertujuan untuk peningkatan nilai ketakwaan melalui pelatihan praktik sholat yang sesuai dengan yang diajarkan agama Islam. Pendampingan masyarakat ini dilakukan di desa Tulung, masyarakat yang memiliki latar belakang sejarah keagamaan yang kurang baik. Dahulu di desa Tulung adalah area basis PKI (Partai Komunis Indonesi. Kegiatan dalam pendampingan ini adalah pendalaman shalat bersanad. Sholat bersanad merupakan pendalaman gerakan maupun bacaan dalam sholat fardu maupun sunnah. Shalat bersanad ini memiliki upaya untuk menyambungkan gerakan sholat dengan guru maupun para ulama. Penelitian ini dilakukan dengan observasi ke masyarakat desa Tulung kecamatan Kedamean. Metode yang digunakan untuk melaksanakan pengabdian masyarakat ini PAR (Participatory Action Researc. dimana bantuan ini sangat penting menjadi solusi terhadap permasalahan yang terdapat di masyarakat. Penelitian Tindakan Partisipatif PAR merupakan salah satu model penelitiannya mencari sesuatu yang berhubungan dengan proses yang menghubungkan penelitian dengan proses perubahan sosial. Kata kunci: Ketakwaan. Sholat bersanad ABSTRACT This assistance aims to increase the value of piety through training in prayer practices in accordance with what is taught by Islam. This community assistance is carried out in Tulung village, a community that has a less than good religious historical background. In the past. Tulung village was a PKI (Indonesian Communist Part. base area. The activities in this assistance are deepening the practice of bersanad prayer. Bersanad prayer is an in-depth study of movements and readings in obligatory and sunnah prayers. This bersanad prayer has an effort to connect prayer movements with teachers and scholars. This research was conducted by observing the people of Tulung village. Kedamean sub-district. The method used to carry out this community service is PAR (Participatory Action Researc. where this assistance is very important to be a solution to problems in society. Participatory Action Research PAR is one of the research models looking for something related to the process that connects research with the process of social change. Keywords: Piety. Sanad Prayer PENDAHULUAN Syiar keagamaan di Desa Tulung, sekilas tidak ada masalah. Masing-masing dukuh sudah memiliki masjid sendiri. Di tulung ada masjid, di Panggang juga ada masjid. Rutinan sosial keagamaan, seperti jamaah yasin tahlil, istighosah, al barjanji juga disambut antusias masyarakat. Namun ada sisi menarik yang membuat kami ingin mengetahui lebih mendalam, yaitu, kegiatan shalat jamaah di masjid. Pada umumnya, shalat jamaah di Community Engagement In Strengthening Religious Piety. , (Abdulloh Arif Mukhlas, et a. | 15 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. Oktober 2024. Hal. masjid didominasi oleh orang-orang tua, yang sudah merasa dekat untuk segera menghadap sang pencipta. Namun di Tulung justru didominasi anak-anak menjelang Berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan, penduduk desa tulung sekarang mayoritas beragama Islam. Hubungan sosial mereka terjalin dengan baik. Mereka rukun dan saling tolong menolong. Keberadaan Desa Tulung yang jauh dari perkotaan, menjadi alasan utama tradisi dan budayanya masih nampak budaya pedesaan. Kami juga mendapatkan data bahwa desa Tulung memiliki latar belakang sejarah keagamaan yang kurang baik. Dahulu di desa Tulung adalah area basis PKI (Partai Komunis Indonesi. , orang yang tidak mengenal Tuhan. Berjalannya waktu. PKI sudah tidak ditemukan, namun belum sepenuhnya karakter budayanya dilenyapkan. Seperti tradisi mengosumsi minuman keras pernah menjadi hambatan dalam mendakwahkan agama Islam. Bahkan lokasi tempat mabuk diantaranya adalah di dekat waduk yang berada di dekat masjid desa Tulung. Mereka tidak sekedar mabuk, namun juga menghalangi atau mempengaruhi warga agar tidak pergi ke masjid. (Masyhur. Meskipun sekarang Masyarakat desa Tulung sudah jauh lebih baik dari pada yang dulu, namun bayang-bayang sejarah masa lalu masih tergambar jelas dalam ingatan. Hal itu menjadi alasan utama kehawatiran kami menurunnya semangat anak muda dalam mempelajari ilmu agama. Selain alasan tersebut, generasi tua yang menghendaki untuk berubah menjadi lebih baik membutuhkan perhatian untuk pembinaan. Pendaptan ekonomi masyarakat, mayoritas dari pertanian yang menggantungkan dengan hujan. Keterbatasan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sawah yang kurang mencukupi, menjadi salah satu penyebab kurang majunya pertanian masyarakat di desa Terdapat sebagian dari masyarakat yang berada di dusun tulung, menekuni bidang seni membuat bantal sebagai tambahan penghasilan. Karya yang dihasilkan sudah terbilang halus dan penampilannya menarik. Namun kwalitas bahan yang digunakan tergolong rendah, sehingga pangsa pasarnya adalah menengah ke bawah, demikian penuturan dari bapak Masyhuri selaku tokoh masyarakat yang sempat memberikan penjelasan kepada kami. Pengabdian kami kali ini adalah memberikan perhatian dan pembinaan kepada masyarakat dalam pengetahuan keagamaan agar bisa meningkatkan nilai ketaqwaan. Untuk peningkatan nilai ketaqwaan, kami telah bicarakan dengan beberapa tokoh Community Engagement In Strengthening Religious Piety. , (Abdulloh Arif Mukhlas, et a. | 16 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. Oktober 2024. Hal. Pembicaraan kami mengarah kepada bagaimana agar masyarakat bisa semangat dalam melaksanakan shalat berjamaah ke masjid, meramaikan masjid dan mensyiarkan agama. Diantara alasannya adalah, shalat merupakan landasan utama dalam ketakwaan, awal dari segala kebaikan. Akhir dari pembicaraan kami adalah melaksanakan kegiatan yang menjadi program kerja kami yaitu melaksanakan pelatihan shalat bersanad. Tema kegiatan yang akan kami laksanakan adalah AuPelatihan Sholat Bersanad. Meraih Sholat Yang Sempurna Bagi Imam dan MaAomumAy Pelatihan shalat bersanad ini ditujukan untuk semua masyarakat, hususnya kalangan dewasa, remaja serta santri TPQ di desa Tulung. Dengan diadakannya pelatihan sholat bersanad ini kami berharap mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang kami METODE Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah PAR (Participatory Action Researc. Penelitian Tindakan Partisipatif PAR merupakan salah satu model penelitian yang peneliti ikut berpartisipasi dalam mencari sebuah proses yang berhubungan dengan perubahan sosial, namun yang dapat dijadikan landasan dalam cara kerja PAR, terutama adalah gagasan-gagasan yang datang dari rakyat. 1 Dalam penelitan ini peneliti bertindak sebagai fasilitator yang menjembatani dalam berbagai aktifitas kegiatan menuju Langkah-langkah yang kami lakukan dalam pendampingan terhadap masyarakat desa Tulung ini adalah melalui tiga tahapan, ialah tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap pendampingan. Tahap Persiapan Survei dan Mapping Langkah pertama yang kami lakukan adalah observasi, suatu teknik pengumpulan data yang tidak hanya melibatkan manusia, namun juga melibatkan objek alam lainnya. Dalam kegiatan observasi yang kami lakukan adalah survei lapangan untuk mengidentifikasi kesenjangan dan peluang di desa-desa tempat kami melakukan pendampingan. Kami mendapatkan beberapa data dari lapangan potensi masyarakat yang perlu dikembangkan untuk menghasilkan SDM masyarakat yang lebih baik. Dari Community Engagement In Strengthening Religious Piety. , (Abdulloh Arif Mukhlas, et a. | 17 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. Oktober 2024. Hal. sisi ekonomi terdapat kreatifitas sebagian masyarakat membuat bantal. Karya dan produk bantal dari masyarakat selama ini tidak berfariasi sehingga kurang banyak memikat pangsa pasar. Demikian juga pemasaran hasil produksi yang belum maksimal memberikan harapan potensi pengembangan dengan memaksimalkan Dari sisi keagamaan kami melihat anak-anak dan generasi muda memiliki kesemangatan dalam ibadah. Namun kesemangatan tersebut belum diimbangi dengan generasi yang tua. Akan lebih syiar jika ibadah yang terjadi di Tulung tidak hanya didominasi anak-anak, namun juga disertai yang tua. Kesemangatan yang tua juga bisa memotivasi yang muda untuk lebih semangat. (Agus Afandi dkk, 2. Sosialisasi Tahap selanjutnya adalah tahap sosialisasi ke masyarakat tentang temuan data yang kami dapatkan. Dua potensi pengembangan masyarakat, pengembangan ekonomi dan pengembangan ketaqwaan, kami sampaikan untuk selanjutnya ditindak lanjuti. Pembahasan kami mengarah kepada pengembangan ketaqwaan dan penguatan akidah. Dengan kuatnya keimanan, tidak mudah terombang-ambing dan terpengaruh oleh adanya perbedaan keyakinan, tidak terpengaruh dengan suksesnya Sehingga masyarakat dapat terus hidup berdampingan dengan berpegang teguh pada nilai-nilai ajaran agama yang benar. Berdasarkan hasil sosialisasi, kami rencanakan program kegiatan pendalaman materi shalat. Karena baiknya iman seseorang berawal dan tercermin dari baiknya shalat yang dilakukan. Dengan baiknya kegiatan shalat diharapkan baik juga aktifitas sosial masyarakat sehari-hari. Karena shalat adalah tiyang agama )AEAE I EOI OEN II EIE OEE EE (EOEIO I EOA Shalat merupakan tiang agama, jihad merupakan puncak amal, dan zakat menetapkannya (HR. Al-Daylami dari Al. Tahapan Pelaksanaan Program kegiatan pendalaman materi shalat yang kami rencanakan akhirnya terlaksana pada hari Sabtu, 02 Desember 2023. Kegiatan ini dilaksanakan di masjid Baitur Rohman desa Tulung kecamatan Kedamean kabupaten Gresik, dengan Community Engagement In Strengthening Religious Piety. , (Abdulloh Arif Mukhlas, et a. | 18 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. Oktober 2024. Hal. mendatangkan seorang pakar, dosen Institut Al Azhar Menganti Gresik, yaitu ustad Abdul Wakhid. Ag. Sasaran pada pelaksaan pelatihan sholat bersanad ini adalah seluruh masyarakat desa Tulung, tidak ketinggalan juga anak-anak TPQ. Mereka memiliki antusias dan respon positif saat kegiatan berlangsung. Semangat dan keseriusan mereka selama kegiatan kelihatan dengan kesungguhan mereka mendengarkan dan menyimak materi yang disampaikan. Penyampaian Materi Materi yang disampaikan dalam kegiatan pendalaman materi shalat adalah seputar kesempurnaan shalat sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah, meliputi pengertian shalat, syarat, rukun, sunnah, batalnya shalat dan kesempurnaan Secara umum masyarakat sudah mengenal tentang shalat. Peserta yang hadir 100% sudah pernah melaksanakan shalat. Beberapa diantaranya adalah tokoh agama yang sudah menguasai dan mendalami shalat dengan baik. Bagi yang shalatnya belum baik, kegiatan tersebut memberikan pembelajaran yang sangat berharga untuk membenahi shalatnya agar menjadi lebih baik. Bagi yang sudah baik, kegiatan tersebut memberikan pemantapan dengan adanya dasar hadits yang disampaikan sebagai dasar dari cara shalat yang sesuai dengan ajaran Kesempurnaan dalam berjamaah adalah materi yang banyak belum dipahami Utamanya status menjadi imam. Hal ini wajar karena posisi menjadi imam hanya dilakukan oleh orang tertentu, yaitu tokoh masyarakat. Sedangkan masyarakat awam selalu menjadi maAomum. Meskipunn demikian ada beberapa yang mestinya menjadi perhatian oleh maAomum juga belum dimengerti. Misalnya seperti kewajiban maAomum masbuq. Untuk memotifasi masyarakat agar semangat berjamaah, materi pelatihan juga menyampaikan keutamaan shalat berjamaah. Dalam shalat berjamaah akan mendapatkan keutamaan 27 derajat daripada shalat sendiri. (Muhammad bin Idri. Dengan harapan syiar keagamaan di Desa Tulung akan lebih semarak. Untuk memperjelas materi, kami lanjutkan dengan sesi pendalaman materi dan tanya jawab seputar materi yang sudah kami sampaikan. Community Engagement In Strengthening Religious Piety. , (Abdulloh Arif Mukhlas, et a. | 19 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. Oktober 2024. Hal. Pendalaman Materi dan Tanya Jawab Proses pendalaman materi ini kami lakukan dengan praktik langsung yang diperagakan dari sebagian peserta. Pembelajaran dengan praktik langsung lebih efektif daripada sekedar menyampaikan materi. Karena shalat adalah ilmu praktik, seperti yang disabdakan Nabi shalatlah seperti apa yang kamu lihat terhadap (Ibn Haja. Para peserta sangat antusias dalam meperhatikan praktik pelaksanaan shalat. Posisi imam dan maAomum, jarak imam dan maAomum, gerakan-gerakan dalam shalat. Sesekali terjadi kesalahan praktik yang membuat rame peserta. Belajar dari kesalahan tersebut terkadang bisa membuat ingatan lebih kuat. Bagi yang tidak mendapatkan kesempatan praktik, bisa dengan bertanya seputar materi yang belum dipahami. Sehingga dalam kegiatan yang kami adakan mendapatkan respon baik dari masyarakat. Tahap Pendampingan Setelah pengabdian kepada masyarakat kami selesaikan, kami melakukan tahap follow-up/pendampingan. Cara yang kami lakukan dalam pendampingan ini adalah dengan menjalin komunikasi antara tim pengabdian dan perwakilan atau tokoh agama desa setempat. Desa Tulung Kecamatan Kedamean Kab. Gresik, untuk menanyakan perkembangan pengetahuan masyarakat tentang shalat setelah kegiatan yang kami Kami juga komunikasi dengan Ibu-ibu. Remaja Karang Taruna (KARTAR), dan Anggota IPNU-IPPNU Desa Tulung Kecamatan Kedamean Kab. Gresik, untuk menanyakan perkembangan semangat masyarakat dalam melaksanakan jamaah shalat. Komunikasi yang kami jalin berfungsi sebagai media konsultasi mengenai kendala-kendala yang dihadapi oleh komunitas dalam pelaksanaan ibadah shalat dan pelaksanaan berjamaah. Sehingga kami bisa memantau untuk menindak lanjuti lebih HASIL. PEMBAHASAN. DAN DAMPAK Respon dari masyarakat selama kami melaksanakan pendampingan sangat baik. Hal tersebut diperlihatkan dari reaksi masyarakat Desa Tulung Kecamatan Kedamean selama kami mengadakan kegiatan sangat antusias. Terbukti saat pelaksanaan pelatihan sholat bersanad, masyarakat menunjukkan indikasi adanya kemajuan yang positif dalam satu Community Engagement In Strengthening Religious Piety. , (Abdulloh Arif Mukhlas, et a. | 20 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. Oktober 2024. Hal. langkah perkembangan. Masyarakat tampak senang dan antusias dalam mendukung serta turut serta mensukseskan program kerja kami. Sehingga semua proses dalam kegiatan berjalan dengan sangat lancar. Para tokoh agama Desa Tulung, salah satunya Ketua TaAomir Masjid Baitur Rohman yaitu Ustadz Mashuri, beliau sangatlah mendukung program kami serta memberi kesempatan kepada kami untuk mengkoordinasi kegiatan ini dengan baik. Kegiatan program kerja yang kami lakukan adalah pelatihan sholat bersanad. Pelatihan ini kami adakan dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Tulung agar dapat semakin memperkokoh aqidah dan menguatkan keimanan kepada Allah SWT. Kegiatan pendampingan pengabdian kepada masyarakat Desa Tulung yang difokuskan kepada pendalaman materi shalat untuk meningkatkan kwalitas taqwa, menyadarkan mereka bahwa ibadah shalat ternyata tidak sesederhana yang selama ini dipikirkan. Sehingga masih banyak pengetahuan yang berhubungan dengan shalat yang perlu untuk Masyarakat juga disadarkan bahwa ibadah shalat memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan memiliki hubungan dengan ibadah yang lain. Sehingga seseorang yang shalatnya baik akan memiliki prilaku yang baik, dan tanggungjawab terhadap ibadah yang lain juga baik. Seperti yang disampaikan dalam materi pelatihan bahwa sesungguhnya shalat itu bisa mencegah perbuatan keji dan munkar. (Al-Ankabut: Hadits nabi juga mengisyaratkan bahwa barang siapa yang shalatnya baik maka dia akan beruntung karena amal yang lain akan dinilai baik juga. AAEa ae AaCa e a eAEa a aOa eI a a aO au eIA a A a aN eE a e a aO eO aI eE aC aO aI a aI eIA a AAEaaNa Aa au eIA a A aI aE aNA a AauIac a acO aE aI Oa aA a AA A aO a a a a a Aae AaCa e aA Di bawah ini adalah beberapa gambar dalam pelaksanaan kegiatan shalat bersanad yang dilaksanakan di Desa Tulung. Kecamatan Kedamean. Kabupaten Gresik. Community Engagement In Strengthening Religious Piety. , (Abdulloh Arif Mukhlas, et a. | 21 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. Oktober 2024. Hal. Gambar 1. Penyampaian Materi Sholat Bersanad Gambar 2. Praktik Sholat Waktu Pelatihan SIMPULAN Masyarakat Tulung yang memiliki latar belakang mendukung Partai Komunis Indonesia (PKI) pada waktu itu menjadi perhatian husus dan alasan utama kami dalam pendampingan ini untuk memilih penguatan aqidah dan peningkatan ketaqwaan sebagai program kerja utama kami. Dengan mengadakan pendalaman materi dan pelatihan praktik shalat sebagai pilihan kegiatan yang kami lakukan, kami mendatangkan pakar salah satu dosen ISTAZ Menganti, ustad Abdul Wakhid. Ag untuk menyampaikan materi dalam kegiatan Pelatihan Shalat Bersanad. Pendampingan kami kepada masyarakat Tulung dengan kegiatan pelatihan shalat bersanad memberikan kesadaran masyarakat untuk memperbaiki shalatnya yang sudah dilakukan selama ini. Mereka memiliki kesadaran pentingnya shalat dalam agama. Sehingga dalam al QurAoan disampaikan, sesungguhnya shalat bisa mencegah perbuatan keji dan munkar. Nabi juga bersabda, shalat adalah tiyang Community Engagement In Strengthening Religious Piety. , (Abdulloh Arif Mukhlas, et a. | 22 PUDAK: Local Wisdom Community Service Journal Vol. No. Oktober 2024. Hal. DAFTAR PUSTAKA