Jurnal Pengabdian Masyarakat Markandeya Vol. No. Agustus 2021 PENGABDIAN MASYARAKAT BIMBINGAN PTK PADA GURU-GURU SD SEKECAMATAN UBUD Putu Oka Suardana 1. Putu Beny Pradnyana2 Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali *e-mail: bedubantas@gmail. com, putubenypradnyana380@gmail. Abstrak Dalam PTK dikembangkan berbagai model pembelajaran yang dipakai sebagai salah satu variabeluntuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui PTK permasalahan pendidikan dan pembelajaran dapat dikaji, ditingkatkan, dan dituntaskan, sehingga proses pendidikan dan pembelajaran berlangsung secara inovatif serta memperoleh hasil belajar yang lebih baik. Dengan dilaksanakannya PTK, berarti guru juga berkedudukan sebagai peneliti, yang senantiasa bersedia meningkatkan kualitas kemampuan mengajarnya. Upaya peningkatan kualitas tersebut diharapkan dilakukan secara sistematis, realities, dan rasional, yang disertai dengan meneliti semua AuaksinyaAy di depan kelas sehingga gurulah yang tahu persis kekurangan-kekurangan dan kelebihannya. Hasil wawancara dengan para guru sekolah dasar di Kecamatan Ubud diketahui bahwa masih banyak guru yang tidak bisa membuat PTK. Hal inilah yang menjadi pemicu guru susah naik pangkat karena persyaratan PTK. Pentingnya guru membuat PTK dan guru yang tidak menguasai PTK menjadi alasan kegiatan pengabdian ini dilakukan. Kata kunci: PTK, guru, kualitas pendidikan Abstract In CAR, various learning models are developed that are used as one of the variables to improve the quality of learning. Through CAR, educational and learning problems can be studied, improved, and resolved, so that the education and learning process takes place innovatively and obtains better learning outcomes. With the implementation of CAR, it means that the teacher is also a researcher, who is always willing to improve the quality of his teaching abilities. The quality improvement efforts are expected to be carried out systematically, realistically, and rationally, which is accompanied by researching all the "actions" in front of the class so that the teacher knows exactly the strengths and weaknesses. The results of interviews with elementary school teachers in Ubud District revealed that there were still many teachers who could not make CAR. This is what triggers teachers to find it difficult to get promoted because of the CAR requirements. The importance of teachers making CAR and teachers who do not master CAR are the reasons for this service activity to be carried out Keywords: CAR, teacher, quality of education PENDAHULUAN Pendidikan mempunyai inti terjadinya interaksi antara pendidik dan peserta didik dalam membantu peserta didik menguasai tujuan-tujuan pendidikan. Interaksi pendidikan dapat berlangsung dilingkungan keluarga, sekolah, danmasyarakat, dimanaakan mendukung peserta didikmengembangkan pengalaman pendidikannya. Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa AuPendidikan merupakan usaha sadar untuk mempersiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihanAy. Untuk mendukung peningkatan pendidikan di Indonesia, guru dituntut memiliki beberapa kompetensi. Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen menyatakan bahwa profesi guru sebagai agen pembelajaran mensyaratkan 4 . kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Kompetensi profesional merupakan kemampuan penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam. Salah satu upaya yang dapat dilakukanguru profesional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Menurut Suharsimi Arikunto, dkk. , . 8: . PTK merupakan pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. Dalam PTK dikembangkan berbagai model pembelajaran yang dipakai sebagai salah satu variabeluntuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui PTK permasalahan pendidikan dan pembelajaran dapat dikaji, ditingkatkan, dan dituntaskan, sehingga proses pendidikan dan pembelajaran berlangsung secara inovatif serta memperoleh hasil belajar yang lebih baik. Dengan dilaksanakannya PTK, berarti guru juga berkedudukan sebagai peneliti, yang senantiasa bersedia meningkatkan kualitas kemampuan mengajarnya. Upaya peningkatan kualitas tersebut diharapkan dilakukan secara sistematis, realities, dan rasional, yang disertai dengan meneliti semua AuaksinyaAy di depan kelas sehingga Jurnal Pengabdian Masyarakat Markandeya Vol. No. Agustus 2021 gurulah yang tahu persis kekurangan-kekurangan dan kelebihannya. Apabila di dalam pelaksanaan AuaksiAy nya masih terdapat kekurangan, dia akan bersedia mengadakan perubahan sehingga di dalam kelas yang menjadi tanggungjawabnya tidak terjadi permasahan. Hasil wawancara dengan para guru sekolah dasar di Kecamatan Ubud diketahui bahwa masih banyak guru yang tidak bisa membuat PTK. Hal inilah yang menjadi pemicu guru susah naik pangkat karena persyaratan PTK. Pentingnya guru membuat PTK dan guru yang tidak menguasai PTK menjadi alasan kegiatan pengabdian ini METODE Adapun metode kegiatan yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah sebagai berikut: Ceramah Ceramah digunakanoleh tim pengabdi untuk menyampaikan prinsip-prinsip PTK, prosedur PTK, implementasi PTK, danprosedur penulisan laporan PTK. Ceramah didukung pemanfaatan laptop dan LCD untuk menayangkan materi pengabdiandalam waktu terbatas. Demonstrasi. Demonstrasi digunakan oleh tim pengabdi dengan harapan peserta dapat mulai mempraktekkan penyusunanmasalah dalam proses pembelajaran yang dapat dipecahkan melalui PTK, rancangan proposal PTK, hingga penulisan laporan PTK. Untukmengoptimalkan pelaksanaan pengabdian dilakukan pendampingan oleh tim pengabdi, yaitudalam penyusunan rancangan proposal PTK dan penulisan laporan PTK. Sedangkan langkah-langkah . dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi tahapantahapan sebagai berikut: Ceramah tentang PTK . rinsip, prosedur, dan implementas. Ceramah tentang penulisan laporanPTK. Tanya jawab berbagai kendala yang dihadapi guru. Praktikberupa penyusunan judul PTK, latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, dan bentuk tindakan yang akan dilakukan. HASIL DAN PEMBAHASAN Agenda kegiatan pengabdian di SD Negeri 1 Ubud dilakukan pemaparan materi dengan nara sumber adalah tim pengabdi yang berjumlah 5 . Penyampaian materi dari tim pengabdi, antara lain: materi PTK . rinsip, prosedur, dan implementas. dan materi penulisan laporan PTK. Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab mengenai berbagai kendala yang dihadapi guru dalam PTK termasuk dalam penulisan laporannya. Kegiatan pengabdian kemudian diikuti dengan praktik berupa penyusunan judul PTK, latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, dan bentuk tindakan yang akan dilakukan. Kegiatan pengabdian dilanjutkan dengan pemberian tugas individu pada para guru SD untuk membuat proposal PTK atau menulis laporan PTK dalam kurun waktu 2 . Tugas individu bagi gurudikumpulkan secara kolektif melalui MGMPdan diberikankepada tim pengabdi untuk mendapatkanmasukan dalam rangkaperbaikan. Pendampingan dilakukan oleh tim pengabdi dengan harapan semakin banyak guru-guru SD di Kecamatan Ubud yang mengimplementasikan PTK dan sekaligus menulis laporannya. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dilihat berdasarkan beberapa komponen berikut ini Ketercapaian target jumlah peserta pelatihanTarget peserta pelatihan atau khalayak sasaran adalah 30orang guru sekolah dasar yang tergabung dalam guru di Kecamatan Ubud. Dalam pelaksanaannya kegiatan ini diikuti oleh 30 orang guru karena ada beberapa guru yang mempunyai kegiatan disekolahmasing-masing. Dengan demikian ketercapaiantarget jumlah peserta pelatihan adalah 100%atau dapat dinilai sangat baik. Ketercapaiantujuan pelatihanKetercapaian tujuan pelatihan dapat dinilaikurang baik. Dalam kurun waktu 2 . minggu sebanyak 15 orang guru . %) telah berusaha menyusun proposal PTK. Kendala yang dihadapi para guru dalam pengerjaan tugas individu adalah kesibukan di sekolah dan masih minimnya kemampuan menulis, oleh karena itu perlu adanya pengalakan budaya menulis. Dalam kegiatan pengabdian ini, tim pengabdi berusaha melakukan pendampingan bagi bapak/ibu guru sekolah dasar di Kecamatan Ubud yang tertarik mengimplementasikan PTK dan berlatih menulis laporannya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Markandeya Vol. No. Agustus 2021 Ketercapaian target materi yang telah direncanakan. Ketercapaian target materi yang telah direncanakan pada kegiatan pengabdian ini dapat dinilai baik . %). Semua materi yang telah direncanakandapat disampaikankepada peserta, meskipun karena keterbatasan waktu ada beberapa materi yang hanya disampaikan secara garis besar. Kemampuan peserta dalam penguasaan materi. Kemampuan peserta dilihat dari penguasaan materi dapat dinilaibaik . %). Hal inidapat dilihat dari kemampuan bapak/ibu guru dalam kegiatan praktik berupa penyusunan judul PTK, latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, dan bentuk tindakan yang akan dilakukan, disamping antusiasme dalam acara tatap muka dengan memberikan beberapa pertanyaan. KESIMPULAN Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan tersebut, berikut hasil yang dapat yang dapat kami simpulkan : Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh Tim PPM Prodi PGSD STKIP Suar Bangli dengan metode ceramah dan demonstrasi telah mampu meningkatkan pemahaman guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Ubud tentang PTK dan diharapkan guru dapat sekaligus menulis laporannya. Penulisan laporan PTK diharapkan sebagai salah satu upaya pengembangan profesi dan sekaligus membantu guru dalampencapaian angka kredityang diperlukan untuk kenaikan pangkat SARAN Adapun saran-saran yang dapat kami sampaikan untuk perbaikan dalam kegiatan-kegiatan yang dapat dilaksanakan di waktu berikutnya adalah sebagai berikut : Agar pelaksanaan kegiatan pengabdian tentang PTK dapat mencapai sasaran yang diharapkan,maka perlu adanya observasi lapangan mengenai kebutuhan guru-guru sekolah dasar di wilayah yang menjadi lokasi pengabdian. Kegiatan pengabdian yang sejenis diharapkan dapat dilakukan pada tahun-tahun berikutnya di lokasi lain untuk menjembatani antara pihak perguruan tinggi dan sekolah untuk ikut serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia DAFTAR PUSTAKA