Jurnal Development Engineering and Research in Technology Vol. No. Bulan 2025, hal. ISSN:. DOI: Sistem Rekomendasi Pemilihan Varietas Bibit Padi Unggul Menggunakan Metode Weighted Product di Kecamatan Ploso Afida Nur Janah. Tanhella Zein Vitadiar. Sistem Informasi. Fakultas Teknologi Informasi. Universitas Hasyim AsyAoari. Jombang. Indonesia Sistem Informasi. Fakultas Teknologi Informasi. Universitas Hasyim AsyAoari. Jombang. Indonesia Article Info Article history: Received 06 11, 2025 Revised 06 12, 2025 Accepted 06 16, 2025 Keywords: Recommendation System Decision Support System Rice Variety Weighted Product Info Artikel Kata kunci: Sistem Rekomendasi SPK Varietas Padi Weighted Product ABSTRACT Farmers in Kecamatan Ploso face difficulties in selecting rice varieties due to the large number of options and various factors to consider, such as yield potential, resistance to pests and diseases, grain shattering, lodging resistance, and price. This study aims to develop a web-based recommendation system to assist farmers in choosing the most suitable rice The system uses the Weighted Product method, a multi-criteria decision-making approach that considers the weight of each criterion to determine the best alternative. There are two types of users: farmers and Farmers can input land conditions and receive appropriate recommendations, while admins manage data on varieties, criteria, and Test results show the system performs well, with an MSE value of 0, indicating 100% accuracy. The recommendation score of 0. matches the manual calculation. This system is expected to help farmers select high-quality seeds accurately and support local agricultural ABSTRAK Petani di Kecamatan Ploso mengalami kesulitan dalam memilih varietas padi karena banyaknya pilihan dan faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti potensi hasil panen, ketahanan terhadap penyakit dan hama, tingkat kerontokan, kerobohan, serta harga varietas. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan sistem rekomendasi berbasis web untuk memilih varietas padi yang tepat berdasarkan kebutuhan petani. Sistem menggunakan metode weighted product, yaitu metode pengambilan keputusan multikriteria yang mempertimbangkan bobot tiap kriteria dalam menentukan alternatif terbaik. Sistem ini memiliki dua jenis pengguna, yaitu petani dan admin. Petani dapat menginput kondisi lahan dan memperoleh hasil rekomendasi, sedangkan admin mengelola data varietas, kriteria, dan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan sistem berjalan baik, dengan nilai MSE sebesar 0 yang berarti akurasi 100%. Skor rekomendasi sistem sebesar 0,076923419, sesuai dengan perhitungan manual. Sistem ini diharapkan dapat membantu petani memilih bibit unggul secara akurat dan mendukung pertanian lokal. Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi CC BY-SA 4. Penulis Korespondensi: Afida Nur Janah Sistem Informasi. Fakultas Teknologi Informasi Universitas Hasyim AsyAoari Beranda jurnal: https://ejournal. id/index. php/DERISTECH A ISSN: x-x 61471 Jombang. Indonesia Email: ajanah@mhs. PENGANTAR Upaya peningkatan hasil panen padi menjadi penting untuk memenuhi permintaan pangan yang terus meningkat akibat pertumbuhan populasi penduduk Penerapan inovasi pertanian seperti pengembangan varietas bibit padi unggul dan teknik budidaya yang tepat menjadi cara yang efisien dalam meningkatkan produktivitas tanaman padi. Pada saat ini. Indonesia telah berhasil mengembangkan banyak jenis varietas padi dengan karakteristik yang berbeda beda. Pemahaman yang mendalam terhadap varietas padi menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan panen. Keberagaman jenis varietas padi menyebabkan petani di Kecamatan Ploso mengalami kesulitan dalam memilih varietas padi yang mereka tanam. Berdasarkan wawancara dengan kelompok tani (Pokta. dan Pegawai Penyuluh Lapangan (PPL) dari Badan Peyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Ploso, petani di daerah ini umumnya menanam varietas padi logawa dan ciherang. Pemilihan varietas tersebut berdasarkan kebiasaan atau rekomendasi dari sesama petani tanpa mempertimbangkan kondisi lingkungan, ketahanan terhadap hama dan penyakit. Ketika menanam varietas padi yang berbeda, petani seringkali tidak sepenuhnya memahami karakteristik varietas tersebut. Hal ini sering kali berdampak pada hasil panen yang kurang optimal atau meningkatnya biaya perawatan karena ketidaksesuaian antara varietas dan kondisi lahan. Berdasarkan permasalahan di atas, maka diperlukan pengembangan sebuah sistem yang dapat memberi rekomendasi pemilihan varietas padi berdasarkan kriteria yang relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Weighted Product sebagai dasar perhitungan. Metode weighted product adalah salah satu metode yang termasuk ke dalam metode pengambilan keputusan multikriteria yang mempertimbangkan bobot dari setiap kriteria untuk menentukan alternatif terbaik. Metode ini memiliki kelebihan yaitu dapat menangani data kriteria dengan skala yang berbeda. Sistem ini memungkinkan petani untuk memasukkan data kondisi lahan sesuai kriteria yang telah ditentukan, kemudian memperoleh hasil rekomendasi varietas padi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem rekomendasi pemilihan varietas padi yang dapat membantu petani dalam mengambil keputusan yang lebih tepat dan terukur. Sistem ini diharapkan mampu memberikan rekomendasi yang akuran dan relevan, dengan didasari perhitungan secara ilmiah menggunakan metode weighted product yang akan mengevaluasi setiap varietas secara sistematis sesuai dengan bobot masing masing kriteria METODE Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem rekomendasi pemilihan varietas bibit padi unggul di Kecamatan Ploso dengan menerapkan metode weighted product untuk mendapatkan hasil rekomendasi sesuai dengan preferensi petani. Sistem ini membantu para petani di Kecamatan Ploso dalam menentukan padi yang ingin ditanam sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini melibatkan beberapa tahapan. , yaitu: Identifikasi Masalah: Para petani di Kecamatan Ploso kesulitan memilih padi yang sesuai dengan kebutuhan mereka karena banyaknya pilihan jenis varietas dan kurangnya informasi tentang karakteristik tiap varietas. Studi Literatur: Membaca penelitian terdahulu yang relevan sebagai referensi untuk membandingkan dan evaluasi sistem Pengumpulan Data: Data varietas padi diperoleh dari Badan Penyuluhan Pertanian Ploso dan wawancara dengan petani dan pegawai penyuluh untuk menentukan kriteria berdasarkan masalah spesifik. Analisis Kebutuhan: Analisis kebutuhan fungsional dan non fungsional sistem Perancangan sistem: Sistem dirancang dengan membuat diagram alur sistem dan UML (Use Case. Activity Diagram, dan Class Diagra. Implementasi: Membuat sistem rekomendasi pemilihan bibit varietas padi berdasarkan rancangan yang telah dibuat Pengujian: Melakukan uji coba terhadap sistem yang sudah dibuat dan memastikan semua fitur yang ada pada istem bekerja dengan semestinya. Metode Weighted Product merupakan salah satu metode Multi Attribute Decision Making yang digunakan untuk memilih alternatif terbaik berdasarkan beberapa kriteria. Metode ini mengoptimalkan proses evaluasi dengan mempertimbangkan kriteria dan bobot keputusan yang ditetapkan berdasarkan atribut pengambilan keputusan. Setiap kriteria diberi bobot yang berbeda oleh petani berdasarkan kebutuhan dan prioritas mereka. Adapun langkah langkah perhitungan metode weighted product adalah sebagai berikut. Menentukan kriteria dan alternatif Menentukan sejumlah kriteria yang relevan dan menentukan alternatif alternatif yang akan di evaluasi Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 21-30 DERISTECH ISSN: x-x Penentuan tingkat kepentingan Bobot kriteria ditentukan berdasarkan tingkat kepentingannya terhadap pengambilan keputusan. Normalisasi Bobot Normalisasi bobot dilakukan untuk menghindari pengaruh skala yang berbeda pada setiap kriteria. Normalisasi bobot dpat dihitung dengan rumus sebagai berikut. ycOycOycyc ycOycOycycycnycn = Oc ycOycOycyc Keterangan: ycOycOycycycnycn : Bobot kriteria ke-j yang sudah dinormalisasi. Wycyc : Bobot awal dari kriteria ke-j . ebelum normalisas. Oc ycOycOycyc : Jumlah total dari semua bobot kriteria. Menentukan nilai preferensi untuk alternatif sebagai vektor S Atribut keuntungan . bernilai positif sedngkan atribut biaya . bernilai negative. Perhitungan nilai vektor s dapat dilakukan dengan rumus sebagai berikut. Keterangan: Sycnycn : Skor preferensi untuk alternatif ke-i. Xycnycnycnycn : Nilai kriteria ke- j untuk alternatif ke -i ycOycOycyc : Bobot normalisasi dari kriteria ke-j ycuycu : Jumlah kriteria Menghitung nilai vector v Nilai vektor v merupakan hasil perhitungan yang digunakan sebagai dasar dalam proses perangkingan. Perhitungan nilai vector v dapat dilakukan dengan rumus sebagai berikut. Keterangan: Vycnycn : Nilai relatif alternatif ke- i Xycnycnycnycn : Nilai kriteria ke- j untuk alternatif ke -i ycOycOycyc : Bobot normalisasi dari kriteria ke-j ycuycu : Jumlah kriteria ycnycn : Nilai kriteria ke-j ycyc : nilai kriteria Perangkingan Perangkingan dilakukan berdasarkan nilai vector v Dimana nilai tertinggi adalah hasil bibit varietas padi yang direkomendasikan ke petani. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil implementasi pengembangan sistem rekomendasi pemilihan varietas bibit padi uggul menggunakan metode weighted product bedasarkan data yang diperoleh dan dianalisis. Tabel berikut menunjukan alur kerja metode weighted product. Menentukan Bobot Kriteria Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan pegawai penyuluh dan petani di Kecamatan Ploso, diperoleh permasalahan spesifik yang kemudian dirumuskan ke dalam beberapa kriteria sebagai dasar dalam sistem rekomendasi. Bobot pada tiap kriteria merupakan inputan petani berdasarkan kebutuhan mereka. Daftar kriteria beserta bobot yang ditentukan petani dapat dilihat pada table 1. Sistem Rekomendasi Pemilihan Varietas Bibit Padi Unggul. (Afida Nur Jana. ISSN: x-x Table 1 Tabel Kriteria dan Bobot Kriteria Keterangan Tipe Bobot Potensi Hasil Benefit Ketahanan Hawar Benefit Ketahanan Blast Benefit Ketahanan WBC Benefit Kerontokan Kerebahan Harga Cost Cost Cost Data Alternatif Data alternatif merupakan data varietas padi yang ada di Kecamatan Ploso, data ini bersumber dari Badan Penyuluh Pertanian Kecamatan Ploso yang dapat dilihat pada tabel 2. Table 2 Tabel data varietas Alternatif Nama Varietas Potensi Hasil Ketahanan Hawar Ketahanan Blast Ketahanan WBC Kerontokan Kerebahan Harga Ciherang 6 t/ha Tahan Tahan Cukup Tahan Rendah Sedang Rp 117. 000,00 Inpari Sidenuk 6,9 t/ha Kurang Tahan Rentan Kurang Tahan Sedang Rendah Rp 150. 000,00 Situ Bagendit 5,5 t/ha Tahan Tahan Kurang Tahan Sedang Sedang Rp 130. 000,00 IR 64 5 t/ha Kurang Tahan Rentan Tahan Sedang Rendah Rp 115. 000,00 Logawa 7,7 t/ha Cukup Tahan Tahan Kurang Tahan Sangat Tinggi Sedang Rp 120. 000,00 Inpari 13 6,6 t/ha Rentan Tahan Tahan Sedang Sedang Rp 130. 000,00 Jeliteng 6,5 t/ha Cukup Tahan Kurang Tahan Kurang Tahan Sedang Rendah Rp 101. 000,00 Inpari 19 6,7 t/ha Tahan Rentan Tahan Sedang Rendah Rp 130. 000,00 Inpari 45 Dirgahayu 7,1 t/ha Tahan Rentan Kurang Tahan Sedang Sedang Rp 125. 000,00 A10 Inpari 49 Jembar 7,50 t/ha Kurang Tahan Rentan Kurang Tahan Sedang Sangat Tinggi Rp 105. 000,00 A11 Rojolele 6,6 t/ha Tahan Rentan Tahan Sedang Tinggi Rp 125. 000,00 Tahan Sedang Tinggi Rp 105. 000,00 A12 Inpari 32 HDB 6,3 t/ha Rentan Kurang Tahan A13 Inpari 43 6,96 t/ha Tahan Tahan Rentan Sangat Tinggi Rendah Rp 147. 000,00 A14 Inpari 42 6,7 t/ha Rentan Tahan Tahan Sedang Sedang Rp 113. 000,00 A15 Cakrabuana Agritan 7,2 t/ha Rentan Tahan Kurang Tahan Sedang Sedang Rp 100. 000,00 Normalisasi yeye W1 = = yeye = 0,181818182 yeye ycyc yeye yaya ycyc yaya yeye yayayaya ycyc = ycyc = 0,136363636 W2 = yeye ycyc yeye yaya ycyc yaya yeye yayayaya Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 21-30 DERISTECH ISSN: x-x W3 = = yeye = 0,181818182 yeye yeye ycyc yeye yaya ycyc yaya yeye yayayaya = yaya = 0,090909091 W4 = W5 = W6 = W7 = yeye ycyc yeye yaya ycyc yaya yeye ycyc yeye yeye ycyc yeye yaya ycyc yaya yeye yeye ycyc yeye yaya ycyc yaya yeye yeye ycyc yeye yaya ycyc yaya yeye yayayaya = 0,136363636 = 0,090909091 = 0,18181818 Nilai vector s S1 = 20,18 y 40,14 y 40,18 y 30,09 y 4Oe0,14 y 3Oe0,09 y 3Oe0,18 = 1,195222776 S2 = 40,18 y 20,14 y 10,18 y 20,09 y 3Oe0,14 y 2Oe0,09 y 5Oe0,18 = 0,908589164 S3 = 10,18 y 40,14 y 40,18 y 20,09 y 2Oe0,14 y 3Oe0,09 y 4Oe0,18 = 1,059354336 S4 = 10,18 y 20,14 y 10,18 y 40,09 y 2Oe0,14 y 2Oe0,09 y 3Oe0,18 = 0,872201932 S5 = 50,18 y 30,14 y 30,18 y 20,09 y 5Oe0,14 y 3Oe0,09 y 3Oe0,18 = 1,204550624 S6 = 30,18 y 10,14 y 40,18 y 40,09 y 3Oe0,14 y 3Oe0,09 y 4Oe0,18 = 1,07905951 S7 = 30,18 y 30,14 y 20,18 y 20,09 y 3Oe0,14 y 2Oe0,09 y 2Oe0,18 = 1,221094623 S8 = 30,18 y 40,14 y 10,18 y 40,09 y 3Oe0,14 y 2Oe0,09 y 4Oe0,18 = 1,051204787 S9 = 40,18 y 40,14 y 10,18 y 20,09 y 3Oe0,14 y 3Oe0,09 y 4Oe0,18 = 1,002371717 S10 = 50,18 y 20,14 y 10,18 y 20,09 y 3Oe0,14 y 5Oe0,09 y 2Oe0,18 = 1,028404386 S11 = 30,18 y 40,14 y 10,18 y 40,09 y 3Oe0,14 y 4Oe0,09 y 4Oe0,18 = 0,987008668 S12 = 30,18 y 10,14 y 20,18 y 40,09 y 3Oe0,14 y 4Oe0,09 y 2Oe0,18 = 1,051204787 S13 = 40,18 y 40,14 y 40,18 y 10,09 y 5Oe0,14 y 2Oe0,09 y 5Oe0,18 = 1,125289031 S14 = 30,18 y 40,14 y 20,18 y 40,09 y 3Oe0,14 y 3Oe0,09 y 3Oe0,18 = 1,249715267 S15 = 40,18 y 10,14 y 40,18 y 20,09 y 3Oe0,14 y 3Oe0,09 y 2Oe0,18 = 1,210954691 Nilai vector v V1 = V2 = V3 = V4 = V5 = V6 = V7 = V8 = V9 = 1,195222776 = 0,073569256 16,2462263 0,908589164 = 0,055926167 16,2462263 0,872201932 = 0,053686433 16,2462263 1,059354336 16,2462263 1,204550624 = 0,065206179 = 0,07414341 16,2462263 1,07905951 = 0,066419087 16,2462263 1,051204787 = 0,064704552 16,2462263 1,221094623 16,2462263 1,002371717 V10 = V11 = V12 = V13 = V14 = V15 = = 0,075161739 = 0,061698742 16,2462263 1,028404386 = 0,063301124 16,2462263 0,987008668 = 0,060753103 16,2462263 1,125289031 = 0,069264641 16,2462263 1,210954691 = 0,074537598 16,2462263 1,051204787 16,2462263 1,249715267 16,2462263 = 0,064704552 = 0,076923419 Sistem Rekomendasi Pemilihan Varietas Bibit Padi Unggul. (Afida Nur Jana. ISSN: x-x Perangkingan Berdasarkan hasil perhitungan metode weighted product yang telah dilakukan maka diperoleh hasil perangkingan varietas bibit padi unggul berdasarkan kebutuhan petani yang dapat dilihat pada tabel 3. Table 3 Hasil Perangkingan Nama Varietas Alternatif Varietas Hasil Ranking Inpari 42 A14 0,076923419 Jeliteng 0,075161739 Cakrabuana Agritan A15 0,074537598 Logawa 0,07414341 Ciherang 0,073569256 Inpari 43 A13 0,069264641 Inpari 13 0,066419087 Situ Bagendit 0,065206179 Inpari 19 0,064704552 Inpari 32 HDB A12 0,064704552 Inpari 49 Jembar A10 0,063301124 Inpari 45 Dirgahayu 0,061698742 Rojolele A11 0,060753103 Inpari Sidenuk 0,055926167 IR64 0,053686433 Evaluasi sistem dilakukan untuk mengukur akurasi hasil rekomendasi. Perhitungan akurasi pada sistem ini dilakukan dengan Mean Squared Error (MSE), yaitu mengukur selisih kuadrat antara nilai yang diprediksi dan nilai aktual. Nilai MSE yang lebih kecil menunjukkan sistem rekomendasi yang lebih akurat. Rumus MSE adalah sebagai berikut: ycAycAycAycAycAycA = ycuycu . cycycnycn Oe ycycycnycn )2 ycuycu ycuycu=1 . Dimana: ycycycnycn : Menyatakan hasil perhitungan manual ycycycnycn : Menunjukan hasil perhitungan sistem secara otomatis ycuycu : Jumlah data Tabel 4. 1 Evaluasi Error Nama Varietas Inpari 42 Jeliteng Cakrabuana Agritan Logawa Ciherang Inpari 43 Inpari 13 Situ Bagendit Inpari 19 Inpari 32 HDB Nilai Manual . cycycnycn ) 0,076923419 0,075161739 0,074537598 0,07414341 0,073569256 0,069264641 0,066419087 0,065206179 0,064704552 0,064704552 Nilai Sistem . cycycnycn ) 0,076923419 0,075161739 0,074537598 0,07414341 0,073569256 0,069264641 0,066419087 0,065206179 0,064704552 0,064704552 Development Engineering and Research in Technology. Vol. No. Juni 2025: 21-30 cycycnycn Oe ycycycnycn )2 DERISTECH ISSN: x-x Inpari 49 Jembar Inpari 45 Dirgahayu Rojolele Inpari Sidenuk IR64 0,063301124 0,061698742 0,060753103 0,055926167 0,053686433 0,063301124 0,061698742 0,060753103 0,055926167 0,053686433 Berdasarkan hasil pengujian sistem yang dilakukan. Sistem terbukti mampu berfungsi dengan baik dan menghasilkan rekomendasi varietas padi yang sesuai dengan input yang dimasukkan oleh petani. Nilai evaluasi pada rumus MSE sebesar 0 yang menandakan tidak adanya perbedaan antara hasil sistem dengan perhitungan Setelah dilakukan pengujian lebih lanjut. Sistem memiliki delay respon sekitar 1-2 detik saat proses rekomendasi, namun tidak terdapat kesalahan logika atau data output. Dengan demikian, presentase error sistem terhadap fungsionalitas utama diperkirakan berada di bawah 5%, yang masih dinilai efisien dan dapat digunakan oleh pengguna akhir. Hasil implementasi pengembangan sistem rekomendasi pemilihan varietas bibit padi uggul menggunakan metode weighted product bedasarkan data yang diperoleh dan dianalisis dapat dilihat pada gambar berikut. Halaman Beranda Sistem Pada saat pertama kali petani mengakses sistem rekomendasi padi, sistem akan menampilkan beranda Di dalamnya terdapat 4 menu yaitu beranda, daftar varietas, cari rekomendasi dan bantuan. Gambar 1 Halaman Beranda Sistem Halaman Cari Rekomendasi Halaman cari rekomendasi menampilkan user interface proses rekomendasi yang dilakukan petani. Petani akan diberikan serangkaian pertanyaan yang berkaitan dengan kriteria yaitu potensi hasil, ketahanan penyakit hawar dan blast, ketahanan hama wereng batang coklat, tingkat kerontokan, tingkat kerebahan dan harga Gambar 2 Halaman Cari Rekomendasi Halaman Hasil Rekomendasi Sistem Rekomendasi Pemilihan Varietas Bibit Padi Unggul. (Afida Nur Jana. ISSN: x-x Halaman Cari Rekomendasi menampilkan user interface hasil perangkingan. Setelah petani menyelesaikan proses pengisian preferensi, tampilan hasil rekomendasi akan menunjukkan daftar varietas padi yang paling sesuai berdasarkan jawaban yang diberikan. Gambar 3 Hasil Perangkingan KESIMPULAN Kesimpulan dari penelitian ini adalah sistem rekomendasi pemilihan varietas bibit padi dirancang dengan menggunakan Unified Modeling Language (UML) berdasarkan analisis data dan kebutuhan yang ada. Metode weighted product terbukti mampu digunakan untuk menghasilkan rekomendasi varietas padi terbaik kepada petani. Berdasarkan percobaan perhitungan sampel yang dibuat, ditemukan hasil yang identik antara perhitungan manual dan perhitungan yang ada pada sistem. Dari hasil perhitungan tersebut, varietas padi Inpari 42 menempati peringkat tertinggi dengan nilai akhir 0,076923419, sehingga direkomendasikan sebagai varietas bibit padi terbaik sesuai dengan kebutuhan yang diinputkan. PERNYATAAN KONTRIBUSI PENULIS Nama Penulis M So Va Afida Nur Janah Tanhella Zein Vitadiar E C : Konseptualisasi M : Metodologi So : Perangkat lunak Va : Validasi Fo : Analisis Formal I : Investigasi R : Sumber Daya D : Akurasi Data O : Penulisan - Draf Asli E : Penulisan - Tinjauan Penyuntingan E Vi : Visualisasi Su : Pengawasan P : Administrasi proyek Fu : Akuisisi Pendanaan PERNYATAAN BENTURAN KEPENTINGAN Penulis menyatakan tidak ada konflik kepentingan. KETERSEDIAAN DATA Penelitian ini didasarkan pada data yang telah berhasil diperoleh dari BPP Ploso dan tidak tersedia secara publik. Data dapat diperoleh dari penulis yang bersangkutan. Afida Nur Janah, atas permintaan yang wajar dan dengan izin dari pihak terkait. REFERENSI