Jurnal CyberTech Vol. No. 1 Januari 2021, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa Menggunakan Metode MOORA Calvin Sandika Harahap. #1. Yopi Hendro Syahputra. #2. Kamil Erwansyah. #1. 3 Program Studi Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Received Jan 12th, 2021 Revised Jan 20th, 2021 Accepted Jan 29th, 2021 Keyword: Sistem Pendukung Keputusan. Metode Moora Bantuan Raskin. MOORA ABSTRACT Kemiskinan merupakan salah satu persoalan bagi pemerintah baik di desa maupun di kota. Penyebab kemiskinan sendiri sangat bervariasi salah satunya, disebabkan oleh karena faktor lingkungan, sosio-kultural, ekonomi, politik, kebijakan publik dan sebagainya. Salah satu bentuk peningkatan kesejahteraan penduduk miskin yang dilakukan oleh pemerintah yaitu mengadakan berbagai macam program pengentasan kemiskinan yang diantaranya adalah program Beras Miskin (RASKIN) yaitu penyaluran beras bersubsidi kepada Rumah Tangga Miskin (RTM) yang telah ditentukan. Masalah lain dalam pemberian bantuan adalah bantuan yang diberikan selama ini belum tepat sasaran sehingga banyak masyarakat yang seharusnya tersentuh oleh bantuan tersebut tidak mendapatkan apa yang menjadi Oleh karna itu diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan sebagai bentuk yang ditawarkan dalam pemilihan warga yang berhak menerima bantuan RASKIN. Sistem Pendukung Keputusan atau Decision Support System adalah System yang mampu memberikan kemampuan baik dalam pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunukasian untuk masalah semi terstektur. Dengan sistem pendukung keputusan, hasil yang diperoleh lebih objektif. Dari penelitian ini dihasilkan Aplikasi berbasis Dekstop agar di dapatnya perangkingan untuk menentukan siapa yang layak menerima bantuan Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa. Copyright A 2021 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Corresponding Author: Nama : Calvin Sandika Harahap Program Studi : Sistem Informasi STMIK Triguna Dharma Email : Calvinsandika1@gmail. PENDAHULUAN Kemiskinan merupakan salah satu persoalan bagi pemerintah baik di desa maupun di kota. Penyebab kemiskinan sendiri sangat bervariasi salah satunya, disebabkan oleh karena faktor lingkungan, sosio-kultural, ekonomi, politik, kebijakan publik dan sebagainya. Aspek yang mendukung dalam menanggulangi kemiskinan diantaranya pemerintah mempunyai data masyarakat sehingga dalam memberikan bantuan akan akurat serta tepat sasaran. Salah satu bentuk peningkatan kesejahteraan penduduk miskin yang dilakukan oleh pemerintah Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 yaitu mengadakan berbagai macam program pengentasan kemiskinan yang diantaranya adalah program Beras Miskin (RASKIN) yaitu penyaluran beras bersubsidi kepada Rumah Tangga Miskin (RTM) yang telah Masalah lain dalam pemberian bantuan adalah bantuan yang diberikan selama ini belum tepat sasaran sehingga banyak masyarakat yang seharusnya tersentuh oleh bantuan tersebut tidak mendapatkan apa yang menjadi haknya . Sistem Pendukung Keputusan sebagai bentuk yang ditawarkan dalam pemilihan warga yang berhak menerima bantuan RASKIN. Sistem Pendukung Keputusan atau Decision Support System adalah System yang mampu memberikan kemampuan baik dalam pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunukasian untuk masalah semi terstektur. Dengan sistem pendukung keputusan, hasil yang diperoleh lebih objektif . Dalam Penelitian ini menggunakan Metode MOORA. Metode ini memiliki hasil yang akurat dan tepat sasaran dalam membantu pengambilan keputusan. Bila dibandingkan dengan metode yang lain Metode MOORA lebih sederhana dan mudah diimplementasikan. Metode ini mempunyai tingkat selektifitas yang baik dalam menentukan suatu alternatif dan dapat menentukan tujuan dari kriteria yang bertentangan, yang mana kriteria dapat bernilai menguntungkan (Benefi. atau yang tidak menguntungkan (Cos. Dengan metode MOORA dalam proses penyeleksian bagi penerima bantuan yang lebih layak, cukup layak dan kurang layak, pemerintah dapat mengakomodir dana bantuan tepat sasaran. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan masukan kepada pemerintahan setempat khususnya Desa Bangun Sari Baru dalam menentukan warga penerima bantuan RASKIN. Konsep SPK (Sistem Pendukung Keputusa. pertama sekali diungkapkan pada awal tahun 1970-an oleh Michael S. Scott Morton dengan istilah Management Decesion System. Istilah SPK mengacu pada suatu sistem yang memanfaatkan dukungan komputer dalam proses pengambilan keputusan, berikut ini adalah pendapat para ahli tentang pengertian SPK, diantaranya oleh Man dan Watson yaitu SPK (Sistem Pendukung Keputusa. adalah suatu sistem yang dapat membantu mengambil keputusan melelui penggunaan data dan model keputusan untuk memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur maupun yang tidak terstruktur. Ae. SPK merupakan sistem informasi berbasis komputer interaksi yang dapat memberikan lternatif dan solusi bagi pengambil dan pembuat keputusan. Jadi pada umumnya SPK merupakan pengembangan lebih lanjut dari Sistem Informasi Manajemen terkomputerisasi yang dirancang sedemikian rupa sehingga bersifat interaktif dengan pemakainya. Secara umum sistem pendukung keputusan didefinisikan sebagai bagian dari sistem informasi berbasis komputer termasuk sistem berbasis pengetahuan atau manajemen pengetahuan yang dipakai untukmendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Metode MOORA didasarkan dalam perangkingan dan pemilihan berdasarkan sekumpulan cara lain yang Metode ini bisa dipakai buat merangking sebesar kriteria baik itu kualitatif maupun kuantitatif. Metode MOORA mempunyai kelebihan pada mengompromi cara lain yang ada, dan bisa merampungkan pengambilan keputusan bersifat diskrit dalam kriteria yang bertentangan dan non commensurable, yaitu disparitas unit antar kriteria . Metode MOORA merupakan metode yang dapat mengambil keputusan berdasarkan kriteriakriteria yang akan dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan dan dapat penilaian kelayakan dalam penerima bantuan masyarakat Desa. Salah satu proses dalam metode MOORA adalah melakukan pembobotan Bobot kriteria diperoleh dari prioritas relatif setiap kriteria yang dihasilkan pada langkah penentuan bobot kriteria . METODE PENELITIAN Algoritma Metode MOORA Berikut ini adalah algoritma penyelesaian metode MOORA yaitu sebagai berikut: Langkah pertama : Menentukan tujuan untuk mengidentifikasi atribut evaluasi yang bersangkutan dan menginputkan nilai kriteria pada suatu alternatif dimana nilai tersebut nantinya akan diproses dan hasilnya akan menjadi sebuah Langkah kedua : Mewakilkan semua informasi yang tersedia untuk setiap atribut dalam bentuk matriks keputusan. Data pada persamaan . mempersentasikan sebuat matriks ycUycoycuycu Dimana ycuycnyc adalah pengukuran kinerja dari Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 alternatif ycn th pada atribut yc ycEa , m adalah jumlah alternatif dan n adalah jumlah atribut/kriteria. Kemudian sistem ratio dikembangkan dimana setiap kinerja dari sebuah alternatif pada sebuah atribut dibandingkan dengan penyebut yang merupakan wakil untuk semua alternatif dari atribut tersebut. yue11 yue12 . yue1ycu yue21 yue11 . yue2ycu ye= UO . yueyco1 yueyco2 . yueycoycu Langkah ketiga : Brauers. , menyimpulkan bahwa untuk penyebut, pilihan terbaik adalah akar kuadrat dari jumlah kuadrat dari setiap alternatif per atribut . Rasio ini dapat dinyatakan sebagai berikut : yueycnyc = yueycnyc /Oo[Ocyco ycn=1 ye1yc Langkah keempat : Menghitung Nilai Optimasi Multiobjektif MOORA Jika atribut atau kriteria pada masing-masing alternatif diberikan nilai bobot kepentingan. Pemberian nilai bobot pada kriteria, dengan ketentuan nilai bobot jenis kriteria maximum lebih besar dari nilai bobot jenis kriteria minimum. Untuk menandakan bahwa sebuah atribut lebih penting itu bisa di kalikan dengan bobot yang sesuai . (Brauers etal. 2009 dalam Ozcelik, 2. Berikut rumus menghitung nilai Optimasi Multiobjektif MOORA. Perkalian Bobot Kriteria Terhadap Nilai Atribut Maximum dikurang Perkalian Bobot Kriteria Terhadap Nilai Atribut Minimum, jika dirumuskan maka : ycycn = Ocyc=1 yeycnycO Oe Ocycuyc=yci 1 ye1yc Apabila menyertakan bobot dalam pencarian yang ternormalisasi maka rumusnya yci c = 1,2. A , yc. ycycn = Ocyc=1 ycyc ycuycnyc Oe Ocycuyc=yci 1 ycyc ycuycnyc Langkah kelima : Menentukan Nilai Rangking dari hasil perhitungan MOORA Nilai ycycn dapat menjadi positif atau negatif tergantung dari total maksimal . tribut yang menguntungka. dalam matriks keputusan. Sebuah urutan peringkat dari ycycn menunjukkan pilihan terakhir. Dengan demikian alternative terbaik memiliki nilai ycycn tertinggi sedangkan alternative terburuk memiliki nilai ycycn terendah. Menentukan Kriteria Kode Tabel 1. Menentukan Kriteria dan Bobot Kriteria Bobot Keterangan Lantai Rumah 0,25 Benefit Kualitas Dinding Rumah 0,20 Benefit Penerangan Rumah 0,20 Benefit Sumber Mata Air Minum 0,20 Benefit Bahan Bakar Masak 0,15 Benefit Kriteria menjadi bahan pertimbangan Desa Bangun Sari Baru dalam menentukan Penerima Bantuan, data ini tentunya harus memiliki bobot yang akan dijadikan acuan penilaian berdasarkan tingkat kelayakan. Adapun bobot dan penjelasan masing-masing kriteria adalah sebagai berikut Tabel 2. Tabel Skala Penilaian Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 : xx Ae xx P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Kode Nama Krteria Keterangan Tanah Biasa Bobot Lantai Rumah Semen Kasar Kramik Dinding Tepas Dinding Plaster Lilin PLN Air Minum Dalam Kemasan Air Sumur Air Depot / Isi Ulang Kayu Bakar Minyak Tanah Gas LPG Kualitas Dinding Rumah Penerangan Rumah Sumber Mata Air Minum Bahan Bakar Masak Menentukan Data Alternatif dan Nilai Data alternatif dan nilai adalah data-data yang bersumber dari Desa Bangun Sari Baru yang berisi tentang data-data penerima bantuan. Untuk memudahkan dalam perhitungan maka data yang digunakan sebagai perwakilan dalam menentukan kelayakan penerima. Tabel 3. Data Alternatif Kode Nama Penerima Alamat A01 Amanuddin Gg. Sumber Dusun VI A02 Eddy Gg. Sumber Dusun V A03 Sugianto Gg. Sumber Dusun IV A04 Pujiono Gg. Sumber Dusun V A05 Susianto Gg. Sumber Dusun VI Data alternatif yang diperoleh diberikan penilain sesuai data kriteria yang berlaku Tabel 4. Data Penerima Bantuan Kode Nama Penerima Lantai Rumah Kualitas Dinding Rumah Penerangan Rumah Sumber Mata Air Minum Bahan Bakar Masak Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A01 Amanuddi Kerami Dinding Plaster PLN Air Sumur Kayu Bakar A02 Eddy Tanah Biasa Dinding Plaster PLN Air Minum Dalam Kemasan Kayu Bakar A03 Sugianto Air Isi Ulang Gas LPG Pujiono Dinding Plaster Dinding Plaster PLN A04 Semen Kasar Kerami PLN Air Sumur Kayu Bakar A05 Susianto Tanah Biasa Dinding Plaster PLN Air Minum Dalam Kemasan Gas LPG Dalam perhitungan menggunakan metode VIKOR nilai yang digunakan harus dalam bentuk angka. Oleh Karena itu semua data yang diperoleh diubah kedalam bobot nilai untuk setiap kriteria yang berlaku. Tabel 5. Data Nilai Kode Nama Penerima C1 A01 Amanuddin A02 Eddy A03 Sugianto A04 Pujiono A05 Susianto Sesuai dengan refrensi yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya, berikut ini adalah langkah-langkah penyelesaian yaitu : Membuat Matriks Keputusan Berikut adalah matriks keputusan berdasarkan data hasil konversi nilai alternatif yaitu sebagai berikut : Melakukan Normalisasi Matriks Berikut ini adalah normalisasi matriks dari nilai alternatif sesuai dengan jenis kriterianya dengan ketentuan Kriteria 1(C. Oo12 32 22 12 32 = 4. A11=1 /4,90 =0,20 A21=3 /4,90 =0,61 A31=2 /4,90 =0,41 A41=1 /4,90 =0,20 A51=3 /4,90 =0,61 Kriteria 2 (C. Oo12 12 12 12 32 = 3,61 A12=1 /3,61 =0,28 A22=1 /3,61 =0,28 Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 : xx Ae xx A32=1 A42=1 A52=3 P-ISSN : 9800-3456 /3,61 /3,61 /3,61 E-ISSN : 2675-9802 =0,28 =0,28 =0,83 Kriteria 3 (C. Oo12 12 12 12 12 = 2,24 A13=1 /2,24 =0,45 A23=1 /2,24 =0,45 A33=1 /2,24 =0,45 A43=1 /2,24 =0,45 A53=1 /2,24 =0,45 Kriteria 4 (C. Oo32 12 22 12 12 = 4 A14=3 =0,75 A24=1 =0,25 A34=2 =0,50 A44=1 =0,25 A54=1 =0,25 Kriteria 5 (C. Oo32 32 12 12 12 = 4,58 A15=3 /4,58 =0,65 A25=3 /4,58 =0,65 A35=1 /4,58 =0,22 A45=1 /4,58 =0,22 A55=1 /4,58 =0,22 Berdasarkan perhitungan di atas, berikut ini adalah matriks kinerja ternormalisasi yaitu sebagai berikut : ycUycnyc = 0,20 0,61 0,41 0,20 0,61 0,28 0,28 0,28 0,28 0,83 0,45 0,45 0,45 0,45 0,45 0,75 0,25 0,50 0,25 0,25 0,65 0,65 0,22 0,22 0,22 Selanjutnya menghitung matriks ternormalisasi terbobot. Berikut langkahnya : A11 = 0,25 x 0,20 = 0,051 A21 = 0,25 x 0,61= 0,153 A31 = 0,25 x 0,41= 0,102 A41 = 0,25 x 0,20= 0,051 A51 = 0,25 x 0,61= 0,153 A12 = 0,20 x 0,28= 0,055 A22 = 0,20 x 0,28= 0,055 A32 = 0,20 x 0,28= 0,055 Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 A42 = 0,20 x 0,28= 0,055 A52 = 0,20 x 0,83= 0,166 A13 = 0,20 x 0,45= 0,089 A23 = 0,20 x 0,45= 0,089 A33 = 0,20 x 0,45= 0,089 A43 = 0,20 x 0,45= 0,089 A53 = 0,20 x 0,45= 0,089 A14 = 0,20 x 0,75= 0,150 A24 = 0,20 x 0,25= 0,050 A34 = 0,20 x 0,50= 0,100 A44 = 0,20 x 0,25= 0,050 A54 = 0,20 x 0,25= 0,050 A15 = 0,15 x 0,65= 0,098 A25 = 0,15 x 0,65= 0,098 A35 = 0,15 x 0,22= 0,033 A45 = 0,15 x 0,22= 0,033 A55 = 0,15 x 0,22= 0,033 Maka nilai Xij * Wj yaitu sebagai berikut: 0,051 0,055 0,089 0,150 0,098 0,153 0,055 0,089 0,050 0,098 0,102 0,055 0,089 0,100 0,033 0,051 0,055 0,089 0,050 0,033 0,153 0,166 0,089 0,050 0,033 Kemudian setelah melakukan antara perkalian antara Xij dan Wj, maka berikutnya adalah menghitung nilai Yi yang terlihat pada tabel dibawah ini : Tabel 6. Penilaian Yi Metode MOORA Nama Penerima Max Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 : xx Ae xx Min Yi = Max Ae Min A P-ISSN : 9800-3456 (C1 C2 C3 C4 C. 0,4441 0,4462 0,3797 0,2782 0,4917 Amanuddin Eddy Sugianto Pujiono Susianto E-ISSN : 2675-9802 0,4441 0,4462 0,3797 0,2782 0,4917 Melakukan perangkingan berdasarkan tabel tersebut diatas maka berikut ini adalah hasil perangkingan alternatif pada metode MOORA untuk pemilihan penerima bantuan Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa. Tabel 7. Nilai Yi Kode Nama Penerima A01 Amanuddin A02 Eddy A03 Sugianto A04 Pujiono A05 Susianto (Max - Mi. 0,4441 0,4462 0,3797 0,2782 0,4917 Melakukan perangkingan berdasarkan tabel tersebut diatas maka berikut ini adalah hasil perangkingan alternatif pada metode MOORA untuk pemilihan penerima bantuan Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa. Tabel 8. Perangkingan Kode Nama Nilai Rangking A05 A02 A01 A03 A04 Susianto Eddy Amanuddin Sugianto Pujiono 0,4917 0,4462 0,4441 0,3797 0,2782 Dari hasil perangkingan diatas, maka diperoleh nilai alternatif tertinggi pada rangking 1,2 dan 3. Maka yang akan menerima bantuan dari Desa Bangun Sari Baru Kecamatan Tanjung Morawa ialah Bapak Susianto,Eddy dan Amanuddin. ANALISA DAN HASIL Hasil tampilan antar muka adalah tahapan dimana sistem atau aplikasi siap untuk dioperasikan pada keadaan yang sebenarnya sesuai dari hasil analisis dan perancangan yang dilakukan, sehingga akan diketahui Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 apakah sistem atau aplikasi yang dibangun dapat menghasilkan suatu tujuan yang dicapai, dan aplikasi Sistem Pendukung Keputusan ini dilengkapi dengan tampilan yang bertujuan untuk memudahkan penggunanya. Fungsi dari interface . ini adalah untuk memberikan input dan menampilkan output dari aplikasi. Pada aplikasi ini memiliki interface yang terdiri dari Menu login. Data Alternatif dan Menu Proses MOORA. 1 Halaman Utama Dalam halaman utama untuk menampilkan pada tampilan Menu pada awal sistem yaitu Menu login dan menu utama. Adapuan Menu halaman utama sebagai berikut. Menu Login Sebelum masuk dan mengakses aplikasi, admin harus melakukan login terlebih dahulu dengan cara meng-input user name dan password dengan benar sesuai dengan sistem database dan akan masuk ke menu utama, namun jika tidak maka harus mengulangi untuk meng-input user name dan password dengan benar. Di bawah ini merupakan tampilan form login adalah sebagai berikut: Gambar 1. Form Login Menu Utama Menu Utama digunakan sebagai penghubung untuk form data alternatif, data kriteria, proses penilaian, proses perhitungan dan laporan. Berikut adalah tampilan Menu Utama: Gambar 2. Menu Utama 2 Halaman Administrator Dalam administrator untuk menampilkan Menu pengolahan data pada penyimpanan data ke dalam database yaitu Form Data Kriteria. Form Data Alternatif. Form Penilaian data Kriteria dan Alternatif dan Form Laporan. Adapun Menu halaman administrator utama sebagai berikut. Form Data Kriteria Pada form data kriteria admin dapat melakukan pengolahan data kriteria berupa menambah, mengubah, dan menghapus data kriteria yang terdapat pada database. Berikut tampilan form data kriteria: Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 : xx Ae xx P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 3. Form Data Kriteria Form Data Alternatif Pada form data alternatif admin dapat melakukan pengolahan data alternatif berupa menambah, mengubah, dan menghapus data alternatif yang terdapat pada database. Berikut tampilan form data Gambar 4. Form Data Alternatif Form Penilaian Pada form penilaian MOORA merupakan form yang digunakan untuk melakukan pemilaian untuk mendapatkan hasil proses keputusan. Berikut tampilan form penilaian MOORA Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 6. Form Penilaian Form Proses MOORA Pada form proses MOORA merupakan form yang digunakan untuk melakukan perhitungan akhir untuk mendapatkan hasil keputusan. Berikut tampilan form proses MOORA Gambar 7. Form Proses MOORA Form Laporan Pada form laporan berisi hasil keputusan penerimaan bantuan bibit padi. Berikut tampilan form laporan: Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 : xx Ae xx P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 8. Form Laporan 3 Pengujian Hasil pengujian dari implementasi metode MOORA ini menggunakan data dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, data dipanggil dari database lalu akan otomatis terisi sendiri ke dalam listview lalu akan memulai proses perhitungan ketika tombol Proses Perhitungan di tekan dan hasil dari perhitungan metode MOORA akan tersimpan ke dalam database. Di bawah ini merupakan hasil pengujian sistem yang telah diuji coba adalah sebagai berikut: Gambar 9. Hasil Proses Pengujian Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 KESIMPULAN Dari hasil pembahasan pada bab sebelumnya dan pengamatan yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan di antaranya sebagai berikut: Berdasarkan hasil analisa dalam menentukan pembagian RASKIN menggunakan metode MOORA dengan cara menambahkan kriteria yang didapat dari calon penerima dan diproses atau dihitung sehingga bisa kita lihat siapa yang layak untuk menerima dan siapa yg tidak layak. Untuk membangun sistem menggunakan metode MOORA dengan cara membuat kriteria, bobot kriteria dan dilakukannya perhitungan pada sistem aplikasi agar sistem yang dibuat tidak salah dalam menentukan kelayakan penerima bantuan dan bisa membantu pihak desa dengan cepat. Berdasarkan hasil rancangan untuk menguji sistemnya kita harus memasukkan kriteria yang didapat dari penerima bantuan, selanjutnya dilakukanlah proses perhitungan yang sudah dibuat dalam aplikasi Analisa perhitungan tersebut dilakukan secara merata dengan ketentuan yang didapat dari Desa agar tidak ada perselisian antara masyarakat dan pihak Desa. UCAPAN TERIMA KASIH Pada kesempatan ini diucapkan terimakasih kepada Bapak. Ibu dan keluarga atas segala doa, semangat dan motivasinya. Selain itu, terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu untuk menyelesaikan artikel ilmiah ini, yaitu : Bapak Dr. Rudi Gunawan. SE. Si, selaku Ketua STMIK Triguna Dharma Medan. Bapak Mukhlis Ramadhan. ,M. Kom selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik STMIK Triguna Dharma Medan. Bapak Puji Sari Ramadhan. Kom. ,M. Kom selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi STMIK Triguna Dharma Medan. Bapak Yopi Hendro Syahputra. Kom. , selaku Dosen Pembimbing I yang telah membimbing selama menyelesaikan skripsi ini. Bapak Kamil Erwansyah. Kom. Kom selaku Dosen Pembimbing II yang telah membimbing selama menyelesaikan skripsi ini. REFERENSI