Vol. 3 No. 2 (Maret 2. 16 - 24 ISSN 2808-1587 Pena Jangkar http://jurnal. amnus-bjm. id/index. php/pena-jangkar IMPLEMENTASI APLIKASI BERBASIS BUDAYA LITERASI DIGITAL LAHAN BASAH DALAM PEMBELAJARAN KONSEP SISTEM PERTAHANAN TUBUH Hayatun Nafisyah A 1. Bunda Halang2. Andri Ali Wardhana3. Akhmad Syahbudin4. Juhrani 5. Elisa Rosiana 6 Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin 1,2. Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin 3,4,5,6 Info Artikel ________________ Sejarah Artikel: Diterima 08/08/2023 Disetujui 22/02/2024 Dipublikasikan 04/03/2024 ________________ Keywords: CLDW. Konsep Sistem Pertahanan Tubuh. Hasil Belajar _____________ ___ Abstrak Pendidikan abad ke-21 terdiri dari menggabungkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap dengan pengelolaan TIK. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi aplikasi Culture Literacy Digital Wetland (CLDW) dalam pembelajaran konsep sistem pertahanan tubuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain penelitian Pre-Test dan Post-Test dengan Non-Equivalent Control-Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 32 peserta didik kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan 32 peserta didik kelas XI MIPA 4 sebagai kelas Teknik analisis data hasil belajar afektif peserta didik menggunakan uji statistik dengan analisis inferensial, sedangkan proses hasil belajar kognitif proses peserta didik menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan aplikasi CLDW (Culture Literacy Digital Wetlan. dalam pembelajaran konsep sistem pertahanan tubuh. Abstract 21st century education consists of combining knowledge, skills, and attitudes with ICT This study aims to describe the implementation of Culture Literacy Digital Wetland (CLDW) application in learning the concept of body defense system. This study used a quasi-experimental approach with Pre-Test and Post-Test research design with NonEquivalent Control-Group Design. The research sample consisted of 32 students of class XI MIPA 1 as the experimental class and 32 students of class XI MIPA 4 as the control class. The data analysis technique for affective learning outcomes of students uses statistical tests with inferential analysis, while the process of cognitive learning outcomes of students' process uses descriptive analysis. The results of this study indicate that there is an effect of applying the CLDW (Culture Literacy Digital Wetlan. application in learning the concept of the body's defense system. A 2024 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Alamat korespondensi: E-mail: hayatunnafisyah@gmail. Hayatun Nafisyah. Bunda Halang. Andri Ali Wardhana. Akhmad Syahbuddin/ Pena Jangkar PENDAHULUAN Pendidikan abad ke-21 terdiri dari menggabungkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap dengan pengelolaan TIK (Sriyanto, 2. Keterampilan ini akan dikenal sebagai 4C, yaitu keterampilan berpikir kritis atau critical thinking,bekerja sama dengan efisien atau collaboration, kemampuan komunikasi atau communication, kreatifitas atau creativity (Arnyana. Asmawati et al. mengatakan di dunia sekarang ini, teknologi informasi penting semakin banyak digunakan untuk pengolahan data dengan maksud untuk menghasilkan hasil belajar yang berkualitas. Penggunaan teknologi informasi membantu pembelajaran di abad 21 (Septikasari & Frasandy, 2. Salah satunya adalah penggunaan literasi digital dalam proses Menurut Fitriyani & Nugroho . literasi digital merupakan keterampilan yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan TIK, akan tetapi juga memuat keterampilan sikap, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kreatif dan inspiratif. Salah satu penerapan literasi digital adalah melalui penggunaan e-learning. E-learning adalah media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang belum berkembang dan banyak digunakan di Indonesia. Upaya pengembangan dan pemanfaatan internet selalu ada, termasuk penerapan e-learning, dimana guru dapat membuat dan menerapkan pembelajaran interaktif melalui pembelajaran online. E- learning merupakan singkatan dari electronic learning yang artinya belajar dengan alat bantu elektronik, sedangkan elektronika yaitu komputer atau internet. E-learning adalah proses pendidikan yang melibatkan penggunaan perangkat elektronik untuk membuat, mempromosikan, dan mengkomunikasikan informasi, serta mengevaluasi dan memfasilitasi kegiatan pembelajaran, dimana peserta didik menjadi pusat pembelajaran interaktif di mana saja dan kapan saja (Chusna, 2. Literasi digital membantu mengoptimalkan hasil belajar peserta didik. Hal ini sesuai dengan penelitian Widodo & Mukminan . yang menyatakan penggunaan e-learning berpengaruh kepada hasil belajar kognitif peserta didik. Penggunaan aplikasi pembelajaran CLDW (Cultural Literacy Digital Wetlan. merupakan salah satu bagian dari literasi digital. Safitri et al. mengatakan bahwa CLDW merupakan pemanfaatan sarana pembelajaran online, antara lain materi edukasi, foto edukasi, video pembelajaran. LKPD, pertanyaan terkait potensi lahan basah di lingkungan setempat dan isu lingkungan. Selain itu. CLDW memiliki fitur yang memungkinkan pengguna untuk membantu dalam proses pembelajaran. Fitur tersebut meliputi administrasi, materi pembelajaran, tes, angket, evaluasi, feedback dan sistem komunikasi internet berupa forum diskusi dan pesan online. Menurut Ayuningas et al. CLDW adalah sistem manajemen pelatihan yang mampu digunakan untuk pembelajaran kelas online sebagai platform pendidikan biologi kontekstual berbasis web yang didukung dengan materi tentang lahan basah. Berbagai penelitian yang dilakukan dengan aplikasi CLDW dapat mengklaim bahwa akan berkontribusi pada kegiatan pembelajaran, seperti yang telah dilakukan. Safitri et al. mencatat bahwa CLDW adalah sarana pembelajaran online yang mencakup bahan ajar, foto dan video pendidikan. LKP atau pertanyaan tentang potensi sumber daya lingkungan lokal seperti lahan basah. Selain itu. CLDW memiliki sejumlah fitur yang memudahkan pengguna untuk terlibat dalam proses pembelajaran. Papan diskusi dan Hayatun Nafisyah. Bunda Halang. Andri Ali Wardhana. Akhmad Syahbuddin/ Pena Jangkar alat komunikasi online lainnya seperti kategori, topik, ujian, kuesioner, evaluasi, umpan balik adalah contoh dari fitur ini. Kajian CLDW digital yang diimplementasikan oleh Putra & Utami . , terlihat beberapa hal yang dapat membantu meningkatkan hasil belajar dan kemandirian pendidikan seperti sebelum mulai belajar terlebih dahulu dengan tujuan mengunduh video dan materi pendidikan dalam bentuk digital untuk CLDW. Hal ini dimaksudkan untuk memungkinkan siswa untuk belajar terlebih dahulu sebelum bertemu langsung dengan e-learning sesuai apa yang dipelajari, memungkinkan siswa untuk belajar di ruang kelas tanpa perlu instruksi tatap muka dan dapat digunakan di manapun sebagai sarana untuk meningkatkan pembelajaran. Bagaimana implementasi aplikasi Culture Literacy Digital Wetland (CLDW) dalam pembelajaran konsep sistem pertahanan tubuh? METODE PENELITIAN Metode penelitian yakni penelitian quasi eksperimen dengan desain Non-Equivalent Control-Group Design dalam pendekatan pembelajaran kooperatif tipe STAD, kelas eksperimen mendapatkan edukasi dengan aplikasi CLDW sedangkan kelas kontrol tidak mendapatkan pelatihan apapun. Sebelum diberikan perlakuan, diberikan pre-test untuk mengetahui kemampuan awal kedua kelas terhadap materi yang akan diajarkan, setelahnya diberikan perlakuan berupa tes akhir . ost-tes. Desain penelitian menggunakan Pre-Test dan Post-Test dengan Non-equivalent control-group design seperti terlihat pada Tabel 1: Tabel 1. Model Rancangan Penelitian Kelas Eksperimen Kontrol Pretest Posttest Keterangan: O1 = Pretest sebelum pembelajaran dimulai O2 = Posttest setelah pembelajaran berlangsung X = Penerapan perlakuan aplikasi CLDW Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA MAN 2 Banjarmasin tahun ajaran 2022/2023. Sampel penelitian terdiri dari 32 peserta didik kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan 32 peserta didik kelas XI MIPA 4 sebagai kelas kontrol. Peserta didik kelas XI MIPA 4 yang menjadi kelas kontrol tidak menggunakan aplikasi CLDW, sedangkan peserta didik kelas XI MIPA 1 yang menjadi kelas eksperimen dengan menggunakan aplikasi CLDW. Perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini antara lain silabus pembelajaran biologi kurikulum 2013, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), bahan ajar materi sistem pertahanan tubuh, dan lembar kerja mahasiswa (LKM). Sedangkan instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar afektif dan LKPD untuk untuk mengukur hasil belajar kognitif proses. Uji statistik dengan analisis inferensial data hasil belajar afektif dan analisis deskriptif digunakan untuk analisis data hasil belajar kognitif proses. Hayatun Nafisyah. Bunda Halang. Andri Ali Wardhana. Akhmad Syahbuddin/ Pena Jangkar HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil belajar afektif didapatkan dari pretest dan posttest dan hasil belajar kognitif proses yang didapatkan dari hasil LKPD. Hasil Penelitian Hasil Belajar Afektif (Kerja Sam. Rata-rata yang didapatkan berdasarkan data yang disajikan pada Tabel 2 Tabel 2. Rata-rata Hasil Belajar Afektif Peserta Didik Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Hasil Belajar Afektif Peserta Didik No. Aspek Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Pre-Test Post-Test Pre-Test Post-Test Kerja Sama 43,74 81,25 31,25 54,37 Keterangan: sangat baik . ,1-. , baik . , cukup baik . ,1-. , kurang (O . Modifikasi Kunandar . Berdasarkan Tabel 2, hasil belajar afektif lebih besar kelas eksperimen dengan aplikasi CLDW dibandingkan dengan kelas kontrol. Rerata hasil belajar afektif kelas eksperimen dan kontrol ditunjukkan pada Gambar 1 berikut ini. Kerja Sama Pre-Test Post-Test Pre-Test Post-Test (XI MIPA . (XI MIPA . Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Hasil Belajar Afektif Peserta Didik Gambar 1. Diagram Hasil Belajar Afektif Kelas Eksperimen dan Kontrol Uji statistik akan dilakukan bertujuan mendeskripsikan apakah terdapat pengaruh implementasi aplikasi CLDW (Culture Literacy Digital Wetlan. dalam pembelajaran konsep sistem pertahanan tubuh. Sebelumnya, pengujian normalitas dilakukan dengan uji One Sample Kolomogrov-Smirnov dan uji homogenitas dengan menggunakan uji Levene Test dilanjutkan dengan uji hipotesis yang dilakukan melalui uji Mann-Whitney. Hayatun Nafisyah. Bunda Halang. Andri Ali Wardhana. Akhmad Syahbuddin/ Pena Jangkar Uji Normalitas Berdasarkan nilai pretest dan posttest dilakukan menggunakan uji Kolomogorov-Smirnov dengan signifikansi 5%, apakah penelitian tersebut berdistribusi normal atau tidak. Tabel 3 menunjukkan data uji normalitas hasil belajar kognitif produk. Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Hasil Belajar Afektif Hasil Kelas Pre-test kelas eksperimen Post-test kelas eksperimen Kolmogorov-Smirnova Statistic Sig. ,239 ,000 ,245 ,000 Pre-test kelas kontrol ,209 ,001 Post-test kelas kontrol ,195 ,003 Hasil uji One Sample Kolomogorov-Smirnov di atas menunjukkan bahwa perolehan nilai Sig pre-test kelas eksperimen 0,000, post-test kelas eksperimen 0,000, pre-test kelas kontrol 0,001, dan post-test kelas kontrol 0,003 yang menetapkan bahwa nilai data penelitian tidak terdistribusi secara umum/tidak normal yang menunjukkan nilai 0,05. Uji Homogenitas Data afektif yang telah dilakukan uji normalitas, kemudian melakukan uji homogenitas dengan menggunakan Levene Test, apakah varian sampelnya homogen atau tidak homogen. Tabel 4 berikut menunjukkan hasil uji homogenitas pada data hasil belajar Tabel 4. Hasil Uji Homogenitas Hasil Belajar Afektif Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic Hasil Belajar Based on Mean 1,825 Afektif Based on Median 2,480 Based on Median and 2,480 with adjusted df Based on trimmed 2,040 Sig. ,182 ,120 61,606 ,120 ,158 Berdasarkan dari tabel 4 dapatkan hasil nilai sig. 0,182, > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa varians data bersifat homogen atau sama. Uji Hipotesis Diketahui bahwa hasil yang didapatkan dari uji normalitas dan homogenitas yaitu data penelitian tidak berdistribusi normal, tetapi variansi datanya bersifat homogen, sehingga uji hipotesis yang digunakan yaitu uji Mann-Whitney. Hasil uji hipotesis data hasil belajar afektif ditunjukkan pada Tabel 5. Hayatun Nafisyah. Bunda Halang. Andri Ali Wardhana. Akhmad Syahbuddin/ Pena Jangkar Tabel 5. Hasil Uji Hipotesis Hasil Belajar Afektif Test Statisticsa Hasil Belajar Afektif Mann-Whitney U 20,000 Wilcoxon W 548,000 -6,711 Asymp. Sig. ,000 Grouping Variable: Kelas Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh Mann-Whitney, perolehan hasil Asymp. Sig. -taile. 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menolak H o dan menerima Ha dengan nilai < 0,05, berarti terdapat pengaruh implementasi aplikasi CLDW (Culture Literacy Digital Wetlan. dalam pembelajaran konsep sistem pertahanan tubuh. Hasil Belajar Kognitif Proses Hasil ini dinilai dari kemampuan peserta didik dalam mengerjakan LKPD. Ringkasan rata-rata kognitif proses disajikan pada Tabel 6. Tabel 6. Ringkasan Rata-rata Hasil Belajar Kognitif Proses Pertemuan Pertemuan Pertama Pertemuan Kedua Hasil Belajar Kognitif Proses Kelas Kelas Kategori Kategori Eksperimen Kontrol Baik Baik Sangat Baik Baik Keterangan: sangat baik . ,1-. , baik . , cukup baik . ,1-. , kurang (O . Modifikasi Kunandar . Hayatun Nafisyah. Bunda Halang. Andri Ali Wardhana. Akhmad Syahbuddin/ Pena Jangkar Pada Tabel 6. kelas eksperimen didapatkan rata-rata hasil belajar kognitif proses pertemuan ke-1 sebesar 90,8 dan ke-2 sebesar 92, sedangkan kelas kontrol pada pertemuan ke-1 dan ke-2 sebesar 72. Adapun diagram ringkasan diperoleh hasil belajar kognitif dilihat pada Gambar 2. Sistem Pertahanan Tubuh Pertemuan 1 Pertemuan 2 Pertemuan 1 Pertemuan 2 Kelas Eksperimen Kelas Kontrol Hasil Belajar Kognitif Proses Gambar 2. Diagram Hasil Belajar Kognitif Proses Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Diagram diatas dapat disimpulkan bahwa hasil yang didapatkan dari proses pembelajaran kognitif yaitu berada pada kategori baik dan sangat baik kelas eksperimen dan kategori baik kelas kontrol. Pembahasan Hasil Belajar Afektif (Kerja Sam. Hasil pembelajaran afektif telah meningkat berdasarkan hasil belajar. Uji statistik juga menunjukkan perbedaan antara sebelum serta sesudah perlakuan. Uji Mann-Whitney diperoleh Asymp. Sig . -taile. 0,000, artinya nilai C adalah 0,05. Kesimpulannya bahwa penelitian ini Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh implementasi aplikasi CLDW (Culture Literacy Digital Wetlan. dalam pembelajaran konsep sistem pertahanan tubuh. Sejalan dengan penelitian Nugrahan et al. bahwa e-learning membantu menumbuhkan sikap belajar aktif dengan memungkinkan peserta didik bergabung hingga mampu membentuk suatu komunitas untuk belajar yang mampu meningkatkan kegiatan belajar di lingkungan sekolah yang bisa dilakukan baik secara perorangan maupun secara berkelompok. Hal ini sesuai dengan pendapat Nugrahan et al. bahwa e-learning mampu untuk menjadikan pembelajaran lebih berkolaboratif, konstruktif serta menimbulkan dialog yang baik antara pendidik dan peserta didik. Gagasan yang baik untuk menciptakan kegiatan belajar melalui e-learning mampu membuat peserta didik menemukan wadah untuk belajar yang kondusif dengan suasana baru yang menyenangkan, sehingga dapat lebih mengembangkan semangat belajarnya. Guna memperoleh kesempatan untuk belajar lebih banyak, e-learning juga dapat meningkatkan kesempatan belajar peserta didik dengan pemberian pengalaman virtual dan alat hemat waktu untuk membantu belajar lebih banyak. Hayatun Nafisyah. Bunda Halang. Andri Ali Wardhana. Akhmad Syahbuddin/ Pena Jangkar Pembelajaran melalui e-learning, pendidik dapat dengan mudah mengecek apakah pendidik sudah mempelajari materi yang diunduh dan menyelesaikan soal latihan dan tugas secara E-learning dapat membantu pendidik untuk menyempurnakan dan memperbarui file yang diunduh untuk tujuan pengajaran. Materi pembelajaran dengan konten yang lebih up to date dan kontekstual juga dapat dipilih oleh pendidik. Beberapa kemungkinan seperti sikap kooperatif antara peserta didik dan pendidik dapat didorong dengan mempromosikan kerjasama, komunikasi, dan interaksi secara online. Hasil Belajar Kognitif Proses Pada penelitian hasil belajar kognitif proses diambil dari data LKPD pada kelas eksperimen dan kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, kelas eksperimen terbukti memperoleh nilai positif dibandingkan dengan kelas kontrol. Kelas eksperimen mencapai rerata 90,8 dengan kategori baik pada pertemuan pertama dan mencapai rerata 92 dengan kategori sangat baik pada pertemuan kedua, sedangkan kelas kontrol mencapai rerata 72 dengan kategori baik pada pertemuan pertama dan kedua. Hasil yang dicapai tentunya dipengaruhi oleh penggunaan aplikasi CLDW dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Menurut Haryadi & Al Kansaa . bahwa penggunaan media e-learning berpengaruh terhadap hasil belajar. Hasilnya adalah peningkatan cara pendidik menjadi kreatif dan Mata kuliah yang akan digunakan membuat peserta didik tidak bosan melalui pembelajaran e-learning yang dapat digunakan kapanpun dan dimanapun mereka berada. Hal ini sesuai dengan pendapat Haryadi & Al Kansaa . menunjukkan adanya pengaruh pembelajaran e-learning dalam hasil belajar peserta didik. Hasil belajar mengalami peningkatan karena pendidik beinovatif dan kreatif dengan e-learning sehingga tidak membuat peserta didik bosan. Media pembelajaran ini dapat digunakan dimanapun berada. SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan diatas, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model PBL berbasis CLDW terhadap hasil beajar afektif peserta didik. Respon peserta didik juga setuju bahwa dengan penerapan model PBL berbasis CLDW pada pembelajaran Biologi khususnya pada materi Gangguan Sistem Reproduksi Manusia dapat menunjang pembelajaran mereka. Mengenai saran kepada pendidik dalam penelitian ini yaitu model PBL dapat dijadikan salah satu alternatif untuk mempelajari konsep Sistem Reproduksi Manusia. Perlunya keakraban atau intensitas penerapan model PBL yang sering dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian selanjutnya disarankan agar hasil belajar kognitif, afektif dan psikomotor diuji secara statistik dan dianalisis secara deskriptif. Hasil belajar afektif memperoleh hasil Asymp. Sig. -taile. 000, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh implementasi aplikasi CLDW (Culture Literacy Digital Wetlan. dalam pembelajaran konsep sistem pertahanan tubuh dengan perolehan hasil Asymp. Sig. -taile. 0,000. Hasil tersebut menunjukan bahwa < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian ini menolak Ho dan menerima Ha. Hasil kognitif produk kelas eksperimen berada pada kategori baik sampai sangat baik, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori baik. Berdasarkan kesimpulan bahwa terdapat pengaruh implementasi aplikasi CLDW (Culture Literacy Digital Wetlan. dalam pembelajaran konsep sistem pertahanan tubuh, sehingga aplikasi ini dapat digunakan dalam proses belajar-mengajar lainnya. Hayatun Nafisyah. Bunda Halang. Andri Ali Wardhana. Akhmad Syahbuddin/ Pena Jangkar DAFTAR PUSTAKA