Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2023, pp. 23 Ae 28 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. The Relationship between Using Gadgets and Speaking Ability of Preschool Children in the Working Area of the Air Putih Public Health Center. Samarinda City Radinka Audrey Putri. Sutrisno. Hesti Prawita Widiastuti. Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan. Poltekkes Kemenkes Kaltim. Indonesia . Dosen Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan. Poltekkes Kemenkes Kaltim. Indonesia Email: Audreymyname. audrey@gmail. Article Info Article history Received date: 2023-05-03 Revised date: 2023-05-09 Accepted date: 2023-05-09 Abstract Preschool children are children aged 3-6 years, at this time the ability of skills, thinking and activities of children increases and their growth is stable. The ability to speak is the expression of ideas he thinks about and himself in the form of words or the pronunciation of certain sounds. Use of gadgets is a child who plays using gadgets for more than 30 minutes and once a day. This type of quantitative descriptive research with a retrospective study design and cross sectional The sample size was determined by means of probability sampling with a proportionate stratified random sampling technique, with a total sample of 162 Data analysis used is chi-square. Bivariate analysis found a relationship between the use of gadgets and the speaking ability of preschool children . -value = 0. , which means that there is a significant relationship between the use of gadgets and the speaking ability of preschool children in the Working Area of the Air Putih Public Health Center. Samarinda City. Keywords: Gadget 1. Speech Ability 2 . Preschool Children 3 Abstrak Anak prasekolah adalah anak yang berusia 3-6 tahun, pada saat ini kemampuan keterampilan, berpikir dan aktivitas anak meningkat serta pertumbuhannya stabil. Kemampuan bicara ialah pengekspesian ide yang dipikirkan dan dirinya sendiri dalam bentuk katakata ataupun pengucapan bunyi-bunyi tertentu. Penggunaan gadget adalah anak yang bermain menggunakan gadget lebih dari 30 menit dan 1 kali dalam sehari. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian studi retrospektif dan pendekatan cross sectional. Besar sample ditentukan dengan cara probability sampling dengan teknik proportionate stratified random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 162 responden. Analisis data yang digunakan adalah chi-square. Analisis bivariat menemukan adanya hubungan penggunaan gadget dengan kemampuan bicara anak prasekolah didapatkan . -value = 0,. , yang artinya terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan gadget dengan kemampuan bicara anak prasekolah Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda. Kata Kunci: Gadget 1. Kemampuan Bicara 2. Anak Prasekolah 3 PENDAHULUAN Studi Cochrane di Amerika Serikat melaporkan data Kemampuan Bicara, bahasa anak-anak dan kombinasi keduanya usia keterlambatan perkembangan bahasa dan bicara untuk Anak Usia 2 hingga 4,5 tahun adalah 5-8%, prevalensi keterlambatan bahasa berkisar 2,3% hingga 19%. Sebagian Radinka Audrey Putri and Audreymyname. audrey@gmail. Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2023, pp. 23 Ae 28 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. besar laporan penelitian prevelensi 40% hingga 60% (Julianti et al. , 2. Pada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan bahwa 250 juta anak, atau 43% anak di negara miskin mencapai potensi perkembangan penuh mereka (Febria, 2. Hanya sekitar 5-10% anak prasekolah Indonesia yang benar-benar mengalami tuna Anak itu belajar berbicara lebih banyak dan lebih banyak lagi. Prevalensi gangguan bicara dan bahasa diperkirakan berkisar dari 2,3% hingga 24% di berbagai studi (Nahri, 2. Data dari Puskesmas Air Putih tahun 2022 menunjukkan jumlah anak yang dilakukan Deteksi Dini Tumbuh Kembang khususnya untuk kemampuan bicara dan Bahasa pada TK / Paud di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih sebanyak 5 anak laki-laki dan 7 anak kemampuan bicara. Anak yang mengalami keterlambatan bahasa adalah anak pada usia 2 tahun yang cenderung salah mengucapkan, saat berusia 3 tahun mereka belum memahami kosa kata yang baik dan saat berusia 5 tahun mereka juga mempunyai masalah dalam menamai benda. Anak-anak yang mengalami keterlambatan bicara mengganggu komunikasi mereka sehari-hari. Untuk anak-anak dengan keterlambatan bahasa, seperti prestasi akademik, dampaknya bisa bertahan lama. Anak menghadapi hambatan ketika mengikuti kegiatan pembelajaran dimana anak sulit mengungkapkan pendapat atau ide. Kemudian anak mengalami kesulitan bersosialisasi dan anak mengalami hambatan dalam berinteraksi dengan teman sebayanya. Anak dapat mengganggu psikologi anak (Aisyah et al. Bahasa memiliki empat kompetensi yang harus dikuasai oleh anak yaitu mendengar, berbicara, membaca dan menulis. Salah satu kompetensi yang dapat digunakan menggungkapkan perasaan secara jelas dengan menggunakan lisannya yaitu berbicara (Zukhoririyah, 2. Bicara merupakan bagian dari bahasa mengekspresikan bahasa yang dimilikinya. Keterlambatan bicara merupakan salah satu penyebab keterlambatan perkembangan bicara pada anak. Perkembangan anak usia dini tidak hanya mencakup aspek fisik tetapi juga aspek motorik, psikososial, kognitif dan linguistic (Umamiah et al. , 2. Faktor keterlambatan bahasa pada anak antara lain multibahasa, kurangnya kesempatan untuk berlatih, kurangnya motivasi untuk berbicara, kurangnya bimbingan, kurangnya motivasi, hubungan teman sebaya, jenis kelamin, penggunaan elektronik, dan jumlah keluarga besar (Istiqlal, 2. Teknologi tumbuh lebih cepat dan berkembang dari waktu ke waktu, alhasil akan terdapat lebih banyak fitur teknologi yang Contoh fasilitas yang canggih saat ini ialah gadget. Pada awalnya, kemunculan gadget ini hanya milik sebagian orang yang memang membutuhkannya untuk melakukan Namun, saat ini gadget tidak hanya menjadi alat komunikasi, gadget juga menjadi alat untuk menciptakan suara, teks, gambar dan video. Pengguna teknologi gadget saat ini sudah tidak lagi mengenal umur, dari orang dewasa hingga anak-anak kecil juga sudah bisa menggunakannya. Penggunaan gadget ini memberikan dampak positif yaitu memudahkan pengguna teknologi gadget ini untuk berkomunikasi dalam waktu singkat walaupun dengan jarak yang jauh. Tetapi penggunaan gadget ini juga Radinka Audrey Putri and Audreymyname. audrey@gmail. Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2023, pp. 23 Ae 28 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. penggunanya, salah satu dari dampak negatifnya ialah menyebabkan pengguna gadget bersikap lebih individualis dan kurangnya interaksi dengan lingkungan sekitar yang akan mempengaruhi kemampuan bicara pada anak apalagi anak yang terlena dengan pemakaian gadget yang berlebihan dan kurangnya kontrol dari orang tua (Marpaung. Anak usia prasekolah ialah anak yang umurnya 3 hingga 6 tahun, saat periode ini. Aktivitas meningkat dengan peningkatan keterampilan dan proses berpikir. Pada masa ini, anak tidak hanya menyentuh lingkungan di dalam rumah, tetapi juga lingkungan di luaran rumah. Anakanak mulai menikmati bermain di luar dan berteman dengan 4 anak-anak lain. Pada tahap ini anak telah ada kesiapan untuk Untuk itu, indera, sistem reseptor untuk mendapat rangsangan, dan proses memori agar anak dapat belajar dengan baik harus siap (Yuliastati Nining, n. METODE Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian studi retrospektif dan pendekatan cross Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan probability sampling dengan teknik proportionate stratified random sampling. Proses pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisa melalui program SPSS dengan ujii chi-square. Perempuan Laki-Laki 4 tahun-4 tahun 4 bulan 4 tahun 5 bulan4 tahun 11 5 tahun-5 tahun 11 bulan 6 tahun <3 tahun >3 tahun Usia Penggunaan Gadget Pertama Kali Sumber : Data Primer, 2023 Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa lebih sebagian . ,8%) perempuan, sebagian besar . 0%) usia 5 tahun-5 tahun 11 bulan, yang menggunakan gadget pertama kali <3 tahun hampir seluruhnya . 2%). Tabel 4. Distribusi Responden Berdasarkan Penggunaan Gadget Di TK / Paud Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda Penggunaan Gadget HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 4. Distribusi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin. Usia. Penggunaan Gadget Pertama Kali Di TK / Paud Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda Variabel Jenis Kelamin Frekuensi . Presentase (%) Rendah Sedang Tinggi Sumber : Data Primer, 2023 Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa sebagian . 0%) menggunakan gadget intensitas sedang. Radinka Audrey Putri and Audreymyname. audrey@gmail. Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2023, pp. 23 Ae 28 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. Tabel 4. Distribusi Responden Berdasarkan Kemampuan Bicara Anak Di TK / Paud Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda Kemampuan Bicara Terlambat Total Sumber : Data Primer, 2023 Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa sebagian besar . 5%) kemampuan bicara terlambat. Tabel 4. Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Kemampuan Bicara Anak Prasekolah Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda Intensitas Penggunaan Gadget Rend PEMBAHASAN Usia dan Jenis Kelamin Normal Variabel penggunaan gadget sedang kemampuan bicara terlambat. Seda Total PVal Tinggi Kemamp Bicara Penelitian ini dilakukan di 15 TK / Paud Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sampel riset ini ialah 162 responden yang merupakan anak usia 4 sampai 6 tahun. Hasil penelitian membuktikannya sebagian besar . 0%) responden berusia 5 tahun-5 tahun 11 bulan yaitu usia anak prasekolah. Karakteristik responden penelitian ini selain usia juga jenis kelamin sebagian besar . Hasil penelitian yang dilakukan oleh Asgaf . yang berjudul Hubungan Intensitas Penggunaan Gadget Dengan Perkembangan Aspek Bicara Dan Bahasa Pada Balita Di Kelurahan Wameo Kota BauBau menunjukkan bahwa sebagian besar . responden terdiri dari perempuan dan rentan usia terbanyak adalah 3-4 tahun yaitu usia Penggunaan Gadget Normal . Terlambat . Total . Sumber : Data Primer, 2023 Berdasarkan tabel 4. 4 diatas diketahui bahwa 162 responden yang terdata hampir sebagian . 6%) anak yang intensitas Hasil riset yang dilaksanakan di Tk/Paud di wilayah kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda, ditemukan sebagian kecil . ,2%) anak dengan intensitas penggunaan rendah, sebagian kecil . ,0%) anak dengan intensitas penggunaan sedang . dan hampir 8%) menggunakan gadget. Hasil menguji statistik dengan mempergunakan Chi-Square diperoleh hasil p-value = 0,002. Hasil analisis data ini menunjukkan bahwa p-value < 0,05 artinya ada relasi bersignifikan diantara intensitas penggunaan gadget terhadap kemampuan berbicara anak prasekolah di Puskesmas Air Putih Kota Samarina. Radinka Audrey Putri and Audreymyname. audrey@gmail. Jurnal Ibu dan Anak Vol. No. Mei 2023, pp. 23 Ae 28 ISSN 2721-0499 (Onlin. ISSN 2338 Ae 1930 (Prin. Hasil riset ini sejalan terhadap riset yang dilaksanakan oleh Asgaf . menandakan yaitu hampir sebagian . responden mempergunakan gadget dengan intensitas berat dan hampir sebagian . perkembangan berbicara dan berbahasa. Kemampuan Bicara Hasil riset yang dilaksanakan di 15 TK / Paud Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda menunjukkan bahwa hampir sebagian . 5%) anak dengan kemampuan bicara normal sedangkan sebagian besar . 5%) anak dengan kemampuan bicara Hasil penelitian yang dilakukan oleh Asgaf . yang berjudul AuHubungan Intensitas Penggunaan Gadget Dengan perkembangan Aspek Bicara Dan Bahasa Pada Balita Di Kelurahan Wameo Kota BauBauAy menunjukkan sebagian besar . anak yang mempunyai perkembangan berbicara dan berbahasa yang normal dan sisanyahampir sebagian . 2%) mengalami SIMPULAN Hasil analisis menyatakan terdapat hubungan antara penggunaan gadget terhadap keterampilan bicara anak sebesar pvalue 0. 002 < 0. Maka demikian artinya H0 atau tidak ada hubungan penggunaan gadget dengan kemampuan bicara pada anak praskolah Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda di tolak dan Ha atau ada hubungan penggunaan gadget dengan kemampuan bicara pada anak praskolah Di Wilayah Kerja Puskesmas Air Putih Kota Samarinda diterima. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada pihak kampus dan dosen yang sudah mendukung serta membantu dalam melakukan penelitian ini serta terima kasih kepada pihak sekolah-sekolah yang terlibat di dalam proses penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA