AHMAR METAKARYA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Available online at: http://journal. id/index. php/AMJPM Vol. No. Februari 2023. Halaman 86-90. p-ISSN 2807-3797 e-ISSN 2807-3576 Skrining Kesehatan Lansia dan Kebutuhan Pelayanan Kesehatan Lanjut pada Kelompok Ibu Aisyiyah Nur Intan Kusuma*1. Trina Kurniawati2 1Program Studi Sarjana Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Indonesia 2Program Studi Sarjana dan Pendidikan Profesi Ners. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Indonesia * E-mail: intankusuma29@gmail. Received: 12 Januari 2023 Accepted: 22 Februari 2023 Published: 28 Februari 2023 Abstract The elderly woman's health becomes important and should be fulfilled as a human right. Health services for the elderly could be provided either as promotive, preventive, curative, or rehabilitative efforts to maintain their health so that they remain productive and healthy. This community service program aimed to get an overview of the health status of the elderly and the need for advanced health services. Community service programs were carried out through simple health checks, counseling, and education. The program was carried out in December 2022 at the routine Aisyiyah meeting, which was attended by 21 participants. The health examination includes stages of anamnesis of complaints and medical history, lifestyle, and health management efforts that have been undertaken. In addition, as an additional examination . hecking blood pressure, blood sugar, cholesterol and uric aci. , counseling, and health education. The blood pressure examination yielded average systolic and diastolic readings of 127. 86 mmHg and 78. 10 mmHg, respectively. Only 4. 8% of participants experienced high blood pressure, and 14. 29% of participants had symptoms of high cholesterol. As many as 19. 05% of people were suggested and identified to benefit from advanced health services. Therefore, it is necessary to increase support for the elderly to maintain the health of the elderly and utilize health services as an effort to modify the lifestyle of the elderly. Keywords: Elderly Women's Health. Elderly Health Services. Health Screening. Abstrak Kesehatan wanita lansia menjadi penting untuk dipenuhi sebagai hak asasi manusia. Pelayanan kesehatan pada lansia dapat diberikan baik sebagai upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif untuk menjaga kesehatan lansia agar tetap produktif dan sehat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan status kesehatan lansia dan kebutuhan pelayanan kesehatan lanjut. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui kegiatan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat, konseling, dan edukasi. Program dilakukan pada bulan Desember 2022 pada pertemuan rutin Aisyiyah yang diikuti oleh 21 peserta. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan tahapan anamnesa keluhan dan riwayat penyakit, gaya hidup, dan upaya pengelolaan kesehatan yang sudah dilakukan. Selain itu, sebagai pemeriksaan tambahan dilakukan pemeriksaan laboratorium sederhana . ula darah, kolesterol dan asam Hasil pemeriksaan tekanan darah diperoleh rata-rata sistol dan diastole adalah 127,86 mmHg dan 78,10 mmHg. Hanya 4,8% peserta yang mengalami tekanan darah tinggi dan 14,29% peserta memiliki gejala koleterol tinggi. Sebanyak 19,05% disarankan dan teridentifikasi untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan Oleh karena itu, perlu adanya upaya peningkatan dukungan kepada lansia untuk menjaga kesehatan lansia dan memanfaatkan pelayanan kesehatan sebagai upaya modifikasi gaya hidup lansia. Kata Kunci: Kesehatan Lansia. Pelayanan Kesehatan Lansia. Skrining Kesehatan. Kusuma. , & Kurniawati. Skrining Kesehatan Lansia dan Kebutuhan Pelayanan Kesehatan Lanjut pada Kelompok Ibu Aisyiyah. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2 . , 86-90. PENDAHULUAN Hak hidup sehat dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia, termasuk didalamnya adalah Lansia merupakan kelompok individu dengan keterbatasan dan penurunan fungsi kehidupan akibat proses penuaan. Namun, dalam peraturan perundangan disebutkan bahwa lansia memiliki hak yang sama dengan kelompok individu lainnya untuk mendapatkan kesejahteraan dan produktifitas termasuk didalamnya adalah untuk terus hidup sehat (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2. Kesehatan lansia menjadi penting untuk dipenuhi sebagai hak asasi Pemerintah dalam menjamin kesehatan lansia telah menyelenggarakan posyandu lansia dan puskesmas ramah lansia. Namun, banyak lansia yang tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan tersebut karena berbagai faktor. Penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa kurangnya pengetahuan lansia, sarana prasarana, akses terhadap pelayanan kesehatan, ekonomi, dukungan keluarga, sikap dan perilaku, keaktifan kader kesehatan dan sikap petugas kesehatan (Juniardi. Padahal disebutkan bahwa semakin meningkatnya populasi lansia di Indonesia maka dapat menimbulkan berbagai masalah yang dihadapi yaitu peningkatan prevalensi penyakit degeneratif baik fisik dan jiwa, masalah ekonomi dan sosial yang berujung pada penurunan produktifitas lansia (Alhusseini & Alqahtani, 2. Beberapa penyakit yang terjadi pada lansia yaitu penyakit jantung, diabetes mellitus, stroke, rematik, dan trauma/cidera (Kementerian Kesehatan RI, 2. Kondisi tersebut diperberat dengan seiring penambahan usia dan riwayat penyakit sebelumnya (Allender et , 2013. Stanhope & Lancaster, 2. Selain itu, faktor psikologis lansia juga memengaruhi kesehatan lansia (Nareswari, 2021. Sonza et al. , 2. World Health Organization (WHO) menambahkan bahwa gaya hidup lansia juga mempengaruhi faktor risiko kesehatan pada lansia (WHO, 2. Oleh karena itu, perlunya upaya peningkatan kesadaran lansia untuk menjaga kesehatannya dengan memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia. Kesadaran lansia dalam menjaga kesehatannya dapat dibentuk melalui pendampingan dan identifikasi kondisi kesehatannya. Lansia sangat penting mengetahui status kesehatannya dengan indikator sederhana yang mencerminkan kesehatan lansia salah satunya adalah tekanan darah. Tekanan darah pada lansia cenderung semakin meningkat (Triyanto, 2. Program pengabdian masyarakat ini dikemas dan dilaksanakan untuk memperoleh gambaran status kesehatan lansia melalui pemeriksaan tekanan darah pada lansia sehingga dapat diketahui status kesehatan lansia dan kebutuhan pelayanan kesehatan lanjut untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktifitas METODE DAN PELAKSANAAN Program pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan sederhana, konseling, dan edukasi. Program dilakukan pada bulan Desember 2022 pada pertemuan rutin Aisyiyah yang diikuti oleh 21 peserta. Pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan tahapan anamnesa keluhan dan riwayat penyakit, gaya hidup, dan upaya pengelolaan kesehatan yang sudah Selain itu, sebagai pemeriksaan tambahan dilakukan pemeriksaan laboratorium sederhana untuk memvalidasi keluahan peserta yang meliputi pemeriksaan kadar gula dalam darah, asam urat, dan kolesterol. Kegiatan konseling dan edukasi dilakukan kepada peserta sesuai dengan kebutuhan yang teridentifikasi dari setiap peserta yang memiliki keluhan. Kegiatan diakhiri dengan kesimpulan identifikasi kebutuhan untuk rujuk atau pemanfaatan pelayanan kesehatan lanjutan pada lansia (Wahyuni et al. , 2. Hasil dari program disajikan dalam bentuk gambaran status kesehatan lansia dan kebutuhan pelayanan kesehatan lanjutan. HASIL DAN PEMBAHASAN Program kegiatan diikuti oleh 21 peserta yang seluruhnya adalah perempuan dengan rata-rata berusia 55,24 tahun. Diperoleh hasil bahwa rata-rata tekanan darah sistol dan diastol peserta adalah 127,86 mmHg dan 78,10 mmHg. Salah satu peserta dari 21 peserta . ,8%) terindikasi mengalami tekanan darah tinggi yaitu 180/100 mmHg. Terdapat 14,29% peserta memiliki gejala koleterol tinggi yang dibuktikan dengan hasil pemeriksaan kolesterol diperoleh hasil di atas 200 mg/dL. Kesimpulan kebutuhan pemanfaatan pelayanan kesehatan lanjut sebanyak 4 peserta . ,05%). Hasil kegiatan pengabdian masyarakat lebih rinci ditampilkan dalam tabel 1 dibawat ini. Tabel 1. Hasil Pemeriksaan Kesehatan Sederhana . Hasil No Pemeriksaan Rencana Tindak Lanjut Normal Tidak Normal Tekanan darah Pemanfaatan yankes lanjut Gula darah Optimalisasi gaya hidup sehat Asam urat Optimalisasi gaya hidup sehat Kolesterol Pemanfaatan yankes lanjut Seluruhnya lansia dalam program tersebut tetap diberikan edukasi sesuai masalah yang berhasil diidentifikasi dalam program. Edukasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu terhadap kesadaran untuk menjaga kondisi kesehatannya (Abilowo & Lubis, 2022. Anakoda et al. , 2021. Masnilawati et al. , 2. Hipertensi teridentifikasi pada 1 lansia. Lansia mengalami hipertensi dikarenakan seiring bertambahnya usia. Lansia akan mengalami penurunan fungsi otot jantung yang menyebabkan jantung bekerja dengan payah dan diperparah kadar kolesterol yang tinggi (Carolina et al. , 2. Dampak hipertensi pada lansia dapat mengganggu kesehatan dan produktifitas dan dapat mengancam integritas lansia. Bahkan hipertensi dapat menyebabkan kematian tanpa disertai dengan gejala hipertensi yang dirasakan (Mauliati, 2. Oleh karena itu, penulis menyarankan bahwa lansia yang mengalami hipertensi untuk memodifikasi gaya hidup dan memanfaatkan pelayanan kesehatan lanjut untuk mengontrol tekanan darahnya dengan periksa rutin dan minum obat sesuai anjuran dokter. Gambar 1. Kegiatan Penyuluhan dan Pemeriksaan Tekanan Darah. Gaya hidup sehat dapat dilakukan lansia pada peserta program pengabdian masyarakat ini mayoritas diperuntukan untuk program promotif bagi lansia dengan status kesehatan optimal dan program preventif dan kuratif bagi lansia dengan status kesehatan kurang optimal. Gaya hidup sehat lansia meliputi mengikuti kegiatan posyandu lansia, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengatur pola makan dan aktifitas, olahraga ringan (Fitriani, 2012. Utami et al. , 2. Bahkan dengan rutin olahraga ringan disebutkan dari hasil penelitian sebelumnya dapat meningkatkan harapan hidup lansia selama 5 tahun (Atmaja & Rahmatika, 2. Termasuk didalam modifikasi gaya hidup lansia juga dengan memanfaatkan posyandu lansia untuk mengontrol dan mengelola kesehatan lansia. Namun, lansia masih memiliki kesadaran yang rendah untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan khususnya posyandu lansia. Penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa lansia akan memanfaatkan posyandu lansia berdasarkan tangkat pengetahuan, pendidikan, dan dukungan keluarga (Astreansyah et al. , 2021. Pertiwi, 2. Dalam program ini penulis mengoptimalkan pengetahuan lansia untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan secara optimal sebagai rekomendasi kegiatan. Selain itu, penulis juga memberikan penguatan bahwa kelompok Aisyiyah menjadi penting sebagai kelompok pemberi dukungan untuk mencapai kesehatan yang optimal sebagai sarana diskusi dan eksplorasi pengalaman kesehatan setiap lansia. Hal tersebut penting dilakukan karena salah satu motivasi dan perilaku lansia dalam Kusuma. , & Kurniawati. Skrining Kesehatan Lansia dan Kebutuhan Pelayanan Kesehatan Lanjut pada Kelompok Ibu Aisyiyah. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2 . , 86-90. memanfaatkan pelayanan kesehatan salam satunya didukung oleh dukungan sosial khususnya keluarga dan kader kesehatan (Saleh et al. , 2023. Zakir, 2. KESIMPULAN Program kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam satu kali pertemuan ini diperoleh hasil bahwa status kesehatan lansia mayoritas sehat optimal. Hanya sebagian kecil lansia yang mengalami masalah kesehatan dan memerlukan pemanfaatan pelayanan kesehatan lanjutan. Terbukti hasil pemeriksaan tekanan darah diperoleh rata-rata sistol dan diastole adalah 127,86 mmHg dan 78,10 mmHg. Hanya 4,8% peserta yang mengalami tekanan darah tinggi dan 14,29% peserta memiliki gejala koleterol tinggi. Sebanyak 19,05% disarankan dan teridentifikasi untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan lanjut. Oleh karena itu, perlu adanya upaya peningkatan dukungan kepada lansia untuk menjaga kesehatan lansia dan memanfaatkan pelayanan kesehatan sebagai upaya modifikasi gaya hidup lansia. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah Wiradesa Kabupaten Pekalongan dan seluruh anggotanya yang berkenan mengikuti program kegiatan ini. DAFTAR PUSTAKA