121 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat. Vol. No. 2, 2024 PKM Perawatan Wajah Dari Masker Bubuk Rumput Laut Pada Remaja Putri Rika Riwayani , dan Sukriati Firman Universitas Negeri Makassar1,2 Email: rika. riwayani@unm. Abstrak. PKM Perawatan Wajah Dari Masker Bubuk Rumput Laut Pada Remaja Putri. Perawatan wajah pada remaja putri perlu perhatia khusus dan sedini mungkin terutama dari bahan alami rumput laut yang mudah didapatkan sebagi anti oksidan untuk kulit. Rumput laut dijadikan masker bubuk mudah pembuatannya dan bisa langsung diaplikasikan ke wajah atau disimpan dengan cara yang tepat sehingga kapan sj bisa digunakan. Pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah bisa dijadikan peluang usaha yang bisa dihadirkan dengan memiliki keterampilan yang diinginkan atau dibutuhkan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta menimbulkan jiwa kewirausaan remaja putri mengenai inovasi pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah karena menghasilkan produk yang mempunyai nilai kreativitas dan nilai jual, serta kedepannya mereka lebih mandiri dan inovatif. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah remaja putri yang tinggal di Kec. Marioriawa Kab. Soppeng Sulawesi Selatan. Tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri atas 4 tahap yakni persiapan, pelaksanaan, evaluasi, serta rencana tindak lanjut. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan pelatihan yang diberikan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah. Kata kunci: masker bubuk, perawatan wajah, rumput laut PENDAHULUAN Mitra PKM ini adalah remaja putri yang tinggal di Kec. Marioriawa Kab. Soppeng, bila dilihat dari segi ekonomi, remaja putri ini tergolong keluarga sedang, begitu pula dari tingkat pendidikan relatif lebih baik setelah melakukan interaksi singkat. Remaja putriyang masih produktif sehingga diharapkan dapat memanfaatkan waktu luangnya untuk kegiatan positif guna menambah keterampilan sehingga bisa digunakan untuk diri sendiri, keluarga maupun untuk peluang usaha. Peluang usaha bisa dihadirkan dengan memiliki keterampilan yang diinginkan atau dibutuhkan, salah satunya membuat masker bubuk untuk perawatan wajah dari bahan alami rumput laut yang mudah didapatkan. Potensi rumput laut telah banyak diberitakan antara lain sebagai bahan baku kosmetik yang mengandung antioksidan, bahan baku pembuatan garam, serta sebagai sumber serat dan kombinasi rumput laut merah dan coklat sebagai tabir surya. (Nurjannah, 2. Masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah, karena dibuat sendiri lebih segar bisa segera digunakan atau disimpan dalam wadah kedap udara bisa tahan seminggu bila tidak sering dibuka tutup. Secara sistematis, masker wajah berperan merangsang aliran darah dan PKM Perawatan Wajah Dari Masker Bubuk Rumput Laut Pada Remaja Putri 122 peredaran getah bening, menstimulasi dan memperbaiki kulit dengan mempercepat proses regenerasi dan memberikan nutrisi pada jaringan kulit. (Widya, 2. Masker wajah salah satu kosmetik yang di butuhkan saat perawatan wajah kosmetik. Kosmetik merupakan zat yang dioleskan yang digunakan untuk menghilangkan kotoran kulit, menjaga komposisi kelembaban kulit, melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet, memperlambat munculnya kerutan, memperbaiki penampilan, dan meningkatkan rasa percaya (Solihin dkk, 2. Perawatan wajah perlu perhatian khusus dan sedini mungkin sehingga bisa menghemat dalam perekonomian keluarga dan agar tidak merepotkan kedepannya sehingga membutuhkan penanganan khusus ahlinya, harus kedokter yang membutuhkan waktu serta biaya sangat banyak. Kalau ditelusuri lebih jauh, maka sebenarnya remaja putri di desa ini memiliki banyak waktu luang sehingga masih banyak kegiatan kegiatan lain yang bisa menarik perhatian mereka, lebih produktif dan sekurang kurangnya bisa lebih hemat membelanjakan penghasilan keluarga. Remaja putridi desa ini memiliki potensi yang bisa dikembangkan sebab disamping penghasilan keluarga relatif bagus dan tingkat pendidikan yang juga bagus. Keinginan untuk maju tentu saja sudah suatu potensi, apalagi didukung oleh potensi keuangan yang relatif bagus. Disamping itu remaja putri mitra PKM ini sudah sejak awal peduli dengan rambut, tinggal mereka diberi stimulus atau ransangan agar supaya potensi-potensi tersebut bisa dikembangkan. Hal lain yang juga menjadi modal adalah karena mereka punya waktu dan tenaga dan ini merupakan potensi yang luar biasa, oleh sebab itu mereka perlu sentuhan, mereka perlu dibantu, terutama dalam memberi motivasi untuk hidup financial secara mandiri, dan mereka perlu tambahan keterampilan Oleh sebab itu perlu diadakan pelatihan bagaimana melakukan perawatan wajah, baik untuk keperluan dirinya maupun untuk keperluan komersial. Salah satu pengetahuan yang penting diberikan kepada remaja putri di desa ini adalah pengetahuan dan keterampilan bagaimana perawatan wajah untuk diri sendiri dan diri orang Perawatan wajah itu mengandung dua hal selain bisa membantu membersihkan wajah dan melancarkan peredaran darah sekitar wajah, juga bisa membuat perempuan terlihat lebih segar dan menarik. Dengan begitu perawatan wajah berfungsi ganda, bukan saja untuk kecantikan tetapi juga untuk kesehatan, di dalamnya mengandung etika dan estetika. Berdasar pada latar belakang di atas, maka kegiatan pelatihan perawatan wajah penting dilakukan agar remaja putri bisa meningkatkan keterampilan dan kreatifitas dan pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahtraan hidupnya. METODE PELAKSANAAN Kegiatan ini memilih mitra yaitu remaja putri yang tinggal di Kec. Marioriawa Kab. Soppeng. Pendekatan menggunakan metode yang disesuaikan dengan pemecahan masalah yang akan dilakukan, baik berupa pendampingan yang berbentuk teoriti, maupun yang berbentuk 123 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat. Vol. No. 2, 2024 Memudah dalam pelaksanaan, metode-metode pendekatan yang digunakan adalah: Ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Metode pendekatan ini digunakan pada waktu penyajian materi-materi yang berbentuk kognitif, seperti bagaimana teori penggunaan alat, fungsi dari setiap bahan yang digunakan untuk membuat masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah Demonstrasi. Metode pendekatan ini digunakan pada waktu penyajian materi-materi psikomotorik, yaitu pada saat mempelajari penggunaan alat dan bahan-bahan yang akan Adapun tahapan dalam kegiatan pelatihan ini adalah: Pra Pelaksanaan. Dalam tahap ini dilakukan survei awal, perizinan, dan identifikasi masalah pada mitra. Hal ini dilakukan agar kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan dapat berjalan lancar, mitra sasaran dapat menyediakan tempat pelatihan, menentukan waktu pelaksanaan kegiatan dan peserta pelatihan begitupun dengan tim PKM dapat mempersiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pelatihan. Sosialisasi Kegiatan. Dalam tahap ini dilakukan sosialisasi pelatihan yang akan dilaksanakan bersama mitra sasaran. Materi sosialisasi difokuskan pada pembuatan masker bubuk rumput laut. Pemilihan bahan alami rumput laut yang masih segar dan tidak berbau, serta alat dan bahan yang digunakan. Pelatihan. Dalam tahap ini tim PKM melatih dan mendampingi mitra sasaran dalam pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah Monitoring dan Evaluasi. Dalam tahap ini dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap mitra sasaran berdasarkan pelatihan yang telah dilakukan. Hal ini bertujuan untuk melihat perkembangan program pelatihan yang telah dilaksanakan, kendala yang dialami oleh mitra sasaran, dan solusi dari kendala yang dialami oleh mitra sasaran. Chart 1. Tahap Kegiatan PKM Perawatan Wajah Dari Masker Bubuk Rumput Laut Pada Remaja Putri 124 PELAKSANAAN DAN HASIL DAN KEGIATAN Pengetahuan Mengenai Inovasi Pembuatan Masker Bubuk Rumput Laut Materi yang diberikan pada mitra sasaran berupa pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah. Sebelum memulai pelatihan mitra sasaran diberikan pre-test agar dapat mengukur tingkat pengetahuan dan pemahaman mengenai manfaat rumput laut, bagaimana membuat masker bubuk rumput laut dan mengaplikasikan dalam perawatan wajah. Diharapkan mitra yang mendapat pelatihan dapat membagikan ilmu dan keterampilannya lebih lanjut kepada teman-temannya yang lain sehingga masyarakat dapat memiliki pengetahuan mengenai pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah. Pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah melatih diri berinovasi dengan memanfaatkan bahan alami yang ada dan juga menimbulkan jiwa kewirausaan karena menghasilkan produk yang mempunyai nilai kreativitas dan nilai jual, serta kedepannya mereka lebih mandiri dan inovatif. Gambar 1. Tim Pengabdi dan Peserta sebagai Model Gambar 2. Peserta mengisi lembar kehadiran 125 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat. Vol. No. 2, 2024 Berdasarkan hasil wawancara dapat diketahui bahwa sebagian besar mitra sasaran cenderung kurang mengetahui manfaat rumput laut bisa dijadikan masker bubuk untuk perawatan wajah. Selama ini mitra sasaran hanya mengetahui rumput laut menjadi bahan makan dan dibuar agar-agar. Berdasarkan hasil wawancara pengetahuan dan keterampilan mitra sasaran meningkat setelah kegiatan pelatihan dilaksanakan. Gambar 3. Proses Pemaparan Materi Praktek Pembuatan Masker Bubuk Rumput Laut Pada tahap ini, tim PKM memaparkan alat dan bahan yang akan digunakan beserta langkah langkah pembuatannya. Pembuatan masker bubuk rumput laut yang akan dilatihkan kepada mitra sasaran untuk perawatan wajah. Produk masker bubuk rumput laut ini diharapkan dapat menjadi awal pentingnya perawatan wajah dengan bahan alami dan dapat dibuat sendiri, sehingga dapat menjadi peluang usaha remaja putri yang berbeda dari sebelumnya. Gambar4. Pengenalan alat, bahan dan kosmetik Tahap berikutnya setelah memaparkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam pelatihan ini, tim PKM mendemonstrasikan proses pembuatan masker bubuk rumput laut. kepada seluruh mitra sasaran. Selama proses ini berlangsung, para mitra sasaran diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada tim PKM. Hal ini bertujuan agar mitra sasaran memahami dengan jelas langkah-langkah pembuatan dari inovasi masker bubuk rumput laut yang dilatihkan dan mitra sasaran dapat mempraktekkan secara mandiri di rumah PKM Perawatan Wajah Dari Masker Bubuk Rumput Laut Pada Remaja Putri 126 masing-masing saat pelatihan telah selesai dilaksanakan. Selama kegiatan ini berlangsung proses tanya jawab bersama mitra sasaran tetap berlangsung. Gambar 5. Proses penghalusan rumput laut Gambar 6. Pencampuran masker bubuk dan air mawar 2:1 Setelah tim PKM mendemonstrasikan proses pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah, maka dilanjutkan dengan mencampur masker bubuk rumput laut dengan air mawar. Pencampuran dengan perbandingan 2:1 yang berarti 2 sendok masker bubuk rumput laut campur 1 sendok air mawar menjadi kekentatalan yang sedang sehingga siap untuk diaplikasikan ke wajah oleh tim PKM. Peserta dilibatkan sebagai model yang akan dirawat wajahnya dengan masker bubuk rumput laut sehungga mengetahui langsung Hal ini bertujuan agar mitra sasaran memahami dengan jelas langkah-langkah pengaplikasian dari inovasi masker bubuk rumput laut yang dilatihkan dan mitra sasaran dapat mempraktekkan secara mandiri di rumah masing-masing. 127 INOVASI : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat. Vol. No. 2, 2024 Gambar 7. Pengaplikasian masker bubuk rumput laut Para peserta terlihat aktif saat sesi tanya jawab berlangsung, terlebih lagi mengenai proses pembuatan masker bubuk rumput laut karena para peserta tidak mengetahui bahwa pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah. Para peserta banyak yang antusias karena selama proses pelaksanaan kegiatan diselingi dengan games, bila dapat menjawab pertanyaan dan bisa menyelesaikan proses pembuatan akan mendapatkan hadiah kenang-kenangan dari tim pengabdi. Gambar 8. Foto bersama peserta dan Ibu Lurah Gambar 9. Foto bersama peserta PKM Perawatan Wajah Dari Masker Bubuk Rumput Laut Pada Remaja Putri 128 Evaluasi Kebermanfaatan Program Setelah praktek mandiri mitra selesai, tim PKM melakukan evaluasi terkait tingkat kebermanfaatan program pelatihan yang dilaksanakan bagi mitra sasaran dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan inovasi pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah. Hal ini mengatasi pengurangan konsumtif dari remaja putri dan menimbulkan jiwa kewirausahaan sehingga membantu perekonomian keluarga serta mandiri kedepannya. Hasil yang diperoleh dari tahap evaluasi menunjukkan bahwa mitra sasaran menganggap pelatihan yang diberikan sangat bermanfaat sebab mereka memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru serta diharapkan dapat dijadikan peluang usaha untuk membantu perekonomian rumah KESIMPULAN Berdasarkan hasil dari pengabdian yang telah dilaksanakan dengan mitra sasaran dalam hal ini remaja putri yang tinggal di Kec. Marioriawa Kab. Soppeng. Perawatan wajah pada remaja putri perlu perhatia khusus dan sedini mungkin terutama dari bahan alami rumput laut sebagi anti oksidan untuk kulit. Rumput laut dijadikan masker bubuk mudah pembuatannya dan bisa langsung diaplikasikan ke wajah atau disimpan dengan cara yang tepat sehingga kapan sj bisa digunakan. Pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah bisa dijadikan peluang usaha yang bisa dihadirkan dengan memiliki keterampilan yang diinginkan atau Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta menimbulkan jiwa kewirausaan remaja putri mengenai inovasi pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah karena menghasilkan produk yang mempunyai nilai kreativitas dan nilai jual, serta kedepannya mereka lebih mandiri dan Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah remaja putri yang tinggal di Kec. Marioriawa Kab. Soppeng Sulawesi Selatan. Tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri atas 4 tahap yakni persiapan, pelaksanaan, evaluasi, serta rencana tindak lanjut. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan pelatihan yang diberikan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai pembuatan masker bubuk rumput laut untuk perawatan wajah. DAFTAR PUSTAKA