458 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Pengaruh Gender. Usia. Regional. Masa Jabatan. Pendidikan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Jasa Sektor Keuangan Dwi Ermayanti S1. Edy Suhartono2. Darwin Marasi Purba3. Muawanah4 ITEBIS PGRI Dewantara Jombang Universitas Bojonegoro Universitas Binaniaga Indonesia STIP Malang Email: dwi_stiedw@gmail. Abstrak Suatu perusahaan tidak selalu berkembang dengan baik sebagaimana yang diharapkan. Dalam praktik, banyak perusahaan mengalami kegagalan, salah satunya adalah karena kesalahan manajemen yang terjadi secara berulang-ulang. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui pengaruh gender. masa jabatan. pendidikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini ialah sektor keuangan sebanyak 89 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Analisa menggunakan regresi linier Hasil penelitian menunjukkan bahwa . Keragaman gender memiliki pengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, . Keragaman usia dewan tidak bepengaruh terhadap nilai Perusahaan, . Keragaman regional dewan tidak bepengaruh terhadap nilai Perusahaan, . Keragaman masa jabatan dewan bepengaruh positif terhadap nilai Perusahaan, dan . Keragaman pendidikan dewan bepengaruh positif terhadap nilai Perusahaan. Kata Kunci: Gender. Usia. Regional. Masa Jabatan. Pendidikan dan Nilai Perusahaan Abstract A company does not always develop well as expected. In practice, many companies experience failure, one of which is due to management errors that occur repeatedly. This study aims to determine the effect of gender. position period. education on the value of the This research includes quantitative descriptive research. The population of this study is the financial sector as many as 89 companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Analysis using multiple linear regression. The results of the study show that . Gender diversity has a negative influence on firm value, . Diversity of the board age does not affect the value of the Company, . The regional diversity of the board does not affect the value of the Company, . The diversity of the board tenure has a positive effect on the value of the Company, and . The diversity of the board's education has a positive effect on the value of the Company. Keywords: Board Diversity (Gender. Age. Regional. Position Period. Educatio. and Company Value PENDAHULUAN Perubahan kondisi ekonomi makro tahun 1997 dan krisis keuangan global akhir tahun 2008 mengakibatkan banyak perusahaan mengalami kebangkrutan, adanya krisis tersebut berdampak langsung pada kelangsungan hidup perusahaan diberbagai negara. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 459 Kelangsungan hidup suatu perusahaan tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi diluar perusahaan, tetapi juga di sebabkan karena pengelolaan perusahaan yang kurang baik. Suatu perusahaan tidak selalu berkembang dengan baik sebagaimana diharapkan didalam praktiknya banyak perusahaan mengalami kegagalan salah satunya karena kesalahan manajemen, ketidak mampuan manajemen dalam mengalola perusahaan inilah yang pada akhirnya berakibat pada kegagalan manajemen (Sudana, 2. Kesalahan manajemen dalam mengelola perusahaan adalah salah satu tanggung jawab dari dewan perusahaan, karena didalam suatu perusahaan peran dewan sangat penting dalam pengambilan keputusan, dan memastikan bahwa perusahaan sudah beroperasi dengan baik. Untuk menciptakan suatu perusahaan yang bersaing dan tetap unggul haruslah memiliki dewan-dewan perusahaan yang memiliki sudut pandang kedepan dan keragaman yang luas, karena dengan adanya keragaman mengarah pada peningkatan efektifitas dewan, sehingga bisa meningkatkan keberhasilan perusahaan. keragaman dewan terdiri dari gender, usia, regional, masa jabatan, pendidikan. Dengan demikian keragaman dewan berarah pada peningkatan efektif dewan sehingga meningkatkan keberhasilan yang meningkat dapat meningkatkan nilai perusahaan itu sendiri (Mishra dan Shital, 2. Sektor keuangan memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga kestabilitasan perekonomian didalam suatu Negara. Untuk mengukur suatu nilai suatu perusahaan yang menunjukkan seberapa jauh suatu perusahaan mampu menciptakan nilai perusahaan yang relative terhadap jumlah modal yang diinvestasikan, sangat cocok diukur menggunakan rasio price to book value, karena rasio PBV digunakan untuk mengukur perusahaanperusahaan yang bergerak dibidang jasa keuangan seperti bank dan perusahaan asuransi, dikarenakan perusahaan-perusahaan tersebut memiliki asset keuangan yang sangat besar. Rumusan masalah dalam penelitian ini: . Apakah keragaman gender dalam anggota dewan berpengaruh terhadap nilai perusahaan? . Apakah keragaman usia dewan berpengaruh terhadap nilai perusahaan? . Apakah keragaman regional dewan berpengaruh terhadap nilai perusahaan? . Apakah keragaman masa jabatandewan berpengaruh terhadap nilai perusahaan? . Apakah keragaman latar belakang pendidikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan? Tujuan penelitian ini: . Untuk mengetahui pengaruh keragaman gender dalam anggota dewan terhadap nilai perusahaan. Untuk mengetahui pengaruh keragaman usia dewan terhadap nilai perusahaan. Untuk mengetahui pengaruh keragaman regional dewan terhadap nilai perusahaan. Untuk mengetahui pengaruh keragaman masa jabatan dewan terhadap nilai perusahaan. Untuk mengetahui pengaruh keragaman latar belakang pendidikan terhadap nilai perusahaan. Landasan Teoritis Board Diversity Board diversity dapat diartikan sebagai keragaman dewan atau bisa juga diartikan sebagai suatu golongan dari suatu dewan komisaris dan dewan direksi. Jadi komposisi dewan direksi yang dimaksud ialah suatu hal yang saling berkaitan dengan individu yang berbeda antara satu sama lain. Board diversity dapat diartikan sebagai keragaman struktur atau komposisi dari suatu dewan. (Kristina dan Wiratmaja, 2. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 460 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Ide-ide besar datang dari perbedaan. Perbedaan dapat diciptakan oleh keragaman di antara para direktur dan dalam hal peran . Dewan yang heterogen dengan pendapat dan pendekatan yang berbeda membantu perkembangan pemikiran kritis dan pemecahan masalah secara kreatif untuk menghasilkan pengambilan keputusan yang lebih baik, memungkinkan pemantauan aktif, dan mendorong arahan strategis Ai semua komponen penting untuk kesuksesan perusahaan. (Mishra dan Shital, 2. Berbagai aspek keragaman yang mempengaruhi dewan perusahaan, dalam hal gender, usia, regional, masa jabatan, pendidikan. Ini menggambarkan perlunya keragaman di setiap kategori. Dengan demikian keragaman dewan mengarah pada peningkatan efektivitas dewan, sehingga meningkatkan keberhasilan perusahaan. Dengan keberhasilan yang meningkat dapat meningkatkan nilai perusahaan itu sendiri (Mishra dan Shital, 2. Nilai Perusahaan Nilai Perusahaan ialah suatu kondisi yang telah ditempuh dan dilewati oleh setiap perusahaan sebagai sebuah gambaran dari suatu kepercayaan dari pandangan masyarakat luas terhadap sebuah perusahaan yang telah melalui suatu proses kegiatan selama beberapa tahun, dengan arti sejak perusahaan tersebut berdiri sampai pada periode saat ini. Jadi pada dasarnya tujuan dari perusahaan ialah meningkatkan kinerja perusahaan agar dapat mensejahterakan para pemegang saham diperusahaan tersebut. Semakin tingginya nilai perusahaan semakin tingginya kesejahteraan para pemegang saham. Harga saham selalu berkaitan dengan kinerja dan prospek perusahaan yang meningkat, sehingga menarik minat investor dan dapat menaikkan nilai sutau perusahaan. (Makhsunah, 2. Hipotesis dalam penelitian ini : H1 : Keragaman gender dalam anggota dewan berpengaruh terhadap nilai H2 : Keragaman usia berpengaruh terhadap nilai H3: Keragaman regional berpengaruh terhadap nilai perusahaan. H4 : Keragaman masa jabatan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. H5 : Keragaman pendidikan dewan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Metode Penelitian (Sugiono, 2. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan variabel mandiri, baik hanya pada satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel lainnya . ariabel mandiri adalah variabel yang berdiri sendiri, bukan variabel independen, karena kalau variabel independen selalu dipasangkan dengan variabel dependen. Metode kuantitatif merupakan sebagai penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu. Dengan teknik pengambilan sampel yang dilakukan secara random, pengumpulan data dapat menggunakan instrument penelitian dan analisis data yang bersifat kuantitatif statistik yang bertujuan untuk menguji hipotesis yang sudah ditetapkan. Maka penelitian ini menggunakan jenis penelitian Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 461 deskriptif kuantitatif, merupakan data yang diperoleh dari populasi atau sampel penelitian dianalisis sesuai dengan metode statistik yang digunakan. Definisi Operasional Dan Pengukuran Variabel Keragaman Gender (X. Keragaman gender, diukur dengan total jumlah wanita dibagi total jumlah anggota dewan (Mishra dan Shital, 2. Dapat dirumuskan sebagai berikut: Gender = Total Jumlah Dewan Wanita/Total Anggota Dewan Keragaman Usia (X. Keragaman usia, diukur dengan proporsi anggota dewan yang berumur lebih dari 40 tahun dibagi total jumlah anggota dewan (Mishra dan Shital, 2. Dapat dirumuskan sebagai Usia = Total Jumlah Dewan Yang Berumur 40 Tahun/Total Anggota Dewan Keragaman Regional (X. Keragaman regional, diukur dengan jumlah total anggota dewan yang berasal dari luar negeri dibagi total jumlah anggota dewan (Mishra dan Shital, 2. Dapat dirumuskan sebagai berikut: Regional = Total Jumlah Dewan Yang Berasal Dari Luar Negeri/Total Anggota Dewan Keragaman Masa Jabatan (X. Keragaman masa jabatan, diukur dengan jumlah total anggota dewan yang menjabat kurang dari 10 tahun dibagi total jumlah anggota dewan (Mishra dan Shital, 2. Dapat dirumuskan sebagai berikut: Masa Jabatan = Total Jumlah Dewan Yang Menjabat Kurang Dari 10 Tahun /Total Anggota Dewan Keragaman Pendidikan (X. Keragaman pendidikan, diukur dengan jumlah total anggota dewan yang berlatar belakang pendidikan manajemen dibagi total jumlah anggota dewan (Mishra dan Shital, 2. Dapat dirumuskan sebagai berikut: Pendidikan = Total Jumlah Dewan Yang Berlatar Belakang Pendidikan Manajemen /Total Anggota Dewan Nilai perusahaan (Y) Rasio yang digunakan pada penelitian ini adalah price to book value (PBV). Rasio ini memberikan gambaran seberapa besar pasar mengapresiasi nilai buku saham suatu Semakin tinggi price to book value (PBV) berarti pasar semakin percaya akan prospek perusahaan tersebut. (Murhadi, 2. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 462 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. POPULASI DAN SAMPEL Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini menggunakan semua perusahaan jasa yang termasuk dalam sektor keuangan sebanyak 89 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2023. Metode pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Setelah melewati proses purposive sampling sampel pada penelitian ini menjadi 59 perusahaan dengan masing-masing perusahaan mempublikasikan board diversity didalam annual report, financial report, dan company report selama 1 tahun. Jenis Data. Sumber Data dan Metode Pengumpulan Data Jenis data menggunakan data kuantitatif berupa data sekunder yang diperoleh secara tidak langsung namun menggunakan media perantara. Metode pengambilan data dilakukan dengan cara studi pustaka dan dokumentasi. Teknik Analisa Data Pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS melalui uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas uji multikolinearitas, autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Untuk pengujian hipotesis menggunakan uji analisis regresi linear berganda, uji t parsial, dan koefisien determinasi R2. Hasil dan pembahasan Statistik Deskriptif Tabel 1. Hasil Statistik Deskriptif Descriptive Statistics Minim Maxim Mean Std. Deviatio Valid N . Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 463 Berdasarkan table diatas, dapat dilihat untuk variabel keragaman gender didalam anggota dewan memiliki rata-rata senilai 0,24610 atau 24,61%. Yang berarti, di dalam angota dewan masih didominasi oleh laki-laki. Variabel usia anggota dewan memiliki ratarata senilai 0,7186 atau 71,86%. Yang berarti sebagian besar anggota dewan berusia lebih dari 40 tahun. Dimana, berdasarkan sampel yang diteliti didalam anggota dewan terdapat usia yang diatas 40 tahun dan dibawah 40 tahun. Variabel kewarganegaraan asing atau biasa disebut dengan outside dewan memiliki rata-rata senilai 0,1476 atau 14,76%. Yang berarti didalam sebuah perusahaan yang diteliti masih mengandalkan inside dewan. Variabel masa jabatan yang kurang dari 10 tahun memiliki rata-rata senilai 0,8985 atau 89,85%. Yang berarti didalam perusahaan yang diteliti untuk menciptakan suatu pengambilan keputusan yang baik tidak harus dilakukan oleh dewan yang menjabat lebih Variabel pendidikan manajemen, terdapat rata-rata senilai 0,3288 atau 32,88% yang berarti anggota dewan yang berlatar belakang pendidikan manajemen diperlukan akan tetapi tidak dijadikan sebuah prioritas didalam perusahaan. Untuk nilai perusahaan yang diukur menggunakan price to book value yang memiliki rata-rata senilai 1,8666 . Dapat dilihat bahwa nilai standar deviasi dari price to book value lebih besar dari nilai rataratanya yang menunjukkan bahwa data yang digunakan dalam variabel ini memiliki sebaran data yang kurang bagus. Uji Normalitas Dari hasil uji diatas terlihat bahwa titik-titik menyebar di sekitar garis dan mengikuti garis diagonal. Maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual untuk model regresi ini telah normal dan memenuhi asumsi normalitas dimana distribusi datanya Gambar 1. P-Plot Uji Normalitas Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 464 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Uji Multikoliniearitas Tabel 2. Hasil Uji Multikoliniearitas Coefficientsa Unstandardize Standar d Coefficients Coeffic Std. Beta Error Model (Constan. Sig. Collinearity Statistics Toler VIF Dependent Variable: Y Berdasarkan tabel di atas, dapat kita lihat bahwa nilai tolerance dan VIF dari kelima variabel tidak lebih dari 10 dan nilai Tolerance kelima variabel diatas 0,1. Maka dapat disimpulkan bahwa pada kelima variabel dalam penelitian ini tidak terjadi multikolinieritas. Uji Autokorelasi Tabel 3. Hasil Uji Autokorelasi Model Summaryb Model Adjuste Std. DurbinSqua Error of Watson Square Estimate Predictors: (Constan. X5. X2. X1. X3. X4 Dependent Variable: Y Berdasarkan hasil olah data diatas maka diketahui bahwa nilai DW adalah sebesar 1,839, nilai Durbin Watson ini terletak antara 1,767- 2,233, hal ini menunjukkan bahwa dalam model penelitian ini tidak ada autokorelasi. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat autokorelasi dalam model ini karena nilai D-W hitung berada diantara 1,767 dan 2,233 yaitu sebesar 1,839. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 465 Uji Heteroskedastisitas Gambar 2. P-Plot Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan scatter plot di atas terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak serta tersebar di atas maupun di bawah maupun diatas angka 0 pada sumbu Y. Maka secara garis besar dapat disimpulkan bahwa dalam model regresi ini tidak terjadi heteroskedasitas. Analisis Regresi Berganda Tabel 4. Hasil Uji Regresi Berganda Coefficientsa Model Unstandardize Standar d Coefficients Coeffic Std. Beta Error (Constan. Dependent Variable: Y Sig. Collinearity Statistics Toler VIF Berikut hasil persamaan regresi berganda berdasarkan data pada tabel di atas: Y = -0,691Ae3,312X1 1,954X2-3,919X3 1,804X4 2,817X3 Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 466 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Berdasarkan persamaan regresi di atas maka dapat diinterpretasikan beberapa hal, antara lain: Apabila kelima variabel independen yaitu Keragaman gender. Keberagamanusia. Keragaman regional. Lama masa jabatan dan Latar belakang pendidikan dewannol atau tidak mengalami perubahan, maka besarnya Nilai perusahaan adalah -0,691. Apabila Keragaman gender naik sebesar 1 satuan dan variabel independen lain konstan, maka Nilai Perusahaan mengalami penurunan sebesar 3,312 Apabila Keberagamanusia naik sebesar 1 satuan dan variabel independen lain konstan, maka Nilai Perusahaan mengalami peningkatan sebesar 1,954. Apabila Keragaman Regional naik sebesar 1 satuan dan variabel independen lain konstan, maka Nilai perusahaan juga mengalami penurunan sebesar 3,919. Apabila Keragaman masa jabatannaik sebesar 1 satuan dan variabel independen lain konstan, maka Nilai perusahaan juga mengalami kenaikan sebesar 1,804. Apabila Keragamanpendidikan naik sebesar 1 satuan dan variabel independen lain konstan, maka Nilai perusahaan juga mengalami kenaikan sebesar 2,817 Pengujian Hipotesis Uji t Tabel 5. Hasil Uji t Model (Constan. Dependent Variable: Y Coefficientsa Unstandardize Standar d Coefficients Coeffic Std. Beta Error Sig. Collinearity Statistics Toler VIF Berdasarkan data hasil olahan data SPSS di atas, maka diperoleh penjelasan sebagai Variabel Keragaman gender mendapatkan nilai t sebesar-2,345 dengan t tabel sebesar 2,011 . hitung Ou t tabe. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,023 O 0,05. Berdasarkan nilai t hitung dan nilai sig hitung dapat disimpulkan, bahwa Keragaman gender berpengaruh negative signifikan terhadap nilai perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018. Kurva penerimaan dan penolakan Ho. Variabel Keragaman Usia mendapatkan nilai t sebesar1,182 dengan t tabel sebesar 2,011 . hitung O t tabe. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,243 Ou 0,05. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 467 Berdasarkan nilai t hitung dan nilai sig hitung dapat disimpulkan, bahwa Keragaman Usia tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018. Kurva penerimaan dan penolakan Ho. Variabel Keragaman Regional mendapatkan nilai t sebesar-1,596 dengan t tabel sebesar 2,011 . hitung O t tabe. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,116 Ou 0,05. Berdasarkan nilai t hitung dan nilai sig hitung dapat disimpulkan, bahwa Keragaman Regional tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018. Kurva penerimaan dan penolakan Ho. Variabel Keragaman Masa Jabatan mendapatkan nilai t sebesar 4,306 dengan t tabel sebesar 2,011 . hitung Ou t tabe. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,000 O 0,05. Berdasarkan nilai t hitung dan nilai sig hitung dapat disimpulkan, bahwa Keragaman Masa Jabatan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun Kurva penerimaan dan penolakan Ho. Variabel Keragaman Pendidikan mendapatkan nilai t sebesar 2,429 dengan t tabel sebesar 2,011 . hitung Ou t tabe. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,019 O 0,05. Berdasarkan nilai t hitung dan nilai sig hitung dapat disimpulkan, bahwa Keragaman pendidikan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun2018. Kurva penerimaan dan penolakan Ho. Uji Koefisien Determinasi R2 Tabel 6. Hasil Uji Koefisien Determinasi R2 Model Summaryb Model Adjuste Std. DurbinSqua Error of Watson Square Estimate Predictors: (Constan. X5. X2. X1. X3. X4 Dependent Variable: Y Berdasarkan hasil pengujian diatas diketahuibahwa nilai R square adalah 0,428. Artinya, sebesar 42,8% nilai perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018 dipengaruhi oleh kelima variabel independen yang digunakan, yaitu Keragaman gender. Keragaman usia. Keragaman regional. Keragaman masa jabatan dan Keragaman Pendidikan. Sedangkan sisanya 57,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 468 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. Pengaruh Keragaman gender terhadap nilai perusahaan Berdasarkan hasil penelitian nilai t hitung yang diperoleh -2,345 dengan t tabel sebesar 2,011 . -hitung Ou t-tabe. Keragaman gender memiliki pengaruh negative terhadap nilai perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018, artinya semakin banyak anggota dewan berjenis kelamin wanita, semakin menurun nilai perusahaan, akan tetapi pada jaman modern sekarang ini kemampuan wanita dalam menduduki jabatan tinggi di perusahaan tidak kalah dengan pria. Pengaruh negative keberadaan wanita dalam dewan direksi diduga disebabkan oleh karakteristik wanita itu sendiri yang pada umumnya kurang menyukai risiko sebagaimana Oleh karena itu wanita memiliki persentase yang rendah dalam beberapa jabatan daripada pria . orcar, 2. Perusahaan dengan tingkat keragaman gender yang lebih tinggi tidak selalu memperoleh nilai perusahaan yang lebih tinggi karena keragaman gender yang muncul dalam jajaran dewan mungkin lebih mudah dijelaskan dari perspektif sosiologis dibandingkan perspektif ekonomi (Kristina dan Wiratmaja 2. Hasil yang didapatkan ini tidak mendukung penelitian empiris sebelumnya yaitu Kusuma, dkk . hasil pengujian hipotesis ditemukan bahwa keberadaan wanita di dewan yang diukur dengan total dewan wanita, dummy dewan wanita dan rasio dewan wanita terbukti tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Pengaruh Keragaman usia dewan terhadap nilai perusahaan Berdasarkan hasil penelitian nilai t hitung yang diperoleh 1,182 dengan t tabel sebesar 2,011 . -hitung O t-tabe. Keragaman usia dewan tidak bepengaruh terhadap nilai Perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Seperti yang disebutkan dalam Palupi et al. semakin tua usia seseorang juga akan terjadi perubahan fisik dan mental yang dapat mengakibatkan menurunnya kemampuan-kemampuan yang dimiliki. Hal ini berarti baik anggota dewan yang muda maupun tua sama-sama tidak mempengaruhi nilai perusahaan sektor pertambangan, untuk anggota dewan yang berusia tua kemampuan yang dimiliki sudah menurun, sedangkan anggota dewan yang berusia muda belum memiliki kemampuan yang memadai karena kurangnya pengalaman. Anggota dewan direksi yang lebih tua atau umurnya di atas 40 tahun lebih mementingkan keamanan dari finansial dan karir perusahaan (Kristina dan Wiratmaja Sedangkan untuk anggota dewan direksi yang lebih muda cenderung lebih berani mengambil resiko dan selalu memiliki gagasan baru, sehingga perusahaan dapat mengalami pertumbuhan yang lebih tinggi dan pada akhirnya akan meningkatkan nilai perusahaan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Kristina dan Wiratmaja . yang membuktikan bahwa umur dewan tidak berpengaruh pada nilai perusahaan. Pengaruh keragaman regional dewan terhadap nilai perusahaan Berdasarkan hasil penelitian nilai t hitung yang diperoleh -1,596 dengan t tabel sebesar 2,011 . -hitung O t-tabe. Keragaman regional dewan tidak bepengaruh terhadap nilai Perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 469 Keragaman regional menyiratkan bahwa dewan memiliki anggota dari berbagai Perusahaan sekarang menjadi bagian dari ekonomi global, memiliki kegiatan bisnis di berbagai belahan dunia. Memiliki dewan yang memahami bagaimana berbagai negara beroperasi, lingkungan bisnis mereka, dan orang-orang mereka adalah suatu keharusan. Selanjutnya, orang-orang dari berbagai negara memiliki gaya hidup, budaya, dan latar belakang keluarga yang berbeda yang membantu membawa perspektif dan solusi baru. (Mishra dan Shital, 2. Dewan direksi dapat dibagi menjadi tiga kategori yaitu dari dalam . nside director. , direksi dari luar . utside director. , dan grey directors. Dewan dengan komposisi direksi independen . utside director. yang kuat akan memiliki perilaku pengawasan manajerial yang lebih ketat dari pada dewan yang dikontrol oleh manajemen dari dalam. Kemampuan para direksi dari luar . utside director. untuk mempengaruhi keputusan manajemen akan bertambah seiring dengan peningkatan proporsi kedudukan dewan mereka. (Kalistarini, 2. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Hidayati, 2. yang menyatakan bahwa variabel direksi asing berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2011-2014. Pengaruh keragaman masa jabatan dewan terhadap nilai perusahaan Berdasarkan hasil penelitian nilai t hitung yang diperoleh 4,306 dengan t tabel sebesar 2,011 . -hitung Ou t-tabe. Keragaman masa jabatandewan bepengaruh positif terhadap nilai Perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018. Hal ini dapat dikarenakan seorang dewan yang mempunyai masa kerja yang cukup lama maka pengalaman kerja yang tinggi, sehingga akan mempunyai wawasan yang baik dalam pekerjaannya, begitu pula dalam hal mengelola operasi perusahaan dan membuat rencana-rencana pendanaan ataupun investasi, atupun mengambil keputusan yang strategis dalam perusahaan. Menurut . ussin dan Othman, 2. , board diversity seharusnya terdiri dari orangorang profesional dengan kehlian dalam bidang ekonomi, bisnis, perpajakan, akuntansi, keuangan, dan lainnya. Dengan adanya anggota dewan yang memiliki keahlian tersebut, dapat memberikan perspektif yang bermanfaat terhadap penilaian resiko, keunggulan bersaing, dan pemahaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam bisnis. Selain itu, dengan berbekal pengetahuan bisnis dan ekonomi diharapkan anggota dewan memiliki kemampuan lebih baik dalam mengelola dan mengambil keputusan bisnis daripada yang tidak memiliki kemampuan bisnis dan ekonomi. Sehingga diversitas latar belakang dan pengalaman merupakan hal penting bagi komposisi dewan secara keseluruhan, karena pada akhirnya hal ini akan mempengaruhi kinerja perusahaan. Keragaman masa jabatan melibatkan keseimbangan antara direktur baru dan lama. Memiliki direksi yang memiliki reputasi baik di dewan untuk waktu yang lama meningkatkan reputasi perusahaan. Direktur yang telah lama duduk di dewan, kemungkinan akan memiliki pemahaman yang baik tentang perusahaan, tetapi ini dapat berisiko direksi tidak mengikuti perubahan yang diperlukan dalam bisnis dan Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 470 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. mempertahankan keputusan yang mungkin tidak sesuai dalam situasi saat ini, jugadapat mempengaruhi independensi direksi. (Mishra dan Shital, 2. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Hidayati, . yang membuktikan bahwa Variabel Masa Jabatan Direktur Utama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2011-2014. Pengaruh keragaman pendidikan dewan terhadap nilai perusahaan Berdasarkan hasil penelitian nilai t hitung yang diperoleh 2,429 dengan t tabel sebesar 2,011 . -hitung Ou t-tabe. Keragaman pendidikan dewan bepengaruh positif terhadap nilai Perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018. Artinya semakin besar proporsi dewan direksi dengan latar belakang pendidikan manajmen, maka nilai perushaan akan semakin tinggi. Hal ini dikarenakan variabel ini hanya mendefinisikan latar belakang pendidikan secara spesifik pada manajemen. Ada kemungkinan latar belakang pendidikan dewan direksi yang sesuai dengan jenis usaha perusahaan yang dapat menunjang kelangsungan bisnis perusahaan lebih diperlukan. Sehingga dalam hal ini dewan direksi yang memiliki latar belakang pendidikan yang diistilahkan dengan Audisiplin ilmuAy diperlukan dalam menjalankan bisnis Selain itu adanya kebutuhan akan soft skill dalam menjalankan bisnis, sedangkan pendidikan yang diperoleh di bangku sekolah merupakan pendidikan hard skill. Penelitian dari Harvard University di Amerika Serikat mengungkapkan, kesuksesan hanya ditentukan sekitar 20% dengan hard skill dan sisanya 80% dengan soft skill (Mishra dan shintal, 2. Perusahaan sektor keuangan sebagian besar memiliki dewan yang berlatar belakang pendidikan ekonomi dan bisnis dalam penelitian ini hanya mendefinisikan latar belakang pendidikan secara spesifik pada ekonomi dan bisnis khususnya pada manajemen. Latar belakang pendidikan anggota dewan yang sesuai dengan jenis usaha perusahaan dapat menunjang kelangsungan bisnis perusahaan lebih diperlukan. Selain itu, dalam menjalankan perusahaan tentunya diperlukan soft skill yang sesuai dengan bidang perusahaan diluar hard skill yang diperoleh pada bangku pendidikan (Kristina dan Wiratmaja, 2. Hasil penelitian ini mendukung penelitian. (Purna dan Badera, 2. yang hasilnya mengatakan bahwa latar belakang pendidikanberpengaruh positif pada nilai perusahaan. Arah koefisien regresi variabel latar belakang pendidikan dalam penelitian ini bertanda positif sebesar 0,297. PENUTUP Simpulan Keragaman gender memiliki pengaruh negatif terhadap nilai perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018, hal ini mengindikasikan bahwa semakin banyak anggota dewan berjenis kelamin wanita, semakin menurun nilai perusahaan, dikarenakan wanita yang relatif menghindari risiko memiliki referensi risiko lebih kecil dibandingkan pria dalam hal keputusan financial. Selain itu, hal ini dapat dipengaruhi oleh sifat dasar feminin yang dimiliki wanita yaitu Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. | 471 teliti, penuh perhatian, mengandalkan intuisi sehingga keputusan yang diambil membutuhkan waktu yang lama dan menggunakan irasional sehingga keputusan yang diambil terlambat atau kurang tepat. Keragaman usia dewan tidak bepengaruh terhadap nilai Perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018, hal ini mengindikasikan bahwaanggota dewan yang muda maupun tua sama-sama tidak mempengaruhi nilai perusahaan sektor keuangan, untuk anggota dewan yang berusia tua kemampuan yang dimiliki sudah menurun, sedangkan anggota dewan yang berusia muda belum memiliki kemampuan yang memadai karena kurangnya pengalaman, sehingga untuk pengambilan keputusan tidak diperlukan keragaman usia untuk hasil yang lebih baik. Keragaman regional dewan tidak bepengaruh terhadap nilai Perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018. Hal ini mengindikasikan bahwa memiliki dewan yang berasal dari luar negeri belum tentu mamahami kondisi pasar dalam negeri, karena hanya orang dari perusahaan yang mengetahui bagaimana alur bisnis didalam negeri. Keragaman masa jabatan dewan bepengaruh positif terhadap nilai Perusahaan pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018, hal ini mengindikasikan bahwamemiliki masa jabatan anggota dewanyang lama menunjukkan semakin berpengalaman dalam menghadapi persaingan bisnis, sehingga meningkatkan nilai perusahaan yang dijadikan pertimbangan investor menanamkan Keragaman pendidikan dewan bepengaruh positif terhadap nilai Perusahaan Pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018, hal ini mengindikasikan bahwasemakin besar proporsi dewan direksi dengan latar belakang pendidikan manajemen dan bisnis, maka nilai perusahaan akan semakin tinggi. Hal ini disebabkan oleh bidang latar belakang pendidikan yang digunakan dalam penelitian ini hanya ekonomi/bisnis. Oleh sebab itu, latar belakang pendidikan yang kurang beragam tersebut dapat mengakibatkan semakin mempersempit Dewan Komisaris dalam melakukan koordinasi dan pengawasan. Saran-saran . Bagi perusahaan diharapkan lebih memperhatikan lagi informasi-informasi apa saja yang perlu untuk disajikan dalam annual report. Perusahaan sebaiknya dengan lengkap mencantumkan detil profil baik dewan komisaris maupun direksi. Sehingga penelitian-penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan board diversity dapat dilakukan dengan baik. Bagi peneliti selanjutnya dapat mencoba mengidentifikasi proksi lain sebagai ukuran dari board diversity serta periode penelitian lebih diperluas agar didapat hasil yang lebih dapat digeneralisasi. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 472 | Bisman: Volume 8. Nomor 2. Juli 2025. DAFTAR PUSTAKA