Syntax Admiration: p-ISSN 2722-7782 | e-ISSN 27225356 Vol. No. Oktober 2024 Pengembangan Model Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Teknologi untuk Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan Haryati1. Andri2. Maulina Nabila3 Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon. Indonesia Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yasmi Cirebon. Indonesia IPB Cirebon. Indonesia Email: haryati0915@gmail. com, anndri224@gmail. com, nabilamaulina01@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan model manajemen yang mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam pengelolaan dan proses pembelajaran di institusi pendidikan Islam, sehingga dapat memperluas jangkauan pendidikan kepada lebih banyak siswa, termasuk di daerah terpencil, serta meningkatkan mutu pendidikan melalui penggunaan teknologi yang mendukung interaksi, kolaborasi, dan inovasi pembelajaran. Metode deskriptif kualitatif digunakan pada penelitian ini. Adapun Teknik pengambilan data yang digunakan adalah kajian Pustaka, sedangkan data yang didapatkan dianalisis dengan analisis interaktif Miles & Huberman dengan proses tiga tahapan yakni reduksi dan penyajian data serta penarikan simpulan. Hasil analisis didapatkan bahwa pengembangan model manajemen pendidikan Islam berbasis teknologi penting untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di era digital. Berbagai teknologi yang hadir atas perkembangan di era digital membantu dalam pembelajaran interaktif, aksesibilitas, dan evaluasi kinerja siswa, serta membantu mengembangkan keterampilan digital dan karakter sesuai nilai-nilai Islam. Dengan manajemen yang responsif, lembaga pendidikan Islam dapat beradaptasi dengan perubahan sambil menjaga esensi pendidikan yang Kata kunci: Kualitas Pendidikan. Manajemen Pendidikan Islam. Teknologi Abstract This research aims to create a management model that integrates technology effectively in the management and learning process in Islamic educational institutions, so that it can expand the reach of education to more students, including in remote areas, as well as improve the quality of education through the use of technology that supports interaction, collaboration, and learning innovation. A qualitative descriptive method was used in this study, the data collection technique used was a literature study, while the data obtained was analyzed by Miles & Huberman interactive analysis with a three-stage process, namely reduction and presentation of data and drawing conclusions. The results of the analysis found that the development of a technology-based Islamic education management model is important to improve access and quality of education in the digital Various technologies present in the development of the digital era help in interactive learning, accessibility, and student performance evaluation, as well as help develop Syntax Admiration. Vol. No. Oktober 2024 Haryati. Andri. Maulina Nabila digital skills and character according to Islamic values. With responsive management. Islamic educational institutions can adapt to changes while maintaining the holistic essence of education. Keywords: Quality of Education. Islamic Education Management. Technology Pendahuluan Pada era digital yang terus berkembang, teknologi telah memasuki hampir seluruh bidang kehidupan, diantaranya bidang pendidikan, dan menjadikan terciptanya perbedaan dalam proses belajar mengajar (Barisione & Michailidou, 2. Teknologi digital memungkinkan akses informasi yang lebih cepat dan luas, memperluas kesempatan belajar bagi siswa dari berbagai latar belakang dan wilayah geografis, serta memungkinkan pembelajaran jarak jauh melalui platform e-learning (Darwanto & Putri, (Putra & Pratama, 2. Pendidikan Islam juga terdampak pada transformasi ini, yang membawa perubahan besar dalam cara pembelajaran agama diajarkan dan diakses. Pendidikan Islam menjadi semakin inklusif, karena teknologi membuka akses bagi masyarakat yang berada di daerah terpencil untuk mendapatkan pendidikan agama yang berkualitas tanpa harus hadir secara fisik di lembaga pendidikan. Dengan adanya teknologi metode pembelajaran dalam kelas dapat dilakukan secara interaktif diantaranya diskusi online, ceramah virtual, dan kajian digital, yang memfasilitasi pengembangan pengetahuan dengan mendalam dan membantu peningkatan keterlibatan siswa untuk belajar Islam lebih lanjut (Sholeh & Efendi, 2. Manajemen pendidikan Islam yang efektif memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan memastikan bahwa semua aspek, mulai dari kurikulum hingga sumber daya manusia, dikelola dengan baik. Pada era digital, integrasi teknologi dalam manajemen pendidikan Islam menjadi sangat relevan untuk mengoptimalkan proses administrasi, komunikasi, dan pembelajaran. Dengan memanfaatkan teknologi, manajemen pendidikan Islam dapat meningkatkan efisiensi operasional, seperti otomatisasi data siswa, pengelolaan keuangan, serta pelacakan perkembangan siswa secara langsung (Nur & Junaris, 2. Adanya perkembangan teknologi membentuk untuk memfasilitasi kolaborasi pendidik dan peserta didik dengan media komunikasi yang lebih cepat dan terstruktur. Kolaborasi teknologi dan manajemen Pendidikan Islam yang efektif membantu dalam mengakses ke pendidikan berkualitas, namun mampu melahirkan lingkungan belajar yang adaptif serta sesuai perkembangan zaman (Sholeh, 2. Untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, diperlukan pengembangan model manajemen pendidikan Islam berbasis teknologi yang mampu menjawab tantangan era digital. Pengembangan model ini akan memungkinkan institusi pendidikan Islam untuk lebih efisien dalam mengelola proses pembelajaran, administrasi, dan komunikasi melalui penggunaan teknologi (Qurtubi et al. , 2. Model ini membantu membuka akses pendidikan bagi lebih banyak siswa, termasuk para pelajar didaerah pelosok, sehingga kesetaraan dalam pendidikan dapat tercapai. Syntax Admiration. Vol. No. Oktober 2024 Pengembangan Model Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Teknologi untuk Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan Teknologi yang terintegrasi dalam manajemen pendidikan Islam akan mempermudah kolaborasi antar guru, siswa, serta orang tua, serta mendukung personalisasi pembelajaran yang dibuat sesuai dengan keperluan potensi masing-masing siswa, sehingga peningkatan kualitas pendidikan didapatkan secara keseluruhan (Jazirotunnada & Abidin, 2. Penelitian terdahulu yang dilakukan Astuti . menyatakan bahwa integrasi teknologi pada pendidikan melahirkan banyak manfaat, termasuk akses yang lebih mudah dan luas ke sumber belajar, interaksi yang lebih efektif antara pengajar serta siswa, serta peningkatan keterlibatan siswa. Melalui media pembelajaran daring, pelajar dapat mengaksesnya dimana saja, mengakses berbagai materi pendidikan seperti video, artikel, dan latihan interaktif. Teknologi juga menciptakan berbagai metode pembelajaran yang lebih bervariasi, seperti pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi online, yang membantu meningkatkan berbagai keterampilan abad sekarang seperti halnya berpikir kritis, kreativitas, serta kolaborasi. Adapun teknologi memudahkan seorang pembelajar, sehingga siswa dapat belajar sesuai kenyamanan mereka masing-masing. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model manajemen pendidikan Islam berbasis teknologi yang belum banyak diterapkan secara holistik, dengan tujuan meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan model manajemen yang mengintegrasikan teknologi secara efektif dalam pengelolaan dan proses pembelajaran di institusi pendidikan Islam, sehingga dapat memperluas jangkauan pendidikan kepada lebih banyak siswa, termasuk di daerah terpencil, serta meningkatkan mutu pendidikan melalui penggunaan teknologi yang mendukung interaksi, kolaborasi, dan inovasi pembelajaran. Model ini diharapkan mampu menjawab tantangan modernisasi pendidikan Islam dan menghasilkan lulusan yang lebih kompetitif di era global. Metode Penelitian Metode deskriptif digunakan pada penelitian ini. Metode kualitatif deskriptif merupakan pendekatan penelitian yang digunakan untuk mendeskripsikan fenomena, peristiwa, atau situasi secara rinci, berdasarkan data yang dikumpulkan dari pengamatan, wawancara, atau dokumen. Tujuan utama dari penelitian kualitatif deskriptif adalah untuk memberikan deskripsi yang kaya dan mendalam tentang realitas yang ada, dengan menggali pandangan, pengalaman, dan perspektif individu atau kelompok. Teknik pengumpulan data dengan kajian pustaka yakni melibatkan beberapa langkah sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyusun informasi dari sumber-sumber yang Analisis data yang digunakan ialah analisis interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga . proses yang perlu dilalui yakni: reduksi dan penyajian data, serta penarikan simpulan. Reduksi data melibatkan pemilihan dan penyederhanaan informasi yang relevan dari data mentah, sehingga peneliti dapat fokus pada elemen-elemen kunci yang berkontribusi pada pemahaman fenomena yang diteliti. Penyajian data mencakup pengorganisasian informasi dalam bentuk yang mudah dipahami, seperti tabel, grafik. Syntax Admiration. Vol. No. Oktober 2024 Haryati. Andri. Maulina Nabila atau narasi, yang memungkinkan peneliti dan pembaca untuk melihat pola dan hubungan. Akhirnya, penarikan kesimpulan adalah proses interpretasi yang bertujuan untuk menarik makna dari data yang telah dianalisis, serta mengevaluasi validitas temuan. Hasil dan Pembahasan Kualitas pendidikan menjadi kunci untuk kemajuan masyarakat di era digital karena pendidikan yang berkualitas mempersiapkan individu untuk memanfaatkan berbagai kesempatan dalam lingkungan yang terus berubah. Di era digital, keterampilan seperti literasi digital, pemikiran kritis, dan kreativitas sangat diperlukan untuk beradaptasi dengan teknologi baru dan inovasi (Muhammad Kristiawan. , 2. Pendidikan yang baik tidak hanya mengajarkan wawasam, namun juga melahirkan sikap dan kemampuan sosial, sehingga lulusan dapat berkontribusi secara produktif di Adanya perkembangan Pendidikan di era digital, siswa kini memiliki akses yang lebih luas terhadap pengetahuan, memungkinkan mereka untuk memperoleh informasi dengan cepat dan mudah. Internet memfasilitasi berbagai sumber untuk belajar belajar, seperti halnya artikel, video, dan kursus online, yang memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran (Bakti & Meidasari, 2. Interaktivitas yang ditawarkan oleh teknologi digital memungkinkan diskusi dan kolaborasi antara peserta didik dan pengajar, meningkatkan keterlibatan serta Peserta didik juga dapat menyesuaikan materi dan tingkat kesulitan sesuai dengan kemampuan mereka, sehingga pengalaman belajar menjadi lebih personal dan efektif (Agustin et al. , 2. Dengan berbagai alat digital yang digunakan, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengembangkan keterampilan digital yang penting untuk dunia kerja. Secara keseluruhan, pendidikan era digital memfasilitasi pembelajaran yang lebih cepat, efektif, dan aksesibel bagi semua peserta didik (Wiliyanti et al. , 2. Pendidikan ialah bagian krusial pada kemajuan di era digital, karena ia memiliki fungsi sebagai penggerak utama untuk menyiapkan individu yang siap memanfaatkan kesempatan yang dihadirkan oleh teknologi. Dengan integrasi teknologi dalam pembelajaran, pendidikan dapat meningkatkan akses informasi, memungkinkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif, serta memfasilitasi pengembangan keterampilan yang diperlukan di dunia kerja modern (Purna et al. , 2. Di era digital, pendidikan juga mendorong inovasi dan kreativitas, membantu peserta didik untuk berpikir kritis dan adaptif terhadap perubahan cepat di lingkungan mereka (Ananda et al. , 2. Sehingga Pendidikan tidak hanya dijadikan sebagai tempat transfer wawasan, namun juga berperan strategis dalam melahirkan karakter dan kompetensi generasi masa depan yang siap bersaing dalam era global (Manan, 2. Pendidikan Islam ialah proses dalam pembelajaran yang memiliki tujuan dalam meningkatkan perkembangan keterampilan individu berdasarkan ajaran serta nilai-nilai Islam. Pendidikan ini mencakup aspek intelektual, moral, spiritual, serta sosial, dengan fokus pada pembentukan karakter dan akhlak yang baik. Selain mengajarkan ilmu Syntax Admiration. Vol. No. Oktober 2024 Pengembangan Model Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Teknologi untuk Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan pengetahuan dan keterampilan, pendidikan Islam juga menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan ajaran agama, seperti Al-Qur'an dan hadis, dalam kehidupan sehari-hari (Jauhari, 2. Pendidikan Islam dapat berlangsung di berbagai tingkat, mulai dari pendidikan anak usia dini, madrasah, hingga perguruan tinggi, dan mencakup berbagai metode, seperti pengajaran langsung, diskusi, dan praktik. Tujuannya ialah untuk melahirkan generasi yang tidak hanya baik dalam pengetahuan, namun mempunyai kesadaran moral dan sosial, sehingga mampu berkontribusi secara positif dalam masyarakat dan menjalankan peran sebagai hamba Allah yang baik (Habibie et al. , 2. Pendidikan Islam perlu dikelola sebaik mungkin agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan secara efektif dan efisien. Manajemen yang baik mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur, sehingga semua aspek pendidikan dapat berjalan dengan harmonis (Listiowaty, 2. Dengan manajemen yang efektif, kurikulum dapat disusun secara relevan dan inovatif, serta metode pengajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu, pengelolaan sumber daya manusia yang baik, termasuk pelatihan untuk guru dan tenaga pendidik, sangat penting untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Manajemen yang baik juga memastikan bahwa nilai-nilai dan prinsip-prinsip Islam diintegrasikan dalam setiap aspek pendidikan, membantu membentuk karakter dan akhlak peserta didik (Nst et al. , 2. Dengan demikian, pengelolaan yang baik dalam pendidikan Islam tidak hanya akan meningkatkan mutu pendidikan, tetapi juga akan menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan dunia dengan landasan moral dan spiritual yang kuat. Pada era digital ini dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat, memerlukan adanya manajemen yang efektif, termasuk pada manajemen pendidikan Islam. Manajemen yang baik sangat penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran, sehingga pendidikan dapat berjalan secara efektif dan efisien (Sudiantini et al. , 2. Pada pendidikan Islam, ini berarti mengintegrasikan teknologi digital dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Islam, serta mengembangkan kurikulum yang relevan dan inovatif. Selain itu, manajemen yang efektif juga melibatkan pelatihan bagi pengajar agar mereka dapat memanfaatkan alat digital secara optimal, serta membuat lingkungan belajar yang membantu interaksi positif antara peserta didik serta pengajar (Bakar et al. Dengan manajemen yang tepat, pendidikan Islam dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan, sambil tetap mempertahankan esensi dan tujuan pendidikan dalam membentuk karakter yang baik dan pengetahuan yang mendalam (Rani, 2. Konsep manajemen pendidikan Islam merujuk pada pengelolaan sistem pendidikan yang berlandaskan prinsip-prinsip dan nilai-nilai Islam. Manajemen ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan dengan tujuan untuk membentuk karakter dan kompetensi peserta didik sesuai ajaran Islam. Aspek penting dalam manajemen pendidikan Islam adalah keterlibatan semua pihak, termasuk guru, orang tua, dan masyarakat, dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Syntax Admiration. Vol. No. Oktober 2024 Haryati. Andri. Maulina Nabila Selain itu, manajemen ini juga menekankan pada integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai moral, serta pembentukan akhlak yang baik sebagai bagian dari pendidikan holistik yang diharapkan dapat menghasilkan generasi yang beriman, bertaqwa, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat (Firdaus et al. , 2. Dalam pendidikan Islam diharapkan adanya perubahan pada sikap yang positif peserta didik. Proses pendidikan tidak hanya sekadar transfer wawasan, namun juga bertujuan membentuk karakter dan akhlak yang baik. Melalui pengajaran nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, disiplin, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama, peserta didik diharapkan dapat menginternalisasi prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari (Tenriwaru et al. , 2. Selain itu, pendidikan Islam juga mendorong peserta didik untuk berperilaku etis, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan ajaran agama. Dengan demikian, pendidikan Islam berperan penting dalam membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat (Sari, 2. Pengembangan model manajemen pendidikan Islam sangat penting karena dapat mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, termasuk manusia, finansial, serta fasilitas pendidikan, sehingga terjadi peningkatan kefektivitasan serta keefesienan pada Model manajemen yang terencana juga mendukung untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kurikulum yang relevan dan metode pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Di era digital, model manajemen yang responsif terhadap teknologi memungkinkan integrasi alat dan sumber daya digital, meningkatkan aksesibilitas dan interaktivitas dalam pembelajaran (Jamil, 2. Selain itu, manajemen yang efektif membantu dalam pengajaran nilai-nilai dan etika Islam, membentuk karakter dan akhlak peserta didik sesuai dengan ajaran agama. Dengan model yang adaptif, lembaga pendidikan Islam dapat lebih cepat merespons perubahan dalam masyarakat dan dunia pendidikan, menjaga relevansi pendidikan. Terakhir, manajemen yang baik mendorong keterlibatan orang tua, masyarakat, dan lembaga terkait, menciptakan sinergi positif untuk perkembangan pendidikan Islam (Irwanto et al. , 2. Model manajemen pendidikan Islam berbasis teknologi perlu dikembangkan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Penggunaan teknologi dalam manajemen pendidikan memungkinkan penyampaian informasi dan materi pembelajaran secara lebih efisien, serta memperluas jangkauan pendidikan kepada peserta didik di berbagai lokasi, termasuk daerah terpencil. Platform pembelajaran online dan aplikasi pendidikan dapat memfasilitasi interaksi antara guru dan siswa, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik. Selain itu, teknologi juga memungkinkan pengumpulan dan analisis data untuk mengevaluasi kinerja siswa dan efektivitas metode pengajaran, sehingga pengelola pendidikan dapat melakukan perbaikan yang diperlukan. Dengan mengintegrasikan teknologi dalam manajemen pendidikan Islam, lembaga pendidikan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih responsif terhadap kebutuhan peserta didik dan tantangan Syntax Admiration. Vol. No. Oktober 2024 Pengembangan Model Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Teknologi untuk Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan zaman, serta memastikan bahwa nilai-nilai Islam tetap terjaga dalam setiap aspek Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengembangan model manajemen pendidikan Islam berbasis teknologi sangat penting untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di era digital. Dengan memanfaatkan teknologi, pendidikan dapat disampaikan secara lebih efisien dan interaktif, memungkinkan peserta didik di berbagai lokasi, termasuk daerah terpencil, untuk mengakses informasi dan materi pembelajaran. Model ini mendukung pengembangan keterampilan digital, pemikiran kritis, dan karakter yang baik, sejalan dengan nilai-nilai Islam. Selain itu, teknologi memfasilitasi analisis data untuk mengevaluasi kinerja siswa dan efektivitas metode pengajaran, sehingga pengelola pendidikan dapat melakukan perbaikan yang diperlukan. Dengan manajemen yang responsif terhadap perubahan, lembaga pendidikan Islam dapat beradaptasi dengan cepat sambil tetap mempertahankan esensi pendidikan yang holistik dan berbasis moral. BIBLIOGRAFI Agustin. Mulyatno. , & Antony. Pengalaman Guru dalam Memaknai Kerjasama Kreatif Menyelenggarakan Pembelajaran Berbasis Digital. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 11. , 1435Ae1445. Ananda. Inas. , & Setyawan. Pentingnya Pendidikan Karakter pada anak Sekolah Dasar di Era Digital. Jurnal Pendidikan. Bahasa Dan Budaya, 1. , 83Ae Astuti. Herlina. Ibrahim. Wardana. Ardiansyah. , & Oktariani. Meningkatkan kualitas pendidikan islam melalui implementasi teknologi Student Scientific Creativity Journal, 1. , 298Ae310. https://doi. org/10. 55606/sscj-amik. Bakar. Nazir. , & Purnama. Membumikan Konsep Integrasi Pendidikan Islam Dengan Sains Di Lembaga Pendidikan Islam. Jurnal Adzkiya, 7. , 82Ae92. Bakti. , & Meidasari. Trendsetter komunikasi di era digital: tantangan dan peluang pendidikan komunikasi dan penyiaran Islam. Jurnal Komunikasi Islam, 4. , 20Ae44. Barisione. , & Michailidou. Social media and European politics: Rethinking power and legitimacy in the digital era. Springer. Darwanto. , & Putri. Penguatan literasi, numerasi, dan adaptasi teknologi pada pembelajaran di sekolah:. ebuah Upaya Menghadapi Era Digital dan Disrups. Eksponen, 11. , 25Ae35. Firdaus. Asrori. Hakim. , & Anggraini. IMPLEMENTASI MODEL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS TEKNOLOGI DALAM MEININGKATKAN KINERJA GURU DI ERA DIGITAL. UNISAN JURNAL, 3. , 215Ae238. Habibie. Al Kautsar. Wachidah. , & Sugeng. Moderasi beragama dalam pendidikan Islam di Indonesia. MODERATIO: Jurnal Moderasi Syntax Admiration. Vol. No. Oktober 2024 Haryati. Andri. Maulina Nabila Beragama, 1. , 121Ae141. Irwanto. Susrianingsih. Habibi. , & Ardat. Manajemen lembaga pendidikan Islam di madrasah: analisis tentang model dan implementasinya. Fitrah: Journal of Islamic Education, 4. , 162Ae174. Jamil. Teknologi dan pendidikan islam: Peluang dan tantangan dalam era Wistara: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 3. , 122Ae126. Jauhari. Konsep pendidikan Ibnu Khaldun dan relevansinya terhadap pendidikan di era modern. Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 9. , 187Ae210. Jazirotunnada. , & Abidin. Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan religiusitas siswa di SMP Negeri 2 Turen. At-Tajdid: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 7. , 137Ae146. https://doi. org/10. 24127/att. Listiowaty. Konsep Manajemen Pendidikan Berbasis Islam Dalam Upaya Pencapaian Tujuan Pendidikan. Jurnal Tahdzibi: Manajemen Pendidikan Islam, 5. , 105Ae116. Manan. Pendidikan Islam dan Perkembangan Teknologi: Menggagas Harmoni dalam Era Digital. SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 5. , 56Ae Muhammad Kristiawan. Manajemen Pendidikan. Nst. Aprilinda. , & Budiman. Urgensitas Manajemen Pendidikan Islam pada Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2. , 1320Ae1331. Nur. , & Junaris. Evaluasi dan monitoring manajemen pembelajaran pendidikan Islam dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Refresh: Manjemen Pendidikan Islam, 1. , 48Ae73. Purna. Prakoso. , & Dewi. Pentingnya karakter untuk pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 2. , 192Ae202. Putra. , & Pratama. Pemanfatan media dan teknologi digital dalam mengatasi masalah pembelajaran. Journal Transformation of Mandalika, 4. , 323Ae Qurtubi. Ramli. Mahmudah. Suwarsito. , & Nasril. Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Digitalpreneurship Sebagai Solusi Dalam Menghadapi Tantangan Era Teknologi Digital. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4. , 285Ae293. Rani. Transformasi Komunikasi Dakwah dalam Era Digital: Peluang dan Tantangan dalam Pendidikan Islam Kontemporer. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4. , 4. , 207Ae216. Sari. Penanaman Nilai-Nilai Agama Islam dalam Pembentukan Karakter dan Etika Siswa di Tingkat Sekolah Dasar. Al-Mujahadah: Islamic Education Journal, 1. , 54Ae71. Sholeh. Strategi Manajemen Organisasi Pendidikan Islam dalam Menghadapi Tantangan Global. Edu Journal Innovation in Learning and Education, 1. , 1Ae27. Sholeh. , & Efendi. Integrasi teknologi dalam manajemen pendidikan islam: meningkatkan kinerja guru di era digital. Jurnal Tinta: Jurnal Ilmu Keguruan Dan Pendidikan, 5. , 104Ae126. Sudiantini. Naiwasha. Izzati. , & Rindiani. Penggunaan Teknologi Pada Manajemen Sumber Daya Manusia Di Dalam Era Digital Sekarang. Digital Bisnis: Jurnal Publikasi Ilmu Manajemen Dan E-Commerce, 2. , 262Ae269. Syntax Admiration. Vol. No. Oktober 2024 Pengembangan Model Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Teknologi untuk Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan Tenriwaru. Safaruddin. , & Juhaeni. Pentingnya Manajemen Pendidikan Islam dalam Tri Pusat Pendidikan. Jurnal Inovasi Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 2. , 120Ae128. Wiliyanti. Buana. Haryati. Rusmayani. Dewi. , & Novita. ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA BERBASIS TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MAHASISWA. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 7. , 6790Ae6797. https://doi. org/10. 31004/jrpp. Copyright holder: Haryati. Andri. Maulina Nabila . First publication right: Syntax Admiration This article is licensed under: Syntax Admiration. Vol. No. Oktober 2024