JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA [VOL. VII NO. 1 FEBRUARI 2. Program Pemesanan Percetakan Berorientasi Objek dengan Pemodelan Unified Modeling Language Muhammad Fauzan Fadallah1. Susy Rosyida2 AbstractAi Most business organizations have made the information system an important part of business continuity, but some still do not use the information system optimally. Based on research that the authors do, it is also a problem at PT. Cahaya 99 Bekasi, which is a printing company. During this printing order process at PT. Cahaya 99 Bekasi is still done manually, starting from recording reservations, up to the storage of other data related to the process of ordering and payment printing and reporting, thus allowing data errors during the process and less accurate reports made, as well as service ordering printing become ineffective and efficient. Therefore, with object-oriented printing ordering program using waterfall method, a solution to the problems faced by PT. Light 99 Bekasi. Computerized system that is with the use of printing ordering program, certainly better than the manual system, because it can facilitate the process of ordering printing in data processing to be more effective and IntisariAi Sebagian besar organisasi bisnis telah menjadikan sistem informasi sebagai bagian penting bagi kelangsungan bisnisnya, namun sebagian lagi masih belum menggunakan sistem informasi secara optimal. Berdasarkan riset yang penulis lakukan, hal ini juga yang menjadi permasalahan pada PT. Cahaya 99 Bekasi, yang merupakan perusahaan di bidang percetakan. Selama ini proses pemesanan percetakan di PT. Cahaya 99 Bekasi masih dikerjakan secara manual, mulai dari pencatatan pemesanan, sampai dengan penyimpanan data-data lainnya yang berkaitan dengan proses pemesanan dan pembayaran percetakan serta pembuatan laporan, sehingga memungkinkan kesalahan data saat proses berlangsung dan kurang akuratnya laporan yang dibuat, serta pelayanan pemesanan percetakannya menjadi tidak efektif dan efisien. Oleh karena itu, dengan program pemesanan percetakan berorientasi objek menggunakan metode waterfall, menjadi solusi bagi masalah yang dihadapi percetakan PT. Cahaya 99 Bekasi. Sistem yang terkomputerisasi yaitu dengan penggunaan program pemesanan percetakan, tentu lebih baik dari sistem yang manual, karena dapat mempermudah proses pemesanan percetakan dalam pengolahan data menjadi lebih efektif dan efisien. Kata Kunci: Program. Pemesanan. Percetakan. UML PENDAHULUAN Sistem informasi telah menjadi suatu kebutuhan yang mendesak di berbagai bidang kehidupan termasuk bidang Program Manajemen Informatika AMIK BSI Bekasi. Jln. Kaliabang No. 8 Perwira. Bekasi Utara (Telp. Fax. e-mail: fauzanfadallah@ymail. Program Studi Teknik Informatika STMIK Nusa Mandiri Jakarta. Jln. Damai No. 8 Warung Jati Barat (Margasatw. Jakarta Selatan (Telp. 78839513 Fax. email: susyrosyida@gmail. Sebagian besar organisasi bisnis telah menjadikan sistem informasi sebagai bagian yang penting bagi kelangsungan bisnisnya, namun sebagian lagi masih belum menggunakan sistem informasi secara optimal. Salah satu organisasi bisnis yang belum menggunakan sistem informasi secara optimal adalah PT. Cahaya 99. Selama ini, sistem informasi pemesanan percetakan yang dimiliki oleh PT. Cahaya 99 masih dikerjakan secara manual dan diperlukan suatu pengembangan sistem sehingga sistem informasi pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99 menjadi sebuah informasi modern yang terkomputerisasi dengan baik. Penerapan sistem informasi terkomputerisasi tersebut diperlukan dalam jangka panjang guna meningkatkan kualitas informasi yang dihasilkan oleh sistem seperti kecepatan, keakuratan, dan ketepatan waktu. Pada akhirnya, bersamaan dengan peningkatan kualitas informasi tersebut, juga diharapkan dapat memperbaiki kinerja perusahaan menjadi lebih baik terutama untuk menanggapi kebutuhan pelanggan akan informasi pemesanan percetakan, dan juga untuk memudahkan perusahaan dalam pembuatan laporan. II. KAJIAN LITERATUR Program AuProgram adalah kumpulan instruksi yang digunakan untuk mengatur komputer agar melakukan suatu tindakan tertentuAy . Pemrograman Berorientasi Objek AuMetodologi berorientasi objek adalah suatu strategi pembangunan perangkat lunak yang mengorganisasikan perangkat lunak sebagai kumpulan objek yang berisi data dan operasi yang diberlakukan terhadapnyaAy . AuPemrograman berorientasi objek adalah suatu cara baru dalam berpikir serta berlogika untuk menghadapi masalah-masalah yang akan dicoba atasi dengan bantuan komputerAy . Object Oriented Programming memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Objek Bentuk baik yang nyata atau tidak, seperti manusia, hewan, benda, konsep, aliran, dan lain-lain. Objek merupakan inisiasi . urunan langsun. dari suatu Kelas Kumpulan objek yang memiliki kemiripan perilaku . , ciri atau karakteristik . Method Perilaku dari objek atau kelas tertentu. Merupakan perwujudan aksi atau tindakan dari dunia nyata di dalam pemrograman komputer. ISSN 2098-8711 | Analisa Penerimaan TeknologiA [VOL. VII NO. 1 FEBRUARI 2. Konstruktor Suatu fungsi yang dideklarasikan atau didefinisikan di dalam kelas, konstruktor harus mempunyai nama yang sama dengan fungsinya. Konstruktor dijalankan bersamaan dengan terciptanya kelas Dalam suatu kelas bias terdapat lebih dari satu konstruktor. Konstruktor seperti method tetapi tidak mengembalikan nilai dan dapat didefinisikan tanpa parameter atau memakainya. De-konstruktor Fungsi yang dideklarasikan dalam kelas, nama sama dengan nama fungsinya. Tetapi dijalankan bersamaan dengan dimusnahkannya kelas tersebut. Karakteristik / Properties Ciri yang dimiliki oleh suatu objek, karakteristik ini juga sebagai pembeda objek satu dengan objek lainnya dalam kelas yang sama . onsep individ. Variabel Tempat menampung data sementara, dalam pemrograman objek biasanya disebut data, sedangkan dalam pemrograman prosedural sering disebut dengan variabel. Data Istilah lain dari variabel dalam OOP. Dalam pemrograman java bisa juga disebut field, data member atau instance variable. Hak akses . ccess attribut. Hak akses digunakan untuk dapat menentukan data member mana yang dapat digunakan oleh kelas lain, dan mana yang tidak dapat digunakan. Hak akses ini sangat penting dalam membuat program turunan kelas, yang teridiri dari: Public Data member atau variable dapat diakses dari kelas mana saja. Protected Dapat mengakses data member dari kelas dalam package yang sama dan subkelasnya. Private Kelas yang data membernya memakai private hanya dapat digunakan oleh kelas bersangkutan, tidak dapat digunakan kelas lain. Tidak disebutkan Data member dapat diakses dari kelas dalam package yang sama. Java AuBahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer, termasuk telepon genggamAy . Basis data AuBasis data adalah sekumpulan data yang saling berhubungan secara logis beserta deskripsinya, yang digunakan secara bersama-sama dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi di suatu tempatAy . Model Pengembangan Perangkat Lunak Model SDLC air terjun . sering juga disebut sekuensial linier . equential linea. atau alur hidup JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA lassic life cycl. Model air terjun menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain, pengodean, pengujian, dan tahap pendukung . Ay . Unified Modeling Language (UML) AuUML merupakan bahasa visual untuk pemodelan dan sistem dengan menggunakan diagram dan teks-teks pendukungAy . AuUnified Modeling Language (UML) adalah bahasa mengonstruksi bangunan dasar sistem perangkat lunak, termasuk melibatkan pemodelan aturan-aturan bisnisAy . UML menyediakan beberapa diagram visual yang menunjukkan berbagai aspek dalam sistem, ada beberapa diagram yang disediakan dalam UML, antara Use case diagram menyajikan interaksi antara use case dan aktor. Dimana, aktor dapat berupa orang, peralatan, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem yang sedang dibangun. Use Case persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi sistem dari pandangan pemakai. Activity fungsionalitas sistem. Pada tahap pemodelan bisnis, diagram aktivitas menunjukkan aliran kerja bisnis. Dapat juga digunakan untuk menggambarkan aliran kejadian dalam use case. Sequence diagram digunakan untuk menunjukkan aliran fungsionalitas dalam use case. Setiap objek yang terlibat dalam diagram use case digambarkan dengan garis putus-putus vertikal, kemudian message yang dikirim oleh objek digambarkan dengan garis horizontal secara kronologis dari atas ke bawah. Class diagram menunjukkan interaksi antar kelas dalam sistem. Diagram kelas dibangun berdasarkan diagram use case dan diagram sekuensial yang telah dibuat sebelumnya. Kelas memiliki tiga area pokok yaitu : Nama . Atribut dan Metode. Atribut dan Metode dapat memiliki salah satu sifat . Private, tidak dapat dipanggil dari luar kelas yang bersangkutan. Protected, hanya dapat dipanggil oleh kelas yang bersangkutan dan anak-anak yang mewarisinya. Public, dapat dipanggil oleh siapa saja. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan model waterfall. Dimana tahapan dalam metode waterfall digambarkan pada Gbr. ISSN 2098-8711 | Program Pemesanan PercetakanA JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA [VOL. VII NO. 1 FEBRUARI 2. berhubungan dengan judul penelitian yang penulis ambil, sehingga membantu penulis untuk menyelesaikan penelitian ini. Sistem Rekaya Informasi IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Desain Pengodean Pengujian Sumber : . Gbr 1. Metode Waterfall Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak Penulis menganalisa apa saja yang dibutuhkan oleh Misalnya, pada menu produk, dibutuhkan rincian spesifik tentang produk yang ditawarkan, seperti harga, bahan, serta ukuran. Desain Penulis melakukan perancangan tabel data atau field apa saja yang akan disimpan dalam basis data, beserta relasinya, sesuai dengan kebutuhan. Merancang kerangka tampilan program, serta menentukan layout terbaik untuk tampilan program. Pembuatan Kode Program Penulis menerapkan desain pada program dengan membuat kode program, sehingga sesuai dengan desain dan berjalan sistematis. Pengujian Penulis melakukan pengujian dengan black box testing untuk meminimalisir kesalahan, dan memastikan program berjalan sesuai dengan keinginan. Pendukung atau Pemeliharaan Tidak menutup kemungkinan sebuah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah dikirimkan ke user. Perubahan bisa terjadi karena adanya kesalahan yang muncul dan tidak terdeteksi saat pengujian atau perangkat lunak harus beradaptasi dengan lingkungan Tahap pendukung atau pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak untuk membuat perangkat lunak baru. Sedangkan teknik pengumpulan data sebagai acuan untuk penulisan penelitian ini, yaitu: Observasi Mengamati langsung di percetakan dan melakukan pengumpulan data secara langsung dengan melihat kegiatan yang dilakukan di PT. Cahaya 99. Sehingga dapat mengetahui permasalahan dan apa saja yang akan menjadi bahan dalam perancangan program. Wawancara Penulis mengadakan wawancara tentang masalah yang terjadi pada sistem pemesanan percetakan dengan Bapak Satria sebagai komisaris di PT. Cahaya 99. Studi pustaka Metode ini dilakukan dengan mencari referensi bacaan melalui buku, internet maupun literatur lainnya yang Dalam program pemesanan percetakan terdapat dua pengguna yang dapat saling berinteraksi dalam lingkungan sistem, yaitu User dan Admin. Kedua pengguna tersebut memiliki karakteristik interaksi dengan sistem yang berbeda-beda dan memiliki kebutuhan informasi yang berbeda-beda, seperti berikut: Skenario Kebutuhan User Melakukan proses pemesanan percetakan Melakukan proses pelunasan pembayaran Mengecek stok barang Mengolah data pemesanan Mengubah password Skenario Kebutuhan Admin Mengelola data barang Mengelola data bahan Mengelola data pelanggan Mengelola data pengguna Membuat laporan Melakukan proses pemesanan percetakan Melakukan proses pelunasan pembayaran Mengecek stok barang Mengolah data pemesanan Mengganti password Ada beberapa kebutuhan sistem pada program pemesanan percetakan ini yaitu: Pengguna harus melakukan login terlebih dahulu untuk dapat mengakses program ini dengan memasukkan username dan password. Sistem dapat melakukan pengolahan data barang dan Sistem dapat melakukan proses pemesanan sampai Activity Diagram Activity Diagram pada pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99 terdiri dari beberapa, yaitu: ISSN 2098-8711 | Analisa Penerimaan TeknologiA Activity Diagram User Data Activity diagram user data pada pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99 adalah seperti gambar di bawah ini. [VOL. VII NO. 1 FEBRUARI 2. JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA Sumber: Hasil Penelitian . Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 2. Activity Diagram User Data Gbr 3. Activity Diagram Item Data Activity Diagram Item Data Activity diagram item data pada pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99 adalah seperti gambar di bawah ini. Activity Diagram Material Data Activity diagram material data pada pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99 adalah seperti gambar di bawah ini. ISSN 2098-8711 | Program Pemesanan PercetakanA JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA [VOL. VII NO. 1 FEBRUARI 2. Activity Diagram Customer Data Activity diagram customer data pada pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99 adalah seperti gambar di bawah ini. Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 5. Activity Diagram Customer Data Activity Diagram Order Data Activity diagram order data pada pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99 adalah seperti gambar di bawah ini Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 6. Activity Diagram Order Data Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 4. Activity Diagram Material Data ISSN 2098-8711 | Analisa Penerimaan TeknologiA [VOL. VII NO. 1 FEBRUARI 2. Activity Diagram Order Activity diagram order pada pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99 adalah seperti gambar di bawah ini. JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA Use Case Diagram Berikut ini merupakan usecase diagram pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99. Sumber: Hasil Penelitian . Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 9. Usecase Diagram Program Pemesanan Percetakan PT. Cahaya 99 Gbr 7. Activity Diagram Order Activity Diagram Payment Activity diagram payment pada pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99 adalah seperti gambar di bawah ini. Spesifikasi Bentuk Dokumen Masukan Dokumen masukan menyangkut dengan hasil data yang telah di olah, sehingga dengan adanya rancangan dokumen ini pemilik PT. Cahaya 99 dapat melihat perkembangan Adapun rancangan dokumen yang penulis rancang yaitu : Nama Dokumen : Kartu Stok Fungsi : Mengetahui daftar stok barang Sumber : Manager Tujuan : Admin Media : Kertas Frekuensi : Setiap terjadi penambahan stok Nama Dokumen : Lembar Data Barang Baru Fungsi : Mengetahui data barang baru Sumber : Manager Tujuan : Admin Media : Kertas Frekuensi : Setiap terjadi penambahan jenis Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 8. Activity Diagram Payment ISSN 2098-8711 | Program Pemesanan PercetakanA JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA [VOL. VII NO. 1 FEBRUARI 2. Nama Dokumen Fungsi Sumber Tujuan Media Frekuensi Nama Dokumen Fungsi Sumber Tujuan Media Frekuensi Nama Dokumen Fungsi Sumber Tujuan Media Frekuensi : Lembar Data Bahan Baru : Mengetahui data bahan baru : Manager : Admin : Kertas : Setiap terjadi penambahan jenis : Lembar Data User Baru : Mengetahui data user baru : Manager : Admin : Kertas : Setiap terjadi penambahan data : Lembar Data Customer Baru : Mengetahui data customer baru : Manager : Admin : Kertas : Setiap terjadi penambahan data Spesifikasi Bentuk Dokumen Keluaran Sedangkan dokumen keluran pada pemesanan percetakan adalah sebagai berikut: Nama Dokumen : Invoice Order Fungsi : Mengetahui data pemesanan dan pembayaran DP Sumber : Admin / User Tujuan : Customer Media : Kertas Frekuensi : Setiap terjadi pemesanan Nama Dokumen : Invoice Payment Fungsi : Mengetahui jumlah pembayaran Sumber : Admin / User Tujuan : Customer Media : Kertas Frekuensi : Setiap terjadi pelunasan Nama Dokumen : Laporan Data Barang Fungsi : Mengetahui data barang Sumber : Admin Tujuan : Manager Media : Kertas Frekuensi : Perbulan Nama Dokumen : Laporan Data Bahan Fungsi : Mengetahui persediaan bahan Sumber : Admin Tujuan : Manager Media : Kertas Frekuensi : Perbulan Nama Dokumen : Laporan Data Pengguna Fungsi : Mengetahui data pengguna Sumber : Admin Tujuan : Manager Media : Kertas Frekuensi : Saat dibutuhkan Nama Dokumen Fungsi Sumber Tujuan Media Frekuensi Nama Dokumen Fungsi Sumber Tujuan Media Frekuensi : Laporan Penjualan Bulanan : Mengetahui data penjualan : Admin : Manager : Kertas : Perbulan : Laporan Penjualan Harian : Mengetahui data penjualan : Admin : Manager : Kertas : Perhari Class Diagram Gambar di bawah ini merupakan class diagram pada pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99. Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 10. Class Diagram Program Pemesanan Percetakan PT. Cahaya 99 Spesifikasi file File yang ada di dalam database pada pemesanan percetakan adalah file pemesanan. Spesifikasi file pemesanan sebagai berikut: Nama Database : dbpercetakan Nama File : Tabel Pemesanan Akronim : datapemesanan Tipe : File Transaksi ISSN 2098-8711 | Analisa Penerimaan TeknologiA [VOL. VII NO. 1 FEBRUARI 2. Organisasi File Akses File Panjang Record Kunci Field : Indexed Sequential : Random : 64 karakter : ID_Data TABEL 1. SPESIFIKASI FILE PEMESANAN Elemen Data Akronim Tipe Size NoPemesanan Varchar Pemesanan Tanggal Pesan TanggalPesan Date Jumlah JumlahBarang Integer Barang Total Total Double Double Kurang Kurang Double Email EmailCustome Varchar Customer Username Username Varchar Estimasi Estimasi Varchar Sumber: Hasil Penelitian . JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA Sequence Diagram Payment Ket PrimaryKey ForeignKey ForeignKey Sequence Diagram Sequence Diagram Order Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 12. Sequence Diagram Payment Tampilan Program Pemesanan Percetakan Form User Data Dalam program pemesnan percetakan pada PT. Cahaya 99 admin dapat mengolah data user dengan tampilan program di bawah ini. Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 11. Sequence Diagram Order Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 13. Form User Data ISSN 2098-8711 | Program Pemesanan PercetakanA JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA [VOL. VII NO. 1 FEBRUARI 2. Form Item Data Dalam program pemesnan percetakan pada PT. Cahaya 99 admin dapat mengolah data barang dengan tampilan program di bawah ini. Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 17. Form Customer Data Sumber: Hasil Penelitian . Form Order Data User dapat melihat data order pada tampilan di bawah ini. Gbr 14. Form Item Data Form Material Data Dalam form ini terdapat dua menu, yaitu menu category dan menu material, pada menu category admin dapat mengolah data category, dan pada menu material admin dapat mengolah data material Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 18. Form Order Data Tampilan Form Order User dapat melakukan transaksi pemesanan dalam form ini. Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 15. Menu Category Form Material Data Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 19. Form Order Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 16. Menu Material Form Material Data Form Payment User dapat melakukan pelunasan pembayaran pesanan pada tampilan di bawah ini. Form Customer Data Admin dapat mengolah data customer pada tampilan di bawah ini. ISSN 2098-8711 | Analisa Penerimaan TeknologiA [VOL. VII NO. 1 FEBRUARI 2. JURNAL SISTEM INFORMASI STMIK ANTAR BANGSA Muhammad Fauzan Fadallah. Md. Telah menempuh pendidikan formal di MI Annur Kota Bekasi lulus tahun 2007. SMP Islam Annur Kota Bekasi lulus tahun 2010. SMK Annur Jurusan Pemasaran lulus tahun 2013. Program Diploma Tiga (D. di AMIK BSI Bekasi Program Studi Manajemen Informatika lulus tahun 2017. Sumber: Hasil Penelitian . Gbr 20. Form Payment KESIMPULAN Kesimpulan dari hasil penelitian tentang proses pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99 dengan cara manual sudah seharusnya diganti dengan cara yang terkomputerisasi, dan dengan adanya program pemesanan percetakan ini proses pemesanan percetakan pada PT. Cahaya 99 yang sebelumnya lebih rumit dengan cara manual menjadi lebih mudah dengan adanya program pemesanan percetakan ini. Pengolahan data secara manual tentunya tidak efektif dan efisien, serta data yang dihasilkan kurang akurat. Maka dengan adanya program pemesanan percetakan ini pengolahan data pemesanan dan data barang menjadi lebih efektif dan efisien dengan data yang akurat. Susy Rosyida. Kom. Telah menempuh pendidikan formal di SD Negeri 01 Pagi Petojo Selatan lulus tahun 1999. SLTP Negeri 94 Jakarta lulus tahun 2002. SMK Negeri 2 Jakarta lulus tahun 2005. Program Diploma Tiga (D. di AMIK BSI Jakarta Program Studi Manajemen Informatika lulus tahun 2009. Program Strata Satu (S. di STMIK Nusa Mandiri Jakarta Program Studi Sistem Informasi lulus tahun Program Strata Dua (S. di STMIK Nusa Mandiri Jakarta Program Studi Magister Ilmu Komputer lulus tahun 2013. Pernah bekerja menjadi Asisten Laboratorium Komputer Bina Sarana Informatika tahun 2008 sampai tahun 2009, tahun 2009 sampai sekarang bekerja menjadi staff pengajar . di STMIK Nusa Mandiri Jakarta. Jabatan fungsional yang dimiliki saat ini adalah ahli madya (AA). Aktif menulis paper di beberapa jurnal diantaranya Jurnal Sistem Informasi STMIK Antar Bangsa tahun 2014 dan 2015. Jurnal Information Management For Educators And Profesionals Bina Insani tahun 2016. Jurnal Teknik Informatika STMIK Antar Bangsa tahun 2017. REFERENSI