KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR BERBASIS DARING SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 DUMOGA Ivanda Dewinta Modundo1. Thelma M. Wengkang2. Wimsje R. Palar3 Jurusan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Manado. Tondano. Indonesia Email: ivandamodundo@gmail. Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 4 Dumoga dalam menulis teks prosedur. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Sumber data dalam dalam penelitian ini ialah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Dumoga yang berjumlah 30 Untuk mengumpulkan data maka digunakan teknik tes dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 4 Dumoga tergolong mampu karena memeroleh nilai ratarata 80%. Hasil analisis data berupa siswa yang tergolong sangat mampu ada 10 orang, siswa yang tergolong mampu ada 17 orang, siswa yang tergolong cukup mampu ada 2 orang, siswa kurang mampu ada 1 orang. Dari aspek penilaian penulisan teks prosedur didapatkan nilai rata-rata kemampuan menulis teks prosedur yaitu 80%. Kata Kunci : kemampuan, menulis, teks prosedur, daring Abstract : The purpose of this study is to describe the ability of grade VII students of SMP Negeri 4 Dumoga in writing procedure texts. The method used is a quantitative descriptive method. The source of data in this study was the grade VII students of SMP Negeri 4 Dumoga, totaling 30 students. To collect data, test and observation techniques are used. Based on the results of the research, the ability to write procedure texts for grade VII students of SMP Negeri 4 Dumoga is classified as capable because they get an average score of 80%. The results of data analysis are in the form of students who are classified as very capable there are 10 people, students who are classified as capable there are 17 people, students who are classified as quite capable there are 2 people, underprivileged students there are 1 person. From the aspect of judging the writing of the procedure text, the average value of the ability to write the procedure text is 80%. Keywords : kemampuan, menulis, teks prosedur, daring Vol 2 No 4 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni PENDAHULUAN Keterampilan berbahasa merupakan patokan utama siswa dalam mempelajari pembelajaran bahasa. Menurut Tarigan . bahasa mempunyai empat . istening keterampilan berbicara . peaking skill. , keterampilan membaca . eading skill. , dan keterampilan menulis . riting Setiap keterampilan mempunyai hubungan yang erat dengan prosesproses berpikir yang mendasari bahasa. Bahasa Semakin terampil seseorang berbahasa, semakin cerah dan jelas pula jalan pemikirannya (Maru. Ratu & Dukut, 2. Keterampilan hanya dapat diperoleh dan dikuasai dengan jalan praktik dan banyak latihan (Maru. Pikirang. Ratu & Tuna, 2021. Maru. Pikirang. Setiawan. Oroh & Pelenkahu. Oleh karena itu, pembinaan kemampuan dan keterampilan berbahasa hendaknya dilakukan secara terprogram dan berorientasi pada pengembangan dan peningkatan kompetensi siswa. Keterampilan menulis adalah salah satu keterampilan berbahasa yang produktif dan ekspresif yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung dan tidak secara tatap muka dengan pihak lain (Tarigan 2008: . Menulis pada menuangkan bahasa ujaran ke dalam mekanisme curahan ide, gagasan atau ilmu yang dituliskan dengan struktur yang benar, berkoherensi dengan baik antarparagraf dan bebas dari kesalahankesalahan mekanik seperti ejaan dan tanda baca (Maru & Nur, 2020. Maru. Tamongwangkay. Pelenkahu & Wuntu. Sebuah kemampuan, kemahiran, dan kepiawaian yang dimiliki oleh seseorang dalam menulis tidak hanya diperoleh begitu saja, tetapi harus dipelajari dan dilatih agar dapat diterima oleh pembaca yang heterogen baik secara intelektual maupun sosial. Masalah yang dihadapi oleh guru sebelum adanya tindakan mengenai proses pembelajaran yang diterapkan, pembelajaran yang konvensional yaitu ceramah dan penugasan. Akibatnya. Permasalahan ini juga yang ditemui pada penelitian yang telah dilakukan oleh Rawis. Senduk, dan Torar . AuKemampuan Mengidentifikasi Struktur Teks Eksposisi Siswa Kelas X SMA Kristen PontakAy, ternyata sering dijumpai masih banyak guru, terutama di pedesaan yang belum menerapkan sistem pembelajaran yang efektif dan inovatif sehingga pelajaran yang sedang berlangsung terkesan biasa-biasa saja dan membuat Apalagi Pemerintah masih menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada semester pertama . tahun ajaran 2020/2021. Hal ini disebabkan masih tingginya grafik kenaikan jumlah korban Covid-19. Sistem pembelajaran ini mau tidak mau harus tetap dilakukan di tengah pandemi hingga virus ini Di masa pandemik Covid-19 ini, berdampak pada perubahan aktifitas belajar mengajar. Tak terkecuali di sekolah SMP Negeri 4 Dumoga, sejak awal bulan Maret tahun 2020 aktifitas pembelajaran tidak lagi dilaksanakan di ruang-ruang kelas, melainkan belajar dari rumah sesuai anjuran Pemerintah dan Kementerian Pendidikan dengan Untuk itu. Guru-guru dan Pimpinan sekolah tersebut langsung mengambil pembelajaran alternatif yaitu melalui daring . embelajaran onlin. Pembelajaran secara online bertujuan agar para guru dapat menjelaskan dan memberikan tugas atau latihan kegiatan kepada siswa. Ketika masih ada siswa Vol 2 No 4 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni menyelesaikan tugasnya karena maslah jaringan ataupun kendala lainnya, guru akan menjemput hasilnya di rumah. Hal ini dilakukan agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Proses menyenangkan merupakan salah satu keberhasilan pembelajaran. Oleh karena itu, guru bukan semata-mata penyaji bahan pembelajaran dan sumber reverensi siswa tetapi guru adalah penarik minat siswa maupun pemotivasi siswa (Abdul 2007:. Selain itu, secara teknis hasil tulisan mereka masih sangat jauh dari standar tulisan yang Dalam artian bahwa mereka masih merasa keterampilan mekanik dalam Misalnya penggunaan ejaan, pemilihan kosa kata, penyusunan kalimat sehingga menjadi sebuah teks yang utuh dan lengkap. Hal itulah yang dapat menghambat mereka untuk menyalurkan ide dan gagasan. Media yang dirasa tepat untuk mengatasi masalah sudah seharusnya guru dapat mencari cara yang tepat dalam proses pembelajaran menulis. Guru pembelajaran yang menyenangkan dan mampu menumbuhkan semangat serta motivasi siswa. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan memperhatikan media yang digunakan dalam (Sulastriningsih, 2012:. Salah satu media yang dapat diterapkan dan diharapkan mampu memaksimalkan hasil pembelajaran menulis adalah dengan menerapkan pembelajaran berbasis daring . alam jaringa. yaitu menyampaikan materi dan membimbing siswa melalui online dengan menggunakan jaringan internet. Permasalahan kemampuan menulis yang masih kurang serta model membosankan menjadi alasan peneliti melakukan penelitian ini. Pentingnya masalah dalam penelitian ini sehingga penelitian yang berjudul AuKemampuan Menulis Teks Prosedur Berbasis Daring Siswa Kelas VII SMP Negeri 4 DumogaAy. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif Menurut Sugiyono . metode deskriptif adalah penelitian yang melukiskan, menggambarkan, atau memaparkan keadaan objek yang diteliti sebagai apa adanya, sesuai dengan situasi dan kondisi ketika penelitian tersebut dilakukan. Metode deskriptif masalah-masalah mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Data yang mula-mula dikumpul, disusun, dijelaskan, dan kemudian dianalisa. Masalah dalam penelitian ini berhubungan dengan kualitas belajar siswa dalam hal kemampuan menulis teks prosedur dan masalah ini cocok dikaji dengan metode deskriptif kualitatif (Akurinto 2012:. Untuk memperoleh data lengkap, penelitian ini menggunakan teknik yang relevan dengan tujuan yang ingin Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes. Data pemberian tes. Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yaitu tes dengan memberikan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang telah disediakan oleh guru melalui online. Tes yang diberikan kepada siswa tersebut dikerjakan dalam waktu 2 x 40 menit. Waktu yang diberikan disesuaikan dengan jam pelajaran bahasa Indonesia di sekolah tersebut dampak pandemik Covid-19. Hasil dari menulis siswa tersebut kemudian dianalisis dengan memperhatikan aspek yang dinilai dalam menulis teks prosedur dan diperiksa oleh dua pemeriksa yaitu peniliti dengan guru mata pelajaran Vol 2 No 4 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Bahasa Indonesia. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Tes tertulis dilakukan dengan menugasi siswa membuat teks prosedur yang bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa. HASIL PENELITIAN Pelaksanaan Pembelajaran Daring Siswa Kelas VII E SMP Negeri 4 Dumoga Pembelajaran memberikan warna baru bagi siswa, dimana pembelajaran biasanya dilakukan dengan kegiatan tatap muka atau secara langsung kini menjadi pembelajaran jarak jauh. Walaupun pembelajan berbeda seperti pada umumnya, namun tidak mematahkan semangat dan kreativitas siswa dalam Selain belajar siswa juga diperkenalkan dengan dunia teknologi yang sangat penting bagi masa depan. Dalam pembelarajan berbasis daring dengan memanfaatkan group whatapp pada aplikasi whatsapp dan aplikasi zoom. Selama pembelajaran berlangsung siswa diwajibkan menggunakan seragam sekolah dan berada pada akses internet yang baik. Tahapan Proses Pembelajaran Daring Siswa Kelas VII E SMP Negeri 4 Dumoga Berikut ini beberapa tahapan yang peneliti gunakan dalam proses pembelajaran daring: Tahap I . egiatan awal yang berisi persiapan dan pendahulua. Menyiapkan bahan ajar dan perangkat pembelajaran . Menyiapkan Aplikasi WhatsApp agar terhubung dengan siswa . Menyuruh siswa mempersiapkan diri dan berdoa . Menyapa dan mengecek kehadiran siswa sambil memastikan bahwa semua dalam keadaan sehat Membagikan materi struktur teks prosedur lewat aplikasi group Menjelaskan pembelajaran, serta isi materi kepada siswa Tahap II . egiatan inti yang berisi penjelasan materi dan pemberian tuga. Menugaskan mengunduh materi yang sudah dibagikan dalam aplikasi group. Materi yang akan diunduh berisi penyajian data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur . entang cara membuat makanan tradisional, melakukan permainan tradisional, serta cara melakukan protokol kesehatan disaat pandemik covid-. dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi secara lisan dan tulis . Setelah diunduh materi yang ada kemudian dipelajari . Menjelaskan materi tentang teks prosedur, contoh teks prosedur, hal-hal diperhatikan dalam menulis teks prosedur kepada siswa . Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengerjakan Tahap i . egiatan penutup yang berisi refleksi untuk mengakhiri Mengumpulkan tugas yang telah dikerjakan siswa melalui aplikasi Memberikan kesempatan bagi yang belum mengumpulkan tugas untuk dapat dikirim pada pertemuan Meninggalkan catatan motivasi kepada siswa untuk tetap semangat dalam pembelajaran daring dan tetap menjaga kesehatan. Berdasarkan hasil tes dan penelitian pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Dumoga dalam pembelajaran menulis teks prosedur berbasis daring diperoleh Vol 2 No 4 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni sebagai berikut. TABEL 4 Kemampuan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII E SMP Negeri 4 Dumoga Aspek yang Dinilai No. Sis Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Ketepat Pengguna Memeri Penulis Kosakata Tahapa Baku Judul Langka Kaimat Penggu Ketepat Struktu r Teks Sko Tand Prosedu r r yang ( Baca/ Dibuat n Ejaan Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Sisw Total Jumlah nilai yang diperoleh/skor . Nilai rata-rata Berdasarkan data yang ada pada tabel di atas, maka kemampuan menulis teks prosedur berbasis daring siswa kelas VII SMP Negeri 4 Dumoga dapat diperoleh dengan hasil hitungan sebagai berikut: ycu % = ycA y 100 Keterangan : n = 2410 N = 30 y 100% = = 80 % Selanjutnya mengetahui kemampuan dari setiap siswa maka akan dilihat dengan menentukan rentang dan turus nilai pada tabel berikut: TABEL 5 Rentang Kriteria dan Turus Nilai Siswa yang Diperoleh dalam Menulis Teks Prosedur Berbasis Daring Rent Siswa Jum Vol 2 No 4 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni Nilai 85 Ae ang i i 2,7,11,12,14,17,1 9,25,27,28 75 Ae am i i i I II 1,3,6,8,9,10,13,15 ,18,20,21, 22,23,24,26,29,30 4,16 55 Ae . uku Ou 35 Ae 54 . ura Perolehan nilai dari kemampuan siswa dalam menulis teks prosedur berbasis daring adalah 80 %. Nilai ini berada pada rentang kriteria 75-84 % atau berada pada kriteria mampu. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa kegiatan siswa menulis Pembelajaran menulis teks prosedur pada dasarnya tidak berbeda dengan pelaksanaan pembelajaran bahasa pada Hanya saja terdapat beberapa masalah dalam penggunaan ejaan, pemilihan kosakata, dan penyusunan kalimat sehingga menjadi satu teks yang Hal itulah yang menghambat mereka untuk menyalurkan ide dan Selain itu, proses pembelajaran yang menyenangkan merupakan salah satu faktor yang dapat menunjang keberhasilan pembelajaran. Permasalahan kemampuan menulis yang masih kurang serta model pembelajaran yang kurang memotivasi siswa hingga terkesan membosankan menjadi masalah yang utama dalam penelitian ini. Salah satu media yang dapat diterapkan dan diharapkan mampu memaksimalkan hasil pembelajaran menulis adalah dengan menerapkan Pembelajaran daring . alam jaringa. membantu menyampaikan materi dan membimbing kepada siswa melalui jaringan internet. Hal ini disesuaikan dengan masalah pandemik covid-19 yang memberi warna baru bagi dunia Pendidikan. Selain itu. Hartley (Nisau, pembelajaran daring menekankan pada keterampilan siswa. Jadi, berdasarkan hasil temuan dalam penelitian dan penerapan media pembelajaran yang sesuai maka akan Hal dibuktikan dengan kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 4 Dumoga yang tergolong Tabel 4 menunjukkan bahwa rata-rata siswa sudah mampu menulis teks prosedur dengan baik. Ini dapat diamati dari nilai yang diperoleh masing-masing siswa, yaitu pada aspek penulisan judul rata-rata siswa mampu menulis judul Aspek penggunaan kosakata kata baku dalam rata-rata memperhatikan penggunaan kosa kata baku dengan baik dan benar. Pada aspek ketepatan memerinci tahapan/langkahlangkah sebagian besar siswa mampu menentukannya dengan tepat. Pada aspek penggunaan tanda baca/ejaan, rata-rata siswa mampu menuliskan tanda baca/ejaan dalam teks dengan benar dan Pada aspek ketepatan struktur teks prosedur yang dibuat sebagian besar siswa sudah mampu menentukan Sehingga dapat dipahami dengan mudah. Tabel 5 menunjukkan bahwa jumlah Vol 2 No 4 . : KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni siswa yang memperoleh nilai sesuai rentang nilai yang telah ditentukan dan ditemukan 10 orang siswa yang memperoleh nilai pada rentang kriteria sangat mampu dalam menulis teks Karena siswa yang termasuk pada rentang kriteria sangat mampu ini merupakan siswa yang berprestasi dan sangat berperan aktif dalam proses pembelajaran daring. Siswa yang memperoleh nilai pada rentang kriteria mampu yaitu 17 orang. Hal ini jelas menunjukkan bahwa mereka mampu memperhatikan ketepatan penulisan struktur teks prosedur. Siswa yang memperoleh nilai pada rentang kriteria cukup mampu ada 2 orang siswa, berarti dalam hal ini siswa kurang memahami dan menangkap materi yang dimaksud. Siswa yang memperoleh nilai kurang mampu ada 1 Dimana tersebut hanya mendengar apa yang disampaikan tetapi tidak mengerti dan tidak mau bertanya. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VII E SMP Negeri 4 Dumoga rata-rata siswa mampu menulis teks prosedur berbasis daring dengan Berdasarkan hasil penelitian tentang kemampuan menulis teks tersebut memiliki persamaan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Rembet. Senduk, dan Mumu . dengan judul Au Kemampuan Menulis Teks Narasi Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 RanoyapoAy, yang sama-sama meneliti kemampuan siswa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 4 Dumoga dapat disimpulkan sebagai Kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 4 Dumoga rata-rata siswa mampu menulis teks prosedur berbasis daring dengan baik. Kemampuan menulis teks prosedur siswa mendapat nilai rata-rata 80. Nilai ini berada pada rentang kriteria 75-84 % atau berada pada kriteria mampu. Siswa yang tergolong sangat mampu ada 10 orang, siswa yang tergolong mampu ada 17 orang, siswa yang tergolong cukup mampu ada 2 orang, siswa kurang mampu ada 1 orang. Sehingga diperoleh nilai dari kemampuan siswa dalam menulis teks prosedur berbasis daring adalah 80%. DAFTAR PUSTAKA