Hubungan Kesehatan Finansial Rumah Sakit terhadap Kualitas Pelayanan Pasien: A Literature Review The Relationship Between Hospital Financial Health and Patient Service Quality: A Literature Review Bahar Dyan Syah1. Mardiati Nadjib2 Universitas Indonesia Fakultas Kesehatan Masyarakat Studi Kajian Administrasi Rumah Sakit Korespondensi Penulis: Bahardyansyah@gmail. ABSTRACT Hospitals in developing countries such as Indonesia face significant pressures that can affect patient care quality, including limited tariff structures, delayed claim reimbursements, and heavy reliance on the National Health Insurance (JKN) program. This study aims to systematically explore the relationship between hospital financial health and the quality of patient care. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using the PICO framework. Scientific articles were selected from the Scopus. PubMed, and ProQuest databases, published between 2015 and 2024. After the selection process, ten relevant articles were identified and analyzed in depth to examine the relationship between financial conditions and the quality of hospital services. The review findings indicate that hospitals with healthy financial conditions are more likely to invest in human resource development, health information technology, and service infrastructure improvements, all of which positively impact patient satisfaction and experience. This study concludes that financial health and service quality are interdependent elements that reinforce each other in building a sustainable and responsive healthcare delivery system. The novelty of this study focuses in its explicit approach to examining the relationship between financial indicators and hospital service quality in developing countries especially Indonesia that remains relatively underexplored in academic literature. Keywords: Hospital Financial Health. Patient Service Quality. Patient Satisfaction. ABSTRAK Rumah sakit di negara berkembang seperti Indonesia menghadapi tekanan serius yang dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kepada pasien seperti keterbatasan tarif, keterlambatan pembayaran klaim, serta ketergantungan pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara sistematis hubungan antara kesehatan finansial rumah sakit dan mutu pelayanan pasien. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) menggunakan kerangka PICO. Artikel ilmiah diseleksi dari database Scopus. PubMed, dan ProQuest yang diterbitkan dalam rentang waktu 2015 hingga 2024. Setelah melalui tahap seleksi diperoleh sepuluh artikel yang dinilai relevan dan dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi hubungan antara kondisi keuangan dan mutu pelayanan rumah sakit. Hasil kajian menunjukkan bahwa rumah sakit dengan kondisi keuangan yang sehat cenderung lebih mampu berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia, teknologi informasi kesehatan, dan peningkatan infrastruktur layanan yang berdampak positif terhadap kepuasan dan pengalaman pasien. Studi ini menyimpulkan bahwa kesehatan finansial dan mutu layanan merupakan dua elemen yang saling memperkuat dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kebaruan studi ini adalah pendekatan yang secara eksplisit menelaah hubungan antara indikator finansial dan mutu pelayanan rumah sakit dalam konteks negara berkembang, khususnya Indonesia, yang masih relatif jarang dijadikan fokus utama dalam literatur akademik. Kata Kunci: Kesehatan Finansial Rumah Sakit. Kualitas Pelayanan Rumah Sakit. Kepuasan Pasie Jurnal Dunia Kesmas. Vol, 14 No. July 2025, hal 319-327 ISSN 2301-6604 (Prin. ISSN 2549-3485 (Onlin. http://ejurnalmalahayati. id/index. php/duniakesmas/index Hubungan Kesehatan Finansial Rumah Sakit. (Bahar Dyan Syah. Mardiati Nadji. PENDAHULUAN Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, baik sebagai penyedia layanan kuratif dan rehabilitatif, maupun sebagai pusat Peran menyangkut aspek klinis, tetapi juga melibatkan kemampuan institusi dalam mengelola sumber daya secara efektif dan efisien guna menjamin kontinuitas layanan kesehatan yang aman, adil, dan Dalam konteks global dan nasional yang semakin kompleks, rumah sakit dituntut untuk mampu bertahan dan berkembang di tengah tekanan regulasi, perubahan demografi, perkembangan pembiayaan kesehatan yang semakin Salah satu fondasi utama yang menopang keberlangsungan dan kualitas layanan rumah sakit adalah kesehatan Secara konseptual, kesehatan finansial rumah sakit dapat dipahami memenuhi kewajiban keuangannya tepat waktu, menjaga arus kas yang sehat, menghasilkan surplus operasional, serta melakukan investasi strategis untuk pengembangan layanan (Cleverley & Cleverley. Dalam manajemen keuangan rumah sakit, solvabilitas, efisiensi operasional, dan profitabilitas menjadi alat ukur penting dalam menilai kinerja keuangan institusi pengelolaan sumber daya. Secara hubungan timbal balik yang erat antara stabilitas keuangan rumah sakit dengan mutu layanan yang diberikan kepada Rumah sakit yang memiliki kondisi keuangan yang sehat umumnya memiliki kapasitas lebih besar dalam menyediakan infrastruktur fisik dan teknologi kesehatan yang memadai, menjamin ketersediaan obat dan alat kesehatan secara berkelanjutan, serta melakukan pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan (Nowicki,2. Sebaliknya, tekanan finansial yang berkepanjangan seringkali berdampak pada pemangkasan anggaran operasional, pengurangan tenaga kerja, penundaan pembelian alat medis, hingga Hal ini diperkuat oleh temuan Ayanian & Weissman . dan Lien et al. , yang menunjukkan pendapatan dan beban operasional meningkatnya risiko keselamatan pasien, serta turunnya efisiensi klinis. Kondisi ini menjadi semakin relevan dalam konteks negara berkembang seperti Indonesia, di mana sistem pembiayaan kesehatan masih sangat tergantung pada skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang BPJS Kesehatan. Ketergantungan ini, disertai dengan tarif kapitasi dan INA-CBGs yang dianggap tantangan serius terhadap keberlanjutan keuangan rumah sakit (Kementerian Kesehatan RI, 2023. BPKP, 2. Bahkan, apabila krisis keuangan rumah sakit tidak segera ditangani, mencapai titik kritis berupa gangguan layanan kesehatan akibat aksi tenaga Kasus nyata terjadi di RS Hapsah Bone. Sulawesi Selatan, di mana tenaga kesehatan tidak menerima gaji selama lebih dari satu tahun hingga akhirnya melakukan pengunduran diri massal, yang tentu berdampak langsung terhadap . com, 2. Situasi serupa juga terjadi secara internasional, seperti di Inggris, ketika ribuan dokter melakukan mogok kerja karena isu ketimpangan kompensasi dan tekanan kerja yang tidak mengancam keberlangsungan layanan di fasilitas publik (VOA Indonesia, 2. Fenomena ini menggarisbawahi bahwa stabilitas finansial rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan angka-angka neraca, tetapi berimplikasi langsung kesehatan, keamanan pasien, dan hak Namun, meskipun relasi antara kondisi keuangan dan mutu layanan rumah sakit telah menjadi topik diskusi Jurnal Dunia Kesmas. Vol, 14 No. July 2025, hal 319-327 ISSN 2301-6604 (Prin. ISSN 2549-3485 (Onlin. http://ejurnalmalahayati. id/index. php/duniakesmas/index Hubungan Kesehatan Finansial Rumah Sakit. (Bahar Dyan Syah. Mardiati Nadji. dalam berbagai studi internasional, masih terdapat keterbatasan dalam literatur mengeksplorasi hubungan ini dalam kerangka kebijakan dan praktik rumah Indonesia. Pemahaman mendalam terhadap dinamika ini penting memberikan dasar bagi pengambilan keputusan manajerial dan kebijakan . vidence-based Dengan menelaah secara komprehensif literatur empiris dan teoritis, kajian ini bertujuan untuk kesehatan keuangan dari rumah sakit dapat mempengaruhi kualitas pelayanan pasien baik secara langsung maupun tidak langsung. Pendekatan ini model manajemen rumah sakit yang berbasis kinerja keuangan dan mutu memperkuat sistem pelayanan kesehatan nasional yang berkelanjutan, efisien secara ekonomi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. METODE Penelitian pendekatan studi literatur atau literature review dengan menelah jurnal yang HASIL Pada pencarian artikel dengan Proquest. Scopuest. Pubmed ditemukan 158 jurnal ilmiah namun setelah dilakukan seleksi dengan membahas kesehatan keuangan rumah sakit, kualitas pelayanan dan kepuasan pasien secara langsung ataupun tidak Melalui kajian literatur ini, peneliti berusaha untuk melakukan berbagai sumber dari jurnal internasional dengan database Proquest. Scopus dan PubMed. Kata kunci yang digunakan pada database Proquest adalah AuHospital FinancialAy AND AuService QualityAy AND AuPatient SatisfactionAy, kemudian pada Scopus AuHospital FinancialAy AND AuService QualityAy AND AuPatient SatisfactionAy dan untuk database Pubmed AuHospital Financial PerformanceAy AND AuService QualityAy AND AuPatient SatisfactionAy. Jurnal dijadikan dasar literature review adalah yang diterbitkan dalam kurun waktu sembilan tahun terakhir, yaitu antara tahun 2015 hingga 2024. Proses seleksi artikel dilakukan melalui dua kriteria, yaitu kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi meliputi literatur terbit kurun waktu 9 tahun terakhir, dan tersedia dalam bentuk full text, serta membahas hubungan kesehatan finansial rumah Adapun kriteria eksklusi yaitu artikel tidak dapat diakses secara penuh dan subjek berusia lebih dari 9 tahun. maka di gunakan 9 jurnal ilmiah yang jurnal tersebut akan dilakukan penilaian dan review dengan melihat Gambar 1. Diagram Alur Proses Seleksi Jurnal Dunia Kesmas. Vol, 14 No. July 2025, hal 319-327 ISSN 2301-6604 (Prin. ISSN 2549-3485 (Onlin. http://ejurnalmalahayati. id/index. php/duniakesmas/index Hubungan Kesehatan Finansial Rumah Sakit. (Bahar Dyan Syah. Mardiati Nadji. Tabel 1. Kajian Literatur Peneliti. Tahun Judul Jurnal Nama Jurnal. Volume. Nomor Desain Studi Hasil Penelitian Berg. Akingbola. K . How Does Sound Financial Management Impact Hospital Patient Satisfaction? A Linear Dynamic Longitudinal Study Journal of Health and Human Services Administration, 42, 2019, dynamic linear panel model Kepuasan sensitif dari kinerja sistem kesehatan dan Malhan. Pavur. Pelton. , & Manuj. Role of Electronic Healthcare Record Adoption in Enhancing the Relationship Quality Measures and Hospital Financial Performance American Business Review, 25. , 515Ae532. Studi empiris berbasis data sekunder dan analisis statistik EHR terbukti memiliki efek moderasi yang mutu dan dalam konteks Pai. , & Dissanayake, . Predictive methods for volume in rural Healthcare Analytics. Kuantitatif Kemampuan rumah sakit SDMK kunjungan dan pasien yang finansial rumah Richter. , & Muhlestein. Patient experience and profitability: Is there a link? Health Care Management Review, 42. , 247Ae257. Kuantitatif Rumah sakit pada pelatihan, teknologi dan Jurnal Dunia Kesmas. Vol, 14 No. July 2025, hal 319-327 ISSN 2301-6604 (Prin. ISSN 2549-3485 (Onlin. http://ejurnalmalahayati. id/index. php/duniakesmas/index Hubungan Kesehatan Finansial Rumah Sakit. (Bahar Dyan Syah. Mardiati Nadji. SDM Giese. Khanam. Nghiem. Rosemann. & Havranek. Patientreported experience is associated with higher future revenue and lower costs of European Journal of Health Economics, 25. , 1031Ae Rumah sakit yang dapat Lim. -S. Lim, -S. Heinrichs. Al-Aali. Aamir. , & Qureshi. The role of hospital service quality in developing the satisfaction of the patients and hospital Management Science Letters, 8. , 1353Ae data sekunder Kualitas pasien, yang pada gilirannya kinerja finansial rumah sakit. Bichescu. Bradley. Smith. , & Wei. Benefits and implications of competing on Evidence from California International Journal of Production Economics, 202, 59Ae68. data sekunder Perbaikan CPD rumah sakit. ALOS dan ConfQual tidak Manary. Staelin. Boulding. , & Glickman. Payer mix & financial health drive hospital Implications for value-based Behavioral Science & Policy, 1. , 77Ae84. cross-sectional . otong Kesehatan finansial rumah sakit,yang oleh proporsi pasien dengan asuransi swasta Jurnal Dunia Kesmas. Vol, 14 No. July 2025, hal 319-327 ISSN 2301-6604 (Prin. ISSN 2549-3485 (Onlin. http://ejurnalmalahayati. id/index. php/duniakesmas/index Hubungan Kesehatan Finansial Rumah Sakit. (Bahar Dyan Syah. Mardiati Nadji. Algrain. Cardosa. Desai. Fong. Ringoir. , & Ashqar. The impact of expansion on Cornell University Library Kuantitatif Ekspansi Medicaid tidak positif pada akses dan rumah sakit tetapi juga Akinleye. McNutt. -A. Lazariu. McLaughlin. Correlation finances and quality and safety of patient care PLOS ONE Observasional Potong Lintang Kinerja keuangan yang kuat berkaitan erat dengan pelayanan yang PEMBAHASAN Hasil kajian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang saling menguatkan antara kesehatan finansial rumah sakit dan kualitas pelayanan pasien (Akinleye. McNutt. -A. Lazariu. & McLaughlin. , 2. Temuan ini sejalan dengan teori dalam manajemen keuangan kesehatan yang menyatakan bahwa stabilitas keuangan bukan hanya menjadi indikator kinerja institusi, tetapi juga fondasi untuk menjamin keberlanjutan layanan yang aman, efektif, dan berorientasi pada pasien (Cleverley & Cleverley, 2018. Nowicki, 2. Rumah sakit yang sehat secara finansial memiliki kapasitas untuk melakukan investasi strategis dalam pengembangan infrastruktur dan sistem menciptakan layanan yang berkualitas. Penelitian-penelitian dalam kajian ini memberikan bukti bahwa meningkatkan kepuasan dan pengalaman pasien sangat dipengaruhi oleh performa Seperti ditunjukkan oleh Berg & Akingbola . , kepuasan sumber dayanya, sementara Giese et al. menekankan bahwa pengalaman pasien yang positif berbanding lurus dengan pendapatan rumah sakit di masa Ini menegaskan bahwa layanan berkualitas tidak hanya memiliki implikasi klinis tetapi juga ekonomi, menciptakan siklus saling menguatkan antara kualitas dan keberlanjutan finansial. Dari sisi teknologi, adopsi sistem rekam medis elektronik (EHR) yang disebutkan oleh Malhan et al. terbukti memberikan efek moderasi yang signifikan antara praktik manajemen mutu dan performa finansial. Hal ini menunjukkan bahwa investasi dalam digitalisasi sistem pelayanan tidak hanya administratif dan klinis, tetapi juga memperkuat posisi keuangan rumah sakit dalam jangka panjang. Namun demikian, temuan ini juga menggarisbawahi bahwa hubungan antara mutu layanan dan kondisi finansial tidak selalu bersifat Studi oleh Bichescu et al. Jurnal Dunia Kesmas. Vol, 14 No. July 2025, hal 319-327 ISSN 2301-6604 (Prin. ISSN 2549-3485 (Onlin. http://ejurnalmalahayati. id/index. php/duniakesmas/index Hubungan Kesehatan Finansial Rumah Sakit. (Bahar Dyan Syah. Mardiati Nadji. indikator mutu seperti ALOS (Average Length Sta. ConfQual (Conformance Qualit. Artinya, indikator mutu dalam meningkatkan performa keuangan sangat dipengaruhi oleh konteks operasional rumah sakit, termasuk karakteristik pasien, kapasitas layanan, dan strategi manajerial yang Konteks hubungan ini. Dalam literatur yang Manary . menegaskan bahwa struktur pembiayaan berbasis payer mix sangat menentukan Ketimpangan dalam distribusi pasien Studi Algrain et al. memperkuat hal ini dengan menunjukkan bahwa ekspansi Medicaid di Amerika Serikat keuangan dan mutu layanan rumah sakit secara simultan. Kesehatan finansial tidak dapat dipisahkan dari perencanaan mutu, dan sebaliknya, peningkatan mutu harus didasarkan pada analisis kelayakan finansial yang komprehensif. Pendekatan ini selaras dengan kerangka value-based healthcare yang menekankan bahwa kualitas dan efisiensi bukanlah pilihan yang saling meniadakan, melainkan tujuan bersama dalam sistem pelayanan kesehatan modern. Meski demikian, tidak semua indikator mutu secara langsung berkorelasi dengan kinerja keuangan, tergantung pada operasional masing-masing rumah sakit. Secara umum, literatur menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan kesehatan finansial merupakan dua aspek yang saling mendukung dalam menciptakan berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan pasien. SIMPULAN Berdasarkan hasil ekstraksi jurnal ilmiah yang dianalisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kesehatan finansial rumah sakit dan kualitas pelayanan pasien. Rumah sakit dengan kondisi keuangan yang baik cenderung mampu berinvestasi pada sumber daya manusia, teknologi, dan sistem pelayanan yang mendukung menciptakan pengalaman pasien yang lebih baik. Faktor-faktor seperti adopsi (EHR), manajemen mutu internal, dan efisiensi DAFTAR PUSTAKA