JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. PROYEKSI CAPAIAN AKHIR INDIKATOR MAKRO RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) 2021-2026 KABUPATEN SERANG FORECASTING FINAL ACHIEVEMENT OF MACRO INDICATORS OF 2021-2026 REGIONAL MEDIUM TERM DEVELOPMENT PLANNING IN SERANG REGENCY Ibrohim Abdul Halim1. Rachmat Maulana2. Robbi Qawi3. Haryo Setyoko3 Jaringan Legislasi Nusantara. Tangerang Selatan, 15415 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dwi Mulya. Serang, 42613 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Banten. Pandeglang, 42251 *E-mail koresponden: abdulhalimibrohim@gmail. disubmit: 17 April 2025, direvisi: 27 Agustus 2025, diterima: 10 September 2025 ABSTRAK Kabupaten Serang memiliki target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yang akan berakhir pada tahun 2026. Penelitian ini mencoba menelusuri apakah empat target indikator makro dalam RPJMD dapat tercapai sesuai perencanaan, yakni Indeks Pembangunan Manusia. Laju Pertumbuhan Ekonomi. Tingkat Kemiskinan, dan Tingkat Pengangguran. Penelitian ini bertujuan menganalisis proyeksi ketercapaian indikator ekonomi makro pada RPMJD 2021-2026 di Kabupaten Serang. Menggunakan metode Exponential Trend Smoothing untuk menghitung proyeksi indikator, hasil penelitian menemukan bahwa IPM. LPE, dan Tingkat Pengangguran diproyeksikan melebihi target, sementara Tingkat Kemiskinan masih di bawah target yang ditetapkan pada RPJMD 20212026. Pemerintah Daerah Kabupaten Serang perlu memprioritaskan penyusunan RPJMD berikutnya untuk menuntaskan masalah kemiskinan. Kata kunci: Kabupaten Serang. RPJMD. Kemiskinan ABSTRACT Serang Regency has a Regional Medium-Term Development Plan target that will end in 2026. This study attempts to determine whether the four macro-indicator targets in the Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD) can be achieved as planned: the Human Development Index. Economic Growth Rate. Poverty Rate, and Unemployment Rate. This study aims to analyze the projected achievement of macroeconomic indicators in the 2021-2026 RPMJD in Serang Regency. Using the Exponential Trend Smoothing method to calculate indicator projections, the study found that the Human Development Index (HDI), the Economic Growth Rate (LPE), and the Unemployment Rate are projected to exceed the targets, while the Poverty Rate remains below the target set in the 20212026 RPJMD. The Serang Regency Government needs to prioritize the preparation of the next RPJMD to address poverty issues. Keywords: Serang Regency. RPJMD. Poverty Halim. Maulana. Qawi, & H. Setyoko, . JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah, 08. , page 181 Ae 228. https://doi. org/10. 56945/jkpd. The Author. Published by Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4. 0 International License. JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. PENDAHULUAN pemerintahan, pengelolaan pembangunan Perencanaan Indonesia baik level nasional maupun level regional/daerah (Peraturan Daerah Nomor 7, 2. Kabupaten Serang dalam periode berjenjang waktu. Berdasarkan Undang- RPJMD Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang AuTerwujudnya Kabupaten Serang yang Sistem Pembangunan semakin maju, sejahtera, berkeadilan, dan Nasional, perencanaan dituangkan dalam 3 agamisAy. Terdapat 6 misi pembangunan periode waktu, yakni periode 20 tahun berupa Rencana Pembangunan Jangka Meningkatkan perluasan dan pemerataan Panjang, periode 5 tahun berupa Rencana kesempatan memperoleh pendidikan dan Pembangunan Jangka Menengah, dan, dan layanan pendidikan yang bermutu disetiap periode 1 tahun berupa Rencana Kerja Pemerintah. melestarikan dan mengembangkan tradisi pembangunan daerah dilaksanakan dengan budaya sebagai kearifan lokal yang tumbuh memperhatikan kondisi dan potensi yang dan hidup di tengah masyarakat. dimiliki masing-masing daerah, sesuai Meningkatkan pelayanan kesehatan yang dengan dinamika perkembangan daerah bermutu, merata dan terjangkau yang didukung oleh tenaga kesehatan yang Perencanaan Pada Pembangunan maupun nasional sama-sama bertujuan untuk memajukan kesejahteraan umum pembangunan sarana prasarana wilayah, (PSPPR UGM, 2. Penataan Ruang Dan Permukiman yang Dalam rangka menjalankan aspek Meningkatkan Meningkatkan kemandirian dan daya saing Pemerintah Daerah Kabupaten Serang ekonomi masyarakat, untuk optimalisasi telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun RPJMD Kabupaten Serang Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik Serta Pelayanan Publik Yang Kabupaten Serang untuk periode 5 tahun Prima Didukung Kapasitas Birokrasi Yang yang dimaksudkan untuk memberikan Berintegritas. Kompeten Dan Profesional. arahan sekaligus menjadi acuan bagi . Memantapkan Fungsi Dan Peran Agama seluruh pelaku pembangunan di Kabupaten Sebagai Landasan Moral Dan Spiritual Serang JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. Dalam Kehidupan Individu. Bermasyarakat Dan Bernegara. Menjelang Indikator Kinerja Utama Kabupaten Serang, yakni Indeks Pembangunan Manusia. Laju Pertumbuhan RPJMD 2021-2026 Kabupaten Serang. Ekonomi, diperlukan evaluasi untuk menilai seberapa Kemiskinan, dan Tingkat Pengangguran jauh target yang telah ditetapkan bisa Terbuka. Evaluasi dalam perencanaan Indeks Inflasi. Pembangunan Tingkat Manusia (IPM) merupakan indikator komposit objektif dan sistematis dalam proses untuk mengukur capaian pembangunan perumusan kebijakan yang digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan suatu program pembangunan (Siregar et al. Development Programme (UNDP) pada Proses evaluasi diharapkan dapat tahun 1990 dan mengukur capaian tiga menemukan kesenjangan antara rencana dimensi utama pembangunan manusia, yaitu umur panjang dan hidup sehat, implementasinya setiap tahun (Widiyanti, pengetahuan, dan standar hidup layak (Badan Pusat Statistik, 2. Metode rasionalisasi penetapan target dalam proses pengukuran IPM beberapa kali mengalami perencanaan berikutnya. perubahan, terakhir kali di tahun 2014 Laju IPM United Nations Secara kuantitatif, seluruh visi, misi, dengan mengubah indikator angka melek dan target yang telah dirumuskan di dalam huruf menjadi angka harapan lama sekolah. RPJMD kemudian ditetapkan ke dalam indikator kinerja utama. Terdapat dua aritmatik menjadi rata-rata geometrik. indikator kinerja utama, yakni indikator Laju Pertumbuhan rata-rata Ekonomi makro dan indikator tujuan dan sasaran merupakan perubahan produksi barang dan Indikator makro bersifat lebih jasa dalam perekonomian selama periode tertentu, dalam hal ini dihitung dari daerah menjabarkan lebih detail sesuai pertumbuhan produk domestik regional misi dan tujuan. bruto atas dasar harga konstan tahun 2010. Indikator Tingkat inflasi adalah kenaikan statistik yang digunakan untuk melihat harga barang dan jasa secara umum dan perkembangan pembangunan daerah saat terus-menerus dalam jangka waktu tertentu ini dan saat yang akan datang (Widodo, yang diukur melalui pergerakan indeks Terdapat 5 Indikator Makro yang harga konsumen. Inflasi terjadi ketika JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. kenaikan harga berlaku secara meluas. atau punya pekerjaan namun sementara Tidak semua kota/kabupaten mengalami pengukuran inflasi. Di Banten, awalnya Pengangguran yaitu: . penduduk yang hanya 3 kota/kabupaten yang mengalami aktif mencari pekerjaan, . penduduk melalui survei biaya hidup sejak tahun usaha/pekerjaan baru, . penduduk yang 2018, yakni kota Serang, kota Tangerang, tidak mencari pekerjaan karena merasa dan kota Cilegon. Sejak tahun 2022 survei tidak mungkin mendapat pekerjaan, . biaya hidup yang mengukur indeks harga kelompok penduduk yang tidak aktif konsumen juga dilakukan di Kabupaten mencari pekerjaan dengan alasan sudah Lebak dan Kabupaten Pandeglang (BPS mempunyai pekerjaan tetapi belum mulai Provinsi Banten. Adapun bekerja (BPS Provinsi Banten, 2024. Kabupaten Serang Penelitian ini berupaya menganalisis tingkat inflasinya masih mengikuti Kota proyeksi ketercapaian indikator makro Serang. dalam RPJMD Kabupaten Serang tahun Berikutnya untuk mengukur tingkat Dari 5 indikator makro yang kemiskinan. BPS menggunakan konsep ada, penelitian ini hanya melakukan kemampuan memenuhi kebutuhan dasar . asic Dengan indikator yakni Indeks Pembangunan pendekatan ini, kemiskinan dipandang Manusia. Laju Pertumbuhan Ekonomi, sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi Tingkat Pengangguran Terbuka. Adapun tingkat makanan dan non makanan yang diukur inflasi tidak diikutsertakan karena pola dari sisi pengeluaran (BPS Provinsi pergerakan datanya yang tidak linear dan Banten, tidak tersedianya kecukupan data untuk dihitung Headcount Index, yaitu persentase melakukan proyeksi. Diharapkan hasil penduduk miskin terhadap total penduduk, penelitian bisa digunakan sebagai sarana atau lebih sering disebut sebagai tingkat Kabupaten Serang yang berikutnya tahun Terakhir. Sehingga Tingkat Pengangguran Kemiskinan. Tingkat RPJMD Terbuka (TPT) adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan Angkatan Kerja adalah penduduk usia kerja . tahun ke ata. yang bekerja METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan teknik analisis deret waktu dengan JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. exponential trend smoothing. Exponential smoothing atau Perataan Tren Exponensial . Membuat proyeksi: yuCyc Ea = yayc ((Ea Oe . ) ycNyc , h=1,2,. diperkenalkan oleh Brown . 9,1. yu dan Holt . sebagai metode peramalan yang digunakan untuk analisis data deret Metode ini melibatkan perhitungan rata-rata seri data dengan memberikan bobot yang semakin berkurang pada data yang semakin lama. Dengan kata lain, data terbaru mendapat bobot lebih besar dalam perhitungan rata-rata (Thomas B. Fomby. Metode ini memuluskan fluktuasi dan tren jangka panjang untuk memberikan gambaran umum tentang pola data antar Karena menitikberatkan pada tren dan data terbaru, metode ini cocok untuk peramalan jangka pendek namun kurang akurat untuk proyeksi jangka panjang. ETS sendiri terbagi menjadi 3, yakni simple, double, dan triple exponential Penelitian ini menggunakan model ETS yang digunakan pada data yang memiliki tren tanpa seasoanality. Persamaan model untuk double exponential smoothing berdasarkan Fomby . Smoothing pertama: yayc = yuyuyc . Oe y. yaycOe1 . Smoothing yu. ayc OeyaycOe1 ) . Oe y. ycNycOe1 ycNyc = Dari persamaan . , dapat dilihat bahwa metode ini memproyeksikan nilai ke depan . uCyc Ea ) dengan mengambil nilai . ayc ) mengalikannya dengan tren yang telah Karena ETS merupakan salah satu metode dasar dalam peramalan deret waktu, seluruh perangkat lunak peramalan seperti Stata. E-Views, bahkan Microsoft Excel bisa melakukan Penelitian menggunakan aplikasi perangkat lunak Microsoft Excel proyeksi ETS. Penentuan nilai alpha terbaik diserahkan kepada perangkat lunak secara otomatis, sehingga tidak diperlukan lagi trial and error dalam menentukan hal Namun demi meningkatkan taraf keyakinan, sebelum melakukan proyeksi ETS, peneliti mencoba menyusun proyeksi in-sample, dibandingkan dengan nilai aktual yang telah diketahui. Keseluruhan data indikator makro yang digunakan dalam tahapan ini adalah data dari tahun 2010-2022, di mana proyeksi dalam sampel dilakukan untuk tahun 2016-2022. Setelah itu, nilai aktual JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. Tabel 1 Summary ANOVA Groups Count Sum Average Variance Aktual 224E 14 Proyeksi 1866E 14 Tabel 2 Hasil Pengujian ANOVA Source of Variation Between Groups Within Groups P-value F crit 2596E 16 Total 2596E 16 dengan pendekatan Analysis of Variance (ANOVA). Peneliti menambahkan satu variabel lagi yakni PDRB ADHK per proyeksi di penelitian ini. Kapita dalam rangka menambahkan jumlah Data penelitian ini adalah data tahun 2010 pengujian ANOVA. Karena ada 5 variabel hingga tahun 2023 yang bersumber dari dengan masing-masing dalam periode 7 Badan Pusat Statistik Kabupaten Serang, tahun, maka total ada 35 sampel data yang menggunakan data hingga tahun 2024 IPM Berikut disajikan ringkasan dan hasil karena sudah dipublikasikannya capaian pengujian ANOVA pada Tabel 1 dan Tabel IPM di tahun tersebut. Namun, terdapat Tabel 2 menunjukkan bahwa nilai P- value yang diperoleh dari 35 observasi Pembangunan Manusia antara publikasi adalah 0,99. Nilai tersebut lebih besar dari Berita Resmi Statistik tahun 2022 (Berita alpha . sehingga keputusan kita Resmi Statistik No. 03/3604/Th. i, adalah menerima H0, yang artinya tidak Desember terdapat perbedaan rerata antara kelompok setelahnya (Berita Resmi Statistik No. 03/3604/Th. IV. Desember 2023 dan No. Ini menunjukkan bahwa nilai 01/3604/Th. V, 17 Desember 2. proyeksi yang dihasilkan oleh metode ETS Perbedaan tersebut disajikan pada tabel berada pada rentang nilai yang sama Indeks JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. Tabel 3 untuk tahun 2021 dan 2022. Karena belum Perbedaan Publikasi Skor IPM menemukan penjelasan atas perubahan Tahun BRS 2022 ke bawah BRS 2023 ke Sumber: BPS Kabupaten Serang publikasi terbaru . untuk menyusun proyeksi capaian IPM tahun 2025 dan Sehingga sumber dan data yang digunakan dalam penelitian ini diringkas seperti ditunjukkan oleh tabel-4. HASIL DAN PEMBAHASAN Kondisi Eksisting Pergerakan Kabupaten Serang mengalami kemajuan setiap tahunnya. Indeks Pembangunan Bisa dilihat di Tabel 3 bahwa publikasi skor IPM antara Berita Resmi Statistik 2022 dengan 2023 dan 2024 terdapat perbedaan, khususnya untuk skor di tahun 2020, 2021, dan 2022. Pada BRS 2022, publikasi skor IPM Kabupaten Serang tahun 2020 adalah 66,7, namun pada BRS 2023 dan 2024, skor IPM Kabupaten Serang berubah jadi 70,93. Kenaikan skor yang dipublikasi juga terjadi Manusia meningkat dari 61,97 pada tahun 2011 menjadi 66,38 pada tahun 2019. Kemudian IPM mengalami lonjakan tajam pada tahun 2020 dengan skor 70,93 karena adanya perubahan pencatatan. Hingga tahun 2019. IPM Kabupaten Serang masuk kategori sedang, namun sejak 2020. IPM Kabupaten Serang masuk kategori Tinggi. Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Serang (Atas Dasar Harga Konsta. sejak tahun 2011 berada di level Tabel 4 Sumber Data Penelitian Indikator Tahun Sumber Keterangan Indeks Pembangunan Manusia Laju Pertumbuhan Ekonomi Tingkat Kemiskinan 2010 Ae 2024 Tingkat Pengangguran 2010 Ae 2023 BPS Kab. Serang BPS Kab. Serang BPS Kab. Serang BPS Kab. Serang Menggunakan Publikasi IPM Menggunakan PDRB Atas Dasar Harga Konstan Jumlah penduduk miskin dibagi Jumlah pengangguran dibagi angkatan kerja 2010 Ae 2023 2010 Ae 2023 JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. 5-6 persen, yang secara umum lebih tinggi menurunnya tingkat kemiskinan ke level dari level nasional di level 4-5 persen. 4,85 persen di 2023. Hanya saja LPE tersebut jatuh ke minus Berbeda dengan tingkat kemiskinan, 2,38 persen pada tahun 2020 ketika adanya tingkat pengangguran terbuka bergerak pandemi Covid-19, lalu perbaikan di tahun fluktuatif sejak tahun 2011. Meskipun 2021 dan kembali meningkat ke level 5 terjadi kondisi naik dan turun antar tahun, persen pada tahun 2022. tingkat pengangguran terbuka mengalami Tabel 5 Perkembangan Indikator Makro Kabupaten Serang tren penurunan, dengan 13,29 persen pada tahun 2011 hingga level 10,58 persen pada Tahun IPM LPE TPT Keterangan: IPM = Indeks Pembangunan Manusia LPE = Laju Pertumbuhan Ekonomi = Tingkat Kemiskinan TPT = Tingkat Pengangguran Terbuka Pada tahun 2020 tingkat pengangguran terbuka juga mengalami peningkatan, namun setelah itu kembali turun bahkan bisa menyentuh di bawah 10 persen pada tahun 2023. Proyeksi dan Capaian RPJMD Setelah bahwa metode ETS cocok digunakan untuk penelitian ini, yakni dengan mengacu pada tes ANOVA yang telah dijalankan pada bab sebelumnya, maka peneliti melakukan peramalan ETS untuk seluruh variabel yang masuk dalam penelitian. Peramalan Tingkat indikator IPM dilakukan untuk tahun 2025 menunjukkan tren penurunan, dari 5,63 dan 2026, sementara indikator lainnya persen tahun 2011 menjadi 4,08 persen untuk tahun 2024, 2025, dan 2026. Hasil pada tahun 2019. Angka ini meningkat peramalan kemudian disandingkan dengan pada tahun 2020 dan 2021 hingga level 5,49 persen atau lebih tinggi dari tahun Pemerintah Daerah Kabupaten Serang Artinya Kemiskinan RPJMD Berikut kemiskinan di Kabupaten Serang selama dipaparkan sandingan antara realisasi, 10 tahun kembali ke titik awal ketika terjadi proyeksi, dan target RPJMD untuk tiap pandemi Covid-19. Pada tahun 2022 dan indikator makro. 2023 perbaikan mulai terjadi dengan JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. Pertama. Manusia. Indeks Dalam Pembangunan pertumbuhan sebelum terjadi Covid-19 berada di level 5 persen, meskipun RPJMD, acuan yang digunakan adalah kemudian terjun ke minus 2,38 persen pada pencatatan awal yakni realisasi 66,7 pada Sehingga, target RPJMD 2021-2026 relatif berada di level skor 67- Tabel 7 Sandingan Capaian RPJMD: LPE Tahun RPJMD Realisasi Pandemi Covid-19 baru saja terjadi. Namun, karena ada perubahan pencatatan sejak tahun 2023, realisasi IPM sejak tahun 68, yang bisa dikatakan realistis mengingat 2020 sudah melonjak di atas skor 70. Sehingga realisasinya setelah itu sudah jauh meninggalkan targetnya di RPJMD. Tabel 6 Sandingan Capaian RPJMD: IPM Keterangan: *angka merupakan proyeksi Adapun realisasinya, sebagaimana Tahun RPJMD Realisasi berada di bawah target, dengan capaian LPE 3,37 persen dari target 3,41 persen. Sementara itu setelahnya perekonomian Kabupaten Serang diproyeksikan bisa Keterangan: *angka merupakan proyeksi tumbuh di level 3-5 persen, jauh di atas dilihat di Tabel 7, hanya di tahun 2021 yang target 1-2 persen. Sebagaimana terlihat di Tabel 6. Ketiga, indikator tingkat kemiskinan. realisasi IPM Kabupaten Serang tahun Di RPJMD Kabupaten Serang, ditargetkan 2024 berada di level 73,28, sementara itu tingkat kemiskinan berada di level 4 proyeksinya hingga tahun 2026 akan persen, dengan tren penurunan hingga 4,04 berada di angka 74,78. Capaian tersebut akan jauh di atas RPJMD yang hanya realisasinya, tingkat kemiskinan masih ditetapkan sebesar 68,31. jauh lebih tinggi dari target. Pada tahun Namun Kedua. Laju Pertumbuhan Ekonomi. 2021 tingkat kemiskinan sebesar 5,49 Target RPJMD Kabupaten Serang untuk persen, hampir selisih 1 persen dari target indikator LPE sangat berhati-hati, dengan sebesar 4,5 persen. Kondisi tersebut terjadi hanya berada di level 1-2 persen. Padahal hingga data terakhir di tahun 2023. JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. Tabel 8 Sandingan Capaian RPJMD: Tingkat Kemiskinan persen, namun di kisaran 4,5-4,6 persen. Angka itu masih lebih tinggi dari target RPJMD sebesar 4,04 di tahun 2026. Dengan Tahun RPJMD Realisasi mencapai target dan perlu dievaluasi dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Serang *angka merupakan proyeksi Terakhir, pengangguran terbuka ditunjukkan di Tabel 9 Sandingan Capaian RPJMD: Tingkat Pengangguran Terbuka Tabel 9. Indikator ini ditetapkan targetnya di level 12 persen pada tahun 2021 hingga 10,88 Realisasinya, pada tahun 2021 tingkat Tahun RPJMD Realisasi diturunkan ke angka 10,58% meskipun tahun sebelumnya masih di angka 12,22 TPT terus mengalami penurunan sehingga pada tahun 2023 bisa mencapai 9,94 persen. *angka merupakan proyeksi Sementara itu proyeksinya, terlihat di Tabel 8, tingkat kemiskinan hingga tahun 2026 memang masih berada di level 4 Diproyeksikan, tingkat pengangguran terbuka akan terus terjadi hingga tahun 2026, di mana nilainya bisa mencapai 8,76 persen. Angka tersebut jauh melebihi target RPJMD yang hanya Tabel 10 Sandingan Capaian Indikator Makro RPJMD pada Tahun 2026 Indikator RPJMD 2026 Proyeksi 2026 Keterangan Indeks Pembangunan Manusia Laju Pertumbuhan Ekonomi Melebihi target Melebihi target Tingkat Kemiskinan Tidak mencapai target Tingkat Pengangguran Melebihi target JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. menetapkan tingkat pengangguran di angka pembangunan daerah masih terletak pada 10,88 persen pada tahun 2026. aspek pemerataan hasil pembangunan dan SIMPULAN DAN REKOMENDASI Simpulan Hasil analisis proyeksi indikator makro pembangunan Kabupaten Serang hingga akhir periode RPJMD 2021Ae2026 Rekomendasi Berdasarkan menunjukkan kinerja pembangunan yang Pemerintah Daerah Kabupaten Serang secara umum berada pada tren positif. perlu menetapkan target indikator makro Indeks Pembangunan Manusia (IPM) realisasi dan proyeksi capaian hingga tahun melampaui target RPJMD, mencerminkan Target RPJMD 2021Ae2026 untuk perbaikan kualitas pembangunan manusia indikator Indeks Pembangunan Manusia yang berkelanjutan. Laju Pertumbuhan (IPM). Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE). Ekonomi (LPE) juga diperkirakan tumbuh dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lebih tinggi dari target yang ditetapkan, diproyeksikan dapat terlampaui secara sejalan dengan pemulihan dan penguatan Oleh karena itu, penetapan aktivitas ekonomi daerah. Selain itu, target pada RPJMD 2027Ae2032 perlu Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) disusun dengan skenario yang lebih diproyeksikan mengalami penurunan dan mengikuti pola business as usual atau RPJMD, menunjukkan perbaikan kondisi pasar Di sisi lain, tingkat kemiskinan skenario pesimis. Sebaliknya, tenaga kerja di Kabupaten Serang. merupakan satu-satunya indikator makro yang diproyeksikan belum mencapai target mencapai target RPJMD hingga tahun hingga akhir periode RPJMD 2021Ae2026. Kondisi ini menuntut Pemerintah Daerah Kondisi Kabupaten Serang untuk menyesuaikan skenario target pada RPJMD berikutnya ekonomi dan perbaikan indikator makro dengan memberikan prioritas yang lebih lainnya belum secara optimal berdampak kuat terhadap isu pengentasan kemiskinan pada percepatan penurunan kemiskinan. dalam bauran kebijakan pembangunan. Oleh JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Pembangunan Daerah Vol. 9 No. Desember 2025. Hal 181 Ae 192. p-ISSN: 2597-4971, e-ISSN: 2685-0079. DOI: 10. 56945/jkpd. Upaya berbagai instrumen kebijakan, terutama peningkatan akses dan kualitas pendidikan, anak-anak Pendidikan berperan penting kesejahteraan secara berkelanjutan. Selain itu. Pemerintah Daerah juga perlu mengoptimalkan kebijakan subsidi dan perlindungan sosial guna menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan agar tidak jatuh di bawah garis kemiskinan. Seluruh kebijakan tersebut perlu didukung oleh sistem data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan efektif. DAFTAR PUSTAKA