JURNAL KEPEMIMPINAN & PENGURUSAN SEKOLAH Homepage : https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/jp Email : jkps. stkippessel@gmail. p-ISSN : 2502-6445 . e-ISSN : 2502-6437 Vol. No. September 2025 Page 1335-1346 A Author Jurnal Kepemimpinan & Pengurusan Sekolah PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN WORDWAAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VII DI SMP ISLAM TAHFIZH DARUSSHOMAD 2 KALIJAGA TENGAH TA. Syarifa Nadia A1. Ali Fikri2. Sujono3 1,2,3 Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor. Indonesia Email: syarifanadiaa12@gmail. DOI: https://doi. org/10. 34125/jkps. Sections Info Article history: Submitted: 23 June 2025 Final Revised: 11 July 2025 Accepted: 16 August 2025 Published: 29 September 2025 Keywords: Wordwall Method Learning Outcomes Education ABSTRAK This study aims to determine whether the wordwall method has an effect on student learning outcomes in Islamic religious education for seventh grade students at SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah. This study uses a quantitative approach with a quantitative experimental research design. This study was conducted at SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah. The sample for this study consisted of 30 seventh-grade students. Sampling was conducted using the purposive sampling method. The results of this study indicate that the wordwall method has an effect on student learning outcomes in Islamic Religious Education for seventh-grade students at SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah. This can be seen from the hypothesis test results which show a significance value . -valu. maller than 0. , so that the alternative hypothesis is accepted and the null hypothesis is rejected. This means that there is a significant difference between the pretest and posttest scores of student learning outcomes after the application of the wordwall method. The difference in the average scores between the pretest and posttest 100 points also shows a significant increase in student learning outcomes. This is reinforced by a t-value of -16. 800, which indicates a very significant difference between the results before and after the treatment, with a total of 30 students as ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode wordwall terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam kelas VII di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif eksperimen. Penelitian ini dilakukan di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah. Sampel penelitian ini yaitu kelas VII yang berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode wordwall terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai signifikansi . -valu. sebesar 0,000 . ebih kecil dari 0,. , sehingga hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest hasil belajar siswa setelah diterapkannya metode wordwall. Perbedaan skor rata-rata antara pretest dan postest sebesar 6,100 poin juga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang cukup tinggi. Hal ini diperkuat dengan nilai t hitung sebesar -16,800 yang menunjukkan selisih yang sangat signifikan antara hasil sebelum dan sesudah perlakuan, dengan jumlah responden sebanyak 30 siswa. Kata kunci: Metode Wordwall. Hasil Belajar. Pendidikan Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Wordwaal Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII Di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah TA. PENDAHULUAN Pendidikan adalah proses mentransfer pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui berbagai metode seperti pembelajaran, pelatihan, dan penelitian. Pendidikan juga merupakan hasil dari pengalaman individu atau kelompok yang memungkinkan mereka memahami hal-hal yang sebelumnya tidak mereka Pengalaman ini muncul dari interaksi antara individu atau kelompok dengan lingkungan mereka. Interaksi ini memicu terjadinya perubahan atau proses pembelajaran dalam diri seseorang, yang pada akhirnya membawa perubahan dalam kehidupan mereka dan berkontribusi terhadap perkembangan lingkungan di sekitarnya, (Ambarjaya,2. Pendidikan dalam ajaran Islam memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter serta moral individu. Islam tidak hanya menekankan pendidikan pada ranah kognitif atau intelektual, tetapi juga memperhatikan dimensi moral dan spiritual. Hal ini sejalan dengan tujuan utama pendidikan Islam, yaitu untuk meraih kesempurnaan akhlak dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, (Sofa,2. Sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 2: a aAe AaO aN u aNUO aE eE aI ac aCOIA a A aE aOA a a Aa aEEa eE aEA "Kitab (Al-QurAoa. ini tidak ada keraguan padanya. petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Dalam berbagai tafsir, ayat ini menjelaskan bahwa Al-Qur'an tidak hanya terbebas dari kekeliruan, tetapi juga menjadi sumber utama dalam pendidikan serta pembinaan moral guna mencapai derajat ketakwaan. Belajar merupakan elemen yang sangat mendasar dalam dunia pendidikan. Aktivitas belajar itu sendiri diartikan sebagai proses terjadinya perubahan perilaku sebagai hasil dari perolehan pengetahuan, keterampilan, atau sikap baru yang timbul dari interaksi individu dengan lingkungannya, (Rizky,dkk,2. Dalam kegiatan pembelajaran, diperlukan adanya media pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar peserta didik, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung secara maksimal dan optimal. Media pembelajaran memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan hasil belajar secara langsung karena mampu menjembatani materi yang bersifat abstrak dengan pengalaman nyata yang dibutuhkan oleh siswa. Dalam proses pembelajaran langsung, keterlibatan indera serta interaksi aktif antara siswa dan lingkungan sangatlah penting untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna. Media pembelajaran berperan sebagai alat visual, audio, maupun audiovisual yang dapat memperkuat perhatian, menumbuhkan motivasi, serta meningkatkan daya ingat peserta didik terhadap materi yang disampaikan, (Arsyad,2. Efektivitas media dalam pembelajaran langsung tampak ketika siswa dapat secara aktif mengamati, meniru, dan menerapkan konsep-konsep yang disampaikan melalui media. Misalnya, penggunaan video eksperimen sains membantu siswa memahami alur proses ilmiah sebelum melakukan praktik langsung, sehingga dapat meminimalkan kesalahan dan memperkuat penguasaan konsep. Di samping itu, media pembelajaran juga mendukung guru dalam menyampaikan materi yang kompleks dengan cara yang lebih mudah dipahami dan menarik, yang pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Media pembelajaran juga mampu merangsang pemikiran, emosi, perhatian, serta minat siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung, sehingga mendorong peningkatan hasil belajar melalui keterlibatan mental dan emosional yang lebih tinggi dari peserta didik, (Arief,dkk,2. Pemilihan media yang tepat memiliki dampak langsung Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Wordwaal Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII Di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah TA. terhadap efektivitas proses pembelajaran, khususnya dalam konteks pembelajaran yang menekankan pada praktik langsung, (Robert, dkk,2. Hasil belajar tidak hanya dipengaruhi oleh media pembelajaran, tetapi juga oleh minat belajar siswa. Dalam penerapannya di sekolah, seorang guru dapat menggunakan beragam jenis media pembelajaran yang berbeda antara satu kelas dengan kelas lainnya, sehingga diperlukan kemampuan guru dalam menguasai dan memanfaatkan berbagai jenis media secara efektif. Semakin baik kualitas media yang digunakan oleh guru, maka semakin besar pula efektivitas pencapaian tujuan pembelajaran, (Wulandari, dkk,2. Wordwall merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan menguasai materi. (Sartika,2. Media Wordwall dapat disajikan dalam bentuk kumpulan kosakata yang tersusun secara sistematis, ditampilkan dengan huruf berukuran besar, dan ditempelkan di dinding kelas. Wordwall adalah media pembelajaran yang perlu digunakan secara aktif, bukan sekadar untuk ditampilkan atau dilihat. Media ini dapat dirancang untuk mendorong aktivitas belajar kelompok serta melibatkan siswa dalam proses pembuatannya maupun dalam kegiatan penggunaannya, (Rahajeng, dkk,2. Media pembelajaran ini juga dapat dimaknai sebagai sebuah aplikasi berbasis website yang digunakan untuk menciptakan permainan kuis yang menyenangkan. Permainan umumnya dilakukan untuk tujuan hiburan dan kesenangan, namun juga dapat berfungsi sebagai alat latihan, pendidikan, maupun simulasi. Permainan mampu mengasah kecerdasan serta keterampilan otak dalam menghadapi konflik atau masalah buatan yang terdapat dalam permainan. Meski demikian, game juga dapat memberikan dampak negatif jika dimainkan secara berlebihan, karena pemain bisa kehilangan fokus terhadap pekerjaan lain yang perlu diselesaikan, sehingga menimbulkan penundaan. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan game edukasi yang mengarahkan peserta didik pada aktivitas pembelajaran agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses belajar, (Adam & Taufiq,2. Game edukasi merupakan jenis permainan yang dirancang untuk tujuan pembelajaran, namun tetap menghadirkan unsur bermain dan hiburan. Game edukasi merupakan perpaduan antara konten pendidikan, prinsip-prinsip pembelajaran, dan teknologi game Alasan logis penggunaan metode game kuis Wordwall ini adalah untuk membekali peserta didik agar mampu meyakini, memahami, dan mengamalkan ajaran agama Islam melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, atau pelatihan yang telah dirancang guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan, (Paramansyah,2. Permainan kuis Wordwall akan memberikan hasil yang maksimal apabila didukung oleh media pembelajaran, terutama media yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT), karena pemanfaatan teknologi dapat membangkitkan semangat dalam proses belajar, sehingga peserta didik tidak merasa jenuh dan tercipta suasana pembelajaran yang menyenangkan, (Putri,2. Selain itu. Wordwall juga dapat dimanfaatkan untuk merancang dan meninjau kembali penilaian dalam proses pembelajaran. Dalam penelitian ini. Wordwall dipilih karena memiliki berbagai keunggulan, salah satunya adalah tersedianya beragam jenis permainan yang dapat digunakan, seperti kuis, teka-teki silang, mencocokkan padanan, roda acak, pernyataan benar atau salah, dan lain-lain. Platform ini juga dilengkapi dengan fitur evaluasi pembelajaran seperti leaderboard serta kemampuan untuk melihat kesalahan pada setiap soal yang dijawab oleh siswa, termasuk informasi persentase untuk mengetahui soal yang paling sulit hingga yang paling mudah, (Wulandari,dkk,2. Teknologi internet yang bersifat Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Wordwaal Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII Di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah TA. interaktif, fleksibel, serta tidak terbatas oleh ruang dan waktu diharapkan dapat menjadi salah satu media pembelajaran yang unggul. Namun, pada kenyataannya, penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran di dalam kelas masih sangat terbatas, (Arimbawa,2. Dalam proses pembelajaran, dibutuhkan inovasi baru guna meningkatkan motivasi, prestasi, dan hasil belajar peserta didik selama mengikuti kegiatan pembelajaran, (Saraswati,2. Salah satu inovasi dalam pembelajaran yang bertujuan meningkatkan motivasi peserta didik agar mereka dapat mengikuti pembelajaran dengan semangat tinggi, sehingga menghasilkan prestasi dan hasil belajar yang optimal adalah dengan merancang sebuah metode pembelajaran yang memanfaatkan dan memodifikasi game online bernama Wordwall game kuis. Melalui metode ini, diharapkan siswa mampu menemukan motivasi dalam diri untuk memahami dan menghayati materi pembelajaran sehingga dapat mencapai hasil belajar yang maksimal, (Juliana,dkk,2. Hasil belajar siswa merupakan pencapaian akademis yang diraih melalui pelaksanaan ujian dan penyelesaian tugas, serta ditunjang oleh keaktifan siswa dalam bertanya dan menjawab pertanyaan yang turut mendukung pencapaian hasil belajar tersebut, (Dakhi,2. Hasil belajar adalah pencapaian nilai yang diraih peserta didik yang mencakup tiga aspek utama, yaitu pengetahuan intelektual, keterampilan, dan sikap. Hasil belajar mencerminkan perubahan perilaku yang terjadi pada individu sebagai akibat dari proses Peserta didik akan mampu meraih hasil belajar yang tinggi apabila terdapat kerja sama yang baik antara guru dan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran, (Mutiaramses,2. Dalam mentransfer hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang mencakup sikap, keterampilan, dan pengetahuan, guru perlu memahami strategi pembelajaran yang akan digunakan. Penguasaan dan pemahaman terhadap strategi pembelajaran sangat penting karena berkaitan erat dengan metode yang diterapkan, sehingga tujuan hasil belajar dapat tercapai secara maksimal. Pendidikan Agama Islam merupakan mata pelajaran yang dirancang secara sengaja dan terprogram untuk membimbing peserta didik agar mampu memahami, mengenali, menghayati, meyakini, bertakwa, berakhlak mulia, serta melaksanakan ajaran Islam yang bersumber dari al-QurAoan dan al-Hadits, melalui strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru di sekolah atau madrasah, (Paramansyah,2. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti pada hari Senin, 6 Januari 2025 di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah. Ibu Utia Amili Imami selaku wali kelas sekaligus guru mata pelajaran menyampaikan bahwa nilai rata-rata siswa kelas VII berada pada kisaran 75Ae80. Namun, dalam hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan yang kerap dialami siswa saat proses pembelajaran di kelas. Di antaranya, sebagian siswa terlihat mengantuk dan kurang bersemangat saat belajar. Hal ini disebabkan oleh metode mengajar yang digunakan guru cenderung monoton, yaitu metode ceramah. Selain itu, waktu mengajar guru dinilai kurang efisien karena sering terjadi pergantian jadwal mengajar, dan guru kerap melebihi alokasi waktu mengajar yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah. Hasil observasi juga mengungkapkan bahwa siswa cenderung menyukai hal-hal yang bersifat menyenangkan dan tampak baru. Namun, kegiatan pembelajaran yang berlangsung belum mampu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan keaktifan serta keterampilan belajar mereka, sehingga hasil belajar siswa belum menunjukkan peningkatan. Oleh karena itu, peneliti tergerak untuk meneliti Media Wordwall di kelas sebagai upaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Wordwaal Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII Di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah TA. mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VII SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah TA. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kuantitatif eksperimen. Penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh atau hubungan antara variabelvariabel tertentu dengan cara yang terkontrol dan sistematis. Desain eksperimen ini dilakukan dengan menguji hipotesis melalui pengamatan terhadap perubahan yang terjadi akibat perlakuan tertentu yang diberikan pada kelompok eksperimen. Sampel yang dilakukan pada penelitian ini sebanyak 30 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan kriteria-kriteria tertentu, (Creswell,2. Teknik analisis data menggunakan Uji Paired Sampel T Test (Uji T) dengan bantuan SPSS versi 22. Penelitian ini dimulai dengan pemberian tes awal . kepada sampel sebelum dilakukan perlakuan . Setelah itu, sampel diberi perlakuan berupa penerapan metode pembelajaran wordwall selama tiga sesi pertemuan, sesuai dengan materi. Setelah perlakuan diberikan, dilakukan tes akhir . Keberhasilan penerapan metode pembelajaran ini diukur dengan membandingkan hasil nilai pretest dan posttest. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Proses penelitian ini akan dilakukan pada hari selasa 15 Juli 2025 di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah. Peneliti juga melakukan pengambilan data pada bulan Juli Sebelum melakukan analisis data dan uji hipotesis, peneliti terlebih dahulu melakukan uji validitas, uji reliabilitas dan uji normalitas. Uji validitas dilakukan untuk memastikan bahwa alat ukur yang digunakan dalam penelitian tersebut valid/akurat. Selain itu, dilakukan uji Reliabilitas untuk memastikan bahwa alat ukur yang digunakan dalam penelitian tersebut memberikan hasil yang konsisten pada saat penggunaan yang berulang. Uji normalitas juga sebagai prasyarat analisis data menggunakan uji independent samples T Teknik analis data dalam penelitian ini menggunakan uji independent samples T test dengan bantuan SPSS versi 22. Uji Validitas Uji validitas pada penelitian ini menggunakan rumus product moment yang dilakukan dengan melihat nilai r Hitung pada setiap aitem. Dikatakan valid apabila nilai r Hitung > r Tabel dengan signifikansi p<0,05,(Hadi,2. Berdasarkan hasil uji validitas diiketahui semua aitem memiliki nilai r hitung > r tabel . dengan signifikansi p < 0,05, menunjukkan bahwa setiap aitem layak digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas dilakukan untuk mengukur internal alat ukur. Uji reliabilitas dalam SPSS Versi 22 dilihat dari nilai CronbachAos Alpha. Alat ukur dikatakan valid apabila nilai CronbachAos Alpha > 0,6, (Hadi,2. Berdasarkan hasil uji reliabilitas, diperoleh nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,972, yang menunjukkan bahwa instrumen memiliki konsistensi internal yang Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Wordwaal Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII Di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah TA. sangat tinggi. Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan terhadap variabel Hasil belajar dengan tujuan untuk mengetahui normal tidaknya skor variabel penelitian yang diperoleh. Pengujian data dilakukan menggunakan prosedur Shapiro Wilk karena data sampel berjumlah kecil. Data berdistribusi normal apabila probabilitas atau siginifikansi lebih besar dari 0,05 p > 0,05, (Hadi,2. Berdasarkan hasil uji normalitas diketahui nilai siginifikasni 0,247 untuk pretest dan 0,212 untuk postest > 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Uji Hipotesis Uji Paired Sampel T Test Setelah dilakukan uji asumsi selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan teknik Paired Sampel T Test untuk menguji apakah ada perbedaan hasil belajar siswa setelah penerapan metode belajar wordwall dengan bantuan SPSS Versi 22. Jika nilai signifikansi < 0,05 maka variabel berpengaruh . Jika nilai signifikansi > 0,05 maka variabel tidak terdapat pengaruh Hipotesis yang diajukan peneliti bahwa terdapat pengaruh yang signifikansi antara metode wordwall terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisiss diketahui bahwa nilai signifikansi variabel hasil Belajar sebelum dan setelah uji coba sebesar 0,000 < 0,05 maka metode wordwall berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Artinya hipotesis pertama dalam penelitian ini diterima. Pembahasan Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode wordwall berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan Hasil Belajar siswa di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah. Hal ini didasarkan pada hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test, yang menunjukkan nilai signifikansi . -valu. sebesar 0,000 . ebih kecil dari 0,. , sehingga hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan postest hasil belajar siswa setelah diterapkannya metode Wordwall. Perbedaan skor rata-rata antara pretest dan postest sebesar 6. 100 poin juga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang cukup tinggi. Hal ini diperkuat dengan nilai t hitung sebesar -16. 800 yang menunjukkan selisih yang sangat signifikan antara hasil sebelum dan sesudah perlakuan, dengan jumlah responden sebanyak 30 siswa. Penggunaan media Wordwall terbukti mampu meningkatkan hasil belajar siswa karena media ini dirancang untuk menghadirkan pembelajaran yang interaktif, menarik, dan Melalui berbagai permainan edukatif yang tersedia, siswa dapat berlatih sekaligus memahami materi dengan cara yang lebih variatif dan tidak monoton. Wordwall juga memberi kesempatan kepada guru untuk menilai ketercapaian belajar siswa secara langsung, karena hasil dari setiap permainan dapat dipantau secara real time. Dengan tampilan yang sederhana namun menarik. Wordwall mampu mendorong keterlibatan aktif siswa serta menumbuhkan motivasi belajar, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Wordwaal Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII Di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah TA. Selain itu, hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen juga menunjukkan bahwa angket yang digunakan valid dan reliabel. Dari uji validitas, semua item memiliki nilai r hitung > r tabel . dengan signifikansi p < 0,05, menunjukkan bahwa setiap item layak digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa. Sementara dari uji reliabilitas, diperoleh nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,972, yang menunjukkan bahwa Tes memiliki konsistensi internal yang sangat tinggi. Uji normalitas data menggunakan Shapiro-Wilk Test juga menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi untuk pretest . dan postest . , yang semuanya lebih besar dari 0,05. Ini berarti bahwa uji statistik parametrik (Paired Sample TTes. yang digunakan dalam penelitian ini sah dan tepat. Dengan demikian, penerapan Metode Wordwall tidak hanya efektif secara teori, tetapi juga terbukti secara empiris mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Penemuan ini sejalan dengan berbagai hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa pembelajaran yang intraktif dan menarik mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendorong siswa untuk lebih bersemangat dan bertanggung jawab terhadap proses Hasil penelitian ini sejalan dengan berbagai penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa penggunaan Media Wordwall efektif dalam meningkatkan motivasi serta hasil belajar Media ini menggabungkan pendekatan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan melalui berbagai permainan edukatif yang mampu menarik perhatian siswa. Selain itu. Wordwall memberikan pengalaman belajar yang bervariasi, sehingga siswa lebih aktif dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Temuan dari penelitian terdahulu juga menegaskan bahwa Wordwall dapat menciptakan suasana belajar yang menarik sekaligus memberikan umpan balik langsung, sehingga siswa terdorong untuk lebih disiplin dan bersemangat dalam mencapai tujuan belajar. Dengan demikian, hasil penelitian ini memperkuat bukti bahwa Wordwall merupakan salah satu media pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media Wordwall mampu memberikan peningkatan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan di SMPN 18 Surabaya, di mana rata-rata nilai siswa meningkat dari 67,26 pada pra-siklus menjadi 82,06 pada siklus II, serta persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 32,35% menjadi 88,23% setelah pembelajaran menggunakan Wordwall, (Anisa,dkk,2. Penelitian lain di SDN Banjaran I Kota Kediri juga mendukung temuan ini, yaitu hasil belajar Bahasa Indonesia siswa meningkat secara signifikan, dengan kategori Ausangat tinggiAy naik dari 0% pada pra-siklus menjadi 73% pada siklus II, (Ristanti,dkk,2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Media Wordwall tidak hanya menghadirkan suasana belajar yang lebih menarik dan interaktif, tetapi juga terbukti efektif dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Melalui tampilan yang sederhana namun berbasis permainan edukatif. Wordwall mampu menumbuhkan keterlibatan aktif siswa sekaligus membantu mereka memahami materi dengan lebih baik pada berbagai jenjang pendidikan. Penelitian lain dilakukan oleh Anisa, dkk di SMPN 18 Surabaya dengan judul AuPenerapan Media Wordwall Interaktif dalam Pembelajaran IPSAy. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa penggunaan Media Wordwall mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 67,26 pada pra-siklus menjadi 82,06 pada siklus II, sedangkan persentase ketuntasan belajar naik dari 32,35% menjadi 88,23%. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah: https://ejurnal. stkip-pessel. id/index. php/kp Pengaruh Media Pembelajaran Wordwaal Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII Di SMP Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah TA. Hal ini menunjukkan bahwa Wordwall dapat menumbuhkan kedisiplinan belajar sekaligus meningkatkan ketercapaian hasil belajar, (Anisa,dkk,2. Dalam penelitian lain yang dilakukan oleh Ristanti dkk, di SDN Banjaran I Kota Kediri, penggunaan Wordwall juga terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia. Persentase siswa dalam kategori hasil belajar Ausangat tinggiAy meningkat dari 0% pada pra-siklus menjadi 73% pada siklus II. Penelitian ini menegaskan bahwa Wordwall bukan hanya menghadirkan pembelajaran yang menarik, tetapi juga mampu mendorong perkembangan akademik siswa pada berbagai jenjang pendidikan, (Ristati,dkk,2. Penelitian oleh Asmiati dkk. di SD Inpres Unggulan BTN PEMDA mengungkap bahwa penerapan Media Wordwall pada pelajaran matematika Kelas V berhasil mendongkrak ketuntasan hasil belajar secara signifikan. Ketuntasan belajar meningkat dari 16,6% di prasiklus menjadi 46,7% di siklus I, dan melonjak tajam menjadi 87,4% di siklus II, (Asmiati,dkk,2. Penelitian lain oleh Rahma dkk. di SDN Patihan Kota Madiun pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menunjukkan hasil yang serupa: persentase ketuntasan siswa naik dari 38,9% di pra-siklus menjadi 66,67% di siklus I, dan akhirnya mencapai 100% di siklus II, (Rahma,dkk,2. Temuan ini menegaskan bahwa Wordwall tidak hanya membuat pembelajaran lebih menarik, tetapi juga mampu meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa secara konsisten. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan Metode Wordwall berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa di Smp Islam Tahfizh Darusshomad 2 Kalijaga Tengah. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 . < 0,. , yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan postest. Selisih rata-rata skor sebesar 6,100 poin menunjukkan peningkatan hasil belajar yang nyata setelah penerapan metode Wordwall ini. Penggunaan media Wordwall dalam pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi, minat, keterlibatan, serta hasil belajar siswa. Hasil uji validitas, reliabilitas, dan normalitas instrumen penelitian menunjukkan bahwa alat ukur yang digunakan layak serta mendukung penggunaan analisis statistik parametrik. Sejalan dengan penelitian terdahulu. Wordwall sebagai media pembelajaran berbasis teknologi tidak hanya memperkuat pemahaman konsep dan daya ingat, tetapi juga menumbuhkan sikap aktif, disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan kolaboratif siswa. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam, media ini memberikan variasi metode yang interaktif dan menyenangkan sehingga materi seperti iman kepada kitab-kitab Allah, akhlak kepada orang tua, maupun tata cara shalat lebih mudah dipahami. Selain itu. Wordwall menjadikan guru berperan lebih sebagai fasilitator, serta mampu memunculkan kreativitas dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian. Wordwall dapat direkomendasikan sebagai salah satu media inovatif yang layak diterapkan untuk meningkatkan kualitas proses maupun hasil belajar pada pembelajaran PAI. REFERENSI